Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 12983

5 Ribu Blangko e-KTP Selesai Dicetak

0
batampos.co.id – Sebanyak 5 ribu blangko e-KTP yang diterima Kabupaten Bintan, sudah selesai dicetak seluruhnya, dan sudah dibagikan ke 10 kecamatan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bintan, Yudha Inangsa. Ia mengatakan pencetakan e-KTP ini sudah selesai sejak awal Agustus lalu.
“5 ribu blanko yang kita terima dalam tiga tahap seluruhnya sudah dicetak dan sudah kita distribusikan ke masing-masing kecamatan,” jelas Yudha, Jumat (18/8).
Yudha menuturkan dari e-KTP yang selesai dicetak, tentunya keseluruhan e-KTP itu merupakan permohonan lama yang sudah menumpuk sejak April tahun 2016 lalu. Dimana lebih diprioritaskan bagi pemula yang ingin  membuat e-KTP untuk pertama kalinya.
“Tercatat di kami yang baru diselesaikan dari 5 ribu blanko ini, hanya masih yang pemohon pemula untuk tahun sebelumnya. Sedangkan pemohon pemula yang masuk tahun ini (2017, red) tercatat sudah mencapai 7 ribuan berkas. Dan dipastikan pecetakannya harus menunggu blanko tahap selanjutnya,” terangnya.
Ia menjelaskan e-KTP yang sudah didistribusikan ke masing-masing kecamatan itu, tentunya juga harus diaktifasi dulu oleh pemilik e-KTP tersebut.
Hal ini dikarenakan untuk mengaktifkan kembali data ulang  yang ada di dalam chip e-KTP tersebut. Apakah benar datanya sudah sesuai atau tidak.
“Warga sudah bisa langsung mengambil e-KTP di masing-masing kecamatan. Namun pas mau ngambil harus diaktifasikan dulu datanya kembali. Ini bisa dilakukan di kantor camat atau pun di Disdukcapil,” tuturnya.
Yudha menambahkan untuk tambahan blanko selanjutnya, pihaknya juga akan berusaha untuk berupaya melakukan koodinasi dengan Kemeterian Dalam Negeri (Kemendagri, red), agar blanko bisa segera terealisasi.
“Secepatnya kita upayakan untuk yang tahap pemberian blanko nanti. Kemendagri juga sudah berjanji akhir Agustus nanti kalau tidak ada halangan mungkin sudah didistribusikan. Mudah-mudahan bisa segera diakomodir,” imbuhnya. (cr20)

1.200 Atlet Berebut 30 Tiket Emas ke Afsel

0
PT BRC telah menyediakan 2.000 lebih kamar hotel, resort maupun villa untuk peserta Ironman yang datang dari berbagai negara. F. dok Batam Pos.

batampos.co.id  – Sebanyak 1.200 atlet dari 42 negara akan berlaga di Ironman 70.3 Bintan di Lagoi, Bintan Minggu (20/8). Ribuan atlet dunia itu akan memperebutkan 30 tiket emas di Kejuaraan Triathlon di Afrika Selatan (Afsel).

Kadis Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira menyampaikan peserta dari belahan dunia, baik Asia, Eropa, hingga Amerika akan bekerja keras di Ironman 70.3 Bintan untuk mendapatkan 30 tiket emas. 30 tiket emas tersebut, akan mengantarkan peserta ke event bergengsi di Kejuaraan Ironman di Afrika Selatan.

“Rencananya digelar November ini,” kata Luki.

Mantan Kabag Humas Pemkab Bintan ini juga mengajak masyarakat di Bintan menyukseskan event Ironman 70.3 Bintan di Lagoi, yang dimulai Sabtu (19/8) sore. Sabtu sore itu sebanyak 300 peserta anak-anak akan berlaga di Iron Kids.

“Dari ribuan peserta yang tercatat di Ironman 70.3, 15 persen adalah atlet Indonesia,” sebutnya.

General Manager Administrasi PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC), Aditya Laksamana mengatakan, peserta Ironman 70.3 Bintan sudah berdatangan di Lagoi. Hampir semua kamar di beberapa resorts di Lagoi penuh.

“Kita saat ini ada 1.800 kamar di Lagoi. 2 atau 3 tahun lagi akan ditambah sekitar 500 kamar,” sebut Aditya.

Sementara itu, CEO Metasport, Natalie Marquet menuturkan, Ironman 70.3 Bintan akan makin bergengsi karena dimeriahkan atlet tertua di Asia, Yee Sze Mun (80) asal Malaysia.

