Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13520

Diskon Rp 20 Juta dan Gratis Indihome

0

 

Perumahan Cipta Green Ville Tipe 58.

batampos.co.id – Developer Cipta Group memberikan promo berupa gratis berlangganan indihome selama setahun untuk pembelian hunian di Perumahan Cipta Green Ville di Tembesi. Selain itu, untuk pembelian hunian tipe 48 diberikan diskon hingga Rp 20 juta.

“Bagi calon konsumen, setiap pembelian akan gratis berlangganan Indihome 12 bulan pertama. Dan khusus utk rumah tipe 48, ada diskon harga jualnya,” ujar Manager Marketing Cipta Group, Saipul Abdi, Senin (20/3) di Batamcenter.

Untuk mendapatkan hunian ini, customer bisa melakukan pembayaran dengan tunai keras selama 1 bulan, dan tunai bertahap selama 36 bulan. Sedangnan untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan uang muka 15 persen, dan bisa dicicil selama 24 kali.

“Tentunya dengan cicilan terjangkau dan angsuran hingga 36 bulan,” katanya.

Perumahan Cipta Green Ville dibangun di atas lahan 25 hektare dengan total 1200 hunian. Sedangkan hunian yang tersedia dimulai tipe 48, 58 dan 88, sedangkan hunian besar dengan tipe 106, 138, 148, 220 hingga town house. “Banyak tipe rumah dan dimulai dengan harga Rp 500 jutaan,” imbuhnya.

Perumahan Cipta Green Ville merupakan perumahan eksklusive dan berlokasi di Jalan Trans Barelang Tembesi. Hunian ini berada di dekat kawasan wisata Barelang, Mall Top 100, Universitas Putra Batam, Instansi Pemerintah, Markas Brimob Polda Kepri, dan Mako TNI 136/Raider.

“Kita juga memberikan keamanan 24 jam kepada penghuninya. Dengan rekaman CCTv pada pintu gerbang dan penjagaan sekuriti,” terang Saiful.

Sedangkan fasilitas yang disediakan diantaranya jaringan fiber optik, telkom, TV kabel, jaringan listrik bawah tanah, komersial area, club house, kolam renang, dan taman bermain, area taman hijau.

“Untuk spesifikasi bangunan rumah sudah menggunakan bahan yang terbaik,” katanya. (opi)

RSUD Batam Bisa Bedah Penyakit Tumor dan Kanker

0

batampos.co.id – Operasi penyakit tumor maupun kanker kini sudah bisa ditangani di rumah sakit umum daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji. Sebagai rumah sakit rujukan daerah, poli pelayanan penyakit tumor dan kanker sudah tersedia sejak tahun 2014 lalu.

Poli Ankologi nama poli pelayanan tumor dan kanker itu telah sukses menangani seribuan pasien kanker dan tumor. Terakhir poli Ankologi yang ditangani oleh tim dokter beda Ankologi berhasil melakukan bedah ankologi berupa pengangkatan sel tumor di leher pasien atas nama Edi Rohmansyah.

Penanganan medis terhadap pasien 42 tahun itu menggunakan sistem beda ankologi plastik (operasi plastik) yang mana sel atau syaraf tubuh pada bagian leher yang diangkat karena terserang sel penyakit akan digantikan dengan sel atau syaraf bagian tubuh lainnya.

“Kebetulan pasien ini kami ambil sel tubuh bagian paha untuk mengisi kembali sel tubuh di leher yang diangkat itu,” ujar ketua tim dokter bedah Ancologi Indra Hidayah Siregar, Selasa (21/3/2017) siang.

Proses operasi yang dilakukan Jumat (17/3) lalu itu berjalan dengan baik dan saat ini pasien tersebut dalam proses pemulihan. “Pemulihan bisa satu sampai dua minggu,” kara Indra.

