Rabu, 22 April 2026
Beranda blog Halaman 13542

Merayu Turis hingga ke Paris

0
foto: kemenpar

Country branding pariwisata Indonesia memromosikan Wonderful Indonesia di tubuh 8 bus OPENTOUR di Paris, Prancis.

Promosi ini digelar 11 April-9 Mei 2017.

Tahun 2016 Kemenpar sukses menyebarkan branding Wonderful Indonesia di 20 bus city tour pada Piala Eropa (EURO) 2016.

“Ini adalah kegiatan Branding yang bermain di bus di Paris,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Selasa (11/4). Paris itu kota dengan jumlah wisatawan terbesar. Diluncurkan bulan April untuk menyongsong liburan pertengahan tahun, dan meremind branding Wonderful Indonesia di Eropa.

Menpar Arief menyadari, biaya promosi Wonderful Indonesia sangat terbatas. Karena itu harus menggunakan banyak cara agar branding yang sudah berada di posisi 47 dunia itu tidak melorot. “Sesungguhnya berat, karena brand itu harus dimaintain, dan dinaikkan value-nya. Tentu, untuk itu perlu budget,” jelasnya.

Mensiasati budget, Menpar Arief melakukan co branding, mencari momentum dan memilih media promosi yang pas. Bus, trem, kereta, taxi, public transportation yang bergerak itu, ternyata lebih efektif, lebih viral, dan mewarnai media sosial.

Baginya, promosi tidak boleh berhenti meski jumlah wisatawan asing ke Indonesia terus meningkat. Alhasil, Perancis pun dilirik. Bus yang dibungkus branding “Wonderful Indonesia” kembali mondar-mandir di Perancis. Nuansanya mirip saat sepak bola Piala Dunia 2016 lalu.

Dengan desain bertema selancar, Danau Toba dengan rumah tradisional Batak, anak-anak Indonesia dengan pakaian tradisional dari berbagai daerah, diving kelas dunia, Pulau Komodo, gadis Bali dan Candi Borobudur, bus-bus itu menjadi pemandangan unik di tengah kepadatan di Negeri Menara Eiffel itu.

Lantas mengapa harus Perancis? Apa juga yang ingin didapat Menpar Arief Yahya di Perancis?

“Di Perancis Wonderful Indonesia sedang nge-hits. Lagi banyak dibicarakan publik dengan berbagai trik marketing. Lagi jadi perhatian di acara TV di sana. Lagi naik peringkat, mengalahkan Thailand dalam persentase jumlah outbound Prancis ke Indonesia,” sebut Menpar Arief Yahya.

Mantan Dirut Telkom itu memang tak asal bicara. Tahun lalu, kunjungan wisman Perancis ke Indonesia meningkat 19,8% dibandingkan dengan 2015. Dari 209.466 orang, naik menjadi 250.921 wisman. Angka ini melebihi target yang ditetapkan Kementerian Pariwisata yang membidik 250.000 orang di 2016.

“Dengan promosi gencar seperti ini, saya yakin di 2017 Indonesia bisa meningkatkan angka kunjungan wisman Perancis menjadi 330.000 orang. Sekarang orang Perancis sudah makin mengenal Indonesia,” timpal Eka Moncarre, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar di Paris, Perancis.

Eka mengaku sangat pede dengan bidikan target tadi. Selain sedang nge-hits, masyarakat Paris, menurut dia, rata-rata technology minded. Hobinya tak jauh dari narsis. Mayoritas sudah digital lifestyle.

Branding bus-bus di Paris itu, menurut dia, akan memberi umpan kepada masyarakat Perancis untuk bahan bermain di medsos.

“Sangat efektif. Wonderful Indonesia jadi makin  dibicarakan publik di dunia nyata dan dunia maya. Yang hobi narsis, malah bisa dijadikan ‘senjata’ untuk posting dan menjadi viral di digital,” ungkap Eka. (*)

Ini Vonis Penjara untuk Para Pembunuh Bustari

0

batampos.co.id – Anden Luano, Mawardi, Epirton Mada Simatupang, Igo Aprianus, dan Lukmanul Hakim, terdakwa dalam perkara pembunuhan divonis hukuman penjara berbeda-beda, Selasa (11/4).

