batampos.co.id – Jauh dari keluarga untuk pekerjaan bukanlah hal yang baru bagi perempuan yang memiliki nama Cindy Yoeland Violita ini. Bekerja sebagai salah seorang yang bertanggung jawab terhadap tanaman yang ada di Kebun Raya Batam tentu merupakan tantangan tersendiri baginya.
“Saya bersama dua rekan lainnya bertugas sejak Februari lalu, bersama kami berusaha mengembangkan tanaman yang ada di KRB,” kata perempuan kelahiran Pasuruan, Lampung Selatan 1993 silam ini.
Demi memenuhi koleksi di KRB, bersama dengan tim yang diutus langsung dari Kebun Raya Bogor mengelilingi Kepri untuk mendapatkan tanaman yang cocok dan menjadi icon KRB.
“Ya dari perjalan itu kami mendapatkan tanaman kantung semar sebagai tumbuhan asli Kepri yang menjadi icon di KRB,” jelas Pendamping Kebun Raya Batam_Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini.
“Selain itu kami juga memperbanyak tanaman dg cara generatif ataupun vegetatif,” sebut puteri dari pasangan Harianto Ts. Anang S.E & Etia Rozati ini.
Perempuan yang menamatkan pendidikan di Universitas Lampung ini menambahkan sangat senang bisa membantu mengembangkan KRB menjadi salah satu tempat pilihan berlibur baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Ya kami optimis KRB akan jadi sesuatu yang bisa dibanggakan masyarakat Batam,” tambahnya. (cr17)
Seorang pegawai Setwan DPRD Batam sedang melihat sejumlah mobil dinas anggota DPRD Batam, Jumat (6/10). Pemko Batam berencana akan menarik mobil dinas DPRD Batam tersebut. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Status bekas mobil dinas anggota DPRD Kota Batam masih menggantung. Begitu juga dengan tunjangan DPRD Batam yang belum dibayar sejak beberapa bulan lalu.
Kemarin, puluhan bekas mobil dinas dewan masih berjejer diparkir belakang Kantor DPRD Batam. Mobil-mobil tersebut sudah terlihat berdebu. Bahkan, ban mobil sudah ada yang terlihat kempes.
Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Batam, Asril mengatakan mobil tersebut belum bisa dikembalikan ke Pemko Batam karena status tunjangan anggota DPRD Batam belum jelas. Ia pun sudah mengirim surat ke Pemrov Batam untuk mempertanyakan bagaimana kelanjutan status tunjangan DPRD Batam.
“Kalau tunjangan transportasi belum di acc, maka mobil belum bisa dikembalikan ke Pemko Batam. Proses masih di Propinsi,” kata Asril, kemarin.
Bahkan Asril tak membantah jika para anggota Dewan belum bisa menerima berbagai tunjangan karena belum adanya pengesahan. Akibatnya, hampir lima bulan anggota DPRD Batam belum menerima tunjangan.
“Ia tunjangan mereka juga telat. Namun mudah-mudahan bisa selesai dalam minggu ini. Karena kami juga ingin semuanya cepat clear,” imbuh Asril.
Disisi lain, Asril mengklaim mobil yang telah dikembalikan oleh anggota dewan tetap dirawat meski terparkir di belakang kantor. Ia menjamin kondisi mobil akan tetap bagus saat diserahkan ke Pemko.
“Saya jamin masih bagus, meski begitu masih ada mobil yang belum dikembalikan oleh beberapa anggota dewan,” jelas Asril.
Sementara, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengaku tak bisa memaksakan agar bekas mobil dinas dewan segera diserahkan ke Pemko. Sebab, ada proses yang harus dijalankan sebelum mobil itu diserahkan.
“Tak bisa dipaksa, jadi kami tunggu saja. Kapan siap saja diserahkan,” ujar Rudi
Bahkan Rudi berencana jika mobil sudah diserahkan akan dipinjam pakaikan ke PNS Pemko Batam. Asal merawat dengan biaya pribadi. (she)
batampos.co.id – General Manager Garuda BO Batam dan Provinsi Kepri, Setya Budi bersama Walikota Batam M Rudi meresmikan penambahan penerbangan rute Batam-Jakarta. Dalam sebulan nantinya akan ada 40 kali penerbangan di jalani Pesawat Maskapai Garuda, untuk rute itu.
