Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 13329

PT BIS Sumbang PAD Rp 500 Juta

0
Bupati Bintan, Apri Sujadi (tengah) foto bersama seluruh jajaran managemen BUMD PT Bintan Inti Sukses, usai menggelar RUPS tahunan, Selasa (30/5)

batampos.co.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bintan Inti Sukses (BIS) berikan capaian hasil positif dengan berhasil menyumbangkan kontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bintan, sebesar Rp 502.601.507, dari 50 persen keuntungan yang didapat pada tahun 2016.

“Alhamdullilah, laba bersih yang diperoleh tahun ini sebesar Rp 1,005 miliar, dengan keuntungan 50 persennya berhasil menyumbang kontribusi untuk PAD,” ujar Direktur PT BIS, Risalasih usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bersama Bupati Bintan, di Kantor BIS, Selasa (30/5).

Risalasih menjelaskan, keuntungan yang disumbangkan untuk PAD Bintan tersebut, didapat dari hasil berbagai sektor usaha daerah yang terus dikembangkan selama tahun 2016 diantaranya, Pasar Kijang, Pasar Tanjunguban, Pasar Tani, dan beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Hasil positif yang didapat tahun ini, tentu akan menjadi motivasi untuk ke depannya bisa lebih berpacu lagi untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi pendapatan daerah demi kemajuan pengembangan sektor usaha dan pembangunan Kabupaten Bintan,” terangnya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi memberikan apresiasi atas pencapaian kinerja BUMD PT BIS yang berhasil membukukan laba secara keseluruhan sebesar Rp 1.005 miliar, dalam kurun waktu tahun 2016. Menurutnya secara global kondisi ekonomi 2016 sangat lambat pertumbuhannya. Apalagi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkisar 5,2 persen.

Maka dengan keuntungan perseroan tahun 2016, yang mencapai Rp 1.005.203.015 tentunya harus diapresiasi.

“Menghadapi tantangan tahun 2016 luar biasa berat. Seperti pada triwulan 3 dan 4. Dimana ada beberapa indikator ekonomi yang harus menjadi perhatian khusus bagi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi secara global,” terangnya.

“Untuk itu, kami berharap dengan usaha dan kerja keras di tahun 2017 ini, mudah-mudahan ekonomi secara global akan kembali membaik,” imbuhnya.

Rapat dihadiri Dewan Komisaris Azirwan, Plt Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara, Sekretaris Dewan Komisaris Edi Mulyanto, Kepala Divisi Keuangan TeddyRidwan dan Ketua Kopekab Dahlia Zulfa. (cr20)

Presiden Joko Widodo akan Buka Pesta Kesenian Bali 2017

0
Foto: kemenpar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017, 10 Juni mendatang.

Perhelatan iyu akan dilaksanakan satu bulan penuh hingga tanggal 8 Juli 2017.

”Rencananya Bapak Presiden Jokowi melepas pawai, jika tidak bisa melepas, beliau yang membuka PKB 2017 di Lokasi Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya  atau Art Center di tanggal yang sama yakni tanggal 10 Juni. Tentunya beliau akan didampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya dan beberapa pejabat lain,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali AA Yuniartha Putra.

Pria yang biasa disapa Agung itu juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang mendukung pelaksanaan PKB 2017 terutama terkait dengan publikasi media online dan media ruang. ”PKB 2017 ini salah satu event yang membuat kami masyarakat Bali untuk terus berusaha berinovasi dalam segala hal terutama terkait dengan menyambut wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara,” ujar Agung.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Wisata Budaya Kemenpar Asdep Segmen Pasar Personal Kemenpar Wawan Gunawan mempersilahkan kepada seluruh masyarakat Indonesia maupun masyarakat internasional untuk hadir di acara tersebut.

”Momennya pas banget, pas dengan liburan sekolah di Indonesia, dan Bali juga sangat siap dengan akses, amenitas maupun atraksi. PKB juga sangat lengkap memilik hal tersebut,” ujar Esthy yang juga diamini Wawan.

