Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12912

Info Cuaca Batam dan Sekitarnya Bisa Dipantau di Website Hang Nadim

0

batampos.co.id – Batam merupakan daerah kepulauan, yang cuaca sering berubah-ubah. Aktivitas masyarakat pun tak hanya di darat saja, tapi juga di laut. Sehingga memerlukan prakiraan dan informasi terbaru kondisi cuaca suatu daerah.

“Dan itu sekarang bisa dilihat langsung melalui website,” kata Kasi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Suratman pada Rabu (15/11).

Berbagai layanan publik disediakan di website tersebut, mulai dari prakiraan cuaca, maritim, prakiraan angin, analisa angin, curah hujan serta permintaan data.

Suratman mengatakan bahwa untuk prakiraan cuaca akan ada pembaharuan setiap harinya. Dalam prakiraan itu berisikan soal hujan, angin, arus dan tinggi gelombang.

“Data disediakan mudah di baca masyarakat. Sehingga jadi acuan saat masyarakat berpergian, baik dengan moda transportasi darat, laut atau udara,” ungkapnya.

Di website ini, kata Suratman pihak maskapai juga bisa mengambil flight dokumen secara online. Sehingga tak perlu lagi untuk tiap saat menyambangi kantor forechaster.

“Data-data yang dibutuhkan maskapai bisa mereka unduh lewat website itu. Dan selalu kami update setiap saat,” ujarnya.

Data-data BMKG ini, kata Suratman tak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Tapi juga oleh berbagai instansi.

“Polda, BNPB dan instansi lainnya, meminta data ke kami. Klaim asuransi juga kadang meminta surat ke kami,” ungkapnya.

Ke depannya, website ini akan lebih ditingkatkan.

Kasi Datin Badan Meotrologi Klimatologi dan Geofisika Hang Nadim Batam Suratman memberikan pemaparan saat sosialisasi peningkatan pelayanan MKG di kantor BMKG Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (15/11). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Secara umum, Suratman membeberkan kondisi cuaca di Batam. Ia mengatakan bahwa Batam berbeda dari daerah lainnya di Sumatera atau Jawa.

“Di sini tak non zone, atau tak mengenal musim. Hujan sepanjang tahun, tapi tiap bulan berbeda-beda intensitasnya. Mei, November dan Desember, hujan lebih intensif dan curahnya cukup tinggi,” tuturnya. (ska)

Polisi Kembangkan Lokasi Pembobolan ATM Lainnya

0
ilustrasi

batampos.co.id – Jajaran Unit Opsnal Polresta Barelang bersama dengan Unit Opsnal Polsek Batamkota masih melakukan pengejaran terhadap satu orang pelaku percobaan pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Mega Mall, Batam Center.

Kapolsek Batamkota Kompol Firdaus mengatakan, satu pelaku yang berhasil diamankan oleh Satuan Pengamanan (Satpam) Mega Mall berinisial Sa, 28. Saat ini, Sa telah ditahan di Mapolsek Batamkota untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini kami masih dalam penyelidikan. Anggota buser kami sampai sekarang masih di lapangan untuk mengejar pelaku, ” katanya, Rabu (15/11) siang.

Dari pengakuan Sa kepada polisi, aksi yang ia lakukan pada Selasa (14/11) lalu sekitar pukul 12.40 WIB itu tidak membuahkan hasil. Pasalnya aksi mereka diketahui oleh satpam Mega Mal yang curiga dengan keduanya di dalam mesin ATM tersebut.

“Dari pengakuannya, dia juga sudah melakukan aksi serupa di berbagai lokasi. Saat ini masih kami kembangkan di mana lokasinya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sa bersama dengan rekannya masuk ke dalam salah satu ATM. Satpam yang merasa curiga dengan keduanya, langsung masuk ke ATM dan melihat mesin ATM sudah dalam keadaan rusak di bagian atas.

Kedua pelaku dikejar hingga parkiran motor Mega Mall dan berhasil mengamankan Sa. Sementara rekan Sa berhasil kabur. (cr1)

 

KPK Sebar Anggota untuk Tangkap Setya Novanto

0
Suasana rumah Setya Novanto saat didatangi penyidik KPK, Rabu (15/11) malam. (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

batampos.co.id – Gagal menemui Setya Novanto di kediamannya, pada Rabu (15/11) malam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan upaya penangkapan terhadap Setya Novanto.

