Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 12747

Mencicipi Kudapan di The Sixty Two Resto and Lounge Bandung

0

Bila Anda di Bandung, arahkan GPS anda ke Jalan Cisangkuy 62 Kota Bandung. Ada The Sixty Two Resto and Lounge di sana.

Ini restoran bergaya klasik modern ini sangat cocok bagi anda yang ingin berburu kuliner sekaligus untuk aktivitas meeting di pusat Kota Bandung.

“The Sixty Two restoran dibuka April 2017. Memiliki konsep Meeting, namun tak menjadikan tempat ini kaku layaknya tempat meeting di hotel atau kantor,” ujar Pengelola The Sixty Two Resto and Lounge, Dian Masyita di Bandung Senin (20/11).

Di Kota Kembang sangat jarang restoran dan cafe dengan konsep seperti ini. Terlebih Lokasinya sangat strategis berada di sebelah kanan Gedung Sate, membuat resto ini menjadi lokasi meeting point bagi para wisatawan yang datang ke Bandung.

“Kapasitasnya bisa mencapai 160 orang. Bisanya selain meeting, juga sering dijadikan tempat co working space, arisan, reunian, bridal shower, baby shower, seminar, FGD, pesta ulang tahun, tunangan hingga akad nikah” ucap Dian.

Terlebih, lanjut Dian, orang yang datang ke restoran yang bukan hanya dari kalangan orang kantoran saja. Mulai dari mahasiwa, tamu laur negeri dari Universitas Padjajaran, artis, Gubernur, hingga Menteri juga pernah hadir ke restoran ini.

“Tempatnya cozy, internetnya super cepat, kami juga menggratiskan biaya ruang meeting dengan infocus di dalamnya. Dan yang paling penting, urusan colokan listrik juga kami sediakan sangat banyak,” katanya.

Menyoal menu andalan The Sixty Two, menawarkan berbagai makanan khas nusantara dan eropa ini memiliki harga yang relatif terjangkau. Mulai dari Rp 70 ribu hingga Rp 150 ribu perorang untuk menu buffet. Dan ala carte yang tidak membuat kantong anda kempes. Para pengunjung bisa menikmati menu sambil melakukan meeting tanpa dibatasi waktu.

“Kita tidak membatasi berapa lama pengunjung melakukan meeting atau networking. Menu yang kami tawarakan tentunya juga sangat okr. Ada western steak, berbagai varian pizza. Fillet Mignon, salmon en papilotte. Menu dari ikan salmon. Untuk menu nusantaranya ada Sop Bintun, Iga bakar, Sup ikan kemangi, dan masih banyak lagi” ucapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik kehadiran dan eksistensi The Sixty Two restoran yang berkonsep meeting di Bandung ini. Menteri yang juga tinggal di Bandung itu menuturkan Kota Bandung merupakan kota yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi kota tujuan wisata. Menteri asli Banyuwangi ini menilai Kota Bandung saat ini telah didukung oleh beragam fasilitas seperti hotel dan gedung pertemuan yang memiliki standar.

“Bandung sudah bagus. Kita bisa lihat banyak fasilitas yang mendukung pariwisata. Termasuk The Sixty Two Resto and Lounge Bandung yang pasti bisa menjadi tempat yang ramah untuk wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,”kata Menpar Arief Yahya.

Setelah mengunjungi restoran, pengunjung juga bisa berwisata di dekat Gedung Sate. Seperti ke Museum Geologi Bandung. Museum yang memiliki bangunan dengan arsitektur kolonial Belanda ini menyuguhkan wisata edukasi yang cocok dikunjungi keluarga maupun anak muda.

Atau bisa mengunjungi pasar yang berada di Lapangan Gasibu. Posisinya persis berada di depan Gedung Sate. Untuk udara dingin dan sejuk, para wisatawan bisa langsung meluncur ke Lembang Bandung setelah selesai melakukan meeting di restaurant tersebut. (*)

Menyamakan Persepsi Para Penentu Kebijakan

0

batampos.co.id – Sebanyak 100 peserta mengikuti pelatihan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) bagi driver (penggerak) se-Kabupaten Karimun. Pelatihan ini diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk, KB, PP dan PA) Kabupaten Karimun.

Pelatihan yang dilaksakan selama dua hari ini bertujuan untuk meningkatkan kedudukan, peran dan kualitas perempuan, serta upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga. Selain itu juga menguatkan kelembagaan PUG dalam perencanaan di setiap Organisasi Perangkat Desa (OPD) dalam melakukan analisa gender, dengan menggunakan tools GAP dan GBS.