Dikatakan Indra kesuksesan timnya membedah pasien tumor itu merupakan sebuah kemajuan yang baik bagi pelayanan medis di RSUD sebagai rumah sakit rujukan regional ataupun Batam secara umum. Sebab menurutnya jenis operasi yang dilakukan itu masih cukup langka di Indonesia.”Operasi ini terkenal di Eropa, Indonesia masih minim dan selama ini pasien lokal sering ke Singapura atau Johor, jadi dengan keberhasilan ini, kami ingin masyarakat tahu bahwa penanganan medis untuk penyakit kanker atau tumor seperti ini sudah bisa ditangani dengan baik di RSUD ini,” ujar Indra.

Bedah Ankologi Plastik sendiri merupakan proses pembedahan yang cukup rumit sebab pelaksanaan operasi menjangkau ke jaringan sel terdalam atau dalam istilah medis di sebut kasus kaganasan.

Untuk beda ankologi ini tidak saja penyakit tumor ganas, kanker ganas juga bisa ditangani. “Misalkan kanker payudara yang sering diderita oleh banyak orang belakangan ini. Melalui operasi ini tidak saja sel kanker yang diangkat tapi bentuk payudara pasien juga bisa dikembalikan seperti semula sekalipun bagian payudara itu dibedah full. Itu karena sistem cankok sel tubuh yang lain tadi,” terang Indra.

Pelayanan poli Ankologi ini juga mencakupi segalah jenis penyakit tumor dan kenker termasuk untuk pelayanan kemoterapi.”Sejak tahun 2014 lalu total sudah sekitar 1000 an pasien yang kami tangani termasuk pasien kemoterapi,” tutur Indra.

Setiap tahun sekitar 300 pasien yang menjalani perawatan medis di poli tersebut dan jumlah itu diakui Indra cukup banyak.”Di Indonesia secara umum masih banyak yang rentan dengan penyakit ini. Baik tumor maupun kanker masih cukup berisiko,” ujarnya.

Untuk itu Indra berharap masyarakat perlu memahami untuk menghindari penyakit mematikan itu seperti membiasakan pola hidup sehat dengan berolahraga dan makan secara teratur serta tidak berlebihan menggunakan penyedap masakan.

Humas RSUD Batam Ellin Sumarni menuturkan poli Ankologi tersebut merupakan satu-satunya poli berbeda dengan poli pelayanan pasien umum lainnya. Poli tersebut tergolong langka di Indonesia. “Inilah salah satu keunggulan RSUD sebagai rumah sakit rujukan regional. Dengan adanya poli ini, pasien yang menderita penyakit tumor atau kanker tak perlu jauh-jauh lagi ke luar negeri dengan biaya yang lebih besar,” ujar Ellin.

Poli tersebut dibuka setiap hari jam kerja seperti poli umum lainnya dan ditangani dua tim medis. (eja)

Mengolah Limbah Paralon Bekas Jadi Karya Seni

0
Azman Syah membuat kerajinan paralon bakar di rumahnya Griya Hang Tuah Permai Tanjungpinang, Senin (20/3). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kreatifitas adalah cara mengapresiasikan diri dengan menggunakan berbagai cara yang merupakan hasil dari ide dan pemikiran. Seperti membuat kerajinan sehingga menjadi suvernir yang diolah menggunakan limbah paralon yang dibakar dan dirubah menjadi karya seni yang mempunyai nilai jual tinggi.

Hal tersebut dilakukan Azman Syah,39 yang membuka galeri Insan Mulia Handycraft di Perumahan Griya Hang Tuah Permai di jalan Ganet Tanjungpinang. Dengan ketekunan dan keuletannya, paralon bekas diubah menjadi produk kerajinan seperti tepak sirih, tempat tisu, asbak, miniatur kapal, plakat, kaligrafi, hiasan lampu, sketsa wajah, toples, tempat minuman, vas bunga dan rak sepatu.

Hanya bermodal potongan paralon bekas, alat pembakar, cat pernis dan alat pemotong seperti gerinda potong dan gergaji ukir, semua limbah diolah menjadi kerajinan yang mampu bersaing dan menjadi karya seni bernilai jual tinggi.

Memulai usaha sejak tahun 2015, Azman panggilan akrabnya mengatakan awalnya ia membuka video di youtube yang memperlihatkan cara membuat kerajinan paralon. Lalu ia berinisiatif untuk mencobanya. Proses pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar paralon ini tidaklah sulit, tapi membutuhkan ketekunan dan kreatifitas untuk menciptakan suatu produk kerajinan.