“Banyak alasan, kenapa kami menambah jumlah frekuensi penerbangan ini,” kata GM Garuda BO Batam dan Provinsi Kepri, Setya Budi, Jumat (17/11).
Alasan pertama karena naiknya jumlah penumpang Batam Jakarta sebanyak 3 persen. Setya mengatakan saat ekonomi mengalami penurunan, tapi hal ini tak mempengaruhi aktivitas masyarakat yang menggunakan jasa maskapai penerbangan. “Traficnya itu naik,” ungkapnya.
Selain itu bisnis kargo sangat menggiurkan. Karena kencangnya arus bisnis online di Batam. Dan yang menjadi alasan penting pembukaan rute ini adalah kebijakan Pemko Batam yang menggalakan sektor pariwisata. Setya menuturkan pihaknya ingin masuk, bergabung dan menunjang agar sektor ini bisa maju. “Diharapkan dapat memperlancar pariwisata, saya sangat berterimakasih atas support dari Walikota Batam M Rudi,” ungkap Setya.
Jadwal keberangkatan garuda itu yakni pukul 07.05, 08.55, 11.40, 14.35, 16.40 dan 19.15. “Untuk jadwal berangkat 14.35 yang kami resmikan saat ini, tak setiap hari. Hari Kamis dan Sabtu, tak ada jadwal penerbangan jam segitu,” ungkap Setya.
Walikota Batam menyambut baik langkah yang diambil oleh Maskapai Garuda. Karena penambahan jumlah frekuensi penerbangan ini, dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Batam. Ia mengatakan Pemko dan BP Batam saat ini saling bersinergi meningkatkan perekonomian. “Kami ingin mengembalikan Industri di Batam itu ke posisi saat tahun 2012 atau tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Rudi menyebutkan bahwa untuk mengembalikan kondisi ekonomi Batam ke posisi yang lebih baik. Sangat membutuhkan waktu yang cukup lama. “Dua tahunan lah,” ucapnya.
Oleh sebab itu, sembari menunggu sektor Industri pulih. Pemko Batam, kata rudi bersama dengan instansi terkait membangun sektor pariwisata. Dan Rudi mengklaim sudah memulai hal ini sedari awal dirinya menjabat sebagai Walikota Batam. Ia mengatakan bahwa mendukung kelancaran arus lalulintas, dirinya sudah melakukan peleberan jalan. “Ini untuk kenyamanan wisatawan,” ujarnya.
Tak hanya itu saja, ia membangun taman-taman yang cantik. Agar menarik minat wisatawan untuk datang ke Batam. Saat ini, Rudi menyebutkan pihaknya bersama kementrian pariwisata mencoba membangun destinasi-destinasi wisata baru. Salah satu tempat yang akan dibangunnya yakni Pulau Putri. “Saya sudah cek ke sana beberapa waktu lalu. Pulau itu akan kami kembangkan,” ungkapnya.
Untuk meningkatkan sektor pariwisata ini. Rudi mengatakan dirinya mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari DPRD Kota Batam maupun BP Batam. “DPRD sangat mendukung semuanya. Saya ucapkan terimakasih, karena mendukung program-program saya,” tuturnya.
Tahun 2018, Pemko Batam sudah memetakan ruas jalan yang akan dilebarkan. “Di simpang Frengki, Bengkong, DC Mall, Sei Ladi,” ujar Rudi.
Ia berharap Maskapai Garuda ke depannya dapat menyediakan pesawat berbadan besar. Ia yakin dengan pesawat berbadan besar, dapat menarik jumlah wisatawan lebih banyak lagi. “Dasarnya kan kepercayaan. Saat wisatawan melihat pesawat berbadan besar, mereka pasti lebih percaya. Selain itu bisa angkut penumpang lebih banyak,” ucapnya.
Sebagai simbolis peremian frekuensi baru ini, dilakukan pemotongan pita bersama oleh Setya Budi, Walikota Batam M Rudi, Ketua Komisi I Budi Mardianto, Ketua PMI Sri Soedarsono. (ska)
batampos.co.id – Jajaran Polsek Sekupang berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di dua lokasi berbeda, Rabu (15/11). Dua pelaku pencurian Rosita, 31 dan Dani Carter, 27 tahun berhasil diamankan di kosannya yang berada di daerah Batuaji dan Hotel Bali, Nagoya.
