Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13495

Enam Pelaku Penyelundupan BBM Masih Diperiksa

0
Rig pengeboran Migas yang terparkit di perairan pulau Bintan, Senin (1/5) lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kasus dugaan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Terminal I BBM Pertamina Tanjunguban terus bergulir. Hanya, penyelidikan kasus ini telah dilimpahkan dari penyidik Polsek Bintan Utara ke penyidik Polres Bintan.

Meski telah dilimpahkan sepenuhnya ke Polres Bintan, namun keenam pelaku yang terdiri dari seorang pegawai organik di Terminal I BBM Pertamina Tanjunguban dan lima orang pekerja outsourcing masih diperiksa di Mapolsek Bintan Utara, di Tanjunguban.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir, Rabu (7/6) mengatakan, kasus tersebut telah diambil alih pihak penyidik Polres Bintan. “Langsung ke Pak Kapolres saja. Karena sudah diambil Polres,” katanya. Di ruangan pemeriksaan, katanya, semua penyidik yang memeriksa keenam orang yang ditangkap, Senin (5/6) lalu, adalah penyidik dari Polres Bintan.

Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto singkat menjawab, kasusnya masih didalami dugaan tindak pidananya, ketika ditanya apakah ada dari keenam pelaku ditetapkan tersangka.

Sementara itu, OH Pertamina BBM Tanjunguban Yardinal ketika didatangi kantornya sedang mempersiapkan rapat. “Bapak OH mau persiapan rapat, di sini tidak ada humas. Langsung aja ke Humas Regional I Medan,” saran Kun Sutaryo, sekuriti di pos Pertamina setelah menyambungkan komunikasi antara wartawan Batam Pos dengan pihak manajemen Pertamina BBM Tanjunguban.

Fitri Arika Humas Regional I Medan, mengenai dugaan penyelundupan BBM dimaksud, pihak Pertamina menghormati proses hukum yang berlaku. Saat ini, lanjutnya, sudah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. “Secara internal kami melakukan evaluasi terkait peristiwa ini agar tidak ada celah terulang kembali,” tulisnya.

Diberitakan sebelumnya, informasi di lapangan, lima pelaku yakni AH pekerja organik Pertamina, YV, DY, DI dan AM adalah pekerja out sourching di perusahaan pelat merah itu melakukan dugaan penyelundupan BBM.

Dari kegiatan itu, minyak yang diselundupkan sekitar 100 kiloliter dengan kerugian ditaksir sekitar Rp 700 juta. Modusnya, pelaku memindahkan solar dari tangki Pertamina ke kapal MT Trans Honer melalui chief offecier, Fl. Keterangan Fl, minyak itu dijual ke oknum di Belawan, Medan. (cr21)

Polisi Tembak Mati Oknum Polisi

0
ilustrasi

batampos.co.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menjalankan operasi meringkus jaringan bandar narkoba kelas kakap.

Operasi berjalan sukses. Petugas mengamankan 10 kg sabu-sabu, petugas menangkap dua orang tersangka.

Satu diantaranya berinisial Hen, oknum personel Polres Bengkalis berpangkat brigadir.

Hanya saja Hen saat penangkapan itu melakukan perlawanan hingga akhirnya terpaksa dilumpuhkan. Hen tewas setelah empat peluru menembus tubuhnya.

Diketahui 10 kg sabu-sabu yang diamankan itu akan diedarkan untuk bulan Ramadan dan Idul Fitri nanti.

Adapun pengungkapan narkoba ini berlangsung di dua lokasi. Pertama di Bengkalis dengan barang bukti 8 kilogram sabu-sabu dan 4 ribu butir pil Happy Five dengan total nilai Rp 7 miliar. Sementara lokasi lainnya di Dumai dengan barang bukti 2 kg sabu-sabu.

Mendengar Brigadir Hen tewas, Kapolda Riau Irjen Zulkarnain bergegas tiba di RS Bhayangkara Jalan Kartini, Pekanbaru pada Rabu (7/6). Dia didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes Hariono, dan Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo.