”Sehingga bisa memberikan pemahaman dalam penyusunan program di anggaran dalam APBD Kabupaten Karimun,” jelas Kepala Dinas Disdalduk, KB, PP dan PA Kabupaten Karimun Faisal, Selasa (21/11).

Pelatihan itu juga bertujuan untuk menyamakan persepsi para penentu kebijakan, program dan kegiatan. Mulai dari penyusunan perencanaan dan penganggaran supaya responsif gender, memberikan arah dan batasan tentang ruang lingkup perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan, pemantauan, evaluasi program dan kegiatan supaya responsif gender. “Sasarannya ditujukan kepada seluruh OPD dan lembaga lainnya yang berkaitan dengan program PUG melalui PPRG ini,” ungkapnya.

Salah satu narasumber Kasi Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan Disdalduk, KB, PP dan PA Kabupaten Karimun, Kyushu Marina mengatakan, untuk mengurangi kesenjangan gender, sesuai instruksi Presiden RI No. 9 tahun 2000, semua elemen masyarakat harus bisa berperan dalam memberikan kesempatan lebih besar bagi perempuan, anak-anak, lansia, difabel, untuk mengembangkan potensi agar dapat berkontribusi dalam pembangunan.

Termasuk mengintegrasikan aspirasi, kebutuhan mereka dalam seluruh siklus pembangunan (kebijakan, program, dan kegiatan) pada semua sektor. Peranan Pemerintah Daerah melalui OPD dan instansi lainnya harus bisa melaksanakan PUG guna terselenggaranya perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional yang berperspektif gender sesuai dengan bidang tugas dan fungsi serta kewenangan masing-masing.

“Jadi peranan OPD dalam menyusun, perencanaan yang responsif gender, tertuang dalam RPJMD, Renstra dan Renja SKPD di tahun berikutnya. Ini sangat penting, dalam meningkatkan kesetaraan dan keadilan dalam kedudukan, peranan, dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan sebagai insan dan sumberdaya pembangunan ke depan,” tuturnya. (tri)

Pasar Karetan Inspirasi Pemuda Lain

0

Pasar Karetan yang didesain di tepian hutan karet Segrumung, Meteseh, Boja, Kendal menginspirasi kelompok pemuda lain. Di 3 kota sekaligus.

Pertama, Pasar Pancingan di Lombok oleh GenPI NTB. Kedua Pasar Baba Boentjit di tepian Sungai Musi, Palembang oleh GenPI Sumsel, dan ketiga Pasar Siti Nurbaya di Padang.

“Ini menterjemahkan ide Pak Menpar Arief Yahya, bahwa komunitas itu harus punya 2C, agar sustainable. Creative value dan Commercial value,” kata Don Kardono, Stafsus Menpar Bidang Komunikasi.

Selama ini, komunitas GenPI yang bergerak di media sosial untuk memposting destinasi wisata, Calender of Events dan Kebijakan Kepariwisataan. Hampir semua aktivitasnya di online. Pasar ini adalah salah satu bentu event offline, mengajak netizen, followers, subscribers, friends mereka “kopi darat” di satu tempat secara rutin setiap Minggu Pagi.

“Apa yang membuat mereka bisa betah berjumpa di offline? Apa yang bisa bermanfaat buat masyarakat? Maka kami
buat pasar, tempat bertemu antara buyers dan sellers, tempat ngerumpi, ketemu muka, dan asyik,” sebut Don Kardono.

Lalu apa yang membuat mereka tertarik? “Lagi-lagi ini rumusnya Pak Menpar Arief, harus berada di tempat yang instagramable! Yang punya banyak spot selfie. Yang bisa buat nge-vlog, bikin banyak bergaya foto, yang gambarnya keren. Dan ini menjadi destinasi baru, destinasi yang lain diunggah di media sosial,” jelas Don lagi.

Masyarakat setempat digandeng, untuk berjualan makanan minuman yang juga harus instagramable. Traditional cuisine, kuliner lokal yang unik, mainan anak-anak yang khas, dan spirit go green. Tidak banyak plastik, steroform, dan berbahan yang mudah di recycle, untuk manajemen sampah.

“Kami berharap, meeting points yang kita sebut pasar ini bisa hidup, sustainable, memberi manfaat buat masyarakat sekitar dan anak anak muda punya destinasi baru yang mengangkat kearifan lokal,” jelas Don.

Pasar Pancingan Lombok, lokasinya di Desa Wisata Hijau, Bilebante, Pringgerata Lombok Tengah. Opening sama, Minggu pagi, 26 November 2017 “Hanya 30 menit dari pusat kota Mataram, 40 menit dari Lombok International Airport,” kata Jhe Ipul, Koordinator GenPI NTB.