“Ya, Rosita terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki kirinya karena berusaha melawan saat akan diamankan,” kata Kapolsek Sekupang, Kompol Ojo Pharozi, Sabtu (18/11).
Oji menjelaskan, kedua pelaku sebelumnya melakukan aksi pencurian sepeda motor di kosan yang berada di Komplek Nusa Dua Bali Blok F. No 02 atau di belakang Rs Awal Bros, Selasa (14/11). Pelaku berhasil menggondol sepeda motor Satria FU BP 6035 GJ yang berada di parkiran kosan.
“Kejadian sekitar pukul 02.00 WIB, ketika korban tengah beristirahat, pelaku berhasil membawa motor korban,” ujarnya.
Masih di hari yang sama kedua pelaku kembali melanjutkan aksinya di SPBU Taman Kota Baloi dan berhasil membawa kabur satu tas berisikan uang tunai Rp 7 juta, telepon genggam serta beberapa dokumen penting lainnya milik korban.
“Jadi ketika korban hendak membayar BBM, pelaku langsung mengambil tas dan kabur,” sebut Oji.
Aksinya terbilang cepat dan singkat, karena korban hanya keluar untuk membayar tagihan BBM saja, dan ternyata mereka langsung masuk dan membawa tas milik korban.
“Sepertinya korban sudah menjadi incaran, dan dari pengakuan pelaku sudah sering menggunakan modus seperti ini dalam beraksi. Jadi mereka buntuti dan berada tidak jauh dari mobil, ketika korban lalai mereka langsung melancarkan aksinya,” beber Oji.
Setelah dilakukan pengejaran, kedua pelaku berhasil diamankan di lokasi yang berbeda. Dari tangan pelaku polisi mengamankan barang bukti satu unit satria FU milik korban, satu unit motor Yamaha Xeon warna hijau, satu tas kulit dan satu telepon genggam merek Xiomi.
“Pelaku baru saja keluar dari penjara (residivis, red), dan kembali melakukan aksi kejahatan,” sebutnya.
Atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal selama 7 tahun penjara.(cr17)
batampos.co.id – Harian Pagi Batam Pos kembali menorehkan pretasi di kancah nasional. Kali ini, di ajang Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2017 yang digelar di Gedung Arsip Nasional Jakarta, Jumat (17/11) malam. Dua orang jurnalis Batam Pos keluar sebagai juara dalam ajang tersebut.
Wartawan Batam Pos, Suparman meraih Juara 1 dalam kategori Features Media Cetak. Karyanya berjudul “Suka Duka Pertamina Mendistribusikan BBM hingga Pulau Terdepan NKRI: Menembus Angin Utara, Mengalahkan Ombak Laut Cina“, mampu menyisihkan karya wartawan lain dari Harian Singgalang yang menempati juara kedua. Sedangkan karya dari wartawan Investor Daily, keluar sebagai juara ketiga.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan memotivasi saya untuk terus berkarya dan menorehkan prestasi lainnya lagi,” kata Suparman usai menerima penghargaan, tadi malam.
Selain Suparman, Fotografer Batam Pos, Dalil Harahap juga menorehkan prestasi. Karya fotonya berjudul “Bright Gas Kawan Ibu Cerdas” yang tayang di laman batampos.co.id, masuk sebagai Juara Kategori Foto Pilihan Juri AJP 2017.
“Saya lihat ibu-ibu ramai lomba memasak dengan antusias dan gembira di Kepri Mall saat launching Bright Gas 5,5 Kilogram,” kata Dalil menjelaskan fotonya tersebut.
Sementara itu, Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito mengatakan, antusiasme wartawan dari seluruh Indonesia untuk mengikuti AJP 2017 cukup tinggi. Tercatat, ada 2.164 karya tulis dan foto yang masuk dan mengikuti lomba tersebut.
“Dari tahun ke tahun, jumlah yang ikut terus meningkat,” kata Adiatma.
AJP 2017 dibagi dalam 9 kategori, yakni Features Media Cetak, Hardnews Media cetak, Features Online, Fatures Televisi, Features Radio, Publikasi Corporate Social Responsibility, Publikasi Olahraga, Essay Foto, dan Citizen Journalism. Sementara untuk kategori Foto Pilihan Juri menentukan 25 pemenang.