Kelima terdakwa ini diketahui, membuat kegaduhan di SPBU belakang BCA, Jodoh sekira pukul 02.00, September 2016 lalu. Mereka mengeroyok satu pria (yang tak jelas namanya) karena tidak membayar tagihan seorang PSK di lokasi tersebut.

Korban bersama dua rekannya yang melihat kejadian itu berniat untuk melerai. Hingga perhatian para terdakwa beralih ke korban dan dua rekannya tersebut. Sementara pria yang dikeroyok pada awalnya, berhasil melarikan diri. Perlawanan dari Bustari, membuatnya meregang nyawa karena ditikam terdakwa.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam yang dipimpin Syahrial, menjatuhkan putusan sesuai peran masing-masing terdakwa. Dalam hal ini, Lukmanul Hakim yang menancapkan pisau tepat mengenai paru-paru korban yang menyebabkan kematian, divonis paling tinggi.

“Menetapkan hukuman 12 tahun penjara kepada terdakwa (Lukmanul), yang terbukti secara sah melanggar hukum sebagaimana diatur dalam pasal 338 KUHP,” kata Syahrial yang didampingi Taufik dan Jasael.

Sedangkan terdakwa Anden Luano, ditetapkan melanggar dua pasal yakni pasal 170 ayat (1) dan ayat (2) KUHP dengan hukuman penjara masing-masing dua tahun dan enam bulan, serta enam tahun penjara.

Berbeda lagi dengan terdakwa Mawardi, majelis hakim sepakat menjatuhkan pidana delapan tahun penjara sesuai pasal 170 ayat (2) KUHP. Sedangkan dua terdakwa lainnya yakni Epirton dan Igo, divonis dua tahun dan enam bulan penjara sesuai pasal 170 ayat (1) KUHP.

Atas putusan yang beragam itu, kelima terdakwa menyatakan terima. Sementara jaksa penuntut umum (JPU) Rumondang yang digantika sementara JPU Ryan menyatakan pikir-pikir. (nji)

Taman Jodoh Boulevard akan Dibongkar untuk Pelebaran Jalan

0
Kondisi taman Jodoh Boulevard yang rusak dan tidak terawat lagi akibat kios liar yang menempati daerah tersebut, Batuampar. Foto: Batam Pos

batampos.co.id – Taman Jodoh Boulevard yang semraut dan terawat akan segera diratakan. Rencananya, jalannya juga akan diperlebar serta akan diberi atap. Nanti kendaraan tidak bisa melintas di kawasan tersebut. “Dikasih atap untuk melindungi jalan, nanti kalau sudah lewat itu seolah-olah pengunjung sudah dalam gedung. Kendaraan tidak lewat di situ, hanya untuk pejalan kaki saja,” kata Camat Batuampar Tukijan, Selasa (11/4) siang.

Menurut Tukijan, rencana tersebut mencuat pada rapat bersama Wali Kota Batam Muhammad Rudi, pagi kemarin. Menurutnya, Wali Kota meminta pihaknya segera mengumpulkan pemilik ruko atau pelaku usaha sekitar Jodoh Boulevard untuk membicarakan langkah penataan ke depan. “Saya sekarang lagi koordinasi dengan lurah dan RT setempat, kapan waktu tepatnya (berkumpul), akan disesuaikan dengan jadwal Pak Wali juga,” ujarnya.

Mantan Sekretaris Camat Batuampar ini, menyampaikan Wali Kota juga telah turun mengecek langsung kondisi Taman Jodoh Boulevard. Pedagang kaki lima (PK5) di lokasi tersebut sudah mendapat surat peringatan dua (SP II) dari Satpol PP. “Mereka (PK5, red) minta sampai akhir Lebaran mau bongkar sendiri. Kalau sudah bongkar, mudah-mudahan rencana ini (penataan) di 2018 sudah bisa dikerjakan,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota menegaskan lahan di Jodoh Boulevard adalah aset Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri hanya membangun taman dan kini taman tersebut sudah tidak lagi berfungsi. “Aset di atas tanah kan habis, tak ada lagi bentuknya. (Lahan) bukan aset provinsi, itu aset kita (Pemko Batam, red),” sebutnya.

