Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 12957

Tunjangan Anggota Dewan Bertambah

0

batampos.co.id – Penghasilan bulanan 27 orang anggota DPRD Kabupaten Karimun non pimpinan akan bertambah pada ABPD murni 2018 mendatang.

Pasalnya, pemerintah tidak diperbolehkan lagi menyiapkan sarana mobil dinas untuk anggota dewan non pimpinan. Sebagai gantinya, pemerintah pusat mengeluarkan PP nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

”Atas dasar PP tersebut, bulan lalu kita sudah membahas dan mengesahkan peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang tunjangan transportasi untuk anggota dewan non pimpinan. Ketentuan tentang tunjangan transportasi ini akan diatur dengan peraturan kepala daerah (Perkada). Otomatis penghasilan anggota dewan akan bertambah,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Bhakti Lubis, Jumat (25/8).

Saat ini, katanya, penghasilan bruto anggota dewan non pimpinan sebelum dipotong pajak sebesar Rp 21 juta. Sehingga, dengan adanya tunjangan transportasi nanti akan mendapatkan penghasilan bruto Rp 30 juta. Artinya, ada tambahan sekitar Rp 9 juta. Tambahan ini berasal dari uang sewa mobil yang diberikan kepada setiap anggota dewan non pimpinan yang diberikan tunjangan sewa mobil dengan harga di bawah Rp 10 juta.

”Uang sewa mobil untuk sarana transportasi anggota dewan untuk Pulau Karimun sudah kita survei. Yakni, dalam satu bulan di bawah Rp 10 juta. Selain itu, untuk CC mobil yang diperbolehkan untuk disewa di bawah 2.000 CC. Secara pribadi mendukung pemberian tunjangan transporatasi kepada anggota DPRD. Hanya saja, saya berharap tunjangan yang didapat ini harus diikuti dengan meningkatkan kinerja,” kata Bhakti. (san)

Industri Manufaktur Batam mulai Bergerak

0
ilustrasi pekerja di Batam.
foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Kinerja industri manufaktur di Batam mulai menunjukkan peningkatan. Bahkan beberapa perusahaan di Kawasan Industri Batamindo dan kawasan industri lainnya mulai melakukan perluasan usaha.

“Sudah ada beberapa perusahaan yang rencananya mau perluasan. Yang sudah bangun saat ini adalah PT Dynacast di Batamindo,” kata Wakil Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, Jumat (25/8).

Hoeing mengatakan saat ini masih ada beberapa perusahaan di Batamindo yang sedang negosiasi perluasan dan ada yang akan melakukan negosiasi. “Kalau nama-namanya tak usah dipublikasikan dulu. Tunggu ada kejelasan kontrak dulu,” katanya.

Skala perluasan yang dimaksud termasuk besar. Jika sudah beroperasi, satu perusahaan bisa menyerap ratusan tenaga kerja. Dan ini menjadi bukti bahwa industri di Batam sudah mulai bangkit.

“Kita berharap jangan yang hanya perluasan. Mudah-mudahan akan ada perusahaan yang baru yang menanamkan modalnya di Batam,” katanya.

Selain itu, ada juga perusahaan yang sedang melakukan perluasan di Kawasan Industir Kabil, Nongsa, Batam. Namun pria yang akrab disapa Ayung ini mengaku tak ingat nama-nama perusahaan tersebut. Ia hanya memastikan, perusahan-perusahaan tersebut sudah mengurus izin melalui propgram perizinan tiga jam atau i23J.

Saat ini beberapa perusahaan juga sedang gencar melakukan perekrutan karyawan. Ini membuktikan bahwa aktivitas produksi di perusahaan di Batam mulai meningkat. Hal ini sejalan dengan angka ekspor Kepri yang juga tercatat tumbuh dalam beberapa bulan terakhir.

“Harapan kita Industri di Batam terus berkembang. Komitmen dari semua pihak sangat penting untuk menjaga investasi yang ada, dan mendatangkan investasi baru ke Batam,” Katanya.

Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Sallon Simatupang, menyambut baik perluasan dari beberapa perusahaan di Batam. Menurut dia, banyaknya perusahaan baru maupun perusahaan yang melakukan perluasan akan berdampak postif bagi perekonomian di Batam.

“Makanya semua pemangku kepentingan harus sama-sama berjuang, bagaimana ini bisa terjaga. Intinya berikan kemudahan bagi investor,” katanya.

Ia juga berharap kebangkitan industri juga terjadi di sektor galangan kapal. Sebab galangan kapal mampu menyerap tenaga kerja yang jauh lebih besar. Sehingga jika industri ini bangkit kembali, maka roda perekonomian di Batam akan semakin cepat berputar. (ian)

Presiden Bahas Batam di Singapura, Fokus Persoalan FTZ dan Pengembangan Industri IT

0

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan bertemu Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Long, di Singapura pada 7 September mendatang. Dalam pertemuan bertajuk Singapore-Indonesia Leaders’ Retreat ini kedua pimpinan negara akan membahas evaluasi kerja sama ekonomi antara Singapura dengan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK).

