Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13338

Kemenpar Dukung Olahraga Rekreasi di 5 Kota

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung perhelatan Sumatera Ekspres Road to Jawa Pos Fit Palembang 2017. Event bergengsi  tersebut bakal digelar di 5 kota di tanah air.

Kota Palembang Sumatera Selatan menjadi kota pertama yang disinggahi sebagai lokasi pre-event.

Selanjutnya, ke Tenggarong (16 Juli), Makassar (6 Agustus), dan Manado (16 September). Event puncak Jawa Pos Fit East Java Marathon 2017 di Surabaya, 12 November mendatang. Tak heran, ajang bergensi ini pun mendapat dukungan dari Kementerian di bawah komando Arief Yahya itu.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti didampingi Kepala Bidang Wisata Buatan Asdep Segmen Pasar Pesonal Ni Putu Gayatri mengatakan, pihaknya menyambut baik acara tersebut karena memang telah menunjukan kelasnya.

“Selain itu event ini diikuti oleh ribuan peserta, yang puncaknya akan dilangsungkan dan diikuti pelari internasional di Surabaya. Ini jelas meningkat pariwisata Indonesia,” ujar Esthy yang juga diamini Gayatri.

Sekadar informasi, pada pelaksanaan tahun lalu, perhelatan tersebut dilaksanakan lebih dari 3.000 peserta dari 215 negara. Dengan harapan peserta yang akan lebih banyak pada gelaran tahun ini. Dengan mengikutsertakan pelari dari empat daerah. Palembang sebagai tuan rumah pertama, diikuti Tenggarong, Makassar, dan Manado.

“Ini even yang menarik, karena selain berlari, juga peserta akan menikmati kuliner khas Palembang. Melintasi lokasi yang menjadi destinasi wisata,” ujar Esthy.

Gayatri memaparkan, pre-event ini akan melombakan dua kategori, yaitu 5 km dan 10 km. Bersama induk koran ini, Jawa Pos, event ini digelar pada 14 Mei mendatang. Dengan start dan finis di Benteng Kuto Besak (BKB). Big event-nya Jawa Pos Fit East Java Marathon 2017 di Surabaya.

Sementara itu, Asisten Manajer Departemen Even PT Jawa Pos Koran, Farid Asmoro menjelaskan pihaknya sengaja memilih Palembang sebagai tuan rumah pertama karena gencarnya promosi pemerintah. Juga nama Palembang yang telah harum secara nasional. Untuk itu pula, pihak panitia sengaja membuat medali berlambang Jembatan Ampera yang ikonik.

“Alasannya simple, Palembang punya sejarah wisata dan budaya yang sangat baik. Karena itu, kami berharap dukungan seperti ini akan menyemangati panitia dan tentunya peserta lari yang memang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kami tentu berharap, pelari dari Palembang bisa mencuat di skala nasional,” ujar Farid.

Event ini juga mendapat sambutan luar biasa dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Mengingat event ini diyakini bakal berdampak bagi industri pariwisata dan mempromosikan Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Karena itulah, Wakil Gubernur Sumsel, Ishak Mekki langsung mengapresiasi. Apalagi event ini digelar di empat provinsi, termasuk Palembang dengan target 1.500 peserta.

“Sumsel akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 bersama DKI Jakarta. Tentu event Jawa Pos Fit ini akan ikut membantu sosialisasi penyelenggaraan Asian Games,” terangnya.

Menurut Ishak, saat ini event maraton sendiri sudah jadi agenda Pemprov Sumsel dalam promosi daerah dan wisata, seperti halnya Jakarta dan Bali. Pihaknya pun akan ikut menjamin keamanan, sebab event ini pasti di-support Polresta, Polda, juga Wali Kota maupun Dishub.

“Ini akan terus dikoordinasikan agar penyelenggaraan event sukses,” paparnya.(*)

Bakar Tongkang di Bagan Siapiapi

0
foto: tripriau.com

Upacara Bakar Tongkang merupakan ritual tahunan masyarakat di Bagan Siapiapi. Kegiatan ini sudah dikenal hingga ke mancanegara dan mampu menyedot wisatawan dari Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan hingga Tiongkok Daratan.