Akses, Amenitas dan Atraksi atau biasa disebut dengan 3A memang dimiliki PKB 2017. Kata Esthy, PKB 2017 punya banyak lengkap atraksi diantaranya adalah Pawai Pesta Kesenian Bali, Pergelaran Seni Budaya, Parade Seni, Aneka Lomba, Talkshow Fotografi Budaya bersama Art Fusion Bali, Semiloka Pesta Kesenian Bali dan sebagainya.

”Untuk urusan aksesibilitas, banyak pesawat yang terbang ke Bali. Yakni dengan cara memilih tujuan penerbangan menuju Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Melakukan perjalanan darat menuju Taman Budaya Denpasar selama sekitar 1 jam perjalanan. Jadi sangat mudah,” ujar Esthy yang juga diamini Wawan.

Sementara untuk amenitas, di daerah sekitar dan di Bali sudah tidak perlu diragukan lagi. Tersedia banyak hotel dan penginapan di Denpasar. Sebut saja, Villa Tepi Segara, Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Harris Hotel & Convention Center Denpasar, Ibis Styles Denpasar, dan masih banyak yang lainnya. ”Silahkan datang dengan keluarga ke Bali,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, kekuatan Bali adalah di budaya. Kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali sebagian besar karena faktor budaya. Pesta Kesenian Bali ini adalah aktivitas untuk merawat dan menjaga asset budaya Bali. “Karena itu, PKB menjadi momentum yang sangat strategis,” kata Menpar Arief Yahya.

Menurut dia, target arah kebijakan pembangunan pariwisata tahun 2017 secara garis besar adalah, pertama adalah pemasaran pariwisata nasional di mana mendatangkan sebanyak mungkin wisatawan mancanegara dan mendorong peningkatan wisatawan nusantara.

Kedua, masih kata Arief Yahya, pembangunan destinasi pariwisata yakni meningkatkan daya tarik daerah tujuan wisata sehingga berdaya saing di dalam negeri dan di luar negeri.

Ketiga adalah, pembangunan industri pariwisata yakni meningkatkan partisipasi usaha lokal dalam industri pariwisata nasional serta meningkatkan keragaman dan daya saing produk atau jasa pariwisata nasional di setiap destinasi pariwisata yang menjadi fokus pemasaran.

Keempat, yakni pembangunan Kelembagaan Pariwisata yakni membangun sumber daya manusia pariwisata serta organisasi kepariwisataan nasional.

Berdasarkan arah kebijakan tersebut, adapun target yang diharapkan oleh Kementerian Pariwisata pada tahun 2017, yakni Peningkatan PDB Nasional sebesar 13 persen. ”Dan kami akan terus mengimplementasikan tiga program prioritas untuk pariwisata Indonesia tahun 2017, yakni digital tourism (pariwisata digital), homestay (pondok wisata), dan konektivitas udara,” ujar pria asli Banyuwangi tersebut.(*)

BPK Dukung Pengelolaan Keuangan yang Fleksibel

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun melakukan penandatanganan berita acara Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, Selasa (30/5).

batampos.co.id – Untuk ke-7 kalinya Pemprov Kepri mendapat Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kali ini untuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK-RI tahun anggaran 2016.

Wakil Ketua BPK RI Bahrullah Akbar mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK bertujuan untuk mendukung pengelolaan keuangan daerah yang fleksibel. Setiap tahunnya BPK memeriksa laporan keuangan di 87 instansi pusat dan 549 di daerah.

LHP sendiri merupakan laporan yang berisi tentang pelaksanaan dan hasil Pemeriksaan yang disusun oleh Pemeriksa Pajak secara ringkas dan jelas serta sesuai dengan ruang lingkup dan tujuan.

“Kepri berhasil mempertahankan predikat opini WTP Menjadi momentun untuk mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi dalam mengelola keuangan daerah demi mewujudkan good government dan clean government,” ujar Bahrullah, Selasa (30/5) di ruang sidang utama kantor DPRD, Dompak, Tanjungpinang..