“Pertemuan ini diadakan tiap tahun sekali. Tahun lalu di Kendal, tahun ini di Singapura. Intinya adalah membahas kerja sama ekonomi yang meliputi enam pokok kerja,” ujar Deputi IV Badan Pengusahaan (BP) Batam, Robert Purba Sianipar, Jumat (25/8).

Adapun enam pokok kerja sama tersebut meliputi kerja sama ekonomi Singapura dengan BBK, investasi, pertanian, pariwisata, ketenagakerjaan, dan perhubungan.

“Ada juga pembahasan mengenai perbankan. Intinya adalah bagaimana mengevaluasi pola kerja sama selama ini,” jelasnya.

Salah satu pokok pembicaraan utama mengenai bidang investasi nantinya adanya ketertarikan Singapura untuk mengembangkan bisnis Informasi Teknologi (IT) di Batam.

“Akan ada peningkatan investasi terutama di bidang pengembangan IT. Salah satu contohnya kan sudah ada di Batam dan akan dikembangkan, yakni di Nongsa Digital Park,” jelasnya.

Terpisah, Counselor Economy dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Aria Wibisono, membenarkan dalam pertemuan Jokowi-Lee Hsien Long nanti akan dibahas mengenai Batam. Ia mengatakan, persoalan Batam terutama revitalisasi Free Trade Zone (FTZ) BBK akan menjadi menu utama dalam pembahasan mengenai kerja sama ekonomi antara Singapura dengan BBK.

“Salah satu caranya adalah dengan pengembangan FTZ BBK yang disinergikan dengan upaya dari Pemda untuk kembangkan KEK dengan insentifnya,” bebernya.

Aria berharap setelah pertemuan tersebut diharapkan pemerintah mendapakan parameter dalam menciptakan kebijakan yang pro investasi. “Peraturan yang baik seharusnya dapat memfasilitasi perkembangan investasi baik PMDN maupun PMA pada sektor-sektor unggulan,” terangnya.

Mengenai perkembangan investasi di bidang IT atau biasa dikenal sebagai ekonomi digital, Aria mengatakan perkembangannya di Batam masih tahap awal. Namun ia menilai, potensi perkembangannya cukup besar baik untuk skala nasional maupun internasional.

“Perkembangannya perlu difasilitasi sehingga dapat membentuk klaster yang mendapatkan dukungan pendanaan, teknologi, dan SDM dari dalam dan luar negeri,” kata Aria. (ian)

 

Menpar Arief Yahya Kuliah Perdana di FEB Unpad

0

Jika menghitung jumlah penghargaan Arief Yahya sejak Dirut PT Telkom, 100 slide power point juga belum cukup. Sepanjang 2016 saat menjabat Menpar RI, Arief Yahya mengumpulkan 26 awards dari 22 negara. Tahun 2017, hingga semester satu sudah 10 awards.

Namun, penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adi yang diberikan langsung oleh Rektor ITB Prof Dr Ir Kadarsyah Suryadi DEA ini terasa beda. Lebih mengharukan! Bukan karena Arief Yahya adalah alumnus Teknik Elektro ITB, atau nostalgia dengan momentum Peringatan 97 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia” itu.

Tetapi, karena penghargaan tertinggi di kampus ITB Jalan Ganesha Bandung itu justru karena reputasinya menciptakan portofolio bisnis di sektor yang selama ini dipandang sebelah mata oleh bangsa ini. Arief Yahya berhasil meyakinkan publik, bahkan dunia, bahwa pariwisata Indonesia bisa menjadi penghasil devisa terbesar dunia di 2019.

Presiden Joko Widodo pun makin serius melihat progres kepariwisataan Indonesia. Pariwisata dijadikan core economy dan leading sector di pemerintahan Presiden Jokowi. “Dan dalam waktu cepat, gairah ekonomi yang di-create dari pariwisata semakin terasa impact-nya,” kata Arief Yahya.

Tidak mudah menggerakkan bisnis pariwisata, mengalirkan investasi, mengeksplorasi potensi, di sektor yang selama ini tidak terlalu “seksi.” Arief Yahya menggunakan metode “evolusi dipercepat!” Bukan dengan cara-cara revolusi yang menciptakan banyak ekses. “Kalau Anda bisa membayangkan, Anda pasti bisa mewujudkannya!” kata Arief Yahya pede.

Dan, sekarang terbukti, sektor pariwisata terus melejit, Indonesia menjadi the 20th fastest growing in the world. Karena itu Menpar Arief Yahya haru menerima penghargaan utama dari Institut Teknologi Bandung (ITB)

“Penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama (satu di antara 5 karetori penghargaan; Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama, Ganesa Widya Jasa Adiutama, Ganesa Widya Jasa Utama, Ganesa Wirya Jasa Adiutama, dan Ganesa Wirya Jasa Utama) diberikan kepada pejabat pemerintah yang telah menunjukkan jasa dan pengabdian yang menonjol/luar biasa selama masa jabatannya sehingga bermakna bagi perguruan tinggi teknik tertua di Indonesia ini,” terang Kadarsyah.

Pada kesempatan itu, penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama juga diberikan kepada Sekretaris Kabinet Pramono Anung Wibowo.

