Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12879

Tingkat Kemiskinan Bintan Menurun

0
Bupati Bintan Apri Sujadi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pelaku kube dan uep pesisir di kantor bupati bintan di bintan buyu, kamis (16/11) kemarin. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi mengungkapkan, tingkat kemiskinan di Bintan menurun dari 6,4 persen menjadi 6,01 persen. Hal ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bintan.

“Sejak tahun 2015, 2016 dan 2017 tingkat kemiskinan di Bintan menurun,” ungkapnya dalam acara penyerahan bantuan kepada 47 Kelompok Usaha Bersama (Kube) dan 400 Usaha Ekonomi Produktif (UEP) pesisir yang menerima bantuan sebesar Rp 1,7 miliar di aula Kantor Bupati Bintan di Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu, kamis (16/11) pagi.

Apri Sujadi mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan komitmen bersama pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam rangka mengentaskan kemiskinan karenanya, melalui program bantuan ini langsung menyentuh ke seluruh lapisan masyarakat.

Tak hanya itu, Apri juga berpesan kepada penerima bantuan agar memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan usaha perekonomian masyarakat. Dan kepada pendamping kube, ia meminta agar menjalankan tugas dan memberikan bimbingan yang
baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bintan Naharudin mengatakan bahwa Tahun Anggaran 2017, melalui Dana APBN dalam Program penanganan Fakir miskin, dari total 47 Kube dan 400 UEP yang diserahkan. Dengan rincian jelasnya, Kube APBN Pedesaan berjumlah 23 Kube dengan total anggaran Rp 444 juta, Kube APBN Jasa e Warong dengan total 4
Kube dengan Anggaran Rp 120 juta, KUBE Dekon Perdesaan 20 Kube, di mana masing-masing menerima Rp 20 juta dan total anggaran Rp 400 juta serta Kube UEP Pesisir berjumlah 400 UEP, di mana masing-masing menerima Rp 2 juta dengan total keseluruhan berkisar Rp 800 juta.

“Selain itu kita menyerahkan bantuan untuk rehab rumah sebanyak 75 rumah melalui APBN sebesar Rp 1,125 miliar, di mana setiap rumahnya menerima anggaran berkisar Rp 15 juta,” tutupnya.

Hadir dalam penyerahan itu Direktur Penanganan Fakir Miskin Wilayah Pesisir, Pulau Pulau Kecil dan Perbatasan Antar Negara Kemensos RI Akifah Elansari, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Ketua DPRD Kabupaten Bintan Nesar Ahmad dan Pimpinan BNI Cabang Tanjungpinang, Nasri Indra. (cr21)

Posyandu Dukung Aktivitas Fisik 30 Menit

0

 

Ratusan kader Posyandu mengikuti senam sehat mendukung Germas di Hotel CK Tanjungpinang, Kamis (16/11). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri terus menggalakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di tengah-tengah masyarakat Kepri. Salah satu terobosannya adalah menggandeng Posyandu untuk bersama-sama aktivitas fisik selama 30 menit.

Sejalan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53. Dinkes Provinsi Kepri bersama-sama kander posyandu di Kepri menggelar senam sehat bersama di Pelataran Hotel CK, Tanjungpinang, Kamis (16/11). Kegiatan fisik tersebut disambut antusias masyarakat.

Pada kegiatan yang bertajuk “Senam Sehat Kader Posyandu Provinsi Kepri Siap Mendukung Germas , Sehat Keluargaku, Sehat Indonesiku” tersebut tidak hanya sebatas menggelar senam sehat bersama. Tetapi juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk mengecek kesehatannya secara gratis.

Kegiatan-kegiatan lainnya adalah bazar buah dan sayuran. Bahkan diakhir kegiatan ditutup bagi-bagi doorprise. “Memang kegiatan senam sehat hari ini (kemarin,red) adalah rangkaian peringatan HKN ke 53 tingkat Provinsi Kepri. Sebelumnya HKN tersebut kita gelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Tjetjep Yudiana, kemarin.

