Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 12958

Kepri Jadi Tuan Rumah Koreg PDRB Sumatera

0

batampos.co.id – Provinsi Kepri menjadi tuan rumah rapat Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto dan Informasi Sosial Ekonomi (Koreg PDRB-ISE).

“Ada 10 Provinsi di Sumatera yang ikut dalam Koreg PDRB-ISE tahun ini. Ini adalah langkah yang baik untuk membangun sinergi dibidang ekonomi daerah,” ujar Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Provinsi Kepri, Naharuddin disela-sela kegiatan yang digelar di Hotel CK, Tanjungpinang, Kamis (24/8)

Dikatakan Nahar, Koreg ini merupakan agenda tahunan di Sumatera. Melalui Koreg ini diharapkan terbangun sinergitas masing-masing pemerintah provinsi di Sumatera. Adapaun rangkaian kegiatannya adalah, hari pertama ini adalah pembukaan, talkshow hingga pemaparan para narasumber dan hari ketiga tinjauan di lapangan tentang kondisi Kepri.

Menurut Nahar, output yang diharapkan dari Koreg ini adalah untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Karena masing-masing provinsi punya keunggulan masing-masing. Maka 10 provinsi ini bisa membangun kerja sama sehingga saling mengisi dalam membantu pertumbuhan ekonomi.

“Sifatnya adalah simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan antara satu sama lain,” papar Nahar.

Masih kata Nahar, demografi ekonomi masing-masing Provinsi di Sumatera ini sangat berbeda. Seperti di Sumut memiliki unggulan hasil perkebunan. Sedangkan Sumbar unggul di bidang hasil pertanian. Sementara Kepri unggul di bidang perikanan dengan hasil tangkapan laut yang melimpah.

“Karekateristik yang berbeda inilah yang menjadi kekuatan ekonomi. Karena antar daerah bisa saling mengisi potensinya,” paparnya lagi.

Lebih lanjut katanya, Koreg se Sumatera ini juga bukan hanya membahas persoalan ekonomi daerah. Tetapi juga mengenai potensi pariwisata didaerah masing-masing. Artinya secara tidak langsung, kegiatan ini menjadi media promosi setiap daerah untuk memperlihatkan keunggulan pariwisatanya.

“Karena memang industri pariwisata meskipun perlahan, tetapimemberikan kontribusi yang pasti bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Nahar.

Sementara itu, Sekda Kepri, TS. Arif Fadillah yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mensikronkan rancangan pengembangan ekonomi sosial di Sumatera sekaligus analisis. Menurut Sekda, Kepri bukan hanya terfokus  pada pengembangan ekonomi maritim saja.

“Tetapi kita juga harus belajar tentang pertanian dan pengembangan wisata. Pembangunan perkotaan tetap berlanjut dengan mengedepankan kota layak huni, kota layak anak, kotahijau, kota cerdas, kotta yang berdaya saing juga sebagai pusat ekonomi,” ujar Sekda.(jpg)

Penyidikan Ribuan Ponsel Xiaomi Tak Bertuan

0

batampos.co.id – Ribuan ponsel merek Xiaomi ilegal yang belum diketahui pemiliknya, kasusnya telah dilimpahkan ke bidang penyidikan Kanwil Khusus DJBC Kepri di Tanjungbalai Karimun.

”Saat ini, kami sedang melakukan proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Salah satunya, kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pemilik dari ponsel tersebut,” ujar Kepala Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan Kanwil Khusus DJBC, Agus Joko Prasetio kepada Batam Pos, Kamis (24/8).

Termasuk juga, katanya, tentang pengusulan ke Menteri Keuangan untuk mendapatkan status ponsel yang belum diketahui siapa pemiliknya.

”Untuk jumlah pastinya saya tidak bisa menyampaikan, nanti akan diumumkan oleh Humas melalui konferensi pers. Tugas saya hanya melakukan penyidikan sesuai dengan bidang saya,” jelasnya.

Seperti berita di koran ini, kapal patroli BC 1305 melakukan pengejaran terhadap speedboat yang membawa ribuan ponsel Xiaomi, Sabtu (19/8) di Pulau Kepala Jerih, Batam.