Selain dilakukan penganugerahan penghargaan kepada tokoh masyarakat dan alumni ITB yang berjasa besar dalam pengembangan IPTEKS dan institusi tersebut, juga disampaikan Orasi Ilmiah oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

Menpar Arief Yahya mengatakan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggandeng ITB untuk mengembangkan kepariwisataan nasional dalam mendukung target 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2019.

“ITB sudah mendatangani MoU dengan Kementerian Pariwisata tentang kerjasama dan saling menunjang dalam pelaksanaan tugas kedua belah pihak serta program kerjasama kewirausahaan antara SBM-ITB dan 6 UPT di bawah Kemenpar,” terang Menpar Arief Yahya.

Sebagai implementasi MoU tersebut antara lain; pembahasan pengembangan SDM Pariwisata untuk menindaklanjuti Instruksi Menteri Pariwisata pada 26 Mei 2017 saat mengunjungi Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung serta penyampaian strategi untuk bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Pariwisata di bawah Kemenpar dalam mencapai SDM dengan standar global, pencapaian 10% alumni untuk menjadi entrepreneurship, dan english mastery.

Kamis, 24 Agustus 2017 itu, Menpar Arief juga ke FEB Unpad Bandung. Dia menyempatkan untuk memberikan kuliah perdana kepada para mahasiswa baru FEB Unpad di Bale Salawa (Teater di Kompleks Rektorat), Sumedang Km.21 Jatinangor, Jawa Barat.

Menpar Arief Yahya sebagai alumni doktoral Unpad pada kesempatan itu menyampaian topik kuliah “Kontribusi Sektor Pariwisata untuk Meningkatkan Daya Saing Indonesia”. Hadir dalam acara tersebut para dekan dari berbagai fakultas, senat akademik, anggora dewan profesor, dan 500 mahasiswa baru FEB dan 200 masiswa dari fakultas lain Unpad.(*)

West Java Eco Marathon Ajak Peserta Berpetualang di Tengah Alam yang Indah

0

Runners…. siapkan diri untuk 15 Oktober 2017. Ada West Java Eco Marathon (WJEM) yang bisa dinikmati. Dan di sini, pelari bisa merasakan sensasi marathon dengan nuansa berbeda

West Java Eco Marathon memang diset tak biasa. Rutenya dicreate sangat menarik. Selain marathon, peserta diajak berpetualang di tengah alam yang indah. Dari mulai bukit; Perkebunan Teh Malabar, Kertamanah, dan Cinyiruan; sungai, danau, kebun sayuran, desa dan permukiman, hingga area Geothermal Wayang Windu di Pangalengan, Jawa Barat, semua bakal dilewati.

“Mudah-mudahan keunikan ini menjadi daya tarik tersendiri, daya tarik dalam arti kita juga memperkenalkan keindahan alam Jawa Barat, “ungkap Ihsan, Ketua Panitia WJEM 2017.

Sebagai eco marathon , WJEM memasukan faktor zero waste, biodegradable, dan emission minimize. Itu artinya, dalam kegiatan ini tidak akan dipakai botol plastik melainkan gelas kertas atau bahan-bahan yang mudah terurai.

WJEM bukan hanya mengenalkan konsep green sport dan promosi pariwisata, tapi juga mengampanyekan kelestarian lingkungan hidup, dengan memasukkan faktor zero waste, biodegradable, dan emission minimize.

“Dalam eco marathon ini tidak akan dipakai botol plastik melainkan gelas kertas atau bahan-bahan yang mudah terurai,uga tidak ada sepeda motor berbahan bakar, tapi akan digunakan sepeda listrik yang ramah lingkungan. Selain itu juga menggabungkan sport dan tourism, pada setiap spot para peserta lari bisa melihat keindahan alam dan berfoto di sana,” ujar Ihsan.

Pelari kateogri 5K akan melewati Lapangan Tanara Malabar – Jalan Raya Pintu Malabar – Makam Boscha – Bukit Sipon dan finish di Lapangan Tanara Malabar.

Sementara pelari kategori 10K akan melewati Lapangan Tanara Malabar – Jalan Raya Pintu Malabar – Makam Boscha – Jalan Malabar Wisma Melati – Gunung Nini – Jalan Pintu Malabar – Lapangan Tanara Malabar.

Nah, untuk pelari kategori 21K akan digiring melewati Lapangan Tanara Malabar – Jalan Raya Pintu Malabar – Makam Boscha – Jalan Malabar Wisma Melati – Gunung Nini – Jalan Pasir Malang –Gunung Cupu – Kampung Baru – Jalan Palayangan – Peternakan Ultra Jaya Alba – Jembatan Cinta Cileunca – Jalan Desa pulosari – Jalan Desa Margaluyu – Jalan Pintu Babakan – Jalan Pintu Malabar – Lapangan Tanara Malabar.

