Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 12936

Festival Pesona Geopark Merangin, Sensasi Wisata Alam

0

Festival Pesona Geopark Nasional Merangin (FPGNM) Jambi siap digelar di Taman Batu Merangin, 11 Septembar 2017. Acara akbar tersebut akan akan diisi dengan barbagai kegiatan dan lomba seperti pameran, bazaar, seni pertunjukan Tari Sayak, Tari Pisang, Tari Sikadam, Tari Lukah Gilo dan sejumlah tari khas Merangin lainnya.

Acaranya bakal dibuka Gubernur Jambi Zumi Zola. Dan pesertanya bakal datang dari berbagai penjuru Tanah Air. Semua akan mengambil start di Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan olahraga (Disparpora) Merangin, Dedi Darmantias mengatakan, FPGNM Jambi akan menjadi agenda tahunan nasional Kabupaten Merangin yang akan digelar setiap bulan Septembar.

Harapannya, sebut Dedi, untuk meningkatkan animo masyarakat dan memperkenalkan objek wisata geopark, agar lebih dekat kepada masyarakat dan wisatawan.

“Apalagi Geopark Merangin telah diusulkan masuk dalam warisan dunia berdasarkan penilaian jaringan Unesco. Ini juga upaya meraih pengakuan internasional (Unesco) sebagai warisan dunia,” jelas Dedi, Jumat (1/8).

Selain aneka kegiatan lomba dan budaya, FPGNM juga diisi kegiatan Arung Jeram di Sungai Batang dan perkemahan di kebun durian milik Pemkab Merangin, di kawasan Geopark Merangin.

Rute arung jeramnya dijamin eksotis. Seluruhnya bakal menerabas Sungai Batang Merangin. Pemandangan fosil-fosil Geoperk Merangin bisa dinikmati di sana.

Soal Geopark, Menteri Pariwisata Arief Yahya selalu mengingatkan agar segera mengurus persyaratan administratif dan didaftarkan ke UNESCO. Lalu dikawal ketat, agar usulan itu betul-betul diterima dengan baik dan lengkap. “Kalau sudah diakui UNESCO maka, levelnya naik, value-nya naik, dan layak dikembangkan sebagai destinasi yang harus dipromosikan,” jelas Arief Yahya.

Festival Geopark Merangin ini, lanjut dia, akan lengkap jika ada destinasi yang kuat. Status Taman Bumi itu akan menguatkan Jambi, ketika diakui dunia. Tapi, sebagai festival dia berharap event itu ramai dikunjungi orang.

“Silakan ke Jambi. Geopark Merangin komplit. Alamnya indah. Banyak menyimpan fosil ratusan tahun serta menjadi sejarah pembentukan bumi. Anda yang belum punya rencana kemana-mana, silakan hadir ke festival ini. Kalau merencanakan jauh-jauh hari, bisa booking transportasi dan akomodasi lebih longgar, lebih murah, dan lebih banyak destinasi yang bisa dicari,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

 

Wonderful Indonesia Mulai Bidik Wisman Kota Tier-2 Tiongkok

0
foto: Cecep Mulyana / batampos

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) tidak lagi hanya berfokus mendulang wisman dari kota-kota tier-1 Tiongkok seperti Shanghai, Guangzhou, Beijing atau Shenzhen. Saat ini, promosi juga mulai merambah kota-kota tier (tingkat)-2 di Negeri Tirai Bambu.

Aktivitas promosi pariwisata itu tercermin dalam Sales Mission Greater Bali ke tiga kota tier-2 Tiongkok yaitu Hefei, Wuxi dan Hangzhou. Secada berurutan, tiga kota tadi akan disambangi Wonderful Infonesia pada 29 Agustus 2017, ‪31 Agustus 2017‬ dan ‪1 September 2017‬.

“Berbicara mengenai tingkatan, kota-kota yang dimaksud dengan tier-2 di Tiongkok adalah kota-kota yang secara ekonomi memiliki produk domestik bruto (PDB) antara USD 68 miliar–USD 299 miliar,” ujar Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu, Rabu (30/8).

Kegiatan promosi Wonderful Indonesia ke kota-kota tier-2 di Tiongkok ini menunjukkan betapa dalamnya komitmen promosi pariwisata Indonesia di Tiongkok.

Dasar dari agresivitas promosi pariwisata Indonesia di Tiongkok ini adalah kenyataan bahwa Tiongkok adalah pasar yang dari segi jumlah dan pertumbuhannya paling fantastis di antara pasar lainnya.

“Fantastis dikarenakan jumlah kunjungan wisman tahun 2017 sampai bulan Juni sudah hampir mencapai angka 1 juta, paling besar di antara pasar manapun, dan angka pertumbuhan year-on-year-nya periode Januari-Juni 2017 hampir mencapai 50%,” jelas Vinsensius.

Pitana menambahkan, Kemenpar ingin menjaga momentum ini dengan mengadakan diversifikasi promosi, salah satunya dengan menyasar kota-kota yang selama ini belum tersentuh seperti Hefei, Wuxi dan Hangzhou.

Maskapai Indonesia pun kini turut mendukung pembukaan penerbangan ke kota-kota tier-2 di Tiongkok sehingga promosi pariwisata Indonesia dianggap sudah sebagai suatu keharusan.