Informasi yang dikirim Dispar Bintan, bahwa Yee Sze Mun adalah atlet pertama yang menerima penghargaan Ironman Hall of Frame tahun 2015. Meski usianya tidak muda lagi, Yee Sze Mun tercatat sudah 16 kali mencapai garis finis di event Ironman.

Event bergengsi itu juga akan dimeriahkan pemenang Ironman 70.3 Bintan di tahun 2016 lalu yakni Frederick Croneborg dan Kate Bevilaqua. Keduanya bersama ribuan atlet lainnya selain akan memperebutkan tiket emas di kejuaraan internasional Ironman 70.3 Bintan, juga akan memperebutkan total hadiah USD 15 Ribu. (cr21)

Tersangka Dugaan Korupsi Diperiksa Setelah Saksi

0
Ferrytas. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Guna menggesa rampungnya berkas berita acara pemeriksaan (BAP) lima orang tersangka atas kasus dugaan korupsi tunjangan rumah dinas DPRD Natuna yang merugikan negara Rp 7,7 miliar. Tim penyidik pidana khusus (pidsus) Kejati Kepri, kembali menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi, pada Senin mendatang.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri, Ferrytas, mengatakan dalam kasus tersebut. Pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk salah satu mantan Bupati Natuna, Ilyas Sabli yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lainnya.
“Masih pemeriksaan saksi. Para tersangka juga dipanggil dan diperiksa sebagai saksi terlebih dulu,” ujar Ferrytas, Jumat (18/8).
Dikatakan Ferrytas, belum diperiksanya sebagai tersangka atas kasus yang menjerat dua mantan Bupati Natuna dan tiga orang lainnya itu. Sebab, pihaknya bekerja sesuai dengan protap yang ada.
“Satu persatu tahapan kami lakukan terlebih dulu. Setelah selesai pemeriksaan saksi baru para tersangka yang kami periksa,” kata Ferrytas.
Seperti diketahui sebelumnya, penetapan tersangka terhadap kelima orang tersebut dilakukan pihaknya setelah ditemukan dua alat bukti dugaan korupsi dana tunjangan Rumah Dinas DPRD Natuna tahun 2011 hingga 2015.
“Pemberian tunjangan rumah dinas tersebut tidak menggunakan aturan yang jelas sehingga negara dirugikan Rp 7,7 miliar,” ujar Yunan.
Dikatakan Yunan, dalam kasus tersebut. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 orang saksi sebelum menetapkan tersangka. Sedangkan pengalokasian anggaran untuk rumah dinas sendiri ditandatangani dua mantan Bupati yakni Ilyas Sabli dan Raja Amirullah dalam Surat Keputusannya.
“Tunjangan yang diterima ini berbeda. Untuk unsur pimpinan Rp 14 juta perbulan, wakil Ketua Rp 13 Juta, sedangkan anggota Rp 12 juta. Ini berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan,” kata Yunan.
Untuk kasus ini, sambung Yunan, tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah. Hal ini tergantung dari hasil penyidikan yang sedang berlangsung.
Akibat perbuatannya, terang Yunan, para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi jo Pasal 55 KUHP.(ias)

Pak Kadis bilang, untuk Tarik Turis Batam Andalkan Kemudahan Akses

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Pebrialin menyebutkan kemudahan akses menjadi penunjang kelancaran dunia pariwisata di Batam dan juga Kepri. Meskipun Batam belum memiliki objek wisata yang cukup banyak, namun kemudahan transportasi menjadi nilai jual pariwisata Batam.

“Kita unggul di sektor akses,” kata Pebrialin usai menghadiri upacara HUT RI di Dataran Engku Puteri, Kamis (17/8).

Menurutnya kemudahan akses terbukti dengan dibukanya penerbangan langsung dari Tiongkok dan Korea ke Batam. Sebelumnya, Kepri juga telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi andalan dengan branding Wonderful Riau Island.

“Batam bisa jadi pintu masuk wisatawan tentu memiliki akses yang cukup baik, hanya saja untuk destinasi pihaknya masih mengembangkan,” ujar mantan Kepala Dinasn PMP-KUKM Kota Batam ini.

Pemerintah juga membuat paket untuk menarik wisatawan ke Batam. Salah satunya menyediakan tiket murah bagi wisatawan Singapura dan Malaysia. Program yang mulai digelar Agustus depan ini menyediakan sekitar 60 ribu hingga 70 ribu tiket.

