Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 12954

Atlet Hapkido Kepri Juara Umum

0
Dewan Penasehat Hapkido Cabang Tanjungpinang, Laksma TNI Ribut Eko Suyatno (jaker hitam), Berbincang Dengan Kontingen Hapkido Sesampainya di Bandara RHF Tanjungpinang. F Lantamal IV untuk Batam Pos

batampos.co.id – Kontingen beladiri Hapkido Tanjungpinang, Kepri keluar sebagai juara umum dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Hapkido yang di selenggarakan di Jogyakarta selama dua hari dimulai pada, 26-27 Agustus lalu, dengan menyabet 13 medali emas, 9 medali Perak dan 13 medali Perunggu.

Kepulangan atlet yang mengharumkan nama Provinsi Kepri dalam kancah nasional tersebut pun langsung disambut Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Ribut Eko Suyatno, yang merupakan Dewan Penasehat Hapkido cabang Tanjungpinang, di Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Selasa (29/8) malam.
“Selamat atas prestasi yang telah diraih kontingen Hapkido Tanjungpinang, yang berhasil keluar sebagai juara umum,” ujar Ribut.
Dikatakan Ribut, dari medali yang berhasil diraih tersebut dua diantaranya disumbangkan oleh prajurit Yonmarhanlan IV yakni Serda (mar) Hutasoit dan Prada (mar) Rafa yang berhasil menyabet medali emas dan perunggu.
“Ini tentunya tidak lepas dari hasil kerja keras seluruh kontingen yang berlatih dengan sungguh-sungguh hingga akhirnya berhasil membawa pulang prestasi yang sangat luar biasa,” kata Ribut.
Sementara itu, Komandan Batalyon Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) IV Tanjungpinang, Letkol (Marinir) Didik, menambahkan Hapkido merupakan seni bela diri yang populer dikalangan sipil dan militer. Seperti yang dikembangkan dikalangan Yonmarhanlan IV dengan ciri yang memakai teknik kuncian, bergulat, tendangan, pukulan, lemparan, serangan tusukan dan sabetan.
“Beladiri ini (Hapkido) sangat dinamis dan elektrik, namun sangat mematikan. Beladiri ini salah satu bentuk pertahanan diri. Yang mana ini sudah berkembang di Eropa, Australia dan sejumlah negara Asia termasuk Indonesia,” ujarnya.
Dikatakan Didik, pihaknya telah menetapkan beladiri tersebut wajib dikuasai oleh prajurit Marinir. Sebab, beladiri itu cocok untuk kalangan militer seperti di sejumlah negara lain.
“Beladiri ini kolaborasi teknik melumpuhkan lawan dengan pemahaman dan memanfaatkan titik kelemahan yang ada pada anatomi tubuh manusia,” pungkasnya.(ias)

Gala Dinner untuk Yachter Dunia di Pantai Maurole, NTT

0

Senin, (28/8), 9 kapal pesiar mini (yacht) bersandar di Pantai Maourole, Kab. Ende, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ke Pantai Mourole menjadi bagian reli bahari berskala internasional bertajuk Wonderful indonesia Sail 2017. Di antara merekaberasal dari Swiss, Australia dan Kanada.

Mereka mendapatkan sambutan hangat dari penduduk lokal berupa jamuan gala dinner dengan menu khas seperti ikan bakar cakalang, cap cay cumi dan sate ikan lengkap dengan lontong aregau. Selain makanan, warga juga menampilkan tarian tradisional dari kelompok bermain lengkap dengan pakaian adat Maurole.
Sajian tidak kalah menarik adalah, opera dewi padi diperankan oleh pemuda-pemudi setempat.

Bukan cuma bersandar dan menikmati suasana eksotis Pantai Maurole, pagi hari sebelum gala dinner para yachter ini juga berkunjung ke destinasi wisata utama di Ende, danau tiga warna Kelimutu di Taman Nasional Kelimutu, Ende, NTT.

Pelaksana Tugas Analisis Data Pasar Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Sutarjo menjelaskan, sambutan terhadap para yachter ini bentuk atensi luas masyarakat Maurole terhadap kegiatan pariwisata di Ende.