Jika sebelumnya maskapai Indonesia hanya terbang ke originasi kota besar Tiongkok seperti Guangzhou dan Beijing, kini maskapai seperti Sriwijaya Air dan Citilink mulai merambah kota-kota seperti Hangzhou, Wuhan, Fuzhou, dan Guiyang.

Kolaborasi antara maskapai penerbangan dan Kemenpar diharapkan akan membawa semakin banyak wisman Tiongkok berpelesir ke Indonesia.

Pada kegiatan Sales Mission Greater Bali di Tiongkok, Kemenpar membawa 11 industri pariwisata asal destinasi Bali untuk memperkenalkan produk mereka kepada buyers di masing-masing kota.

Vinsensius menambahkan, tema destinasi Bali dipilih dikarenakan Bali adalah primadona pariwisata Indonesia dan destinasi yang tepat sebagai awal bagi wisman untuk mengeksplorasi kekayaan destinasi lainnya di Indonesia.

“Bali adalah sebagai starting point yang sempurna bagi wisman yang baru pertama kali ke Indonesia,” ujar VJ, sapaan akrab Vinsensius Jemadu.

Selanjutnya, kata VJ, wisman Tiongkok bisa menjelajah lebih banyak destinasi seperti ke Lombok atau Banyuwangi yang juga sangat menarik.

”Selain kegiatan business meeting (table top meeting), kegiatan misi penjualan menampilkan seni tari-tarian tradisional khas Indonesia, pembagian doorprize berupa tiket Shanghai-Denpasar pp dan akomodasi 3 hari 2 malam serta package tour untuk 1 (satu) orang di setiap kota,” pungkas VJ.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, sejak dua tahun lalu, Kemenpar memang meluncurkan konsep 3 greater, yakni Great Bali, Great Jakarta dan Great Batam. Mengapa dipilih tiga itu? Karena selama ini wisawatan mancanegara yang berkunjung di Indonesia, 40 persen ke Bali, 30 persen ke Jakarta dan 20 persen ke Batam-Bintan.

“Saya selalu memulai dari akhir. Selama ini 90 persen wisman itu masuk melalui 3 pintu utama itu, karena itu kita buat 3 greater tersebut,” papar peraih Marketeer of The Year 2013 oleh MarkPlus itu.

Promosi pun disesuaikan dengan tiga destinasi itu. Begitu pun, originasinya, berdasarkan pada data kunjungan yang sudah ada. Lima besar originasi ada di Singapore, Malaysia, Tiongkok, Australia dan Jepang. Dari lima besar itu, Tiongkok termasuk yang dinilai memiliki proyeksi yang sangat besar.

“Saat ini wisatawan Tiongkok mulai membanjiri Indonesia. Dan itu sudah bisa kita perkirakan sejak akhir 2015,” kata Menpar Arief Yahya.

Arief Yahya juga sudah menghitung bulan-bulan liburan orang Tiongkok. Akhir tahun, lalu Tahun Baru Imlek bulan Februari, lalu bulan Mei ada Hari Buruh sedunia, Juni-Juni ada liburan anak-anak sekolah, bulan Oktober ada hari Kemerdekaan Tiongkok, dan kembali di Akhir tahun sampai dengan awal tahun. Dia juga sudah mendapatkan data, bahwa orang China itu memutuskan untuk berlibur minimal satu bulan sebelumnya.

“Jadi, dari skedul liburan dan waktu memutuskan berlibur itulah saat yang tepat untuk berpromosi dengan tepat,” jelas pria asal Banyuwangi ini. (*)

Kemenpar Dukung Pekan Pesona Pesantren di Ciamis

0

Dalam rangka mendorong berkembangnya wisata religi di Indonesia, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung Yayasan Pesantren Sirnarasa menyelenggarakan Pekan Pesona Pesantren pada 31 Agustus hingga 3 September 2017 di Pesantren Sirnarasa, Dusun Ciceuri, Desa Ciomas, Panjalu, Jawa Barat.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kemenpar Esthy Reko Astuty menjelaskan Pekan Pesona Pesantren yang mengusung tema “Satu Suara untuk Menyelamatkan Sumber Daya Dunia” ini akan menargetkan pengunjung selama sepekan sebanyak 60.000 orang. Kegiatan ini, lanjut Esthy bertujuan mempromosikan salah satu bentuk wisata budaya di pesantren yang sangat religius yang menjadi daya tarik wisata religi.

“Tujuan lainnya, memadupadankan beberapa unsur seni budaya yang bersifat religius yang sangat relevan dengan keberadaan pesantren.Sekaligus mendorong pemerintah daerah bersama stakeholder yang lain untuk membangun destinasi wisata religi Indonesia yang berdaya saing tinggi,” ujar Esthy di Jakarta, Kamis (31/8).

Sebelum puncak acara Pekan Pesona Pesantren berlangsung, event ini sudah dimeriahkan dengan berbagai acara dalam berbagai bidang. Untuk bidang keagamaan ada acara Musabaqoh Tilawatil Qur’an, lomba Murattal Quran, lomba pidato, dan pameran buku karya Abah Gaos- pendiri Pesantren Sirnarasa.

