Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12812

Partai Idaman Serahkan Perbaikan Berkas

0

batampos.co.id – Partai Idaman menyerahkan perbaikan berkas keanggotaannya sebagai calon peserta Pemilihan Umum 2019 ke KPU Tanjungpinang, Jumat (15/12). Di waktu yang sama juga, 12 partai menerima berkas hasil penelitian yang diserahkan KPU Tanjungpinang setelah 12 partai itu memperbaiki berkas.

“Ada dua partai yang tak melakukan perbaikan,” kata Ketua KPU Tanjungpinang, Robby Patria, kemarin.

Sedangkan, di tempat yang sama, sebanyak lima partai susulan berdasarkan putusan Bawaslu RI, diberikan waktu sampai 15 Desember untuk melakukan perbaikan ke KPU Tanjungpinang.

Robby menyampaikan harusnya ada beberapa partai lagi yang diperuntukkan atau diwajibkan mengembalikan berkas keanggotaan kepada KPU Kota Tanjungpinang.

Pasalnya, hasil penelitian administrasi yang dilakukan KPU Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu, jumlah berkas keanggotaan yang memenuhi syarat untuk parpol ini di bawah jumlah minimum, termasuk salinan KTA dan KTP elektronik. Bahkan salah satu partai anggotanya cuma lima. Hal itu tentu jauh dari batas minimum sebanyak 207 KTA.

“Kemungkinan partai lainnya akan menyerahkan perbaikan berkas besok,” jelasnya.

Setelah seluruh berkas dikembalikan, KPU akan memeriksa lagi untuk lima partai susulan. Setelah semuanya selesai, baru dilakukan verifikasi ke kantor partai.

“Itu dilakukan guna mengecek keanggotaan partai dan pengurus. Cuma waktunya masih menanti kebijakan KPU RI,” kata Robby.

Dijelaskannya, KPU akan mengecek faktual keanggotaan parpol melalui sistem sampling. Karena, kata Robby, tak semua anggota parpol yang didatangi. Melainkan yang sudah ditetapkan melalui mekanisme yang sudah disiapkan oleh KPU.

“Nanti parpol mencabut undian.Setelah itu baru kita lalukan pengecekan langsung,” ujar Robby. (aya)

KPU Belum Tentukan Jumlah Kursi

0

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna belum menentukan jumlah kursi dalam pemilu legislatif tahun 2019 mendatang.

Ketua KPU Natuna Affuandris mengatakan, penentuan jumlah kursi akan ditentukan dalam tahapannya bulan Maret 2018 mendatang. Namun jumlah daerah pemilihan (Dapil) wilayah Natuna tetap tiga Dapil.

“Yang bakal berubah itu jumlah kursi per Dapil. Tapi belum ditentukan, tahapannya bulan Maret mendatang,” kata Affuandris, Jumat (15/12)

Penentuan jumlah kursi per Dapil jelas Affuandris, ditatapkan berdasarkan jumlah penduduk pemilih dan saat ini masih tahap pembahasan di KPU.

KPU katanya, saat ini pun belum menerima secara resmi data penduduk dari Kemendagri sebagai dasar penentuan jumlah kursi.

Pada pemilu legislatif tahun 2014 lalu, ditetapkan tiga Dapil di Natuna. Untuk dapil 1, ditetapkan 9 kursi, Dapil 2 ditetapkan 4 kursi dan di Dapil 3 ditetapkan 7 kursi.

“Jumlah kursi per Dapil pada pemilu legislatif tahun 2014 lalu bisa terjadi perubahan dengan pergeseran pendudukan di Kecamatan pada pemilu legislatif tahun 2019,” ujar Affuandris.(arn)

Besok Ustadz Arifin Ilham Sambangi Tanjungpinang

0

batampos.co.id – Ustadz kondang, Arifin Ilham dijadwal memberikan tausiah khusus untuk menyemarakan Peringan Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (17/12) pagi di Pelataran Gedung Daerah, Tanjungpinang. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kepri.

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun secara langsung mengajak seluruh masyarakat muslim di wilayah Provinsi Kepri untuk hadir. Menurut Gubernur, momentum Maulid Nabi Muhammad harus menjadi media evaluasi bagi setiap umat muslim untuk terus meningkatkan persaudaraan dan kekeluargaan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat muslim Kepulaun Riau ayok bersama-sama kita hadir dalam peringatan maulid nabi ini. Bersama ustad Arifin Ilham,” ujar Nurdin kepada media belum lama ini.