Event Bakar Tongkang biasanya didominasi wisatawan mancanegara marga Tionghoa. Mereka tersebar di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Tiongkok, Hong Kong, Malaysia, Singapura.

“Yang datang biasanya mereka punya keturunan (keluarga-red) di Rohil. Itu banyak sekali,” jelas Fahmizal, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Riau.

Tahun ini rencananya akan digelar pada Juli mendatang.

Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau dalam menghadapi event pariwisata budaya Bakar Tongkang ini Pemprov Riau mengenai persiapan acara yang sudah menjadi prakarsa masyarakat setempat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan penyelenggara Kabupaten Rokan Hilir, mereka sudah sampaikan proposal ke Kementerian Pariwisata untuk dukungan promosinya,” ujar Fahmizal saat dihubungi pada Senin (8/5).

Kalau soal promosi, tentu Menpar Arief Yahya akan membantu, karena event itu sudah berkelas dunia dan banyak wisatawan yang datang mengikuti prosesi itu. Kegiatan ini juga sudah masuk Calender of Event Riau, yang diusulkan sebagai kegiatan nasional.

Strategi media yang dilakulan Kemenpar adalah POSE, paid media, own media, social media dan endorser media. Channeling media itu akan dipilih yang paling efektif untuk mempromosikan kegiatan tahunan bakar tongkang itu.

Pola yang dilakukan Kemenpar adalah, pre event, on event dan post event. Karena itu, semampang waktunya masih cukup, kegiatan itu harus dipromosikan melalui digital media dulu.

“Diviralkan dulu melalui media digital,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Polisi Gelar Operasi 14 Hari

0
Kabag Ops Polres Karimun, Kompol M Isa Syahroni sedang menyematkan pita tanda dimulainya Operasi Patuh Seligi 2017 di wilayah Kabupaten Karimun. F. sandi/batampos.

batampos.co.id – Polres Karimun, kemarin (9/5) melaksanakan gelar pasukan yang melibatkan satuan dari PM TNI AL, PM TNI AD, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Gelar pasukan ini dilakukan sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Seligi 2017 yang akan berlangsung selama 14 hari di wilayah Kabupaten Karimun.

”Untuk melaksanakan kegiatan ini anggota yang diturunkan sebanyak 60 orang. Tidak hanya dari anggota Satlantas saja, tapi juga melibatkan satuan lain. Seperti Unit Provost, Sabhara dan Sat Reskrim. Termasuk juga melibatkan PM dari lingkungan TNI,” ujar Kabag Ops Polres Karimun, Kompol M Isa Syahroni kepada Batam Pos usai memimpin apel gelar pasukan.

Dia berharap, kepada anggota yang bertugas melaksanakan operasi di lapangan agar selalu profesional. Artinya, selalu bersikap sopan dan santun ketika menghadapi masyarakat. Selain itu, kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor, baik roda empat dan roda dua agar selalu membawa kelengkapan administrasi yang sudah wajib. Seperti SIM dan STNK.

Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku Fajri Kenedy secara terpisah, jika dua bulan lalu polisi menggelar operasi simpati selama 21 hari dan selama operasi tersebut dilakukan teguran lisan dan tertulis kepada pengemudi kendaraan bermotor.

”Tapi, untuk bulan ini operasi yang dilaksanakan sifatnya kepad apenindakan berupa penilangan terhadap pengemudi yang melanggar ketentuan dalam berlalu lintas di jalan umum,” tegasnya.

Melalui operasi patuh ini, kata Kenedy, diharapkan dapat menciptakan situasi keamanan dan kelancaran dalam berlalu lintas. Selain itu, semakin meningkatkan kesadaran terhadap para pengmudi kendaraan bermotor untuk menomorsatukan keselamatan. Khususnya, kepada pengemudi sepeda motor untuk selalu menggunakan helm ketika berkendaraan di jalan raya. Tidak melanggar baturan yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan merugikan orang lain. (san)

Masyarakat Batam Kerap Parkir di Badan Jalan

0

Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Program Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk menjadikan kawasan Nagoya lebih tertib ternyata tidak mendapat dukungan warga. Hal itu dapat dilihat dari masih banyaknya pengendara yang parkir disepanjang jalan yang telah dilebarkan. Bahkan, sejumlah juru parkir memunggut biaya parkir pengendara yang parkir disepanjang jalan tersebut.