Hal ini dilakukan, pasalnya tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP tersebut terus mangkir dari panggilan penyidik KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, tim KPK yang ada di lapangan sudah melakukan segala upaya untuk bisa membawa Setya Novanto. Pasalnya kata dia, pemanggilan yang dilakukan KPK, baik sebagai saksi dan tersangka tak diindahkan oleh Setya.

“Meskipun sudah disampaikan pemberitahuan terkait ketidakhadiran itu, namun sebagaimana kami informasikan alasan ketidakhadiran terkait dengan hak imunitas dan izin presiden itu tidak relevan,” tegas dia di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) dini hari.

Atas hal itu, KPK lantas mengeluarkan surat penangkapan dan dilakukan pada Rabu (15/11) malam. Akan tetapi, Setya Novanto tak ada di rumahnya dan petugas kini masih mencari.

“Saat tim masih melakukan tugas itu untuk melakukan pencarian terhadap SN. Jadi kami harapkan ada itikad baik SN untuk menyerahkan diri ke kantor KPK dan proses hukum ini berjalan lebih baik,” imbau dia.

Setya Novanto kata Febri, ketika dilakukan penangkapan sudah tidak ada di rumahnya. Untuk itu, kini tim di lapangan telah disebar untuk bisa sesegera mungkin menemukan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Langkah selanjutnya kata Febri, mereka akan menerbitkan surat DPO (daftar pencarian orang) atas nama Setya Npvanto.

“Kami akan pertimbangkan lebih lanjut dan koordinasi dengan Polri untuk menerbitkan surat DPO, karena proses penegakan hukum upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan semaksimal mungkin dan prinsip semua orang sama di mata hukum perlu kita dilakukan,” tegas Febri. (elf/JPC)

KPK Datangi Rumah Setya Novanto, Rabu Malam

0

Suasana rumah Setya Novanto saat didatangi penyidik KPK, Rabu (15/11) malam. (Gunawan/JawaPos.com)

batampos.co.id – Rabu (15/11/2017) jelang pergantian hari, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kediaman Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII Nomor 19 Jakarta Selatan.

Pantauan JawaPos.com penyidik KPK lebih dari lima orang. Mereka rata-rata menggunakan jaket berwarna biru dongker.

“Selamat malam, saya dari KPK,” kata salah satu penyidik KPK saat mengetuk pagar kediaman Novanto.

Pintu gerbang dibuka oleh petugas pengamanan dalam (Pamdal) dari DPR. Dia menanyakan ihwal kedatangannya ke kediaman Novanto.

“Saya dari KPK,” katanya.

Petugas KPK ini datang bersama petugas kepolisian berjumlah lima orang. Sementara ‎banyak pengawal pribadi Setya Novanto yang berpakaian bebas.

Sebelumnya, KPK secara resmi telah menetapkan kembali Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan proyek e-KTP. Komisioner KPK, Saut Situmorang mengatakan, pihaknya telah menerbitkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) pada tanggal 31 Oktober 2017 lalu atas nama Setya Novanto.

Sejauh ini penyidik KPK telah melayangkan surat pemeriksaan terhadap Setya Novanto usai dia ditetapkan kembali menjadi tersangka. Pemeriksaan perdana tersebut dilayangkan pada Rabu (15/11). Namun, Setya Novanto mangkir pemanggilan KPK.

Di sisi lain, kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan bahwa kliennya memiliki hak imunitas sebagai pimpinan parlemen. Presiden Joko Widodo pun diminta bersikap atas kondisi tersebut.

Dia menilai, siapapun termasuk KPK, tidak bisa memanggil kliennya karena menentang konstitusi.

“Sekarang untuk menjaga konstitusi itu merupakan tanggung jawab siapa? Kan juga Presiden, dong,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut dia menjadi kewajiban Jokowi untuk melindungi Novanto.

“Kan presiden dipercaya oleh rakyat. Atas nama konstitusi namanya diangkat sebagai kepala negara. Nah, kalau kita tidak melapor ke beliau, saya melapor ke siapa?” tegas Fredrich.

Sementara Presiden Jokowi telah merespons soal alibi Setya Novanto bahwa KPK perlu izin Jokowi untuk memanggil ketua DPR itu.

Dalam pernyataannya, Jokowi menyerahkan segala proses hukum tersebut kepada tata acara yang berlaku. “Buka undang-undangnya semua. Buka undang-undangnya. Aturan mainnya seperti apa, di situlah diikuti,” ujar Jokowi sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi Istana, Rabu (15/11).