Saat dilakukan pengejaran dan agar tidak ditangkap oleh petugas BC, tekong speedboat mengarahkan speedboat ke pantai dan kemudian mengkadaskannya. Setelah itu, tekong berhasil melarikan diri. Sehingga, sampai saat ini tidak diketahui siapa tekong dan pemilik ribuan ponsel pintar tersebut. (san)

Lantamal Gelar Turnamen Bulu Tangkis

0
Ribut Eko Suyatno. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang bekerjasama dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Tanjungpinang menggelar kejuaraan Bulutangkis Danlantamal Cup 2017 yang memperebutkan piala bergilir Danlantamal IV.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Ribut Eko Suyatno, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan selain sebagai rangkaian hari Ulang Tahun (HUT) TNI AL ke 72 tahun, juga mengakomodir minat dan animo sejumlah kalangan masyarakat Kota Tanjungpinang terhadap olahraga bulutangkis.

”Sekaligus sebagai bentuk peran serta memajukan cabang olahraga bulutangkis untuk mencari bibit-bibit atlet potensial yang berada di Kepulauan Riau, khususnya di Tanjungpinang guna mengangkat prestasi bulutangkis ke jenjang lebih tinggi baik Nasional maupun Internasional,” ujar Eko, Kamis (24/8).

Sementara itu, ketua Penyelengara kejuaraan tersebut, Kolonel Laut (T) Sandhy Aipasa, mengatakan pertandingan tersebut terbagi menjadi beberapa kategori diantaranya, ganda beregu, ganda perorangan pemula dan anak-anak perorangan usia 13 tahun, 15 tahun dan 17 tahun.

”Pendaftaraan kami buka mulai (23/8) sampai (26/8). Tempat Pendaftaraan di Sport Hall Dwikora Lantamal IV Tanjungpinang. Untuk technical meeting akan dilasksanakan (27/8) di lokasi pendaftaraan,” kata Sandhy.

dalam turnamen itu, terang Sandhy, selain memperebutkan piala bergilir Danlantamal IV Tanjungpinang. Juga memperbutkan piala tetap dan uang pembinaan Rp 15 Juta. Turnamen itu sendiri akan dibuka langsung oleh Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksama TNI Ribut Eko Suyatno.

”Sejak dibuka pendaftaraan sudah beberapa club ternama di Tanjungpinang mendaftarkan atlet andalannya untuk berlaga di turnamen tersebut. Untuk masyarakat yang ingin menyaksikan turnamen yang digelar di Sport Hall Lantamal IV Tanjungpinang gratis tidak di pungut biaya,” pungkasnya.(ias)

Satu Tangan Lestarikan Kebudayaan

0

batampos.co.id – Merawat kebudayaan adalah kewajiban bersama. Tidak bisa parsial dan tanggung jawab sebagian belah pihak saja. Karena sebagaimana dikatakan Kepala Badan Pelestarian Cagar Budaya Sumatra Barat, Nurmatias, ketika suatu hari nanti tidak ada lagi yang bisa dibanggakan dari Indonesia, kebudayaan yang beragam inilah yang membuat bangsa Indonesia tetap mampu membikin bangga.

Nurmatias mengungkapkan hal tersebut pada dialog interaktif bersempena kegiatan Sinergitas Publikasi Pelestarian Cagar Budaya di Gedung Gonggong, Tanjungpinang, Kamis (24/8) kemarin.

“Sebab itu, perlu sinergi dari pelbagai pihak agar dapat satu tangan melestarikan kebudayaan,” kata Nurmatias.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan sampai 26 Agustus esok ini turut digelar pameran-pameran kebudayaan yang diikuti lintas instansi terkait. Seperti Badan Pelestarian Nilai Budaya Kepri, Dinas Kebudayaan Kepri, Disparbud Tanjungpinang, Badan Arkeologi Sumatra Utara dan tentu BPCB Sumatra Barat selaku penaja acara.

Jauh daripada sekadar pameran, Nurmatias mengatakan, kegiatan ini juga jadi bagian dari kerja mendekatkan kebudayaan kepada masyarakat. Termasuk pula, tambah Nurmatias, kepada pelajar. Karena itu pula dalam senarai rangkaian itu turut disisipkan lomba-lomba bagi para pelajar.

“Harapannya, semakin tinggi kesadaran masyarakat terhadap kebudayaan sehingga ikut berpartisipasi dalam melestarikannya,” ujarnya.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah turut menjadi narasumber pada dialog kemarin. Bagi Lis, dipilihnya Tanjungpinang sebagai lokasi pameran olah BPCB Sumatra Barat semakin mengukuhkan citra kota ini sebagai kota budaya.