Ia menyebut, dari semua kategori lomba, terdapat 53 pemenang. Dari jumlah itu, 32 di antaranya merupakan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia.
Di tempat yang sama, Direktur Pertamina Elia Massa Manik mengatakan, AJP 2017 diharapkan menjadi kontes bagi para jurnalis sekaligus kesempatan untuk turut menyebarkan informasi yang benar dan akurat ke masyarakat tentang peran Pertamina.
“Sehingga jurnalis ikut mengedukasi masyarakat,” kata Manik.
Tak hanya itu, dengan perlombaan ini juga diharapkan dapat menepis banyaknya berita bohong (hoax) yang kini mudah berkembang dan tersebar di era digital.
“Sehingga jika ada masalah, bisa segera dicarikan solusinya,” tuturnya. (rna)
batampos.co.id – Setelah menjabat sekitar enam belas bulan, Irjen Sam Budigusdian akan meninggalkan jabatan Kepala Polda Kepri. Tongkat komando akan diserahkan kepada Irjen Didid Widjanardi. Selanjutnya, Irjen Sam -yang di masa kepemimpinannya berhasil menaikkan status Polda Kepri jadi Tipe A (dipimpin jenderal bintang dua)- akan bertugas sebagai perwira tinggi SSDM Polri di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).
Peralihan kepemimpinan di Polda Kepri itu tertuang dalam telegram rahasia (TR) Kapolri bernomor ST/2750/XI/2017, ST/2754/XI/2017, ST/2756/XI/2017, Kamis (16/11) lalu.
Selain jabatan Kapolda, TR Kapolri juga menyebutkan adanya pergantian jabatan Wakil Kepala Polda Kepri. Posisi nomor dua yang saat ini diisi oleh Brigjen Didi Haryono akan diserahterimakan kepada Brigjen Yan Fitri Halimansyah. Yan Fitri bukan orang baru di jajaran Polda Kepri. Ketika Polda Kepri masih berstatus Tipe B, ia menjabat Wakil Kepala Polda dengan pangkat komisaris besar. Sedangkan Brigjen Didi Haryono akan dipromosikan sebagai Kapolda Kalimantan Barat.
Irjen Sam membenarkan peralihan tugas tersebut. “Saya harap Kapolda yang baru bisa lebih baik dari saya,” katanya kepada Batam Pos, Jumat (17/11).
Ia menitip pesan kepada Kapolda baru agar tetap konsen menjaga kondusivitas keamanan demi perbaikan perekonomian di Batam. Hal itu, kata dia, juga bertujuan mendukung program Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
Sam yakin dengan kondisi keamanan yang kondusif dan tanpa gangguan dapat membuat pelaku usaha nyaman menjalankan roda usahanya. Selama ini, Sam menuturkan, ia sangat menjaga kondusivitas keamanan di Batam.
Masalah ini, kata dia, selalu ia tekankan kepada jajaran Polda Kepri. Sebab bila keadaan tak kondusif, akan membuat kegiatan bisnis terganggu. Ujungnya ekonomi melambat atau malah mengalami kemunduran.
“Padahal untuk meningkatkan perekonomian saja sangat susah. Karena itu, tetap jaga kondusivitas keamanan agar Kepri menjadi lebih baik dari sekarang,” ungkapnya.
Selama menjabat Kapolda Kepri, rekam jejak Sam cukup baik. Yang paling menonjol adalah upayanya membantu instansi pemerintah dalam meningkatkan perekonomian. Tak hanya menghadiri undangan diskusi-diskusi ekonomi, Sam kerap menjadi penengah dan mengundang para pelaku usaha untuk memecahkan permasalahan yang selama ini dihadapi.
Demo-demo buruh, sejak kepemimpinannya, menjadi lebih teratur. Tak ada lagi kerusuhan saat demo. Para buruh menyalurkan hasrat mereka, tanpa mengganggu jalannya perekonomian di Batam.
Irjen Pol Sam Budigusdian
Untuk mengamankan masyarakat Batam dari gangguan keamanan, Sam membuat berbagai program unggulan seperti Patroli Blue Light, Engku Putri, Patroli Kesatuan, yang melibatkan berbagai satuan di Polda Kepri.
Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng, mengatakan Kepri membutuhkan pemimpin seperti Irjen Pol Sam Budigsudian. Ia menilai Sam sangat tegas, terutama mengenai hal-hal yang berhubungan dengan ekonomi.
“Demo buruh menjadi lebih tertib dan teratur,” ungkapnya.
Karena ketegasan Sam ini, Ayung mengatakan, iklim investasi jadi terjaga. Para investor menjadi lebih percaya bahwa Kepri sangat aman untuk berinvestasi. “Iklim investasi sangat kondusif,” ujarnya.
Para pelaku usaha, kata Ayung, tak lagi memikirkan soal keamanan dan hal-hal yang berkaitan dengan ketenagakerjaan. Sehingga para investor fokus dalam membangun ekonomi di Batam.
Selain itu, Ayung menyebut Sam sebagai mediator andal. Setiap ada konflik antar-lembaga atau masyarakat, Sam selalu menjadi penengah. “Mempertemukan yang berkonflik dan memecahkan permasalahan yang ada,” tuturnya.
Terkait dengan pergantian ini, Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Erlangga mengatakan tak hanya Kapolda dan Wakapolda yang alih tugas, tapi juga beberapa perwira menengah lainnya.
Di antaranya Kombes Helmy Santika yang menjabat Direktur Resnarkoba Polda Kepri dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Pideksus Bareskrim Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes K. Yani Sudarto yang sebelumnya menjabat sebagai Pemeriksa Utama Puslabfor Bareskrim Polri.
Kombes Musa Ikipson Manaek Muara Tampubolon yang saat ini Direktur Intelkam Polda Kepri dimutasi sebagai Kabagsumda Rorenmin Baintelkam Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Bagus Giri Basuki yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit II Ditsosbud Baintelkam Baintelkam Polri.
Kombes Lutfi Martadian yang kini jadi Direktur Reskrimum Polda Kepri dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Pidum Bareskrim Polri. Ia digantikan oleh AKBP Arief Dwi Koeswandhono SIK yang sebelumnya menjabat sebagai Wadirreskrimum Polda Jambi.
Kombes Bariza Sulfi yang menjabat Kepala Biro SDM Polda Kepri dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri. Ia digantikan oleh Kombes Djoko Susilo yang sebelumnya menjabat sebagai Assessor Utama Bagkompeten Ro Binkar SSDM Polri.
AKBP Charles Panuju Sinaga, Kapolres Natuna, dimutasi sebagai Pamen Polda Kepri. Penggantinya AKBP Nugroho Dwi Karyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagbinopsnal Dit Lantas Polda Kepri.
AKBP Febrianto Guntur Sunoto, Kapolres Bintan, dimutasi sebagai Wadir Pamobvit Polda Riau. Ia digantikan oleh AKBP Boy Herlambang yang sebelumnya menjabat Kabagwassidik Ditreskrimum Polda Kalteng.
AKBP Feby Dapot Parlindungan Hutagalung, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Kepri dimutasi sebagai Kapolres Lamongan Polda Jatim. (ska)
Deputi 3 BP batam Dwi Eko Winaryo memberikan penjelasan terkait permasalahan lahan saat konprensi pers di Gedung Bida Annex BP Batam, Kamis (16/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos.co.id – Deputi III BP Batam, Dwianto Eko Winaryo, mengatakan revisi Perka 10 merupakan fokus yang sedang diselesaikan pimpinan baru BP Batam.
“Kami masih fokus pada Perka 10, setelah itu IPH. Kami sadari dan akan konsentrasi. Pelan-pelan akan dibereskan,” ujar Dwianto, Jumat (17/11).
Namun BP Batam mewacanakan IPH akan dipercepat pada transaksi pertama di mana bisa langsung digunakan untuk balik nama di Badan Pertanahan Nasional (BPN).”Nanti kami kasih batasan SOP yang pas,” jelasnya.
Dwi menyadari IPH sangat penting karena masyarakat membutuhkannya secara cepat untuk mendapatkan uang sesegera mungkin. “Kami tak mau jadi penghambat. Makanya nanti sekian hari IPH akan selesai, tapi diskusi dulu dengan pengusaha,” ungkapnya.
Selain mewacanakan SOP baru untuk IPH, BP Batam juga akan mengubah masa jatuh tempo perpanjangan uang wajib tahunan otorita (UWTO) yang biasanya dilakukan dua tahun sebelum masa sewa berakhir.