Kegiatan ini untuk menyambut para pelayar sejak berlayar sejak Juli dan mereka kini berada di Ende. Sambutan ini bagian dari karakter masyarakat setempat menyambut turis asing dan kegiatan pariwisata di Ende,” ujar Sutarjo didampingi I Nyoman Wija Sugiantara mewakili bidang promosi Wisata Bahari Kemenpar.

Dalam kesempatan ini, Sutarjo sekaligus mempromosikan wisata -wisata di Ende. Yachter bisa menjelajahi destinasi wisata di Ende dalam waktu singkat “Dari Maulore, Anda bisa menjelajahi banyak tempat selama perjalanan satu hari. Sekitar Maulore banyak sekali atraksi budaya, serta wisata alam. Silahkan expore,” ujar Sutarjo.

Dia melanjutkan, banyak pulau kecil bisa diakses dari Maulore seperti Pulau Hopping di mana para yachter bisa snorkling lengkap dengan panorma gugusan batu koral. “Tempat indah untuk menikmati suasana pantai penuh dengan kedamaian,” sambung Sutarjo.

Kepala Dinas Pariwisata Ende, Derson Duka menambahkan, Ende memiliki segudang potensi daya tarik wisata di mana arus dan pergerakan para pelaku wisata dunia di perairan ini mesti dianggap sebagai peluang mengangkat dan mendayagunakan berbagai potensi sumber daya alam dan budaya Indonesia.

“Karena itu, saya mengajak para sailors mengunjungi berbagai obyek wisata di wilayah ini dari berbagai sisi berbeda,” tandasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat datang untuk para wisatawan yachter. “Selamat menikmati bahari negara kami, dan keramahan masyarakat Indonesia,” ujar Menpar Arief Yahya. (*)

Grand Fondo New York Indonesia, Ajak Pesepeda Gowes Lintasi Alam Lombok

0

Pembaca batampos.co.id, silakan ke Lombok, 3 September 2017. Ada Gowes Lintas Alam Grand Fondo New York Indonesia yang bisa dinikmati di sana.

“Kami tidak butuh waktu lama untuk meyakinkan GFNY bahwa Lombok akan menjadi tempat yang luar biasa untuk event ini. Prosesnya hanya sekitar dua bulan. Dengan segala keindahannya, kami yakin Lombok akan memberi kesan menawan yang takkan terlupakan, khususnya kepada para peserta dari mancanegara,” ujar Axel Moeller, selaku promotor sekaligus penyelenggara GFNY Indonesia.

Di Lombok nanti, para peserta GFNY Indonesia akan ditantang dua macam rute sesuai pilihan peserta. Pertama, dengan jarak tempuh 80 km untuk peserta non kompetisi. Satunya lagi 180 km untuk kompetisi. Di jarak tempuh 180 km, para peserta mendapatkan chip timing. Dengan begitu, kemampuan masing-masing peserta pun terekam lebih detail.

“Di Lombok nanti, dua rute yang diperlombakan adalah 80 dan 180 km. Dan sebagai event “gowes lintas alam”, panorama rute menjadi daya tarik utama Grand Fondo,” lanjut Axel.

Axel memang tak asal bicara. Karena di Lombok nanti, seluruh peserta gowes lintas alam akan disambut panorama keren di sepanjang rute dari start sampai finis.

Salah satu suguhan yang menawarkan kombinasi ujian berat buat para peserta sekaligus view yang menawan adalah di kawasan Nambung. Rute didominasi tanjakan ekstrim, tapi di sepanjang rute itu ada nuansa kampung khas Indonesia yang bisa dinikmati.

Pesona ini ikut dilirik Kemenpar. Lewat divisi Wisata Alam Asdep Segmen Pasar Personal, Kemenpar pun ikut memberikan supporting di even ini. “Ekonomi, commercial dan social value, semuanya ikut terangkat. Dan setelah mengikuti lomba dan kembali ke negara masing-masing, para bikers ini akan menjadi duta-duta pariwisata yang akan mengenalkan Lombok NTB secara lebih luas,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti yang juga didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Hendry Noviardi.