Sementara diketahui, dalam Pasal 245 Ayat 1 Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yang sudah diuji materi Mahkamah Konstitusi memang mensyaratkan pemeriksaan anggota DPR harus seizin presiden.

Namun, di Pasal 245 Ayat 3 menyatakan bahwa ketentuan Ayat 1 tidak berlaku apabila anggota DPR melakukan tindak pidana khusus, termasuk korupsi.

 

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Mahyudin sekira pukul 23.38 WIB keluar dari kediaman Ketua DPR Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII nomor 19, Jakarta Selatan.

Menurut Mahyudin, Setya Novanto tidak ada di rumah. Sementara saat ini petugas KPK yang berjumlah lebih dari lima orang masih berada di kediaman Setya Novanto.

“Yang di dalam Ibu Deisti (istri Setya Novanto) bersama pengacara (Fredrich Yunadi) dan para pembantu. Jadi saya belum ketemu sampai sekarang,” ujar Mahyudin saat ditemui di lokasi, Rabu (15/11) malam.

Wakil Ketua MPR ini mengaku datang ke kediaman Setya Novanto sejak sore tadi. Sebab dia ingin membahas masalah Pilkada.

“Saya cuma ingin bahas masalah Pilkada,” katanya.

Dia mengaku, tidak enak meninggalkan istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor sendirian. Lantaran di dalam rumah tidak ada seorang pria ataupun Setya Novanto. Hanya para pembantu yang perempuan.

“Jadi saya hanya di belakang, sedangkan Ibu Deisti di ruang tamu, saya hanya makan pisang dan nonton TV,” pungkasnya.‎ (cr2/JPC)

Via Vallen Buka Toko Roti

0

foto: Ari Purnomo/Jawapos.com

batampos.co.id – Woho…. pedangdung Via Vallen memiliki gerai roti Vallens Cake yang ia diresmikan pada Senin (13/11), lalu.

Gerai pertama ia buka di Solo, Jawa Tengah.

Via Vallen mempunyai alasan tersendiri kenapa memilih Kota Solo untuk gerai roti pertamanya. Menurut penyanyi kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1991 itu, Solo sudah seperti rumah keduanya. Sehingga, dirinya pun seperti mempunyai ikatan batin dengan Kota Bengawan.

“Basis fans terbesar Via itu di sini (Solo), dan Via kerja di Solo sejak tahun 2009, yakni di THR Sriwedari,” ungkap pemilik nama asli Maulidi Octavia ini usai meresmikan gerai rotinya, Senin (13/11) siang.

Terbukti, warga Solo, Jawa Tengah, ratusan Vianisti (sebutan untuk fans Via Vallen) dari berbagai kota di Indonesia pun rela berbondong-bondong untuk menghadiri peresmian gerai milik pedangdut Via Vallen.

Antrean panjang pembeli pun terlihat setelah Via Vallen secara langsung meresmikan gerai roti pertamanya tersebut. Gerai roti ini menghadirkan sejumlah menu roti yang mungkin belum ada di Kota Solo.

Keunikan dari roti-roti di Vallens Cake adalah namanya. Pedangdut dengan nama asli Maulidia Octavia itu memang sengaja memberi nama roti sesuai dengan judul-judul lagunya.

Seperti secawan pandan, taro lovers, sawangan cheese dan strawberry kepolen. Nama kepolen diambil dari judul lagunya yakni Kimcil Kepolen.

“Kepolen ini kan artinya terlalu, jadi strawberry kepolen ini berarti rasanya strawberry banget,” terang Via kepada JawaPos.com saat peluncuran gerai rotinya di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Senin (13/11).

Selain itu, masih ada beberapa menu roti lainnya. Seperti Melonisty yang diambil dari nama sebutan fans Via Vallen, yakni Vianisti. Kemudian ada juga Via Choco yang merupakan panggilan dara kelahiran 1991 itu.

Via Vallen berharap berbagai pilihan rasa di gerai rotinya bisa diterima oleh warga Solo dan sekitarnya.

“Semoga gerai ini bisa ramai pembeli dan bisa membantu mengurangi angka pengangguran karena mereka berkesempatan untuk bekerja di sini,” katanya.

Soal harga, setiap rasa berbeda-beda. Tetapi untuk satu rasa harganya di kisaran Rp 50.000.