“Bagaimana pun, itu kekayaan kota kita yang diakui oleh daerah lain,” kata Lis.

Lis menambahkan, citra Tanjungpinang sebagai kota budaya mesti dirawat, dijaga, dan dibangun bersama-sama. Jikalau sekadar mengandalkan pemerintah, kata dia, kerja semacam itu menjadi sesuatu yang berat, pun sebaliknya. Namun yang diperlukan adalah membangun sinergitas dalam melestarikan benda cagar budaya maupun produk kebudayaan itu sendiri.

“Anggaran kami juga terbatas. Tapi kalau masyarakat ikut bersinergi, saya rasa bukan sesuatu yang susah kerja melestarikan kebudayaan itu. Tentu dengan dibantu pihak-pihak yang berwenang dan ahli dalam persoalan ini,” pungkasnya. (aya)

Lengkeng Bangkok Super Hanya Rp 26.500

0
Karyawati Hypermart Nagoya Hill Cahyati Sugiarti menunjukan buah lengkeng yang siap ditawarkan kepada para pengunjnung Hypermart, Kamis (24/8). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Hypermart Nagoya Hill kembali memanjakan pelanggan setia mereka dengan menurunkan sejumlah harga pada produk-produk yang dijual di pusat perbelanjaan terbesar itu. Salah satunya yakni menjual buah lengkeng murah mulai hari ini (25/8).

Harga buah lengkeng Bangkok Super untuk penjualan selama akhir pekan ini hanya Rp 26.500 per kilogram. “Harga normalnya Rp 29.900 per kilo. Mulai hari ini harganya hanya Rp 26.500 per kilogram,” ujar Store Manager Hypermart Nagoya Hill, Tri Yumeizal kepada Batam Pos, Kamis (24/8).

Promo lengkeng Bangkok super murah ini menurut dia hanya berlaku hingga Minggu (27/8) nanti. “Jadi hanya tiga hari promonya,” ujar Tri.

Lengkeng Bangkok Super ini dikatakannya dijual murah walau saat ini Batam sedang kekurangan buah impor. Apalagi lengkeng Bangkok juga masih langka di pasar. “Ini kami datangkan dari Jakarta. Buahnya baru saja sampai dan kami jual murah untuk memenuhi keinginan konsumen,” ujarnya lagi.

Selain Lengkeng Bangkok Super murah, Hypermart Nagoya Hill juga memberikan diskon harga untuk banyak produk mereka. Antara lain seperti kipas angin merek Sekai ukuran 18 inci hanya Rp 449.900 dari harga normal Rp 519.900. Kemudian dispenser merek Miyako kapasitas 3,5 liter hanya Rp 169.900 dari harga normal Rp 219.900. Lalu AC 1/2 PK merek Midea hanya Rp 2.799.900 dari harga normal Rp 2.999.900 dan kulkas Panasonic dua pintu berkapasitas 151 liter hanya Rp 2.099.000 dari harga normal Rp. 2.369.000.

“Selain diskon ini, pembelian mengunakan hicard juga akan mendapatkan diskon tambahan. Selain produk-produk di atas masih ada banyak produk lainnya yang diturunkan harganya,” ujar Divisi Manager Non Food Hypermart Nagoya Hill, Jemmi, kemarin.(ser)

Dana Desa Bukan Uang Kades

0

batampos.co.id – Kajari Tanjungpinang Herry Ahmad Pribadi mengingatkan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bintan agar mengelola dana desa dengan baik, tepat guna dan transparan. Karena, dana desa merupakan ujung tombak dari pembangunan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat.

“Dana desa bukan uang kades atau perangkat desa, tapi milik masyarakat. Jadi gunakan dana desa dengan sebaiknya untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya saat membuka sosialisasi dana desa dan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah di Aula Kantor Bupati Bintan di Bintan Buyu, Kamis (24/8) kemarin.

Dirinya menuntut kades dan perangkat desa membuat laporan pertanggungjawaban yang benar. Karena itu, dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban, pihak TP4D dalam hal ini Kejaksaan Negeri menawarkan pendampingan agar dana desa yang dikelola tepat guna.