Seperti Selasa (9/5) siang, belasan mobil berjejer parkir di tepi pedistrian jalan yang baru diperbaiki. Bahkan, ada beberapa mobil yang parkir melintang hingga menganggu pengguna jalan yang ingin berbelok.

“Jalan itu diperlebar, tapi ternyata digunakan untuk parkir mobil. Posisinya parkirnya juga asal dan kadang buat macet kalau sudah sore,” terang Dimas, kemarin.

Menurut dia, sejumlah juru parkir juga sengaja memanfaatkan situasi tersebut untuk memunggut biaya parkir. Mereka memfasilitasi pengendara yang hendak pergi ke area toko sekitar dengan parkir di badan jalan tersebut.

“Ada tukang parkirnya. Tapi tak ada perhatiaan pemerintah,” terang Dimas.

Kabag Humas Pemko Batam Ardi Winata menegaskan pihaknya melarang keras untuk kendaraan parkir di daerah tersebut. Apalagi kawasan tersebut sengaja diperlebar agar menjadi tujuan wisata.

“Tak ada yang boleh parkir disana, karena jalan kita perlebar untuk mempercantik tatanan kota. Nanti kita tindak,” tegas Ardi.

Sementara Wali Kota Batam Muhammad Rudi sempat mengatakan akhir tahun 2018 nanti, Nagoya-Jodoh akan jadi kawasan tujuaan wisata. Karena itu, Pemko mempercantik dan memperindah kawasan tersebut dengan pelebaran jalan serta perbaikan infrastruktur.

“Nagoya-Jodoh akan jadi wajah Batam. Makanya semua dipercantik dan harus bersih. Dan saya harap masyarakat bisa mendukung program ini. Sebab Batam akan jadi Kota wisata,” pungkas Rudi di Seipanas, Minggu (7/5). (she)

Tekan Harga Bahan Pokok, Sarankan Pengusaha Manfaatkan Tol Laut

0
Tol Laut sedang sandar di pelabuhan Tarempa kemarin. F. Syahid/batampos.

batampos.co.id – Untuk menekan harga bahan pokok di Anambas yang tergolong masih tinggi atau mahal, nakhoda kapal tol laut Romi Supriyadi, menyatakan pihaknya siap menjembatani masyarakat dengan pemilik toko di Jakarta. Sehingga nantinya harga barang pokok bisa  menjadi murah.

“Ayo semua pengusaha kecil bersatu, dan mengusulkan surat ke Disperindag, agar belanja langsung ke Jakarta yang harganya jauh lebih murah dengan menggunakan angkutan kapal tol laut,”ujar Romi.

Pengusaha yang beralasan tingginya biaya bongkar muat itu salah besar. Menurut Romi itu hanya alasan saja yang kerap dilontarkan para pengusaha di Anambas, agar tidak menurunkan harga barang pokok.

“Itu hanya modus saja agar para pengusaha tetap menjual barang tinggi. Masyarakat tidak tahu itu. Tol Laut ini berguna untuk masyarakat,” ungkapnya kepada wartawan Selasa (9/5).

Romi menguraikan, program Tol Laut yakni untuk mengurangi disparitas harga dan menstabilkan kebutuhan pokok di daerah perbatasan, terluar dan tertinggal. Biaya angkut Tol Laut sudah disubsidi oleh Pemerintah Pusat, sehingga ongkosnya menjadi Rp 273 ribu perton.

“Ini sangat murah jika dibandingkan dengan kapal cargo yang tarifnya mencapai Rp500 ribu per ton. Itu masih diluar biaya bongkar muat,” ungkapnya.