Dalam pada itu Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak memberikan Apresiasi nya kepada pihak Pemerintah Provinsi Kepri yang telah bekerja keras untuk bisa mempertahankan opini “Wajar Tanpa Pengecualian”. Untuk selanjutnya hasil yang didapat dari pihak BPK RI akan dipelajari oleh DPRD dengan membentuk Tim Pansus untuk melakukan tindak lanjut dan membahas hasil laporan tersebut.

Paripurna sendiri ditutup dengan Penandatanganan berita acara Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Gubernur Kepri, Ketua DPRD dan Wakil BPK RI, Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri Riski Faisal, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Riono, perwakilan DPRD Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri, perwakilan FKPD, Anggota Dewan, Eselon II dan III di lingkungan Provinsi Kepri, Tokoh masyarakat dan insan pers.

Predikat WTP ke-7 diserahkan langsung oleh Wakil Ketua BPK RI Bahrullah Akbar saat menghadiri Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Kepri Ta 2016 kepada Gubernur Kepri Dan DPRD Provinsi Kepri, Selasa (30/5) di ruang sidang utama kantor DPRD, Dompak, Tanjungpinang. (aya)

Pemprov Peroleh WTP ke-7

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun melakukan penandatanganan berita acara Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, Selasa (30/5).

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK-RI tahun anggaran 2016. Predikat WTP ini merupakan yang ke-7 kalinya diraih Pemprov Kepri secara berturut-turut sejak tahun 2010.

Predikat WTP ke-7 diserahkan langsung oleh Wakil Ketua BPK RI Bahrullah Akbar saat menghadiri Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Kepri Ta 2016 kepada Gubernur Kepri Dan DPRD Provinsi Kepri, Selasa (30/5) di ruang sidang utama kantor DPRD, Dompak, Tanjungpinang.

Gubernur Kpri Nurdin Basirun mengatakan, mempertahankan Opini WTP di Tahun 2016 merupakan prestasi yang sangat membanggakan, namun bukan berarti ini sebuah tujuan akhir dari pengelolaan keuangan di Provinsi Kepri yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepualaun Riau.

“Seperti kita maklumi bersama, seiring dengan bergulirnya reformasi birokrasi pun dengan tingginya harapan masyarakat akan terselenggaranya pemerintahan yang baik maka seluruh jajaran pemerintahan tanpa terkecuali dituntut untuk meningkatkan kompetensi dan kinerjanya guna mewujudkan penyelenggaraan pemerintah serta pelayanan publik yang profesional, responsif, efektif, efisien, transparan dan akuntabel ,” ujar Nurdin dalam sambutannya.

Dilanjutkan Gubernur bahwa mempertahankan predikat WTP bukanlah suatu hal yang mudah, Pemerintah Provinsi Kepri telah bekerja Keras melakukan perbaikan dalam pengelolaan data dan proses penyusunan laporan keuangan antara lain; Meningkatkan kualitas sistem pengendalian internal di setiap jenjang organisasi; Meningkatkan kualitas SDM yang terkait pengelolaan keuangan; Perbaikan pengelolaan dan pengembangan pusat data elektronik; dan Melakukan tindak lanjut atas rekomendasi hasil pemeriksaan BPK RI.

“Laporan hasil pemeriksaan merupakan progress report dalam bentuk laporan kinerja, sekaligus sebagai bentuk nyata upaya menciptakan pemerintahan yang efektif, transparan, dan betanggungjawab ,” ujar Nurdin.  (aya)

Bongkar Landing Station PT Sacofa

0
Pembongkaran landing station PT Sacofa di Penarik, Kabupaten Natuna dilakukan menggunakan alat berat, Selasa (30/5). F. Aulia Rahman/batampos.

batampos.co.id – Landing station fiber optik Serawak Gateway atau disebut PT Sacofa di Penarik Natuna dibongkar paksa tim terpadu Kemenkopol Hukam bersama Kementerian terkait, Selasa (30/5).

