Senin, 20 April 2026
Beranda blog Halaman 13141

Setu Babakan Mendunia Mendadak Mendunia setelah ….

0

Ribuan wisatawan menyemut di satu titik. Semua kompak ‘menyerbu’ ornamen Gigi Balang, baju adat Betawi, lukisan Benyamin Sueb, Museum Betawi, rumah adat Betawi, Ondel-Ondel, kuliner khas Betawi hingga Presiden Joko Widodo.

Itulah sekilas gambaran Lebaran Betawi yang digelar di tengah asrinya Setu Babakan, 28-30 Juli 2017.

“Dulunya acara Lebaran Betawi sering dilakukan di kawasan Monas dan Lapangan Banteng. Sekarang atas intsruksi Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang ingin mempromosikan Setu Babakan sebagai destinasi wisata Betawi, Lebaran Betawi digelar secara permanen di situ,” kata Saefullah, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Senin (31/7).

Lebaran Betawi yang sudah digelar 28-30 Juli 2017 itu sejatinya sama seperti arti Lebaran pada umumnya. Ini merupakan ajang silaturahmi bagi seluruh warga Betawi, baik yang ada di Jakarta maupun di luar Jakarta. Semua orang, keluarga, kelompok, organisasi, hingga sanggar seni, boleh ikut merayakan Lebaran Betawi.

“Kegiatan lebaran Betawi juga diisi berbagai hiburan dan kebudayaan Betawi , kudapan khas betawi, dan berbagai macam perlombaan. Nuansa Betawi sangat terasa,” lanjutnya.

Selain penyajian berbagai macam produk budaya Betawi juga merupakan sarana bagi sanggar seni dan musik serta perguruan silat untuk unjuk kebolehan. Menurut Saefullah, Lebaran Betawi ini dapat memacu sanggar dan perguruan untuk tetap mengembangkan cabang budaya yang ditekuni masing-masing.

Hari pertama diisi dengan acara Malam Mangkat, hari kedua berbagai macam kesenian khas Betawi ditampilkan, seperti musik tanjidor, orkes musik Betawi, gambang kromong, atraksi silat Betawi, hingga lenong. Ribuan wisatawan tampak memenuhi tribun penonton yang ada di gedung pertunjukan yang berkonsep “outdoor” itu. Dan penutupan acara dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi.

Kehadiran Presiden untuk menghadiri Penutupan Lebaran Betawi (30/7) ini membuat kawasan yang bernuansa Betawi ini akan menjadi semakin terkenal. Semua media dan televisi memberitakannya dan langsung menjadi viral di berbagai media sosial.

“Memang tepat bila Lebaran Betawi digelar di Setu Babakan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya Betawi ini. Ini akan semakin membuat Setu Babakan sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di DKI Jakarta,”kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti.

Setu Babakan memang telah ditetapkan menjadi cagar budaya Betawi sejak 17 tahun lalu, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 2000. Dan pada 2004, Pemprov DKI Jakarta semakin memantapkan niatnya untuk membangun suatu kawasan yang bernuansa Betawi dan membagi menjadi 3 zona, yaitu zona A yang merupakan sentral Setu Babakan berupa museum, galeri dan ruang serbaguna.

Berikutnya zona B sebagai pusat kuliner yang difungsikan sebagai tempatnya kuliner nusantara, dari kuliner Betawi hingga kuliner nusantara dan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sekitar Setu Babakan. Dan zona C berupa perkampungan mini Betawi yang dibangun di atas pulau kecil di tengah danau yang direncanakan pembangunan fisiknya akan selesai pada 2020 mendatang.

“Pembangunan fisik disiapkan pemprov DKI Jakarta, dan yang non fisik ini menyangkut kesiapan masyarakat di situ menjadi masyarakat sadar wisata,” ucap wanita berkerudung itu

Sadar wisata, terangnya, seperti keramahan kepada para wisatawan, cara penyajian makanan, bersih lingkungan khususnya sampah dan toilet,menyiapkan pemandu wisata dan juga pembenahan Home Stay yang digunakan untuk menginap para wisatawan yang ingin belajar Budaya Betawi.

Esthy mengingatkan Setu Babakan akan menjadi wisata modern pada 2020.

“Kalau pembangunan di semua zona sudah rampung dan sumber daya manusianya sudah siap, Setu Babakan sebagai pusat kebudayaan Betawi akan menjadi tempat wisata yang maju, mandiri dan modern dan pasti akan banyak wisatawan yang berkunjung terlebih secara akses, lokasinya berada di Jakarta,” jelasnya.