“Membuatnya tidak rumit, harus berjiwa seni dan butuh ide kreatif dan pemikiran yang matang,” kata pria yang juga berprofesi sebagai guru SLB Negeri 1 Tanjungpinang.

Pada waktu senggangnya, Azman mengaku selalu mengumpulkan potongan paralon yang terbuang dan tidak terpakai. Lalu ia kumpulkan di rumahnya. “Bahan dasar paralon sangat penting, jadi harus dikumpulkan terlebih dahulu, bagi yang punya paralon bekas bisa menjualnya ke saya” katanya.

Setelah bahan bahan terkumpul, proses pertama yang dilakukan untuk membuat kerajinan tangan seperti tempat tisu atau tepak sirih adalah memotong paralon menjadi beberapa bagian. Lalu dibakar sesuai kebutuhan. Setelah dibakar, paralon lalu diamplas untuk membuang bagian yang hangus dan dibentuk sesuai pesanan.

Setelah bahan sudah berbentuk, kerajinan paralon bakar ini masuk tahap penyelesaian, kerajinan tersebut akan di cat pernis untuk menambah keindahan. “Untuk pengolahan satu jenis kerajinan, dibutuhkan waktu satu hingga dua hari tergantung kesulitan,” jelas Azman.

Selain itu, Azman juga pernah mengikuti lomba kerajinan lokal ataupun tingkat nasional dan berhasil menyabet juara seperti Juara tiga Pekan Inovasi Nasional 2016 di Padang, Juara satu Pekan Inovasi 2016 di Tanjungpinang dan Juara dua Festival Bahari Kepri 2016. “Alhamdulillah karya saya sangat dihargai,” ungkapnya.

Untuk harga, kerajinan paralon bakar buatan Azman sangat terjangkau. Mulai dari harga Rp20ribu hingga Rp100ribu untuk setiap produk kerajinan. “Tidak begitu mahal, sesuailah dengan bentuk, keunikan dan motifnya,” paparnya.

Untuk memasarkan kerajinan buatannya, Azman mengaku menitipkan di sejumlah pasar oleh oleh di Tanjungpinang. Ia juga selalu mengikuti kegiatan pameran-pameran kerajinan tangan untuk memperkenalkan produknya. “Alhamdulillah dengan mengikuti pameran kerajinan dan seni, banyak yang kenal kerajinan tangan buatan saya,” akunya.

Banyak potensi yang dapat digali di Tanjungpinang untuk berkarya dan menjadi suatu keharusan untuk membangun Tanjungpinang dari sektor ekonomi. Selagi masih muda, harus fokus kepada hal yang disukai dan memanfaatkan waktu untuk hal positif seperti mengolah limbah menjadi karya seni bernilai tinggi. “Selagi masih muda, kita harus fokus mengembangkan bakat serta kreatifitas,” ujar pria yang juga seorang ustad ini.

Ia berharap pemerintah dapat menggandeng pelaku usaha kecil untuk mengembangkan usaha mereka sehingga produk produk yang dihasilkan dan bernilai jual tinggi dapat dipasarkan secara meluas. “Dengan adanya karya seni ini, dapat membuat wisatawan lokal dan mancanegara untuk datang ke Tanjungpinang, dan membeli produk yang benilai seni ini sebagai buah tangan,” harapnya. (odi)

Camat Pastikan Kios Seken yang Terbakar di Atas Buffezone

0

batampos.co.id –  Pemilik kios barang seken di pasar seken Aviari, Batuaji yang terbakar, Senin (20/3) lalu minta agar garis polisi (police line) di lokasi kebakaran segera dicabut. Mereka ingin secepatnya kembali membangun kios mereka untuk melanjutkan usaha.

Dijumpai, siang tadi (21/3/2017) para pemilik kios yang terbakar sudah mengiklaskan musibah kebakaran tersebut. Disela-sela membereskan puing-puing kebakaran para pemilik kios mulai keluhkan imbas dari police line di TKP.