Menurut Jhe, lokasi itu sejatinya adalah bekas galian C lembah dengan kedalaman 8 sd 17 m. Itu yang akan digunakan untuk atraksi eco wisata oleh Desa Wisata Bilebante menjadi taman dan kolam.

Ada 30 macam kuliner lombok dan dikelola oleh warga melalui koperasi ibu PKK desa wisata Bilebante. Aktivitasnya, olah raga sepeda tracking jalur persawahan. Landscape hijau pedesaan. Memancing di kolam bekas galian C yang akan disulap menjadi taman
River Tubing.

Aneka artistik dengan bahan dasar bambu dan jerami. Jerami sebagai bahan pokok karena banyak dan memanfaatkan bahan yang tidak terpakai. Seperti apa seni instalasinya? “Nanti saja, masih rahasia,” kata Jhe yang bikin penasaran.

Di Palembang, GenPI Sumsel akan menggelar aktivasi pasar dengan destinasi wisata “Heritage Rumah Baba Oeng Boent Tjiet” di Kelurahan 3-4 Ulu Palembang pada Minggu (20/11). “Kalian harus datang, pokoknya seru deh! Tempatnya di tepian sungai Musi, ikon Sumsel,” jelas Robby Sunata, Koordinator GenPI Sumsel.

Pasar ini merupakan salah satu cara GenPi mengajak publik dan netizen menengok rumah peninggalan Baba Oeng Boen Tjit sebagai salah satu destinasi wisata di Palembang. Selain ada banyak kuliner khas Palembang yang rasanya wow.

“Kawan-kawan juga sudah banyak atraksi sesuai dengan misi kami yang juga ingin memperkenalkan beberapa kegiatan tradisional daerah ini pada generasi milineal sekarang ini. Biar mereka datang, mereka foto, vidoe, dan mengabarkan ke sesama netizen,” terang dia.

Ada juga games, seperti lomba hunting foto dan lomba penulisan blog, kemudian ditambah lagi dengan pertunjukkan aneka tari kreasi, pertunjukkan drama legenda antu banyu, dan demo masak oleh Chef Kukuh.

Festival aneka jajanan Palembang, workshop kerajinan daun nipah gratis bagi pengunjung akan menambah asyik di pasar itu.

Rumah Babah Boen Tjit itu merupakan rumah pengusaha terkenal keturunan Tionghoa di Palembang tempo dulu. Desain bentuk bangunan rumahnya sangat khas Palembang yang diakulturasi dengan interior dan ornamen Tiongkok tempo dulu.

“Jangan heran ya? Rumah heritage ini diprakirakan sudah berusia 300 tahun! Penuh sensasi kan?” ujar Robby menjelaskan rumah milik Baba Oeng Boen Tjiet yang kini dihuni oleh keturunan keempatnya. Lokasinya persis di bantaran Sungai Musi.

“Cara menuju ke lokasi, kami menyediakan perahu ketek dari dermaga Benteng Kuto Besak, Pasar Kuto, dan daerah ki Gede Ing Suro menuju ke lokasi, jadi atraktif naik
perahu,” kata dia. Kalau di Pasar Karetan naik Odong Odong Shuttle, di sini naik perahu rakyat.

Diperkiralan, dari lokasi penjemputan menuju Rumah Baba Oeng Boen Tjit memakan waktu lima hingga sepuluh menit. “Ada juga jalur darat, ke kawasan 34 Ulu itu,” ujarnya.

Bagaimana dengan Pasar Siti Nurbaya Sumbar? Juga dengan Pasar Karetan Semarang? Persisnya di Segrumung, Meteseh, Kec Boja, Kendal?

“GenPI Jateng sudah mempersiapkan sesuatu yang baru, karena setiap Minggu pagi kami memikirkan keunikan baru yang Instagramable dan dicari Kisd zaman Now!” jelas Shafigh Pahlevi Lontoh, Koordinator GenPI Jateng. (*)

Menpar Arief Yahya Tinjau Persiapan Sail Sabang 2017

0

Menteri Pariwisata Arief Yahya akan melakukan site visit Sail Sabang 2017. Bersama dengan Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara, Menpar akan memastikan segala persiapan pelaksanaan Sail terbesar di Indonesia tahun ini berjalan dengan baik.

Peninjauan dilakukan Selasa (21/11). Menpar tiba di Bandara Iskandar Muda, Aceh pada pukul 09.20 WIB dan langsung melakukan inspeksi di sekitar bandara. Didampingi Kepala Bandara Yos Suwagiyono, Menpar akan melihat langsung kesiapan Bandara SIM dan segala fasilitas pendukungnya sebagai pintu masuk bagi pendukung dan wisatawan Sail Sabang 2017.

