Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13469

Bank Mandiri Hibahkan 100 Troli untuk Bandara Hang Nadim

0
troli sumbangan bank Mandiri

batampos.co.id –  Bank Mandiri menyalurkan 100 unit troli kepada pengguna jasa terminal kedatangan dan keberangkatan Hang Nadim. Penyerahan bantuan dilakukan oleh vice President Bank Mandiri area Batam/Kepri Brian A. Nugroho kepada deputi bidang pengusahaan sarana usaha BP Batam, RC. Santoso Budianto, Selasa (4/4).

Brian menyebutkan, bank Mandiri memiliki komitmen penuh untuk menunaikan kewajiban sosial, terutama terkait ketersediaan asarana yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Penting bagi kami untuk memastikan kehadiran Bank Mandiri di tengah-tengah masyarakat dapat benar-benar dirasakan. Tanpa dukungan dari masyarakat, sulit bagi bank Mandiri untuk merealisasikan keinginan menjadi bank kebanggaan masyarakat Indonesia,” kata Brian saat penandatangan hibah troli.

Bank Mandiri, lanjutnya, berharap bahwa dukungan yang diberikan melalui bantuan hibah ini dapat memperlancar pelayanan operasional di Bandara Hang Nadim.

Penyerahan 100 unit troli ini merupakan salah satu implementasi program bina lingkungan Bank Mandiri. Saat ini, program bina lingkungan dilaksanakan melalui tiga pilar utama, yang diawali dengan pencapaian kemandirian edukasi, kewirausahaan melalui pelaksanaan program wirausaha muda mandiri serta mandiri peduli pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.

Kemudian membentuk komunitas mandiri melalui pelaksanaan program ‘mandiri bersama mandiri’ yang bertujuan untuk membina kelompok masyarakat secara terintegrasi dalam hal kapasitas, infrasturtur, kapabilitas dan akses. Pilar terakhir adalah financial literacy yang bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya keterampilan mengelola sumber daya keuangan sebagai bagian dari perencanaan hidup jangka panjang.

Sementara itu Eko mengaku, memang saat ini masyarakat sudah banyak yang komplain terkait keterbatasan troli. Persoalannya, BP Batam terikat dengan aturan pepres 38 mengenai pengadaan barang dan jasa, yang membuat pihaknya tidak bisa merespon cepat sesuai yang diinginkan masyarakat.

“Beruntung kita punya mitra Bank Mandiri, yang berkenan bekerjasama,” kata Eko.

Ia menambahkan, bantuan ini diberikan pada saat momen yang tepat menjelang lebaran.

“Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Diharapkan kerjasama ini berlanjut, karena kita tak hanya bandara saja, dua pelabuhan domestik yakni Punggur dan Sekupang juga membutuhkan bantuan troli,” harapnya.

General Manager Operasional BUBU Hang Nadim, Suwarso menambahkan, pemberian 100 troli ini adalah konpensasi selama 9 bulan. Pihak mandiri diberi fasilitas berpromosi bagian troli dengan memasang iklan bank mandiri. Menurut dia, saat ini fasilitas troli bandara saat ini berjumlah 350 buah yg disebar di lokasi keberangkatan dan kedatangan bandara Hang Nadim. (rng)

Pembaca, Tarif Listrik di Rumah Anda telah Berubah

0
ilustrasi

batampos.co.id – Empat dari 17 golongan tarif listrik PLN Batam resmi naik mulai Maret 2017 untuk tagihan bulan April ini. Kenaikan tarif listrik tersebut berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 21 Tahun 2017 tentang Tarif Tenaga Listrik yang dikeluarkan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, pada bulan lalu.

“Tarif yang diberlakukan saat ini masih di bawah tarif nasional. Tarif Batam masih di Bawah Belakangpadang, Sembulang, Tanjunguban, dan Tanjungpinang,” kata Corporate Secretary PT PLN Batam, Samsul Bahri, didampingi Kepala Divisi Niaga, Solider Sinaga dan Kepala Service Bisnis Unit (SBU) PLN Batam, Kurnia Rumdoni saat menggelar konferensi pers, Senin (3/4) malam.

