Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13264

Konsultasi Tunjangan Anggota Dewan ke Kemendagri

0

batampos.co.id – Badan Legislasi (Banleg) DPRD Bintan melakukan konsultasi ke Kemendagri di Jakarta, Selasa (1/8). Konsultasi ini terkait masalah tunjangan pimpinan dan anggota DPRD Bintan sesuai PP nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD.

Ketua Banleg DPRD Kabupaten Bintan, Daeng M Yatir mengatakan, dirinya bersama tujuh orang anggotanya melakukan konsultasi masalah tunjangan pimpinan dan anggota DPRD Bintan. Konsultasi ini menurutnya harus karena tidak bisa menaikkan begitu saja tunjangan.

“Harus ada payung hukum yang jelas, baru bisa naik,” katanya.

Dari hasil konsultasi nanti, ia mengatakan, akan dibahas secara intensif di Baleg untuk merumuskan dan menurunkan PP 18 tahun 2017 menjadi Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tunjangan unsur pimpinan dan anggota DPRD Bintan.

Untuk diketahui, anggota dewan masing-masing menerima tunjangan keluarga, tunjangan reses, tunjangan transportasi, tunjangan komunikasi dan perumahan. (cr21)

Gubernur Hadapi Tiga Gugatan

0

batampos.co.id – Tidak kunjung tuntasnya polemik Wakil Gubernur (Wagub) Kepri banyak tundingan dialamatkan kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Sedikitnya ada tiga gugatan yang dilayangkan kepada Gubernur. Baik itu di Pengadilan Negeri (PN) Batam, PN Tanjungpinang dan Ombudsman Republik Indonesia.

“Sekarang ini ada tiga gugatan yang dihadapi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Tetapi, sedikitpun Gubernur tidak gentar menghadapi gugatan tersebut,” ujar Pengacara

Gubernur Kepri, Andi Asrun menjawab pertanyaan Batam Pos, Selasa (1/8) di Tanjungpinang.

Advokat asal Ibu Kota Jakarta tersebut menjelaskan, gugatan di PN Batam dilayangkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kepri. Kemudian di PN Tanjungpinang adalah dari Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB). Sedangkan di Ombudsman adalah dari Angkatan Muda Thareqat Islam (AMTI) Provinsi Kepri.

“Pokok perkara yang digugat ketiganya semuanya sama. Yakni terkait polemik proses Wagub Kepri,” jelas Andi Asrun.

Menurutnya, gugatan yang ditujukan kepada Gubernur sangat lemah. Karena Gubernur posisinya bukan pihaknya yang berwenang untuk memproses Wagub Kepri. Atas dasar itu, Gubernur hanya sebagai pihak yang menjembatani antara kesepakatan partai politik dengan DPRD Kepri.

“Harusnya dalam perkara ini, DPRD juga menjadi tergugat. Sehingga ada sikap yang akan disampaikan DPRD Kepri. Apalagi sekarang ini sudah ada Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk DPRD Kepri,” jelasnya lagi.

Pria yang juga merupakan seorang akademisi tersebut menilai, gugatan yang ditujukan penggugat adalah upaya untuk mendeskreditkan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Disebutkannya juga besok (hari ini,red) dirinya akan menolak untuk melakukan mediasi di PN Tanjungpinang.

“Saya sudah melayangkan surat keberatan untuk mediasi. Kalau besok (hari ini,red) masih juga mediasi, maka saya akan menolak lagi,” tegas Andi Asrun.

Sementara itu, terkait gugatan DPD AMTI Kepri di Ombudsman, atas nama Gubernur dirinya juga akan memberikan penjelasan kepada pihak Ombudsman. Ia yakin, apabila penjelasan diberikan, pihak Ombudsman bisa menerima. Karena pengaduan yang dilakukan sudah salah alamat.

“Untuk menuntaskan persoalan Wagub ini, saya sarankan dukung calon yang sudah ada atau sampaikan keberatan ke DPRD Kepri. Sehingga partai pengusung memilih kembali nama baru. Menurut saya ini lebih fair, karena perkara tidak selesai kalau hanya menyudutkan Gubernur,” tutup Andi Asrun.(jpg)

Pensiun dari Atletik, Bolt Ingin Gabung Manchester United

0
Usain Bolt menantikan telepon dari Jose Mourinho (Independent)

batampos.co.id – Sprinter Jamaika, Usain Bolt, bakal pensiun dari atletik usai tampil di Kejuaraan Dunia Atletik 2017, Agustus ini.

Selanjutnya ia ingin menjadi pesepak bola dan bergabung dengan Manchester United. Dia berharap Jose Mourinho meneleponnya dan akan dia tunggu sampai bursa transfer berakhir.