Di bidang pendidikan ada acara seminar pendidikan kebangsaan, bidang kesehatan ada pengobatan dan terapi alternatif gratis serta khitanan massal. Acara bidang ekonomi ada pelatihan kewirausahaan dan pameran produk kerajinan, bidang lingkungan ada jalan santai dan gerakan bersih lingkungan.

Sementara acara di bidang seni dan budaya, selain Wayang Ajen dan Seni Gembyung juga ada Rampak Dalang, Sepeda Balong, Gubyag, dan lomba Masak Liwet.

“Event ini merupakan syukuran Dalam Rangka Maulid Pesantren Sirnarasa dan Abah Aos ke 75. Setiap harinya pesantren ini dihadiri para santri, ikhwan, dan akhwat sekitar ‪500-1000‬ jamaah,” ujar Kabid Bidang Promosi Wisata Budaya Wawan Gunawan.

Wawan juga mengatakan, Pekan Pesona Pesantren ini akan meningkatkan pemberdayaan potensi Pesantren Sirnarasa dan ikhwan TQN PP Suryalaya dalam kontribusinya bagi kemajuan agama dan Negara serta terwujudnya peradaban dunia.

“Dari sekian banyak keanekaragaman wisata di Indonesia, masih ada potensi yang tersembunyi untuk digali, diperkuat dan dioptimalkan. Wisata religi menjadi pembeda dan ciri khas peradaban bangsa Indonesia,” katanya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengapresiasi gelaran Pekan Pesona Pesantren ini, menurutnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder untuk meningkatkan dan memperbaiki tata kelola destinasi wisata ziarah di Tanah Air sangat penting.

Menteri Arief Yahya menyebutkan, ia akan fokus pada tiga hal untuk membangun dan memperbaiki tata kelola destinasi wisata ziarah. “Diperlukan pengembangan destinasi wisata ziarah secara lebih serius, termasuk pengelolaan destinasi, pengemasan produk wisata, serta promosi dan pemasaran pada segmen wisata minat khusus tersebut. Khusus untuk tata kelola destinasi, pada kemasan atraksi dan daya tarik wisata ziarah,” ujarnya. (*)

Sriwijaya Air Siap Daratkan 188 Turis Malaysia ke Belitung

0

Tanggal 10 September 2017 akan menjadi hari yang istimewa bagi Bandara Internasional Hanandjoedin, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Rencananya, 188 turis Malaysia akan didaratkan di Bandara International Hanandjoedin itu.

Kedatangan gelombang pertama wisman tadi langsung disambut gembira Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Ir.Hermanto serta jajaran manajemen Bandara Hanandjoedin. Semuanya mengaku happy lantaran Hanandjoedin mulai dilirik wisatawan mancanegara.

“Akhirnya pecah telur juga. Ini akan jadi pendaratan perdana internasional setelah bandara dinaikkan statusnya menjad bandara internasional. Wisman-wisman itu akan menggunakan Maskapai Sriwijaya yang merupakan flight. Mereka membawa 188 wisatawan asal Malaysia dan dijadwalkan mendarat sekitar pukul 10.00 pagi,” kata Hermanto, Jumat (1/9).

Hermanto menambahkan, pesawat yang membawa wisatawan tersebut terbang langsung dari Kuala Lumpur selama 1.5 jam.

“Mereka rencananya akan disambut di bandara oleh dua Bupati sekaligus, Bupati Belitung H Sahani Saleh dan Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza. Dua-duanya hadir di acara welcome dance dan kemudian pengalungan selendang dan souvenir kepada pimpinan rombongan turis nanti,” lanjutnya.

Usai penyambutan, rombongan turis yang sebagai besar pengusaha ini akan langsung dibawa ke Belitung Timur. “Di sana akan mendengar paparan Bupati Belitung Timur dan jajarannya terkait pariwisata dan peluang investasi di Belitung Timur yang akan diakhiri dengan acara santap siang bersama,” ujarnya.

Dari Belitung Timur, rombongan turis akan dibawa ke Kabupaten Belitung. Materi yang dihadirkan sama. Semua diajak mendengarkan dan berdiskusi terkait pariwisata dan peluang investasinya.

“Usai paparan, rombongan diajak melakukan site visit ke Tanjung Kelayang, daerah yang telah ditetapkan Kementerian Pariwisata sebgai 10 Top Destinasi pariwisata. Para pengusaha ini akan diberikan paparan di lokasi terkait pengembangan pariwisata di daerah unggulan ini yang bisa dijajarkan Phuket Thailand atau Langkawi Malaysia ini,” urainya.

Selain itu, di lokasi ini rombongan dapat menikmati panorama pantai jernih berbatu granit raksasa sambil menunggu makan sore. “Kita akan tampilkan beberapa atraksi seni budaya. Mereka tidak menginap. Usai makan akan segera kembali ke bandara untuk melanjutkan perjalanan ke Singapura,” paparnya.

Dengan hadirnya charter flight perdana ini, Hermanto berharap bisa menjadi motivasi maskapai penerbangan untuk segera membuka rute reguler internasional ke Bandara Hanandjoedin. Selama ini, Hanandjoedin baru melayani rute domestik yakni Belitung – Pangkal Pinang, Belitung – Palembang dan Belitung – Jakarta.