“Saya ingin memastikan semua planing kita berjalan di lapangan. Ujung dari sailing ini adalah Golden Triangle Reggata SaPhuLa, Sabang Phuket Langkawi tahun depan,” kata Menpar Arief Yahya.

“Termasuk memastikan penambahan frekuensi penerbangan dari airlines selain Garuda Indonesia. Sebelumnya maskapai Garuda Indonesia telah memastkan untuk menambah 1 ekstra flight untuk tanggal 1 hingga 3 Desember 2017,” ujar Ukus Kuswara yang telah tiba lebih dulu sejak Senin (20/11) kemarin.

Ukus yang tiba lebih dulu telah melakukan site visit ke berbagai tempat. Mulai dari Pelabuhan Ulee Lheue, Pelabuhan Balohan dan lokasi Sabang Fair. Lebih lanjut Ukus mengatakan, setelah dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Menpar juga melakukan kunjungan ke Pelabuhan Ulee Lheue dan selanjutnya ke Pelabuhan Balohan. Hal ini menjadi bagian yang penting karena dua pelabuhan ini yang akan banyak berperan dalam kesuksesan Sail Sabang 2017.

Dimana akan menjadi lokasi tambat bagi para peserta rally maupun kapal-kapal lainnya.

“Menpar akan memastikan berbagai fasilitas sarana tambat (mooring buoy) dan penyediaan fasilitas mobile lavatory untuk yachties di Teluk Sabang di posisi yang berdekatan dengan lokasi tambat/mooring kapal yacht,” ujarnya.

Kemudian juga penyiapan mekanisme refueling BBM dan air bersih pada saat yacht tambat di Teluk Sabang. Selain itu juga memastikan solusi perpanjangan izin tinggal dapat dilakukan lebih dari 14 hari sebelum visa habis.

“Ketentuan batas waktu perpanjangan izin tinggal paling cepat 14 hari sebelum visa habis, tentu menjadi kendala bagi wisatawan mengingat aktivitas mereka di laut,” ujar Ukus.

Hal ini tentunya diharapkan untuk dapat terus disosialisasikan bersama dengan Ditjen Imigrasi. Terkait kemudahan penanganan wisatawan yacht di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) di Sabang.

Setelah meninjau dua pelabuhan, Menpar dan rombongan akan bergerak menuju Teluk Sabang atau Pelabuhan CT3 yang menjadi lokasi puncak penyelenggaraan Sail Sabang 2017. Menpar akan memastikan segala persiapan dan loading peralatan serta instalasi hal pendukung lainnya untuk sudah mulai dipasang.

Selain itu juga bagaimana dengan rekayasa lalu lintas karena berpotensi menimbulkan kemacetan yang besar.

“Menpar juga akan memastikan seat capacity melalui transportasi laut dan juga akomodasi. Serta yang tidak kalah penting adalah untuk promosi, publikasi dan dokumentasi,” kata Ukus.

Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya pelaksanaan Sail Sabang 2017 sangatlah penting. Karena ini menjadi pintu masuk dalam mewujudkan mimpi besar Sabang sebagai destinasi yacht kelas dunia.

“Saya akan pastikan semuanya berjalan baik. Akan terus dikawal. Even inilah yang menjadi penabuh dimulainya jalur Sabang-Phuket-Langkawi, yang saya sebut Golden Triangle SaPhuLa, Sabang Phuket langkaArahnya ke percepatan,” ujar Menpar Arief Yahya.

Ia mengatakan, Sabang telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi unggulan untuk wisata bahari karena potensi alam dan lokasinya yang strategis, sehingga setiap tahun disinggahi puluhan kapal pesiar (cruise) maupun kapal yacht dari mancanegara.

“Di kalangan wisatawan penggemar marine tourism, Sabang dikenal sebagai destinasi favorit karena para traveller bisa melakukan berbagai aktivitas, antara lain diving, snorkeling, fishing, sun-beaching, dan kegiatan wisata bahari lainnya dengan spot-spot yang menarik,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

Polda Kepri Bakar PCC hingga Jadi Debu

0
Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian meyaksikan pemusnahan obat bahan baktu PCC di pengolahan limbah PT Desa Air Cargo Batam di Kabil Selasa (21/11). Sebanyak 12 ton bahan baku obat PCCC domusnahkan Ditresnarkoba Polda Kepri. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Polda Kepri membakar bahan untuk pembuatan obat PCC dengan menggunakan incinerator, Selasa (21/11). Hasil dari pembakaran menggunakan incinerator menjadi debu dan gas yang ramah lingkungan.