Dampak positif lainnya datang dari media value. Esthy meyakini, sport tourism di Lombok, Nusa Tenggara Barat itu punya dampak langsung dan media value yang tinggi. “Ini yang menjadi salah satu pertimbangan mengapa Kemenpar gencar mendorong kegiatan sport tourism internasional di Tanah Air,” lanjutnya.

Sadar akan potensi tadi, even ini pun digarap dengan sangat serius. Rute lomba diset dengan menonjolkan seluruh destinasi andalan Lombok. Dan semuanya, langsung dikawal Kepala Bidang Promosi Wisata Alam Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Hendry Noviardi.

“Rute GFNY Lombok Indonesia ini akan dimulai dari kawasan utara Senggigi. Setelah menyusuri rute pantai di sisi kanan, pergowesan lalu memasuki kota Mataram. Setelah Patung Sapi dan Monumen Seribu Masjid, perjalanan berlanjut menuju Sekotong Bawah, melintasi kawasan pedesaan,” ujar Hendry.

Logistiknya juga sudah disiapkan. Bagi peserta yang kehausan, panitia sudah menebar banyak pos minum dari titik start hingga garis finish. “Total ada 8 pos minum. Pos minum pertama ada km 40. Di situ peserta bisa beristirahat sejenak sambil menikmati panorama laut dan memanfaatkan momen berselfie di Pelabuhan Lembar,” lanjutnya.

Kemudian dilanjutkan menuju Sekotong Tengah. Di sepanjang jalan, peserta akan mendapatkan sensasi lain ketika menyusuri persawahan, daerah penambangan emas, dan dua pasar tradisional.

Jalur yang paling menantang saat tiba di kawasan Nambung. Inilah rute menanjak yang akan sangat melelahkan karena treknya naik turun bukit. “Lajurnya sempit, jurang sungai di samping kiri, tapi pesona indahnya pedesaan ini akan menjadi momen yang tak terlupakan. Nanti ada sebuah tanjakan dengan titik kemiringan hampir 60 derajat dan para peserta terpaksa menuntun sepedanya, mereka mendapatkan sebuah lokasi yang luar biasa indah. Bisa dinikmati sepuasnya,” lanjut Hendry.

Dari Nambung, perjalanan dilanjutkan menuju Batu Jangkih, yang treknya masih perbukitan, sampai persis tengah hari di KM 100 di daerah Batu Jai. Di tempat ini para peserta bisa beristirahat lagi dan bersantap siang.

Setelah itu perjalanan kembali ke arah utara, Lombok tengah, terus menuju Pusuk Pass, dengan pemandangan Gunung Rinjani di kejauhan, berbelok di Nipah, Malimbu, dan kembali ke Senggigi dan finis juga di Santosa Resort. Sesi tes rute ini berakhir pada sekitar pukul 4 sore, alias menghabiskan waktu sekitar 10 jam untuk menempuh jarak sejauh 180 kilometer.

“Pasti mengasyikkan. Jalannya mulus, bersih, polusinya sedikit karena jumlah kendaraan relatif sedikit. Jadi, nyaman sekali untuk ber-gowes ria,” tambahnya.

Bagi Menpar Arief Yahya, Lombok, punya nilai strategis dalam pengembangan destinasi wisata. Brand Lombok sudah mulai dikenal, karena Halal Destination, Halal Honeymoon Destination dan destinasi Mandalika sebagai 10 Bali Baru.

“Soal panorama, Lombok sudah di atas rata-rata. Sangat layak untuk dieksplor. Ayo semua datang ke Lombok ya, ikut ber-gowes ria,” ajak Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya bahkan tak ragu menyebut sport tourism seperti GFNY ini akan menaikkan pamor Lombok sebagai destinasi utama Pariwisata Indonesia.