Hadirnya penerbangan Internasional di Belitung ini membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya sumtingah. Setelah koneksi internasional terbuka, Belitung diyakini bakal lebih dikenal dunia. “Apresiasi buat Sriwijaya Air. Upgrade Bandara Belitung menjadi bendara internasiona sudah kami lakukan bersama kementerian Perhubungan akhir Desember 2016 yang lalu. Harapannya, setelah ini maskapai lain bisa segera ikut membuka rute regulernya,” harap Menpar Arief Yahya.

Naiknya status bandara menjadi bandara Internasonal dinilai menjadi kunci atau critical success factor percepatan pengembangan pariwisata di Belitung. “Selain bandara, masih ada lagi dermaga titik labuh untuk cruise (kapal pesiar) yang bisa mengangkut 3.000 turis dan juga marina untuk parkir yacht (perahu pesiar) yang akan segera dibangun juga,” ungkap Arief Yahya.

PR selanjutnya adalah membuka akses ke originasi “tebal” dan memiliki daya beli tinggi seperti Tiongkok, Hongkong, Macau, Taiwan, Korea, Jepang, Singapore serta Malaysia. “Tourism itu model bisnisnya mirip dengan telecommunication. Kedekatan atau proximity itu menjadi sangat penting, baik geografis maupun cultural,. Kalau digarap bagus, Belitung akan makin dikenal dunia,” tandasnya. (*)

Europalia Arts Festival 2017 Jadi Ajang Indonesia Tebar Pesona

0

Indonesia bakal menjadi perhatian negara-negara Eropa. Selama empat bulan mulai Oktober 2017 hingga Januari 2018, negara-negara Eropa bakal disuguhkan keindahan ragam budaya Indonesia. Hal ini menyusul ditunjuknya Indonesia sebagai tamu kehormatan ajang dua tahunan kegiatan kebudayaan terbesar di Eropa, “Europalia Arts Festival 2017”.

Masyarakat di tujuh negara eropa seperti Inggris, Belanda, Belgia, Jerman, Polandia, Prancis dan Austria, akan dibuai dengan indahnya budaya Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, akan ada 460 seniman yang diboyong ke berbagai kota di negara tersebut.

Mereka akan tampil dalam 228 agenda kegiatan budaya. Yakni 69 pertunjukan tari dan teater, 71 pertunjukan musik, 36 karya sastra, 38 karya film dan 14 pameran.

Selain itu juga terdapat program arsitektur bertajuk “Specific-Generic-Tribe” dengan tema Heritage, Contemporary, Creation dan Exchange.

Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, DR Hilmar Farid mengatakan, Europalia bersama dengan delegasi Indonesia menjadi wadah yang dipersembahkan oleh pemerintah dan rakyat Indonesia dalam ajang yang akan menampilkan seni budaya tradisional dan kontemporer multidisiplin yang mengangkat keberagaman seni dan budaya Indonesia bertajuk “Rampai Indonesia”.

“Ini adalah acara Indonesia. Kebetulan Kemendikbud diminta untuk menyiapkan penyelenggaraan. Dapat dilaporkan bahwa persiapan pelaksanaan acara ini sudah mencapai 90 persen terkait keberangkatan tidak kurang dari 480 seniman belum termasuk offisial dan tenaga teknis untuk terlibat dalam tidak kurang dari 220 event,” ujar Hilmar Farid dalam soft launching Europalia Arts Festival 2017, Kamis (31/8) siang di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Tidak hanya penampilan ragam budaya, dalam kegiatan ini juga akan dihadirkan pameran komik Indonesia. Hal ini menjadi istimewa karena Brussels di Belgia adalah ibu kota komik dunia. Sehingga kehadiran Indonesia nantinya betul-betul tepat dengan menghadirkan tradisi seni grafis Indonesia yang luar biasa kaya.

Hilmar menjelaskan, penyelenggaraan acara ini akan berjalan dengan asas terhadap tiga faktor sukses. Yaitu yang pertama adalah sukses penyelenggaraan. Mengingat kehadiran Indonesia ini merupakan misi yang sangat besar dan akan menjadi sorotan dunia, khususnya Eropa.

“Menyangkut berton-ton benda museum dan benda seni untuk dipamerkan di sana dan juga sekitar 400 orang dalam rentang waktu 104 hari. Ini memang satu misi kesenian yang besar,” kata Hilmar Farid.

Sukses kedua adalah sukses promosi. Tentunya kita ingin hadir di Eropa bukan sekadar menampilkan kesenian, tetapi juga menghadirkan Indonesia di dataran eropa. Khususnya melalui bahasa kesenian.

“Tentu kita sangat berharap Kementerian Pariwisata yang mengampu promosi Indonesia di mancanegara dapat terlibat aktif dalam program ini,” ujar Hilmar.

Sukses ketiga, sesuai arahan presiden adalah Gain, dalam artian apa yang bisa didapat dari penyelenggaraan event sebesar ini. Mulai dari trade, tourism dan investment.

“Jadi ini adalah festival kesenian, tapi dengan misi yang multi dimensi. Kesempatan ini untuk menghadirkan Indonesia secara pantas di pentas dunia,” ujar Hilmar.

Sementara Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Puan Maharani dalam sambutan yang disampaikan Deputi Pendidikan dan Agama, Prof. DR. Agus Sartono mengatakan, terpilihnya Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara keempat di Asia, dan menjadi negara di Asia Tenggara pertama yang menjadi tamu kehormatan Europalia Arts Festival yang berlangsung sejak tahun 1969.