Menpar Arief Yahya sendiri juga sangat gembira dengan keputusan Pemprov DKI Jakarta itu menyatukan Amenitas dan Atraksi.

“Ini hebat. Efeknya akan luar biasa. Tinggal aksesnya yang harus diperbaiki,” tutur Menpar Arief Yahya.

Ucapan Marketeer of The Year 2013 versi MarkPlus itu didasarkan pada animo masyarakat yang antusias menyaksikan Lebaran Betawi 2017. Ribuan wisatawan datang ke Setu Babakan. Tapi karena jalannya sempit, kemacetan luar biasa tak bisa dihindarkan. Jalan dari arah Ciganjur maupun Lenteng Agung Macet total.

“Ini yang harus segera dibenahi agar Setu Babakan bisa semakin mendunia,” pungkasnya. (*)

Bandara Supadio Pontianak dan Bandara Sultan Thaha Jambi, Berhasil Menempati Peringkat 1 Dunia

0
ilustrasi bandara Supadio, Kalbar. foto: kabar.news

Bandara Supadio Pontianak dan Bandara Sultan Thaha Jambi, berhasil menempati peringkat 1 dunia. Keduanya menjadi yang terbaik di masing-masing kategori pada survei Airport Service Quality (ASQ) Quarter II/2017.

Kedua bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) itu diberikan pengharagagn dari Airport Council International (ACI), sebuah organisasi independen beranggotakan 592 perusahaan yang mengoperasikan 1.853 bandara di 173 negara.

“Penghargaan ini semakin memacu kami untuk berbuat lebih baik lagi. Menjadikan Bandara Bandara Supadio Pontianak dan Bandara Sultan Thaha Jambi, juga bandara-bandara lain, di bawah lingkungan perusahaan, dapat mengharumkan nama bangsa, serta berkontribusi dalam pertumbuhan perekonomian dan pengembangan pariwisata,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, Senin (31/7).

Airport Council International melalui survei ASQ ini mendorong agar Bandara-bandara di dunia dapat secara konsisten memberikan pelayanan terbaik. Survei ASQ menjadi tolok ukur dalam industri kebandarudaraan global.

“Ini sudah melalui proses panjang dan detail dibandingkan 1.853 bandara di 173 negara, yang prosesnya dilakukan sangat independen. Yang disurvei adalah percepatan pembangunan fasilitas bandara, kualitas pelayanan, service excellence berstandar global,” kata Awaluddin.

Penghargaan ini diraih dengan sangat fair dan terbuka. Semua dinilai berdasarkan survei yang menilai tingkat kepuasan penumpang pesawat pada 34 area pelayanan termasuk kategori utama seperti akses, check-in, keamanan, fasilitas bandara, ketersediaan tenant makanan dan minuman, dan sebagainya. Hasil survei ASQ periode April – Mei 2017 menyatakan, Bandara Supadio adalah bandara terbaik atau Peringkat 1 dari 80 negara yang mengikuti ASQ pada Kuartal II/2017 untuk kategori bandara berkapasitas 2-5 juta penumpang.

“Survei ASQ ini mendorong agar bandara-bandara di dunia dapat secara konsisten memberikan pelayanan terbaik, sehingga hal ini juga mendorong AP II untuk selalu memberikan pelayanan dengan standar global di seluruh bandara-bandara di bawah pengelolaan AP II. Maka dari itu kedua bandara ini akan menjadi semacam percontohan bagi bandara-bandara AP II lainnya khususnya terkait fasilitas dan pelayanan terhadap penumpang pesawat,” jelas Awaluddin.

Bandara Sultan Thaha, Jambi, juga tak kalah dengan Pontianak. Sultan Thaha Jambi berhasil menjadi yang terbaik untuk kategori bandara berkapasitas di bawah 2 juta penumpang. Di samping dua bandara tersebut, Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang) juga berhasil mencatatkan pencapaian yang baik yaitu berada di Peringkat 2 untuk kategori bandara berkapasitas di bawah 2 juta penumpang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi penghargaan yang diraih Bandara Supadio Pontianak dan Bandara Sultan Thaha Jambi. Reputasi sebagai airport kelas dunia, kata Arief Yahya, itu sangat penting. Pertama untuk calibration, menyamakan dengan global standart yang sudah dimiliki Airport Council International (ACI) dan diakui oleh dunia. Lembaganya juga sangat berbobot, punya nama besar juga. Kedua, award itu akan menaikkan confidence level.

“Rasa percaya diri, bahwa kita bisa hebat, bisa juara dunia, dan kita tidak merasa minder dengan bangsa-bangsa lain, karena kita juga bisa lebih hebat dari manapun,” katanya.