Irjen Zulkarnain memaparkan, kualitas sabu-sabu yang diamankan kali ini sama dengan 40 kilogram sabu yang beberapa waktu lalu berhasil diungkap. “Itu (sabu) dari Malaysia, asalnya dari Cina,” ujar seperti dilansir Riau Pos (Jawa Pos Group), Kamis (8/6).

Zulkarnain  membenarkan Hen merupakan seorang oknum polisi. Dia sudah lima bulan tak masuk kerja.

“Akan diproses sidang kode etik Polres Bengkalis. Dia tidak pernah datang sidang, ternyata edarkan narkoba,” terangnya.

Hen ditembak mati karena melawan petugas. Kapolda mengatakan Hen ditembak sekitar pukul 11.00 WIB di perjalanan dari Bengkalis ke Pekanbaru saat akan dilakukan pengembangan.

“Melawan anggota, ditembakkan dada sebelah kiri. Itu dia lalu melarikan diri, ditembak punggungnya tiga kali. Sesuai janji saya, kalau bandar ekspos di kamar mayat. Kami tidak akan main-main, sungguh pun oknum polisi kami sikat. Karena sudah meracuni generasi bangsa,” tegas Zulkarnain.

Dia menyebut, pengungkapan jaringan ini memakan waktu yang cukup lama. Dari penyelidikan pergerakan kelompok ini sempat jelas lalu redup lagi. “Ini sempat jelas, lalu mereka tiarap, lalu muncul lagi,” singkatnya.

Hen (42) yang beralamat di Asrama polisi Polsek Bengkalis, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Riau bersama Polres Bengkalis Selasa (6/6) pukul 18.30 WIB bersama YN (42) warga Kecamatan Bengkalis di Pelabuhan Roro Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis. (ali/iil/JPG)

Tahun Ajaran Baru di Desa Resang Ada SMA

0

batampos.co.id – Anak usia sekolah tingkat atas warga Desa Resang, Kecamatan Singkep Selatan, dapat bernafas lega. Pasalnya, pada tahun ajaran baru ini, mereka tidak lagi menempuh jarak yang jauh hingga 50 kilometer lebih untuk menuju ke sekolah karena sudah ada kelas jauh tingkat SMA.

Menurut Anggota Dewan Kabupaten Lingga Abdul Gani Atan Leman permohonan kelas jauh untuk tingkat SMA telah disetujui oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Selain itu, seluruh persyaratan yang diminta Dinas Pendidikan Provinsi telah di penuhi.

“Kami sudah menemui Kepala Dinas Pendidikan, pak Arifin, dan beliau telah menyetujui asal seluruh persyaratan dapat dipenuhi,” ujar Gani ketika memberikan keterangan kepada Batam Pos, Rabu (7/6) siang.

Lebih lanjut Gani mengatakan pengajuan kelas jauh ini bermula dari warga Desa Resang yang mengaku tidak dapat melanjutkan pendidikan anak mereka jika harus mengeluarkan biaya untuk transportasi. Karena, jarang sekolah dan rumah mereka hingga lima puluh kilo meter lebih, dengan rincian biaya transportasi hingga Rp 70 ribu per hari.

Untuk itu Gani berupaya untuk mewujudkan impian warga Desa Resang agar anak mereka dapat melanjutkan sekolah. Untuk jumlah anak usia SMA di Desa tersebut mencapai 20 orang dan ditambah dengan desa sekitar termasuk Marok jumlah keseluruhan mencapai hingga 39 orang.

Jumlah ini menurut Gani mencukupi untuk pendirian kelas jauh. Selain itu, persyaratan lokal juga sudah tersedia yakni bangunan bekas kantor camat dapat digunakan untuk mendidik putra putri penerus bangsa.

“Kalau untuk guru sudah ada yang mengajukan diri yakni empat orang untuk mengajar di sana. Semua lulusan S1,” ujar Gani.

Namun Gani berharap agar pengadaan kelas jauh ini mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat terutama anak berusia sekolah agar semangat dalam menuntut ilmu sehingga menjadi putra bangsa yang bermanfaat bagi negara. (wsa)

Desa Landak, Desa Terbaik se-Anambas

0

batampos.co.id – Tim penilai dari Pemerintahan Desa tingkat Provinsi melakukan penilaian terhadap seluruh desa yang ada di Anambas. Dari hasil penilaian tersebut, Desa Landak Kecamatan Jemaja Kabupaten Kepulauan Anambas masuk dalam seleksi lomba desa tingkat Provinsi Kepri sebagai desa terbaik se-Anambas. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Desa Landak, Amirullah, Rabu (7/6).