Sedangkan kategori 42K akan melewati jalur Lapangan Tanara Malabar – Jalan Raya Pintu Malabar – Makam Boscha – Jalan Malabar Wisma Melati – Gunung Nini – Jalan Pasir Malang –Gunung Cupu – Kampung Baru – Jalan Palayangan – Peternakan Ultra Jaya Alba – Jembatan Cinta Cileunca – Jalan Desa pulosari – Jalan Desa Margaluyu – Jalan Desa Marga Mukti – Jalan Perkebunan Kertamanah – Jalan Cinyiruan – Kertamanah Geothermal – Jalan Desa Wanasuka – Jalan Pintu Malabar – Lapangan Tanara Malabar.

“Kombinasi jenis track ini memadukan track jalan raya, road track, dengan track trial marathon. Kalau trial jelas kan ada jalan berbatu, jalan setapak, jalan rumput, naik dan turun,” ungkap Ihsan.

Untuk mencegah kerusakan lingkungan, panitia akan menyediakan slot bagi 3.000 sampai 3.500 pelari yang terdiri dari Nomor 42k (full marathon) sebanyak 500 orang, Nomor 21k (half marathon) sebanyak 1000 orang, Nomor 10k sebanyak 1000 orang, dan Nomor 5k sebanyak 1.000 orang.

Dan peseta tidak akan dibatasi dari dalam negeri, panitia jua akan mengundang pelari dari berbagai belahan dunia.

“Kita akan berusaha untuk mengundang semua provinsi yang ada hubungan persaudaraan sister city, semisal Shizuoka dari Jepang, Guangxi , Sichuan, Chongqing, dan Heiliongjiang. Dari Rusia, Sousmassa dari Maroko, dari Sudan, Korea juga Incheon, dan lain-lain,” ujarnya.

Menpar Arief mengapresiasi kegiatan WJEM 2017 yang baru pertama kali digelar ini dan mengajak netizen berpartisipasi di event cross country ini. Treknya menantang, alamnya bagus, cuaca lagi cerah, mudah mendapatkan kombinasi antara langit biru dan pepohonan hijau di Pengalengan Jawa Barat.

“Saya mengenal Pengalengan. Instagrammable banget, sangat pas buat sambil ikut lomba, bisa ambil foto dan langsung upload.sebarkan keindahan dan pesona nya. Karena itu saya rekomendasi untuk ikut lari West Java Eco Marathon ini,” kata Menteri Arief Yahya. (*)

Ratusan Delegasi Simposium Maritim Internasional Terpukau Budaya Bali

0

Bali memang punya daya pikat yang kuat. Ratusan delegasi Angkatan Laut dari 43 negara yang tengah mengikuti “3rd International Maritime Security Symposium (IMSS) 2017” di Inaya Hotel, Kawasan Nusa Dua, Bali, ikut mengakuinya. Sejak jamuan Gala Dinner, Kamis (24/8) malam, mereka terpesona dengan suguhan budaya Bali yang ditampilkan.

Ratusan delegasi yang di dalamnya juga terdapat perwira tinggi setingkat KSAL dari 11 negara itu kagum dengan ragam budaya Bali yang disuguhkan.

Dari mulai Tari Garuda Kencana, busana yang dipakai keenam penari serta magisnya alunan musik, sukses menghipnotis selluruh anggota delegasi. Tidak sedikitpeserta delegasi bangkit dari tempat duduknya. Mereka seolah tidak ingin ketinggalan momen tersebut dan kemudian mengabadikan dengan gawainya masing-masing.

Setelah tampilan tari Garuda Wisnu Kencana, giliran penyanyi wanita yang membawakan sejumlah lagu dari daerah Sumatera Utara. Seraya dengan hal tersebut, ditampilkan video-video keindahan alam dan budaya di Sumatera Utara.

Selanjutnya bergantian lagu-lagu dari daerah lain seperti Sumatera Selatan, Jawa Timur, Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Jawa Barat dan lainnya. Termasuk penyanyi Lea Simajuntak dan Dwiki Dharmawan yang turut mengisi acara.

Tidak sampai di situ, para anggota delegasi semakin terpesona kala Baleganjur Janger Dancer membawakan tari-tari tradisional Bali lainnya. Kehadiran empat Putri Pariwisata juga menambah daya tarik gala dinner tersebut.

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi mengatakan, kegiatan IMSS kali ini adalah yang ketiga setelah sebelumnya dua kali digelar di Jakarta pada 2013 dan 2015.

IMSS jelas Ade bukan sekadar simposium yang membahas berbagai isu keamanan maritim yang menghadirkan peserta dari 54 negara yang merupakan gabungan dari anggota Western Pacific Naval Symposium (WPNS) dan Indian Ocean Naval Symposium), tapi juga upaya dari pihaknya mengajak para delegasi mengenal dan mengeksplorasi kultur dan warisan budaya Indonesia.

“Sebagai upaya mendukung peningkatan Pariwisata di Indonesia, maka IMSS dilaksanakan berpindah-pindah tempat di Indonesia yang kali ini di Bali. Motto kami adalah ‘This is not only a Symposium but also exploring Indonesia culture and heritage,” kata Ade Supandi.

Tidak hanya mendapat suguhan budaya Bali di dalam Gala Dinner, para delegasi juga akan diajak merasakan langsung keindahan budaya dan pariwisata Bali dalam spouse program ke berbagai tempat. Mulai dari sanggar Tari Barong, Kerajinan Perak, Pasar Seni Krisna dan Taman Safari Bali.