Selain menu roti, ada keunikan lain yang dihadirkan Via Vallen saat peresmian gerainya. Via ditandu oleh sejumlah orang saat mendatangi gerai. Beberapa bodyguard tampak mengawal ketat pedangdut kelahiran Surabaya 26 tahun silam itu.

Di barisan depan ada sejumlah pasukan Keraton Kasunanan Surakarta berseragam lengkap.

“Ini idenya tim dari Vallens Cake, saya sebenarnya takut ketinggian. Tetapi ini seru juga sih,” cetus Via. (apl/ce1/JPC)

Langkah-langkah yang Harus Disiapkan bila Ingin Balik Nama Pelanggan ATB Batam

0

Pelanggan ATB saat mendapat pelayanan di Customer Service ATB kantor Sukajadi belum lama ini. ATB memfasilitasi pelanggan untuk melakukan balik nama pelanggan dengan mudah.

Masih terdapat sambungan air bersih ATB pelanggan masih terdaftar atas nama orang lain.

Hal tersebut tentunya data yang tercantum di PT Adhya Tirta Batam (ATB) atas nama perusahaan atau orang lain yang sebelumnya, bukan atas nama pemilik rumah saat ini.

Untuk memfasilitasi hal tersebut ATB mempersiapkan layanan balik nama pelanggan dengan cukup mudah dan pelanggan bisa melakukan pengurusan sendiri.

“Pelanggan ATB yang ingin mengganti nama atau balik nama pelanggan di faktur ATB, bisa mengurus sendiri dengan mudah namun harus melampirkan berkas-berkas seperti fotokopi tanda pengenal yang masih berlaku dan fotokopi bukti kepemilikan bangunan,” ujar Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB, Rabu (15/11).

Begitu juga saat membeli rumah, seringkali data pelanggan ATB bukan atas nama pemilik rumah, tetapi atas nama developer. Itu disebabkan karena developer atau pengembang umumnya mendaftarkan rumah yang mereka bangun atas nama perusahaan pengembang.

Ia melanjutkan, pemilik rumah yang berganti kepemilikan akibat jual beli juga dapat mengajukan perubahan nama. Pelanggan tersebut hanya perlu melampirkan salinan sertifikat/akta jual beli/akta perjanjian jual beli/surat akad kredit bank/surat kavling/surat hibah/surat jual beli kavling.

“Bila berkas yang ditentukan lengkap, proses balik nama hanya memerlukan waktu beberapa menit. Namun bila pelanggan melakukan proses balik nama setelah tagihan bulan berikutnya dimasukan ke sistem, nama pelanggan tersebut baru akan tercetak pada faktur bulan berikutnya,” terangnya.

Selain mudah dan cepat, perusahaan air minum terbaik di Indonesia tersebut juga tidak memungut biaya apapun untuk layanan balik nama pelanggan. Pelanggan cukup datang ke kantor pelayanan ATB terdekat baik di kantor Sukajadi lantai dua, kantor cabang pelayanan Batu Aji, kantor cabang pelayanan Tiban hingga kantor pelayanan cabang Bengkong.

“Namun kami menyarankan agar pelanggan datang langsung ke kantor pelayanan ATB untuk mengurus penggantian perubahan balik nama pelanggan tersebut dan tidak menitipkan proses perubahan nama kepada orang lain karena dikhawatirkan akan ada biaya yang tidak seharusnya dikeluarkan,” ujarnya.

Pentingnya proses balik nama pelanggan ATB akan sangat berguna bagi pelanggan tersebut. Selain sudah atas nama sendiri, dengan perubahan balik nama pelanggan akan lebih mudah dalam pengurusan administrasi tanpa harus melampirkan surat kuasa.

“Apabila faktur ATB sudah atas nama pemilik rumah sendiri, untuk urusan administrasi seperti untuk pengurusan sambung baru sudah bisa dilakukan dengan mudah, tanpa perlu lampiran surat kuasa atau keterangan dari pemilik rumah sebelumnya,” tegas Enriqo. (*)

One Residence Batam Tawarkan Dua Pilihan Cara Bayar

0
One Residence

batampos.co.id – PT Indonesia Paradise Property Tbk (INPP) melalui anak perusahaan PT Reztan Indonusa sebagai pemilik apartemen premium yang berada di pusat Kota Batam, One Residence. Menawarkan promo terbaru setiap pembelian unitnya.