Untuk itu, dia meminta ke camat setempat agar mengumpulkan pelaku usaha atau pemilik ruko guna membicarakan penataan kawasan tersebut ke depan. “Desain-nya boleh lanjut dan boleh baru, tergantung konsultannya, saya bukan ahlinya. Saya hanya ingin katakan, saya ingin Batam ini menjadi kota yang bagus,” ucap mantan polisi ini.

Dia menyebutkan, pemilik ruko nanti juga diminta untuk mempercantik ruko-nya masing-masing. Dengan demikian akan menambah daya tarik kawasan usaha yang pernah jadi ikon Kota Batam itu. “Ruko itu milik mereka, desain mau jadi apa, silhkan. Tapi di luar itu, yakni fasum milik kita (Pemko Batam, red), desain-nya selera kita. Kalau boleh kendaraan tak bisa masuk lagi, semuanya jalan kaki,” paparnya.

Rudi menambahkan, cepat atau tidaknya pelaku usaha di sekitar lokasi tersebut juga berpengaruh ke rencana penataan. Rudi berpendapat, jika pemilik ruko cepat berkumpul, langkah penataan juga akan cepat dilakukan. “Tinggal kendala ini (pelaku usaha kumpul, red) saja. Kalau cepat, ini selesai. Cari orangnya (pelaku usaha) tak tahu lagi di mana, ada di Batam sih mereka ini, kita nggak tahu saja,” ujar dia. (cr13)

Jembatan Penghubung Nagoya Jodoh Mulai Dibangun

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam memulai pengerjaan jembatan di kawasan Jodoh-Nagoya, Senin (10/4). Jembatan ini akan menghubungkan antara jalan di depan Hotel Allium dengan kompleks Business Center. Keduanya terpisah drainase selebar 12 meter.

“Sudah mulai dikerjakan. Jembatannya untuk penyeberangan kendaraan, bukan orang,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat meninjau lokasi pembangunan, Senin (10/4) lalu.

Pembangunan jembatan yang menghubungkan kawasan bisnis Jodoh dan Nagoya, diharapkan lebih meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kedua kawasan bisnis ini, serta menambah keindahan kota.

Selain jembatan baru tersebut, Pemko juga memperbaiki jalan pelintas beberapa meter di dekatnya. Jalan sepanjang 70 meter itu, menghubungkan antara Komplek Business Center dan kawasan Kampung Bule.

Jalan pelintas ini berdiri di atas box culvert. Keberadaan box culvert menyebabkan terjadinya penyempitan aliran air drainase. “Jalan ini kita bongkar, box culvert-nya juga. Nanti dibangun jembatan di sini,” timpal Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Kota Batam, Yumasnur.

Selain perbaikan jalan pelintas. Pemerintah juga akan memperlebar jalan di lokasi tersebut. Simpang jalan akan diperlebar dan dibangun lengan jalan untuk belok. “Nanti balihonya kita bongkar. Jalan juga diperlebar. Jumlah lajurnya tetap, tiga lajur tapi agak lebar saja. Supaya lebih leluasa beloknya,” jelas Yumasnur.

Selain membongkar baliho, untuk pembangunan jalan ini juga akan dilakukan pembongkaran pos kamling serta gardu listrik. Pos kamling akan diratakan, sementara gardu listrik dipindahkan. ‘’Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan jembatan ini sebesar Rp 11,8 miliar,’’ kata Yumasnur lagi. (mta)

Disdik Prioritaskan Pemohon e-KTP Pemula

0

batampos.co.id – Pada tahap pertama ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk-Capil) Kota Batam hanya mendapat kuota 10 ribu blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dimana, sebanyak 1.441 lembar akan dialokasikan khusus untuk pemohon usia pemula atau usia 17 tahun.

“Pengiriman blanko tahap pertama ini, memang kami prioritaskan untuk mereka yang pemula, baik yang merekam dari September 2016 maupun yang mendaftar hingga Maret tahun ini,” kata Kepala Disduk-Capil Kota Batam, Said Khaidar, Selasa (11/4).