Menurut Tjetjep, kenapa melibatkan kader posyandu dalam kegiatan tersebut. Karena Posyandu adalah tulang punggu untuk mengkampanyekan Germas di tengah-tengah masyarakat. Artinya, tidak hanya pada momentum seperti ini, tetapi bisa rutin menggelar aktivitas senam sehat bersama di tengah-tengah masyarakat.

“Salah satu pola hidup sehat adalah, kita dituntut untuk melakukan aktivitas kegiatan fisik minimal 30 menit setiap harinya. Apakah itu dengan berjalan kaki atau pekerjaan fisik lainnya,” papar Tjetjep.

Masih kata Tjetjep, kedua ia mengimbau masyrakat untuk melakukan pengecekan kesehatan secara berkala. Seperti pengecekan darah, sehingga apabila teridentifikasi bisa segera dilakukan pencegahan. Ditambahkannya, pola hidup sehat yang harus dilakukan juga adalah mengkonsumsi makanan yang berserat dan berkarbohidrat.

“Dengan pola hidup sehat, kita bisa mencegah terjadinya gagal ginjal, stroke, jantung, dan hipertensi. Masyarakat sehat, pembangunan akan sejahtera,” tutup Tjetjep.(jpg)

Disduk Klarifikasi Ulang Data Kependudukan

0
Warga melakukan perekaman e KTP di Kantor Disdukcapil Tanjungpinang, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang memastikan akan kembali mengklarifikasi data kependudukan yang dianggap keliru oleh Dirjen Kependudukan Kemendagri. Kekeliruan mulai dari NIK ganda hingga ke tempat lahir warga yang dianggap tak wajar oleh pihak Dirjen.

Kepala Disdukcapil, Irianto memastikan hal tersebut akan disampaikan Desember mendatang. “Ya, Desember nanti kami akan kembali ke Dirjen Kependudukan untuk mengklarifikasi semua data yang dianggap tidak valid oleh mereka,” terang Irianto, Kamis (16/11).

Pada bulan yang sama, kata Irianto akan disejalankan dengan kerja pemutakhiran data kependudukan yang bisa menjadi pintu masuk klarifikasi jumlah penduduk Tanjungpinang mendekati riil.

“Utamanya kami pertegas kembali mengenai alamat atau tempat tanggal lahir yang dianggap tak wajar ini,” tegasnya.

Irianto mengungkapkan, sampai dengan saat ini, pihaknya masih mendata 1.911 penduduk, yang oleh Dirjen Kependudukan, dianggap memiliki identitas dengan alamat atau tempat tanggal lahir yang tak wajar lantaran tidak menyebutkan kabupaten/kota. Padahal perkara yang dipermasalahkan pihak Dirjen Kependudukan itu tidak pernah tertuang pada aturan yang mengikat. (aya)

Mahasiswa Minta Resort di Pulau Cempedak Ditutup

0
Mahasiswa melakukan aksi di depan kantor DPRD Bintan di Bintan Buyu menuntut resort di Pulau Cempedak ditutup, kemarin. F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Belasan mahasiswa yang mengatasnamakan Alians Pemuda Terpelajar (Apatar) Kepulauan Riau berunjuk rasa di halaman kantor DPRD Bintan di Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu, Kamis (16/11) sekitar pukul 10.00. Mahasiswa meminta resort yang dikelola PT Pulau Cempedak Resort (PCR) ditutup karena diduga tidak mengantongi izin mendirikan bangunan.

Dalam aksinya, salah satu koordinator aksi, Wawan, mengungkapkan pembangunan salah
satu resort di pulau cempedak sudah melanggar peraturan yang dikeluarkan pemerintah,
di mana pemerintah menetapkan garis sempadan bangunan sekitar 100 meter dari bibir pantai, namun pembangunan resort justru sekitar 2 meter.