Pembongkaran tersebut, dipimpin ketua tim terpadu Laksamana TNI Semi Joni. Bangunan permanen berisi komponen batery diratakan dengan alat berat. Pembongkaran juga disaksikan Pemda Natuna.

Semi Joni mengatakan, pembongkaran paksa landing station FO Serawak Gateway setelah tidak adanya respon dan itikat baik dari Perusahaan Malaysia. Saat ini perusahaan dinyatakan secara hukum telah beroperasi di Natuna secara ilegal dan melanggar undang-undang nomor 1 tahun 1983 oleh Ditjen Perhubungan Laut sejak 4 Mei 2017.

Fiber optik yang didaratkan di Penarik Natuna dan Tarempa ini membantang antara Malaysia Timur dan Malaysia Barat yang beroperasi sejak tahun 2002.

“Kalau pun punya izin prinsip, namun langgar undang-undang. Tetap pengoperasian perusahaan Serawak Gateway ilegal. Pembongkaran tidak hanya di Penarik, tapi di Tarempa,” ujar Wakil Asintel Panglima TNI ini sebelum bangunan diratakan.

Selain beroperasi secara ilegal, dikatakan Semi Joni, perusahaan ini tidak berikan keutungan dan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

“Justru muncul kekawatiran mengancam aspek pertahanan negara. Menggangu kedaulatan dan merendahkan martabat bangsa Indoneseia dan harga diri bangsa indonesia,” tegas Laksamana.

Keputusan Dtjen Perhubungan Laut dikeluarkan pada 4 Mei 2017, hingga tanggal 18 Mei mendapat respon positif. Dan akhirnya Kemenko Polhukam bersama Kemenkoinfo bersama lembaga terkait melakukan rapat koordinasi untuk melakukan pembongakaran paksa.

“Aset lahan dan barang yang diamankan, kami serahkan kepada Pemerintah Daerah dan amankan bersama TNI. Jika akan dipinjamkan, sesuaikan aturan yang berlaku supaya tidak timbul masalah nantinya, pihak perusahaan sudah diundang tapi tak datang,” ujar Laksamana.

Sekda Pemkab Natuna Wan Siswandi mengatakan, perusahaan Serawak Gateway atau PT Sacofa sebelumnya tahun 2002 lalu mendapat izin dari Pemerintah Pusat, sehingga Pemerintah Daerah mengeluarkan izin prinsip untuk landing point fiber optik. Namun dengan pembongkaran ini Pemerintah Daerah sangat mendukung penuh.

“Tahun 2002 lalu, Pemerintah Daerah mengeluarkan surat persetujuan prinsip, berdasarkan izin Ditjen Perhubungan laut dan Departemen, namun beriring waktu, perizinan beberapa tahapan, dan PT Sacofa tidak diizinkan lagi,” ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Natuna Raja Darmika menyatakan, upaya bongkar paksa tersebut setelah dikeluarkannya surat keputusan Direktorat jenderal perhubungan Laut dan keputusan hasil rapat bersama Kemenko Polhukam terkait keberadaan landing station fiber optik Serawak Gateway atau PT Sacofa di Penarik Natuna.

“Keberaaan landing Station fiber dinilai melanggar perjanjian United Nations Convention on the Law of the Sea (Unclos),” kata Darmika.(arn)

PNS, TNI dan Polri Tak Diberi Izin Cuti Tahunan Sebelum dan Sesudah Cuti Bersama

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Megara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengeluarkan surat imbauan untuk seluruh aparat sipil negara (ASN), anggota TNI dan Polri agar tidak mengambil cuti tahunan sebelum dan sesudah pelaksanaan cuti bersama Lebaran Idul Fitri 1438 H.

Surat itu ditandatangani langsung MenPan RB, Asman Abnur tertanggal 30 Mei 2017 dengan nomor B/2/M.KT.02/2017.

Dalam poin 1 surat tersebut disebutkan bahwasannya Pasal 333 ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Managemen Pegawai Negeri Sipil, mengamanatkan bahwa Cuti Bersama tidak mengurangi hak Cuti Tahunan sebelum dan sesudah cuti bersama kepada ASN, TNI dan Polri.