“Sejauh ini belum ada kades yang berkonsultasi ke kita. Kami harapkan dengan adanya dua kades di Bintan yang tersandung hukum, bisa jadi pelajaran dan kades lain meminta dilakukan pendampingan soal pengelolaan dana desa,” harap dia.

Pendampingan ini, menurutnya, bukan mengada-ngada atau sekadar menyenangkan pimpinan. Tapi untuk mengawal dana desa agar tepat sasaran. “Ini uang rakyat, jangan sampai uang rakyat dikelola tidak benar. Di tahun 2015 lalu dana desa yang dikucurkan sekitar Rp 20 triliun, di tahun ini sekitar Rp 60 triliun,” katanya.

Karena itu, ia mengingatkan kepala desa atau perangkat desa jangan sampai adanya pekerjaan fiktif. Apalagi ada praktik Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN). “Jangan sampai ditemukan, apalagi ada mark up,” tegasnya.

Dirinya mempersilakan kepala desa menghabiskan dana desa. Tapi harus ada wujudnya, dalam hal ini pembangunan. “Silakan habiskan tapi ada wujudnya dan banyak pembangunan yang dilakukan harus bermanfaat,” katanya.

Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Roni Kartika mengatakan, sosialisasi ini sangat penting, karena mensinkronisasikan anggaran desa dengan pihak bank, dalam hal ini Bank Riau Kepri dan BPR Bintan. Ke depan, diharapkannya melalui bank maka tata kelola keuangan desa dilakukan nontunai.

“Jangan sampai ada bocor lagi. Terlebih sudah ada dua kades yang ditahan karena dana desa,” tuturnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, program dana desa merupakan program pemerintah pusat. Dalam 3 tahun terakhir, ada sekitar Rp 66 miliar dana desa dari pusat disalurkan ke desa-desa di Bintan.

“Saya minta komitmen yang kuat dari kades. Karena baru-baru ini, dua kades kita ditahan, meski ada kades kita yang patut diapresiasi dengan menoreh prestasi 3 besar nasional di Sumatera,” katanya.

Karena itu, ia menekankan kepala desa harus mempelajari perencanaan, pelaksanaan dan tidak kalah penting pengawasan. “Jangan sampai ada lagi kades yang terpeleset,” tukasnya. (cr21)

 

Siap Dukung Pariwisata Bintan

0
GM Batam Pos Guntur Marchista Sunan berbincang dengan Bupati Bintan Apri Sujadi di Kantor Bupati Bintan, Kamis (25/8). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Komitmen dan dukungan kemajuan pariwisata di Kabupaten Bintan akan dilakukan oleh Batam Pos. Hal ini dismapaikan General Manager (GM) Batam Pos Guntur Marchista Sunan, dalam kunjungan silaturahmi ke Pemkab Bintan bersama manajer pemasaran Mulyadi. Manager Iklan Agus Triyono, serta Manager SKI, Reza Fahlevi, dalam kunjungan silaturahmi ke Pemkab Bintan, Kamis (25/8).

Kedatangan rombongan Batam Pos ini disambut hangat Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam. Guntur mengawali perbincangan dengan menuturkan bahwa kerjasama antara Batam Pos dan Pemkab Bintan sudah terjalin sejak lama dan luar biasa. Kerja sama yang sudah ada agar terus dipupuk dan ditingkatkan.

Guntur mengatakan Kabupaten Bintan, dikenal memiliki potensi keindahan alam yang luar biasa. Tentunya ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Kabupaten Bintan.

“Bintan, termasuk salah satu tempat yang memiliki banyak tempat wisata yang bagus dan menarik, dan sangat cocok untuk dikembangkan bersama,” terang Guntur.

Menurutnya pesona keindahan alam yang dimiliki Bintan, tentunya harus terus dieksplore, agar masyarakat luas dapat mengetahui bahwa Bintan ternyata memiliki segudang pilihan
wisata terbaik yang layak untuk dikunjungi para wisatawan. “Kalau saya mengibaratkan Bintan, ini seperti tambang emas yang belum digali sepenuhnya,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Guntur Batam Pos, siap membantu Pemkab Bintan, dalam menggali pesona keindahan wisata yang dimiliki Kabupaten Bintan, dengan berencana membuat halaman baru yang khusus mempublikasikan semua destinasi wisata di Bintan.