Dia menunggu telepon dari Mourinho untuk mengajaknya bergabung dengan Man United.

Seperti diketahui, Bolt memang sangat menggemari sepak bola, selain atletik tentunya. Dia pun ingin sekali menjadi pesepak bola. Manchester United merupakan klub favoritnya.

Bold kerap menyaksikan laga Man United di Old Trafford. Bahkan, dalam beberapa kesempatan, dia ikut berlatih bersama para pemain Red Devils untuk menjaga kebugaran. Dia pun sempat diberi kostum Man United bernama dirinya.

“Semua tahu saya selalu berbicara tentang sepak bola. Tak hanya itu, saya ingin bermain. Saya menunggu telepon dari Mourinho. Saya akan setia menunggu sampai hari terakhir bursa transfer musim panas ini,” sebut Bolt seperti dilansir Soccerway.

Bolt yang kini berusia 30 tahun telah meraih 8 medali emas di Olimpiade. Bolt juga masih memegang rekor dunia lari 100 meter dan 200 meter. (epr/Soccerway/JPC)

Disduk Pemko Batam Gandeng Dua RS untuk Cetak Akta Lahir

0
ilustrasi

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam kembali menggandeng dua rumah sakit untuk menerapkan pencetakan akta lahir. Sebelumnya RS Embung Fatimah sudah lebih dulu menerapkan pencetakan akta ini.

“Kami sudah komunikasi dan mereka sangat mendukung program ini,” kata Kepala Disdukcapil Kota Batam, Said Khaidar, Selasa (1/8).

Dua rumah sakit yang akan digandeng yakni RSBP Batam, RS Awalbros Batam. Kedua rumah sakit ini telah memberikan respon positif terhadap program ini. Selain itu pihaknya juga akan mengajak beberapa puskesmas untuk ikut menyukseskan program percepatan dokumen kependudukan ini.

“Selain rumah sakit, sekarang puskesmas sudah melayani kelahiran, nah kita harapkan puskesmas juga mau bekerjasama,” ujarnya.

Dia menjelaskan pencetakan akta di rumah sakit merupakan jalan alternatif bagi warga untuk memperoleh akta kelahiran, selain di Kantor Disdukcapil Batam.

“Intinya percepatan pelayanan, jadi mereka yang tidak usah mengantri di Disduk lagi,” terangnya.

Pihak keluarga cukup menyiapkan persyaratan pengajuan akta lahir bayi seperti surat kelahiran dari bidan atau ruma sakit, fotokopi KTP orangtua, fotokopi buku nikah, dan persyaratan lainnya.

“Jadi keluar dari rumah sakit anak langsung punya akte, ini sangat memudahkan,” ucapnya.

Namun demikian, untuk mendukung terlaksananya program ini, tentunya rumah sakit harus mempersiapkan peralatan sendiri seperti komputer, printer dan alat pendukung lainnya.

“Mereka siapkan alat, sedangkan kita lebih ke sistem kependudukan, karena semua harus online, tentu jaringan juga menjadi perhatian kami,” ungkap pria yang pernah menjabat Kepala Tata Pemerintahan Kota Batam ini.

Dia menambahkan percepatan pengurusan akta lahir ini tentunya akan berpengaruh terhadap pencapaian akta lahir di Batam. Tahun ini pencapaian akta lahir mencapai 80 persen, jika dibandingkan dengan tahun lalu, pencapaian ini meningkat.

“Berarti langkah percepatan ini sangat berdampak,” ungkap.

Selain itu, dengan semakin meningakatnya pencapaian akta ini, diharapkan Batam bisa menjadi salah satu daerah yang diberikan tanggung jawab untuk pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) yang tahun ini baru di Kabupaten Anambas diterapkan.

“Yah kita harapkan ke depan seluruh puskesmas dan klinik bisa mendukung dan bekerjasama dalam percepatan pencetakan akta lahir ini,” tutup Said.(cr17)

4 Perwira Menengah Dimutasi

0

batampos.co.id – Sejumlah Perwira Menengah di lingkungan Polres Bintan dimutasi. Ini sesuai dengan Telegram Rahasia (TR) Nomor KEP/299/VISI/2017, tanggal 29 Juli 2017, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Kepri.

Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto membenarkan hal tersebut.

Ia menuturkan ada beberapa perwira menengah yang menjabat dan bertugas di Polres Bintan mengalami pergantian.

Diantaranya, Kompol Renan yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Bintan, kini diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabag Ops Polres Natuna. Posisinya digantikan oleh Kompol Hari Yoyono yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Ops Polres Tanjungpinang.