Terkait rencana tersebut, Kepala Bagian Keagamaan, Biro Kesra Mahadi Rahman mengatakan, kehadiran KH Ustadz Arifin Ilham adalah tamu agung untuk masyarakat Kepri pada umumnya. Lewat momentum perayaan Maulid Nabi Muhammad ini, dirinya berharap masyarakat muslim Kepri tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk datang.

“Beliau (Arifin Ilham,red) insya Allah janji dengan kita, akan tiba di Tanjungpinang pada Sabtu. Satu hari lebih cepat. Minggu pagi baru bersama-sama dengan seluruh masyarakat, menggelar tabligh zikir akbar dan ceramah agama,” ujar Mahadi.

Direktur Quran Centre Batam tersebut menghimbau agar para peserta yang hadir, untuk sama-sama menggunakan seragam putih, karena ini adalah ciri khas Ustad Arifin Ilham. Tentunya dengan bersama-sama zikir akbar, yang di pimpin langsung Ustad Arifin Ilham, Mahadi menyampaikan sebagai bentuk kesejukan hati dan keteguhan iman umat muslim di Kepri.

Masih kata Mahadi, pesan moral akan banyak di sampaikan Ustadz Arifin Ilham, terutama kondisi yang tengah terjadi saat ini umat muslim di Palestina. Peningkatan kapasitas pemahaman tentang keislaman adalah merupakan sangat penting. Karena bisa menjadi pedoman hidup setiap umat muslim.

“Kami berharap masyarakat muslim Kepri untuk sama-sama meramaikan, hadir dalam tabligh akbar ini,” harap Mahadi.(jpg)

Panwaslu Ajak Masyarakat Awasi Tahapan Pemilu

0
KOMISIONER Panwaslu Kabupaten Bintan, Ondi menjadi narasumber Rakor Pengawasan Pemilu di Hotel Aston Tanjungpinang, Jumat (15/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos.co.id – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bintan menyelenggarakan rapat koordinasi (Rakor) pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu) partisipatif di Hotel Aston Tanjungpinang, Jumat (15/12) pagi. Rakor menghadapi Pemilu DPR, DPD, DPRD, Presiden dan Wakil Presiden ini diikuti puluhan Organisasi Masyarakat (Ormas), Organisasi Kepemudaan (okp) dan Media.

Ketua Panwaslu Kabupaten Bintan, Dumoranto Situmorang menuturkan, Rakor tersebut untuk meningkatkan peran semua elemen masyarakat untuk mengawasi seluruh tahapan pemilu. Mulai dari pendaftaran penyelenggaraan Pemilu.

“Karena tugas pengawasannya sangat luas. Karena itu kami membutuhkan kerja sama dan peran aktif semua elemen masyarakat. Mulai dari Ormas, OKP dan Media,” ujarnya.

Ia berharap, jalinan kerja sama yang baik antara Panwaslu Kabupaten Bintan dan seluruh elemen masyarakat, mampu mewujudkan Pemilu yang bermartabat dan berkualitas. Partisipasi yang tinggi dari masyarakat akan mampu mencegah pelanggaran dan penindakan Pemilu. “Masyarakat juga dapat melaporkan segala bentuk pelanggaran melalui aplikasi gobawaslu,” tukasnya. (cr21)

Kabel Listrik Terjuntai Rendah

0
Kabel listrik yang terjuntai rendah di Pulau Penyengat membuat warga khawatir. F. Fara/Batam Pos.

batampos.co.id – Kabel listrik milik PLN terjuntai cukup rendah di Pulau Penyengat. Seperti yang terpantau Jumat (15/12) kemarin. Kabel hitam dengan panjang sekitar 100 meter itu terlihat terjuntai dan hanya berjarak kurang-lebih tiga meter dari tanah tepat di depan rumah warga di Kampung Bulang di Penyengat.

Pemandangan ini berbalik dengan kabel listrik lainnya yang terlihat tegang dan kencang. Selain itu, pemandangan ini juga menerbitkan kerisauan warga. Apalagi jika menilik juntaian kabel itu sehadapan dengan ranting pohon.

“Kalau cuaca buruk, angin kencang, kami takut korslet aja barang itu,” kata Nurfatilla, warga Penyengat, kemarin.

Sepengamatan Nur, kondisi kabel terjuntai ini juga merisaukan warga lain. Utamanya mereka yang tinggal tepat di dekat kabel itu. Sudah berulang kali, kondisi kabel yang menggelayut rendah ini jadi bahan pembicaraan masyarakat setempat. Namun, tetap tidak ada tindak lanjut dari pihak yang berwenang.