Sebanyak 11,9 ton bahan PCC yang dimusnahkan di Desa Air Kargo, Kabil.

“Pemusnahan ini kami lakukan setelah mendapatkan ketetapan dari kejaksaan dan pengadilan,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Selasa (21/11).

Sam mengatakan bahan pCC tak bisa dimusnahkan sekaligus. Karena banyaknya yang dimusnahkan, membutuhkan waktu 12 hari. Satu harinya petugas akan memusnahkan sebanyak 993.624 kg bahan PCC.

“Sebelumnya kami sudah melakukan uji laboratorium,” ungkap Sam.

Ia menerangkan sebanyak 500 gram diambil oleh BPOM sebagai sampel penelitian, 113 gram oleh BNNP dan 158,1 gram Puslabfor Polri dan pembuktian pengadilan 150 gram.

“Semua bahan ini hasil tangkapan kami 2 September lalu di Bintan,” ucapnya.

Ada sebanyak enam orang tersangka diamankan pihak kepolisian. Sam menyebutkan kesemuanya memiliki peranan yang berbeda-beda. BN, LS, BA, dan ES sebagai kurir yang mengantarkan barang. Lalu FR koordinator pengiriman barang dan MA sebagai pemilik barang.

“Pasal yang kami sangkakan 61,61,61 Undang Undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika,” ungkap Sam.

Kepala BPOM Kepri Alex Sander menuturkan bahwa bahan ini sering disalahgunakan. Walaupun pihak BPOM sudah mencopot kelegalan bahan obat ini. “Obat ilegal yang tak teregistrasi di BPOM,” ucapnya.

Ia mengatakan dari penelitian pihaknya. Bahan berbahaya yang ditemukan yakni Carisoprodol, Dexometropan, Carnophen, Diazepam, Starlin, Sipernidil.

“Merek membuatnya jadi tablet dan dijual untuk merusak generasi muda. Dan hal ini kita lawan,” ucapnya.

Kegiatan pemusnahan ini dihadiri oleh Asipidum Kajati Zulbahari, Kasipidum Kajari Tanjungpinang Safari, Wakil Walikota Batam Amsakar, Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Helmy Santika, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dan Dinas Lingkungan Hidup

Sebelumnya diberitakan Polsek Bintan Timur mengamankan 480 drum biru yang berisikan serbuk putih. Bahan PCC ini diakui para tersangka dipasok dari India. Tapi tak langsung masuk ke Batam. Karena terlebih dahulu transit di Singapura. Dari Singapura inilah 12 ton serbuh bahan PCC ini dikirimkan ke Batam. Hingga akhirnya ditangkap oleh pihak kepolisian. (ska)

Kirim Paket Harus Lengkapi Dokumen

0
ilustrasi

batampos.co.id – Bandara Internasional Hang Nadim Batam memberlakukan peraturan baru untuk kargo mulai minggu ini. Pihak jasa pengiriman maupun pribadi haruslah melengkapi dokumen barang, sebelum mengirimkannya ke kargo.

“Sekarang ini kami tak bolehkan lagi menumpuk barang di kargo. Jadi harus lengkap dulu dokumen, baru barangnya boleh ada di sana (Kargo,red),” kata General Manager Bandara International Hang Nadim Batam, Suwarso, Selasa (21/11).

Saat ini ada beberapa dokumen yang tambahan yang perlu diurus oleh para pengirim barang. Suwarso mengatakan dari pihak Beacukai memberikan form tambahan. “Dan form itu harus diisi dan dilengkapi oleh jasa pengiriman,” ucapnya.

Suwarso menuturkan arus pengiriman barang dari Batam ke beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi. Ia mengakui tingginya jumlah pengiriman barang dari Batam ini, karena banyaknya online shop berasal dari sini.

“Jumlah pengiriman barang Senin hingga Kamis itu beda, dengan saat hari Jumat sampai Minggu,” ujarnya.

Perbedaan jumlah ini, kata Suwarso mencapai 30 persen. Ia menerangkan dari Senin hingga Kamis, jumlah pengiriman barang mencapai 50 ton satu perharinya. Sedangkan dari Jumat hingga Minggu satu harinya 80 ton barang.

“Kemarin itu penumpukan, disebabkan hal ini juga. Pengiriman barang sedang tinggi-tingginya,” ungkapnya.

Oleh sebab itulah, Hang Nadim mengeluarkan beberapa kebijakan. “Salah satunya yah itu, dokumen lengkap dulu. Baru barang didatangkan ke kargo,” ucapnya.