AKP Monang P Kasat Intelkam Polres Bintan, dimutasi menjadi Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang, digantikan oleh AKP Yudiarta Rustam yang sebelumnya menjabat sebagai Panit 2 Subdit 4 Ditintelkam Polda Kepri.

AKP Indra Jaya, Wakapolsek Bintan Timur, dimutasi menjadi Kasatlantas Polres Lingga, posisinya digantikan AKP Tasriadi dari Kasatlantas Polres Lingga.

Serta Iptu Sopan, Kapolsek Tambelan, yang dimutasi menjadi Wakapolsek Bintan Utara, dan digantikan oleh Iptu Adiyanto.

Menurutnya pemindahan tugas ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Polda Kepri sebagai langkah penyegaran dalam melakukan tugas yang baru.

“Serah terima jabatan antara pejabat lama dan yang baru akan dilaksanakan secepatnya dalam waktu dekat ini,” imbuh Guntur. (cr20)

Infrastruktur Tetap Prioritas

0
Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Gubernur Kepri Nurdin Basirun (tengah), dan Kepala Bappelitbang, Naharuddin usai melakukan rapat, Selasa (1/8). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun menegaskan, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas. Apalagi program-program yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Infrastruktur yang kita fokuskan, akan memicu pergerakan perekonomian banyak sektor. Apalagi untuk mendukung kepariwisataan, yang memberi dampak ekonomi pada semua level masyarakat,” kata Nurdin di Pelabuhan VIP Punggur, Selasa (1/8) petang.

Nurdin menyebutkan sejumlah infrastruktur, yang akan dibangun seperti pelabuhan, jembatan, jalan, jalan lingkar juga stadion. Apalagi pembangunan infrastruktur itu bisa disingkronkan dengan rencana pembangunan nasional. Meski begitu, pelayanan dasar pendidikan dan kesehatan tepat yang utama.

Karena itu Nurdin ingin perencanaan, dan penghitungan anggaran harus baik. Dengan perencanaan yang baik pengerjaannya akan menjadi mudah.

Kepala Bappelitbang, Naharuddin MTP menambahkan pembangunan infrastruktur yang bagus masih diperlukan di seluruh kabupaten kota. Makanya ada skala prioritas, dan sesuai dengan permintaan daerah.

Tentang pelayanan dasar pendidikan dan kesehan, Naharuddin menyebutkan, Gubernur Nurdin berpesan hari semakin baik setiap tahun. Apalagi masyararakat sangat memerlukan pelayanan dasar ini sangat prima.

“Layanan pendidikan harus didukung dengan fasilitas yang bagus. Demikian juga dengan kesehatan, baik di puskesmas ataupun rumah sakit,” kata Nahar. (bni)

Indra Gunawan Tersangka Korupsi

0
Kasat Reskrim (baju putih) Polres Karimun AKP Dwihatmoko bersama Unit Tipikor usai menggeledah dan menyita ratusan dokumen dari Dinsos Kabupaten Karimun. F. Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Karimun, Indra Gunawan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran yang bersumber dari APBD Karimun 2014-2016 oleh Polres Karimun

Kasus dugaan korupsi ini terjadi diduga saat Indra menjabat Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Karimun. Akibat tindakkan ini diduga kerugian negara hasil perhitungan sementara pihak penyidik mencapai Rp 3 miliar.

Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin mengatakan penyelidikan dan penyidikan kasus ini sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. ”Kami juga telah malakukan gelar perkara dan didukung dengan dua alat bukti yang cukup, maka penetapan tersangka kami lakukan,” ujarnya, Selasa (1/8).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiroseno secara terpisah menyebutkan, Indra Gunawan sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah adanya dua alat bukti terkait perbuatan dugaan tindak pindana korupsi. ”Sesuai dengan pemeriksaan beberapa orang saksi dan juga termasuk Indra Gunawan, akhirnya kita menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka berdasarkan surat nomor Stap/26/VII/2017/ Reskrim. Untuk penahanan belum kita lakukan,” paparnya.

Dengan ditingkatkannya perkara dugaan korupsi ke penyidikan, kata Dwihatmoko, pihaknya melakukan langkah selanjutnya. Berupa, melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Sosial tadi siang (kemarin, red) untuk menyita dokumen lain yang ada kaitannya dengan perbuatan tindak pidana korupsi. Yakni, perjalanan dinas fiktif dan juga surat pertanggungjawaban (SPj) fiktif.