Lomba ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menilai perkembangan pembangunan yang ada di desa sekaligus memberi semangat kepada masyarakat dalam peningkatan perekonomian masyarakat desa. Selain itu juga dapat memberi motivasi dan memacu semangat bagi perangkat desa, lembaga-lembaga desa dan masyarakat untuk berlomba dan bersaing secara sportif dan positif dalam membangun fisik desa dan membenahi administrasi pemerintah desa yang sudah ada.

Indikator penilaiannya meliputi bidang pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan dan ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan dan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Ketika tim penilai meninjau langsung ke desanya mereka belum melakukan persiapan karena tidak ada pemberitahuan tentang kedatangan tim. Pihaknya cukup mengalami kesulitan pada sesi tanya jawab karena dilakukan secara manual. Ia berharap tadinya mereka bisa menyampaikan profil desa secara detail dengan proyektor.

“Profil desa tersimpan didalam komputer, tapi sesi tanya jawab secara manual jadi kita khawatirkan nilainya tidak maksimal. Kita tunggu saja hasilnya nanti, apakah desa kita layak menjadi pemenang tingkat Provinsi Kepri,” jelasnya.

Diketahui jika Desa Landak menang pada lomba tingkat provinsi maka seperti biasa desa tersebut berhak untuk melanjutkan ketingkat nasional dan diundang untuk upacara di istana negara.

Desa tersebut tidak terlalu besar karena hanya memiliki sekitar 180 KK, luas area sekitar 5018 Hektar. Desa Landak memiliki icon pariwisata religi yakni bangunan bersejarah sisa dari Markas tentara Jepang ketika masa penjajahan, tepatnya berada di atas gunung datuk. Peninggalan benda bersejarah itu dibuktikan dengan ditemukan drum besi dengan berat ratusan ton dan masih utuh hingga saat ini.

“Desa kita memiliki potensi sebagai desa wisata sebab desa kita memenuhi syarat yang dikehendaki seperti pantai yang panjang sekitar 2 Km dan memiliki Markas tentara Jepang ketika Perang dunia II. Kedepannya akan kita berdayakan mengenai potensi wisata,” terang Amirullah. (sya)

Garuda Indonesia Eksekutif Lounge Batam Resmi Dibuka

0

batampos.co.id – Setelah melakukan renovasi selama 4 bulan, pihak Maskapai Garuda kembali membuka Garuda Indonesia Eksekutif Lounge Batam, Rabu (7/6). Pembukaan ini ditandai dengan pemotongan tumpeng bersama oleh General Manager Operasional Hang Nadim Suwarso, General Manager Marketing Hang Nadim Dendi Gustinandar, General Mananger Garuda Indonesia Bo Batam Setya Budhi, dan Kadishub Pemko Batam Yusfa Hendri.

“Kami bersyukur akhirnya, Garuda Indonesia Eksekutif Lounge ini kembali dibuka,” kata Setya Budhi, Rabu (7/6).

Ia mengatakan walau ada beberapa kendala yang dihadapi selama pembangunan lounge Garuda ini, tapi bisa diselesaikan dengan tepat waktu. Ia berharap dengan adanya Garuda Indonesia Eksekutif Lounge ini dapat memanjakan para kosumen setia Maskapai Garuda.

Diharapkan juga tak hanya membawa berkah bagi para penumpang, namun juga memberikan aura Positiv di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Mulai hari ini (8/6/2017) sudah bisa digunakan untuk para penumpang.

Ia mengatakan Garuda Eksekutif Lounge Batam ini diperuntukkan bagi konsumen Garuda yang naik kelas bisnis atau pemilik Gold dan Premium Card.

“Terimakasih untuk semuanya yang telah mendukung kami,” tuturnya.

Sementara itu General Manager Marketing Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Dendi Gustinandar mengatakan adanya Lounge ini dapat meningkatkan kenyamanan para penumpang.