Hal senada diungkapkan, koordinator aksi lainnya, Roni. Ia mengatakan, pembangunan cottage-cottage di resort itu dibangun sangat dekat dengan bibir pantai, yakni tak kurang dari 2 meter dari bibir pantai. Hal ini menurutnya sangat bertentangan dengan aturan yang berlaku. “Kami minta agar tim terpadu turun ke lokasi dan menghentikan kegiatan
pembangunan di resort itu. Jangan dibiarkan, nanti malah merambah ke
pulau pulau lainnya,” tegasnya.

Ketua Komisi I DPRD Bintan Daeng M Yater bersama anggota Komisi I DPRD Bintan, Hasriawadi menerima perwakilan aksi. Hasriawadi mengatakan, tuntutan yang disampaikan mahasiswa akan menjadi masukan bagi pemerintah dan dewan. Dalam hal ini, pihaknya akan menyampaikan ke dinas terkait, yakni bagian perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bintan.

Kabid Penanaman Modal dan Pengawasan Perizinan Alfeni menjelaskan saat
ini pihak PT PCR baru mengantongi izin prinsip sebagai izin dasar investasi.
Alfeni membenarkan, pihaknya telah menegur melalui dua kali surat kepada pihak manajemen PT PCR agar melengkapi dokuman, dan sejauh ini manajemen PT PCR beritikad baik untuk melengkapi dokumen perizinan lainnya.

“Izin yang kurang lagi diurus, hanya ada izin yang memang tidak bisa dipenuhi seperti izin IMB, lantaran mereka harus mengantongi izin tata ruang, dan ini
yang tidak bisa mereka dapatkan,” tukasnya. (cr21)

Identitas Diri

0

Warga mengantre mengurus berkas di ruang Catatan Sipil Disdukcapil Kota Batam di Sekupang, Senin (31/7/2017).

Warga berharap Disdukcapil mempermudah warga dalam pengurusan surat-surat dan secara terbuka pada publik.

Teks / Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Seret Istri ke Dapur, Suami Dipolisikan

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi di wilayah kerja Polsek Meral. Hal ini dialami oleh Sn yang telah dianiaya oleh suaminya sendiri, Mg, Rabu (15/11). Korban tidak terima dan membuat laporan ke pihak kepolisian.

Kejadian bermula saat korban ingin pergi ke rumah saudaranya. ketika mau pergi, ada kata-kata yang keluar dari Mg yang menjadi pemicu. “Memang, kata-kata itu bukan kata-kata yang kotor namun, perkataan itu dijawab oleh korban. Sehingga pelaku tidak senang,” ujar Kapolsek Meral, AKP Syaiful Badawi, Kamis (16/11).

Mendengar jawaban dari korban, kata Kapolsek, pelaku tidak senang dan marah. Kemudian memukul korban dengan tangan kosong pada bagian kepala. Selain itu, pelaku juga menyekap mulut korban sambil menyeret korban sampai ke dapur. Hal ini tidak bisa diterima oleh korban, karena mengalami luka lecet di leher dan sikunya. Kemudian, melaporkan kejadian ini kepada SPK Polsek Meral.

“Setelah selesai membuat laporan, anggota Unit Reskrim langsung mendatangi kediaman korban di Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Meral dan melakukan penangkapan,” jelasnya.
Pada saat penangkapan, tersangka menurut Syaiful, tidak melawan dan mengakui perbuatannya.

“Untuk kasus seperti ini, kami mengimbau agar di dalam rumah tangga jangan sampai melakukan kekerasan. Karena itu merupakan tindak pidana,” jelasnya. (san)

Kelangkaan Premium Rugikan Konsumen

0

batampos.co.id – Yayasan Lembaga Pengawasan Pelayanan Publik (LPPB) Kota Batam ikut menyoroti kelangkaan bahan bakar jenis premium di Batam, akhir-akhir ini. Lembaga tersebut menilai, situasi ini sangat merugikan masyarakat sebagai konsumen.

“Masyarakat berhak menuntut pemerintah,” kata Ketua Yayasan LPPB Kota Batam, Irsafin, Kamis (16/11).