Menurut Samsul, empat golongan yang mengalami kenaikan tarif masing-masing

  • golongan sosial menengah atau S3 20 KvA,
  • golongan rumah tangga di atas 2.200 VA (R2),
  • golongan rumah tangga konsumtif 1.300 VA (R1),
  • serta serta golongan R1/2.200 VA.

Kenaikan tarif diberlakukan secara bertahap sebanyak dua tahap.

Untuk tahap pertama,

  • golongan S3 naik dari Rp 843 menjadi Rp 885 per kWh,
  • golongan rumah tangga di atas 2.200 VA (R2) dari Rp 1.436 menjadi Rp 1.508 per kWh.
  • golongan rumah tangga konsumtif 1.300 VA (R1) naik dari Rp 930,34 menjadi Rp 1.210 per kWh,
  • golongan R1/2.200 VA dari Rp 970,01 menjadi Rp 1.261 per kWh.

“Pada tahap pertama tarif rumah tangga R1/1.300 di Batam lebih rendah 17,53 persen dari tarif nasionall sedangkan tarif R1/2.200 lebih rendah 14,02 persen dari nasional,” terang Samsul.

Tahap pertama kenaikan tarif ini berlaku mulai Maret hingga April.

Sementata mulai Mei untuk penagihan Juni sudah diberlakukan kenaikan tarif tahap dua.

Pada tahap kedua

  • golongan R1/1.300 VA akan dinaikan dari Rp 1.210 menjadi Rp 1.352 per kWh,
  • golongan R1/2.200 VA dari Rp 1.261 menjadi Rp 1.360,48 per kWh.

Meski begitu, Samsul kembali mengklaim tarif listrik rumah tangga PLN Batam masih lebih rendah dibandingkan tarif nasional. “masih lebih rendah sebesar 8,8 persen,” katanya.

Samsul mengatakan, tarif listrik nasional sudah mencapai angka Rp 1.467 kWh. Seperti tarif yang berlaku di Tanjungpinang serta Belakangpadang.

“Jadi sekali lagi tarif di Batam masih di bawah tarif nasional dan pemerintah tentunya melihat asas keadilan bagi kemampuan daya beli konsumen,” terang Samsul. (hgt)

Kabel Listrik Terjuntai Rendah, Warga Khawatir Korsleting

0
Kabel listrik yang terjuntai rendah dan cukup membahayakan warga di Pulau Penyengat, Senin (3/4). F/Fara

batampos.co.id – Kabel listrik milik PLN terjuntai cukup rendah di Pulau Penyengat. Seperti yang terpantau Senin (3/4) kemarin. Kabel hitam dengan panjang sekitar 100 meter itu terlihat terjuntai dan hanya berjarak kurang-lebih empat meter dari tanah tepat di sebelah penginapan komersil di Penyengat.

“Kalau cuaca buruk, angin kencang, kami takut korslet,” kata Nurfatilla, warga Penyengat, kemarin.

Nur mengatakan, kondisi kabel terjuntai ini juga merisaukan warga lain. Terutama mereka yang tinggal tepat di dekat kabel itu. Sudah berulang kali, kondisi kabel yang menggelayut rendah ini jadi bahan pembicaraan masyarakat setempat. Namun, tetap tidak ada tindak lanjut dari pihak yang berwenang.

“Padahal juga udah di-upload ke Facebook. Tapi tetap aja tak ada yang peduli. Kami risau tengok kabel itu. Kata kawan kami, kalau lebih rendah sedikit lagi nak dijadikannya jemuran baju,” ucap Nur seraya tertawa.

Mak Ros, warga Penyengat lain menimpali keadaan tersebut. Menurutnya, sudah semestinya pihak-pihak terkait lekas tanggap dan ambil peduli dengan keadaan ini. Ia tak berharap ketika sudah ada kejadian baru semua pihak hendak turun tangan.

“Kalau dah kena, baru sibuk. Jangan begitulah,” ucap Mak Ros. (aya)

Pemprov Kepri Dapat 7 Titik Labuh Jangkar

0
Sejumlah kapal terlihat sedang labuh jangkar di perairan Batuampar, Senin (27/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dipastikan mendapat tujuh titik labuh jangkar di Batam. Enam di Galang dan satu titik di Kabil.

“Kami sudah menyepakati dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam mengenai hal tersebut. Mereka akan memungut wilayah dalam kotak, sedangkan Pemprov Kepri di wilayah luar kotak,” ujar Kepala Bidang Kepelabuhanan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri, Aziz Kasim Djou, Senin (3/4).