“Khusus ini spesial weekdays saja,” ujarnya.

Dia menambahkan majunya dunia pariwisata Batam tentu tidak lepas dari pelaku wisata yang ada di Batam. Saat ini pelaku wisata tengah menyusun paket wisata yang akan dijual ke luar. “Mereka tinggal tawarkan apa yang bisa dijual, nanti kita support tiketnya,” sebutnya.

Sejumlah pengunjung pantai Mirota Barelang Kecamatan Galang sedang menikmati suasana dan berenang di pantai tersebut. Sabtu (22/7). Panati Mirota merupakan salah satu tempat wisata panati yang sering dikunjungi baik oleh masayarakat Batam maupun wisatawan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

Tiket kali ini tidak hanya murah, melainkan juga menawarkan paket gratis. Pebrialin mencontohkan satu agen berhasil membawa 250 orang dan mendapatkan 10 kuota gratis.

“Ini sebagai magnet, satu keluarga memboyong keluarga yang lainnya,” ungkapnya.

Dia menyebut langkah ini merupakan cara menarik wisatawan ke Batam, apalagi memasuki Agustus ini capaian wisman ke Batam cukup rendah yang hanya mencapai 40 persen dari target 1,9 juta wisman.

“Ini yang harus kita kejar, kita harapkan kita bisa mencapai target di akhir tahun nanti,” tutupnya.(cr17)

 

Demi Momen, Rela Antre Berswafoto Usai Upacara

0

 

Sejumlah warga berswafoto di stand Photo Booth yang disediakan Pemko Tanjungpinang memperingati HUT ke 72 Indonesia di kantor Walikota Tanjungpinang, Kamis (17/8). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Menjadi ciri khas dalam dua tahun belakangan, lokasi upacara Hut RI di halaman kantor Wali Kota Tanjungpinang, selalu menarik bagi siapa saja.

Tepat di pojok sisi kanan lapangan upacara, barisan huruf timbul sedada orang dewasa, diserbu para peminat swafoto. Bertuliskan Indonesia, berwarnakan merah dan putih. Huruf timbul yang berdiri di atas hijaunya rumput lapangan, seakan menjadi penanda perayaan hari kemerdekaan, bagi mereka yang senang berfoto ria.

“Tolong fotoin kita ya,” tutur beberapa orang yang berada di grup peserta upacara, yang baru saja dibubarkan barisannya.

Lengkap dengan seragam upacara yang berasal dari beragam instansi dan lembaga, para undangan dan peserta upacara bahkan rela mengantre.

Beberapa foto diantaranya berakhir di laman media sosial. Sebagian lainnya, mengabadikan sebagai foto profil untuk laman resmi instansinya. Maka tak heran, berbagai gaya dilakoni para pemburu momen foto ini. Dari yang bergaya santai, resmi, lucu-lucuan bahkan berdiri gagah dengan melihat ke awan.

Tak cukup satu lokasi foto, dua ukuran spanduk pun disediakan pemerintah kota di dua lokasi berbeda. Salah satunya yang berukuran raksasa dipasang tepat di belakang barisan peserta upacara. Bertuliskan tema HUT RI Ke-72 lengkap dengan foto pejabat terasnya.

Satu ukuran yang lebih kecil, dipasang di jalur keluarnya barisan Paskibraka. Dengan bertuliskan HUT RI Ke-72, kecil-kecil namun merata. Diatur sedemikian rupa, layaknya berfoto di atas karpet merah.

Terkesan sepele, namun terbukti menarik minat masyarakat untuk datang ke kantor Wali Kota.

Tak sedikit muda mudi sengaja datang ke kantor yang berada di dataran tertinggi Senggarang ini, hanya untuk berswafoto ria.

“Siapapun boleh datang ke Senggarang untuk foto di sini. Mana tahu bisa dijadikan foto profil untuk media sosial dengan tema kemerdekaan,” ujar Lis pada beberapa muda mudi yang sempat mengajaknya berswafoto.

Rencananya, beberapa spot foto ini bakal dipajang selama mungkin. Karena itu, Lis mengajak seluruh warga Tanjungpinang, untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini.

“Siapapun boleh datang kalau mau berfoto. Supaya makin eksis juga Tanjungpinang di media sosial,” pungkas Lis. (aya)

Iskandarsyah dan Alfin Bersaing

0

batampos.co.id – Dua politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Iskandarsyah-Alfin bersaing untuk mendapatkan restu DPP PKS menuju Pilwako Tanjungpinang 2018 mendatang. PKS yang sudah mantap membentuk Koalisi Setara dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Tanjungpinang. Koalisi Setara akan mengumumkan pasangan calon awal September mendatang.