“Siapkan juga diri anda karena kita juga akan bersepeda keliling daerah Bali,” ujar Ade yang disambut tepuk tangan meriah delegasi.

Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata, Tazbir mengatakan, dengan kehadiran ratusan delegasi dari berbagai negara tentu akan memberi dampak terhadap dunia pariwisata. Terutama membangun citra pariwisata Indonesia yang indah serta aman terhadap dunia internasional.

“Sehingga dapat mendukung promosi pariwisata Bali,” ujar Tazbir.

Selain itu, kehadiran para delegasi dari berbagai negara tersebut juga menambah angka wisatawan mancanegara, karena mereka tentunya hadir tidak sendiri. Melainkan juga ada yang turut membawa keluarga masing-masing dalam rombongannya.

“Tentu saja berdampak pada peningkatan wisman kemudian dampak langsung ekonomi, karena mereka juga belanja-belanja di Bali dan ujungnya adalah promosi Bali ke negara mereka. Mereka jadi tahu persis citra pariwisata Indonesia seperti apa,” kata Tazbir yang sebelumnya juga menjadi pembicara dalam talkshow terkait IMMS di salah satu stasiun televisi swasta.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik kehadiran para delegasi dan suguhan budaya Baliyang membuat mereka terpesona. Menurut Menpar, kegiatan Meeting seperti ini merpakan salah satu yang efektif dampaknya terhadap dunia pariwisata.

Bahkan pada tahun depan Bali juga akan kembali menjadi tuan rumah dari satu perhelatan besar, Annual Meeting IMF – World Bank. Diperkirakan akan ada 18.000 orang atau wisman baru yang masuk ke Bali dalam waktu bersaman.

Menpar Arief mengingatkan, momentum berharga tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena belum tentu akan berulang kembali dalam waktu yang singkat.

“Kita dorong industri untuk memiliki paket-paket untuk destinasi wisata Indonesia yang kita tawarkan kepada seluruh delegasi yang jumlahnya 15-18 ribu delegasi itu. Bali sendiri harus dieksplore. Lalu di luar Bali yang bisa ditembus dengan sekali flight, seperti Borobudur Joglosemar, Labuan Bajo NTT, dan destinasi Jakarta,” ungkapnya. (*)

 

Kenalkan Destinasi Wisata Halal kepada Warga Tiongkok

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dengan brand Wonderful Indonesia terus menggoda wisatawan mancanegara. Kali ini, kementerian yang dinahkodai Menpar Arief Yahya membidik tiga kota Sales Mission yaitu Xi’an, Yinchuan dan Beijing .

Dengan melibatkan 9 seller dari Indonesia dan menggandeng 60 buyer Tiongkok di tiap kota betujuan untuk mengembangkan wisata halal di sejumlah destinasi di Indonesia sejak 4-7 September 2017.

Wisata Halal di Tiongkok? Mungkin akan mengernyitkan dahi saat mendengar kalimat itu. Soal pilihan ketiga tadi, I Gde Pitana, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara punya alasan kuat. Selain Beijing yang merupakan ibukota Negara Tiongkok yang populasi muslimnya cukup besar, juga Yinchuan, ibukota Ningxia Hui ini sebesar 34 persen dari 6,32 juta warga daerah otonom itu beragama Islam.

Untuk Xian, memang belum sepopuler kota-kota besar di Tiongkok, seperti Beijing, Shanghai dan lainnya. Namun bagi traveler Muslim, Xian sangat terkenal.Islam diperkirakan sudah masuk ke Kota Xian pada sekitar abad ke-7. Buktinya, sudah ada Great Mosque Xian yang berdiri sejak tahun 742 masehi.Islam masuk ke Xian dari para pedagang Arab dan Persia. Selain itu strategi untuk menggaet wisatawan muslim dari Tiongkok itu juga melihat sejarah masa lalu, dimana relasi Islam Indonesia dan China sudah terjalin sejak abad ke-15.

Industri wisata halal sedang marak di Indonesia. Banyak daerah di Indonesia yang sedang membangun berbagai macam aturan, sarana, dan fasilitas, pendukung lain, untuk mewujudkan berdirinya sebuah kawasan wisata halal yang memadai.

Salah satunya adalah Lombok yang menjadi salah satu tulang punggung Indonesia dalam industri wisata halal. Lombok pernah menyabet penghargaan World Halal Travel Awards pada 2015 lalu, dimana dua penghargaan diraih sekaligus World Best Halal Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination.

Dan bukan hanya Lombok, Sumatera Barat dan Aceh juga menjadi ujung tombak dalam industri wisata halal. Dan pada penghargaan World Halal Travel Awards 2016, Sumbar dan Aceh berhasil menyabet penghargaan, Sumbar mendapatkan dua penghargaan sekaligus, World Best Halal Culinary dan World Best Halal Destination. Sedangkan, Aceh menyabet predikat World Best Halal Cultural Destination.