Penentuan titik koordinat wilayah BP telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Free Trade Zone, bukan berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang menetapkan wilayah sejauh 12 mil dari garis pantai sebagai kewenangan Pemprov untuk mengelola sumber daya alam di laut.

“Kita menghormati peta yang dibuat BP Batam dalam PP tersebut,” imbuh Aziz.

Namun, Azis menyatakan bahwa kesepakatan ini hanya dalam jangka pendek sambil menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

“Untuk sementara itu dulu kesepakatan kita, nanti kedepannya tergantung dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Sebelumnya, tarif labuh jangkar di Kepri dipungut oleh Kementerian Perhubungan dan BP Batam. Namun dengan keputusan ini dianggap dapat meningkatkan kas pendapatan asli daerah (PAD).

Potensi labuh jangkar di Kepri sangat tinggi mencapai Rp 6 triliun. “Untuk tarifnya kami pakai Peraturan Daerah (Perda) Kepri,” jelasnya.

Namun sayangnya ia belum bisa menjelaskan Perda yang mana yang akan dipakai untuk memungut tarif labuh jangkar di Kepri.

Di tempat berbeda, Deputi III BP Batam, Eko Santoso Budianto mengatakan jika sudah ditetapkan maka tidak akan terjadi masalah. Karena wilayah lego jangkar milik BP Batam sudah ditetapkan koordinatnya dalam PP FTZ.

“Nah, selama kapal itu lego jangkar di dalam wilayah FTZ ya itu urusan kita. Diluar itu BP Batam tak perlu cape-cape lagi. Karena untuk menentukan posisi kapal kan ada data satelit dan radar,” jelasnya.

Di sisi lain dari pihak pengusaha menanggapi berbeda. Wakil Ketua Bidang Transportasi Umum, Forwarder dan Kepelabuhanan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri, Osman Hasyim mengungkapkan tupoksi penetapan jasa labuh jangkar itu masih dalam lingkup Kementerian Perhubungan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2016.

“Masih wewenangnya Kemenhub sebenarnya. Namun hal ini bagus karena masyarakat Kepri dapat menikmati tarif labuh jangkar lewat PAD Pemprov,” katanya.

Menurutnya, saat ini perlu didorong adalah pendelegasian wewenang dari Kemenhub ke Pemprov. (leo)

Kerang Saus Pedas di Malaya Cafe

0

batampos.co.id – Malaya Cafe dan Restoran Batam, kembali memberikan promo menarik. Diskon 50 persen khusus untuk menu masakan kerang saus pedas.

“Untuk kerang saus pedas kami tawarkan dengan harga Rp 17.400 dari harga sebelumnya Rp 34.400,” ujar Manager Malaya Cafe dan Restoran BCS Mall, Daniel, Senin (3/4).

Daniel mengatakan, diskon 50 persen juga diberikan untuk menu brokoli saus oyster, ditawarkan dengan harga Rp 15.400 dari harga sebelumnya Rp 30.800. “Ada juga tipan tahu telor ditawarkan dengan harga Rp 16.400 dari harga normal Rp 32.800,” ungkap Daniel.

Sambung Daniel, selain memberikan promo diskon 50 persen, Malaya Cafe dan Restoran juga memberikan promo diskon 30 persen untuk es buah dan es gunung. “Kedua es ini kami tawarkan dengan harga Rp 13.800 dari harga normal Rp 19.800,” sebutnya.

Semua menu diskon ini berlaku makan ditempat. Berlaku disemua outlet Malaya Cafe dan Restoran Batam. Masa promo ini akan berakhir, Minggu (23/4) mendatang.

Lebih lanjut Daniel mengatakan, Malaya Cafe dan Restoran juga masih menyediakan promo serba Rp 8.800 untuk menu makanan soto ayam, baso mie, nasi ayam, mie ayam, nasi bakar, nasi goreng, kepiting, pisang keju susu, ubi keju susu, roti bakar kaya, dan roti bakar peanut. “Berlaku setiap hari, berlaku makan ditempat. Promo tidak bisa digabung dengan promo lain,” paparnya.