“Jadi tambah susah kami ini. Sudah musibah, mau bangun lagi belum bisa. Semoga pak polisi cepat menyelesaikan masalah ini biar kami berdagang lagi,” ujar Jainudin, salah satu pemilik kios yang terbakar.

Senada disampaikan Vera pemilik kios lainnya yang mengaku cukup kewalahan dengan musibah kebakaran itu. Selain kerugian material yang terbakar, usaha dagangnyapun terhambat dengan pemasangan garis pembatas itu. “Yang jadi persoalan sekarang kami tak bisa dagang lagi. Bagaimana mau bangun lagi kalau beri garis pembatas seperti ini. Kapan-kapanlah itu baru dibuka,” ujar Vera.

Harapan para pedagang itu sepertinya belum bisa terwujud, sebab menurut Camat Batuaji Frid Kalter lokasi kios yang terbakar itu merupakan lahan buferzone, sehingga untuk mengizinkan kembali pembangunan kios baru belum bisa dipenuhi.
“Lagipula itukan masih dalam proses penyelidikan polisi, jadi memang tak semudah itu. Lahan itu juga sebenarnya target penertiban. Itu lahan penghijauan jadi memang agak susah kalau mereka (pemilik kios) ingin bangun lagi,” ujar Frid Kalter.

Senada disampaikan oleh Kapolsek Batuaji Kompol Sujoko yang mengaku tidak bisa tergesa-gesa menyelesaikan persoalan itu, sebab untuk memastikan penyebab kebakaran, pihkanya harus berkoordinasi dengan tim labfor mabes polri. “Butuh waktu itu. Penyebab kebakaran saja belum bisa dipastikan. Kami masih koordinasi dengan tim labfor untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran itu,” kata Sujoko (eja)

Izin Berlaku Hanya Tinggal Empat Perusahaan Bauksit

0

 

batampos.co.id – Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kepri, Amjon mengatakan sampai saat ini hanya ada empat perusahaan tambang di Provinsi Kepri yang masih aktif atau berlaku perizinannya. Sedangkan yang lainnya sudah habis masa berlaku perizinannya. Pemerintah Pusat akan segera membuka aktivitas tambang.

“Dari data yang kita punya, hanya ada empat perusahaan yang masih aktif perizinannya. Sedang lainnya sudah habis masa berlakukannya, ujar Amjon menjawab pertanyaan media di Kantor DPRD Kepri, kemarin.

Ditanya kapan mulai dibukanya aktivitas tambang di Provinsi Kepri. Pejabat asal Karimun tersebut menjelaskan, rencana tersebut masih menunggu terbitnya Peraturan Menteri Perdagangan dan Peraturan Menteri Keuangan. Ditegaskan Amjon, harga hasil tambang akan diatur dalam Peraturan bersama. Yakni Menteri Perdagangan dan Menteri Keuangan.

“Untuk urusan ekspor akan ditangani oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Besaran pajak yang ditetapkan adalah 10 persen dari nilai ekspor,” papar Amjon.

Masih kata Amjon, apabila sudah ada permen dari Menprindag dan Kemenkeu. Aktivitas tambang boksit di Kepri akan berjalan. Ditegaskan Amjon, untuk bisa beroperasinya perusahaan tambang boksit di Kepri ini terlebih dulu harus melengkapi semua persyaratan yang telah ditentukan, terutama bagi pengusaha yang belum melunasi kewajiban-kewajibannya seperti tunggakan pajak harus diselesaikan terlebih dulu.

Dijelaskan Amjon, selain persoalan diatas, pengusaha tambang yang sudah mengantongi Ijin Usaha Pertambangan (IUP) berkewajiban menyelesaikan reklamasi paksa tambang dari aktivitas sebelumnya. Karena itu merupakan syarat mutlak untuk melakukan aktivitas pertambangan diwilayah yang ditentukan.

“Meskipun sudah mengantongi IUP, tetapi tidak melaksanakan reklamasi paksa tambang. Jangan berharap bisa melakukan aktivitas pertambangan,” tegas Amjon.

Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kabupaten Karimun itu, memaparkan, aturan yang telah ada mengharuskan pemegang izin tambang harus mengantongi tiga ketentuan. Pertama terkait wilayah izin usaha pertambangan, kedua sebelum melakukan eksplorasi harus melihat kondisi lokasi dengan melakukan pengecekan apakah dilokasi itu mengandung bahan tambang atau tidak dan ketiga harus memiliki izin operasi produksi.

“Untuk aturan keseluruhan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No 01 tahun 2017 tentang pertambangan dan juga melalui Permen ESDM nomor 5 dan 6. Aturan ini yang harus dipahami oleh masing-masing pengusaha tambang,” jelas Amjon.

Ditambahkannya, sampai saat ini ada empat perusahaan di empat daerah yang masih aktif perizinan tambang boksitnya. Yakni di Karimun, Tanjungpinang, Bintan, dan Lingga. Amjon juga mengatakan, dalam pemberian izin, pihaknya juga akan sangat selektif.

“Semua akan kita proses sesuai dengan ketentuan yang ada. Jalannya aktivitas tambang diharapkan memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan daerah,” tutup Amjon.

Terpisah, Anggota Komisi I DPRD Kepri, Sarafuddin Aluan mengatakan Pemprov Kepri harus tegas sebelum mengeluarkan perizinan tambang. Menurutnya persoalan tambang terdahulu yang belum selesai, harusnya diselesaikan terlebih dahulu. Sehingga persoalan yang ada tidak menumpuk.

“Apakah itu terkait administrasi perusahaan tambang, maupun reklamasi paksa tambang. Ini persoalan yang harus diselesaikan,” ujar Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.(jpg)

Makan Dim sum Sepuasnya Hanya Rp 79.800

0
Aneka sajian menu makanan Dim sum di Sahid Batam Center Hotel Batam. Foto; ist

batampos.co.id – Bellini Resto Sahid Batam Center Hotel dan Convention, menawarkan promo menarik. Promo yang diberikan merupakan semua menu bisa nikmati (all you can eat) dim sum weekend brunch Rp 79.800.

Marketing Communication Sahid Batam Center Hotel dan Convention, promo makan dim sum sepuasnya hanya berlaku pada hari Sabtu dan Minggu saja. “Karena ini promonya weekend brunch, maka hanya berlaku untuk hari Minggu dan Sabtu, waktu antara sarapan pagi dan makan siang,” kata Rozalina.

Sebut Rozalina, promo tersebut dapat dinikmati mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Dengan harga Rp 79.800 nett per orang sudah termasuk dengan all you can eat dimsum. “Buruan datang dan nikmati kelezatan dimsum tempat kami,” ungkapnya.

Rozalina mengatakan, apa bila customer bingung memilih aneka dim sum yang lezat dengan harga bersahabat. Sahid Batamcenter Hotel dapat menjawab keinginan penyuka menu tersebut. “Beragam menu dim sum dijamin dapat menggoyang lidah pastinya,” ujar Rozalina, Senin (20/3).

Sahid Batam Center Hotel dan Convention, menyediakan pilihan tempat makan sekaligus untuk kongkow bersama relasi dengan lebih nyaman dan spesial. “Spesial dengan kuliner dim sum nya menyediakan 13 lebih jenis menu dim sum yang bisa dinikmati,” ucap Rozalina.

Ingin mencoba kenikatan dim sum ini, Kunjugi Sahid Batam Center Hotel dan Convention berlamat di Komplek Raffles City Blok. E Nomor 6-9, Jalan Raja H. Fisabilillah, Batamcenter, Teluk Tering. (cr14)

APBD Anambas Turun Rp 184 Miliar

0

batampos.co.id – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2018 diprediksi akan terus mengalami penurunan hingga Rp184 miliar. Dari asumsi pendapatan yang sudah direkap Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepulauan Anambas APBD Kabupaten Kepulauan Anambas APBD tahun depan menjadi Rp 575 miliar.

Angka ini jauh dibandingkan dengan angka tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun tahun 2016 lalu APBD Anambas masih mencapai Rp 927 miliar. Tahun 2017 sebesar Rp 759 miliar dan tahun 2018 diprediksi akan menurun lagi menjadi Rp 575 miliar. Akibat kecilnya pendapatan yang diperoleh maka setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus efesiensi dan terarah dalam merencanakan pembangunan tahun 2018 nanti.