“Ini yang akan kita tawarkan salam sales mission ini, selain tentunya juga ada tiga daerah Indonesia yang juga akan jadi unggulan dalam program Sales Mission ini Great Bali, Great Jakarta, serta Great Batam. Acara ini mendapat dukungan dari KBRI Beijing dan Garuda Indonesia,” ujar Pitana

Agendanya sendiri akan dilaksanakan secara roadshow, Table Top akan digelar di tiga kota Tiongkok itu.

Data dari Kementerian Pariwisata menyebutkan, sejak 2013 hingga 2016, pertumbuhan wisata halal cukup signifikan. Ada kenaikan hingga 15,5%, sedangkan unjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia terus meningkat jumlahnya dimana pada 2016 lalu, pertumbuhan kunjungan wisatawan Tiongkok naik 27%, menjadi 1.452.971 orang.

“Tahun ini, di 2017, pemerintah menargetkan adanya kunjungan wisatawan Tiongkok di angka 2.057.000 orang. Sales Mission ini sebagai salah satu program yang diharapkan bisa membantu Kemenpar dalam mencapai pencapaian target wisman tersebut,” harapnya

Menteri pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyebut Pasar Tiongkok itu potensial untuk dikembangkan dan meminta agar wisata halal diposisikan sebagai bisnis. Ia menilai, segmen wisata ini dapat mendulang banyak keuntungan bagi ekonomi Indonesia yang merupakan negara mayoritas Muslim.

Dari target 15 juta wisatawan asing di 2017, pemerintah menargetkan 20 persennya dikontribusikan dari segmen wisata halal. Angka ini masih lebih kecil dari jumlah turis pariwisata halal Thailand yang mencapai enam juta orang, Malaysia lima juta orang, dan Singapura empat juta orang.

“Thailand mayoritasnya non Muslim. Tapi mereka bisa memposisikan bisnis mereka untuk wisatawan Muslim,” ungkap Arief.

Di 2019, ditargetkan turis wisata halal dapat mencapai seperempat dari target total 20 juta wisatawan mancanegara. Apalagi, angka belanja turis wisata halal termasuk besar yaitu antara 1.500-1.700 dolar AS per kapita per hari. Jumlah tersebut lebih besar dari rata-rata belanja wisata asing sebesar 1.200 dolar AS per kapita per hari.

“Kita menjual destinasi yang menarik. Dan jangan lupa, Indonesia sudah diakui sebagai tempat wisata halah didunia. Berwisata ke Indonesia tidak akan rugi,” pungkasnya.(*)

 

Makna Kereta Pancasila di Karnaval Kemerdekaan RI ke-72

0

Tisna Sanjaya, Budayawan dan pengajar di Institut Teknologi Bandung, bersama dengan budayawan lainnya, Aat Suratin, Joko Kurnain, dan beberapa budayawan lainnya mendapat tugas untuk merancang mobil yang akan menjadi tunggangan Presiden Joko Widodo pada acara karnaval, Sabtu, 26 Agustus 2017.

Tisna dan teman-temannya menggagas sebuah kendaraan yang menyimbolkan kerja keras pemimpin untuk membawa kesejahteraan rakyatnya. Menurut Tisna, konsep yang diusung adalah mobil bajasan, artinya sederhana, tetapi lahir dari kerja keras. Sebuah truk dihias dengan kepala burung Garuda yang tegak gagah berani. Lalu di bagian belakangnya disusun seeng (dandang), alat memasak tradisional Sunda, yang dipakai untuk membentuk tumpeng raksasa.

“Ada sekitar 99 seeng buatan pengrajin Tasikmalaya yang dipakai untuk membentuk tumpeng. Di dalam seeng itu akan diisi air yang diambil dari 99 mata air di Jabar. Makna angka 99 ini juga merujuk pada Asmaul Husna (nama-nama Sang Pencipta), hal ini mengingatkan kita pada Sang Pencipta,” ujar Tisna di Bandung, Sabtu (25/8).

Menurut Tisna, makna air dalam seeng itu adalah simbol spiritualitas yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa Barat. Sebagai sumber kehidupan, air dapat kita pakai berwudhu, bersuci, minum, dan sebagainya. Untuk menggambarkan kesejahteraan, di dalam tumpeng seeng itu dimasukkan aseupan, yakni wadah untuk mengukus nasi atau makanan lain yang berbentuk kerucut dan terbuat dari bambu yang dianyam. Di dalam aseupan itu akan dimasukkan hasil bumi seperti dimasukan hasil bumi seperti gabah, ubi, singkong, talas, dan sebagainya. Dan, di depan kendaraan itu aka nada puisi tentang semangat dan optimisme.

“Puisinya masih proses, nanti Kang Aat dan kawan-kawan yang akan menulisnya. Pesannya adalah, dengan penuh semangat dan optimis, maka kita akan semakin beriman pada Sang Pemilik Alam,” ucap Tisna.

Adapun Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi akan ditempatkan di bagian depan dari kendaraan itu. “Jika dilihat dari depan, kendaraan itu membawa hasil bumi dan Jokowi sebagai pemimpin mengantarkannya untuk rakyatnya,” kata Tisna.

Menurut Tisna, mengacu pada tema karnaval yakni, ‘menyalakan api, kerja bersama”, maka mobil hias yang ditunggangi Jokowi melambangkan semangat bekerja bareng-bareng, dan memanen hasil kerja itu secara bersama-sama.