Arief Yahya juga mengatakan, arwarding itu penting untuk membangun credibility, atau kepercayaan public terhadap lembaga ini. “Kalau sudah terpercaya, punya kredibilitas, maka value-nya naik. Kalau nilai valuasinya naik, maka harga pun masuk akan untuk lebih mahal dari airport yang lain,” ujarnya. (*)

Berharap Geopark Ciletuh Jadi UNESCO Global Geopark

0
foto: liburmulu.com

Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Sukabumi siap-siap naik level menjadi UNESCO Global Geopark (UGG) dan menjadi destinasi wisata dunia. Sebab, awal Agustus tim dari UNESCO akan datang untuk melakukan penilaian layak atau tidaknya Geopark ini menjadi UGG.

“InsyaAllah Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu bisa menjadi UNESCO Global Geopark. Tanggal 1 Agustus sampai 4 Agustus nanti akan ada penilaian langsung dari UNESCO.  Ciletuh ini menjadi satu-satunya geopark di Indonesia yang diajukan,” kata pria yang akrab disapa Aher ini, Minggu (30/7).

Aher yakin Geopark Ciletuh Pelabuhan Ratu bisa diakui sebagai UGG. Karena dari sisi kesiapan, di antara geopark lain yang ada di Indonesia, Geopark Ciletuh-Palabuhanratu yang terlihat paling siap.

“Optimistis karena dibanding geopark yang lain, Ciletuh paling siap. Prestasi besar bila Geopark Ciletuh lulus dan ditetapkan menjadi UGG. Danau Toba sudah sepuluh tahun, Rinjadi sudah enam tahun. Kita baru dua tahun,” jelas Aher.

Rencananya, tim Geopark Kaldera Toba atau Ketua Tim Percepatan dari Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) akan ikut dalam mendampingi tim aksesor UNESCO sehingga mempunyai gambaran dan wawasan lebih luas perihal proses pemberian status UGG dari UNESCO. Sebelumnya, Dubes Indonesia untuk UNESCO Prof Fauzi Sulaiman sudah ada di Indonesia sejak 29 Juli kemarin dan akan ikut mendampingi tim aksesor UNESCO.

Guna memuluskan proses penilaian, Pemprov Jabar telah membenahi kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Mulai dari pemasangan rambu-rambu menuju geopark, pembangunan jalan akses, pembangunan pusat informasi turis, gerbang masuk dan fasilitas pendukung lainnya.

Khusus untuk akses jalan, pihaknya tengah menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang sekitar 33 kilometer yang membentang dari Pantai Loji sampai Palangpang. Area itu akan diperpanjang hingga wilayah Ujung Genteng sehingga totalnya mencapai 41 kilometer.

“Insya Allah kita sudah siap. Termasuk jalan. Kita membangun jalan besar yang membentang dari Loji sampai Palangpang dan tembus sampai Ujung Genteng. Ini (Geopark Ciletuh) harus bisa jadi destinasi wisata dunia. Jabar sangat banyak objek wisata, tapi belum ditentukan sebagai destinasi oleh Pemerintah Pusat,” ujar Aher.

Sebelum diajukan menjadi UGG, kawasan Ciletuh-Palabuhanratu telah ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional sejak 2016. Pemprov pun melakukan kerja sama dengan berbagai sektor, termasuk diantaranya Universitas Padjadjaran, sebagai representatif kerja sama dengan akademisi.

Saat ini, pihak Pemprov telah menggelontorkan dana hingga Rp211 milyar guna memperbaiki infrastruktur di Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Kawasan seluas 126.100 hektar ini mencakup 8 kecamatan dan 74 desa, dan telah mempersiapkan 14 kawasan situs geologi unggulan dari 50 situs geologi yang ada di Ciletuh.

Lebih lanjut ia menilai, ada keunggulan kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu dibanding usulan Global Geopark lainnya di Indonesia. “Selain adanya kontribusi dari peran perguruan tinggi, kawasan Ciletuh-Palabuhanratu terletak di satu wilayah kabupaten, yaitu Sukabumi. Rencana pengembangannya nanti akan jauh lebih terfokus,” tutur Aher.

Menteri Pariwisata Arief menyambut baik rencana besar Gubernur Ahmad Heryawan untuk membangun destinasi kelas dunia di Ciletuh itu. Dirinya juga optimistis Geopark Ciletuh bakal lulus menjadi UGG.

“Potensinya sangat besar. Keindahan alamnya lengkap, ada landscape, gunung, air terjun, sawah, ladang, dan berujung di muara sungai ke laut. Karena itu harus cepat dikembangkan, agar bisa menghidupkan ekonomi masyarakatnya,” papar Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.