Pria yang baru menjabat Kepala Disduk-Capil Kota Batam sejak Februari 2017 lalu itu, beralasan kebanyakan pemula membutuhkan e-KTP karena ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Said menyebutkan, Kecamatan Sagulung merupakan kecamatan yang paling banyak pendaftar pemohon e-KTP pemula, yakni 736 pengajuan, disusul Batuaji 295 pemohon. “Kita harapkan Senin depan semua sudah tercetak,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Kecamatan Sekupang, Ripso mengatakan pencetakan e-KTP diutamakan mereka yang belum
pernah memiliki kartu indetitas kependudukan ini. Untuk Kecamatan Sekupang sendiri, mendapatkan blanko sebanyak 1.094 lembar, sedangkan yang masuk daftar antrean mencapai 10 ribu lebih pemohon.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menegaskan kepada seluruh instansi yang terlibat dengan pengurusan e-KTP untuk bisa menjalankan tugasnya dengan baik. “e-KTP ini rentan, dan saya harapkan tidak ada oknum yang mencoba memanfaatkan momen ini menjadi peluang uang,” tegasnya.

Dia mengatakan, karena blanko masih terbatas, pemerintah mengambil kebijakan mendahulukan yang pemula dan yang sudah mendaftar di bulan September hingga Oktober 2016 dulu.

Selain itu, Amsakar juga menyoroti keberadaan calo yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat. “Saya selalu pantau melalui media sosial. Jika tidak ada keluhan berarti langkah kita sukses. Ini yang kami coba pertahankan,” ujar pria yang akrab disapa Am ini.

Masalah percaloan seperti ini, lanjutnya, sudah bukan hal yang harus dibahas lagi. Jangan sampai ada pintu khusus lagi bagi mereka untuk memuluskan aksi percaloan ini. “Tadi (kemarin) saya sudah lihat, dan tidak ada lagi pintu khusus itu. Semua sudah terbuka. Dan saya apresiasi hal itu,” ucapnya. (cr17)

Reginald Suka Gondol Pakaian Dalam Tetangga

0

Reginald, namanya. Ia bukan manusia ia ialah seekor kucing jantan asal Kent, Inggris.

Kucing ras Norwegian forest itu tampak keren. Surainya hitam putih dengan mata bulat hijau. Cakep banget. Tapi, kelakuannya minus!

Kucing berusia empat tahun itu punya hobi tidak terpuji, baik untuk standar kucing maupun manusia. Yakni, mencuri pakaian dalam. Reginald tidak pilih-pilih target. Milik perempuan atau laki-laki bakal diembat. Ukurannya pun beragam.

Sang pemilik, Liza Brickell, menjelaskan, Reginald memulai hobinya sejak musim panas tahun lalu.

’’Waktu cuaca mulai dingin, dia berhenti. Ketika cuaca mulai hangat, dia mulai lagi,’’ papar Brickell sebagaimana dikutip Metro.

Dalam sebulan, kucing tersebut bisa menggondol hingga 20 potong pakaian. Reginald sering memamerkan curiannya kepada Brickell.

’’Menurut dia, keberhasilan mengambil barang dari tempat tinggi layak dapat hadiah,’’ imbuhnya.

Hobi si kucing jelas membikin Brickell malu. Tetangganya pun bingung. Nah, lantaran sebentar lagi musim panas datang, dia membikin pengumuman.

’’Tetanggaku yang merasa kehilangan jemuran berupa pakaian dalam bisa langsung meneleponku. Mereka pasti bisa menemukannya di rumahku,’’ janji Brickell.

Masih untung yang digondol cuma pakaian dalam, bukan isinya. (Metro/fam/c19/na/jpgroup)

Paspor Mati 71 TKI Ilegal Pulang dari Malaysia lewat Jalur Belakang

0
ilustrasi  F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id– Polisi perairan Polda Kepri mengamankan sebanyak 71 TKI ilegal terdiri dari 65 laki dan 5 perempuan di Perairan Sekilak, Nongsa, Selasa (11/4) dini hari.

TKI ilegal ini berasal dari Malaysia, kepulangan mereka ke Indonesia dengan biaya 1.200 ringgit per orangnya.