“Padahal juga udah di-upload ke Facebook. Tapi tetap aja tak ada yang peduli. Kami risau tengok kabel itu. Kata kawan kami, kalau lebih rendah sedikit lagi nak dijadikannya jemuran baju,” ucap Nur seraya tertawa.

Mak Ros, warga Penyengat lain menimpali keadaan tersebut. Menurutnya, sudah semestinya pihak-pihak terkait lekas tanggap dan ambil peduli dengan keadaan ini. Ia tak berharap ketika sudah ada kejadian baru semua pihak hendak turun tangan.

“Kalau dah kena, baru sibuk. Jangan begitulah,” ucap Mak Ros. (aya)

 

Pertamina Jamin Distribusi Lancar

0

batampos.co.id – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan premium maupun minyak tanah akhir tahun 2017 ini dipastikan stabil. Pihak Pertamina menjamin kelancaran distribusi ke agen penyalur.

Kepala Depot Pertamina Natuna, Mangku Ginting memastikan stok BBM hingga akhir tahun ini tetap stabil. Apalagi menjelang hari raya natal dan tahun baru 2018 sudah dipastikan lancar hingga pendistribusian ke agen penyalur di Kecamatan.

Pertamina sebutnya, sudah menyiapkan kebutuhan BBM di Natuna tetap terpenuhi selama satu tahun. Dan dipastikan tidak terjadi kelangkaan.

“Stok BBM jenis premium, solar dan maupun minyak tanah di Natuna tetap stabil. Distribusi pun tetap lancar,” sebut Ginting kemarin.

Bahkan dikatakan Ginting, di wilayah kerja Pertamina Depot Natuna selama ini tidak pernah terjadi masalah mengenai stok dan distribusinya ke seluruh agen penyalur minyak subsidi.

“Kalaupun sesekali ada keterlambatan distribusi, hal ini kebih kepada agen tersebut. Karena stok tersedia dan stabil.

Kabag Migas Pemkab Natuna, Faisal Firman mengatakan, berdasarkan kuota BBM yang dikeluarkan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas, untuk Nauna tahun 2017 dinilai mencukupi kebutuhan didaerah. Yakni jenis premium sebanyak 8817 KL, minyak tanah sebenayak 3049 KL dan solar 6923 KL.

“Kuota BBM tahun ini seperti nya cukup memenuhi kebutuhan. Tapi pemerintah daerah terus mengusulkan penambahan,” kata Faisal.

Faisal mengatakan, Pemerintah daerah juga meminta kepada Pertamina dapat menyediakan BBM jenis pertalite atau Pertamax ke depannya. Hal ini memenuhi kebutuhan meningkatnya permintaan masyarakat.

“Pak Bupati juga minta Pertamina sediakan pertamax. Karena sudah banyak kendaraan yang tidak semestinya gunakan premium,” ujar Firman.(arn)

Penerbitan Dokumen Kependudukan Gratis

0
Warga saat mengurus administrasi di Disduk Karimun. F. Tri Haryono/Batam Pos.

batampos.co.id – DPRD Karimun mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang penyelenggaraan administasi kependudukan beberapa waktu lalu.

“Dengan Perda ini kami sudah bisa menyelenggarakan administrasi kependudukan dengan perlindungan hukum yang sah,” jelas Kepala Dinas Kependudukan Capil Karimun M Tahar, kemarin (15/12).

Penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi administrasi kependudukan sangat berpengaruh terhadap pembangunan sektor lainnya. Terutama dalam penerbitan dokumen kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan waktu maksimal lima hari.

Kemudian e-KTP yang berlaku seumur hidup, penerbitan akta pencatatan sipil menganut azas domisili, dan kewenangan pelaksanaan inovasi pelayanan. Seluruh biaya penerbitan dokumen kependudukan diberikan secara gratis alias tidak ada pungutan.

“Di dalam Perda tersebut sudah tertuang semuanya. Kami ingin memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang terintegrasi dengan Pusat. Supaya jumlah penduduk di daerah benar-benar akurat datanya, baik itu yang lahir maupun yang sudah meninggal dunia,” tuturnya.

Sehingga masyarakat nantinya tidak perlu membutuhkan dokumen-dokumen banyak. Dokumen warga tersimpan di Disdukcapil Karimun, terintegrasi dengan pusat.
“Paling penting e-KTP yang sudah berlaku secara nasional. Terutama bagi masyarakat yang sering keluar kota, di saat mau naik pesawat tidak bisa lagi diwakilkan. Harus memperlihatkan e-KTP sebagai identitas calon penumpang,” katanya.