Maklum, Selain even ini merupakan seri dunia GFNY 2017/2018. Selain Lombok, Indonesia, tuan rumah lain untuk GFNY 2017/2018 adalah Brasil (6 Agustus 2017), Deutscland (3 September 2017), Provence (30 September-1 Oktober 2017), Cozumel Meksiko (12 November 2017), Chile (26 November 2017), Bali (4 Februari 2018), Colombia (11 Maret 2018), Uruguay (18 Maret 2018), Costarica (22 April 2018), Jerusalem (27 April) dan Malaysia (29 April).

Puncakya akan digelar di New York, 20 Mei 2018. “Nah, ini kesempatan untuk berpromosi tentang atraksi Lombok yang komplit. Kalau peluang promosi bisa dimaksimalkan, maka Lombok akan semakin cepat menjadi destinasi kelas dunia,” kata Arief Yahya. (*)

BC Kembali Tangkap Puluhan Ribu Ponsel

0

batampos.co.id – Kapal Patroli BC dari Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun Rabu (30/8) dini hari di perairan Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri kembali berhasil melakukan pencegahan terhadap speedboat yang membawa sekitar 30 ribu smartphone atau ponsel pintar yang berasal dari Singapura tanpa dokumen kepabeanan.

Kasi Humas di Subdit Humas dan Penyuluhan Kantor BC Pusat, Devid Yohannis Muhammad yang dikonfirmasi Batam Pos melalui ponselnya membenarkan tentang penangkapan ponsel oleh kapal patroli BC di Tanjunguban. ”Hanya saja, keterangan secara terperinci belum disampaikan kepada kita. Seperti berapa jumlah seluruhnya, karena sedang dilakukan pencacahan atau penghitungan,” ujarnya.

Termasuk juga, katanya, untuk nama sarana penangkut dan hal lainnya, seperti dari mana asal dan kemana tujuan muatan, dari keterangan pihak penangkap atau bidang penindakan masih melakukan pengembangan terhadap kasusnya. Jika nanti sudah ada keterangan yang lengkap, maka akan disampaikan.

Farjiya, mantan Kepala Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun (sekarang menjabat sebagai Kepala Kanwil DJBC Jateng dan DIY, red) yang kemarin melaksanakan pisah sambut secara terpisah menyebutkan, selama dirinya menjabat di Kepri modus penyelundupan ponsel itu dikategorikan ada tiga pola dan muara atau tujuannya ke pesisir Pantai Timur Sumatera, mulai dari Jambi, Tembilahan, Tanjung Buton dan Riau.

”Yakni, modus yang pertama yang dilakukan dengan cara membawa langsung ponselnya dari Singapura menuju ke salah satu daerah di pesisir Pantai Timur Sumatera. Kemudian, cara yang kedua dengan cara ship to ship (STS) atau transfer di tengah laut. Dari luar negeri kapalnya berlabuh di OPL ditransfer ke speedboat yangmenjemputnya ke tengah laut. Dan, selanjutnya dibawa ke daerah yang saya sebutkan tadi. Terakhir dengan modus barangnya dari luar negeri transit di daerah Barelang dan kemudian dimasukkan ke dalam speedboat untuk dibawa ke daerah Riau,” jelasnya.

Data yang dihimpun Batam Pos, penangkapan ponsel pintar sebanyak 30 ribu unit yang dikemas di dalam kotak kardus dilakukan kapal patroli BC Kanwil Khusus DJBC Kepri di perairan Tanjung Uban. Puluhan ribu ponsel pintar ini diangkut menggunakan speedboat yang menggunakan lima mesin dengan masing-mnasing mesin berkekuatan 200 PK. Meski awalnya speedboat berhasil melarikan diri, namun akhirnya dapat amankan dan dibawa ke markas Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun. Dari penegahan ini, lima orang diamankan termasuk tekong atau nakhoda speedboat. (san)