”Penyidik dalam kasus ini dibagi dua tim. Satu tim ke Dinas Sosial untuk melakukan penggeledahan dan penyitaan dokumen dan satu tim lagi ke rumah Indra Gunawan di Teluk Air,” jelasnya

Kedatangan penyidik ke ke rumah untuk menyita satu unit mobil Homnda HRV dengan nomor polisi BP 1866 MY. Penyitaan terhadap satu unit mobil dari Indra Gunawan ini kita lakukan karena uang hasil tindak pidana korupsi digunakan untuk membeli mobil.

Ditegaskan Dwihatmoko, perbuatan melawan hukum salah satunya yang ditemukan penyidik berupa surat perintah perjalanan dinas (SPPD) fiktif. ”Artinya, surat ini memang ada, namun tidak berangkat. Tapi, dananya tetap dikeluarkan. Dengan demikian SPj juga fiktif. Perbuatan ini dilakukan sejak 2014 sampai dengan 2016,” ujarnya.

Dana ini sumbernya dari anggaran administrasi umum (Adum) yang berasal dari APBD kabupaten. Tentunya, untuk yang lebih valid menghitung kerugian negara itu adalah BPKP,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Panji Sasmita membenarkan bahwa ada beberapa orang polisi dari Sat Reskrim melakukan penggeledahan. ”Penggeledahan terkait perkara yang lama sebelum saya menjabat,” jelasnya.

Sementara itu, Indra Gunawan yang coba dihubungi melalui tiga nomor ponselnya belum berhasil dilakukan. Seluruh nomor ponselnya tidak ada yang aktif. (san)

Badan Usaha Jadi Proyek Percontohan Retribusi Sampah Non Tunai

0
Petugas kebersihan DLH Kota Batam mengangkut sampah di Komplek Tunas Regency, Sagulung, Selasa (18/7). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam akan menerapkan uji coba retribusi sampah non tunai pada perusahaan dan badan usaha yang ada di Batam. Hal ini dikatakan Kepala DLH Kota Batam, Dendi Purnomo, Selasa (1/8).

Saat ini pihaknya tengah mendata berapa jumlah badan usaha dan perusahaan yang mendapatkan layanan sampah dan akan dikenakan retribusi non tunai. Rencananya, DLH akan menerapkan retribusi non tunai September mendatang.

Dia menjelaskan hingga saat ini pihaknya masih menyusun aplikasi yang akan digunakan dalam mendukung pelaksanaan retribusi ini, termasuk bank yang siap menjadi pendukung program ini. “Ya ke depan tak ada yang tunai lagi,” sebutnya.

Sebelumnya, pemerintah juga berusaha menggunakan jasa orang ketiga dalam pungutan ini, namun dua mitra tersebut mengalami kegagalan, dan sekaran pihakanya harus berfikir mencari alternatif lain yakni menggunakan jasa perbankan.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam, Ardiwinata mengatakan seluruh transaksi pembayaran di lingkungan Pemko Batam harus non tunai, tidak ada lagi yang menggunakan uang tunai. “Semua harus non tunai, ini guna mendukung program pemerintah, sesuai dengan arahan pak wali, jangan ada lagi yang tunai,” sebutnya.

Sebelumnya, seluruh instansi juga telah mengikuti sosialisasi mengenai non tunai ini. “Alhamdulillah seluruhnya sudah menjalankan, dan kita inginnya retribusi sampah ini juga bisa non tunai,” ujar Ardi.

Menurutnya instansi terkait yakni DLH harus bekerja cukup keras untuk merealisasikan sistem non tunai ini. September ini mereka akan mencoba menerapakan di perusahaan atau badan usaha terlebih dahulu, ke depan baru rumah tangga.

Dengan target yang cukup besar yakni Rp 23 miliar, DLH diharapkan bisa memenuhi target pendapatan retribusi, bahkan kalau bisa sistem non tunai ini bisa meningkatkan pendapatan dari retribusi sampah.

“Kita harapkan semua bisa berjalan dengan baik, sehingga tahun depan sudah non tunai semua, dan DLH mencapai targetnya,” tutupnya.(cr17)

Masyarakat Keluhkan Listrik Sering Mati

0

batampos.co.id – Warga keluhkan kondisi lampu yang sering mati selama dua pekan belakangan ini. Hal ini tentunya mengakibatkan banyak barang elektronik milik warga yang rusak.

Seperti yang dialami Fendi,56, warga Jalan Kuantan, Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari.

Ia mengaku terpaksa harus mengganti sejumlah barang elektronik miliknya, akibat korslet karena lampu dirumahnya sering mati tiba-tiba.