Tingginya arus pengiriman barang dari Batam, membuat Suwarso meminta maskapai menambah kapasitas untuk kargo. Barang yang sudah diinapkan sehari lebih, diminta Suwarso menjadi prioritas untuk dikirimkan.

“Atau barang-barang yang bersifat urgent,” ungkapnya.

Sekarang ini, kata Suwarso penumpukan barang di kargo sudah mulai berkurang. Puncak penumpukan ini terjadi Minggu lalu. “Sudah mulai kurang, karena kita berlakukan kebijakan baru ini,” pungkasnya. (ska)

Pembobol Kimia Farma Terekam CCTv

0
Tukang membenarkan pintu besi yang dirusak oleh maling sebelum membobol isi brangkas milik kimia farma, Selasa (21/11) pagi dini hari. F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Apotik Kimia Farma di kompleks pertokoan kilometer 17, Kabupaten Bintan pada Selasa (21/11) kemarin dibobol maling. Pembobolan diduga terjadi sekitar pukul 03.30 dini hari. Akibat pembobolan, uang sebesar Rp 4 juta yang tersimpan dalam brangkas raib digondol oleh maling.

Informasi yang dihimpun di lapangan, pagi itu pekerja kimia farma melihat gembok pintu telah hilang dan pengait pintu besi di bagian depan ruko juga rusak. Diduga pelaku masuk setelah merusak pintu depan dengan menggunakan besi. Saat di dalam, pelaku mengondol rekaman CCTv di bagian kasir dan merusak brangkas. namun aksi pelaku telah berhasil terekam CCTv dari ruko sebelah.

Berdasarkan rekaman CCTv dari ruko di sebelah, pelaku terlihat mengendarai mobil Toyota Innova dari Gesek menuju ke tempat kejadian sekitar pukul 03.30. Selang 15 menit atau sekitar pukul 03.45, pelaku terlihat ke luar dan bergegas masuk ke mobil. Mobil warna hitam ini lalu bergerak ke arah Tanjungpinang.

Kapolsek Gunung Kijang AKP Hendrial ketika dihubungi Batam Pos, kemarin membenarkan kejadian pembobolan brangkas milik Kimia Farma Kilometer 17 Bintan. “Uang Rp 4 juta dalam brangkas digondol. Rekaman CCTv di ruko juga diambil,” ujar Hendrijal.

Sejauh ini pihaknya mengamankan rekaman CCTv dari ruko sebelah karena merekam aksi pelaku. “Masih dilidik, namun aksi pelaku berhasil terekam kamera CCTv
mengendarai Inova,” tukasnya. (cr21)

Judika akan Manggung di Atambua

0
ilustrasi

Judika Abadi akan menghentak Festival Crossborder di Atambua, perbatasan Timor Leste, Jumat (1/12) mendatang.

Konser ini dipusatkan di Lapangan Simpang Lima Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Festival musik berskala nasional ini menyasar turis asing dari Timor Leste. Event di perbatasan antar -negara menjadi langkah Kementerian Pariwisata menjaring turis asing ke Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengatakan, Kemenpar dan pemerintah daerah Atambua berharap, konser Judika memberikan dampak positif bagi geliat pariwisata di Atambua.

“Atambua daerah paling dekat dengan perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste. Atambua menjadi pintu perbatasan Mota’ain menghubungkan antara Indonesia dengan Timor Leste. Lokasi ini sangat berpotensi mendatangkan wisatawan,” ujar Esthy Reko Astuti di Jakarta, Selasa (21/11).

Judika Nalon Abadi Sihotang, sudah menjadi artis papan atas Indonesia. Nama pria berdarah Batak ini sudah meroket begitu dia meraih runner up di Indonesia idol pada 2005.

Esthy menjelaskan, Kemenpar sengaja mendatangkan Judika, karena wisman Timor Leste sudah tidak asing lagi dengan lagu-lagu andalan seperti : bukan dia tapi aku, mama papa larang, akulah yang tersakiti .

Selama ini, suami dari Duma Riris ini terkenal dengan chest vocal powerful, range vokal dan breath control mumpuni.

Selain Judika, Kemenpar turut mengundang aktris lokal Timor Leste, Maria Vitoria. Suara dan wajah Maria pernah mengudara di kontes menyanyi dangdut, Academy Asia di Indosiar.

”Selain Judika, juga ada penyanyi dangut asal Timor Leste Maria Vitoria . Dia jebolan Dangdut Academy Asia. Juga seniman lokal Atambua serta beberapa performence dari SMA Taruna Mandiri dan GSNF. Untuk info lebih lengkap bisa di cek di Instagram @festivalcrossborder,” beber Esthy.