Apalagi, kata Irsafin, kelangkaan premium ini tidak dibarengi dengan informasi yang jelas dan transparan. Termasuk jika berkurangnya pasokan premium karena kebijakan yang disengaja pemerintah, seharusnya hal ini disampaikan kepada masyarakat.

“Karena di UU 8 Tahun 1999 Pasal 4 mengatur tentang hak konsumen. Konsumen berhak tahu informasi yang benar soal kekosongan premium ini. Begitu juga dengan pemerintah daerah, harus mampu menyampaikan ke masyarakat,” terang Irsafin.

Pada Pasal 4c UU Nomor 8 Tahun 1999 juga dinyatakan, hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang jasa. Selanjutnya Pasal 4g disebutkan hak untuk dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.

Irsafin menilai, Pertamina tidak terbuka mengenai kebijakan pembatasan premium ini. Harusnya Pertamina mengajak lembaga perlindungan konsumen untuk menghitung berapa kebutuhan rill premium masyarakat Batam. Bukan hanya dengan menyebut kuota tetap diberikan, tapi berapa jumlahnya tidak disampaikan ke publik.

“Sementara di undang-undang, masyarakat juga berhak tahu,” lanjut dia.

Dia mengingatkan, Pertamina juga harus menyampaikan alasan kepada masyarakat jika mereka mengurangi distribusi premium. Bukan seperti saat ini, masyarakat seakan dipaksa beralih ke bahan bakar lain yang harganya jauh lebih mahal dari premium.

“Premium masih kebutuhan wajib masyarakat dan tidak semua mampu membeli pertalite atau pertamax,” katanya.

Dari pihak SPBU Tanjunguncang, Batuaji memasang plang bertulisan BBM Premium dalam pengiriman, Rabu (15/11). Premium di SPBU ini sering kosong. Warga selalu kesulitan mencari premium. F. Dalil Harahap/Batam Pos

Sebelumnya, Area Manager Communication and Relations Pertamina MOR 1 Sumbagut Rudi Ariffianto mengatakan, saat ini premium tidak lagi berstatus sebagai BBM subsidi. Sehingga penyalurannya berdasarkan penugasan khusus, bukan berdasarkan kuota.

“Yang masih bersubsidi itu solar dan minyak tanah. Premium dan lainnya tidak bersubsidi, pengiriman berdasarkan penugasan khusus,” kata Rudi, Rabu (15/11) lalu.

Rudi membantah pihaknya membatasi penyaluran premium ke sejumlah SPBU di Batam. “Kalau pun ada kosong, paling itu satu dua SPBU, mungkin karena keterlambatan pengiriman,” terang Rudi.

Menurut dia, berkurangnya pasokan premium ke SPBU karena permintaan dari SPBU yang turun. Itu karena masyarakat mulai meninggalkan BBM jenis premium dan beralih ke bahan pakar pertamax maupun pertalite. Dia mengklaim, angka pengguna pertalite hingga pertamax di Batam sudah berada di 48 persen. Sedangkan untuk premium masih 52 persen.

“Konsumsi masyarakat berkurang untuk premium, mereka cenderung beralih ke pertalite,” klaim Rudi.

Pantauan Batam Pos, kelangkaan premium di Batam masih berlanjut hingga kemarin. Sejumlah SPBU tidak melayani penjualan premium karena mengaku stoknya kosong.

“Di SPBU Seraya sampai pukul 12.00 siang tak ada premium,” kata Andre, seorang warga, kemarin.

Akibatnya, Andre terpaksa mengisi bahan bakar motornya dengan pertalite. Andre mengaku tak punya pilihan. Sehingga meski mahal, ia harus membeli pertalite karena tak ada premium.

“Kami masyarakat miskin, kalau beli pertalite habis buat beli bensi aja,” sesalnya.

Kekosongan premium juga terjadi di sejumlah SPBU lain di wilayah Batuaji dan Batamcenter, kemarin. Karyawan SPBU mengaku saat ini pasokan premium dari Pertamina memang dibatasi.