Geopark Ciletuh dan Geopark Rinjani ini sudah sering dibicarakan di level Tim Percepatan 10 Top Destinasi yang dipimpin Hiramsyah Sambudhy Thaib.

“Wisatawan mancanegara tertarik berkunjung ke Indonesia karena potensi yang dimiliki berupa alam (nature) sebesar 35%, budaya (culture) 60%, dan manmade 5%. Potensi alam sebesar 35% kita kembangkan sebagai wisata bahari (marine tourism) 35%, wisata ekologi (ecotourism) 45%, dan wisata petualangan (adventure tourism) 20%. Di dalamnya termasuk geopark,” tutur Menpar Arief Yahya.

Konsep manajemen pengembangan kawasan wisata alam dengan prinsip konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat melalui pariwisata, menurut Arief Yahya, sudah menjadi perhatian masyarakat dunia. “Terlebih pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas utama pada pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla,” ungkap menteri asal Banyuwangi ini. (*)

Yuk Selfie

0

Hai bro & sis! Batam Pos membuka rubrik baru nih. “YUK SELFIE” namanya. Di rubrik ini, foto-foto selfie kalian akan ditampilkan di koran Batam Pos setiap harinya.

Gampang banget, kirim foto selfie kalian ke:

Email: [email protected]

Whatsapp: 0823-8808-8878

Caranya, kirim foto selfie kamu lengkap dengan nama dan alamat, kemudian hubungi contact person tim pemasaran Batam Pos di nomor: 0812-611-0909

**Percuma selfie kalau belum masuk koran**

Pendaftaran CPNS Mulai Hari Ini

0
Ilustrasi pelamar kerja. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Mulai siang ini masyarakat sudah bisa melakukan pendaftaran CPNS baru secara online. Lowongan yang tersedia cukup banyak. Yakni mencapai 19.210 kursi. Formasi CPNS baru yang tersedia hanya untuk Mahkamah Agung (MA) serta Kementerian Hukum dan HAM.

Perinciannya, kuota CPNS baru di MA 1.684 kursi semuanya untuk calon hakim. Sisanya 17.526 kursi di Kementerian Hukum dan HAM. Paling banyak formasinya untuk sipir 14 ribu orang dan analisis keimigrasian 2.278 orang. Sisanya untuk jabatan teknis lainnya.

“Rencananya besok (hari ini, red) jam 10.00, akses ke website pendaftaran online sudah bisa dibuka dan digunakan untuk mendaftar,” kata Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Mohammad Ridwan di Jakarta, Senin (31/7).

Ridwan mengatakan, panitia sudah mengantisipasi potensi lalu lintas akses ke website itu. Tim teknis BKN sudah membuat simulasi stress test. Hasilnya, website masih mampu atau bertahan dengan jumlah 500 ribu hits per detik. Jika nanti ada gangguan, BKN sudah menyiapkan skenario cadangan.

Intinya dia berharap masyarakat mendaftar secepatnya. Tidak menumpuk di belakang menjelang penutupan pendaftaran. Kalaupun nanti pendaftar mendapati gangguan sistem, tidak perlu panik.

“Kita akan umumkan solusinya. Jangan mudah tertipu website-website tidak jelas,” katanya. Publik harus berpedoman pada informasi di website BKN atau Kementerian PAN-RB.

Setelah pendaftaran yang dibuka selama satu bulan, masuk tahap ujian tulis. Tentu bagi pelamar yang lolos seleksi administrasi. Tes tulis untuk kelompok tes kompetensi dasar (TKD) dilaksanakan berbasis komputer. Di kantor BKN pusat, 14 kantor regional BKN, tujuh kantor UPT BKN, serta di Polda, Kodam, serta fasilitas pemerintah lainnya. Setelah itu ada tes kompetensi bidang (TKB). Pelaksanaaan TKB dijalankan masing-masing instansi. Selain itu juga ada tes kesemaptaan untuk formasi tertentu.

Meskipun tes tulis (TKD) dilaksanakan di banyak tempat, Ridwan menjamin kerahasiaan.

“Walaupun di kantor instansi di luar BKN, kerahasiaan naskah terjaga,” katanya. Sebab, server utama ada di bawah kendali BKN. Unit komputer di lapangan hanya bersifat user atau client.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Herman Suryatman mengatakan, masyarakat harus teliti saat entri data pendaftaran online. Jangan sampai ada salah mengisi data. Sebab jika ada kesalahan, rawan tidak lolos saat seleksi administrasi.