“Dihimbau kepada para pimpinan instansi pemerintah untuk tidak memberikan cuti tahunan sebelumd an sesudah pelaksanaan cuti bersama kepada ASN, TNi dan Polri,” tulis Asman Abnur.

Sedangkan bagi ASN, TNi dan Polri yang pada saat cuti bersma karena tugasnya harus memberikan pelayanan kepada masyarakat misalnya pegawai rumah sakit, petugas Imigrasi, Bea Cukai, Lembaga Pemasyarakatan dan lainnya sehingga tidak dapat melaksanakan cuti bersama dapat diberikan tambahan cuti tahunan sejumlah cuti bersama tersebut.

Asman juga menyebutkan bahwasannya setelah pelaksanaan cuti bersama berakhir maka dipastikan bahwa seluruh aktivitas instansi pemerintahan harus sudah berjalan normal, utamanya dalam penyelenggaraan pelayanan  publik.

Edaran ini dalam rangka optimalisasi pelayana publik berkaitan dengan pelaksanaan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 H. (spt)

THM Membandel akan Ditutup

0

batampos.co.id – Polres Tanjungpinang akan memberikan tindakan tegas terhadap Tempat Hiburan Malam (THM) dan di Kota Tanjungpinang, yang beroperasi tidak sesuai dengan jam operasional yang sudah ditentukan selama bulan Ramadan.

Selain itu, Polisi juga akan menertibkan sejumlah tempat yang disinyalir sebagai lokasi perjudian jenis dadu (cingkoko) dan judi lainnya di Kota Tanjungpinang.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro melalui Kabag Ops, Kompol Hari Yoyono mengatakan meski pihaknya belum menemukan adanya THM yang buka tidak sesuai jam operasional. Pihaknya tetap melakukan pengawasan.

“THM buka tak sesuai jam operasional akan kami tindak, begitu juga aktifitas perjudian jika ada aktifitas tersebut akan kami tertibkan,” ujar Hari.

Dikatakan Hari, tindakan yang diberikan terhadap THM tersebut bisa berupa penutupan tempat usahanya. Namun, hal itu harus dikoordinasikan dulu dengan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang.

“Sanksi tegasnya ya ditutup tempat usahanya. Jangan pula kalau dibiarkan nanti yang lainnya ikutan buka diatas jam operasional,” kata Hari.

Selain itu pengawasan terhadap THM dan perjudian, jelas Hari, pihaknya juga menertibkan aktifitas balap liar yang dilakukan para remaja saat subuh hari selama bulan puasa.

“Selain itu kami juga menurunkan personel untuk berjaga disaat umat islam melaksanakan Tarawih, dan juga sejumlah tempat keramaian lainnya,” pungkasnya.(ias)

GenPI Banten Terbentuk

0

Generasi Pesona Indonesia (GenPI), komunitas anak-anak muda, bloggers, vloggers, youtubers, pegiat media social di Facebook, Tweeter, Instagram, Google+, berkumpul di Pantai Anyer, Banten, (29/5/2017).

Tagar #PesonaGenPIBanten pun langsung naik menjadi trending topic di Twitter.

Mereka sedang sharing pengalaman, setelah terbentuk GenPI Banten, sebagai pegiat media social yang bakal diandalkan di provinsi tersebut. Sedikitnya ada 20-an netizen Banten, bersama dengan GenPI dari beberapa kota di Indonesia berkumpul di sana. Seperti Aceh, Sumbar, Sumsel, Jakarta, Jogja, Jateng, NTB Ambon dan Maluku.

Sejak sore pukul 16.00 WIB, ditemani Kadispar Provinsi Banten Eneng Nurcahyati dan Stafsus Menpar Bidang Komunikasi Don Kardono, mereka mengeksplorasi foto-foto lighthouse. Mercusuar kuno yang dibangun sejak zaman Belanda di awal Abad 19 di Cikoneng, Anyar, Serang, Banten.

