Senin, 13 April 2026
Beranda blog Halaman 12740

ESDM Minta PTSP Cabut Izin PT ADS

0

batampos.co.id – Inspektur Pertambangan (IP) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) di Provinsi Kepri, Reza Muzzamil Jufri mengatakan pihaknya sudah membuat keputusan tegas atas pelanggaran yang dilakukan PT. Adhikarya Dwi Sukses (ADS). Yakni meminta Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kepri mencabut izin eksplorasi yang diberikan kepada PT. ADS.

“Sesuai dengan kewenangan yang miliki, kami sudah meminta PTSP mencabut izin ekspolrasi tersebut,” ujar Reza pada Batam Pos, Jumat (17/11).

Dijelaskan Reza, hasil verifikasi di lapangan, mendapati adanya alat berat yang disinyalir digunakan untuk melakukan aktivitas tambang timah. Diakuinya, meskipun hanya kegiatan eksplorasi, tetap harus didukung dengan adanya izin pinjam pakai kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

“Ketika terjadi pelanggaran pada atuaran tersebut, yang menjadi kewenangan untuk menindak adalah instansi terkait. Karena kami berkaitan dengan pengawasan pertambangannya saja,” papar Reza.

Ditanya kenapa pihaknya tidak bertindak dengan membuat laporan kepada pihak polisi, karena mendapati PT. ADS sudah melakukan aktivitas pertambangan secara ilegal. Mengeni hal itu, pria yang duduk sebagai Kepala Seksi Teknik dan Lingkungan, ESDM tersebut menegaskan, apabila ada laporan dari masyarakat, pihaknya bisa meneruskan hal itu kepada masyarakat.

“Atuaran mainnya seperti itu, jika ada laporan yang disampaikan oleh masyarakat kepada kami. Kami akan meneruskan laporan tersebut kepada polisi. Tentunya harus didukung dengan fakta-fakta yang kuat,” jelasnya.

Diungkapkannya juga, khusus untuk izin eksplorasi yang diberikan kepada PT. ADS oleh PTSP Kepri, pihaknya sama sekali tidak mengetahui hal itu. Meskipun demikian, karena menjadi ranah pengawasan ESDM, pihaknya tetap akan memberikan pertanggungjawaban sesuai dengan kapasitas yang ada.

“Intinya adalah selain harus mengantongi izin yang lengkap terkait aktivitas tambang, tentu juga memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala ESDM Kepri, Amjon masih belum bisa dikonfirmasi mengenai tindaklajut persoalan ini. Begitu juga dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepri, Yerri Suparna. Pasalnya sambungan pribadi pejabat eselon II tersebut belum bisa dihubungi.(jpg)

Penentuan Cawagub Batal Lagi

0

batampos.co.id – Ketua Partai Demokrat Kepri, Apri Sujadi tak menghadiri pertemuan para partai pengusung (Sani-Nurdin) Sanur dalam pertemuan membahas bakal calon wakil gubernur, Kamis (16/11) malam. Atas ketidakhadiran Apri, akhirnya pertemuan yang sebelumnya sudah sepakat bermusyawarah itu tak jadi menghasilkan keputusan apapun.

“Sekitar pukul 16.00 WIB kita ada melakukan pembicaraan dengan sejumlah ketua partai dan Sekretaris Partai Demokrat, Husnizar Hood di Hotel Best Western Premier Panbil, Batam,” ujar Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kepri, Abdul Basith, kemarin.

Basith yang diberikan tugas sebagai nara hubung dengan ketua-ketua partai pengusung tersebut menjelaskan, setelah diawali dengan pra musyawarah, dirinya kembali mempertanyakan kepada ketu-ketua partai yang belum hadir. Salah satunya adalah, Ketua Partai Demokrat Kepri, Apri Sujadi.

“Karena semuanya sudah conform untuk hadir, pertemuan kita jadwalkan jam 20.00 WIB di lokasi yang sama,” papar Basith.

Sesuai dengan rencana, satu persatu Ketua Partai Pengusung Sanur sudah tiba dilokasi. Baik Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang juga merupakan Ketua Partai NasDem Kepri. Kemudian Ketua Partai Gerindra, Syahrul yang merupakan Wakil Walikota Tanjungpinang. Sedangkan Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kepri, Sarafuddin Aluan bersama dirinya sudah hadir sejak sore.

Sementara itu, Ketua Demokrat Kepri, Apri Sujadi tidak kunjung hadir pada waktu yang ditentukan. Ditanya berapa lama menunggu kehadiran Bupati Bintan tersebut. Mengenai hal itu, Basith mengatakan pertemuan bubar sekitar pukul 23.00 WIB, setelah mendapatkan kabar, Ketua Demokrat Kepri tersebut ada kendala untuk hadir.