Pendaftaran online hanya untuk mendapatkan formulir pendaftaran. Kemudian dilakukan pengiriman dokumen fisik ke alamat yang sudah ditetapkan masing-masing instansi. “Dokumen-dokumen yang dikirim juga barus dicek dengan teliti. Jangan cepat-cepat dikirim tanpa diperiksa ulang,” urainya. (wan/oki/jpgroup)

Manajemen Malas

0

Waktu berlalu cepat. Selasa (25/7) hari ini, tepat tiga minggu saya menjadi warga Batam. Jauh dari keluarga yang tinggal di Kaltim.

Nyaman. Kata itu merupakan penilaian saya terhadap Batam.

Tiga minggu berlalu, aktivitas saya lebih banyak dihabiskan untuk bekerja. Sesekali, diajak para manajer untuk bersilaturahmi dengan mitra kerja.

Luar biasa. Sambutan hangat diberikan. Dari pejabat pemerintah, pengusaha, dan para stake holders. Mereka welcome dengan pendatang seperti saya.

Semangat pun berlipat. Rasa malas yang menjadi “penyakit” kronis saya selama di Banua Etam–sebutan Kaltim–hilang dengan sendirinya.

Ikut arus. Malu jika jadi pemalas. Apalagi harus memberikan contoh bagi karyawan.
Memang, menahkodai raksasa media bernama Batam Pos merupakan tantangan. Apalagi, Batam Pos merupakan market leader newspaper di Kepri, khususnya Batam. Unggul jauh dari para kompetitor.

Namun, itulah seninya. Ada yang bilang, hidup itu harus penuh tantangan. Enggak asyik kalau terlalu santai. Apalagi malas-malasan. Hehehehe

Bukan bermaksud membandingkan. Atau juga melebih-lebihkan. Batam bagi saya adalah kota maju. Sejuta lebih penduduknya “gila” kerja. Kelompok pemalasnya hanya segelintir saja.

Malas sebentar saja, pasti “binasa”. Makanya, Batam Pos mengharamkan yang namanya malas. Semuanya harus mengusung semangat kerja, kerja, kerja.

Melawan malas bukan perkara gampang. Penuh tantangan, cobaan, dan godaan. Butuh keseriusan, keteguhan, dan niat. Dengan doa pula tentunya.

Beberapa waktu lalu, saya sempat membaca artikel menarik soal malas. Artikel itu terkait penelitian para psikolog dari French National Institute of Health and Medical Research.

Inti dari hasil penelitiannya, kita diminta untuk berhati-hati dan tidak terlalu dekat dengan pemalas. Sebab, penelitian baru saja menemukan bahwa kemalasan ternyata bisa menular.

Diungkapkan dalam jurnal PLOS Computational Biology, para peneliti menemukan bahwa manusia belajar untuk malas, tidak sabar, dan skeptis dari orang lain, walaupun hanya 19 persen dari partisipan yang menyadarinya.

“Kita telah menunjukkan bahwa sikap seseorang terhadap usaha, keterlambatan, dan risiko mengikuti orang lain,” tulis para peneliti.

Dengan demikian, boleh dibilang jika malas merupakan “penyakit” menular. Bisa juga disebut wabah. Karena dapat menjangkit siapa saja. Orang rajin pun bisa terjangkit.

Cara mengobatinya? Tentu berawal dari diri sendiri.

Kalau saya lain lagi, mencoba memanajemen malas.

Dalam kasus ini, saya coba mengatur waktu malas. Ketika keluar rumah, saya memantapkan diri untuk bekerja. Meskipun sering “digoda” rasa malas, namun saya niatkan untuk melawan.

Selepas tiba di tempat kerja, saya menyibukkan diri. Benar-benar sok sibuk. Bahkan, pekerjaan paling sulit saya kerjakan pagi-pagi. Harus beres sebelum terserang virus malas.

Setelah pekerjaan selesai, paling tidak bertemu karyawan dan menyapanya. Atau berkoordinasi dengan para manajer.

Semuanya terjadwal.

Ketika jam istirahat tiba, barulah saya luapkan rasa malas yang menumpuk. Tidur-tiduran, dengarkan musik, atau makan siang. Waktu istirahat benar-benar saya manfaatkan untuk malas. Lumayan, dari pukul 12.00 hingga 13.30 WB. Setelah itu, kerja lagi.

Tiba masuk kerja, kembali melawan rasa malas. Berbeda dengan rasa malas yang “menyerang” pagi hari, rasa malas justru memuncak pada siang hari. Butuh perjuangan ekstra untuk melawannya.