Sementara Ketua Fraksi PDIP Plus DPRD Karimun Rasno ketika dimintai tanggapannya mengungkapkan, sesuai dengan dinamika perkembangan masyarakat dan revolusi teknologi, maka dalam pelayanan publik, terutama administrasi identitas warga, harus lebih cepat.

“Intinya kami berikan kepastian hukum bagi instansi yang mengeluarkan data kependudukan. Dan untuk mempersiapkan kemajuan zaman ke depan, mengingat wilayah kita berbatasan langsung dengan kedua negara tetangga,” katanya. (tri)

Revisi Tarif UWTO Ditunda

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam menunda pembahasan revisi Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 9/2017 tentang Jenis Tarif dan Layanan pada Kantor Pengelolaan Lahan. Sebelumnya BP Batam menjadwalkan pembahasan revisi pada pekan ini.

“Perka 9 akan kita rampungkan mungkin minggu depan,” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Jumat (15/12), di Gedung BP Batam.

Lukita mengakui pihaknya telah berkonsultasi dengan Dewan Kawasan (DK) mengenai revisi peraturan ini. Dan DK mengatakan tidak perlu membahasnya bersama tim teknis.

“Yang pasti kami akan merampungkannya sebelum akhir tahun,” janji Lukita.

Sedangkan mengenai Perka BP Batam 17/2016 tentang Tarif Pelabuhan, Lukita mengatakan masih harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan DK, makanya hingga saat ini belum diterbitkan. “Perka 17 setelah kami pelajari, ada hal yang harus dikonsultasikan ke DK terkait besaran tarif,” jelasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Batam Achyar Arfan mengatakan pembahasan tarif UWTO yang tertuang dalam Perka 9 harus mengikuti rekomendasi teknis dari DK yang terbit pada tahun 2016.

“Sesuai dengan rekomendasi teknis tahun 2016 saja rentang batasnya. Dan kami mohon jangan semua daerah dinaikkan 100 persen,” jelasnya.

Pengembang, kata Achyar, masih membutuhkan lahan dengan tarif terjangkau agar bisa membangun rumah atau rusun murah. “Karena golongan pekerja masih butuh rumah subsidi,” katanya.

*Hapus Daftar Lartas
Sementara Himpunan Kawasan Industri (HKI) Pusat mendorong pemerintah menghapus penerapan daftar larangan terbatas (lartas) di Batam. Sebab kebijakan ini dinilai akan menghambat aktivitas industri kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (free trade zone/FTZ) ini.

“Sebetulnya Batam itu namanya kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas. Apakah itu lartas masih cocok berlaku di Batam,” kata Ketua HKI Pusat, Sanny Iskandar, belum lama ini, di Gedung Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga kondusivitas investasi di Batam. Menghapus daftar lartas adalah salah satu kebijakan yang penting untuk menjaga hal tersebut.

“Bukan industri tak butuh insentif, tapi bagaimana cara menjaga kondisi investasi, itulah yang terpenting,” ucapnya.

Sanny mengaku telah berkomunikasi dengan Kepala BP Batam terkait soal ini. “Dan Pak Kepala BP Batam (Lukita Dinarsyah Tuwo, red) akan pelajari masalah ini lebih dalam dan memperjuangkan supaya di Batam bisa lain penerapannya,” jelasnya.

Selain kebijakan lartas, Sanny juga mendukung langkah BP Batam memperjuangkan penerapan kebijakan Free Trade Agreement (FTA) di Batam. Sanny menyarankan kepada Kepala BP Batam untuk segera mendorong percepatan penerbitan peraturannya.

“Memang saat ini BP Batam tengah menyelesaikan warisan dari masa lalu. Makanya kami harapkan penyelesaiannya bisa paralel dengan FTA,” ungkapnya.

Sementara Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo berjanji akan mengambil inisiatif untuk segera mempercepat penerapan FTA di Batam.

“Kalau tak salah itu ada di Kemenkeu. Dan kami masih menunggu undangan saja dari pusat. Kalau perlu saya ambil inisiatif kapan Batam bisa masuk FTA,” janjinya. (leo)

Puluhan Kapal Dibagikan ke Nelayan, Apri: Jangan Dijual

0
 BUPATI Bintan Apri Sujadi menyerahkan kapal bantuan kepada nelayan di Desa Dendun, Kecamatan Mantang , Bintan, Jumat (15/12). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi memberikan 68 kapal motor dan alat tangkap ikan kepada nelayan se Kabupaten Bintan. Bantuan diberikan secara simbolis kepada perwakilan Nelayan di Desa Dendun Kecamatan Mantang, Bintan, Jumat (15/12) sekitar pukul 14.00 siang.