Festival dua tahunan ini merupakan salah satu festival seni dan kebudayaan terbesar di dunia sehingga sebuah kesempatan dan peluang yang baik sekaligus tantangan untuk menunjukkan bahwa Indonesia sangat kaya akan karya-karya seni dan budaya, khususnya pada masyarkat Eropa.
Hal ini tentunya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang mempunyai potensi alam dan budaya beragam, dengan semangat Bhineka Tunggal Ika.

“Sebagai negara tamu kehormatan, tentunya Indonesia diharapkan dapat menampilkan berbagai keragaman seni dan budaya Indonesia yang toleran, demokratis dan modern yang berasal dari berbagai pelosok tanah air yang kaya akan budaya dan tradisi,” ujar Puan.

Puan mengatakan, ragam seni budaya yang ditampilkan nanti telah melalui hasil kurasi karya seni oleh kurator Europalia Indonesia dan Europalia internasional. Berbagai disiplin artis akan ditampilkan melalui dasar empat pilar.

Yaitu heritage, menampilkan warisan budaya Indonesia. Kedua Contemporary, yaitu pertunjukan seni kontemporer Indonesia. Ketiga creation, menampilkan hasil kreasi baru karya para seniman Indonesia.

“Dan yang terakhir Exchange, yakni kolaborasi seni yang dihasilkan secara persamaan oleh seniman Indonesia dan Eropa,” kata dia.

Puan berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi para pelaku seni dan budaya untuk dapat ditularkan kepada stakeholders lainnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik dan mendukung penuh kehadiran Indonesia di ajang “Europalia Arts and Festival 2017”. Menurut Menpar kegiatan ini menjadi kesempatan besar bagi Indonesia untuk menunjukkan berbagai karya seni dan budaya terbaik ke pentas dunia khususnya masyarakat Eropa.

Dari sisi faktor sukses penyelenggaraan, Menpar melihat dengan banyaknya seni budaya yang ditampilkan, penting untuk dapat menghadirkan filosofi dari karya seni tersebut. Hal itu agar publik internasional, dalam hal ini masyarakat Eropa, mengerti maksud atau makna atas sajian budaya yang ditampilkan.

“Jadi penting untuk sebelum ditampilkan, disampaikan sinopsis singkat mengenai makna dari karya seni tersebut,” kata Menpar Arief Yahya.

Hal ini penting karena di dunia pariwisata ada tiga hal yang dapat “dijual”. Yakni product, process dan philosophy.

Menpar mencontohkan Bali yang dinobatkan sebagai The Best Destination in The World olehTripAdvisor. Di Bali tiga hal tersebut sudah sangat kuat dan mengakar. Produk misalnya, berupa tarian atau seni musik. Kemudian prosesnya adalah bagaimana anak-anak berlatih menari di Bali. Kehidupan di Bali sudah menjadi atraksi.

“Tapi yang buat Bali itu hebat adalah filosofinya, dimana keseharian kehidupan keagamaanya yang tampak. Singkat kata, kalau sesuatu itu menjadi hebat pasti karena dia punya filosofi yang kuat. Sedangkan produk budaya kita sangat jarang akar budayanya diambil untuk kemudian diangkat. Karena itu, sinopsis perlu untuk menampilkan seperti apa filosofinya,” ujar Menpar.

“Jadi mohon saat ditampilkan, apa dan mengapa tarian itu dihadirkan, apa yang membuat tarian itu hebat, perlu juga diangkat,” kata Menpar.

Sementara untuk faktor kesuksesan promosi, Menpar akan memaksimalkan berbagai hal yang dimiliki Kemenpar untuk berpromosi. Ia menjelaskan, sebelumnya materi promosi kehadiran Indonesia di ajang Europalia Arts Festival 2017 telah ditayangkan di berbagai media.

Di media elektronik, telah ditayangkan di stasiun televisi BBC, Bloomberg dan media lain. Begitu juga di media digital seperti TripAdvisor, Google dan YouTube serta media-media sosial.

Selain itu juga media-media promosi luar ruang yang tersebar di berbagai negara eropa. Di Prancis, sebanyak 16 bus akan di-branding dengan Europalia. Begitu juga Black Cab di London serta media luar ruang di Belgia. Semuanya akan dibranging terkait Indonesia menjadi tamu kehormatan di Euroalia Arts Festival 2017.

Menpar menekankan bahwa Kementerian Pariwisata akan “all out” dalam segi promosi. Sebab menurutnya, selama ini lemahnya penyelenggaraan satu event adalah minimnya anggaran untuk promosi.

“Culture and nature resources kita itu selalu top 20 in the world, tapi masalahnya tidak ada (masyarakat internasional) yang tahu. Country branding kita juga sebelumnya tidak masuk rangking dunia. Karena itu saya keras sekali bahwa harus 100 persen alokasikan untuk promosi. Ini agenda nasional untuk kebanggaan bangsa,” kata Menpar.

Terakhir untuk sukses pemberdayaan masyarakat dan ekonomi, dalam hal ini kehadiran Indonesia harus dapat memberi hasil di tiga bidang. Yakni Trade, Tourism dan Investment.
Untuk itu Menpar meminta agar bisa langsung memonetised dengan mengurutkan negara-negara dengan potensi paling besar.

