Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 12973

Kemenpar Dukung ITMF Annual Conference 2017 Bali

0

Kementerian Pariwisata terus menjaring kunjungan wisatawan mancanegara. Termasuk melalui kegiatan wisata Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE). Yang terbaru, Wonderful Indonesia membidik kegiatan “International Textile Manufactures Federation Annual Conference 2017”.

Event ini berlangsung pada 14 hingga 16 September 2017 di Grand Hyatt Nusa Dua Bali. Kegiatan ini diinisiasi oleh International Textile Manufactures Federation (ITMF) bekerja sama dengan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).

Kegiatan organisasi internasional di bidang industri perdagangan tekstil dan produk tekstil ini bakal dihadiri lebih dari 250 delegasi 29 negara. Para delegasi yang merupakan anggota asoiasi, perusahaan tekstil dan sejumlah pembicara tingkat dunia ini akan melakukan konferensi untuk membahas tema “Technology, Trade, Climate Orientation im Disruptive Times”.

ITMF Annual Conference merupakan pertemuan rutin dan forum diskusi bersama antarsesama anggota ITMF mengenai perkembangan industri dan perdagangan TPT dunia untuk kepentingan dan kebutuhan anggota ITMF.

Selain itu untuk pertukaran dan pengumpulan informasi, data statistik dan lainnya yang mempengaruhi industri dan perdagangan TPT dunia, termasuk perkembangan dan tren masa depannya.

Sementara dari sisi API, selain untuk memberikan informasi mengenai potensi dan profil industri dan perdagangan TPT Indonesia kepada 29 negara yang tergabung di ITMF, juga bentuk dukungan API sektor pariwisata Indonesia dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan budaya dan wisata alam Indonesia kepada 29 negara yang tergabung di ITMF dan peserta asing lainnya.

Karena itu nantinya di hari terakhir kegiatan, para peserta akan diajak menikmati keindahan alam dan budaya Bali. Salah satunya ke Uluwatu yang sangat indah.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, dalam kegiatan ini akan dihadiri para anggota asosiasi, perusahan tekstil dan pembicara tingkat dunia yang nantinya mereka juga akan mempromosikan leisure dan menikmati langsung keindahan Wonderful Indonesia di pulau yang dijadikan sebagai Best Destination in the World oleh TripAdvisor.

“Meski pokok bahasannya non pariwisata, namun Bali dengan segala magnet keindahannya sudah pasti akan menarik minat para peserta,” ujar Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Asdep Bisnis dan Pemerintah Kemenpar Eddy Susilo.

Esthy mengatakan, kegiatan wisata MICE merupakan salah satu sektor industri pariwisata yang paling menjanjikan. Lama tinggal dan besaran pengeluaran tiap peserta sangat tinggi.

Berdasarkan data International Congress & Convention Association (ICCA), rata-rata tinggal wisman MICE di Indonesia 5 malam dengan pengeluaran lebih dari 200 dolar AS per orang per hari. Angka pengeluarannya tujuh kali lipat dari wisatawan biasa.

Kelebihan lainnya, wisatawan MICE umumnya adalah opinion leader dari kalangan pengusaha, profesional maupun pemerintahan, yang melakukan kegiatan pada low-season. Besarnya potensi tersebut membuat Kementerian Pariwisata mendukung kegiatan “International Textile Manufactures Federation Annual Conference 2017” ini.

Lebih lanjut Eddy mengatakan, konferensi ini juga semakin menegaskan Bali sebagai salah satu destinasi wisata MICE kelas dunia. Bali memiliki segalanya. Alam, budaya, masyarakat hingga wisata MICE kelas dunia.

“Kita memang fokus pada wisata MICE. Tidak hanya Bali yang sudah dikenal dunia, tapi juga kota-kota lain yang memiliki objek wisata serta fasilitas convention hall, lengkap amenitasnya,” ujar Eddy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik ITMF yang bekerjasama dengan API untuk menyelenggarakan annual conference-nya di Indonesia untuk tahun ini. Menurutnya Bali dengan segala keindahan dan amenitasnya sudah menjadi destinasi wisata utama MICE dunia. Bali selalu menjadi pilihan berbagai organisasi ataupun badan-badan tingkat dunia untuk melakukan pertemuan ataupun konferensi.

“Bahkan tahun depan IMF-World Bank Annual Meeting akan digelar di Bali pada bulan Oktober tahun 2018,” kata Menpar Arief Yahya.

Kegiatan MICE tingkat dunia juga menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan destinasi Bali, Bali and beyond dan cruise ke destinasi yang siap.Menpar pun meminta pihak penyelenggara bersama industri dapat menyiapkan paket-paket perjalanan yang dapat dipilih para peserta, delegasi ataupun pembicara “International Textile Manufactures Federation Annual Conference 2017”.(*)

Wow, 16 Bus di Paris Dibranding Wonderful Indonesia

0
Brand Wonderful Indonesia di bus-bus tingkat di Kota Paris, Prancis Sumber Foto: caratahu.com

Wonderful Indonesia unjuk gigi lagi di Kota Paris, Perancis. Sebanyak 16 Bus Open Tours siap mewarnai kota yang terkenal dengan lanskap Menara Eiffel mulai tanggal 12 September hingga 9 Oktober 2017, mendatang. Bus-bus itu akan dibranding Wonderful Indonesia, mirip ketika EURO cup tahun lalu, ketika bus pariwisata itu dibungkus dengan desain destinasi wisata andalan tanah air.