“Ada dua pilihan cara bayar yang bisa dipilih konsumen, pertama Payment by progress dan Eazy payment,” ujar Sales Manager One Residence, Hen Bui, kemarin.

Hen Bui mengatakan Payment by progress ini merupakan konsumen booking fee Rp 5 juta setelah satu minggu konsumen harus membayar uang muka sebesar 25 persen. Dan setelah setahun pada saat topping off pembangunan konstruksi sudah ready konsumen disuruh membayar 25 persen lagi. Setelah itu konsumen kembali menunggu lagi, lebih kurang satu tahun dan unit sudah selesai, barulah bayar sisa 50 persen lagi saat serah terima unit.

“Serah terima Desember 2019 nanti, dimana semua pelunasan 50 persen diberikan sebelum serah terima unit,” terangnya.

Selanjutnya program kedua eazy payment. Pembayaran ini juga terbagi dalam dua tahap, yakni tahap cicil 12 bulan, dan tahap kedua dicicil 12 bulan lagi, jadi total 24 bulan.

“Cicilannya tiap bulan ringan, dimana 12 bulan pertama konsumen cukup membayar sekitar Rp 9 jutaan perbulan, dan masuk ke 12 bulan selanjutnya konsumen cukup membayar perbulan sekitar Rp 12 jutaan. Dan sisa pembayaran pada saat serah terima,” sebutnya.

Lebih lanjut, Hen Bui mengatakan Eazy payment dan payment by progress hanya berlaku dimasing-masing 15 unit saja.

“Dan saat ini payment by progress tersisa sembilan unit, sedangkan eazy payment tersisa 11 unit,” terangnya.

Apartemen satu menara ini, berada diatas lahan seluas 3,900 meter persegi. Yang terdiri dari 25 lantai dengan total 330 unit terdiri dua tipe yakni tipe dua kamar tidur, dan tiga kamar tidur. Baru-baru ini One Residence kembali menghadirkan tipe terbaru The Garden House sebanyak lima unit.

“The Garden House ini merupakan unit apartemen yang ditawarkan bernuansa rumah, dimana satu unit terdiri dari dua lantai dengan tinggi siling 5,7 meter,” jelasnya.

Informasi lebih lanjut kunjungi marketing galeri di komplek Harris Hotel Batamcentre. (cr12)

Laman Bunda Ramai dari Pagi hingga Malam Hari

0
Suasana Taman laman Boenda Tanjungpinang, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.idRuang publik tebuka yang berhadapan dengan laut adalah tanda istimewa sebuah kota. Sehingga tak ayal jika Laman Boenda di Tanjungpinang jadi ikon tempat bersantai bagi masyarakat, dari pagi sampai ke malam hari.

Sebagaimana yang telah diperkirakan. Ketika Wali Kota Lis Darmansyah meresmikan Laman Boenda di Tepi Laut pascarenovasi lebih dari dua tahun lamanya, area ini langsung memikat hati masyarakat. Fasilitas-fasilitas publik yang terpasang di sana menjadi daya pikat. Lebih dari itu, Gedung Gonggong juga berdiri megah di sana. Gabungan antara lanskap laut, fasilitas yang baik, dan gedung megah sudah lebih dari cukup bagi Laman Bunda mengundang masyarakat berdatangan ke sana.

Jikalau pagi, mereka yang ke sana adalah masyarakat yang hendak berolahraga. Jalanan yang lengang dan pemandangan laut luas menjadi hiburan tersendiri ketika meregangkan otot dan memeras keringat. Lari-lari kecil jadi lebih menyenangkan. Maka jangan heran ketika pagi dan utamanya di akhir pekan, suasana di seputaran Laman Bunda akan sangat ramai dan riang sekali.

Fasilitas olahraga ringan juga terpasang di sana. Di sudut ini, orang-orang sering memanfaatkannya ketika napas sudah pendek melakoni putaran lari. “Jadi ya sambil santai, bisa sambil olahraga di sini,” kata Nurlita.

Siang atau sore, Laman Boenda juga tidak kalah semaraknya. Di sini, bukan lagi masyarakat yang hendak olahraga, melainkan keluarga atau mudi-muda. Mereka yang ke sini pada saat-saat itu ingin bersantai. Sekadar melepas penat setelah kerja sehari atau ingin bermain dengan anak-anak.