Cross border area, atau daerah perbatasan menjadi sasaran Menteri Pariwisata Arief Yahya . Dia mengupakan, perbatasan kini infrastrukturnya sudah sangat ciamik, dari semua pintu , jalanan hingga akses menuju kota Atambua sudah memadai.

“Presiden Joko Widodo menekankan pembangunan di perbatasan, karena memang perbatasan adalah wajah Indonesia. Kami bakal terus tingkatkan budaya dan atraksi di perbatasan, agar wisatawan nyaman datang ke Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar juga menambahkan bahwa Konser Musik Festival Crossborder Atambua ini dapat meningkatkan persahabatan antara Timor Leste dan Indonesia serta sebagai sarana promosi Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai salah satu destinasi di Nusa Tenggara Timur.

“Kita buat negara tetangga untuk hadir dan datang ke negara kita. Silahkan menikmati alunan musik wonderful Indonesia. Karena dengan datangnya para wisatawan Timor Leste, secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Perbatasan. Gol yang lebih luasnya lagi adalah mampu menarik minta investor untuk menanamkan modalnya di perbatasan tanah air,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Konsumsi Lesu, Investasi Tumbuh

0

batampos.co.id – Pertumbuhan ekonomi tahun ini diprediksi mencapai 5,1–5,2 persen. Pemerintah optimistis bisa meraih proyeksi tersebut dalam sisa kurang dari dua bulan terakhir. Kinerja investasi dan ekspor-impor diharapkan mampu mengompensasi konsumsi yang lesu.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Suahasil Nazara menyatakan, pertumbuhan ekonomi memang melambat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, lanjut dia, capaian di atas 5 persen sudah cukup baik di tengah perekonomian global yang belum menentu.

”Saya rasa kita masih relatif stately,” ujarnya dalam DBS Asian Insights Conference 2017 di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (21/11).

Dia menambahkan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga yang mencapai 5,06 persen sudah cukup baik meski di bawah proyeksi pemerintah. Begitu juga konsumsi rumah tangga yang tumbuh melambat 4,93 persen, tapi investasi naik hingga 7,1 persen.

”Pertumbuhan investasi ini adalah sinyal yang sangat baik. Sebab, itu berarti sudah ada minat investasi,” katanya.

Dia juga menggarisbawahi ekspor yang tumbuh 17 persen dan impor terakselerasi 15 persen.

”Artinya, kegiatan perkonomian mulai berjalan,” tambahnya.

Ekonom Muhammad Chatib Basri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2018 bisa mencapai 5,2–5,3 persen. Berbeda dengan target awal pemerintah yang sempat menyebut 5,4 persen.

”Sekarang situasi eksternalnya jauh lebih baik. Karena itu, Filipina dapat tumbuh 6,9 persen di kuartal ketiga, Vietnam bisa 7,5 persen. Kita harus manfaatkan momentum ini,” tutur mantan menteri keuangan tersebut.

Menurut dia, pemerintah membutuhkan waktu untuk menaikkan tingkat pertumbuhan konsumsi yang saat ini jumlahnya belum terlalu signifikan. Meski tingkat pertumbuhan ekonomi secara umum dipandang baik, dampaknya terhadap konsumsi tidak bisa langsung dirasakan. Jedanya hingga setahun.

”Kalau harga komoditas naik pada akhir Desember 2016, mungkin konsumsi akhir tahun ini akan sedikit improve,” imbuhnya. (agf/c16/sof/jpg)

Gubernur Kepri Sahkan UMK 2018

0

batamos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, telah mengesahkan Upah Minimum Kota (UMK) 2018 untuk tujuh kabupaten/kota di Kepri pada Senin (20/11) lalu. Namun pemerintah memberikan kesempatan kepada para pengusaha dan perusahaannya untuk mengajukan penangguhan jika merasa keberatan dan tak sanggup membayar upah pekerja sesuai ketentuan UMK.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kepri, Tagor Napitupulu, menjelaskan keberatan atau penangguhan pembayaran UMK itu bisa diajukan ke Gubernur Kepri. Keberatan diajukan 10 hari setelah keputusan UMK diteken.

“Tentu ada beberapa syarat,” kata Tagor, Selasa (21/11).

Di antaranya, pengusaha atau pihak perusahaan harus bersedia diaudit oleh auditor independen untuk memastikan bahwa perusahaan terkait memang tak sanggup membayar gaji karyawan sesuai UMK.

“Artinya, tidak cukup dengan hanya mengaku tidak mampu,” jelas Tagor.

Tak hanya itu, audit tersebut juga harus didukung dengan audit keuangan perusahaan untuk dua tahun belakangan. Ini untuk memperkuat data bahwa perusahaan terkait memang sedang tidak sehat.