“Tingginya 75,5 meter, terdiri dari 18 tingkat, dan kalau hendak menuju ke puncak Mercusuar, harus menaiki 286 anak tangga. Kalau kalian mau mengetes kebugaran dan latihan fisik, silakan!” tanyang Eneng Nurcahyati, Kadispar yang gaul dengan anak-anak Netizen itu.

Tentu saja, anak-anak muda yang tergabung dalam GenPI itu tertantang untuk membuat sensasi di puncak Mercusuar. Bisa meng-capture foto-foto eksklusif dari atas, dan memvideo perjalanan menuju ke atas. “Tapi, karena sedang menjalani ibadah puasa, kita ganti dengan drone, malah bisa memotret dari atas mercusuar,” jawab mereka.

Titik 0 Km Banten itu persis di bibir pantai, menghadap ke sunset menjelang Maghrib. Langit sedang memerah, membuat lukisan alam yang abstrak penuh pesona. “Ini adalah salah satu destinasi kami yang punya sejarah panjang di negeri ini,” kata Eneng, mengawali cerita destinasi di Banten.

Di tempat inilah, titik nol pertama kali pembangunan jalan raya Pantura (Anyer-Panarukan) sepanjang 1000 km yang sangat bersejarah. Dibangun pada zaman pemerintahan Hindia Belanda, Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels.

Nama Daendels itu sendiri sangat popular dalam sejarah membangun infrastruktur jalan di Pulau Jawa dan kerja Rodi. Dia adalah orang Belanda yang kali pertama menginjakkan kaki ke Indonesia tahun 1808 di Banten. Dia Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke-36 yang memerintah dari tahun 1808 sampai 1811.

“Menara suar ini dibangun pertama kali, untuk memantau pergerakan kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda. Sekaligus untuk penunjuk kapal yang akan melintasi perairan laut Banten bagian utara,” kata Eneng.

Dalam sambutannya, Eneng juga mempromosikan destinasi wisata Banten yang tersebar di 4 Kabupaten dan 4 Kota, di wilayahnya. Wisata alam lebih banyak di Pandeglang, Kab Lebak, Kab Serang. Wisata religi di Kota Serang dan Kota Tangerang.

Ada 3 PR besar yang menurut Eneng sedang ditugaskan ke Provinsi Banten ini. Pertama, KEK Pariwisata Tanjung Lesung di Pandeglang, lalu KSPN Tanjung Lesung yang meliputi 4 Kecamatan dan 51 destinasi wisata. Lalu KPN Labuan dan Carita. “Labuan Bajo ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai satu dari 10 Top Destinasi,” kata Eneng.

Hadirnya GenPI di Banten, dia pandang sebagai sebuah support yang luar biasa. “GenPI sebenarnya lebih mendorong kami, aparatur pemerintah daerah dan swasta, untuk bergerak lebih cepat, dan melompat lebih tinggi,” sebut Eneng. Itu bisa dimengerti, karena ekspektasi public selalu lebih tinggi dari upaya yang sedang dan sudah dijalakan oleh pemerintah.

Eneng lagi-lagi mempromosikan Banten dengan 7 Wonders-nya. Yakni Cisadane Kota Tangerang, ada Kola Lama, 22 Taman Temtik menuju ke 100 an taman, dan lainnya. Lalu. Kota Serang dengan Banten Lama, Benteng Istiana, dan Vihara. Ayer dengan Pulau Sangiang, Gunung Krakatau, Kampung Kakao, Wisata Cokelat.

Carita di Kab Pandegang, ada Curug atau air terjun, taman huta rakyat. Tanjung Lesung, Taman Nasional Ujung Kulon dan Sawarna yang ada kearifan local, Suku Badui.

“Silakan mengeksplore Banten dengan segala eksotikanya,” ajak Eneng. (*)

Ibu Oknum Polisi Ini Pingsan Dengar Putranya Dituntut 6 Tahun Penjara

0

batampos.co.id – Pknum anggota Polri, Briptu Roni yang disidang bersama istri, Ivo Diniati, dan dua rekannya Tengku Zainal dan Fiani Gameidiba alias Ayuk dalam perkara narkotika, menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Batam, Senin (29/5).