“Apa sebab musababnya kita kurang tahu pasti, apalagi yang bersangkutan adalah seorang Kepala Daerah, mungkin banyak kesibukannya,” papar Basith.

Pemilik Hang Nadim Malay School, Batam tersebut mengakui, untuk menuntaskan polemik Cawagub Kepri ini memang sudah menguras begitu banyak energi. Menurut Basith, sebagai bentuk respon atas terbitnya surat DPRD Kepri, Gubernur akan memberikan penjelasan melalui surat resmi.

“Intinya untuk menetapkan satu dari tiga nama, yakni Rini Fitrianti, Mustafa Widjadja, dan Fauzi Bahar masih dalam proses. Karena Gubernur akan mengatur kembali pertemuan pada pekan depan,” jelas Basith.

Terpisah, Ketua PPP Kepri, Sarafuddin Aluan mengatakan, alpanya Ketua Demokrat Kepri, Apri Sujadi karena kelelahan. Lantaran banyak menjalani rutinitas pekerjaan sebagai Bupati Bintan sampai pukul 20.00 WIB. Ditanya apakah kecewa dengan mangkirnya Apri dalam pertemuan tersebut. Legislator DPRD Kepri itu mengatakan sangat memaklumi hal itu.

“Kita juga sudah berkoordinasi langsung dengan Pak Apri. Ia menyampaikan permintaan maafnya, karena belum bisa menghadiri pertemuan,” ujar Aluan di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang, kemarin.

Ditanya mengenai semakin sempitnya waktu yang diberikan DPRD Kepri kepada partai pengusung. Menurut Aluan, mengacu dari peraturan yang ada, proses pemilihan bisa dilakukan jika ada dua calon. Ditegaskannya, apabila dipaksakan, akan timbul celah terjadinya gugatan hukum.

“Setelah menyambut kedatangan Wapres Jusuf Kalla, akan dilakukan pertemuan lagi. Mudah-mudahan pertemuan lanjutan itu nanti sudah ada hasilnya,” papar Aluan.

Sementara itu, mengenai ketidakhadirannya pada pertemuan tersebut, Apri belum bisa dikonfirmasi. Sedangkan, Sekjen Partai Demokrat Kepri, Husnizar mengaku tidak bisa memberikan penjelasan terkait hal itu. Karena merupakan kapasitas Ketua untuk menjawab. Dari informasi yang didapat dilapangan, Apri sudah berada di Batam pada Kamis (16/11) malam lalu.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kepri sudah menjadwalkan rapat paripurna penetapan bakal calon Wakil Gubernur Kepri menjadi calon tetap Wakil Gubernur minggu depan.

“Banmus menyepakati untuk menjadwalkan paripurna penetapan bakal calon Wakil Gubernur menjadi calon Wakil Gubernur pada hari Rabu, 22 November mendatang,” ujar Jumaga Nadeak.(jpg)

Dua Tahun Lagi, Batam Berubah

0
Sejumlah turis asal Singapura asyik berfoto dengan latar belakang welcome to Batam, Jumat (27/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Walikota Batam, Rudi SE membuka perhelatan Kenduri Seni Melayu (KSM), Jumat (17/11/2017) malam di dataran Engku Putri.

Menarik sekali sambutannya sesaat sebelum membuka KSM. Walikota menjual Batam.

“Batam tak lagi bisa bersandar pada industri, sebab industri telah memanfaatkan teknologi informasi,” ujar Walikota pada hadapan hadirin.

Untuk itu Batam akan beralih haluan menjadi kota pariwisata.

“Pulau Putri akan kami sulap seperti Pulau SImpatan Ligitan di Malaysia,” promo Walikota.

Tidak itu saja Walikota pun memohon dukungan warga Batam, Pemko telah mendapat investor untuk mengembangkan Pulau Abang.

“Di sana di tepi pantai akan dibangun resort.”

“Bapak-ibu jangan kuatir dua tahun kedepan Batam akan berubah seperti Power Ranger,” tegasnya.

Diantara hadiri datang etatpi dari negeri sahabat seperti Brunei, Malaysia, Singapura bahkan Belanda.

Kepada mereka Walikota Batam meyakinkan dua tahun lagi saat mereka kembali ke Batam akan terlihat perubahan.

“Jalan-jalan sedang kami lebarkan. Kelak, jalan di Batam akan seperti di Johor (Malaysia),” tandas mantan Anggota DPRD Batam ini.