Ke-16 bus tur terbuka itu akan terpampang dekorasi gambar-gambar indah pemandangan Indonesia seperti Candi Borobudur yang megah, penari-penari Bali yang cantik, komodo yang langka, Danau Toba yang indah di Sumatra Utara, kecantikan Raja Ampat, dan senyum orang Indonesia yang penuh Pesona.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyadari, biaya promosi Wonderful Indonesia sangat terbatas. Karena itu harus menggunakan banyak cara agar branding yang sudah berada di posisi 47 dunia itu tidak melorot. Harus dimaintain dengan baik dan tepat.

“Sesungguhnya berat, karena brand itu harus dijaga, terus dinaikkan value-nya dengan promosi. Tentu, untuk itu perlu budget, kita harus tetap kreatif mencari momentum yang pas dan lokasi yang tepat,” jelas Arief Yahya.

Menyiasati budget, Menpar Arief melakukan co branding, mencari momentum dan memilih media promosi yang pas. Bus, trem, kereta, taxi, public transportation yang bergerak itu, ternyata lebih efektif, lebih viral, dan mewarnai media sosial.

Baginya, promosi tidak boleh berhenti meski jumlah wisatawan asing ke Indonesia terus meningkat. Alhasil, Perancis pun dilirik. Bus yang dibungkus branding “Wonderful Indonesia” kembali mondar-mandir di Perancis. Nuansanya mirip saat sepak bola Piala Dunia 2016 lalu.

Branding bus-bus di Paris itu, menurutnya, akan memberi umpan kepada masyarakat Prancis untuk bahan bermain di medsos. “Sangat efektif. Wonderful Indonesia jadi makin dibicarakan publik di dunia nyata dan dunia maya. Yang hobi narsis, malah bisa dijadikan ‘senjata’ untuk posting dan menjadi viral di digital,” katanya.

Mantan Dirut Telkom itu memang tak asal bicara. Tahun lalu, kunjungan wisman Prancis ke Indonesia meningkat 19,8% dibandingkan dengan 2015. Dari 209.466 orang, naik menjadi 250.921 wisman. “Angka ini melebihi target yang ditetapkan Kementerian Pariwisata yang membidik 250.000 orang di 2016,” pungkasnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana mengatakan, bus bertingkat yang berkeliling kota Paris menjadi sarana mempromosikan Wonderful Indonesia kepada masyarakat Perancis dan juga wisatawan yang berkunjung ke Paris.

“Promosi ini akan menunjukkan dan mengkomunikasi tentang keindahaan alam Indonesia dan kebudayaan ramah tamah bangsa Indonesia, kita harus terus tampil elegan dan di tempat-tempat yang vital,”ujar Pitana di Jakarta, Selasa (12/9).

Sementara itu, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) France yang dipimpin Eka Moncare mengatakan, bulan September akan penuh dengan aktivitas untuk mempromosikan Wonderful Indonesia dalam skala pemasaran penuh B to B dan B to C dalam rangka menjaring target wisatawan yang berkunjung ke Indonesia.

Eka juga menjelaskan, Perancis merupakan pasar sangat berpotensial untuk Indonesia. Dengan penduduk 66 juta orang. Indonesia merupakan salah satu negara favourit bagi orang Perancis.

“Tahun ini Indonesia menjadi negara TOP 5 pilihan orang Perancis. Apalagi sekarang, tidak diperlukan visa untuk berkunjung ke Indonesia selama 30 hari maksimum, minat mereka meningkat luar biasa,” ujar Eka. (*)

Presiden Jokowi Minta Perguruan Tinggi Buka Fakultas Media Sosial

0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Puncak Peringatan Dies Natalis ke-60 Universitas Padjadjaran (Unpad), di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Kota Bandung, Senin (11/9/2017) membuat usulan yang sangat kekinian.

Presiden mengusulkan agar kampus membuka jurusan Media Sosial. Audience pun terkaget-kaget dan memberikan tepuk tangan, begitu orang nomor satu di Indonesia itu menyebut Medsos. Mungkin, dianggap “main-main” karena media sosial selama ini lebih dianggap sebagai ajang eksis, selfie, dan cair.

“Antisipasi yang disiapkan, kita harus berubah!! Program studi jangan hanya itu-itu saja, misal Fakultas Ekonomi jangan hanya Management dan Akuntansi, harus dibuat Jurusan atau Program Studi Logistics Management, Retail Management, Online Store. Juga Fakultas sosial politik di perguruan tinggi semestinya juga memasukkan jurusan yang mempelajari media sosial.” kata Presiden Jokowi.

Presiden ke-7 ini memang sangat digital. Akun media sosialnya di Facebook, Twitter, Instagram dan Youtube-nya aktif. Dia membuka komunikasi langsung di dunia maya dengan publik, yang tentu sering direspons pro dan kontra. Betul-betul memahami perkembangan media yang semakin akrab dengan teknologi digital.