“Kesuburan, kemakmuran, nilai-nilai spiritual itu terlihat melalui kendaraan yang ditumpangi Jokowi. Saya berharap karya ini menjadi instalasi yang indah dan diharapkan dibawa ke istana, lalu ‘diparkir’ di halaman istana untuk menjadi simbol helaran karnaval budaya dari kota Bandung,” ucap Tisna.

“Kok bisa ya seniman kerja bersama, padahal kita tahu umumnya seniman punya karakter, egonya kuat banget, tapi mereka mau kerja bersama untuk mewujudkan satu karya indah dan monumental. Ini bukan ide perseorangan, ini kolaborasi, Itulah masyarakat kita, kita bisa bersatu untuk satu tujuan,” kata Aat.

Pakaian daerah juga akan tercermin dari 2.500 peserta karnaval yang berasal dari 34 provinsi dan komunitas. Dari pakaian adat yang mereka kenakan akan tampak keberagaman, kaya karna, kaya motif dan kaya inspirasi.

“Kita memang berasal dari berbagai macam etnis, budaya yang bisa tercermin dari pakaian. Keberagaman itulah yang dapat dipersatukan oleh Pancasila,” kata Tisna.

Budayawan, seniman, dan pekerja kreatif di Bandung berharap setelah helaran karnaval kemerdekaan ke-72 ini, Indonesia bisa terus bekerja bersama untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya. “Indonesia ini negeri yang subur, kaya, dan memiliki budaya yang adiluhung, yakni gotong royong. Melalui gotong royong, pemimpin dan rakyatnya bekerja sama untuk meraih kesejateraan rakyat,” ucap Aat.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, spirit itulah yang mendasari lahirnya, Indonesia Incorporated. Bangsa Indonesia harus bersatu, mensinergikan kekuatan, memperkuat semua lini.

“Kalau ingin maju, kita harus tetapkan musuh bersama. Kalau mau menang kita harus kompak, solid, dan maju serentak,” kata Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Begitupun di pariwisata, jika ingin bersaing di level global harus menyatukan langkah menuju satu cita-cita.

“Kalau kita bersinergi, tidak ada yang bisa mengalahkan Pariwisata Indonesia,” katanya.

Standarnya pun harus global, tidak lagi terkotak-kotak oleh birokrasi yang sempit, dan membelit kepentingan yang lebih jauh.

“Memajukan Pariwisata sama dengan memajukan perekonomian bangsa ini. Karena pariwisata adalah penyumbang PDB, Devisa dan Lapangan Kerja yang paling mudah dan murah,” kata Arief Yahya.

Menpar Areif Yahya juga mengimbau masyarakat agar menyaksikan kegiatan karnaval dengan menggunakan pakaian adat. “Jangan lupa penonton pakai baju-baju adat ya? Kenakan Busana Nusantara, biar penontonnya keren, peserta karnavalnya juga keren! Foto dan Video nya juga keren,” ujarnya.

Ini akan menjadi karnaval paling unik. Penonton menyaksikan peserta karnaval. Sebaliknya peserta karnaval juga bisa melihat penonton yang berpakaian tradisional, dari mana saja asal sukunya.

“Silakan yang perempuan pakai selendang, yang laki-laki mengenakan ikat kepala atau blangkon (Joglosemar), totopong (Sunda), udeng (Bali), sortali (Batak). Pasti seru!” ungkap Arief Yahya sambil mengingatkan untuk menyisakan space di memmory smart phone-nya untuk memotret karnaval ini.(*)

 

Karnaval Pesona Parahyangan Jadikan Bandung Lautan Manusia

0

Jelang pelaksanaan “Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017”, di Bandung, warga makin antusias.

Suasana itu terlihat dari gladi bersih di seputar lokasi rute pawai yang bakal diikuti ribuan manusia itu.

Yang lebih asyik, bukan hanya peserta karnaval yang mengenakan pakaian adat. Penonton pun diminta eksis dengan baju tradisionalnya, #PesonaBusanaNusantara. Netizen pun meremind followers nya dengan dua hastag, #KarnavalPesonaParahyangan dan #StartJam2Siang.

Tiap jam, grafis pengingat dengan hitung mundur berseliweran di media sosial. Tiap jam up date lagi, kurang berapa jam, sejak 24 jam sebelum pukul 14.00 WIB tanggal 26 Agustus 2018.

Foto-foto serta video persiapan mengisi timeline sejak dua hari lalu dan makin heboh hingga malam 25 Agustus ini.

Lalu sejauhmana sebenarnya persiapan Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017? Berapa kontingen yang dipastikan hadir? Jalurnya, soal waktu?

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memastikan kalau semuanya sudah siap. On the track. Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 sebagai rangkaian HUT Kemerdekaan RI ke-72 siap digelar Sabtu (26/8) siang.

“Hingga saat ini, Pemkot Bandung tengah bekerja keras untuk melakukan persiapan teknis terkait pelaksanaan karnaval kemerdekaan esok hari,” ujar Ridwan Kamil.