Pria yang merupakan Ketua Dewan Pengupahan Provinsi (DPP) Kepri tersebut menyebutkan, besaran UMK yang disahkan gubernur sama persis dengan yang diusulkan oleh dewan pengupahan masing-masing kabupaten/kota. Sebab menurut Tagor, semua usulan UMK sudah melalui prosedur pembahasan yang sah.

Angka UMK 2018 tertinggi di Kepri masih ditempati Batam, yakni sebesar Rp 3.523.427 atau naik 8,71 persen dari UMK 2017. Menurut Tagor, semua UMK di tujuh kabupaten-kota di Kepri mengalami kenaikan 8,71 persen.

“Semuanya sudah sesuai dengan rumus PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan,” tegas Tagor.

Seorang pekerja sedang melakukan pengelasan pagar taman kantor Walikota Batam, Senin (20/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Mantan Kepala Satpol PP Batam itu menjabarkan, ketentuan pemberlakuan UMK Tanjungpinang tahun 2018 tertuang dalam SK Nomor 1137 Tahun 2017. Kemudian Kota Batam ditetapkan dengan SK Nomor 1138 dan Bintan SK Nomor 1139. Selanjutnya adalah Karimun dengan SK Nomor 1140, Lingga SK Nomor 1141, Anambas SK Nomor 1142, dan Natuna melalui SK Nomor 1143.

“Keputusan tersebut berlaku untuk pembayaran gaji tahun 2018 nanti,” papar Tagor.

Lebih lanjut Tagor menjelaskan, pengesahan UMK ini sudah memenuhi aturan, yakni 40 hari sebelum tahun 2017 berakhir. Ia berharap keputusan UMK tersebut tidak menimbulkan gejolak di dunia usaha di Kepri.

“Di tengah situasi dan kondisi ekonomi daerah yang kurang stabil sekarang ini, yang terpenting adalah kita menjaga Kepri tetap aman dan kondusif,” paparnya lagi.

Senada dengan Tagor, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, juga mengaku akan memfasilitasi perusahaan yang minta penangguhan pembayaran UMK.

“Kami sifatnya hanya memberikan rekomendasi. Selanjutnya (penangguhan) diurus ke provinsi,” kata Rudi, Selasa (21/11).

Rudi mengaku memaklumi jika ada perusahaan yang keberatan membayar UMK di tengah kondisi ekonomi yang lesu saat ini. Namun begitu, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi perusahaan untuk mendapatkan hak penangguhan UMK tersebut. Di antaranya dilakukan audit oleh auditor independen.

Sementara Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Cahya, mengatakan penetapan UMK 2018 yang bersandar pada PP 78/2015 itu tak bisa ditolak kalangan pengusaha karena sudah sesuai aturan.

“Tidak ada alasan kami untuk menolak, apalagi melakukan gugatan,” kata Cahya, Selasa (21/11).

Meskipun, Cahya tak menampik bagi sebagian pengusaha, besaran UMK yang telah disahkan Gubernur Kepri itu cukup memberatkan. Misalnya UMK Batam sebesar Rp 3,5 juta atau naik Rp 282 ribu dari UMK tahun 2017.

“Tetapi sejauh ini belum ada yang menyampaikan akan minta penundaan pembayaran gaji sebesar Rp 3,5 juta ini,” ungkapnya.

Namun, ia tak memungkiri bila UMK Rp 3,5 juta akan membuat Batam tidak kompetitif untuk menarik investor. Jika pengusaha lokal, ujar Cahya, tentu akan berusaha mengimbangi sesuai keadaan.

“Tetapi untuk investor besar, nilai UMK jadi pertimbangan khusus. Apalagi kalau mereka bergerak di bidang padat karya, tentu sangat memberatkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengaku khawatir kenaikan UMK itu akan memicu makin banyak perusahaan yang tidak bisa bersaing dengan kompetitor di luar. Imbasnya, perusahaan-perusahaan tersebut kesulitan mendapatkan pesanan atau order.

“Artinya, perusahaan harus mengurangi karyawan atau bahkan tutup usaha,” sebutnya.

Karena itu, Cahya mengaku sudah menyampaikan dilema yang dialami pengusaha di Batam itu kepada pemerintah pusat. Mengingat, penentuan UMK sekarang melalui PP 78/2015 yang merupakan produk pemerintah pusat. Sehingga diharapkan ada kebijakan lain dari pusat yang disesuaikan dengan kondisi daerah.

“Karena ini bukan kebijakan Pak Gubernur, jadi kami harus lewat pusat,” katanya. (jpg/cr17/rna)