Jokowi juga berkesempatan menyampaikan orasi, dimana dalam paparannya Presiden menegaskan perubahan dunia sangat cepat, salah satunya internet dan media sosial.

Misal, baru muncul mobile internet, sudah ada artificial intelligence. Elon Musk yang akan membuat Hyperloop, SpaceX, dan Mobil listrik. Sistem pembayaran: PayPal, AliPay. Pesen makanan dengan Go Food menjadi lebih mudah dan cepat.

Perubahan ini akan mengubah landscape politik global, yang juga akan mengubah landscape politik nasional, yang juga akan mengubah landscape politik daerah. Pada akhirnya, landscape ekonomi pun berubah. Perguruan Tinggi punya peran penting dalam menghadapi tantangan ke depan.

“Menurut saya, siapa yang bisa mengantisipasi dan menyiapkan menghadapi perubahan itu, yang pertama yang paling siap adalah perguruan tinggi, sehingga setiap masuk universitas selalu saya sampaikan,” ujar Presiden.

Kepala Negara menuturkan cepatnya perkembangan Internet dan kecerdasan artifisial, serta perniagaan daring yang memicu penutupan pusat-pusat belanja dan memunculkan pengangguran. “Kalau tak diantisipasi bisa berbahaya bagi kehidupan bangsa dan negara, terutama dalam berkompetisi,” ulas Presiden.

Jokowi juga ingin universitas seperti Unpad mampu mengantisipasi perubahan-perubahan yang dia sebut sangat cepat itu dengan membuat penyesuaian dan terobosan.

Terlebih Generasi Millennials 10 tahun lagi akan menguasai dan mempengaruhi pasar. Generasi Millennials memiliki karakter mandiri, kerja bersama, inovatif, sering online.

Ada 144 juta pengguna internet di Indonesia, yang merupakan 3 besar dunia. Masyarakat Indonesia sudah melek Teknologi, jadi harus diintervensi agar penggunaannya benar. Berdampak positif.

Dalam kunjungannya, Jokowi didampingi sejumlah menteri kabinetnya, tiga di antaranya merupakan lulusan Unpad. Mereka adalah Menkominfo Rudiantara, Menpar Arief Yahya, dan Mensesneg Pramono Anung. “Ini lulusan Unpad semuanya,” ujar Jokowi yang disamput tepuk tangan ribuan orang yang hadir dalam Dies Natalies itu.

Bagi Menpar Arief Yahya, pesan dalam orasi yang disampaikan Presiden Jokowi itu 1000% benar. Dunia bergerak menuju digital. Karena itu di STP (Sekolah Tinggi Pariwisata) Bandung pun sudah ada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) baru yang dinamai Media Sosial (Medsos).

Dan UKM Medsos itu akan dibuat di kampus-kampus pariwisata yang berada di bawah Kemenpar. Seperti STP Nusa Dua Bali, Poltekpar Palembang, Poltekpar Lombok, Akpar Medan dan Poltekpar Makassar. “Akan terus kita kembangkan,” kata Menpar Arief Yahya.

Dalam framework Arief Yahya, media itu ada 4, yang biasa disingkat POSE. Paid Media, Own Media, Social Media dan Endorser. “Keempatnya harus dikombinasi akan menciptakan convergent media,” katanya.

“Perlu dimaknai secara serius ajakan Preiden Jokowi dalam penerapan go digital di semua lini kehidupan,termasuk Perguruan Tinggi, dan kami sudah melakukannya di Kementerian Pariwisata,” ungkap Menpar Arief Yahya saat diwawancarai disela sela acara Dies Natalis itu.

Lanjutnya, memang konsumen kita sudah berubah jauh perilakunya menjadi semakin digital, apalagi jika Gen Y (milenial) dan Gen Z semakin besar jumlah dan pengaruhnya. Kini kita mengenal istilah ‘always-connected travellers,’ di manapun dan kapanpun mereka saling terkoneksi dengan adanya mobile apps/devices.

“Ingat, jika kita tak berubah mengikuti perubahan konsumen, kita pasti akan mati,” ujar Menteri yang menerapkan konsep Go Digital sejak Oktober 2016 itu di dalam kementeriannya untuk mencapai target 20 juta wisman di tahun 2019.

Saling salip menyalip teknologi aplikasi, kejar mengejar kecepatan komunikasi data hingga kompetisi menyediakan content terbaik, sudah sering dilakoni Arief Yahya saat bertahun-tahun menakhodai PT Telkom yang bergerak di sektor telekomunikasi itu.

Dengan go digital, rasa optimise pun terbangun, makin confidence, makin yakin, dan semakin digital semakin personal. Semakin digital semakin global. Semakin digital semakin professional.

“Dan semakin digital maka akan bisa menjangkau konsumen global dari manapun dia berada di muka bumi ini. Begitu kita menggunakan platform digital, maka kita bisa diakses oleh wisatawan dari manapun di seluruh dunia. Jadi benar kata Presiden Jokowi, Dunia berubah sangat cepat, Teknologi berkembang sangat cepat. Dengan penggunaan digital itu akan membuat Indonesia melompat lebih tinggi, Go Digital be the best,” pungkas Menteri yang selama tiga puluh tahun lebih bergulat dengan go digital dan IT.(*)

 

 

Slank Sudah “Menyebar” di Timor Leste, Konser Bakal Dibingkai Pentas Likurai

0

Konser Wonderful Indonesia di Atambua yang akan digelar tanggal 22 September 2017 mendatang dipastikan bakal meriah. Pasalnya, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Dinas Pariwisata Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah menyebar semua bahan promosi ke negara tetangga, Timor Leste.