Pada saat penyerahan bantuan kapal itu, bupati juga memberikan 320 paket sembako dan 3.215 asuransi nelayan. Bantuan tersesebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 Rp 1,8 miliar. “Sebanyak 40 unit kapal motor fiber gross tonnage (gt1) berasal dari dana DAK,” ungkapnya.

Sisanya, sekitar 28 unit kapal motor dan alat tangkap ikan dibeli dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bintan sebesar Rp 5 miliar. Apri berharap, bantuan kapal tersebut bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi para nelayan.

Karena tidak sedikit bantuan kapal dari pemerintah malah dijual nelayan. “Ya sudah diterima, tak lama dijual,” katanya.

Karenanya, ia meminta masyarakat melaporkan jika nelayan yang menjual kapal bantuan. “Akan saya blacklist dan coba dituntut. Makanya, kami mohon jangan sampai dijual,” katanya.

Apri juga meminta Dinas Kelautan Kabupaten Bintan dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bintan menyeleksi penerima bantuan. Sehingga bantuan yang diberikan tidak salah sasaran. “Jangan sampai bantuan tidak tepat sasaran. karena itu, saya minta pendataan dan pengawasan harus benar benar dijalankan,” tegasnya.

Kepala Dinas Kelautan Kabupaten Bintan, Fachrimsyah mengatakan, selain membantu puluhan kapal dan alat tangkap ikan. Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk kelong apung. “Kita juga menyerahkan bantuan klaim asuransi nelayan,” katanya. (cr21)

Potensi Hujan Lebat Sepanjang Pekan

0
Suasana mendung di kawasan Simpang Batu 6 jalan Di Panjaitan, Selasa (5/12). Berdasarkan data BMKG Tanjungpinang, hingga dua hari ke depan di sebagian besar wilayah Tanjungpinang masih diguyur hujan sedang dan hujan lokal pada siang hari serta berawan pada malam hari. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Sepekan terakhir ini, Kota Tanjungpinang berpotensi hujan sedang hingga lebat pada siang dan sore hari. Ini disinyalir lantaran ada pergerakan awan cumulonimbus yang terpantau radar Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, sejak beberapa waktu terakhir.

“Waspadai terhadap awan CB (cumulonimbus) yang dapat menyebabkan hujan lebat disertai angin kencang dan petir sehingga mempengaruhi ketinggian gelombang laut,” kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Bhakti, Jumat (15/12).

Bhakti menjelaskan, dari keadaan atmosfer yang terpantau, peluang hujan di Kepri dengan intensitas ringan, sedang hingga lebat. Faktor penyebabnya, banyak pertumbuhan awan-awan konvektif yang mengandung hujan. Suhu muka laut di sekitar laut natuna atau lau cina selatan yang masih hanggat (faktor regional yang mempengaruhi cuaca di Kepri).

“Sehingga penguapan cukup tinggi, ditambah faktor global sekarang musim monsoon (muson,red) asia. Angin dari timur atau dari daratan Asia bergerak ke selatan ke Benua Australia yang melewati Indonesia banyak membawa uap air berupa awan. Kalau sudah masuk musim ini, biasaya di Indonesia masuk musim hujan,” jelas Bhakti.

Sedangkan untuk wilayah Kepri dan sekitar Tanjungpinang, lanjut Bhakti, cuacanya cukup dinamis karena Kepri wilayah maritim (kepulaun) sifat hujannya yang konvektif berakibat banyaknya terjadi hujan lokal dengan luasan relatif 20-50 km. “Hujan tersebut dari awan musim moosoon asiadengan intensias ringan sampai sedang atau bahkan lebat dengan waktu yang tidak berlangsung lama,” ujarnya kembali.

Tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin.

Selain itu bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, dan masyarakat yang berlibur ke wilayah pesisir diimbau mewaspadai potensi gelombang laut tinggi.

“Arah angin yang bertiup dari Timur Laut cukup memicu terjadinya gelombang tinggi. Kami imbau jika cuaca buruk lebih menunda keberangkatan bagi operator laut. Hal ini menjadi bagian dari pengutamaan keselamatan dan kepada penumpang juga harus bersabar jika memang cuaca tak memungkinkan,” pungkasnya. (aya)

Play sound