Di pariwisata misalnya. Berdasarkan data, tingkat kunjungan wisatawan dari negara eropa, Inggris adalah negara yang terbesar. Pada tahun ini ditargetkan 400 ribu kunjungan wisman. Kemudian disusul Prancis 300 ribu, Jerman 275 ribu, kemudian disusul Belanda, Italia dan seterusnya.

“Harus firm, negara mana yang harus dikunjungi dulu, atraksi mana dulu. Jadi mohon diseimbangkan antara culture dan comercial values. Kalau di pariwisata di urutannya adalah terbesar Inggris, maka sektor lain silakan bisa menyesuaikan,” kata Menpar.

Dengan keseimbangan antara cultural dan commercial value, maka culture industry Indonesia akan semakin meningkat. Menpar pun mengajak dengan semangat Indonesia Incorporated yang tertuang dalam pelaksanaan bersama

“Europalia Arts Festival 2017”, agar dapat menjadikan Indonesia sebagai menjadi negara pemenang. “Kita harus bisa menjadi yang terbaik dan terbesar,” ujar Menpar. (*)

 

Tarakan Makin Terbuka dengan Direct Flight Hongkong

0

Kabar gembira datang dari dunia Pariwisata Tarakan. Daerah yang baru saja didatangi puluhan wisatawan mancanegara pengguna Kapal Yachter di ajang Sail Indonesia 2017 itu wilayahnya akan semakin terbuka lebar.

Derawan yang memiliki satwa langka Bekantan itu akan didatangi penerbangan langsung dari Hongkong pada bulan Desember 2017, mendatang.

“Pintu masuk kami bertambah, setelah kami bisa didatangi dengan kapal Yahcter, kini 6 kali dalam sebulan akan datang penerbangan langsung dari Hongkong, kami sudah bertemu dengan agen travel dan maskapai untuk merealisasikan ini. Ini merupakan kabar gembira bagi pariwisata di Tarakan,” ujar Walikota Tarakan Sofian Raga saat menyambut kedatangan puluhan wisatawan Yahcter yang bersandar di Tarakan dalam acara Gala Dinner di Taman Berlabuh Tarakan, 30 Agustus 2017.

Dalam acara tersebut juga dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) diwakili langsung oleh Adji Sularso (Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari) dan Maruli Simanjuntak (Kasubbid Promosi Wisata Laut Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar).

Lebih lanjut Sofian mengatakan, jika dua pintu masuk ke Tarakan sudah terbuka, maka pihaknya akan langsung mempersiapkan segala hal yang terkait dengan penyambutan wisatawan dan sumber daya manusia yang menunjang pariwisata.

“Silahkan explore Tarakan, bermalamlah bersama keindahan dan keramahan Tarakan, Hotel dan destinasi wisata tersedia di Tarakan. Salah satunya kami punya Hutan Bakau di tengah kota, yang isinya Hewan Langka Bekantan, yang tadinya hanya 4 ekor, kini ada 45 ekor,” ujar Sofian.

Tarakan juga memiliki beberapa atraksi yang unik. Selain rumah-rumah adat, Tarakan juga punya museum perang dunia ke-II yang megah di pusat kota.

Ada Hutan Mangrove, Taman Ovan Ladang, Pantai Amal, Penangkaran Buaya Juwata, Wana Wisata Persemaian, Museum Rumah Bundar, Grand Tarakan Mall, Gusher Plaza, Pantai Tanah Kuning. “Kami juga punya tarian dan budaya yang menarik. Silahkan saja datang ke Tarakan,” ujar Walikota.

Dalam acara penyambutan Sail Indonesia 2017, para wisatawan disambut dengan tarian Iraw Rengkayu dan diberikan selendang khas Tarakan. Perwakilan Kemenpar dari Tim Percepatan Wisata Bahari Kemenpat Adji Sularso mengatakan, Tarakan harus bisa mengambil manfaat dari kedatangan para Sail Indonesia 2017.

“Ini rangkaian Sail Indonesia 2017 yang harus dikemas dengan baik terus menerus. Semoga acara puncaknya nanti di Sail Sabang 2017 bisa meriah dan bangak yahcter yang datang. Kami akan terus genjot promosi ke seluruh dunia bahwa kita punya pantai yang indah dan luas, dan memastikan kedatangannya ke Sail Sabang 2017 yang akan digelar 28 November 2017,” ujar Adjie.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku senang Sail Indonesia 2017 dari lokasi ke lokasi berjalan dengan lancar dan baik. Pria asli Banyuwangi ini berharap para wisatawan yang mayoritas perekonomiannya menengah ke atas kembali lagi ke Indonesia dan bisa menceritakan hebatnya pantai tanah air.