Dua Cawagub Belum Memenuhi Syarat

0
batampos.co.id – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)
Tanjungpinang di Batam mengungkapkan fakta, yakni usulan yang disampaikan Partai Pengusung Sani-Nurdin (Sanur) untuk dua nama Calon Wakil Gubernur (Cawagub) disimpulkan prematur.
Lantaran masing-masing calon belum memenuhi syarat sesuai
dengan Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016.
“Benar, hasil kesimpulannya memang kedua calon wagub belum
didukung dengan syarat-syarat yang ditentukan,” ujar Pengacara
Gubernur Kepri, Andi Asrun, Rabu (30/8)
Menurut Andi, meskipun keputusan yang disampaikan PTUN hanya bersifat administratif, tetapi harus menjadi pegangan bagi
masing-masing partai pengusung. Dijelaskannya, merujuk dari
hasil tersebut dua nama yang sekarang ini disampaikan ke DPRD
Kepri juga belum lengkap.
Masih kata Andi Asrun, prematurnya usulan tersebut memberikan konsekuensi negatif kepada Gubernur. Karena dinilai
asal-asalan menyampaikan usulan. Padahal, posisi Gubernur
hanya meneruskan rekomendasi bersama partai pengusung Sanur.
“Di dalam persidangan tersebut juga didapati, bahwa partai
pengusung Sanur masing-masing mengedepan ego sektoral partai. Karena tidak pernah duduk bersama untuk menuntaskan persoalan ini,” paparnya.
Diakuinya, kekurangan-kekurangan yang ada, sehingga menjadi
celah terjadinya gugatan ke meja pengadilan. Dijelaskannya,
kenapa salah satu partai pengusung Sanur, yakni Partai
Kebangkitan Bangsa (PKB) melayangkan gugatan ke PTUN.
“Karena mekanisme yang ditempuh diinternal partai pengusung
salah. Calon yang diajukan, harus mendapatkan rekomendasi dari masing-masing partai pengusung,” jelasnya.
Disinggung mengenai Peraturan DPRD Kepri tentang tata tertib
(tatib) Pemilihan Wakil Gubernur. Disebutkannya, dirinya sudah
mempelajari masing-masing item dari peraturan tersebut. Ia
hanya mengkritisi tentang syarat calon Wakil Gubernur.
“Jika Peraturan DPRD dibuat mengacu pada Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016, maka seorang calon harus berhenti terbih dahulu. Artinya bukan dengan membuat pernyataan mengundurkan diri,” tutup Andi.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Provinsi Kepri, Abdul Basit
mengatakan, gugatan yang mereka layangkan bukan untuk
menghambat proses pemilihan Wagub Kepri. Tetapi adalah bentuk protes, karena keputusan yang dibuat bukan kolektif kolegial.
“Masing-masing partai pengusung tidak pernah duduk semeja
sampai saat ini. Sekarang ini bukan hanya mencari Wagub,
tetapi menentukan orang yang tepat untuk duduk menjadi Wagub,” ujarnya.
Masih kata Basit, selagi persoalan diinternal partai pengusung
tidak dituntaskan, maka proses pemilihan Wagub sulit
terlaksana. Dijelaskannya, ditengah kondisi ekonomi Kepri yang
sedang merosot, tidak cukup jika hanya menyandang status Wakil Gubernur.
“Kita juga ingin, Wagub Kepri punya kontribusi khusus bagi
bangkitnya ekonomi Kepri. Artinya kita harus menentukan figur
yang punya gagasan hebat, dan punya kemampuan individu, serta jaringan ekonomi yang kuat. Baik secara nasional maupun
internasional,” paparnya.
Seperti diketahui, Berdasarkan Peraturan DPRD Kepri Nomor 02
Tahun 2017 tentang Tatib Pemilihan Wakil Gubernu lewat pasal
14 dijelaskan, calon Wakil Gubernur yang diusulkan harus
memenuhi beberapa persyaratan.
Adapun persyaratan tersebut adalah, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berpendidikan paling rendah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas atau sederajat, berusia paling rendah 30 (tiga puluh) tahun.
Berikutnya adalah mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan
kesehatan menyeluruh dari Rumah Sakit Pemerintah, tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau bagi mantan terpidana telah secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana,  tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.
Selain itu, tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang
dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian,
menyerahkan daftar kekayaan pribadi, tidak sedang memiliki
tanggungan utang secara perseorangan dan/atau secara badan
hukum yang menjadi tanggungjawabnya yang merugikan keuangan negara, tidak sedang dinyatakan pailit berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap, memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak dan memiliki laporan pajak pribadi, menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Daerah, dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sejak ditetapkan sebagai Calon Wakil Gubernur.
Kemudian ada juga, menyatakan secara tertulis pengunduran diri
sebagai Anggota Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara
Republik Indonesia, dan Aparatur Sipil Negara serta Kepala
Desa atau sebutan lain sejak ditetapkan sebagai Calon Wakil
Gubernur, berhenti dari jabatan pada Badan Usaha Milik Negara
atau Badan Usaha Milik Daerah sejak ditetapkan sebagai Calon
Wakil Gubernur, dan mempunyai pandangan dan komitmen untuk memajukan Provinsi Kepulauan Riau.(jpg)