Dengan Tol laut, biaya muat kekapal menggunakan crane tidak bayar, sama halnya untuk membongkar tidak bayar lagi. Jadi biaya Rp 273 ribu itu sudah mencakup seluruhnya. (sya)

Operasi Patuh Mengutamakan Penindakan

0
ilustrasi

batampos.co.id – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian membuka apel Operasi Patuh 2017, Selasa (9/5) di Mapolda Kepri. Operasi Patuh ini, sangat berbeda dengan Operasi Simpatik yang telah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu.

Operasi Simpatik pihak kepolisian lebih mengedepankan edukasi tanpa menilang.

“Tapi kali ini tidak lagi, lebih ke langkah preventif dengan cara represif. Tindakan tegas yang dilakukan seperti penilangan,” kata Irjen Pol Sam Budigusdian.

Ini dilaksanakan untuk melakukan pengamanan sebelum masuknya Ramadan. Tak hanya itu, operasi ini dilakukan setelah Mabes Polri melihat adanya grafik peningkatan kasus kecelakaan lalulintas. Sehingga penindakan tegas dilakukan, agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di jalan.

“Ada kenaikan sebesar 5 persen, sehingga perlu dilakukan operasi ini,” tuturnya.

Mengenai penerapan operasi ini, Sam mengatakan kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam kegiatan ini agar selalu mengekedapankan polisi yang humanis. Walau melakukan tindakan tegas, kata Sam pihak kepolisian haruslah melakukan 3 S.

“Senyum, sapa dan salam,” ungkapnya

Hal ini dilakukan, agar menghilangkan kesan negatif di masyarakat yang selama ini melekat pada saat operasi. Ia mengatakan bila ada masyarakat yang dimintai pungli atas penindakan selama operasi patuh.

“Laporkan saja ke Propam Polda Kepri, Propam Polresta dan Polres. Dan akan ditindaklanjuti dengan tegas,” tuturnya.

Mengenai pungli ini, Sam mengingatkan kepada jajarannya untuk tak melakukan perbuatan yang tak terpuji ini.

“Saat operasi jangan menimbulkan atau bertindak yang menciderai instansi Polri. Bertindaklah sesuai dengan aturan yang ada,” ungkapnya.

Ia mengatakan operasi ini dilakukan serentak diseluruh Indonesia. Dimana akan dilakukan mulai 9 hingga 22 Mei.

“Selama 14 hari,” tuturnya.

Sam mengatakan ada beberapa tujuan yang disasar yakni meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas, turunnya angka lakalantas, berkurangnya titik kemacetan dan terwujudnya situasi serta kondisi kamseltibcar. (ska)

Hindari Jalan Ambles, Tulang Lutut Iswandi Bergeser

0
Sebagian jalan raya Seibati amblas, lubang menganga sedalam 120 centimeter, dan lebar berdiameter 1,5 meter. Kondisi jalan ini telah memakan korban. F. Yadi untuk batampos.

batampos.co.id – Hujan deras yang turun sejak Senin (8/5) malam lalu, menyebabkan sebagian jalan raya Seibati amblas. Lubang menganga sedalam 120 centimeter, dan lebar berdiameter 1,5 meter itupun, memakan korban, Iswandi, dan isterinya Herni yang hendak menuju kantin SMAN 4 Karimun menggunakan motor.

Sekitar pukul 04.30 WIB, Iswandi yang melaju dari arah Seiayam tidak menyadari jika jalan Seibati menuju lokasi SMAN 4, sudah amblas. Begitu melihat jalanan yang tidak jauh dari waduk PDAM itu amblas, Iswandi mencoba mengelak. Tapi nahas, motor yang ditungganginya malah terjatuh akibat jalanan licin diguyur hujan.

Akibatnya, Iswandi mengalami pergeseran tulang di bagian lutut, dan bahu. Sedangkan isterinya, Heni hanya mengalami luka lecet. Kedua korban yang mendapat pertolongan dari warga setempat, dilarikan warga ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, warga sekitar langsung menutup jalan tersebut.

Terpisah Kapolsek Tebing, AKP Budi Hartono Sik membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan korban, diketahui keduanya berangkat dari rumah menuju kantin sekolah sekitar pukul 03.40 WIB. Ketika itu, hujan yang mengguyur sejak malam belum reda.