“Biasanya sehari dua tangki. Sekarang cuma satu tangki,” kata seorang karyawan SPBU di Batamcenter. (rng)

KPK Pelototi Praktik Jual-Beli Jabatan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jalin kerjasama tukar menukar informasi dengan Komisi ASN (KASN), Kamis (16/11).

Kerja sama itu dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU).
Informasi yang menjadi prioritas adalah terkait indikasi permainan kotor dalam proses rotasi dan mutasi jabatan yang masih marak dilakukan kepala daerah atau petinggi kementerian serta lembaga.

“Kami akan berikan informasi mengenai kepala daerah mana yang ditengarai melakukan praktik itu (jual beli jabatan, red),” ujar Ketua KASN Sofian Effendi di gedung KPK.

Sofian menjelaskan, nota kesepahaman tersebut berawal dari masih maraknya transaksi di sistem pengangkatan pegawai dan jabatan. Hasil kajian KASN, nilai transaksi itu mencapai Rp 150 triliun hingga Rp 160 triliun per tahun.

“Ini mencengangkan jumlahnya (transaksi jual beli jabatan, red),” ungkapnya.

Transaksi itu bukan hanya diduga terjadi di daerah, tapi juga di lingkungan pemerintah pusat.

Dia berharap informasi yang disampaikan ke KPK bakal ditindaklanjuti secara serius. Misalnya, dengan melakukan penyidikan atau setidaknya monitoring ke daerah dan lembaga yang terindikasi melegalkan praktik tersebut. Dengan demikian, cita-cita membangun ASN kelas dunia bisa segera tercapai.

“Karena tidak mungkin kita bisa membangun aparatur yang bersih kalau dalam pengangkatan (ASN) masih ada praktik semacam ini,” tuturnya.

Ketua KPK Agus Rahardjo menambahkan, selain tukar menukar informasi, kerjasama yang dilakukan adalah penyelenggaraan pelatihan dan pencegahan. Khusus pencegahan, kedua komisi itu bakal mengkaji kebijakan (policy) dan manajemen ASN yang ada saat ini. Kajian itu nanti akan diusulkan ke pemerintah agar bisa segera dintindaklanjuti.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kerjasama di-follow up dengan kerja-kerja teknis,” terang dia.

Sebagaimana diketahui, beberapa praktik jual beli jabatan pernah dibongkar KPK. Antara lain di Klaten dan Nganjuk. Di dua daerah itu komisi antirasuah berhasil menyeret bupati sebagai tersangka. Modus yang dilakukan kepala daerah tersebut adalah meminta sejumlah uang kepada ASN atau pejabat yang ingin dipindah ke posisi jabatan tertentu. (tyo/jpg) 

IKA Undip Kepri Cari Ketua Baru

0

batampos.co.id – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Diponegoro (Undip) akan melakukan musyarawah daerah (musda), pemilihan ketua baru, Sabtu (18/11) depan di Harmoni One. Ketua Panitia, Mas Tri Puji Sudarmoko memberikan bocoroan, bahwa ada tiga calon ketua nantinya.

“Acaranya akan digelar Hotel Harmoni One Batamcenter, di ruang Shanghai,” katanya saat ditemui Batam Pos, Kamis (16/11).

Ia mengatakan bahwa nantinya setiap DPC perkota atau kabupaten se Kepri memiliki hak untuk mengajukan calon dan memilih. Dan nantinya satu DPC punya tiga suara, untuk memilih.

“Se Kepri itu ada 21 suara nantinya, diluar suara dari DPD,” ungkapnya.

Syarat bagi ketua IKA Undip ini, kata Mas Tri adalah alumni Undip, bersedia memajukan IKA Undip, punya misi membangun negeri.

“Tentunya harus tinggal di Kepri,” ucapnya.