Untuk melawannya kembali, saya siapkan “jurus” jitu: motivasi untuk diri sendiri. Misalnya, jauh-jauh ke Batam demi anak-istri. Atau, ambil air wudu biar segar. Atau, biasanya memilih mendatangi ruangan-ruangan departemen sembari berdiskusi. Mencari hal-hal baru.

Pulang kerja, saya kembali manfaatkan rasa malas. Meskipun saya tetap bertahan di kantor untuk mengawasi proses cetak. Sembari bermalas-malasan, saya pun asyik “menyaksikan” mesin cetak memproduksi koran.

Begitu juga seterusnya. Hal-hal ini terus saya lakukan selama berada di Batam.
Semoga bermanfaat! ***

 

Guntur Marchista Sunan
General Manager Batam Pos

Denyut Miss V Wanita Muda 6 mmhg, Usai Melahirkan Tersisa 2 mmhg, tapi Jangan Kuatir….

0
ilustrasi

Masalah ranjang menjadi salah satu faktor penentu keharmonisan rumah tangga. Bagi perempuan, tentu harus tetap rajin merawat diri agar suami betah di rumah. Jikapun sudah memiliki buah hati, jangan malas untuk berdandan apalagi merawat kesehatan organ intim.

Entah mitos atau fakta, gairah di ranjang jika sudah memiliki anak lebih dari satu pasti menurun. Kesibukan bekerja dan sibuk mengurus anak serta rumah tangga, membuat hubungan intim tak lagi membara.

Ternyata, hal itu betul karena mempengaruhi ukuran denyut Miss V.

Indikatornya, wanita normal dan masih muda memiliki denyut di atas 6 mmhg. Sedangkan usai melahirkan, denyut miss v bisa berkurang ke angka 2 mmhg.

“Untuk ibu-ibu yang sudah melahirkan, denyutannya berkurang. Alat ukur itu dimasukkan ke dalam miss v. Memang sesar lebih baik jika dikaitkan dengan denyut miss v,” jelas Pakar Kecantikan dan Pemilik Arum Dalu Medika Spa dan VZ Skin Care di Depok II Tengah, dr Juliana Resolina Pateh kepada JawaPos.com.

Karena itu salah satu perawatan yang tepat adalah dengan V-Spa. Rangkaian spa Miss V biasanya pemberian uap agar membuat efek wangi. Jika keputihan, maka ada pemberian antibiotik atau antiseptik.

“Dengan V-Spa tak hanya membuat organ intim lebih basah, tetapi lebih berdenyut, ibu-ibu usia 40 tahunan lebih sering memperhatikan hal ini,” jelasnya.

Salah satu trainer, Novie Dytha menjelaskan pasien yang ingin mengukur denyut miss v akan menggunakan alat Tightening untuk mengencangkan. Sehingga pasien akan berlatih kegel agar dinding-dinding vaginanya kembali kencang. Kurangnya denyut miss v bisa berpengaruh kepada sulitnya kaum hawa usai melahirkan mencapai orgasme.

“Jadi pasien latihan kegel sambil mengetahui kekuatannya berapa. Ukur kekencangan otot vagina selama 15 menit. Jika sudah merasa letih maka latihan dilanjutkan di pertemuan berikutnya. Biasanya tiga kali latihan kegel sudah terlihat khasiatnya,” ungkapnya.
(ika/JPC)

Peternak Lebah Kelulut dari Desa Lancang Kuning Rambah Pasar Singapura

0
M Talim peternak lebah kelulut yang menghasilkan madu, saat mengambil
madu di sarang lebah kelulut, Minggu (30/7). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Tamatan sekolah dasar (SD) asal Kota Kembang ini sukses membudidayakan lebah kelulut. Bermodal penyuluh lebah selama 27 tahun di Malaysia, kini M. Talim (55) membudidayakan lebah kelulut di Desa Lancang Kuning Kecamatan Bintan Utara. Usahanya sukses, karena merambah pasar Singapura dengan omzet sekitar Rp 60 juta sebulan.

Minggu (30/7) di siang yang terik, M Talim sedang beristirahat di kediamannya di gang Wahid Desa Lancang Kuning. Perempuan dengan muka kemerahan dari arah sarang lebah kelulut menghampiri Batam Pos. “Cari bapak?” sahut perempuan itu. Begitu wartawan koran ini mengangguk, perempuan yang ternyata istri M Talim kembali mengatakan,

“Bapak ada, tunggu sebentar. Bapak baru masuk ke rumah, sepertinya mau tidur.”
Tidak lama, pria berbadan gempal berkaos putih keluar dari balik pintu. Mukanya terlihat sedikit mengantuk. Mengusir rasa kantuk tersebut dia kemudian meminta istrinya mengambil kursi dan menyediakan air. Ialah M Talim.