Sebagian areanya yang ditata dengan konsep taman semakin memberikan rasa nyaman. Bunganya yang berwarna-warni kerap menjadikan latar belakang berfoto. Nyamannya wilayah taman dengan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan, tak heran jika Laman Bunda menjadi lokasi yang tak bisa dilewatkan. Tak hanya bagi warga lokal namun utamanya wisatawan.

Apatah tidak, apalagi kenikmatan itu dipadupadankan dengan wisata kuliner di kawasan Melayu Square yang hanya selemparan batu dari sana. Sore atau malam, tak pernah habis pukaunya.

“Kalau malam Senin sampai Kamis lah ya. Gak terlalu ramai memang jadi lumayan juga untuk santai-santai,” kali ini ucap Zul Ramdan yang mengaku tak jarang menghabiskan waktu di Laman Boenda.

Ditambah lagi dengan sentuhan lampu yang belakangan ini, terpasang di setiap bangku taman. “Tadinya memang gelap bangetkan. Sekarang lumayan juga. Jadi lebih terang lampu warna warni pun jadi lebih bagus lagi tamannya,” ucap Zul lagi.

Maka tak heran jika Laman Bunda terus dikunjungi oleh warga. Pada hari-hari biasa apalagi akhir pekan. (aya)

Kepri Butuh Dokter Spesialis

0
 Gubernur Kepri Nurdin Basirun foto bersama dengan Peserta Program Interenship Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan IV tahun 2016 dan Angkatan IV tahun 2017 di Aula Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (14/11). F. Humas Pemprov untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan kebutuhan dokter guna memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Provinsi Kepri cukup tinggi. Terutama dokter spesialis.

“Kepri ini kekurangan dokter spesialis, kalau bisa dokter spesalis kita ambil dari anak tempatan karena mereka lebih paham kondisi geografis Kepri sehingga pastinya lebih betah dan tak ingin pindah ke daerah lain,” ujarnya saat menghadiri acara Pisah Sambut Peserta Program Interenship Dokter Indonesia (PIDI) Angkatan IV tahun 2016 dan Angkatan IV tahun 2017 di Aula Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (14/11).

Menurutnya, Dokter spesialis tersebut nantinya bukan dokter spesialis biasa tapi dokter yang hafal Alquran 30 juz. Menyadari posisi strategis para tenaga dokter dalam pelayanan kesehatan, Gubernur sangat mengharapkan peserta PIDI dapat meningkatkan profesionalismenya seiring dengan peningkatan akhlak dan empati dalam melayani. Tidak dapat ditampik, bahwa tingkat kepuasan masyarakat dalam pelayanan kesehatan di negeri ini masih relatif rendah. Akibatnya, tidak sedikit dari masyarakat yang mampu, mencari pelayanan kesehatan ke negara tetangga.

“Tentunya hal ini merugikan dan membebani masyarakat kita. Kita tidak ingin kejadian ini berlanjut terus. Oleh karena itu jadi tugas kita semua khususnya para dokter untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kita ingin Indonesia berdaulat dari segala macam aspek, bukan hanya aspek ekonomi tapi juga harus berdaulat dari aspek kesehatan,” ujar Nurdin.

Lebih lanjut Nurdin berharap kepada peserta PIDI yang baru dapat menyelesaikan masa intership dengan sebaik-baiknya. Kepada dokter yang telah selesai internship, Gubernur menyampaikan banyak terimakasih dan selamat melanjutkan pengabdian di tempat yang baru.

“Selamat datang kepada peserta PIDI yang baru dan terima kasih banyak kepada para dokter yang telah menyelesaikan program ini. Untuk dokter yang baru mengikuti program ini saya berpesan bekerjalah dengan sepenuh hati, cintai tugas dan pekerjaan anda serta ikhlaslah dalam berbuat. Berikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Kepri,” ujar Gubernur Kepri.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana menyebutkan 108 peserta dokter internship angkatan IV tahun 2016 yang ditempatkan di wilayah Provinsi Kepri. Seluruh peserta berhasil menyelesaikan masa penugasan dengan baik dan diberikan rekomendasi penerbitan Surat Tanda Selesai Internship untuk pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) ke Konsil Kedokteran Indonesia. Selanjutnya PIDI angkatan IV tahun 2017 berjumlah 99 orang akan ditempatkan di berbagai wilayah di Provinsi Kepri.
Pihaknya berharap peserta PIDI yang baru merasa betah, aman dan nyaman di Kepri dalam menjalankan tugas. Kedatangan dokter internship ini sangat membantu dalam memperkuat dan mengisi kekurangan tenaga dokter pada fasilitas pelayanan kesehatan, baik yang difasilitas pelayanan kesehatan dasar maupun rujukan.