“Ngeri kali lampu ini, hampir setiap hari mati. Kadang mau sekali hingga dua kali sehari matinya. Gak nentu kadang pagi, siang, dan sore. Kipas sama kulkas dirumah jadi rusak dibuatnya,” ujar Fendi dengan ekspresi kesal.

Ia menuturkan meskipun lampu di rumahnya tidak mati begitu lama namun hal tersebut sudah rutin terjadi.

“Matinya nggak lama, paling setengah jam lebih gitu. Tapi mau dua kali sehari, apalah tak rusak barang itu (elektronik, red). Pasti terkejut tiba-tiba mati dan hidup lagi,” terangnya.

Seharusnya lanjut Fendi lampu itu bisa hidup 24 jam penuh untuk bisa melengkapi kebutuhan sehari-sehari.

“Maunya kalau mati lampu ya ada pemberitahuan dulu, jadi kita tahu penyebabnya apa. Ini kita gak tahu sama sekali apa masalahnya, eh tiba-tiba suka-suka hatinya matikan lampu,” jelasnya.

Ia berharap kondisi lampu yang sering mati ini bisa secepatnya diperbaiki oleh PLN Tanjungpinang.

“Maunya cepat diperbaiki, jangan di lama-lama kan. Kita ingin listrik itu bisa dinikmati sepenuhnya,” imbuhnya.

Hal Serupa juga dirasakan Andi, warga Kilometer 8 atas jalan Raja Haji Filshabillah. Dirinya terpaksa harus mengganti kipas angin miliknya akibat lampu sering mati selama dua minggu belakangan ini.

“Kipas sudah rusak, bentar lagi TV yang rusak karena mati lampu ini,” ungkapnya.

Ia mengharapkan ke depannya lampu bisa kembali hidup normal lagi seperti biasa.

“Mudah-mudahan bisa secepatnya diperbaiki PLN kalau ada kerusakan. Tapi maunya dikasih tahu dulu kalau mau dimatikan. Ntah itu karena rusak atau apa lah itu,” imbuhnya

Sementara itu, saat dikonfirmasi Manager PLN Area Tanjungpinang, Armunanto mengatakan matinya listrik yang terjadi ini diakibatkan adanya gangguan jaringan pada saluran kabel tanah 20 KV express feeder 2, yang titik gangguannya terletak dibelakang Kantor Pos batu 3.

“Kami minta maaf atas terjadinya gangguan ini. Kerusakan yang terjadi juga sudah selesai kami perbaiki. Dan mulai besok (hari ini, red) semuanya sudah normal kembali,” tutupnya. (cr20)

Cuaca Ekstrem, JCH Bintan Diimbau Kurangi Kegiatan

0
Jamaah asal Bintan menunggu salat Isya. F. Iwan Mutaqim untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Suhu di Arab Saudi sangat ekstrim yakni mencapai 48 derajat celcius di malam hari. Karena itu, Jemaah Calon Haji asal Bintan mengurangi kegiatan di luar.
Ketua Rombongan Jemaah Calon Haji asal Kabupaten Bintan, Mutaqim kepada Batam Pos melalui pesan whatsapp menyampaikan, jemaah asal Bintan dalam keadaan sehat. Hingga kemarin, katanya belum ada keluhan mengenai pelayanan pemondokan atau menu makanan.

Ditanya kondisi kamar dan toilet di sana, ia mengatakan, jemaah tinggal di Royal Al Saada Hotel atau sekitar 200 meter dari Masjid Nabawi. Karena dekatnya, ke Masjid Nabawi, jemaah biasanya berjalan kaki. “Kondisi hotel dan kamar mandi menurut saya, lumayan baik,” katanya.

Hanya diakuinya, perubahan cuaca yang ekstrim untuk ukuran jemaah Indonesia membuat kegiatan seperti pelaksanaan arbain atau salat 40 waktu dimulai setelah Zuhur. “Pagi ini suhunya mencapai 36 derajat celcius sedangkan di malam harinya sampai 48 derajat celcius,” katanya.

Karena itu, ia mengatakan, banyak jemaah yang mengurangi kegiatan di luar pemondokan. Mengenai rangkaian kegiatan, ia mengatakan, setelah arbain agenda di hari selanjutnya jemaah asal Bintan akan diajak ziarah ke Masjid Quba, Masjid Qiblatain dan kebun kurma.

Sementara itu, Ketua Pembekalan JCH asal Bintan, Arusman Yusuf mengatakan, jemaah sebaiknya menjaga kesehatan dan sesering mungkin minum air putih, karena kondisi di Arab Saudi suhunya sangat tinggi. (cr21)

Play sound