Selain mengamankan para TKI tersebut, polisi juga menangkap satu orang tersangka yang mengemudikan kapal atau tekong atas nama Suhaini, bin Abdul Muin.

“Penangkapan ini hasil dari operasi kami di sekitar perairan Sekilak,Nongsa,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol, Sam Budigusdian.

Penyebab masuknya puluhan TKI masuk secara ilegal tersebut. Irjen Pol Sam Budigusdian menjawab bahwa paspor para TKI tersebut sudah mati.

“Paspornya sudah tak bisa digunakan lagi, terpaksa pulang melalui jalur belakang,” tuturnya.

Sam mengatakan Sohaini melanggar Pasal 120 ayat  ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian jo pasal 55 ayat 1 jo pasal 56 KUHP. ”

“Dia juga kami kenakan pasal 219 ayat 1 jo pasal 323 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2008 Tentang pelayaran,” ujar Sam.

Sam menuturkan para TKI tersebut diangkut dari Johor, Malaysia dengan menggunakan speed boat dengan mesin 200 PK sebanyak 3 unit. Mesin sebanyak itu ditempatkan di Speed Boat tersebut, untuk menghindari kejaran petugas.

Dari penuturan tersangka, Suhaini, sehari sebelumnya sudah membawa 50 orang TKI. Ia mengatakan pada Senin (10/4) sore, dirinya berangkat kosong dari Senggarang,Tanjungpinang untuk menjemput para TKI ilegal yang sudah menunggu di Johor. Ia berangkat tengah malam, untuk menghindari patroli aparat.

“Balik dari sana Selasa (11/4) subuh,” ucapnya.

Saat ditanyakan apakah dia tidak takut tenggelam, karena dalam beberapa waktu belakangan banyak kapal TKI tenggelam?

“Tak takut, namanya juga cari uang,” ujarnya.

Dari penuturan salah seorang TKI, Timur mengatakan alasan dirinya mau masuk atau keluar Malaysia secara ilegal karena tuntutan hidup. Di kampungnya di Lombok, disebutkan tak ada lagi yang bisa dikerjakan. Kalaupun ada, ia hanya digaji tak sebarapa dan tak mencukupi untuk kebutuhan rumah tangganya.

“Karena dijanjikan akan hidup senang mau saya, untuk makan dan hidup saya lakukan apa pun rintanganya,” tuturnya.

Ia menyebutkan gaji bersihnya selama di Malaysia sekitar 700-800 ringgit. Namun beberapa TKI menyebutkan kadang para polisi Malaysia sering memalak.

“Mereka jadikan kami tempat minta duit pak,” ucap para TKI ini serempak.

Mereka mengatakan polisi Malaysia meminta uang sebanyak 100-300 ringgit.

“Mereka tangkap, itu duit untuk biaya supaya bisa dilepaskan kembali,” ungkap Timur.

Namun para TKI tak hanya sekali itu saja ditangkap. Sekali sebulan bila bertemu, para polisi tersebut kembali menangkap mereka.

“Begitulah kehidupan kami pak,” ujarnya.

Para TKI ini bekerja di berbagai sektor di Johor, Malaysia. Dimana mereka ada yang membaw alat berat, merawat kebun sawit, kebun buah, pembantu rumah tangga dan buruh bangunan.

“Pak polisi kami berharap bisa pulang cepat, mau ketemu anak dan istri,” ucap para TKI tersebut. (ska)

Perempuan dan Anak Pilar Penting Bangsa

0
Menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia, Yonana Susana Yembise meninjau Selter Dang Merdu, Sekupang, Senin (10/4). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id– Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise membuka Rapat Koordinasi Teknis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Untuk Percepatan Pelaksanaan Three Ends di Daerah, Senin (10/4) malam.

“Perempuan dan anak merupakan pilar yang penting di Indonsia. Bukan saja di Indonesia, tapi perempuan anak sudah masuk ke dalam komitmen secara global,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Yohana mengatakan, keududukan perempuan pada saat ini sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, saat ini sudah banyak perempuan yang menjadi pemimpin di dalam skala daerah, nasional maupun di dalam skala global.