“Kami sudah menyebarkan semua bahan promosi seperti baliho, famplet dan bahan promosi lainnya langsung ke Timor Leste. Selain itu kami juga sudah mengagendakan jumpa pers di Timor Leste sebelum event berlangsung,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan Ni Putu Gayatri.

Seperti diketahui, band papan atas tanah air itu akan tebar pesona dengan branding Wonderful Indonesia yang akan digelar di Lapangan Umum Simpang Lima Atambua, Belu, NTT.

Bahan promosi Slank itu sudah masuk ke negara Timor Leste, Baliho besar juga sudah terpampang besar di perbatasan, di pintu masuk Timor Leste maupun di pintu masuk Indonesia. “Kami juga sudah mengirim tim untuk mempromosikan acara tersebut langsung ke Timor Leste,” ujar Gayatri yang juga diamini Kepala Dinas Pariwisata Belu, Johanes Andeas Prihatin.

Konser tersebut juga dipastikan akan heboh luar biasa. Karena pantia lokal dalam hal ini Dinas Pariwisata Belu, NTT sudah mempersiapkan hiburan lainnya yang juga akan membingkai mega konser tersebut.

”Kami sudah mempersiapkan beberapa atraksi sebelum Konser, jelang Slank tampil, para penonton yang diharapkan mayoritas dari Timor Leste akan dihibur dengan tarian Likurai. Ini tarian khas yang pasti akan mempesona penonton yang hadir, tarian ini dipersembahkan oleh sanggar tari Bete Lelenok,” tambah Johanes.

Selain memiliki pantai yang indah di Atambua, daerah yang dekat dengan empat perbatasan Timor Leste itu juga kaya akan budaya dan seni. Potensi bermusik masyarakat Atambua juga sangat berkelas dan mereka punya ciri khas dan genre musik yang bagus.

”Nanti bisa dilihat juga dengan band pembuka kami, yakni Albatross, akan semakin melengkapi kehadiran Slank. Karena ini band penuh sensasi, legenda yang kami juluki sebagai Super Band-nya Indonesia. Kami sangat siap kedatangan para tamu dari Timor Leste, silahkan hadir dan saksikan Slank,” ujar pria yang biasa disapa Jap itu.

Jap memaparkan, Tari Likurai adalah tarian tradisional sejenis tarian perang yang khas dari daerah Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini biasanya dilakukan oleh beberapa penari pria dengan menggunakan pedang dan penari wanita dengan menggunakan Tihar atau kendang kecil sebagai atribut menarinya.

”Tarian Likurai ini merupakan salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di daerah kami dan juga sering ditampilkan di berbagai acara seperti penyambutan tamu penting, upacara adat, pertunjukan seni dan festival budaya. Karena Timor Leste adalah tamu yang wajib kita sambut, dan kami menjamin keamanan bahwa mendatangi Atambua adalah sebuah keindahan,” ujar Jap.

Jap juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Kemenpar terkait strategi dalam mendatangkan wisatawan ke Belu Atambua. Kata dia, untuk urusan imigrasi, pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpar maupun stakeholder lainnya bisa membantu berkoordinasi teknis terkait dengan dibukanya pintu perbatasan agar masyarakat Timor Leste bisa hadir ke Atambua. ” Jika koordinasi lancar dan aktif, maka semua bisa berjalan dengan baik,” harap Jap.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sangat setuju mengkolaborasi musik dengan tarian. Karena dengan menyajikan tarian, ini akan meningkatkan ketahanan budaya Indonesia yang memiliki akar tradisi kesenian dan kebudayaan yang sangat kuat termasuk saat dibingkai dengan acara keren seperti Slank.

“Semua tarian kreasinya selalu mengambil inspirasi dari tarian di daerah tersebut. Ini bagian dari pelestarian yang diharapkan agar kebudayaan Indonesia bisa diapresiasi masyarakat di Tanah Air juga seluruh dunia, termasuk negara tetangga Timor Leste,” kata Menpar Arief Yahya.

Lebih lanjut Menpar mengatakan, Slank bisa membuat sebuah acara menjadi sangat sukses, karena Slank merupakan endersor yang sangat efektif untuk mendatangkan massa dan menghibur penonton termasuk wisatawan mancanegara.