“Ketika melewati jalan di area waduk Seibati, Iswandi yang mengendarai motor kaget melihat sebagian badan jalan sudah ambruk. Nahasnya, saat menghindari lubang tadi, motor Iswandi malah tergelincir karena licin. Keduanya pun terjatuh,” tutur Kapolsek.
Saat kejadian, korban sempat mendapat pertolongan warga setempat. Selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan perawatan.

“Akibat terjatuh tadi, Iswandi diketahui mengalami pergeseran tulang lulut, dan tulang bahu. Sedangkan isterinya Herni mengalami luka lecet, dan benjol di bagian belakang kepala,” ujar Kapolsek.

Zulkarnaen, salah seorang guru SMA Binaan mengaku mengetahui jalan Seibati ambruk sekitar pukul 06.00 WIB. “Saya dengar ada korban yang terjatuh karena mengelak lubang tersebut. Kejadiannya sekitar pukul 04.30 WIB. Korban lalu dilarikan ke RSUD Muhammad Sani,” sebut Zulkarnaen. (enl)

Polres Bintan Gelar, Operasi Patuh Seligi 2017

0

 

batampos.co.id – Polres Bintan mengelar operasi Patuh Seligi 2017, mulai Selasa (9/5) hingga Senin (22/5) mendatang. Ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan berlalulintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan yang kian marak terjadi di Bintan.

Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto, melalui Wakapolres Bintan Kompol Dandung Putut Wibowo, mengatakan operasi yang digelar selama 14 hari ini akan dilakukan diberbagai lokasi di Bintan.

Dengan mengikutsertakan personil gabungan diantaranya, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Jasaraharja serta unsur lainnya.

“Operasi ini akan kami lakukan secara maksimal. Diharapkan dapat menimbulkan kesadaran bagi para pengguna jalan untuk lebih tertib dan disiplin dalam berkendara,” ungkap Dandung, Selasa (9/5).

Dalam pelaksanaan operasi patuh Seligi ini kata Dandung selain dilakukan langkah preventif juga akan dilakukan penegakan hukum. Ini sebagai bentuk perhatian serius untuk meningkatkan keselamatan dalam berlalulintas.

Diakuinya kesadaran masyarakat Bintan, dalam menaati lalu lintas sampai saat ini masih terbilang rendah.

Hal ini disebabkan seiring meningkatknya jumlah kendaraan serta pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah banyak. Sehingga hal tersebut harus diantisipasi dengan diikuti pola kinerja yang profesional.

“Mudah-mudahan dengan operasi ini dapat menciptakan kesadaran pengendara dalam berlalu lintas,” imbuhnya. (cr20)

Hindari Penyebaran Berita Hoax

0
Direktur Operasional Batam Pos Candra Ibrahim memaparkan materi pada kuliah umum Studi Jurnalistik di kampus UMRAH Tanjungpinang, Selasa (9/5). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Direktur Operasional Batam Pos, Candra Ibrahim mengharapkan mahasiswa dan mahasiswi di Provinsi Kepri turut memahami etika jurnalistik. Menurutnya, dengan memahami etika jurnalistik bisa membentengi untuk mencegah terjadinya berita hoax.

“Di era digitalisasi ini, penggunaan media sosial mendapat sorotan belakangan ini. Karena menjadi alat bagi penyebaran berita-berita hoax,” ujar Candra Ibrahim saat memberikan kuliah umum di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Selasa (9/5).

Pria yang merupakan mantan Ketua GP Ansor Kota Batam tersebut menjelaskan, dalam organisasi-organisasi jurnalis juga diberikan pelatihan-pelatihan jurnalistik secara mendalam. Sehingga saat menyampaikan sebuah pemberitaan tetap harus mengacu pada kode etik.

“Boleh dikatakan saat ini, media sosial sudah merongrong kebebasan pers. Apalagi berita hoax belakangan ini menjadi tema yang sangat viral dibicarakan. Pers adalah benteng yang tepat untuk menangkal persoalan tersebut,” papar Candra Ibrahim.

Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri itu juga memaparkan, dalam bekerja UU Pers menjadi acuan yang harus ditaati. Menurutnya, diera keterbukaan informasi publik ini, mahasiswa yang merupakan agen perubahan perlu untuk mendapatkan pendidikan jurnalistik.

“Bisa saja diantara adik-adik mahasiswa yang mengikuti kuliah umum sekarang ini, lulus nanti menjadi seorang jurnalis. Bagi kami jurnalis, berita adalah karya yang berharga,” tutup Candra Ibrahim.

Sementara itu, Eka Putra Ramdani yang mengikuti kuliah umum tersebut mengatakan, kuliah umum tentang pendidikan jurnalistik ini memberikan bekal bagi mahasiswa dan mahasiswi sebelum terjun praktik tentang jurnalistik. Menurutnya selain teori, juga dibutuhkan penerapannya.

“Antusias mahasiswa FKIP sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan ini. Sehingga mereka bisa memahami, bahwa etika jurnalistik itu sangat pendidik dalam menghasilkan sebuah karya,” ujar Eka Putra.(jpg)

Sekdes Tewas Tergantung di Pohon Cengkih

0

batampos.co.id – Warga Desa Air Putih Kecamatan Suak Midai Natuna, mendadak dikagetkan dengan penemuan sosok mayat yang tergantung di dahan cengkih, sekitar 04.30 WIB, Selasa (9/5). Jasad yang tergantung adalah Sukarmin, Sekretaris Desa (Sekdes) setempat.

Masih mengenakan seragam pegawai negeri sipil (PNS), korban sudah tidak bernyawa lagi. Dileher terjerat seutas tali nilon yang terlilit di dahan cengkih sekitar empat meter dari tanah. Diketahui Sukarmin sudah memiliki serorang istri dan seorang anak. Sebelum ditemukan tewas tergantung, Sukarmin masih terlihat ngantor seperti biasa.

“Hari Senin kemarin itu, Sukarmin (Korban,red) masih saya lihat ada ngantor. Kami juga tak tahu persis persoalannya,” ujar Janual.

Polsek Midai yang menerima laporan mendatangi lokasi penemuan mayat. Polisi harus memanjat batang cengkih untuk menurunkan jasad korban. Kondisinya sudah kaku dan tidak mengenakan baju, hanya celana coklat PNS.

Tewasnya Sekretaris Desa tergantung di dahan cengkih mengejutkan sebagian kerabat dekatnya. Bahkan beberapa hari sebelumnya sukarmin masih ke Ranai, mengurus administrasi Desa. Sukarmin dikenal teman yang ramah dan mudah bergaul.

“Korban itu ramah, terkahir kami ketemu di acara STQ di masjid agung kemarin. Ceria saja orangnya, seperti tak ada masalah atau apa. Kami kaget terima kabar ini,” ungkap Erwin

Kapolsek Midai, Iptu Kamaludin mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak menemukan kejanggalan. Dugaan kuat, Sukarmin bunuh diri dilihat dari kondisi fisik. Lidah terjulur dan mengeluarkan kotoran.

“Kami tidak temukan sesuatu yang curiga, untuk saat ini diduga bunuh diri. Di lokasi hanya ditemukan sepede motor dan helm milik korban,” kata Kamalaludi lewat telepon.

Kamaludin, mengatakan latar belakang persoalannya masih belum pasti, apakah masalah rumah tangga atau karena tersandung masalah penyalahgunaan anggaran Desa saat masih Pejabat Kepala Desa Air Putih.

“Tapi kabar itu belum bisa menjadi patokan motif sesungguhnya,” sambung Kamaludin.

Camat Midai, Nusvianto Mazda mengatakan, Sukarmin bekerja diperbantukan di bagian Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Kantor Camat Midai. Dan dikenal pegawai yang patuh dan baik.

“Sebenarnya korban tugas di Kantor Desa Air Putih, karena kekurangan tenaga pegawai di kecamatan, jadi diperbantukan dibagian pelayanan terpadu kantor camat saat ini, kami sangat kehilangan,” kata Nusvianto.(arn)