Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 13586

Raja Salman Bahagia Bisa Kunjungi Istiqlal

0

batampos.co.id – Kalimat Tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir bergema di ruang utama Masjid Istiqlal, Kamis (2/3). Kalimat itu dikumandangkan oleh para jamaah masjid saat melihat Raja Salman bin Abdulazis Al Saud dan Presiden Joko Widodo memasuki ruang utama pukul 14.15. Meski singkat, kehadiran Raja Salman di masjid terbesar di Indonesia itu mendapatkan apresiasi.

Sebuah kursi beludru berwana biru dengan kayunya yang berwarna kuning gading disiapkan di belakang sajadah raja yang juga berwarna dominan biru. Begitu tiba, Raja Salman, Presiden Jokowi, Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, dan delegasi lainnya melaksanakan salat sunah tahiyatul masjid dua rakaat.

Rupanya, kursi itu berfungsi untuk menunjang aktivitas salat Raja Salman. Raja memang salat dengan berdiri. Namun, ketika sujud dan duduk tahiyat, dia duduk di kursi tersebut. Usai salat, rombongan menemui pengurus masjid dan menyerahkan kenang-kenangan berupa potongan kain penutup Kakbah atau yang lazim disebut Kiswah.

Kunjungan Raja Salman ke Masjid Istiqlal memang hanya terjadi cukup singkat. Rombongan mobil tersebut masuk pada pukul 14.12 WIB dari pintu selatan. Namun, 18 menit kemudian konvoi yang mengiringi mobil berplat Saudi Arabia itu sudah keluar. Orang-orang yang sudah menunggu lama pun pasrah hanya bisa melihat punggung rombongan dari kejauhan.

“Saya padahal ada di barisan depan. Tapi, saya juga tidak tahu yang mana yang raja. Soalnya, jaraknya sekitar 30 meter dan dia hanya salat tahiyatul masjid setelah itu pulang,’’ ujar Ari Suryadi, 42, yang sengaja meluangkan waktu istirahat kerjanya di sana.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Sabrina, 20, mahasiswi yang sengaja yang datang dari wilayah Jakarta Timur sejak mendengar kedatangan Raja Salman malam sebelumnya. meski tak bisa melihat dari dekat, dia mengaku tak terlalu sedih. ’’Toh, ini sebagai salah satu upaya masyarakat juga untuk menyambut raja dari Arab Saudi. Supaya dia merasa diterima di negara ini,’’ ujarnya.

Menurut Kepala Bagian Protokol dan Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah, kunjungan singkat tersebut memang standar bagi kepala negara dan tamu VVIP lainnya. Namun, dia merasa kunjungan kali ini cukup istimewa karena rombongan melakukan ibadah saat berkunjung.

’’Selain itu, dia juga memberikan kami kenang-kenangan berupa potongan kain Kiswah (kain yang digunakan untuk menutupi Kakbah, Red). Rencananya, kami akan taruh dibingkai dan dipajang di masjid,’’ ungkapnya.

Selain itu, Raja Salman juga menuliskan kesan dalam sebuah kertas untuk Masjid Istiqlal. Dalam pesan tersebut, dia mengaku gembira bisa mengunjungi rumah Tuhan dan mendoakan pengurus masjid mendapatkan pahala setimpal.

’’Saya sangat bahagia bisa berkunjung ke salah satu rumah dari rumah-rumah Allah yang menyebarkan ilmu keislaman yang Agung dan menjadi pusat syiar Islam di Asia tenggara. Semoga Allah memberikan balasan sebaik-baiknya kepada para penjaga masjid ini,’’ ujarnya dalam secarik kertas yang ditulis dalam bahasa Arab.

Dari Masjid Istiqlal, Presiden Jokowi dan Raja Salman bergeser ke Istana Merdeka. Di istana, Raja sudah ditunggu oleh 36 tokoh Islam Indonesia untuk dialog. Namun, sebelum pertemuan, Raja Salman terlebih dahulu bertemu anak dan cucu Presiden Soekarno di Istana Merdeka. Yakni, Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Menko PMK Puan Maharani. Sehari sebelumnya, Puan sudah bertemu Raja di Istana Bogor.

Dalam pertemuan sekitar 15 menit itu, Raja Salman mengapresiasi penyambutannya di Indonesia.

’’Saya merasa sambutan Presiden Joko Widodo, apalagi bisa bertemu anak dan cucu Presiden Soekarno ini merupakan satu bentuk sejarah yang semakin erat dengan Arab Saudi,’’ ujar Raja Salman sebagaimana ditirukan Puan.