“Kita harus cermat dan efisiensi dalam merencanakan pelaksanaan pembangunan,” kata Kepala Badan Penelitian Pengembangan Perencanaan Daerah Pemkab Anambas, Augus Unggul saat pemaparan Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Kepulauan Anambas di Balai Pertemuan Masyarakat Siantan Senin (20/3).

Menurut Augus, jika dilihat dari kebutuhan untuk pembayaran gaji pegawai dan kesra saja sudah mencapai Rp 285 miliar. Untuk alokasi dana desa (ADD) sekitar Rp 54 miliar dana Hibah sekitar Rp 13 miliar dan gaji pegawai tidak tetap (PTT) sekitar Rp 76 miliar, belanja OPD sekitar Rp 163 miliar.

“Tentunya ada beberapa hal yang menjadi perhatian mulai dari pokok pikiran Rp 20 miliar. Kalau ditambah dengan hasil pokok pikiran DPRD selama reses Rp 20 miliar totalnya sudah mencapai Rp 612 miliar,” katanya.

Tentunya dengan anggaran yang minim tersebut, diminta semua pihak agar dalam menyusun rencana pembangunan fokus dan tidak melenceng dari RPJMD yang telah disampaikan oleh kepala daerah. “Kalau anggaran kita masih minim kami berharap para OPD bisa menindaklanjuti arahan provinsi agar tahun depan ada peningkatan anggaran,” ujarnya.

Sementara Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris menyampaikan, agar perencanaan pembangunan fokus dan tepat sasaran.

“Kalau kita ikuti semua keinginan tidak bisa sekaligus dalam melaksanakan kegiatan ini. Makanya kita berharap fokus sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Abdul Haris, juga menambahkan pembangunan dilaksanakan dengan skala prioritas sehingga kebutuhan dasar masyarakat tahun depan sudah bisa terealisasikan. Dia meminta agar kepala dinas segera merespon dan melaksanakan secepatnya apa yang menjadi skala priorias di dinasnya.

“Kepada kepala dinas agar bisa segera menyelesaikan apa yang menjadi kebutuhan dasar di dinasnya. Nanti kita akan evaluasi jika lambat tidak tertutup kemungkinan ada pergeseran,” ujarnya. (sya)

Warga Minta SMA 05 Dipasang Paving Blok

0
Abdul Ghani. Foto: batampos.

batampos.co.id – Masyarakat Kecamatan Ungar minta Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Karimun mengalokasikan dana untuk pemasangan paving blok di SMA 05 Kundur yang berlokasi di Batulimau. Mengingat halaman sekolah saat turun hujan becek dan cukup mengganggu aktivitas siswa.

Abdul Ghani, tokoh pemuda setempat mengakui kondisi SMA 05 Kundur perlu dukungan sarana dan prasarana. Selain belum ada ruangan laboratorium, halaman sekolah pun perlu dipasang paving blok guna memperlancar aktivitas siswa.

“Saya selaku orang tua sendiri mengaku senang dengan pembangunan SMA 05 yang sudah belasan tahun ini. Terlebih dengan kehadiran kepala sekolah yang baru diharapkan dapat memberikan motivasi bagi anak-anak Kecamatan Ungar. Hanya saja perlu perhatian pemerintah dengan melengkapi sarana pendukung seperti ruangan laboratorium dan fasilitas lainnya seperti paving block,” kata Ghani, Senin (20/3) kemarin.

Terpisah Kepala SMA 05 Turiang Arta Uli L.Tobing mengakui kondisi sekolahnya butuh perhatian terutama pemasagan paving blok, dan atap teras kalau hujan terpaksa berpayung. Selain itu, perlu penambahan ruang kelas baru (RKB) dan ruang laboratorium.