”Contohnya saja saat Gerhana Matahari Total (GMT,Red) yang serentak terjadi di beberapa kota di Indonesia. Ingin tahu acara GMT yang paling sukses di mana ? saya berpendapat yang paling sukses adalah yang ada Slank-nya walaupun semua daerah juga banyak dikunjungi wisatawan. Jadi begitu dahsyatnya peran endorser untuk pariwisata Indonesia. Silahkan datang ke Atambua bagi masyarakat Timor Leste, dan selamat menikmati Slank,” kata Menpar Arief yahya.(*)

Kereta Api Wisata Beri Pengalaman Berbeda pada Wisatawan

0

Kereta Api Wisata yang merupakan anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan dukungannya dalam memperkuat sektor pariwisata Indonesia. Kereta Api Wisata dengan diferensiasi produk yang dimiliki, siap memberikan dukungan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Baik pergerakan wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Presiden Direktur PT KA Wisata Totok Suryono mengatakan, Kereta Api Pariwisata bisa menjadi salah satu alternatif bagi wisatawan dalam melakukan perjalanan di Indonesia.
“Kereta Api Pariwisata ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi wisatawan, sehingga mereka punya pilihan dalam melakukan perjalanan ataupun pilihan dalam menggunakan kereta api itu sendiri,” ujar Totok.

Lebih lanjut Totok mengatakan, bukan sekadar sebagai alat transportasi, namun KA Wisata juga memberikan pengalaman berwisata yang lebih bagi wisatawan.

“Kita punya produk khusus yang berbeda dengan kereta api yang sudah ada. Sehingga apabila wisatawan baik nusantara ataupun mancanegara inginkan angkutan dengan layanan yang lebih saat ini sudah ada,” ujar Totok.

Lalu, apa bedanya KA Wisata dengan kereta pada umumnya? Kereta Api Wisata memiliki tujuh tipe yang bisa dipilih wisatawan. Salah satunya adalah Kereta Wisata Nusantara, kereta dengan desain interior dan segala pernak-pernik yang menggambarkan seni dan keindahan dari pelosok Nusantara. Kereta dengan kapasitas 19 orang ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan kenyamanan. Seperti tempat tidur, karaoke, mini bar dan toilet.

Begitu juga dengan kereta Wisata Bali. Kereta ini memiliki interior yang kental dengan nuansa budaya Bali. Didesain secara cantik dan apik dengan ukiran serta lukisan yang bernuansakan eksotika Pulau Dewata.

“Ada juga Kereta Wisata Toraja dan Kereta Wisata Sumatra. Semuanya memiliki kenikan desain interior masing-masing,” ujar Totok.

Jika lima tipe kereta wisata tersebut diharuskan dipesan untuk satu gerbong secara keseluruhan, maka kereta wisata Priority dan Imperial bisa dipesan secara individual.
Kereta seri ini dilengkapi dengan LCD TV layar sentuh pada tiap kursi, sehingga selama perjalan dapat menikmati ragam pilihan hiburan audio dan video.

“Dengan desain khusus untuk memberikan perjalanan jarak jauh yang tak terlupakan bagi para penumpangm lengkap dengan kenyamanan tempat duduknya. Dua tipe ini juga dilengkapi dengan karaoke, restorasi, mini bar, recline seat dan toilet,” ujar Totok.

Untuk saat ini Kereta Api Wisata melayani perjalanan dari Jakarta menuju Solo dan Yogyakarta. Kereta berangkat dari Jakarta pada Jumat malam dan kembali pada Minggu malam.

“Ke depan kami akan membuka jalur baru ke Surabaya,” kata Totok.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti didampingi Plt Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Hariyanto mengatakan Kereta Api Wisata yang dapat memberikan pilihan bagi wisatawan dalam menikmati perjalanan dalam menuju satu destinasi.

“Tentunya saya berharap kereta api tidak hanya mendorong wisatawan dalam provinsi tapi antarprovinsi. Wisatawan mancanegara pun akan mendapat pengalaman yang lebih dalam berwisata,” ujar Esthy.

Ia pun mendorong Kereta Api Wisata dapat membuat paket-paket perjalanan yang dapat ditawarkan kepada wisatawan. “Tidak hanya leisure, tapi juga bisa di-create wisata MICE,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik dukungan yang dilakukan Kereta Api Wisata dalam menunjang pariwisata tanah air. Kehadiran Kereta Api Wisata memberikan pilihan dan sajian berbeda bagi wisatawan.

“Wisatawan tidak hanya dapat menikmati pemandangan yang indah dari jendela kereta, tapi mereka juga mendapat kenyamaman lebih dalam layanan,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

 

ATB Batam Beri Beasiswa

0
Zulkhairi Pasuni, Vice President Director ATB berfoto bersama disela-sela penyerahan beasiswa pendidikan ATB ke pelajar dan mahasiswa berprestasi di Kota Batam pada tahun 2016 silam.
Untuk tahun 2017, ATB kembali membuka Beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa berprestasi di Kota Batam. DOK/ATB

Untuk kesekian kalinya, PT Adhya Tirta Batam (ATB) membuka pendaftaran beasiswa untuk pelajar dan mahasiswa berprestasi di Kota Batam di tahun 2017.

“Kegiatan yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) ATB ini, akan menyeleksi para pelajar dan mahasiswa berprestasi untuk semester genap dengan tahun ajaran 2016/2017,” kata Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB, Selasa (12/9)

Program ini merupakan sebuah komitmen kepedulian ATB untuk memajukan pendidikan di Kota Batam ini dan diharapkan bisa menjadi motivasi untuk para pelajar dan mahasiswa agar bisa terus berprestasi.

Untuk tahun ini, ATB akan memberikan total beasiswa untuk 34 orang yang merupakan pelajar dan mahasiswa berprestasi untuk tingkat Sekolah Menengah tingkat Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta mahasiswa dari Universitas yang ada di Batam.