Jaksa penuntut umum (JPU) Andi Akbar menuntut keempat terdakwa dengan perbuatan melanggar hukum sesuai pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Menuntut masing-masing terdakwa dengan pidana enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan,” ujar JPU Andi di hadapan majelis hakim yang diketuai Syahrial.

Keempat terdakwa ditangkap bersamaan saat pesta sabu di kamar rumah Roni di Tanjungriau, Sekupang (26/1) lalu. Dalam penangkapan itu, ditemukan barang bukti berupa alat penghisap sabu (bong), serta sabu seberat 22,35 gram yang dikemas dalam beberapa paket. Di tengah pengembangan perkara, sabu itu adalah milik Ivo yang dipesannya dari Ani (DPO) di Malaysia.

Seusai tuntutan, masing-masing terdakwa mengajukan pembelaan memohon keringanan. Mulai dari Ayuk, Ivo, Roni dan Tengku, menangis terisak-isak agar hukuman majelis hakim tak seberat tuntutan jaksa. Majelis hakim pun sepakat untuk kembali melanjutkan persidangan keempat terdakwa pekan depan, dengan agenda putusan.

Belum beranjak keluar ruang sidang, keluarga dari oknum polisi ini histeris. Sang ibu sempat mengeluarkan kata penyesalan kepada istri Roni, Ivo. Ia merasa anaknya terlibat hukum karena menantunya yang seorang pengedar narkotika. Bahkan si ibu jatuh pingsan.

Ibu dari terdakwa Tengku Zainal pun tidak kalah histerisnya. Di luar ruang sidang ia berteriak-teriak mengatakan ‘anak saya korban, hukum tidak adil, semua karena uang’. Tindakan keluarga terdakwa ini jelas mengundang perhatian banyak orang, dan bahkan persidangan di beberapa sidang pun terhenti. (nji)

Mulai Besok Diberlakukan Tarif Pas Baru

0

batampos.co.id – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Tanjungpinang akan berlakukan tarif pas baru di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP). Tarif baru itu dikhususkan untuk penumpang yang ingin berangkat ke luar negeri melalui dermaga internasional SBP.

“Insyaallah awal bulan depan atau mulai 1 Juni tarif kita naikan. Tapi hanya untuk keberangkatan keluar negeri saja sedangkan domestik tidak,” ujar General Manager (GM) PT Pelindo 1 Cabang Tanjungpinang, I Wayan Wirawan ketika dikonfirmasi, Selasa (30/5).

Dikatakan I Wayan, tarif pas baru itu diperuntukan dua jenis penumpang yaitu penumpang Warga Negara Asing (WNA) sebesar Rp 55 ribu dan Warga Negara Indonesia (WNI) sebesar Rp 35 ribu. Semuanya berlaku bagi yang ingin berangkat ke Malaysia maupun Singapura.

Sedangkan untuk penumpang, penjemput ataupun pengantar di dermaga domestik, lanjut I Wayan tarifnya tetap sebesar Rp 5 ribu perpas. Jadi bagi yang berangkat ke Batam maupun pulau-pulau tarifnya tidak diberlakukan kenaikan sedikitpun.

“Semua yang kita berlakukan sesuai kesepakatan. Baik dengan Pemko Tanjungpinang, DPRD maupun BUMD Tanjungpinang,” bebernya.

Ditambahkan I Wayan, pemberlakuan kenaikan tarif pas SBP ini sudah disosialisasikan oleh PT Pelindo 1 Cabang Tanjungpinang mulai Maret. Dari sosialisasi melalui pemasangan baliho dan langsung memberitahukan kepada penumpang setiap keberangkatan.

“Kenaikan tarif tak ada masalah lagi. Karena semuanya sudah tau, tinggal diberlakukan saja,” ungkapnya. (ary)