“Kita akan terus berupaya memunculkan inovasi baru demi memajukan wisata Bintan, kedepannya. Seperti menyiapkan halaman baru yang khusus untuk mengembangkan sektor wisata Bintan,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bintan, Apri Sujadi mengaku senang dengan kehadiran Batam Pos di Kabupaten Bintan. Menurutnya Batam Pos, merupakan salah satu media yang memiliki peran besar dalam memajukan Kabupaten Bintan.

Batam Pos merupakan media terbesar yang selama ini turut serta ikut andil membantu Pemkab Bintan, dalam memajukan segala pembangunan yang sudah dilakukan hingga saat ini. Dengan menyajikan rangkuman berita yang lengkap dan update. Baik itu berita politik, pemerintahan, olahraga, wisata, dan lainnya,” terang Apri.

Politisi partai Demokrat ini juga menyambut baik gagasan Batam Pos, yang ingin membantu Pemkab Bintan, mengeksplore pesona keindahan wisata di Kabupaten Bintan.
Menurutnya, dengan membuat halaman khusus tersebut, tentunya dapat semakin mengembangkan segala destinasi wisata yang ada di Bintan, baik yang sudah dieksplore, maupun yang belum sama sekali.

“Kami sangat berterimakasih atas kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini dengan Batam Pos. Kami juga sangat mengapresiasi gagasan yang diberikan Batam Pos untuk kemajuan wisata di Bintan. Mudah-mudahan ide ini bisa segera diaplikasikan demi kemajuan Kabupaten Bintan, menuju Bintan gemilang,” imbuhnya. (cr20)

Gunakan Dana Desa dengan Baik

0
Abdul Haris. F. Dok Batam Pos

batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris menegaskan agar seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas menggunakan dana desa dengan baik. Pasalnya jika tidak, ancamannya adalah harus berhadapan dengan pengadilan.

“Seingat saya sudah ada dua kepala desa di Indonesia yang masuk penjara gara-gara korupsi uang Rp 100 juta, jangan sampai ini terjadi di Anambas,” ungkap Abdul Haris, ketika membuka acara sosialisasi penggunaan dana desa di gedung Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Kamis (24/8).

Menurutnya, saat ini pihak kejaksaan di daerah juga sudah diwanti-wanti dari pusat agar dapat meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan dana desa. “Kalau tak salah Kejagung sudah memerintahkan kepada Kepala cabang kejaksaan Negeri Natuna yang ada di Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai kepanjangan tangan Kejaksaan Agung untuk mengawasi dana desa,” ungkapnya lagi.

Haris meminta agar kepala desa tetap mensyukuri pendapatan yang diperoleh saat ini. “Jangan pernah menyalahgunakan dana desa,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas Muhammad Bayanullah, mengatakan, pihaknya akan melakukan monitor dan membuka akses konsultasi gratis terhadap kepala desa yang ingin berkonsultasi.

“Kami memberikan ruang khusus untuk memberikan solusi. Jika ada kegiatan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah desa tapi menemui keraguan, kami bisa kawal dan dampingi,” ungkapnya lagi.

Jika ada kepala desa yang nakal maka dirinya memastikan ada tindakan.
“Sesuai tahapan, kita akan memberikan pendapat hukum, tapi jika tak ada perbaikan, kami siap putuskan pendampingan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, karena Anambas terdiri dari pulau-pulau kecil, maka pihaknya siap turun ke lapangan untuk memberikan penyuluhan hukum kepada pemerintahan desa. Hal tersebut sejalan dengan kegiatan jaksa masuk sekolah. “Pada intinya kita siap turun ke lapangan,” ungkapnya.

Sementara itu Inspektur Kabupaten Kepulauan Anambas Ody Karnavian, mengatakan, RPJMdes kitab suci jangan dibuang ditunggu sampah itu yang nantinya dikontrol KPK. Camat penting untuk memberikan pembinaan didesa karena sebagai kepanjangan tangan pemerintah daerah.

“Camat jangan berdiam diri harus memberikan pembinaan karena laporan dari desa kedaerah melalui camat,” ungkapnya. (sya)

Pemasangan Fiber Optik Selesai Akhir Tahun 2017

0

batampos.co.id – Pemasangan jaringan fiber optic (FO) di wilayah Ranai Natuna ditargetkan rampung dalam 3 bulan. Dengan demikian bisa difungsikan akhir tahun 2017.