“Kami selalu mendorong setiap pelaku bisnis di Hang Nadim untuk meningkatkan pelayanan bagi para penumpang,” tuturnya.

Ia mengatakan dari 3 juta penumpang  setahun berangkat melalui Hang Nadim, pasti ada beberap persennya membutuhkan pelayanan lebih dan premium. Dengan hadirnya lounge ini, kata Dendi diharapkan mengakomodasi permintaan penumpang-penumpang yang mengungkap pelayanan premium tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Yusfahendri (berpeci) melakukan salam komando dengan Genera Manager PT Garuda Batam Setia Budi, didampingi GM Marketing Bandara Hang Nadim Dendi Gusnandar (dua dari kiri) dan GM Manager Operasional Suwarso meresmikan Executive Lounge Garuda Indonesia di Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (7/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

“Saat ini Hang Nadim punya dua Lounge yakni satunya Garuda dan El Jhone. Lounge EL Jhone ini terbuka untuk siapa saja,” ujarnya.

Kadishub Yusfa Hendri  dengan keberadaan Lounge milik Maskapai Garuda ini, dapat menambah jumlah para wisatawan datang ke Batam. Dengan pelayanan mumpuni dan prima, membuat wisatawan tersebut selalu ingin datang lagi ke Batam.

“Saat industri menurun, maka kita bangkitkan parawisata agar membuat Batam bisa menjadi lebih baik lagi,” katanya. (ska)

TNI AL Siagakan Empat KRI di Natuna

0
Ratusan nelayan Vietnam yang ditangkap mencari ikan di laut Natuna akan dipulangkan ke negaranya. Tahun ini pencurian ikan di laut Natuna yang dilakukan oleh nelayan Vietnam meningkat tajam, sehingga TNI AL menyiagakan empat KRI di Natuna, F. Aulia/Batam Pos.

batampos.co.id – Komandan Lanal (Danlanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Tony Herdijanto mengatakan kasus ilegal fishing di zona ekonomi eklusif indonesia (ZEEI) laut Natuna meningkat ditabun 2017 ini.

Untuk menekan kasus pencurian ikan di ZEE laut Natuna, TNI Al menyiagakan empat Kapal Republik Indonesia (KRI) di Natuna seara reguler. Tujuannya menjaga laut perbatasan dari pelanggaran wilayah laut yang menjadi ladang ikan bagi nelayan tetangga.

Tak hanya menyiagakan empat KRI saja, patroli KRI pun juga ditingkatkan di laut Natuna.

Meningkatnya kasus pencurian ikan di Laut Natuna dengan jumlah tangkapan kapal Ikan asing dari Vietnam, sejak awal bulan hingga Mei kemarin, sudah ada 33 kapal asing yang diproses hukum karena kedapatan mencuri ikan di laut Natuna.

“Operasi pengawalan laut perbatasan saat ini ditingkatkan. Bukan hanya menjaga sumber daya perikanan, tapi kedaulatan NKRI,” tegas Danlanal.

Potensi perikanan di ZEEI laut Natuna saat ini masih sangat tinggi. Sehingga menjadi incaran nelayan asing dan masuk wilayah laut Natuna untuk menangkap ikan. Salah satunya adalah nelayan Vietnam. (arn)

Polisi Tahan Empat Warga

0
Polisi mengamankan beberapa orang warga yang terlibat bentrokkan ke Polres Karimun. F.Sandi/Batam Pos.

batampos.co.id – Polisi menahan empat orang tersangka dalam kasus bentrokkan antar dua kelompok warga di Pasar Puan Maimun, Selasa (6/6) sekitar pukul 22.30 WIB.

Keempat orang tersebut adalah, Qusyai, Liyan, Shafiq dan Fayyad. Sedangkan enam warga lainnya yang sempat dimintai keterangan oleh polisi sudah dipulangkan.

”Empat positif ditahan mulai malam ini, Rabu (7/6) dengan status tersangka,” ujar Kasat Reskrim POlres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiroseno.