“Semoga pada periode berikutnya jumlah peserta internship di Provinsi Kepri dapat ditambah khususnya untuk didistribusikan ke daerah-daerah terpencil yang sangat membutuhkan seperti Kabupaten Natuna, Lingga dan Kepulauan Anambas,” tutup Tjetjep Yudiana. (bni)

DPRD Minta Petunjuk Pakar Hukum

0

batampos.co.id – Meskipun tidak direspon partai pengusung Sani-Nurdin (Sanur) terkait usulan nama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) pengganti Agus Wibowo. Akan tetapi, untuk merampungkan persoalan yang sudah menguras banyak energi ini, DPRD tetap berupaya dengan meminta pendapat hukum Prof. Dr Abdul Gani, SH, mantan Hakim Agung.

“Walaupun parpol pengusung tidak memberikan respon. Kami tetap bergerak untuk menuntaskan persoalan ini,” ujar Ketua Panlih Wagub Kepri, Hotman Hutapea dalam siaran persnya, kemarin.

Politisi Partai Demokrat tersebut menjelaskan, pihaknya bukan hanya berkoordinasi dengan Prof. Dr Abdul Gani, SH, mantan Hakim Agung. Tetapi juga meminta pendapat hukum dari para staf ahli bidang hukum DPRD untuk menyelesaikan masalah ini.

Kepada para staf ahli tersebut, ketua Panlih Hotman Hutapea menceritakan kronologis proses pemilihan dari awal hingga yang terakhir. Selama proses tersebut, Panlih menilai bahwa Partai Politik dan Gubernur hingga saat ini masih kesulitan mengusulkan satu nama.

“Kami sudah menyurati Gubernur, untuk mengusulkan calon pengganti Agus Wibowo. Namun hingga dua kali surat, Gubernur belum juga mampu mengusulkan calon pengganti,” papar Hotman.

Ketua Komisi II DPRD Kepri tersebut menegaskan, apabila tidak segera dicarikan jalan keluarnya, Ia khawatir Gubernur dalam menjalankan pemerintahan tidak maksimal. Menyiasati hal itu, Hotman meminta pendapat hukum dari para staf ahli untuk mengatasi masalah ini.

“Ada hal-hal yang tidak diatur dalam undang-undang yang memungkinkan kami (tetap) menjalankan proses ini. Untuk itu, kami meminta masukan dan tinjauan hukum dalam kasus ini,” jelas Mantan Wakil Ketua II DPRD Kepri priode 2009-2014 tersebut.

Senada dengan Hotman, ketua DPRD Jumaga Nadeak juga meminta agar staf ahli juga membuat telaah hukum proses pemilihan ini. Sehingga, DPRD saat menjalankan konstitusi memilih wakil Gubernur tidak melanggar hukum.

“Rencananya, jika dalam seminggu setelah surat dikirim, Gubernur dan Parpol pengusung tidak juga mengirimkan nama, maka kami akan tetap melanjutkan proses pemilihan,” ujar Jumaga.

Mendengar kronologisnya, staf ahli DPRD bidang hukum Edward Arfa melihat ada celah yang dapat ditembus panlih. Menurutnya, ketidakmampuan Partai pengusung dan Gubernur menghadirkan satu nama pengganti tidak boleh menghilangkan hak calon lain yang sudah memenuhi syarat untuk melanjutkan proses pencalonan.

“Jika memang diperlukan DPRD dapat melakukan terobosan hukum untuk memberikan kepastian hukum dalam proses pemilihan wakil Gubernur,” jelas Edward.

Namun sebelumnya, Ia mengusulkan agar DPRD melakukan somasi kepada partai pengusung atas ketidakmampuannya mengusulkan satu nama. “Maka surat DPRD ketiga dan yang terakhir ini bisa merupakan sebuah somasi. Meminta Gubernur segera mengusulkan nama pengganti dalam tujuh hari,” kata Edward.

Saat ini, DPRD akan segera mengirimkan surat kepada Gubernur untuk segera mengusulkan satu nama pengganti Agus Wibowo yang sudah digugurkan Panlih. Surat ketiga dan yang terakhir ini menjadi sangat krusial bagi Panlih untuk segera melanjutkan proses pemilihan ini. (jpg)