Walikota optimis sebab DPRD ada di belakangnya. Tidak itu saja, saat ini hubungan Pemko dan BP Batam sedang mesra.

Kepada Pebrialin, Kepala Dinas Pariwisata Batam, Walikota berpesan untuk meningkatkan acara KSM.

“Kalau hendak menarik wisatawan acara KSM tidak boleh sama setiap tahun harus ada perubahan,” ingatnya.

Walikota Batam optimis tahun ini Batam akan melampau target 1 juta 500 ribu wisman.

“Desember, target itu akan tercapai,” Walikota optimis. (ptt)

Kabel Optik Hampir Sampai Anambas

0
ilustrasi.

batampos.co.id – Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas Japrizal, mengatakan pekerjaan penggelaran kabel optik bawah laut Palapa Ring Barat, saat ini progressnya sudah cukup bagus.

Jika tahun ini penggelaran kabel optik selesai, maka diperkirakan tahun 2018 mendatang Palapa Ring Barat sudah bisa dioperasikan.

Penggelaran kabel yang sudah diawali dari Batam beberapa waktu lalu, sekarang sudah hampir sampai ke Anambas. Bahkan terakhir dikabarkan sudah mulai masuk perairan Letung Kabupaten Kepulauan Anambas. “Kabar terakhir penggelaran kabel sudah sampai di Letung, saya rasa tidak lama lagi akan sampai ke pusat kota Tarempa,” ungkapnya, Jumat (16/11).

Dikatakannya untuk proses penggelaran kabel di tengah laut, kabel seperti biasa diberi beban kemudian ditenggelamkan hingga ke dasar laut. Namun prosesnya sangat lama sehingga untuk sampai ke Tarempa juga butuh waktu. “Kapalnya sudah hampir sampai tapi jalannya pelan-pelan,” ungkapnya lagi.

Dijelaskannya, jika Palapa Ring Barat ini sudah aktif maka diperkirakan jaringan di Anambas akan mengalami peningkatan bahkan diperkirakan seperti di Batam dan kota lain di Kepri. “Kalau sudah aktif, internet di Anambas akan lebih baik,” ungkapnya.
Jika sudah beroperasi, maka Palapa Ring Barat ini dapat dimanfaatkan siapa saja termasuk pemerintah daerah. Namun secara teknis dirinya belum mengetahui secara pasti. (sya)

Wakapolda Kepri Dijadwalkan Buka PAG

0

batampos.co.id – Wakapolda Kepri Brigjen Pol Didik Haryono dijadwalkan akan membuka kegiatan Pendidikan Alih Golongan (PAG) di SPN Polda Kepri di Tanjungbatu, Senin (20/11) mendatang. Pendidikan Alih Golongan dari Bintara ke Perwira tahun 2017 tersebut, diikuti sebanyak 31 orang yang sudah dinyatakan lulus tes.

Insya Allah, acara pembukaan PAG akan dibuka Wakapolda. Saat ini kami terus melakukan persiapan menjelang dilaksanakan pembukaan,” terang Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kepri di Tanjungbatu Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo SIK, Jumat (17/11).

Upacara apel pembukaan pendidikan Perwira Alih Golongan dari Bintara ke Perwira Polri dilaksanakan di lapangan SPN Polda Kepri di Tanjungbatu. “Kami cukup bangga dengan dipilihnya SPN Tanjungbatu sebagai tempat Pendidikan Alih Golongan tahun ini. Harapannya dapat meluluskan perwira-perwira Polri yang profesional serta dapat mewujudkan visi dan misi Polri,” tuturnya.

Dia menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Kepri maupun Pemerintah Kabupaten Karimun untuk membesarkan SPN di Tanjungbatu. Dan yang tak kalah penting kerja sama serta peran aktif masyarakat, tokoh agama, pemuka masyarakat terhadap perkembangan SPN Polda Kepri di Tanjungbatu.

Harapannya agar keberadaan SPN Tanjungbatu melahirkan bintara Polri maupun perwira Polri yang professional dalam menjalankan tugas sebagi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. (ims)

Proyek Jembatan Diteruskan

0

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun tetap melanjutkan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Pulau Belat, Kecamatan Belat dengan Urung, Kecamatan Kundur Utara yang merupakan Pulau Kundur.

“Memang kondisi keuangan mengalami defisit akibat pemangkasan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas), namun telah diputuskan untuk tahun depan rencana pembangunan jembatan yang akan mengkoneksikan dua pulau yakni Pulau Belat dan Pulau Kundur tetap harus dijalankan. Meski membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Jumat (17/11).