Sementara itu sekretaris IKA Undip DPD Kepri periode 2013-2017, Supriyanto mengatakan jalannnya Musda dari pukul 12.00 hingga 17.00, Sabtu (18/11).

Saat Musda nanti, akan dihadiri oleh Ketua Umum IKA Undip, yang saat ini duduk sebagai Dirut BTN Indonesia Mas Maryono dan juga Sekjen IKA Mas Ahmad Muqowam.

“Selain itu dihadiri juga perwakilan dari DPD IKA se Sumatera, seperti dari Aceh, Riau, Padang dan Jambi,” ujarnya.

Peserta yang hadir nantinya, kata Supriyanto kurang lebih sebanyak 100 orang lebih. Tema dalam ikatan alumni kali ini yakni “berbakti membangun negeri”.

Ketua IKA Undip DPD Kepri periode 2013-2017, Syaifudin berharap ketua yang baru, akan mengayomi setiap IKA Undip yang berada di Kepri. Dan terus membangun IKA Undip menjadi lebih baik ke depannya. Dan turut bekerjasama dengan pemerintah atau stakeholder yang ada, sesuai dengan cita-cita IKA Undip “membangun negeri”.

“IKA Undip dapat bersinergi dengan seluruh instansi di Kepri. Sehingga IKA Undip mewarnai dari berbagai sisi,” ungkapnya.

Ia mengatakan IKA Undip DPD Kepri telah berbuat banyak, baik dari segi sosial, ekonomi, politik. Dari segi sosial seperti menyantuni panti asuhan. Dan dari segi penidikan, IKA Undip Kepri memfasilitasi siswa-siswi SMA di Kepri, untuk mengikuti ujian masuk Undip melalui jalur mandiri.

“Ini tiap tahun kami gelar. Tahun lalu di SMA 1 Batam, dari 150 orang peserta, sebanyak 20 orang yang diterima,” tuturnya.

Malam ini, kata Syaifudin pihaknya akan mengelar rapat persiapan. Dalam rapat ini dihadiri oleh Ketua DPDIKA Undip Kepri Mas Syaifudin 2013-2017, sekretaris IKA Undip DPD Kepri Mas Supriyanto, Ketua Panitia Musda Mas Tri Puji Sudarmakno dan SC Seno Prakoso. (ska)

Tabrak Tiang Listrik Setya Novanto Disebut Gegar Otak, Pelipisnya Benjol

0

batampos.co.id – Drama terkait Ketua DPR Setya Novanto kembali berlanjut. Ketua Umum Partai Golongan Karya itu tiba-tiba berbicara di salah satu media televisi bahwa dirinya akan menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, tersangka kasus korupsi e-KTP itu urung menyerahkan diri karena lebih dulu mengalami kecelakaan lalu lintas dan harus menjalani perawatan medis.

Kabar bahwa Novanto akan menyerahkan diri dan berlanjut ke peristiwa kecelakaan berlangsung dalam waktu singkat. Sekitar pukul 18.30 WIB, Kamis (16/11), Novanto melalui percakapan telepon kepada sebuah media menyatakan akan menyerahkan diri ke KPK. Namun, tidak lama kemudian, ketua Umum Partai Golongan Karya itu dilarikan ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau akibat mengalami kecelakaan.

Bersamaan dengan kabar kecelakaan itu, beredar viral video Toyota Fortuner berplat nomor B 1732 ZLO mengalami kecelakaan menabrak tiang listrik. Mobil itu disebut ditumpangi oleh Novanto. Berdasarkan penelusuran Jawa Pos, kecelakaan itu berlokasi di Jalan Permata Berlian, kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Lokasi kecelakaan itu disebut-sebut tidak jauh dari kediaman Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

Novanto langsung dilarikan ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara sekitar pukul 20.00 WIB. Di sana, sudah terlihat pengacara Novanto Frederich Yunadi yang tampak mondar mandir. Yunadi menyebut menunggu kehadiran Deisti Novanto, istri Novanto yang meluncur dari kediamannya. ”Sebentar saya sedang menunggu Ibu,” kata Yunadi.