Sementara, pertemuan dengan tokoh Islam juga berlangsung singkat, tidak sampai setengah jam. Dari 36 orang, ada tiga tokoh yang berkesempatan menyampaikan pendapat kepada Raja Salman. Yakni, Ketua MUI KH MA’ruf Amin, Ketua PP Muhammadiyah Prof Yunahar Ilyas, dan Habib Luthfi bin Yahya.

Yunahar yang juga Waketum MUI menceritakan jalannya pertemuan tertutup antara Presiden Jokowi, Raja Salman, serta pimpinan ormas Islam kemarin (2/3). “Pertama Pak Jokowi menyampaikan pengantar singkat,” jelasnya.

Untuk memudahkan komunikasi, setiap peserta disiapkan alat penerjemah. Setelah Jokowi menyampaikan arahannya, giliran Raja Salman mengutarakan sambutan singkat. Isinya tentang sambutan hangat masyarakat Indonesia serta agenda kerjasama di berbagai bidang.

Baru setelah itu Jokowi mempersilakan tiga orang perwakilan ormas menyampaikan masukan atau gagasan. Karena waktunya terbatas, tidak seluruh pimpinan ormas berkesempatan menyampaikan masukan untuk Raja Salman. “Pertama Kiai Ma’ruf Amin mewakili MUI. Beliau berbicara bahasa Arab,” jelasnya.

Kiai Ma’ruf di antaranya menyampaikan harapan supaya Saudi bisa membangun rumah sakit Islam di Indonesia. Kemudian juga mendirikan kampus khusus bahasa Arab serta lembaga kajian Islam. Khususnya Islam moderat.

Yunahar mendapatkan kesempatan kedua. “Saya mewakili ormas-ormas. Saya gunakan bahasa Arab,” tuturnya. Dia menyampaikan masukan supaya ada penguatan dakwah islamiyah antara Indonesia dengan Saudi. Seperti dakwah yang menyerukan Islam rahmatan lil alamin dan pembaruan-pembaruannya.
Posisi Saudi sangat strategis karena banyak lembaga dakwah di sana.

Selain itu di Saudi juga ada pusat fatwa. Turunan dari gagasan Yunahar adalah adanya akses pendiikan dan pelatihan pendakwah dari Indonesia ke Arab Saudi maupun sebaliknya. Masukannya yang kedua adalah penguatan kerjasama ekonomi dan pengingkatan kerjasama ilmu pengetahuan serta teknologi.

“Yang terakhir menyampaikan gagasan atau masukan adalah Habib Luthfi,” jelasnya. Intinya seluruh ormas mendukung peningkatan hubungan diplomatik kedua negara. Yunahar berharap investasi Saudi ke Indonesia bisa terus meningkat menyusul investasi dari Tiongkok.


Usai pertemuan, Raja beranjak ke halaman dalam kompleks Istana Kepresidenan untuk menanam pohon secara simbolis. Acara penanaman pohon itu seharusnya dilakukan di Istana Bogor sehari sebelumnya, namun batal karena hujan. Sebelum masuk lokasi penanaman pohon, Presiden mengajak Raja Salman berkeliling kompleks Istana menggunakan boogie car. Seperti biasa, Presiden Jokowi yang mengemudikan.

Pohon yang ditanam raja adalah pohon kayu ulin, yang merupakan tanaman khas Pulau Kalimantan. Pohon yang juga dijuluki kayu besi itu ditanam di sisi tenggara halaman dalam istana, dekat dengan bangunan Istana Merdeka. Raja Salman menyekop tanah sekali lalu melemparkannya ke dalam lubang yang telah terisi bibit setinggi 1,5 meter. Kemudian, disusul Presiden Jokowi menyekopkan tanah.

Usai seremoni penanaman pohon, Raja langsung kembali ke Hotel Raffles tempatnya menginap. Setelah melepas raja, Presiden kembali ke pohon dan mulai menyiraminya.

’’Kayu Ulin itu kayu yang paling kuat. Supaya hubungan kita (Indonesia-Saudi) menjadi kuat sekali, sekuat kayu ini,’’ujar Jokowi sembari menyiramkan air menggunakan gayung. (byu/bil/wan/jpgrup)

Warna-warni Payung Pantai Syariah Banyuwangi

0
Payung wisata pantai syariah dengan panorama laut selat Bali, diresmikan Kamis pagi (02/03/2017). Pantai syari’ah ini direncanakan hanya untuk kaum perempuan. foto: Rendra Kurnia/Jawa Pos Radar Banyuwangi.

batampos.co.id – Banyuwangi punya Pulau Santen yang dikonsep menjadi pantai syariah. Pantai ini diresmikan oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anaskamis (2/3/2017).