Pantauan di lapangan, sejumlah pekerja sudah melakukan pemasangan kabel FO dengan metode penggalian tanah di pinggir jalan raya.

Kepala Plasa Telkom Ranai, Jusnedi, mengatakan menurut rencananya fasilitas FO tersebut akan dikoneksikan ke layanan Telkom untuk digunakan dalam meningkatkan kapasitas jalur komunikasi (bandwidth) data digital.

Jusnedi memastikan, jaringan FO akan segera digunakan pada akhir tahun ini dan meningkat layanan kepada masyarakat. Sebab selama ini Telkom di Natuna masih menggunakan perangkat sistem satelit bumi dengan kapasitas yang terbatas.

“Akhir tahun ini fasilitas FO sudah bisa dipakai. Kita punya sambungan khusus ke Sambas, Kalimantan Barat. Sambungan ini nggak menunggu Palapa Ring Barat rampung. Ini jalur khusus,” ungkap Jusnedi, Kamis (24/8).

Dikatakannya, jika jaringan FO ini menunggu rampungnya program Palapa Ring Barat, diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. Namun dengan sambungan jalur khusus yang sedang dikerjakan ini berbeda.

Bahkan katanya, terdapat 6 tower yang dibangun sebagai terminal penghubung untuk koneksi jaringan FO ke Natuna.

Keenam terminal tersebut diantaranya dibangun di Pulau Subi, Pulau Serasan, Pulau Tiga, Ranai dan dua unit di Sambas.

Saat ini dikatakannya bandwidth yang tersedia hanya 10 Mega Byte (MB). Namun dengan adanya jaringan FO, jalur komunikasi data diperluas hingga 2 Giga Byte (GB) atau 2000 MB.

Saat ini para pekerja tengah menggesa penanaman lintasan kabel fiber optik di bawah tanah sepanjang lebih kurang 27 kilometer di wilayah Ranai hingga Bukit Arai komplek kantor Bupati Natuna.

“Mudah-mudahan saja cuaca mendukung. Pemasangan jaringan FO segera rampung waktu tiga bulan ke depan. Jadi akhir tahun kecepatan akses tinggi bisa digunakan. Begitu juga untuk layanan telepon seluler,” ungkapnya.(arn)

Tata Dompak Semakin Cantik

0
Gubenur Kepri Nurdin Basirun bersama kepala OPD meninjau pengerjaan jalan di Dompak, Rabu (23/8). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menginginkan kawasan Pulau Dompak diperindah. Hal ini dikarenakan, gubernur ingin menjadikan Dompak, selain pusat pemerintahan, namun juga jadi tempat wisata sekaligus wahana silaturahmi dan edukasi bagi masyarakat.

“Dompak ini harus disulap menjadi lebih cantik, semakin menarik. Baik untuk masyarakat Kepri terlebih bagi wisatawan,” kata Nurdin saat meninjau sejumlah titik yang akan “disulap” di Dompak, Rabu (23/8).

Dalam peninjauan itu, Nurdin melihat sejumlah titik yang akan ditata dan dipercantik. Selain itu, Gubernur juga mengevaluasi anggaran penataan yang sudah dialokasikan pada APBD 2017. Pada peninjauan itu, tampak juga hadir Kepala Dinas PU Kepri, Abu Bakar.
Nurdin pada beberapa kesempatan saat mengevaluasi kegiatan pembangunan, selalu menyampaikan agar kawasan Dompak ditata sedemikiam rupa. Penataan itu harus menyeluruh, selesai dan tidak terputus-putus kegiatannya.

Penataan yang dilakukan mulai dari trotoar, median jalan, dan pembuatan taman. Kata Nurdin, jangan sampai rumput dan ilalang yang lebih tampak ketimbang tamannya ketika sudah ditata nanti.

Malah Nurdin menegaskan agar penataan itu langsung terintegrasi dengan Masjid Agung Dompak. Nurdin memang ingin masjid-masjid menjadi destinasi yang menarik kunjungan masyarakat.

Dalam sebuah kesempatan, saat menunaikan saat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Nurdin pernah mengatakan agar Masjid di Dompak bisa seperti itu. Selalu penuh jamaah yang ingin menunaikan salat dan berwisata di kawasan tersebut. (bni)