Sekitar pukul 20.30, Deisti dengan menumpang mobil Alphard Hitam tiba di RS Medika. Dengan pengawalan ketat, Deisti langsung dibawa menuju lantai 3 RS Medika, tempat Novanto dirawat. Kepada wartawan, Yunadi menjelaskan bahwa dirinya mendapat telepon dari ajudan Novanto bahwa kliennya akan ke KPK untuk menyerahkan diri. Sebelum menyerahkan diri, Novanto sedianya akan dibawa untuk wawancara dengan salah satu stasiun televisi.

”Tapi di perjalan ajudan ajudan ngasih tahu, Pak kita kecelakaan, mobil kaca depan hancur, beliau luka, langsung pingsan,” kata Yunadi.

Yunadi tidak tahu persis lokasi kecelakaan. Dirinya memastikan bahwa ajudan menelepon dirinya mendekati pukul 20.00. Ajudan menyebut bahwa Novanto terburu-buru karena mau mengejar waktu untuk secepat mungkin ke KPK. ”Karena kemarin KPK datang kebetulan beliau lagi ada tugas sama orang penting, jadi beliau dari sana langsung balik,” ujar Yunadi tanpa menyebut asal muasal hilangnya Novanto.

Terkait dengan kondisi mobil Novanto, Yunadi menyebut selain kaca depan pecah, kaca kanan dan kiri juga pecah. Novanto saat tiba di RS langsung mendapat penanganan dokter dan akan segera menjalani Magnetic Resonance Imaging (MRI).

”Dokter sudah ambil tindakan pertama menghentikan pendarahan, kemudian mengobati kepala yang memar, pelipisne bendol seperti bakpao, sininya (menunjuk pipi) baret kena kaca. Kalau lihat kondisi mobilnya orang pasti mikir sudah lewat, hancur cur cur,” ujar Yunadi.

Yunadi sempat menunjukkan foto kondisi Novanto melalui telepon seluler pribadinya, namun menolak saat diminta awak media.

Yunadi melanjutkan, saat dicek, tensi darah Novanto juga mencapai 190. Tingginya tensi darah Novanto karena latar belakang hipertensi yang dialami pria 62 tahun itu. Yunadi juga memastikan Setnov saat ini berada di dalam pengawasan intensif. ”Apalagi keadaan belakang ini stress, jadi beliau belum siuman, sudah mulai disuntik, diinfus, kepalanya dibungkus-bungkus,” ujarnya.

Yunadi menambahkan, dari hasil keterangan dokter saat memeriksa menyebut kondisi Novanto terdapat gejala gegar otak. Karena itu, dokter saat ini memberikan obat anti radang dan penenang kepada Novanto. ”Dikasih penenang, karena kalau gegar otak supaya jangan goyang dulu. Jadi besok paginya akan bisa MRI otak seluruhnya, kemudian jantung kemampetannya kelihatan,” ujarnya.

Yunadi sempat emosi saat disebut bahwa kliennya sembunyi dari jemputan penyidik KPK. Menurut dia, Novanto baru saja dari luar kota untuk menghadiri pertemuan penting. ”Jangan ngomong sembunyi ya, beliau ada tugas. Kebetulan ada keperluan sangat penting dan kebetulan hpnya habis charger,” ujarnya.

Yunadi kembali menegaskan bahwa Novanto tidak akan menghilang kemana-mana. Menurut dia, sesaat setelah dokter menyatakan Novanto sembuh, maka otomatis yang pertama kali didatangi adalah KPK. ”Sebagai tanggung jawab negara beliau harus memberi penjelasan pada rakyat,” ujarnya.

Hingga pukul 22.30, suasana di depan RS Medika semakin ramai. Sejumlah kader Angkatan Muda Partai Golkar nampak sudah datang untuk melihat kondisi Novanto. Personel kepolisian dari Polres Jakarta Barat juga semakin banyak terlihat di sekitar RS Medika. (bay/jpg)