Pantai syariah itu lebih dikhususkan bagi perempuan. Lelaki tidak diperkenankan masuk kawasan wisata pantai syariah tersebut. Alasannya, seluruh petugas yang memberikan pelayanan di pantai syariah tersebut adalah perempuan dan berkerudung.

’’Ini hari terakhir laki-laki datang ke pantai ini. Besok yang masuk ke tempat ini hanya khusus perempuan,’’ ujar Anas.

Meski begitu, yang masuk di pantai syariah itu bukan hanya kaum muslim dan tidak harus berkerudung.

Masyarakat umum nonmuslim juga diperbolehkan berkunjung. Konsep pantai syariah yang dimaksud adalah seluruh pengunjung di pantai khusus berjenis kelamin perempuan.

Konsep pengembangan pantai syariah lainnya adalah seluruh kawasan pantai itu menyajikan makanan dan minuman halal. Selain itu, akan ada pemberitahuan menjelang waktu beribadah seperti peringatan suara azan, serta tempat bersuci lengkap dengan fasilitas tempat ibadah yang berkonsep pemisahan antara laki-laki dan perempuan.

’’Jadi, nanti ketika azan berkumandang, seluruh aktivitas di tempat ini harus berhenti. Boleh dilanjutkan kembali setelah azan selesai dan menunaikan salat bagi yang muslim,’’ jelas Anas.  (ddy/aif/c14/diq)

1000 Pedagang Miliki Lapak dan Kios Lebih dari Satu

0
Aktivitas jual beli di pasar KUD Tanjungpinang, Sabtu (4/2). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanjungpinang mulai melakukan penertiban lapak dan kios di seluruh Kawasan Pasar Baru, KUD sampai Pasar Bintan Center. Penertiban itu dilakukan dari 1 Maret sampai April mendatang. Hasil dua hari penertiban ditemukan 1000 pedagang yang memiliki lebih dari satu lapak dan kios.

“Lapak dan Kios yang dikelola BUMD mencapai 5000 unit. Dari total itu didapati 1000an pedagang memiliki lebih dari satu tempat. Kasus inilah yang akan kami lanjutkan,” ujar Direktur Utama (Dirut) BUMD Tanjungpinang, Asep Nana Suryana ketika dikonfirmasi, kemarin.

Ternyata, kata Asep, kondisi pedagang yang memiliki lebih dari satu lapak dan kios itu sudah berjalan lama. Bahkan mereka sudah menjalankan praktik penyewaan dengan pedagang lain sebelum dirinya duduk dikursi BUMD. Sehingga untuk menertibkannya akan menguras waktu yang lumayan lama.

Tahap awal, lanjut Asep, dirinya akan mendata terlebih dahulu pedagang-pedagang tersebut. Selanjutnya mencari tahu asal usul yang memberikan penyewaan lapak dan kios lebih dari satu kepada pedagang.

“Kami akan data dulu nama-namanya. Setelah selesai, bagi pedagang yang memiliki tempat dari satu akan kami tarik hak sewanya,” jelasnya.

Kemudian, sambung Asep, lapak yang ditarik dari pedagang akan diberikan kepada pedagang lainnya. Namun pedagang tersebut harus memenuhi berbagai persyaratan. Semua ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadi praktik pungli.

“Selain pedagang kami juga tertibkan karyawan perusahaan ini. Bagi yang didapati bermain akan kami pecat,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Komisasris BUMD Tanjungpinang, Riono menegaskan akan melakukan evlauasi besar-besaran dikubu BUMD. Tujuannya untuk pembenahan serta peningkatan kinerja manajemen. Sehingga kedepannya struktur perusahaan daerah (perusda) tersebut akan lebih optimal lagi.

“Bagi karyawan yang bermasalah atau tidak mampu bekerja akan kami pecat. Jadi gak ada lagi yang bermain dibelakang layar,” ungkap Riono yang juga menjabat sebagi Sekda Pemko Tanjungpinang ini. (ary)

Sepeda Motor Penjual Lontong Digondol Maling

0

batampos.co.id – Elis Murtini, 48, warga Kijang Kencana, yang berjualan Lontong dekat Warkop Meranti, di komplek pertokoan Bintan Centre, kehilangan motor Yamaha Mio Soul GT BP 5156 GW yang terparkir di depan tempat usahanya. Selain itu ia juga kehilangan tas yang berisi dua unit handpone, Kamis (2/3).