“Itu akan diubah,” jelasnya.
Dwi mengaku ia juga merupakan bagian dari asosiasi pengusaha sehingga jika harus menunggu dua tahun untuk membayar perpanjangan UWTO, maka itu tidak menguntungkan. Dan semuanya nanti akan diatur dalam Perka 10.
“Terus terang dua tahun baru boleh perpanjang, ya saya deg degan. Sama sekali tak menguntungkan. Karena bisa saja disetujui atau tidak perpanjangan UWTO tersebut,” paparnya. (leo)
Setelah ditetapakan UNESCO sejak 16 November 2010 silam, keberadaan alat musik Angklung makin mendunia. Untuk memaknai hari istimewa tersebut, Saung Angklung Udjo sebagai salah satu komunitas angklung dan seni tradisional Jawa Barat setiap tahunnya menggelar rangkaian acara “Angklung Pride” ke-7 yang siap digelar di Kebon Awi Udjo Cijaringao di Cimenyan, Bandung, Jawa Barat pada 18 hingga 19 November 2017.
“Keberadaan Angklung perlu diwujudkan dan diimplementasikan dengan menjaga, memelihara, melestarikan dan meregenerasikan angklung di seantero nusantara,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti yang didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Budaya Kementerian Pariwisata Wawan Gunawan.
Angklung Pride 7 ini terbagi dalam tiga tahapan yaitu Resital Angklung, Jambore Angklung Gunung, dan Puncak Acara Angklung Pride 7. Resital Angklung sudah berlangsung pada tanggal 1-15 November 2017 di Saung Angklung Udjo. Jambore Angklung Gunung, berlangsung 18-19 November 2017 di Kebon Awi Udjo.
“Tidak hanya itu, Puncak Acara Angklung Pride ke 7 akan diselenggarakan pada 19 November 2017 juga di Kebon Awi Udjo Cijaringao. Pemilihan tempat di Kebon Awi bukan tanpa alasan, hal itu merujuk pada ruh-nya Angklung yang secara filosofis hidup dimasyarakat sunda yang agraris, dengan menyuguhkan sajian pertunjukan dengan tema “Ngangklung di Gunung”, ucapnya.
Wawan Gunawan menambahkan, disamping itu juga akan ada program Hibah angklung untuk sekolah serta apresiasi. Saung Angklung Udjo bekerja sama dengan lembaga pemerintahan dan swasta menargetkan 1000 unit angklung untuk dihibahkan ke sekolah.
“Sekolah penerima angklung program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun sebelumnya. Akan ikut tampil sebagai bukti kelanjutan bahwa angklung yang telah dihibahkan, tetap terjaga fungsi dan filosofis. Serta menjadi kebanggaan para pelajar sebagai generasi penerus bangsa,” kata Wawan.
Lalu akan ada juga, pemberdayaan masyarakat untuk mempromosikan produk-produk unggulan baik kuliner ataupun handmade pada program bazzar dirangkaian Angklung Pride 7. Masyarakat memiliki peran penting dalam mempertahankan kearifan lokal. Acara puncaknya akan ada berbagai pertunjukan semisal pencak silat, tari-tarian, dan bermain angklung bersama.
“Kalau angklung dikembangkan maka ekonomi rakyat akan maju, pariwisata di tempat-tempat pembuatan dan pertunjukan angklung juga akan maju. Disekitarnya bisa didirikan dan dimanfaatkan sebagai homestay, atau rumah warga yang sebagian kamarnya bisa disewakan kepada wisatawan yang ingin melihat, belajar membuat dan bermain angklung” tegas wawan.
Rangkaian acara tidak berhenti samapi disitu lanjut Wawan yang juga dalang Wayang Ajen itu, di Angklung Pride ke 7 akan ada Creative Community Involvement serta Udjo Award. “Penghargaan Udjo Award ini akan diberikan kepada para pegiat seni budaya dan tokoh-tokoh yang berkontribusi terhadap pelestarian seni budaya khususnya angklung,” ucapnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya tak meragukan seni tradisi Angklung yang dibawah pimpinan Saung Angklung Udjo yang sudah mendunia. Angklung menurutnya, memiliki sarat dengan nilai-nilai budaya.