“Dari internal PKS memang ada dua nama yang diajukan ke pusat, yakni saya dan Iskandarsyah yang merupakan anggota DPRD Kepri,” ujar Ketua DPD PKS Tanjungpinang, Alfin menjawab pertanyaan Batam Pos, Kamis (17/8) di Tanjungpinang.

Menurut Alfin, baik PKS maupun Gerindra memang di deadline waktu untuk segera menyerahkan dua nama kemasing-masing DPP. Masih kata Alfin, mengenai nama yang akan diajukan juga akan melalui proses komunikasi politik dengan partai koalisi. Ditegaskan Alfin, pada prinsipnya sebagai kader partai, dirinya tetap harus tunduk pada keputusan partai.

“Sebagai kader tentu harus mengikuti keputusan partai. Kalau memang kita yang dipilih, sudah seharusnya memberikan yang terbaik,” papar Alfin.

Sementara itu, Iskandarsyah mengaku keputusannya melebas sejumlah jabatan politis di DPRD Provinsi Kepri adalah bagian dari persiapan dirinya menuju Pilwako Tanjungpinang. Menurutnya, dengan melepas jabatan sebagai Ketua Komisi II dan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri, ia lebih leluasa dalam bergerak.

“Sekarang ini sudah tidak terlalu sibuk dengan pekerjaan di DPRD Kepri. Sehingga bisa lebih fokus dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi Pilwako Tanjungpinang,” ujar Iskandarsyah.

Ditanya mengenai mencuatnya kabar bakal terjadinya koalisi politik dengan H. Syahrul yang merupakan salah satu kandidat petahana. Mengenai hal itu, Iskandarsyah mengakui memang ada melakukan komunikasi politik. Dijelaskannya, proses penentuan pasangan calon adalah ranahnya partai. Atas dasar itu, dirinya menunggu keputusan partai.

“Jika memang diamanahkan untuk menjadi kandidat, tentu kita akan all out untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan Tanjungpinang kedepan,” tutup Iskandarsyah.(jpg)

Tingkatkan Pembangunan, Dukung Kemajuan Perekonomian

0
Bupati Bintan, Apri Sujadi menjadi inspektur upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72, di Lapangan Relief Antam, Kijang, Kamis (17/8). F. Kominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bintan, untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di antara sesama.

Hal ini disampaikannya dalam upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-72 yang dihadiri seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Bintan, dan masyarakat Bintan, di Lapangan Relief Antam, Kijang, Kamis (17/8).

Menurutnya tanpa sebuah persatuan dan kesatuan, mustahil dapat membangun Kabupaten Bintan, ini menjadi lebih baik kedepannya.

“Saya yakin persatuan dan kesatuan yang sudah kita miliki saat ini menjadi faktor utama pendorong kemajuan Bintan, menjadi lebih baik. Untuk itu, ini harus terus dipertahankan dan dijaga selalu,” jelas Bupati Bintan, Apri Sujadi usai mengikuti prosesi upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72.

Apri menuturkan dengan partisipasi masyarakat yang tinggi dan juga semangat dalam membangun dari pemerintah daerah yang tinggi, tentunya merupakan sebuah sinergi yang baik dalam membangun Kabupaten Bintan kedepan. Baik itu dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan lainnya.

“Kami sudah membuktikan ini di bidang pendidikan dan kesehatan gratis yang menjadi fokus utama demi kebutuhan masyarakat. Alhamdulilah sampai hari ini antusias dan manfaatnya sangat besar dirasakan masyarakat kita,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya sebagai salah satu daerah pariwisata, tentunya Pemkab Bintan, juga akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur menunjang sektor pariwisata. Salah satunya dengan membangun ikon-ikon baru di bintan, yang nantinya akan menjadi salah satu destinasi tujuan dari para wisatawan, baik lokal maupun wisatawan luar negeri.

“Semua pembangunan yang dilakukan saat ini merupakan kemajuan yang baik untuk mewujudkan Bintan yang Gemilang,” imbuhnya. (cr20)

Noor Lizah Nurdin Luncurkan Boneka Batik Karya Napi Perempuan

0
Istri Gubernur Kepri Noor Lizah Nurdin saat meluncurkan boneka batik karya napi Perempuan di Batam. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Usai menghadiri Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 di Halaman Utama Gedung Daerah Tanjungpinang, istri Gubernur Kepri Noor Lizah Nurdin menyempatkan berkunjung ke Lapas Perempuan dan Anak di Batam.