Kalau tidak dimulai, kata Bupati, maka kapan lagi pembangunan jembatan yang memiliki panjang 400 meter tersebut bisa dilaksanakan. Berdasarkan Detailed Engineering Design (DED) yang sudah dibuat Dinas PU dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun, biaya yang dibutuhkan untuk proyek tersebut sekitar Rp 200 miliar. Namun besarnya biaya ini bukan hanya untuk membangun jembatan 400 meter tapi juga termasuk akses menuju ke dua sisi jembatan.

“Sehingga, total pembangunan jembatan dan sarananya sepanjang 650 meter. Untuk APBD murni 2018 kami sudah memasukkan anggaran sebesar Rp 25 miliar. Pembangunan membutuhkan beberapa tahun, karena akan menjadi proyek tahun jamak. Untuk itu, kami akan duduk bersama membahas rencana pembangunan jembatan yang menghubungkan dua pulau ini,” jelasnya.

Yang jelas, lanjut Rafiq, proyek ini tentunya akan terus dievaluasi. Yang terpenting, dengan pembangunan jembatan ini dapat membantu masyarakat di dua pulau untuk bisa lebih berkembang. Kalau daerah berkembang, juga akan diiringi dengan peningkatan ekonomi. Mobilitas barang dan orang di dua pulau juga akan meningkat. (san)

Pemkab Bintan Lindungi Ribuan Nelayan

0
Bupati bintan Apri Sujadi panen ikan di kerambah milik
nelayan di Bintan. F. Kominfo untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bintan Fachrimsyah menyatakan, ribuan nelayan di Bintan telah dilindungi program bantuan premi asuransi nelayan. Mereka telah menerima kartu asuransi nelayan.

“Jumlah nelayan yang sudah dilindungi program asuransi nelayan hingga Oktober 2017 sekitar 3.200. Hingga akhir tahun ditargetkan sekitar 3.500,” ungkap Fachrimsyah ketika dihubungi, Jumat (17/11).

Ia menjelaskan, program bantuan premi asuransi nelayan merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah dalam menyejahterakan nelayan terlebih aktivitas nelayan dalam menangkap ikan di laut merupakan aktivitas yang sangat besar risikonya.

Ia juga menjelaskan program ini juga sudah sesuai petunjuk teknis (juknis) dari kementerian kelautan dan perikanan. Dalam juknis, dipaparkan beberapa kriteria dan syarat kepesertaan nelayan agar memperoleh program bantuan premi asuransi nelayan. Yakni, penerima program bantuan premi asuransi nelayan harus mengutamakan nelayan
kecil atau nelayan dengan alat tangkap tradisional.

Lalu, nelayan harus berusia 65 tahun. Lainnya, nelayan tak pernah menerima bantuan
asuransi lainnya dan tidak menggunakan alat tangkap yang dilarang oleh
pemerintah. “nelayan yang menerima program bantuan premi asuransi nelayan harus
taat atas aturan dan ketentuan di dalam polis asuransi, salah satunya
tidak menggunakan alat tangkap yang dilarang,” katanya.

Masing masing nelayan yang memegang kartu asuransi nelayan akan mendapatkan manfaat, di antaranya jika nelayan mengalami kecelakaan dan meninggal dunia akibat penangkapan ikan maka akan mendapatkan santunan sebesar Rp 200 juta. “Rp 100 juta jika menyebabkan cacat tetap akibat kecelakaan saat menangkap ikan dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan,” jelasnya.

Tak hanya itu, bagi yang melakukan aktivitas di luar penangkapan ikan, lanjutnya, akan mendapatkan santunan sebesar Rp 160 juta apabila meninggal dunia, Rp 100 juta apabila mengalami cacat tetap dan Rp 20 juta untuk biaya pengobatan.

Terpisah, Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan program ini sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2016. Diharapkan nelayan menerima manfaat karena aktivitas menangkap ikan di laut memiliki risiko. “Kita sangat mendukung ini, karena itulah Pemkab Bintan melalui Dinas Kelautan Kabupaten Bintan mendorong untuk
memaksimalkan program ini agar para nelayan Bintan memiliki jaminan
dalam bekerja sehari-hari,” tukasnya. (cr21)

 

Aktifkan Gerakan Dasa Wisma

0
Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi berdialog dengan anak-anak saat melakukan kunjungan ke salah satu desa di Bintan, Jumat (17/11) kemarin. F. Kominfo bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Demi menyukseskan program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Apri Sujadi
mengimbau jajaran Tim Pengerak PKK di tingkat kelurahan dan desa
mengaktifkan gerakan dasa wisma.