Selain serba Rp 8.800, kata Daniel, juga tersedia promo serba Rp 18.800 untuk menu masakan, sup rawon sapi, nasi uduk sate, capcay polos, kangkung terasi, buncis telur asin, ayam serai, ayam telur asin, ayam lengkuas, buncis asin pedas, ayam lada hitam, ayam teri yaki, ayam penyer kremes, selar goreng kering dan salar cabe hijau. “Promo ini berlaku setiap Senin sampai Jumat,” tutupnya. (cr14)

Nurdin Minta Cawagub Lengkapi Berkas

0

batampos.co.id – Ketua DPW NasDem Kepri, Nurdin Basirun yang juga merupakan Gubernur Kepri mendesak masing-masing kandidat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) segera melengkapi berkas-berkas yang diminta oleh DPRD Kepri sesuai dengan UU Pilkada. Karena dirinya akan segera menyampaikan ke DPRD Kepri.

“Kita sudah minta masing-masing kandidat untuk melengkapi persyaratannya. Karena masih ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi,” ujar Nurdin Basirun menjawab pertanyaan media usai meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 1 Tanjungpinang, Senin (3/4).

Gubernur juga mengaku pihaknya masih butuh waktu. Karena masih adanya beberapa persyaratan yang belum lengkap. Menurutnya, daripada dikembalikan lagi lebih baik menunggu kelengkapan syarat itu sehingga tidak dikembalikan lagi. Ditanya apa saja yang masih kurang dari masing-masing kandidat, Nurdin mengaku kurang ingat apa-apa saja syaratnya.

Disinggung apakah kekurangan persyaratan itu menyangkut rekomendasi persetujuan dari partai pengusung yang belum memberikan rekomendasi kepada Agus Wibowo dan untuk Isdianto karena belum ada pengunduran diri dari masing-masing jabatan saat ini. Gubernur tidak menampik hal itu, karena itu merupakan syarat mutlak yang harus dilengkapi.

“Ya seputar itu lah, namun persyaratan itu hanya sedikit lagi. Saya tidak ada niat memperlambat proses itu lah. Kalau sudah lengkap, saya sendiri yang akan sampaikan ke DPRD Kepri,” tegas Nurdin.

Belum lama ini, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengatakan DPRD Kepri tidak akan membentuk Pansus untuk menentukan tata tertib pemilihan Wagub Kepri. Sebelum adanya kelengakapan yang diusulkan Gubernur Kepri atas kesepakatan bersama dari Partai pengusung Sanur. Ditegaskan Jumaga, syarat dan ketentuannya jelas yakni mengacu pada UU Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pilkada.

“Tidak mungkin bisa ijab kabul, kalau tidak ada calon pengantinnya. Makanya kita tunggu usulan yang lengkap,” ujar Jumaga Nadeak.

Jumaga juga mengungkapkan, Gubernur sudah dua kali mengajukan usulan. Yang pertama mengajukan lima nama. Kemudian belum lama ini adalah dua nama. Akan tetapi tetap belum memenuhi syarat untuk dipilih. Karena belum dibarengi dengan kelengakapan dokumen yang ditetapkan. Masih kata Jumaga, ini bukan keputusan politik yang dibuat DPRD Kepri.

“Kalau sudah lengkap, saya jamin prosesnya selesai dalam sepekan,” tegas Politisi PDI Perjuangan tersebut.(jpg)

Besok Panglima TNI ke Anambas

0
Gatot Nurmantyo. F. Jawapos.

batampos.co.id – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dijadwalkan akan berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anambas pada Rabu (5/4).

Kunjungannya bersama rombongan dari KSAD, KSAL, KSAU dan sejumlah perwira tinggi lain kali ini diagendakan meninjau langsung PT. Sacova di Desa Tarempa Barat kecamatan Siantan. Perusahaan asal Malaysia tersebut saat ini masih disegel dan dijaga ketat oleh sejumlah TNI.

“Panglima juga akan berdialog dengan sejumlah prajurit yang berjaga-jaga di depan PT. Sacova,” ungkap Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Johan Wahyudi, dalam rapat persiapan penyambutan di ruang rapat mako Lanal Tarempa Senin (3/4) kemarin.