Pada kesempatan itu Noor Lizah yang juga sebagai penasehat Boneka Batik Girl meluncurkan produksi perdana boneka batik karya napi perempuan untuk kawasan ASEAN.

Boneka Batik hasil kreasi tangan dari Napi perempuan se-Kepri itu nantinya akan dipasarkan ke seluruh Negara-negara yang tergabung ke dalam Negara ASEAN.

“Setelah sukses dengan program Boneka Batik untuk Indonesia (Batik Girl for Indonesia), selanjutnya kami akan tingkatkan menjadi program Boneka Batik untuk ASEAN (Batik Girl for ASEAN). Nantinya pembuatan Boneka Batik ini akan dilakukan oleh semua Napi perempuan di seluruh Negara ASEAN,” ujar Noor Lizah, Kamis (17/8) siang di Lembaga Permasyarakatan Perempuan dan Anak Batam.

Tujuan lain dari program Batik Girl for ASEAN ini menurut Noor Lizah tidak hanya untuk memberikan kegiatan positif dan lapangan pekerjaan pada Napi perempuan, tetapi juga untuk memberikan motivasi bagi anak-anak kanker dan disabilitas di 10 Negara ASEAN. Tidak itu saja, program ini juga mengusung misi kampanye “Say No to Drug” karena 80 persen pekerja Batik Girl for Asean adalah napi kasus narkoba.

“Dan yang terpenting adalah ikut mempromosikan budaya Indonesia khususnya Kepri ke seluruh negara ASEAN. Karena boneka tersebut ada juga yang mengenakan batik khas Kepri . Misi sosial ini akan kita sebarkan di 10 negara ASEAN,” tambah Noor Lizah.

Sejak kehadirannya, Batik Girl sudah memberikan manfaat kepada 740 warga binaan perempuan di tiga penjara di Indonesia, 100 anak-anak jalanan, 100 ibu-ibu dari anak-anak jalanan, 50 orang Napi anak, 15 orang remaja Tunarungu dan 50 orang ibu-ibu single parent.

Tidak lupa Noor Lizah Nurdin berpesan kepada para Napi perempuan untuk sabar menjalani masa hukuman mereka. Patuh dan rajin melakukan seluruh aturan dan arahan dari Kepala Lapas. Terus meningkatkan kreativitas dalam berkarya. (bni)

 

 

 

 

 

Batam Dapat 11 Proyek Pembangunan dari Provinsi

0
ilustrasi

batampos.co.id – Pembangunan infrastruktur yang tengah digesa Pemerintah Kota Batam juga didukung pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Setidaknya ada 11 proyek pembangunan infrastruktur yang dijatah untuk Batam tahun ini.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Yumasnur menyebut memang ada beberapa proyek jalan yang tengah dikerjakan Pemerintah provinsi tahun ini.

Dia menyebutkan beberapa proyek diantaranya, melanjutkan penambahan jalur kedua dari Simpang Muka Kuning menuju ke Tanjungpiayu, Simpang Basecam ke Marina, Simpang BNI ke Underpass, Simpang Frengki ke Panasonic ditingkatkan menjadi dua jalur.

“Itu tahun ini semua pengerjaanya,” kata Yumasnur.

Dia menambahkan semua proyek sudah selesai tahap lelang, dan minggu depan masuk tahap pengerjaan. Mengenai total anggaran yang dikucurkan provinsi untuk semua proyek tersebut, Yumasnur mengaku cuku banyak, namun angka pastinya datanya ada di kantor.

“Saya tidak ingat betul berapa jumlahnya, nanti salah sebut pula,” ujarnya.

Dia menambahkan adanya bantuan dari provinsi tentunya sangat membantu Pemko dalam membangun infrasturuktur jalan di Batam. Menurutnya proyek ini direncanakan akan hingga akhir tahun mendatang.

“Mudah-mudahan cuaca bagus, sehingga pembangunan bisa berjalan lancar,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Suhar menyebutkan bantuan dari provinsi digunakan untuk pembangunan jalan pemmukiman. “Kebanyakan di pemukiman yang mendapatkan bantuan,” jelasnya.