Hari Ini, Deadline Pengembalian Mobil Dinas

0
batampos.co.id – Meskipun mendapatkan tunjangan yang
berlipat ganda, Pimpinan DPRD Kepri enggan untuk melepas
fasilitas transportasi very important person (VIP) berupa
kapal cepat. Sementara itu, batas akhir untuk pengembalian
mobil dinas DPRD Kepri adalah hari ini, Kamis (31/8).
“Lahirnya peraturan pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2017
tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota
DPRD memang memberikan konsekuensi bagi stabilitas keuangan daerah,” ujar Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Zamzami A Karim
menjawab pertanyaan Batam Pos, Rabu (30/8).
Menurutnya, tidak etis apabila DPRD Kepri hanya mengembalikan
mobil dinas yang dipinjam selama ini. Ditegaskannya, segala
bentuk fasilitas berkaitan dengan tunjangan yang didapat,
santunnya adalah harus dilepas. Ditanya mengenai keberadaan
transportasi VIP bagi pimpinan DPRD Kepri. Menyikapi hal itu,
sebaiknya juga dikembalikan.
“Sewaktu dilantik menjadi legislator DPRD Kepri, semua
diwajibkan untuk menetap di Ibu Kota Provinsi. Artinya harus
siap dengan segala konsekuensinya,” papar Zamzami.
Ditegaskannya, kondisi anggaran daerah beberapa tahun
belakangan ini terus didera defisit. Tentu adanya keputusan
baru, akan menambah beban APBD. Pengembalian mobil dinas dan transportasi VIP adalah cara yang bijak untuk mengurangi beban anggaran daerah.
“Dari sisi pendapatan kita tidak terjadi peningkatan.
Sementara beban terus ditambah, kondisi ini anggaran menggerus rencana pembangunan daerah tentunya,” tutup Zamzami.
Terpisah, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan,
legislator DPRD Kepri sudah siap untuk mengembalikan mobil
dinas. Ditanya mengenai fasilitas VIP, politisi PDI Perjuangan
tersebut berdalih, sarana transportasi VIP berupa kapal cepat
adalah fasilitas bagi pimpinan DPRD Kepri.
“Kapal itu memang untuk pimpinan, anggota DPRD Kepri hanya
menumpang fasilitas tersebut. Dan itu dibenarkan,” jawab
Jumaga singkat, kemarin.
Sementara itu, Anggota DPRD Kepri, Dapil Batam, Onward Siahaan mengatakan batas akhir pengembalian mobil dinas adalah 31 Agustus 2017. Menurut politisi Partai Gerindra Kepri tersebut, pembayaran tunjangan transportasi dilakukan setelah
pengembalian mobil dinas.
“Pengembalian mobil dinas ini, sesuai dengan Perda tentang Hak
Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD yang sudah disahkan,” ujar Onward Siahaan.(jpg) 

Olahan Ubi Ungu Bintan Melesat ke Nasional

0
Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi dan Ketua LKKS Kepri Noorlizah Nurdin Basirun saat di kube Bunga Raya di Kampung Melayu Desa Gunung Kijang Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (30/8). F. Humas Pemkab Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Sebagai kube terbaik, Kube Bunga Raya mewakili Provinsi Kepulauan Riau di tingkat nasional, akhir September nanti. Itu berkat olahan ubi unggu yang diolah menjadi panganan kerupuk.