Johan juga mangatakan, kemungkinan kedatangan panglima TNI ini juga merupakan tahap awal sebelum kedatangan presiden RI ke tujuh Joko Widodo  ke Anambas untuk meresmikan bandara Letung. (sya)

NAL Menjadi Prioritas Pariwisata Kepri

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, KEK merupakan kebutuhan bagi percepatan pembangunan pariwisata di Kepri. Karena itu Gubernur juga ingin menata Tanjungpinang yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kepri.

“Kita mengharapkan tidak ada masyarakat yang membuang sampah ke laut. Karena berada kita adalah laut, maka jangan dikotori dengan sampah,” ujar Gubernur Nurdin dalam kata sambutan Rapat Koordinasi Pariwisata Kepri di Hotel Aston, Tanjungpinang, Senin (4/3) .

Mantan Bupati Karimun tersebut menjelaskan, Kawasan NAL memang menjadi prioritas pembangunan pariwisata ke depan. Sehingga bisa sejajar dengan daerah-daerah lain yang ada di Kepri. Pembangunan infrastruktur pendukung seperti pelabuhan dan bandara. Masih kata Gubernur Nurdin, untuk menjaga keindahan bahari di Natuna dan Anambas, pihaknya menolak adanya investasi-investasi berat yang tidak ramah lingkungan.

“Kita harus belajar dari kejadian rusaknya berbagai terumbu karang langka di Raja Ampat, Papua. Di Kepri, Natuna-Anambas khususnya harus menjadi perhatian kita bersama,” papar Gubernur Nurdin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan target 3 juta wisman yang diberikan Kemenpar untuk Provinsi Kepri merupakan target besar dan membutuhkan kerja keras untuk mewujudkannya. Menurut Buralimar, pihaknya sudah merancang berbagai kegiatan wisata yang berbasis bahari. Seperti Festival Padang Melang, Anambas, Sail Bintan, Festival Senoa, Natuna, Festival Penawar Rindu, Batam, Festival Penyengat, Tanjungpinang.

“FBK menjadi puncak kegiatan kita di 2017 ini. Selain wisman yang bertambah, kita juga mengharapkan kapal-kapal yacht yang datang juga mingkat jumlahnya. Kalender wisata Kepri 2017 juga sudah kita sebar di pintu-pintu masuk Internasional yang ada di Kepri,” tambah Buralimar. (jpg)

Masuk Berisiko Tinggi, 676 Importer Diblokir

0
 Foto: istimewa

batampos.co.id – Tim reformasi perpajakan yang dipimpin Menkeu Sri Mulyani Indrawati kemarin menjelaskan sejumlah kebijakan baru. Salah satunya adalah analisis bersama antara Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak dalam sektor kepabeanan serta cukai.

Langkah konkretnya adalah pertukaran data pemberitahuan pabean dan surat pemberitahuan tahunan yang menyasar kepatuhan pengguna jasa. Berdasar analisis itu, Ditjen Bea Cukai menertibkan importer berisiko tinggi dan tidak menyampaikan laporan SPT kepada Ditjen Pajak.

’’Penertiban dilakukan dengan memblokir 676 importer,’’ jelas Ani, sapaan Sri Mulyani, dalam keterangan pers di gedung Kemenkeu kemarin (3/4).

Ditjen Bea Cukai juga telah memblokir izin 30 perusahaan gudang berikat yang tidak menyampaikan laporan SPT. Sebagai langkah preventif, Ditjen Bea Cukai pun telah memblokir izin impor 9.568 perusahaan yang tidak melakukan impor selama 12 bulan.

Ditjen Bea Cukai juga sudah mencabut izin 50 perusahaan penerima fasilitas gudang berikat serta 88 penerima fasilitas kawasan berikat. Ani menegaskan, penertiban dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jasa dan mengamankan fasilitas fiskal.

’’Dengan begitu, langkah tersebut diharapkan berdampak pada optimalisasi penerimaan Ditjen Bea Cukai, perbaikan data statistik impor (devisa), dan perbaikan waktu layanan atau dwelling time,’’ kata Ani.

Menurut mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu, potensi pelarian hak negara juga dapat diminimalkan dengan joint operation, joint collection, dan joint investigation antara Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai. Tindakannya meliputi pemeriksaan sederhana, konseling, penagihan, dan penyidikan.