Menurut Dwihatmoko berdasarkan penyelidikan, terjadinya bentrokan dua kelompok warga dipicu adanya perkelahian anak kecil berusia enam tahun sepupu dari Agus dengan sepupunya Zharif yang berusia 12 tahun.

Saat terjadi perkelahian dua anak tersebut, Agus dan Zharif berada di lokasi perkelahian. Namun keduanya bukannya melerai perkelagian dua bocah tersebut, mereka malah ikut terlibat karena masing-masing membela sepupunya.

Dari perkelahian Agus dan Sharif itulah, masing-masing tak terima dan mengajak rekannya untuk bentrok dan saling serang.

Dari pihak kepolisian sudah mengupayakan mediasi antara kedua kelompok. Namun, sampai dengan pukul 14.00 WIB kemarin belum ada titik temu. Sehingga, tidak menutup kemungkinan dari kedua belah pihak akan saling lapor. Dan, jika memang demikian, polisi selalu siap untuk menindaklanjuiti laporan dari masyarakat.

”Melihat kejadian ini, kita langsung melakukan evaluasi, khususunya dalam izin keramaian yang diberikan sebelumnya yang mengatur jam buka bazar tersebut mulai pukul 16.30 WIB sampai dengan 23.30 WIB. Karena adanya kejadian tersebut waktu tutupnya dipercepat menjadi pukul 22.00 WIB,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin.

Agus mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan hal yang belum tentu kebenarannya, apalagi mengajak untuk berbuat kriminal. “Masalah ini juga saya akan berkoordinasi dengan bupati Karimun,” terang Agus. (san)

Pembaca, Catat Tanggal Pendaftaran Kelas Epcos SMKN I Batam Ya…

0
Suasana pendidikan di SMKN 1 Batam.  F-Dalil Harahap/Batam Pos.

batampos.co.id – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Batam menerapkan Pendidikan Sistem Ganda (Dual System) khusus untuk kelas Mekatronik Epcos di tahun ajaran baru nanti. Ini merupakan pola belajar industri yang mana sistem belajarnya tiga hari di sekolah dan tiga hari di Industri.

Menariknya lagi siswa yang masuk ke kelas Epcos ini juga akan mendapat insentif atau uang saku sejak kelas 10 atau tahun pertama masuk sekolah.

Kepala SMKN I Batam Lea Lindrawijaya mengatakan, penerapan pola ini sesuai dengan contoh pendidikan ganda yang diterapkan di Jerman guna mencetak lulusan yang memiliki komptensi lebih siap kerja.

“Ini kerja sama dengan PT Epcos Indonesia di Batam. Oriantasinya tamat bisa langsung kerja. Tapi kalau anak mau kuliah ya tak apa-apa,” ujar Lea.

Sesuai dengan kebijakan dari Direktorat Pembinaan SMK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI kelas Mekatronik Epcos ini juga masuk dalam program belajar empat tahun dan saat tamat nanti siswa dari kelas ini sudah setara dengan Diploma I (D1).

“Untuk tahun pertama hanya menerima 20 siswa saja,” kata Lea.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk kelas Epcos ini sama dengan yang lain yakni pada tanggal 3 Juli mendatang. Prosedur pendftaran mulai dengan pengambilan token atau password di Sekolah agar bisa akses ke website sekolah. Token tersebut sudah bisa diambil mulai tanggal 30 Juli mendatang. Setelah dapat token calon siswa bisa mengisi data-data persyaratan pendaftaran pada formulir yang ada di website sekolah tersebut sebelum daftra secara off line ke sekolah.

“Khusus untuk kelas Epcos ini, untuk sesi testnya akan dilakukan tim gabungan dari sekolah dan pihak PT Epcos, karena pihak Epcos memang terlibat langsung dengan kelas ini nanti,” terang Lea.

Jika diterima dan lolos test PPDB tersebut, siswa yang masuk kelas Epcos ini juga akan mendapat insentif dari pihak PT Epcos. “Insentifnya langsung didapatkan mulai tahun pertama itu juga dan saat tamat nanti kalau mau langsung kerja mereka masuk level teknisi,” ujar Lea. (eja)

Kapolres Harus Berikan Keamanan dan Ketertiban

0
Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian melantik Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (7/6). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kapolres Tanjungpinang yang baru AKBP Aryanto Tedjo Baskoro, diharapkan mampu memberikan keamanan dan ketertiban di Kota Tanjungpinang. Karena sekarang ini tugas Polri semakin berat dan komplek.