Dia mengungkapan dinas yang dipimpinnya bergabung dengan Dinas Pemukiman, Perumahan dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam, sehingga tidak mengetahui berapa masing- masing dinas diberikan bantuan pembangunan.

“Di Batam saja yang dipisah, sedangkan di sana (provinsi) dinas kami kan bergabung. Yang jelas pembangunan itu ada,” ujarnya.(cr17)

 

 

Perang Bantal, yang Tercebur Kalah

0
Dua peserta lomba gebuk bantal saling adu dengan bantal di atas pohon pinang di perairan dekat pos penjagaan PPLP Tanjunguban. Lomba gebuk bantal diadakan dalam rangka memeriahkan HUT ke 72 kemerdekaan RI, Kamis (17/9). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Peringatan hari ulang tahun ke 72 Indonesia dirayakan semarak
di sejumlah daerah. Di Tanjunguban, Bintan, permainan tradisional
gebuk bantal yang digelar di laut membuat pesta kemerdekaan makin
hidup.

Seperti yang terlihat di Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai
(PPLP) Tanjunguban pada Kamis (17/8) siang. Pos penjagaan kapal-kapal
negara (KN) jika di hari biasa dijaga ketat, kemarin siang agak
longgar.

Jalan di kawasan Pasar Lama Tanjunguban atau searah pos penjagaan
kapal PPLP Tanjunguban terlihat padat. Kendaraan bergerak sangat
pelan. Konsentrasi pengendara buyar karena penasaran mendengar suara
nyaring dari pos penjagaan kapal PPLP Tanjunguban.

Suara melengking dari mikrophone itu rupaya ampuh menarik
perhatian. Ruas jalan yang sempit makin dibuat sempit lantaran
sejumlah pengendara memaksa memakirkan kendaraannya di
bahu jalan.

Wartawan Batam Pos juga kepincut akan suara tersebut dan
langsung memakirkan sepeda motor di area yang agak lapang.
Di pos penjagaan petugas yang di hari biasa memasang wajah garang,
kali ini agak santai. Masyarakat yang keluar dari pos penjagaan juga
tersenyum-senyum.

“Jangan di pelantar kayu nontonnya, di sini saja. Nanti pelantarnya
roboh,” ujar seorang petugas menegur.

Ternyata, pelantar kayu yang berada di sisi kiri pelantar beton
sudah penuh. Masyarakat ingin menyaksikan dari jarak dekat lomba gebuk
bantal yang diadakan di laut itu. “Mundur-mundur, nanti roboh,”
katanya.

Dari atas pelantar kayu itu, panitia lomba memanggil peserta yang akan
berlaga di lomba gebuk bantal. Dua orang bersiap menuju arena gebuk
bantal. Mereka terjun ke laut dan mendekati pohon pinang yang
mengantung di atas air.

Dengan bantal yang sudah di tangan kedua peserta gebuk bantal bersiap
saling serang menjatuhkan lawannya. Hitungan mundur dimulai, kedua
peserta mulai mengayunkan bantal ke lawannya.

Pukulan pertama mendarat di wajah peserta. Peserta lainnya membalas,
meski tak kena. “Keseimbangan. Jangan asal main serang,” celetuk
seorang penonton.

Peserta yang mengelak ternyata jatuh lebih dulu karena kehilangan
keseimbangan. “Tuh kan jatuh,” katanya. Puncaknya ketika salah seorang
peserta tercebur ke laut, dan membuat penonton bersorak ke peserta
yang kalah.

Pegawai PPLP Tanjunguban, Katno yang menyaksikan lomba itu mengatakan,
khusus di hari ini, masyarakat dibolehkan masuk ke pos penjagaan
tempat kapal-kapal negara bersandar. “Saya melihat masyarakat sangat
antusias. Mereka berduyun-duyun datang di lomba gebuk bantal. Padahal
ini baru pertama kali dibuat,” katanya.

Ketua panitia lomba gebuk bantal yang juga pegawai PPLP Tanjunguban,
Sunirto mengatakan, sebenarnya PPLP Tanjunguban tidak merencanakan
mengadakan lomba gebuk bantal. Tapi setelah dibuka, pesertanya sangat
banyak.

“32 peserta yang mendaftar baik umum maupun anak sekolah,”
katanya. Lomba ini harapnya bisa mengibur masyarakat di hari perayaan
kemerdekaan ini. Selain lomba gebuk bantal yang diadakan di laut, PPLP
Tanjunguban juga mengadakan lomba panjat pinang, yang digelar sore
hari. (cr21)