“Saya percaya anak-anak binaan Saung Angklung Udjo itu jagoannya, gudang seniman. Tinggal financial value-nya yang harus dipoles habis, maka akan lebih cepat berlari, karena modal creative value-nya sudah di tangan,” ujarnya.
Menurut Arief Yahya, budaya semakin dilestarikan semakin mensejahterakan, hal itu menjadi salah satu alasan wisatawan mau liburan ke suatu daerah. Karena itu budaya harus dilestarikan mengingat memiliki nilai ekonomis. “Laku dijual untuk turis mancanegara,” pungkas Menpar Arief Yahya. (*)
Besok, Minggu Pagi, 19 November 2017, jangan lupa datang ke Pasar Karetan.
Kosongkan storage memory handphone Anda. Siapkan microphone, jika perlu untuk melawan “noise” di suasana Pasar Karetan yang riuh.
Bawa tongsis! Ajak teman untuk membantu nge-shoot agar banyak acting yang bisa dimainkan. Download aplikasi video editor, poster, template desain 3D, dll.
“Mumpung ada banyak tempat selfie, instagramable, 1001 sudut spot foto di #RadjaPendapaCamp #PasarKaretan,” tutur Mei Kristianti, Project Officer Pasar Karetan.
Apa yang baru Minggu ini?
“Selalu ada impovisasi baru dong, setiap minggu, biar tidak membosankan, selalu mengesankan,” tandas Mei.
Pertama, vlog Anda akan dipilih, yang terbaik akan mendapatkan powerbank eksklusif. Caranya, kalian harus bikin vlog 1 menit, diposting di Instagram, dengan hastag #PasarKaretan #RadjaPendapaCamp. Sebelumnya follow dulu, akun @PasarKaretan dan @RadjaPendapa_ (pakai garis di bawah, red).
Apa yang dinilai? Yang asyik, yang keren, yang khas Kids Zaman Now! Cerita apa saja, soal pasar tradisional, kuliner khas, permainan anak-anak zaman doeloe, trekking, olahraga, pojok-pojok selfie yang mengingatkan masa lalu, atau menginspirasi masa depan, musik, manajemen pasar, GenPI, masyarakat, digital, apa saja oke.
Pasar Karetan kali ini memasuki Minggu ke-3. Lokasinya ada di Dusun Segrumung, Desa Meteseh, Kec Boja, Kab Kendal Jawa Tengah. Sangat dekat dengan Mijen Kota Semarang, dan pengujungnya beragam dari banyak kota di Jateng.
Pasar yang hanya buka Minggu pagi ini, tumbuh menjadi destinasi baru bagi pariwisata Kendal. Ada trekking menyusuri hutan, ada cross country melewati pematang sawah yang menghijau cantik. “Ayo, ajak kawan-kawan, ngevlog bareng di Radja Pendapa Pasar Karetan,” kata Shafigh Pahlevi Lontoh pengurus GenPi pusat.
Isu yang terus dibangun adalah go green, ramah lingkungan, environment sustainability. Tidak boleh menggunakan bahan-bahan plastik, mika, steroform, bahkan gelas, piring pun tidak boleh keramik. “Gunakan bahan-bahan alami, daun pisang, daun jati, batok kelapa, dan lainnya,” jelas Shafigh.
Panitia Pasar Karetan juga menyiapkan beberapa permainan anak-anak. Seperti main egrang, dakon, jalan di atas batok, dan lomba melukis layang-layang “darat.”
Iya, layang-layang darat artinya layanh-layang yang biasa dimainkan di sawah. Bukan yang dimainkan di pantai atau tepian laut.
Panahan, atau archery juga masih akan tampil di zona camping #RadjaPendapaCamp. Dilatih oleh anak-anak muda, atlet panahan Jateng dengan peralatan standard yang dipakai atlet. Kali ini panahan sudah disiapkan tembok penghalang, tatkala bidikannya meleset terlalu tinggi.
Soal pasar-pasar, Menteri Pariwisata yang sedang berkunjungan kerja di Lombok menjelaskan pasar instagramable itu adalah kreativitas anak-anak muda yang perlu dikembangkan. Anak anak muda mengajak teman netizennya, kopi darat, bertemu di satu tempat di dunia nyata.