“Biarkan mereka merasakan, meresapi dan bercerita bahwa Indonesia memang surganya pantai dan alam bawah laut dan budaya yang tiada tandingannya,” kata Menpar Arief. (*)

 

Harus Kontrol Inflasi di Bawah 4 Persen

0
batampos.co.id – Sekretaris Daerah Tanjungpinang, Riono mengatakan, agar harga-harga sembako di Tanjungpinang tidak melambung tinggi perlu dilakukan kendali penuh atau kontrol atas pertumbuhan inflasi dari waktu ke waktu. Idealnya, kata Riono, inflasi di Tanjungpinang harus di bawah empat persen.
“Karena jika terlalu tinggi dan terlalu rendah akan berpengaruh pada ketersediaan barang, sehingga empat persen itu angka yang bagus,” kata Riono, kemarin.
Pengendalian harga, sambung Riono, bukan melulu tentang menurunkan pertumbuhan inflasi. Jika inflasi terlalu rendah, yang terjadi adalah kelangkaan barang lantaran produk yang dijual tidak menguntungkan bagi produsen. “Kalau cabai harganya sedang rendah, petani pasti tidak mau lagi menanam cabai,” kata Riono.
Selama dua tahuun terakhir, kontrol atas pertumbuhan inflasi terus dilakukan. Riono yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menyebutkan, selama dua tahun terakhir pertumbuhan inflasi Tanjungpinang ada di angka 3,00 persen atau lebih rendah dari nasional yang mencapai 3,02 persen.
“Karena itu, TPID Tanjungpinang diapresiasi sebagai yang terbaik se-Sumatera,” ungkap Riono.
Diakuinya bahwasanya pengendalian inflasi di Tanjungpinang tidak semudah di daerah lain. Hal ini mengingat Tanjungpinang bukan sebuah daerah penghasil. Sehingga yang perlu dilakukan dari waktu ke waktu secara intensif adalah koordinasi pemerintah dengan distributor penyedia barang.
“Kita makan beras, tapi tidak punya sawah. Kita butuh gula, tapi tidak punya pabriknya, kita butuh sayur, harus minta ke Bintan. Nah ini yang penting adalah koordinasinya. Apa yang misalnya jadi kendala di distributor sebisa mungkin pemerintah ikut membantu mencarikan jalan keluarnya,” jelas Riono.
Misalnya, sambung Riono, ketika para distributor takut menyimpan barang dalam jumlah banyak di gudang lantaran khawatir dianggap sebagai penimbunan, maka pemerintah daerah akan membekali mereka dengan surat keterangan bahwasanya stok yang dibutuhkan memang harus memadai.
“Kunci dari pengendalian harga ini adalah stok. Kalau stoknya terjamin, harga pasti stabil, dan itulah yang kami jaga dalam rapat TPID setiap bulan pada tanggal 14,” ujarnya.
Namun jikalau harga sudah tidak lagi bersahabat dan stok semakin menipis, maka tidak bisa tidak, pemerintah daerah akan melakukan intervensi dalam dunia usaha melalui BUMD. Tetapi asal segalanya masih dalam jangkauan standar, Riono menegaskan, pemerintah daerah tidak akan ikut campur.
“Seperti cabai yang dulu harganya sempat Rp 100 ribu lebih. Kita intervensi lewat BUMD dan bisa dapat harga Rp 60 ribuan. Ya itulah bagian dari kontrol inflasi dan menjaga stabilitas harga di pasaran sehingga masyarakat dapat terpenuhi kebutuhannya.” pungkas Riono. (aya)

Upayakan Alokasi Rastra di APBD

0
batampos.co.id – Dengan tidak ada laginya alokasi beras pra sejahtera (rastra) yang dialokasikan pemerintah pusat melalui APBN membuat pemerintah daerah harus mengalokasikannya di APBD, jika hendak masih menyalurkan rastra kepada masyarakatnya.
Kepala Dinas Sosial Tanjungpinang, Agustiawarman menjelaskan, sejak Januari 2017 silam, pemberian rastra kepada 1.656 KK yang ada di Tanjungpinang memang telah dihentikan. Selain karena memang sudah diputus bantuan langsung dari pusat, ada alasan lain yang membuat Pemko Tanjungpinang belum dapat menggulirkan program serupa. Yakni berupa tunggakan Pemko Tanjungpinang yang belum terbayarkan ke Bulog Divre Tanjungpinang.
“Ya kami akui memang sangat banyak masyarakat yang tidak mendapatkan beras. Namun, tetap kami upayakan dengan terlebih dahulu segera menyelesaikan tunggakan tahun 2016, baru melakukan MOU kembali dengan Bulog untuk Rastra tahun 2017,” kata Agustiwarman, kemarin.
Kemungkinan besar, sambung Agustiawarman, para penerima Rastra dari APBD hanya mendapatkan jatah beras selama 5 bulan. Itu artinya, masyarakat akan mendapatkan sekitar 75 Kg beras jika memang jumlah yang dikeluarkan masih sama seperti tahun 2016, yaitu 15 Kg perbulan.
“Kemungkinan jikapun dapat, masyarakat tidak kita berikan dari Januari, tapi hanya 5 bulan tersisa ditahun 2017 saja. Kita sudah sepakati, yaitu antara TAPD dan Bulog, jadi nantinya beras yang disalurkan hanya 5 bulan. Itupun setelah kita MOU terlebih dahulu dengan Bulog,” terang Agustiwarman.
Agus mengharapkan masyarakat yang masuk dalam katagori tidak mampu dan penerima Rastra dari dana APBD untuk dapat bersabar. Dia akan terus mengupayakan agar beras twersebut dapat tersalur kepada masyarakat. (aya)