M Talim ternyata pendatang baru di desa tersebut. Baru sekitar delapan bulan, dia membudidyakan lebah kelulut di desa tersebut, setelah 27 tahun lamanya sebagai penyuluh lebah di Malaysia.

Bagaimana kisahnya bisa sampai di Malaysia? M Talim menolak sisi lain hidupnya dipublikasikan. Hanya, awal-awal di Malaysia dia bekerja di perkebunan milik Kerajaan Malaysia. Tugasnya menangani racun serangga dan rumput ilalang yang mengusik tanaman.

Rasa bosan menghinggapnya. Kala itu, ia mengatakan mulai mengenal tentang lebah. Hingga akhirnya ia menekuni lebah kelulut. Menurutnya, lebah kelulut lebih banyak khasiatnya daripada lebah umumnya. Khasiatnya bisa mengobati berbagai macam penyakit, karena mengandung asam semula jadi, antioksidan yang tinggi dan propolis.

“Kalau ada luka terbesit mata pisau, kasihkan propolis, besoknya sembuh,” katanya.

Bahkan penderita diabetes, sambungnya, aman meminum madu yang dihasilkan dari lebah kelulut. Malah bisa menurunkan kadar gula dan menjaga gula darah tetap stabil.
Lalu bagaimana akhirnya membudidayakan lebah kelulut di Desa Lancang Kuning?

Talim menceritakan, sebenarnya usaha budidayanya bukan hanya di Bintan, tapi ada di beberapa daerah lainnya. Ia pulang ke Tanah Air karena ingin mengabdikan dirinya. Meski diakuinya, kontrak di Malaysia sebagai penyuluh masih mengikatnya. “Masak kampung orang terus yang dimajukan, kampung sendiri tidak,” kata Talim.

Awalnya ia mengakui, selama 2 hari berturut-turut dirinya mengelilingi Pulau Bintan untuk mendapatkan kayu nyirih, kayu yang cocok untuk sarang lebah kelulut. Kayu itu didapatnya di Pulau Sei Ladi. Lebah kelulut pun awalnya dia beli dari beberapa temannya.
Dari awalnya dua kayu, yang dibawanya pulang, kini sudah ada 3.724 sarang koloni lebah kelulut yang dibudidayakannya.

“Dulu waktu saya naik motor bawa kayu nyirih, dicegat empat orang di daerah Busung. Saya bilang kalau mau ambil, ambil saja motornya,” ingatnya kala itu.

Kini usahanya berbuah manis. Dalam sebulan, dari 3 ribuan sarang koloni dapat menghasilkan sekitar 400 kilo madu. Omzetnya kini berkisar Rp 60 juta sebulan dengan pasar luar negeri.

“Itu belum banyak. Makanya belum banyak dipasarkan. Kalau mau, biasanya pelangan datang ke rumah,” katanya.

Meski dibantu 6 orang pekerja dengan mengeluarkan sekitar Rp 18 juta perbulan untuk pembayaran gaji, Talim mengaku, siang malam selalu mengawasi semua koloni lebah kelulut sendiri. Bahkan, kalau ada sarang yang tumbang karena angin kencang di malam hari, dia harus membetulkannya sendiri.

Pagi hari pun, dia biasanya melakukan pekerjaan menyedot madu dari sarang lebah sendiri menggunakan sebuah alat berteknologi modern. “Kalau siang atau sore disedot madunya, biasanya lebahnya akan mengamuk,” katanya.

Kini selain mengumpulkan madu, dia juga membiakkkan lebah. Lebah ratu kelulut, biasanya hanya bertahan sekitar 5 tahun. Keberadaanya akan digantikan dengan lebah pekerja yang tinggal di sel ratu lebah. Dalam sehari, rata rata lebah ratu akan bertelur sekitar 35 telur.

Lebih jauh Talim mengatakan, dorongan pemerintah sangat besar. Bahkan beberapa kali, dirinya dilibatkan dalam kegiatan. Talim bahkan mendorong masyarakat membudidayakan lebah kelulut. Hanya apabila serius, pesannya harus tekun.

Camat Bintan Utara, Azwar mengatakan, usaha ternak lebah kelulut pernah ditampilkan di acara PKK, dan mendapat sambutan yang sangat baik. Ke depan, pemerintah akan kembali mempromosikan usaha lebah kelulut yang ada di desa di sebuah acara peternakan yang dijadwalkan Agustus mendatang di Desa Lancang Kuning.

“Nanti kita tampilkan itu untuk mengenalkan usaha lebah kelulut ke masyarakat,” tukasnya.