“Kami sampaikan terimakasih atas kerjasama dan dukungan masyarakat Kecamatan Ungar sehingga SMA 05 Kundur nantinya dapat bersaing dengan sekolah lain,” harapnya. (ims)

Dari Dunia Maya, Grup Ini Melakukan Aksi Nyata Santuni Anak Yatim

0
Puluhan anak yatim bersama grup medsos foto bersama acara penyerahan santunan. Foto : ist

batampos.co.id – Tidak hanya berinteraksi di dunia maya melalui media sosial (medsos), salah satu grup medsos di facebook yang diberi nama Tanjungbatu Kampung Kite, Kundur Pulau Kite mengelar aksi di dunia nyata. Grup yang anggotanya memiliki latar belakang asal daerah yang sama ini memiliki berbagai agenda yang mereka lakukan untuk masyarakat.

Sebelumnya mereka sukses melaksanakan bakti sosial donor darah, kali ini, 61 anak-anak yatim di Kecamatan Belat disantuni, Minggu (19/3) lalu. Penyerahan santunan turut dihadiri Camat Belat, Kepala KUA, kepala desa, dan masyarakat setempat.

“Memang bantuan yang kami berikan tidak seberapa besarnya, hanya saja rasa kepedulian kami diharapkan dapat menyenangkan hati anak yatim dan piatu. Kehadiran grup media sosial ini diharapkan memberikan motivasi bagi nasib anak yatim dan piatu di Kecamatan Belat,” ujar Armand, Ketua grup medos.

Dikatakan, dana yang dibagikan pada anak yatim dan piatu bersumber dari sumbangan anggota, dan pengurus grup. Selain itu juga ada bantuan dari beberapa masyarakat yang tidak terikat.

“Bantuan yang diberikan sebanyak 61 anak yatim piatu dari enam desa se-kecamatan Belat. Bantuan berupa uang juga ada paket doorprize serta kue ulang tahun, mereka tampak bahagia saat merima santunan tersebut,” sebutnya.

Camat Belat Didi Irawan menyambut baik kehadiran dan kepedulian grup medsos Tanjungbatu ini. Dikatakan selain memberikan santunan, mereka juga membawa penceramah, serta dihibur dengan grup musik Celutak Ritem.

“Kegiatan ini sangat mulia. Kita harapkan dapat diikuti komunitas maupun organanisasi masyarakat yang ada agar lebih peduli dengan lingkungan serta anak yatim,” harap Camat. (ims)

Warga Berharap Realisasi Gas Elpiji 3 Kg

0

batampos.co.id – Masyarakat Kecamatan Moro sangat menanti direalisasikannya wacana konversi elpiji isi 3 kg. Apalagi jauh sebelumnya sudah dilakukan pendataan ke rumah masing masing warga di lingkungan kelurahan, maupun pedesaan se Kecamatan Moro oleh petugas RT.

“Jelas kami sangat senang sekali didatangi petugas RT untuk melakukan pendataan penerima bantuan elpiji isi 3 kg tersebut. Tapi setelah ditunggu-tunggu, tak kunjung terwujud, maka timbul tanda tanya pendataan tersebut seakan hanya isapan jempol semata membuat kaum ibu-ibu rasa kecewa,” keluh Lisbet, seorang ibu rumah tangga (IRT) kepada Batam Pos, Senin (20/3) kemarin.

Kendati saat ini masih tanda tanya dan diselimuti rasa kecewa karena sudah lama menantikan pemberian bantuan elpiji 3 kg tersebut, namun warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga masih terus berharap elpiji tersebut. Tentu dengan adanya elpiji itu, akan lebih mengirit biaya menggunakan kompor masak.

“Selain biaya lebih irit, juga pakai elpiji jauh lebih nyaman dan praktis,” ungkap Lisbet berharap.

Terpisah Ketua RT Kampung Bedan, Kelurahan Moro Timur, Halim membenarkan enam bulan lalu telah dilakukan pendataan ke rumah warga yang dinilai memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan elpiji 3 kg sesuai program pemerintah tersebut.

“Kami hanya menjalankan tugas pendataan masing masing warga untuk penerima bantuan elpiji tersebut. Makanya, kaum ibu-ibu sering mempertanyakan bantuan elpiji itu membuat kami sebagai petugas RT jadi kewalahan memberikan jawaban terkait realisasi bantuan elpiji tersebut,” kata Halim nada miris. (pst)