“Saat ini sudah banyak pimpinan di daerah maupun nasional di pimpin oleh perempuan. Pimpinan perempuan itu saat ini merupakan suatu hal yang sudah biasa,” katanya.

Dijelaskan Yohana, Indonesia telah menjadi negara yang memasukkan isu Pengarusutamaan Gender (PUG) ke dalam rencana pembangunan Nasional selama hampir dua dekade terakhir. Hal tersebut mengacu pada komitmen Pemerintah Indonesia pada Pengarusutamaan Gender (PUG), melalui Instruksi Presiden (Inpres) No.9 tahun 2000.

“Dalam Inpres itu memerintahkan kepada seluruh Kementerian dan Lembaga Non Kementerian, pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk melaksanakan strategi Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan,” katanya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Deputi Kesetaraan Gender, menginisasi dan mengadakan Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Pelaksanaan PUG di daerah.

“Kegiatan ini merupakan pertemuan teknis antara Kementrian PPPA dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah yang menangani pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak baik di provinsi maupun kabupaten kota,” tuturnya.

Pelaksanaan PUG di Kementerian dan Lembaga Non Kementerian maupun daerah  sangat dinamis dan menuntut adanya kemampuan dan keterampilan SDM daerah serta komitmen tinggi dari para pengambil keputusan untuk mendukung.

“Pentingnya kegiatan ini juga dilandasi oleh adanya perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang SOTK di daerah, yang merubah numelaktur Organisasi Perangkat Daerah. Termasuk OPD pembedayaan perempuan dan anak dari yang sebelumnya Badan menjadi Dinas,” katanya.

Dengan menyasar para Kepala Dinas, Kepala Bidang PUG atau PP, para Ketua Bappeda dan Kepala OPD PPPA atau PPKB dari 34 provinsi dan kabupaten kota seluruh Indonesia. Kegiatan Rakorterk PUG ini bertujuan untuk dapat menyamakan kesamaan pandangan dan pemahaman pelaksanaan PUG di daerah.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan juga dapat memetakan kekuatan dan kelemahan OPD-OPD yan menangani pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di daerah serta Membangun sinergi pelaksanaan PUG di daerah dalam tugas dan fungsi OPD PPPA atau PPKB di daerah.

“Dan yang terakhir, kegiatan ini dapat Menyusun strategi percepatan pelaksanaan PUG di daerah,” imbuhnya. (cr1)

PNS DPRD Kepri Ditangkap Polisi Batam sebab Palsukan….

0
ilustrasi

batampos.co.id – Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan DPRD Provinsi Kepri, Riki Himawan, 31, diamankan jajaran Polsek Lubukbaja karena memalsukan dokumen negara.

Kapolresta Barelang AKBP Hengki menuturkan, Riki diamankan bersama salah seorang rekannya bernama Rahayu Ningsih, 42, Senin (20/3) lalu.

Kedua orang pemalsu dokumen negara ini diringkus setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Dua pelaku ini merupakan pemalsuan surat, seperti blanko KTP, Akta Nikah, Akte Kelahiran serta Kartu Keluarga,” ujarnya, Selasa (11/4) siang.

Dijelaskan oleh Hengki, peran Rahayu dalam pemalsuan dokumen negara ini adalah sebagai penyedia blanko kosong kepada Riki. Blanko tersebut dijual dengan beragam harga.

“Blanko kosong berupa KTP dijual Rahayu kepada Riki dengan harga per lembar Rp 50 ribu, kemudian Kartu Keluarga 50 ribu dan Buku Nikah dihargai 100 ribu,” katanya.

Sasaran mereka adalah masyarakat Kota Batam yang membutuhkan dukumen tersebut secara cepat, di saat kelangkaan blanko e-KTP terjadi di seluruh Indonesia.

“Modusnya, mereka hanya mengganti bagian depan KTP yang habis masa berlakunya. Kemudian menempelkannya dengan yang baru sesuai dengan permintaan pemesan,” kata Hengki.

Lebih lanjut Hengki menerangkan, Rahayu juga mendapatkan blanko KTP itu dari seseorang bernama Ardiansyah. Dia saat ini statusnya telah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Lubukbaja.