“Dari jumlah tersebut, 24 untuk SMA dan sederajat serta 10 orang untuk tingkat mahasiswa,” katanya lagi.

Adapun persyaratannya adalah para pelajar dan mahasiswa ini merupakan warga kota Batam dan tentunya memiliki prestasi di bidang pendidikan. Mereka nantinya akan mendapatkan dana pendidikan yang berbeda jumlahnya.

“Untuk tingkat SMA sederajat akan diberikan dana pendidikan sebesar Rp 2,5 Juta per semester untuk per pelajar. Sedangkan untuk tingkat Mahasiswa akan diberikan dana pendidikan sebesar Rp 4 Juta per semester per mahasiswa,” terangnya lagi.

Untuk penerimaan berkas dan pendaftaran, panitia membuka pendaftaran hingga tanggal 25 September 2017 mendatang. Bagi Anda yang berminat atau membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menanyakan dengan mendatangi Kantor ATB Sukajadi Lantai 7 dengan menghubungi Departemen Corporate Communication ATB.

Berikut persyaratan lengkapnya;

A. Kategori SMA/Kejuruan
1. Pelajar SMA / Kejuruan yang berstatus negeri ataupun swasta (minimum Akreditasi B), berlokasi di Pulau Batam
2. Pelajar berprestasi sebagai Juara Umum di kelas 1 dan 2 pada Semester Genap untuk tahun ajaran 2016/2017.
3. Berasal dari keluarga tidak mampu
4. Pelajar aktif dan tidak sedang terkena sanksi akademik
5. Tidak dalam keadaan menerima beasiswa dari sumber lain

B. Kategori Perguruan Tinggi
1. Mahasiswa Perguruan Tinggi program Diploma 3 atau S1 yang berstatus negeri ataupun swasta (Program studi minimum Akreditasi B), berlokasi di Pulau Batam.
2. Mahasiswa yang mempunyai IP minimal 3,75 (semester Genap)
3. KHS yang disertai yaitu Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017
4. Berasal dari keluarga tidak mampu
5. Mahasiswa aktif dan tidak sedang terkena sanksi akademik
6. Tidak dalam keadaan menerima beasiswa dari sumber lain

C. Mekanisme Pengajuan Beasiswa
1. Siswa (SMA/Kejuruan) / Mahasiswa (PT) mengisi formulir yang ada di Kantor ATB di Adhya Building Lantai 7 Sukajadi Batam, atau mendownload di website ATB
di http://www.atbbatam.com/en/ atau di https://goo.gl/wiVeLa
2. Surat Keterangan Akreditasi Sekolah/Perguruan Tinggi (Minimal Akreditasi B)
3. Melampirkan Pas Photo warna 3×4 (1 lembar)
4. Melampirkan foto copy Kartu Pelajar / Kartu Mahasiswa aktif
5. Melampirkan foto copy Raport lengkap / Kartu Hasil Studi TA 2016/2017 Semester Genap dilegalisir
6. Melampirkan Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah / Perguruan Tinggi bahwa pemohon beasiswa sebagai siswa/mahasiswa berprestasi
7. Melampirkan Surat Keterangan dari Sekolah / Perguruan Tinggi yang bersangkutan bahwa pemohon beasiswa tidak dalam keadaan menerima beasiswa dari sumber lain
8. Melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari Kelurahan setempat

D. PENERIMAAN DAN PENOLAKAN BEASISWA
1. Keputusan persetujuan dan penolakan permohonan beasiswa menjadi hak PT. Adhya Tirta Batam dan tidak dapat di ganggu gugat.
2. Apabila di kemudian hari dokumen / data yang diserahkan terbukti tidak sesuai dan / atau dipalsukan maka program beasiswa dibatalkan dan penerima wajib mengembalikan beasiswa yang telah diterima
3. Program beasiswa ini tidak berlaku untuk keluarga karyawan/i PT. Adhya Tirta Batam.(Corporate Communication ATB/Iman Suryanto)

Klik Disini untuk Mendownload Formulir pendaftarannya: https://goo.gl/wiVeLa

(leo)

Polresta Barelang Terima 32 Unit Kendaraan Dinas

0
Seorang wartawan melihat sepeda motor yang berada di Mapolresta Barelang bantuan dari Polda Kepri, Selasa (12/9). Motor tersebut nantinya diperuntukan untuk medukung kegiatan patroli Sabhara Polsek dan Sabhara Polresta Barelang. foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Polresta Barelang mendapat kendaraan dinas roda dua berupa 32 unit sepeda motor dari Polda Kepri.

Sepeda motor jenis Yamaha Vixon tersebut nantinya diperuntukan untuk medukung kegiatan patroli Sabhara Polsek dan Sabhara Polresta Barelang.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki mengatakan, kendaraan dinas yang diterima tersebut dibeli oleh negara dari uang rakyat.

Sehingga untuk anggota Sabhara Polresta Barelang dan Polsek yang menerima kendaraan bermotor itu agar bisa dapat dipergunakan untuk meningkatkan respon pelayanan kepada masyarakat secara cepat dan tepat.