“Dasa wisma adalah wadah berbagi informasi dan menyerap aspirasi dari masyarakat, sehingga manfaat dari program unggulan pemerintah bisa dirasakan masyarakat, misalnya program pengobatan gratis, pemeriksaan gratis kanker serviks dan
payudara di semua puskesmas setiap hari kamis,” jelasnya, jumat (17/11).

Ia menambahkan, gerakan dasa wisma prinsipnya mengawasi dan memberdayakan kelompok masyarakat terkecil, yakni keluarga. Tak hanya itu, dasa wisma diharapkan memotivasi keluarga untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga.

Dikatakannya juga, bahwa banyak hal yang dapat dilakukan melalui dasawisma seperti melaksanakan kegiatan kerja bakti, hingga mengantisipasi munculnya berbagai gejala penyakit. Selain itu, lanjut Deby, secara administrasi bisa memutakhirkan data di setiap kepala keluarga, usaha perbaikan gizi keluarga dan keluarga berencana (KB).

“Dasawisma akan mempermudah koordinasi dan jaringan, sehingga program-program PKK dan program pemerintah dapat berjalan tepat sasaran dan tepat guna.
“Organisasi PKK harus mampu berperan serta sebagai wadah di masyarakat, baik sebagai motivator, komunikator, dan dinamisator guna menyerap seluruh aspirasi masyarakat,” tutupnya. (cr21)

Tersangka Korupsi Askes Ajukan Praperadilan

0
M Syafei, mantan Kasi Datun, Kejari Batam yang juga tersangka kasus dugaan korupsi dana asuransi Jaminan Hari Tua, PNS, Honorer Pemko Batam di PT Bumi Asih Jaya (BAJ) berusaha mengindar saat diambil gambarnya usai diperiksa di Kantor Kejati Kepri, Rabu (11/10). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Tersangka kasus korupsi dana asuransi Kesehatan (Askes) PNS dan THL Pemko Batam, M Syafei mengajukkan gugatan Praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Gugatan ini ditujukan terhadap Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, dan Kejaksaan Agung (Kejagung), terkait penetapan status tersangka yang ditujukan kepadanya, Senin (13/11) kemarin.

“Benar, kita sudah terima permohonan gugatan tersangka M Syafei, empat hari lalu,” ujar Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan, Jumat (17/11).
Ia mengatakan permohonan gugatan tersebut, diajukan langsung melalui kuasa hukum pemohon, yakni Philipus Tarigan.

“Materi permohonan pra ini pada pokoknya tentang tidak sahnya penetapan tersangka yang dilakukan penyidik Kejati Kepri terhadap pemohon (Syafei, red),” terangnya.

Santonius menambahkan, pelaksanaan sidang praperadilan tersebut, direncanakan akan digelar Jumat (8/12) mendatang, dengan menunjuk Guntur Kurniawan, sebagai Ketua Majelis Hakim-nya.

Sementara itu, Aspidsus Kejati Kepri, Ferytas saat dikonfirmasi terkait pengejaran terhadap keberadaan M Nasihan, tersangka yang kini menjadi buronan Kejati Kepri, tidak bisa dihubungi. (cr20)

Gigi Hibur Karyawan Laguna Bintan

0
Arman Maulana menyanyi diiringi alunan gitar yang dipetik Dewa Budjana pada konsernya di Banyan Tree, Laguna Bintan, kawasan pariwisata terpadu Lagoi, kamis (16/11) malam. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Konser grup band Gigi di Bayan Tree, kawasan pariwisata terpadu Lagoi, Bintan, kamis (16/11) malam berhasil menghibur karyawan Lagoi. Malam itu grup band yang digawangi oleh Armand Maulana dan Dewa Budjana tampil memukau dalam annual staf party ke 24 Laguna Bintan.

GM Laguna Bintan Alpha Eldiansyah mengatakan diundangnya grup band asal kota kembang ini karena permintaan karyawan Laguna Bintan dalam agenda tahunan ini. Annual staf party ke 24, menurutnya, acara yang dilaksanakan karyawan.

Selain mengundang grup band Gigi, ia juga mengatakan, malam annual staf party juga dimeriahkan lomba busana yang mengangkat tema carnival extravaganza, di mana para karyawan menggenakan kostum-kostum superhero hingga busana adat.
“Tujuan diadakan ini untuk memupuk kekompakan antarpekerja dan
memotivasi mereka agar lebih giat bekerja,” tukasnya.

Malam itu, Armand dengan aksinya loncat-loncat ketika melantunkan tembang andalan yakni Andai. Suasana sedikit hening ketika ia bersama awak grup band lainnya menyanyikan lagu 11 januari. (cr21)