Rabu (30/8) kemarin, Bupati Bintan Apri Sujadi, Ketua LKKS Kepri
Noorlizah Nurdin Basirun dan Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi melakukan kunjungan ke  kube Bunga Raya di Kampung Melayu Desa Gunung Kijang Kecamatan Gunung Kijang.

Rombongan berkesempatan melihat langsung proses Kube Bunga Raya mengolah ubi unggu. Di mana, ubi unggu itu diolah menjadi panganan kerupuk rengginang yang bercita rasa tinggi.

Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi mengatakan, Kube Bunga Raya merupakan salah satu kube yang berprestasi yang dimiliki Bintan. Ia mengatakan, selain olahan ubi unggu, kube yang diketuai Susi ini juga mengolah keripik bayam, olahan tempe, bilis dan kerajinan lainnya.

Lanjutnya, pihaknya terus memberikan dukungan untuk pengembangan dan kemajuan kube di Bintan, baik melalui program TP PKK maupun melalui program pemerintah daerah. (cr21)

Muslim Indonesia Bantu Pengungsi Rohingya di Bangladesh

0
Pengungsi Rohingya dari Myanmar saat sampai Bangladesh akhir Desember lalu. (AP Photo)

batampos.co.id – Umat muslim di Rohingya, Myanmar begitu mengenaskan. Mereka, kini, memilih meninggalkan kampung halaman. Hidup di negara orang dengan status tidak memiliki kewarganegaraan alias stateless.

Negara yang dituju mereka adalah Bangladesh.

Para muslim Rohingya ini berupaya meninggalkan horor yang menggelayuti wajah mereka. Di Bangladesh beberapa pengungsi Rohingya bahkan memohon agar tidak dikembalikan ke kampung halamannya.

“Tolong selamatkan kami. Kami ingin tinggal di sini. Jika terus di sana (Rohingya), kami mungkin akan terbunuh,” ujar Amir Hossain (61).

Nasib para pencari suaka itu sedikit tertolong dengan bantuan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT). Bahkan nantinya akan diberikan bantuan khusus saat hari raya Idul Adha mendatang. Sebab ACT menggelar Cox’s Bazar, Bangladesh.

Di sana ACT akan meredam pilu Rohingya yang berada di Kamp Kutupalong dan Kamp Balukhali Bangladesh. Acara itu dikemas dalam Global Qurban. “Di Kamp Kutupalong kini ada sekitar 15 ribu KK atau 66 ribu jiwa. Sementara itu, Kamp Balukhali sudah ada 4 ribu KK,” sebut Hasan, salah satu mitra ACT di Chittagong dalam pesan persnya yang diterima JawaPos.com, Rabu (30/8).

Hasan menambahkan, menjelang Idul Adha memperkirakan jumlah pengusi pencari suaka di Bangladesh akan terus bertambah. “Tahun lalu, jumlah daging kurban yang kami bagikan ke mereka saja rasanya belum cukup. Alhamdulillah hampir sebagian besar pengungsi mendapat daging kurban, walau jumlahnya tidak begitu banyak,” tuturnya.

Daging kurban yang dibagikan ACT terhadap pengungsi Rohingya itu berasal dari sumbangan dari warga Indonesia.(iil/jpg/JPC)

Ajak Masyarakat Ikut Awasi TKI Ilegal

0
33 TKI Ilegal yang diamankan oleh Tim WFQR Lantamal IV Tanjungpinang beberapa waktu lalu. F Choky/Batam Pos.