“Dengan adanya kendaraan ini, semoga dapat meningkatkan patroli dan meminimalisir kejahatan jalanan,” ujar Hengki, Selasa (12/9) sore.

Ia mengharapkan, semoga sepeda motor yang diberikan itu bisa berdampak kepada masyarakat yang selalu merasa aman dan tidak digunakan untuk hal-hal yang nantinya dapat merusak citra Polri ditengah masyarakat.

“Saya harapkan yang paling utama itu harus memiliki dampak kepada masyarakat,” tegasnya. (cr1)

Dua Orang Anak Diperdagangkan di Sintai

0

 

ilustrasi

batampos.co.id – Polda Kepri mengungkap kembali kasus tindak perdagangan orang yang melibatkan anak dibawah umur di Lokalisasi Sintai, Jumat (8/9) lalu. Tak hanya berhasil mengamankan dua korban perdagangan orang saja, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan dua orang tersangka.

“Dua orang pelaku yang kami amankan memiliki peranan yang berbeda,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, Selasa (12/9).

Pelaku berinisial In alias It, 37 memiliki peran sebagai perekrut anak-anak tersebut. Pelaku satunya lagi merupakan pemilik cafe, Mms alias Pu,54. “Saat ini keduanya diperiksa intensif di Mapolda Kepri, terkait kasus ini,” ujarnya.

Kasus ini terungkap, berdasarkan informasi dari kedua orang tua korban. Dimana bermula anaknya bernama Dl,14 dibawa oleh In ke Batam, dengan iming-iming bekerja disalah satu cafe. Dan gaji yang ditawarkan cukup besar, sehingga membuat Dl tergiur bekerja di Batam. Tapi sesampai di Batam, Dl dipekerjakan di cafe lokalisasi sintai.

Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Riko menambahkan, pihaknya menelusurui informasi dari orangtua Dl. “Ternyata kami menemukan Dl ini di cafe Citra Rasa,” ujarnya.

Saat penggerebekan itu, kata Riko pihaknya juga menemukan satu orang korban lainnya dari praktek perdagangan orang. “Masih dibawah umur juga, Dn,15. Juga dipekerjakan disana,” ucapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian telah memeriksa para korban dan tersangka, serta satu orang saksi. Dari penggerebekan itu, pihak kepolisian mengamankan barang bukti 1 buah buku short time, 1 bundel nota minuman, dan tiga unit ponsel.

Diduga tak hanya terjadi tindak perdagangan orang saja. Tapi diduga juga ada tindak eksploitasi sexsual, dimana dua orang anak-anak tersebut dipekerjakan sebagai PSK. “Kami masih terus mendalami kasus ini,” ujarnya Riko. (ska)

Sekda Pemko Batam: Lebih Baik Pengelolaan Sampah Diserahkan ke BP Batam

0
TPA punggur menjadi satu-satunya menjadi tempat pembuangan akhir sampah di Kota Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Status enam aset yang diinginkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dari Badan Penguasahaan (BP) Batam masih mengantung di Kementrian. Lambatnya penyerahan aset tersebut dinilai menganggu program kerja Pemko Batam, terutama dalam pengelolaan sampah hingga alokasi pedagang kaki lima.

Enam aset itu diantaranya, Pasar Induk, Kantor Pemko Batam, Kantor DPRD Batam, Masjid Raya, Masjid Baiturrahman Sekupang dan Tempat pembuangan akhir (TPA) Telaga Punggur

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefriddin mengatakan status enam aset yang diinginkan Pemko dari BP Batam belum jelas. Padahal pengurusaan status aset itu sudah bertahun-tahun dilakukan.

“Yang sudah dekat ya enam aset tersebut. Namun statusnya masih belum jelas, masih di Kementrian Perekonomian,” kata Jefriddin di Kantor Pemko Batam, Selasa (12/9).

Bahkan dari BP Batam sendiri seakan tidak sepenuh hati menyerahkan aset yang diminta. Mereka hanya memberikan separo dari yang diminta Pemko Batam. Seperti pasar induk, yang diberi hanya bangunan sedangkan lahannya tidak. Begitu juga dengan lahan TPA yang hanya diberi 26 hektar dari PL 46 hektar.

“Iya mereka (BP Batam) tidak menyerahkan semua. Dan hal itu sudah kita beri tahu ke Kementrian. Kami sudah berkirim surat dengan tembusan juga ke BP Batam,” terang Jefriddin.

Dikatakannya, Pemko Batam tak bisa bekerja maksimal apabila hanya memiliki separuh dari aset yang diminta. Terutama untuk segi pengelolaan lahan yang diberikan 26 hektar. Sementara jumlah kouta sampai terus meningkat dan dibutuhkan lahan yang lebih luas lagi untuk itu.

“Bagaimana kami bisa bekerja maksimal. Kalau hanya diberikan separo dari lahan yang ada (46 hektar), lebih baik sampah itu kita berikan ke mereka (BP Batam). Biar mereka yang kelola,” tegas Jefriddin.

Menurut dia, lambatnya penyerahan aset sangat menganggu program kerja dari Pemko Batam. Bahkan, Pemko Batam tak lagi menganggarkan biaya yang dulunya pernah dianggarkan untuk perbaikan aset-aset tersebut.