Upaya ekstra tersebut diharapkan dapat menambah penerimaan bea masuk hingga Rp 133 miliar dari impor pada 2015–2016. Untuk mendukung upaya itu, Ditjen Bea Cukai melakukan revitalisasi peran audit di unit pusat dan vertikal untuk mengefektifkan fungsi pengawasan.

’’Yakni, dengan melakukan pemeriksaan dokumen, penelitian ulang, dan audit,’’ ungkapnya.

Dari sektor pajak, lanjut Ani, sejumlah perbaikan telah dilakukan. Di antaranya, bidang teknologi informasi, basis data, dan proses bisnis. Terobosan yang dilakukan, antara lain, e-billing support, e-form atau SPT elektronik, e-bukpot atau bukti potong elektronik, serta platform kartu pintar Kartin1.

Kartu Kartin1 memungkinkan Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai menyatukan nomor identitas kepabeanan (NIK) dan nomor pokok wajib pajak (NPWP). Dengan demikian, akses ke dalam sistem kepabeanan bisa dilakukan cukup dengan menggunakan NPWP.

’’Dengan terbentuknya single identity ini, bisa terbentuk single business profile yang nanti dapat dimanfaatkan kementerian dan lembaga lainnya,’’ ujar Ani. (ken/c23/noe)

NAL Berpotensi Jadi KEK

0
Menteri Pariwisata Arif Yahya saat memaparkan materi saat Rakor Pariwisata Kepri di Hotel Aston, Tanjungpinang, Senin (4/3). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id-Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mendorong Natuna, Anambas dan Lingga (NAL) menjadi Kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

Atas dasar itu, meminta masing-masing Bupati untuk segera membuat usulan. Karena pariwisata bahari di Provinsi Kepri adalah yang terdepan di Indonesia. Pemerintah Pusat melalu Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Bahari akan terus membuat kajian-kajian strategis.

“Kita mendorong kawasan NAL mendapatkan predikat KEK Pariwisata. Diharapkan Bupati bisa segera mengajukan daerah-daerah yang punya potensi untuk dijadikan KEK,” ujar Menpar Arief Yahya usai Rapat Koordinasi Pariwisata Kepri di Hotel Aston, Tanjungpinang, Senin (4/3)

Menurut Arief, kenapa Kepri disematkan sebagai Gerbang Pariwisata Bahari Indonesia. Karena memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan daerah yang lain. Masih kata Arief, dari evaluasi Sail Karimata 2016 lalu, segmen yang berhasil adalah Festival Bahar Kepri (FBK) yang digelar di Tanjungpinang. Disebutkannya, keunggulan-keunggulan yang dimiliki Kepri ada di wisata pantai, wisata bentang laut, dan wisata bawah laut.

“Keunggulan-keunggulan ini tersebar di setiap daerah yang ada di Provinsi Kepri. Kita juga punya Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Bahari yang lebih fokus dalam membangunan pariwisata bahari di Indonesi, Kepri khususnya,” papar Arif.

Menteri Arief juga mengatakan, dari 1.500 kapal yacht yang datang ke Indonesia, 50 persen atau 750 masuk melalui Kepri. Atas dasar itu, Arief mendorong setiap daerah di Kepri punya marina untuk masuknya kapal-kapal yacht lebih banyak lagi. Ditegaskan Arief, pihaknya akan berupaya untuk mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan pembangunan pariwisata daerah. Lebih lanjut katanya, lewat Rakor ini diharapkan menghasilkan usulan-usulan strategis bagi pembangunan pariwisata Kepri kedepan.

Ditambahkan Arief, untuk menjaga pesona bahari di Kawasan NAL, hendaknya tidak dikontaminasi dengan industri-industri yang tidak ramah lingkungan. Menjaga lingkungan dan ekosistem di daerah wisata adalah kebutuhan yang sangat penting. Ia yakin, apabila pariwisata sudah berkembang, maka kesejahteraan akan meningkat. Karena pariwisata adalah sektor keempat sebagai penyumbang Pendapatan Domestik Bruto (PDB) negara.

“Pemprov Kepri bersama kabupaten/kota harus terus bersinergi dalam menyusun iven-iven wisata di Kepri. Kami akan terus suport, sehingga kunjungan wisman ke Kepri semakin meningkat. Karena Kepri adalah penyumbang wisman ke tiga terbesar setelah Jakarta dan Bali,” tutup Arief. (jpg)