Hal tersebut dikatakan Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian, usai memimpin apel serah terima jabatan Kapolres Tanjungpinang dari AKBP Joko Bintoro kepada AKBP Aryanto Tedjo Baskoro, Rabu (7/6).

”Pergantian Kapolres harus dimaknai sebagai bagian integral organisasi, yang menjadi indikator semakin mantapnya tatanan manajemen di lingkungan Polri. Selain itu guna menyiapkan regenerasi kepemimpinan dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para perwira, untuk mengembangkan karier melalui jenjang penugasan yang beragam”ujar Sam.

Dikatakan Sam, pergantian pejabat Polri harus dipandang dengan positif dalam menghadapi tugas dan tanggung jawab yang semakin berat dan komplek. Terutama sekarang ini menghadapi tantangan Kebhinekaan, penyalahgunaan media sosial, maraknya pemberitaan hoax di media sosial yang dapat menghancurkan bangsa.

”Saat ini bangsa kita sedang diuji, saat ini ada sikap yang ingin mengubah ideologi Pancasila. Maka tanggung jawab semakin bertambah,” kata Sam Budi.

Sam pun, berterima kasih kepada pejabat lama, AKBP Joko Bintoro. Karena selama menjabat sebagai Kapolres tidak ada masalah yang menonjol terjadi di Tanjungpinang dan memberikan kontribusi yang baik serta mampu mengarahkan tugas sesuai kebijakan pimpinan.

”Semoga ditempat yang baru semakin berkembang. Saya ucapkan terima kasih atas dedikasinya selama menjabat,” ucap Sam Budigusdian.

Kepada pejabat baru, Sam mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Selain itu, pejabat baru diminta untuk dapat melaksanakan tugas pokok dengan baik dan memberikan rasa yang aman dan kondusif kepada masyarakat.

“Saya yakin dan percaya kepada pejabat baru mampu melaksanakan tugas dalam menghadapi tantangan baru ke depannya,” pungkas Jenderal bintang dua tersebut.(ias)

Mulai H-7 Lori Dilarang Naik Roro

0

 

KMP Jembatan Kapuas Surabaya, tengah sandar di pelabuhan roro Tanjunguban, Kamis (1/6). F. Immanuel Sebayang/Batam Pos.

batampos.co.id – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang
Batam tidak mengizinkan lori menyeberang mulai H-7 sampai dengan H=7.
Kecuali lori muatan sandang dan pangan kebutuhan masyarakat Pulau Bintan.

“Untuk lori muatan sandang dan pangan diberikan pengecualian,” kata Supervisi PT ASDP Cabang Batam untuk wilayah kerja Tanjunguban, Sumisrianis, Rabu (7/6).

Pria yang sebelumnya bertugas di ASDP Merak, itu mengatakan, meski diizinkan menyeberang bersama kendaraan saat jelang sampai sesudah lebaran. Namun demikian, kendaraan roda empat dan roda dua tetap menjadi prioritas. “Mobil dan motor harus terangkut dulu,” tekannya.

Mengenai kesiapan armada, Anis, sapaan pria tersebut mengatakan, untuk armada pihak ASDP telah menyiapkan sejak jauh hari. Bahkan 4 kapal Roll On Roll Off (RoRo) dipastikan akan melayani penyeberangan arus mudik serta balik selama musim Hari Raya Idul Fitri.

Dikatakannya, satu kapal yakni KMP Kundur lagi masa perbaikan. Namun, dalam waktu dekat kapal tersebut akan beroperasi bersama tiga kapal lainnya. Yakni, KMP Jembatan Kapuas, KMP Swarna dan KMP Barau. “Ada kemungkinan penambahan (kapal roro), jika terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan,” katanya.

Masih kata Anis, lonjakan kendaraan diperkirakan akan berlangsung dua sampai tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Namun demikian, pihaknya telah mempersiapkan segala saran dan prasarana. (cr21)