Mengenai support pendanaan dari pemerintah, ia mengatakan, sejauh ini belum ada. Karena, usaha itu merupakan milik pribadi dan harapannya bisa terus dikembangkan di tengah masyarakat. (cr21)

Ketika Tagihan Air Tinggi…

0
Petugas ATB menunjukan meter air yang memiliki nomor yang disesuaikan dnomor pelanggan yagn ada dirumah pelanggan. foto: ATB/Iman Suryanto

Ketika tagihan Anda tinggi / tidak normal apa yang harus Anda lakukan?

Alangkah baiknya Anda melakukan pemeriksaan terlebih dahulu jaringan air di rumah anda sebelum mengajukan komplain.

Mengingat kondisi tersebut, bisa saja disebabkan oleh kebocoran jaringan pipa pelanggan setelah meteran. Jika demikian, maka air akan terbuang percuma dan tagihan akan tetap dibebankan ke pelanggan.

Untuk itu, diharapkan para pelanggan bisa melakukan pengecekan secara berkala jaringan air di rumah pelanggan.

“Pengecekan meteran air dan jaringan rumah anda sangat penting. Karena bisa diketahui apakah terjadi kebocoran yang tidak dapat terdeteksi karena air merembes di dalam bangunan,” kata Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB.

Cara mudah untuk melakukan pengecekan apakah terjadi kebocoran jaringan pipa pelanggan yakni memastikan seluruh keran di dalam rumah atau bangunan sudah dalam keadaan tertutup rapat, kemudian perhatikan meter air yang terletak didepan rumah.

“Apabila seluruh keran sudah ditutup rapat, namun jarum meter air masih berputar, ada kemungkinan terjadi kebocoran jaringan pipa pelanggan. Bila terjadi kebocoran jaringan dalam, segera tutup valve di meter air agar air yang mengalir ke pipa jaringan dalam bisa dihentikan,” jelasnya.

Selain kebocoran jaringan pipa di tempat pelanggan, penyebab tagihan tinggi juga bisa di pengaruhi oleh faktor banyaknya konsumsi air yang digunakan.

Terkadang konsumen tanpa disadari menggunakan air setiap bulan bisa saja melebihi pemakaian air per kubik dari biasanya.

Dengan tarif air yang berlaku progresif, tentunya semakin banyak pelanggan menggunakan air maka tarif perkubiknya tentu akan semakin tinggi.

Penyebab dari kebocoran yang terjadi di jaringan pipa pelanggan lebih di karenakan kondisi pipa yang termakan usia, kualitas pemasangan pipa yang kurang baik, termasuk tekanan air yang cukup besar melewati pipa pelanggan.

“Kebocoran jaringan dalam memang tidak dapat dilihat secara kasat mata, seperti pipa utama ATB yang mengalami kebocoran. Kebocoran biasanya berada di dalam bangunan atau pipa berada di bawah lantai. Sehingga air akan merembes ke dalam bangunan. Namun terkadang pelanggan baru mengetahui setelah membayar tagihan air yang cukup tinggi dari bulan biasanya, padahal pemakaian sudah secara wajar,” jelasnya. (*)  

Bangunan Liar di Pintu Satu Mukakuning Dibongkar

0
Ilustrasi

batampos.co.id – 48 bangunan liar yang terdiri dari rumah dan kios liar di pintu satu, Seibeduk dibongkar, siang tadi (31/7/2017). Pembongkaran itu melibatkan anggota Tim Terpadu Kota Batam, Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam, kepolisian, dan TNI.

Saat  penertiban, sempat terjadi adu mulut antara warga ruli dan petugas. Warga emosi karena barang-barangnya masih tertinggal di dalam rumah dan meminta waktu untuk mengangkut barang tersebut. Namun, petugas seakan tidak peduli dengan hal tersebut dan tetap melanjutkan pembongkaran.

“Jangan dulu dibongkar, barang saya masih ada di dalam,” teriak seorang warga kepada petugas. Lantas, sambil menggendong anaknya, warga tersebut menduduki beko. Beruntung, petugas cepat menenangkannya dan memberikan waktu untuk mengeluarkan barang-barangnya tersebut.

Camat Seibeduk, Science Taufik Riyadi mengatakan penertiban puluhan rumah itu berkaitan dengan proyek pembangunan jalur dua jalan S Parman Seibeduk. Jalur dua itu akan dibangun tahun ini dan lokasinya berada persis di pemukiman tersebut.

“Sebelumnya sudah kami imbau. Sebagian warga ada yang sudah bongkar sendiri, nah sisanya kami bongkar hari ini,” ujar Science di lokasi penertiban. (cr19)