Momentum saling ketemu antar netizen penduduk dunia maya itu, dikemas dalam pasar yang khas, banyak spot foto, dan anak muda banget.
“Komposisi 85% masyarakat, 15% operasional return untuk menghidupi GenPI dan pasar itu bagus. Mirip Gojek, untungnya bukan dari operational return, tapi non operational return,” jelas Menpar Arief. (*)
“Alhamdulillah, akhirnya sah, aku bisa ikut mempromosikan Indonesia,” ujar Fitri Carlina, penyanyi dangdut tanah air..
Jauh sebelum penandatangan co branding dengan Kemenpar, Fitri sebenarnya telah memasang logo resmi promosi pariwisata Indonesia, Wonderful Indonesia serta logo pariwisata Banyuwangi, Majestic Banyuwangi dalam produknya.
Logo-logo tersebut terpampang di toko Banyuwangi Savana Cake miliknya di Jalan Letjend S Parman No. 26, Banyuwangi. Menurut Fitri, menghadirkan kue yang bakal menjadi oleh-oleh khas Banyuwangi itu bukan sekadar binis. Tapi juga bagian dari usaha dirinya meningkatkan promosi dan perkembangan pariwisata Banyuwangi.
“Ini adalah satu kebanggan buat aku dan juga masyarakat Banyuwangi tentunya,” ujar Fitri Carlina.
Wanita kelahiran 29 Mei 1987 ini mengatakan, sangat erat kaitannya antara produk Banyuwangi Savana Cake dengan pariwisata Banyuwangi. Keduanya saling berkaitan. Bahwa wisatawan yang ke Banyuwangi tentunya akan mencari buah tangan. Salah satunya Banyuwangi Savana Cake.
Semakin banyak wisatawan yang datang ke Banyuwangi, akan berdampak positif pula untuknya.
Karena itu Fitri mengatakan, ia tidak jarang mengunggah berbagai destinasi-destinasi indah dan keren di Banyuwangi. Mulai dari Kawah Ijen, Pantai Merah, Jawatan Benculuk dan masih banyak lagi.
“Responsnya Alhamdulillah positif. Dan memang wow Indonesia sangat indah. Terutama dalam mengenalkan Banyuwangi sehingga mereka tertarik untuk datang,” ujar Fitri Carlina yang memiliki followes mencapai 1,3 juta.
“Bahkan yang bikin aku juga surprise, nggak hanya dari dalam negeri, tapi yang komentar juga banyak dari luar. Makanya aku lumayan surprise mereka jadi kenal dengan destinasi yang aku posting,” ujarnya lagi.
Sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan, Banyuwangi memang punya banyak destinasi keren. Wisata alam, budaya, buatan, semuanya lengkap. Banyuwangi juga dikenal sebagai kabupaten festival.
Di bulan November ini, setelah Banyuwangi Ethno Carnival yang juga dihadiri dua orang menteri, Menko PMK Puan Maharani dan Menteri Pariwisata Arief Yahya pada 11 November lalu, Banyuwangi masih akan dimeriahkan dengan sejumlah festival. Seperti Parade Dalang pada 24 November serta Festival Film Pendek pada 25 November.
Sedangkan di bulan Desember yang juga masuk ke masa libur akhir tahun, Banyuwangi akan diisi dengan Festival Endhog-Endhogan pada 2 Desember, Festival Rowo Bayu pada 3 Desember, Festival Gending Using pada 4 hingga 10 Desember juga Banyuwangi Painting & Photography di tanggal yang sama.
Selain itu juga akan ada Festival Kuwung pada 9 Desember dan ditutup dengan Festival Kembang Api pada 31 Desember.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut kolaborasi antara Wonderful Indonesia dengan para artis entrepreneur ini merupakan kerja sama yang saling menguntungkan. Kerja sama ini juga menunjukkan brand Wonderful Indonesia yang dipopulerkan Kemenpar semakin kuat.
“Swasta tidak akan mau kalau brand yang hendak dikolaborasi dengan produknya tidak kuat. Mereka juga menyadari, ketika kuat ketemu kuat, maka hasilnya akan menjadi kuat sekali,” ujar Menpar Arief Yahya.
Lebih lanjut ia mengatakan, impact yang akan dihasilkan bakal semakin besar. Para selebritas ini akan menjadi endorser yang luar biasa bagi pariwisata Indonesia. (*)