Sediakan Ruang Laktasi di Perkantoran

0
batampos.co.id – Menurut peraturan terbaru Nomor 33 tahun 2012 tentang pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif adalah suatu kewajiban setiap ibu melahirkan. Makanan yang tepat bagi bayi dan anak usia dini (0 – 24 bulan) adalah ASI ekslusif yakni pemberian ASI saja segera setelah lahir sampai usia 6 bulan.
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah amat mendukung peraturan tersebut. Baginya, agar generasi muda Tanjungpinang ke depannya sehat, mutlak bagi mereka mendapatkan ASI eklusif dari ibunya.
“Setahu saya,  ASI dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Bayi yang diberi ASI pasti fisiknya lebih kuat, karena itu, anak-anak zaman dulu pasti daya tahan tubuhnya kuat, beda dengan anak sekarang kena angin sedikit saja sudah sakit. Karena itu, agar generasi muda Tanjungpinang ke depannya lebih sehat dan hebat, harus mendapat ASI eklusif,” ujar Lis ketika membuka Workshop Inisiasi Menyusui Dini dan ASI Ekslusif, di Hotel Aston Tanjungpinang, kemarin.
Untuk Kota Tanjungpinang pada tahun 2015, sambung Lis, pemberian ASI ekslusif 6 bulan sebesar 1.516 (32,2 persen), dan pada 2016 sebesar 741 (24 persen). Capaian ini, kata Lis, masih di bawah target yang telah ditentukan yaitu sebesar 44 persen.
Agar capaian ini bisa terwujud, perlu ada dukungan dari berbagai pihak. Mulai dari motivasi dari suami di rumah sampai perhatian pemerintah dengan menyediakan ruang laktasi di area perkantoran.
Beberapa OPD Tanjungpinang telah menyediakan ruang laktasi. Namun, masih ada beberapa yang belum. Lis berharap, imbauannya ini dapat diwujudkan dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan kantor-kantor lain khusunya pelayanan publik dapat menyediakan ruang laktasi yang memenuhi standar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rustam, mengatakan pemberian ASI kepada bayi sebenarnya sederhana tapi sungguh luar biasa manfaatnya. Upaya ini, sambungnya, merupakan bagian dari visi misi wali kota untuk meningkatkan akses kesehatan demi mencapai generasi yang berkualitas.
Pemerintah Kota Tanjungpinang sendiri, lanjutnya, telah memberi dukungan agar terwujudnya ruangan menyusui, salah satunya melalui surat edaran nomor 346 tahun 2017 tentang fasilitas khusus menyusui di tempat kerja dan sarana umum.
Untuk ruang menyusui yang tersedia di pemerintah Kota Tanjungpinang seperti di Dinas Kesehatan, RSUP, RSUD, Puskesmas, dan Kantor Pepustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang. Sementara di perusahaan PT. Teh Prendjak, PT. Teh Bunga, dan PT. Swakarya Indah Busana. Selanjutnya fasilitas umum  yang menyediakan ruang menyusui, di Bandara RHF, Pelabuhan Angkasa Pura dan Ramayana Mall.
“Untuk mendukung tercapainya target ASI eksklusif, kami juga sudah melaksanakan beberapa upaya di antaranya mengupayakan setiap bayi yang lahir dengan IMD, kunjungan lanjutan oleh konselor ASI dan ibu yang mengalami kesulitasn dalam memberikan ASI ekslusif, sudah terbentuknya KP-ASI, pelatihan motivator ASI. Saat ini tenaga konselor berjumlah 39 orang terdiri dari bidan dan gizi,” pungkasnya. (aya)

Tekong Pokcai Nahas Ditahan

0
Warga Pulau Penghujan menumpangi pokcai untuk menyebrang di Kampung Dusun 1, Kecamatan Teluk Bintan, beberapa waktu lalu. Dok Batam Pos

batampos.co.id – Tekong pokcai nahas, Putra Irawanda (21) ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Bintan, Rabu (30/8) lalu. Penahanan dilakukan karena tersangka diduga melakukan pelanggaran pelayaran dalam insiden tenggelamnya pokcai nahas di Desa Pengujan, 15 Juli lalu.

“Dinilai alpa karena mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain,” kata Kasatreskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan yang ditemui Jumat (1/9) kemarin di Mapolres Bintan. Kasat menyebutkan, tenggelamnya pokcai di Desa Pengujan menyebabkan seorang penumpang meninggal dunia
atas nama Mahani.

Disebutkannya, Rabu lalu, tekong pokcai diperiksa sebagai saksi.
Setelah bukti cukup yakni 1 unit pokcai yang tenggelam dan 1 lembar hasil visum korban meninggal yang dikeluarkan pihak RSUD Kepri Tanjunguban, pada 25 Juli lalu dan keterangan pelaku, maka status pelaku langsung ditingkatkan
menjadi tersangka.

“Setelah ditetapkan tersangka, langsung kami terbitkan surat
penangkapan dan penahanan,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, saat itu, 25 orang penumpang, 1 mobil dan 9 motor menyeberang dengan pokcai dari Selat Bintan II ke Selat Bintan I, sore hari. Diduga kelebihan muatan, bagian depan pokcai naik ke atas hingga menyebabkan pokcai tenggelam. Saat itu, istri kades Pengujan, Mahani tersangkut di seng atas pokcai, hingga akhirnya ditemukan sudah meninggal. (cr21)