“Sudah jelas menganggu program kami. Salah satunya dalam mengalokasikan pedagang kaki lima yang kemarin telah digusur. Kita berharap status aset ini cepat diselesaikan,” pungkas Jefriddin. (she)

 

Perempuan Melayu Pimpin Singapura

0
Halimah Jacob

batampos.co.id – Sejarah sebagai yang pertama di Singapura tak pernah jauh dari Halimah Jacob. Setelah tercatat sebagai perempuan pertama yang mengetuai parlemen Negeri Singa, perempuan berayah muslim India dan ibu Melayu itu bakal ditetapkan sebagai presiden Singapura.

Tahun ini, pemilihan presiden Singapura secara khusus diperuntukkan bagi komunitas Melayu. Artinya hanya orang Melayu yang bisa mencalonkan diri. Sesuai konstitusi yang diamandemen tahun lalu, pilpres Singapura diperuntukkan khusus bagi salah satu etnis jika tidak ada seorang pun dari etnis tersebut yang menjabat presiden dalam lima masa jabatan terakhir.

Presiden terakhir dari etnis Melayu adalah Yusof Ishak. Ia presiden pertama Singapura yang menjabat 1965–1970. Enam presiden berikutnya -yang terakhir Tony Tan- berasal dari etnis Cina dan India.

Saat ini, populasi Singapura terdiri atas 74 persen etnis China, 13 persen etnis Melayu, sembilan persen etnis India dan 3,2 persen etnis lainnya.

Semula pilpres tahun ini diikuti lima kandidat. Namun, hanya tiga orang yang terdaftar sebagai etnis Melayu, termasuk Halimah. Di penjaringan persyaratan, dua kandidat lain dari etnis Melayu yang jadi pesaing Halimah, gugur. Mereka gagal memenuhi persyaratan, yakni jika berasal dari sektor swasta, maka sang calon harus pernah memimpin perusahaan dengan aset minimal 500 juta dolar Singapura tiga tahun berturut-turut. Halimah sendiri lolos otomatis karena ia adalah ketua parlemen.

Dua kandidat yang tak lolos adalah Chairman Bourbon Offshore Asia Pacific, Farid Khan, dan CEO Second Chance Properties, Mohamed Salleh Marican. ”Meski saya kecewa dengan keputusan Komite Pemilu Presiden, hal itu tidak akan menghentikan saya untuk terus melayani rakyat,” ujar Farid. Kekecewaan serupa diungkapkan Salleh. Meski begitu, keduanya menerima keputusan tersebut.

Halimah, 63 tahun, belum memberikan pernyataan resmi. Namun, pekan lalu, menyatakan siap jadi pelayanan bagi rakyat Singapura. ”Saya berjanji melakukan yang terbaik untuk melayani rakyat Singapura dan itu tidak akan berubah terlepas ada pemilu atau tidak,’’ ujarnya.

Terpilihnya Halimah bukan tanpa masalah. Di media-media sosial, Singaporean (warga Singapura) menunjukkan kekecewaannya. Menggunakan hastag #notmypresident alias bukan presiden saya, mereka mempertanyakan keputusan Komite Pemilu Presiden (ELD) untuk memilih Halimah.

Hastag itu adalah hastag yang sama digunakan masyarakat Amerika Serikat ketika Donald Trump dinyatakan sebagai presiden terpilih Amerika Serikat. Dalam curhatannya, masyarakat Singapura merasa kecewa dan menganggap Halimah adalah produk non-demokratis di negara yang disebut negara demokrasi.

”Presiden terpilih? Siapa yang memilih?” tutur seorang warganet dalam akun Twitternya. Pun ada yang mengkritik pemerintah dengan mengatakan Singapura hanya ingin menghalau teroris masuk negara dengan memilih presiden perempuan berkerudung.

Tetapi, Halimah sesungguhnya bukan perempuan biasa-biasa saja. Sejarah membuktikan dia adalah perempuan dengan keinginan kuat.

Saat SMP, dia dijuluki ratu bolos. Julukan itu tidak lepas dari kenyataan bahwa dia memang jarang masuk sekolah. Bahkan, dia hampir ditendang keluar dari Singapore Chinese Girls School karena keseringan absen.

Tetapi, bukan tanpa alasan dia membolos. Dia membantu ibunya menjaga warung nasi Padang milik mereka demi menghidupi keluarga. Ayah Halimah meninggal saat dia berusia delapan tahun. ”Saya pernah absen lama dan kepala sekolah memanggil saya. Dia bilang, ”Jika Anda terus tidak datang ke sekolah, saya harus menendang Anda keluar dari sekolah.” Itulah ultimatum terakhir,” kata Halimah seperti dilansir Channel NewsAsia.

Kejadian itu dianggap Halimah sebagai salah satu momen terburuk dalam hidupnya. ”Namun, saya berkata pada diri sendiri, berhentilah berkubang dalam mengasihani diri sendiri, angkat dirimu dan terus maju.”

Pemikiran itu pula menjadi moto hidup Halimah. Sepanjang hidup dia mengaku telah mengalami banyak gundukan dan kegagalan lain. Tetapi, semua rintangan itu membuatnya terus kuat sampai ia berada di posisi saat ini. (Reuters/TheStraitTimes/CNA/sha/c6/any)