“Kami masih kembangkan untuk mengetahui dari mana Ardiansyah ini mendapatkan KTP yang telah habis masa berlakunya ini, karena Ardiansyah masih kami kejar. Sementara rahayu dia memesan lebih murah dari Ardiansyah, Blanko ini hanya dia beli seharga Rp 25 ribu dari Ardiansyah,” ucapnya.

Hengki menambahkan, sindikat pemalsuan dokumen negara ini telah dijalani kedua pelaku selama dua tahun. Dalam dua tahu itu, Riki telah menerbitkan dokumen negara tersebut lebih dari sebanyak 200 lembar.

“Mereka hanya melayani orang yang mereka kenal saja,” katanya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku diancam pasal 264 jo 263 KUHP tentang pemalsuan akta otentik dengan ancaman 8 tahun.

“Dari penangkapan ini kami amankan barang bukti delapan lembar KTP, satu lembar Kartu Keluarga, satu Akta Kelahiran, satu set komputer dan tiga buah stempel Disdukcapil,” imbuhnya.

Riki mengakui dirinya PNS di lingkungan DPRD Kepri. Ia kenal Rahayu sejak dua tahun lalu atau 2015.

“Satu dokumen beragam harganya. Biasanya saya beri tarif antara tiga ratus sampai lima ratus ribu,” ujarnya.

Kasus pemalsuan dokumen negara oleh oknum PNS DPRD Kepri itu bukan kali pertama di Batam. Pada Agustus 2016 lalu, polisi dari Polsek Bengkong mengamankan pria bernama Sudarto, 45, karena memalsukan ribuan dokumen negara di Batam.

Dokumen yang dipalsukan antara lain KTP, Ijazah, Buku Nikah, Paspor, akter kelahiran, kartu keluarga (KK), dan dokumen penting lainnya.

Setiap dokumen palsu yang dibuatnya, ia mendapatkan imbalan sebesar Rp 400.000. Pemesan dokumen palsu hanya cukup memberikan foto kepada tersangka, kemudian tersangka sendiri yang membuat identitasnya. Selain itu, ada juga pemesan yang juga memberikan identitasnya. (cr1)

Harga Gula, Daging dan Minyak Tak Boleh Lebihi HET

0
Pemilik toko di Pasar Cahaya Garden, Bengkong saat menyusun gula. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Harga gula pasir, daging beku, dan minyak goreng kini diatur. Tak boleh dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan.

HET gula pasir Rp 12.500 per kilogram, daging beku Rp 80 ribu per kilogram, dan  minyak goreng kemasan sederhana Rp 11 ribu per liter.

“HET tiga komoditi ini berlaku mulai hari ini (10/4) hingga 10 September 2017,” ujar Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdaganga (Disperindag) Provinsi Kepri Agus Sukarno, kemarin.

Kebijakan yang berlaku nasional ini diambil pemerintah guna mengantisipasi gejolak harga bahan pokok saat Ramadan, lebaran, dan berlaku umum.

“Dalam suratnya disebutkan, kebijakan tersebut diimplementasikan di seluruh gerai toko modern, juga pasar rakyat. Secara umum lah ini,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Disperindag Kepri Burhanuddin mengatakan aturan standar harga tersebut harus dipatuhi pedagang. Jika tidak, pemerintah akan turun tangan menindak, bahkan akan meminta peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk ikut menindak jika harga terlampau tidak sehat.

“Setiap ada pelanggaran, pemerintah akan hadir,” sebut Burhanuddin, beberapa waktu lalu.

Kepala Disperindag Batam Zarefriadi mengaku belum menerima secara resmi kebijakan nasional tersebut. Namun demikian, jika surat tersebut sampai, pihaknya akan segera mensosialisasikan ke masyarakat.

“Suratnya belum kami dapatkan. Kalau dapat segera kami sampaikan ke masyarakat,” ucapnya.

Dia mengatakan program ini merupakan program yang baik dari pemerintah pusat untuk mengendalikan harga. Hadirnya aturan tersebut bisa jadi rujukan dan menekan gejolak harga, yang kerap terjad setiap hari besar.

“Bahkan kami berharap semua harga digitukan semua, jadi tak payah kitakan. Ini langkah yang sangat baik,” pungkasnya. (cr13)