Persiapan tersebut mulai dari prosesi seremonial pembukaan, kesiapan kendaraan hias, busa khusus presiden hingga kesiapan peserta karnaval.

Selain itu bersama seluruh pihak terkait, Pemkot Bandung ujar Ridwan Kamil juga mempersiapkan strerilisasi rute dan manajemen alur karnaval.

“Kami pastikan karnaval yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo besokakan meriah dan sukses dipadati masyarakat Bandung dan Jawa Barat,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

Emil menyatakan jika Karnaval Kemerdekaan esok akan diikuti 43 kontingen dari berbagai unsur lintas budaya, komunitas, provinsi, kota maupun kabupaten di Indonesia.

Adapun rangkaian kegiatan karnaval kemerdekaan akan dimulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Karnaval akan melalui rute dari Gedung Sate di Jalan Diponegoro, Taman Vinda hingga Balaikota Bandung.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang dijadwalkan turut berpartisipasi sebagai peserta dalam gelaran karnaval tersebut akan menaiki Kereta Pancasila. Yakni mobil hias hasil rancanngan lima seniman Bandung.

Hiasan mobil tersebut menyiratkan makna budaya kerja dan gotong royong dalam laku budaya kebersamaan.

Adapun peserta karnaval yang dijadwalkan memerihkan karnaval antara lain Drumband Changka Panorama Secapa TNI AD, Paskibraka Jawa Barat, Jember Fashion Carnival, Solo Batik Carnival, pemain enggrang Jack Obin, rombongan Atlet Senam Indah Kota Bandung, Rombongan Rebana Pondok Pesantren Nurul Iman, Barisan Jaka Tarub, Kuda Renggong Sumedang, Komunitas Cosplay Bandung, dan Kerjasama masyarakat adat.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, sebagai kementerian yang meng-host Karnaval ini sangat berharap penyelenggaraan Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan 2017 esok dapat berlangsung lancar.

“Karnaval kali ini merupakan pincak perayaan nasional HUT RI ke-72 di Indonesia. Pawai ini akan menampilkan ragam budaya khas tiap provinsi,” ujar Menpar. Tiga karnaval terbaik Indonesia juga akan tampil, yakni Jember Fashion Carnaval, Solo Batik Carnival, dan Tomohon Flower Carnaval juga akan hadir bersama warga Bandung.

Dengan diikuti ribuan peserta dan disaksikan langsung masyarakat Bandung serta seluruh masyarakat Indonesia melalui siaran televisi ataupun sosial media dipastikan nama Bandung akan semakin terangkat.

Dampak dari ribuan wisatawan yang hadir akan langsung dirasakan masyarakat. Kuliner, tempat wisata, dipastikan bakal bergeliat. Belum lagi tempat penginapan, baik dari guest house hingga kelas hotel bakal diserbu wisatawan.

“Presiden akan menjadi endorser utama acara ini sekaligus semakin mempromosikan Kota Bandung dan sekitarnya sebagai destinasi wisata menarik. Ini saatnya destinasi wisata Bandung didorong dan dipromosikan,” kata Arief Yahya.

Pemilihan Bandung sendiri menurut Menpar karena kota tersebut dikenal sebagai salah satu kota kreatif dengan perkembangan komunitas terbanyak di Indonesia.

“Selain itu, dipilihnya Kota Bandung sebagai tuan rumah pelaksanaan karnaval, diharapkan kedepannya akan semakin memperkuat posisi Bandung sebagai pusat industri kreatif dan destinasi karnaval berkelas dunia. Mari Berkarnaval, Nyalakan Api Semangat Kerja Bersama, Salam Pesona Indonesia,” ujar Arief Yahya. (*)

Perbanyak Event Bangkitkan Ekonomi

0
Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah melepas peserta Kepri Thropy Offroad seri II 2017, Jumat (25/8). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah mendukung terselenggaranya berbagai event yang memberi dampak positif bagi perekonomian daerah. Apalagi jika rutinitas sebuah event berlangsung kontiniu dan ditunggu banyak peminatnya.

“Selain meningkatkan sportivitas dalam berolahraga, event semacam ini juga berdampak pada perekonomian dan kepariwisataan,” kata Arif saat membuka Kepri Thropy Offroad Seri II 2017 di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Jumat (25/8) siang.

Ratusan off roader berpartisipasi dalam event ini. Tampak hadir Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, FKPD Tanjungpinang dan sejumlah kepala OPD Kepri.

Menurut Arif, perlambatan ekonomi Kepri bakal kembali bergairah dengan partisipasi semua kelompok masyarakat. Kreativitas dalam menggelar sejumlah event juga akan mengairahkan dan menggerakkan ekonomi.

“Kita perlu menyelenggarakan banyak event, baik olah raga maupun kepariwisataan, sehingga wisatawan ramai berkunjung,” kata Arif.

Kegiatan Kepri Thropy Offroad Seri II 2017 ini akan finish pada Ahad (27/8) pagi di Sirkuit Tanah Melayu Batu 8 Kota Piring Tanjungpinang. Sejalan dengan iven ini, juga dilaksanakan kegiatan bersepeda. Kegiatan bersepeda juga akan finish di tempat yang sama. (bni)