batampos.co.id – Kawasan perairan Tanjungpinang yang juga

sering dijadikan lokasi keluar-masuknya tenaga kerja ilegal
membuat pemerintah daerah mengajak masyarakat ikut sama-sama mengawasi hal ini.
Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono menjelaskan karena secara prosedural, wewenang penanganan tenaga kerja ilegal bukan lagi masuk ranah Pemko Tanjungpinang.
“Karena itu, peran masyarakat dalam mengawasi tenaga kerja
ilegal, baik itu tenaga kerja Indonesia atau tenaga kerja
asing. Jika ada di sekitar daerah mereka agar berperan aktif
ikut melaporkan ke pihak keimgrasian,” kata Riono ditemui usai
membuka kegiatan sosialisasi pengawasan TKI-TKA non-prosedural bersama Kantor Imigrasi Tanjungpinang, Rabu (30/8).
Kesadaran masyarakat, sambung Riono, menjadi kunci dari kerja
pengawasan dan pencegahan masuk-keluarnya tenaga kerja ilegal ke Tanjungpinang. Ketika di Bintan dan Batam kini sudah mulai berdatangan tenaga kerja asing, Tanjungpinang sebagai daerah berkembang, juga tidak bisa masyarakatnya lengah.
“Karena petugas dari imigrasi kan terbatas. Jadinya perlu
bantuan masyarakat secara langsung,” ungkap Riono.
Atas dasar itu, Camat Tanjungpinang Kota, Nasrizal mengajak
seluruh elemen di lingkungan kerjanya untuk hadir pada
kegiatan sosialisasi ini. Ia berharap peristiwa
masuk-keluarnya tenaga kerja ilegal di Tanjungpinang bisa
dicegah melalui peran aktif bersama seluruh elemen masyarakat.
“Itulah mengapa kami ajak dari RT, RW, sampai tokoh masyarakat mengikuti sosialisasi ini,” kata Nasrizal. (aya)

Pak Menteri, Beginilah Kondisi SD Negeri 2

0

batampos.co.id – SDN 2 Parebok, Kecamatan Teluk Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) mendadak ramai diperbincangkan. Bukan karena prestasi yang ditorehkan. Melainkan kondisi sekolah yang justru berbanding terbalik dengan fasilitas umum yang dibangun pemerintah.

Bangunan sekolah sungguh menyedihkan. Hanya ada satu ruang besar. Dibagi empat dengan menggunakan bambu. Bukan dinding. Hanya bilah bambu sebagai pembatas yang ditata rapi. Kondisi serba terbatas itu membuat murid SD belajar bergantian.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim Bima Eka Wardana menyatakan, pihaknya sudah memeriksa langsung sekolah tersebut. Dia awalnya mendapatkan informasi dari warga, ada sekolah yang hanya punya satu ruang. Apalagi, itu sekolah negeri. Setelah dilakukan pengecekan, memang sekolah tersebut memiliki satu ruang saja yang dibagi menjadi empat.

“Jumlah peserta didiknya 31 murid. Mereka belajar bersama-sama dalam satu ruang. Hanya terpisah dengan sekat yang menggunakan kayu dan bambu. Itu pun tidak menutup rapat sehingga bisa terlihat satu dan lainnya,” kata dia kemarin (30/8).


SDN 2 Parebok, Kecamatan Teluk Sampit, Kotim, berdinding bambu dan berlantai sabut kelapa. (DISDIK KOTIM FOR RADAR SAMPIT/JawaPos.com)

Bima merasa kondisi seperti itu memang tidak layak untuk para murid mengenyam pendidikan dasar. Dia yakin peserta didik tidak merasa nyaman dalam proses belajar. Selain menampung keluhan guru, pihaknya bakal mengusulkannya ke APBD 2018 terkait pembangunan ruang kelas.


SDN 2 Parebok, Kecamatan Teluk Sampit, Kotim, berdinding bambu dan berlantai sabut kelapa. (DISDIK KOTIM FOR RADAR SAMPIT/JawaPos.com)

“Kami segera mengusulkan sehingga sekolah ini bisa secepatnya mendapatkan bantuan dengan membangun ruang kelas. Semoga dengan apa yang dilakukan saat ini, para guru maupun siswa tetap bersemangat menunggu kelasnya dibangun,” tuturnya. (son/abe/c9/ami)