Ditemui di tempatnya berjualan, Elis mengatakan hilangnya motor dan tas yang berisi Handpone Samsung Note 3 dan Nokia senter tersebut diketahuinya ketika dia meletakan ember ke bagian belakang ruko usai membersihkan kotoran kucing di depan tempat usahanya.

“Saya balik ke depan, lihat motor saya tidak ada lagi. Saya cari tas saya juga tidak ada. Saya pun bertanya dengan orang yang kebetulan makan di warungnya itu,” ujar Elis.

Dikatakan Elis, dirinya pun langsung mencoba mencari kendaraannya itu dengan berkeliling dan bertanya dengan warga disekitar tempat usahanya. Namun, tidak ada warga yang mengetahui hal tersebut. Untuk itu, ia pun langsung melaporkan hal itu ke Polsek Tanjungpinang Timur.

“Saya diantarkan salah seorang warga ke Polsek untuk buat laporan kehilangan motor. Polisi pun langsung datang kesini (tempat usaha) dan mengecek CCTv dari toko sebelah,”kata Elis.

Dijelaskan Elis, saat terparkir di depan tempat usahanya itu. Kunci kontak sepeda motornya masih tergantung di kendaraanya. Hal itu karena sewaktu dia membawa barang belanjaannya lupa mencabut kunci kontaknya.

“Kuncinya masih tergantung di motor, karena saya lupa cabut. Soalnya sibuk mau masak untuk jualan. Saya rugi sekitar Rp 15 juta, akibat kejadian ini,”ucapnya.

Diterangkan Elis, orang yang mencuri motor miliknya itu, sehari sebelumnya juga pernah datang ke warungnya memesan makan dan minum. Namun, saat itu yang bersangkutan tidak membayar makan dan minumnya.

“Sehari sebelumnya itu. Dia bilang nanti saya bayar kalau sudah gajian. Itulah orang yang curi motor saya. Soalnya di CCTv dia yang bawa motor saya dan sempat mau nabrak mobil yang parkir di deretan ruko situ,” terang Elis sambil menunjukan mobil yang parkir.

Terpisah, Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Efendri Ali, yang dikonfirmasi terkait adanya aksi curanmor di wilayah hukum yang dipimpinnya, belum memberikan jawaban. (ias)

Anambas Harus Jadi KEK Pariwisata

0

batampos.co.id – Sejumlah Agenda dilaksanakan Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwsita. Bahkan memuluskan jalan tersebut Wakil Bupati Wan Zuhendra dan Sekretaris Daerah (sekda) menghadiri workshop KEK yang dilaksanakan di Hotel Swiss Bel Tuban Kubu Anyer Kuta Bali.

“Saya mendampingi Pak Wabup mengikuti acara workshop penguatan Kemitran Jejaring KEK di Hotel Swiss Bel Tuban Kubu Anyer Kuta Bali,” ungkap Sahtiar, Sekretaris Daerah KKA melalui Telphon genggamnya Kamis (2/3)

Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menyampaikan point-point penting yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah untuk penetapan KEK. “Selain itu pada kegiatan tersebut juga mengecek kesiapan daerah sebelum ditetapkan sebagai KEK,” jelasnya.

Lebih jauh Sahtiar mengatakan, jika untuk mewujudkan Poros KEK harus sinergi antara Pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi serta pusat. KEK sendiri bisa dilakukan oleh pihak swasta atau Badan Usaha untuk ajukan KEK kepusat. “Untuk swasta yang berbentuk badan usahan mesti mendapatkan persetujuan pemerintah daerah untuk mengajukan KEK,” tuturnya.

Anambas sendiri tambah Sahtiar ada 18 langkah yang mesti dipenuhi untuk menjadikan daerah sebagai KEK, dan langkah-langkah tersebut mesti dipenuhi untuk memuluskan jalan menjadi KEK.

Masih kata Sahtiar, Untuk Anambas sendiri pada hari sabtu (4/3) mendatang akan turun sebanyak 25 orang dari Kemeko Maritim ke Anambas untuk melakukan persiapan KEK di Anambas. Pada saat itu kata Sahtiar, maka pemda akan menyampaikan point-point yang merupakan salah satu syarat untuk menjadikan Anambas sebagai salah satu KEK di Indonesia. “Mereka akan berada di Anambas selama 3 hari yakni dari tanggal 4 sampai dengan 6 maret 2017 mendatang,” tukasnya.

Pemerintah daerah sangat fokus pada KEK, bahkan sejak awal Bupati sudah melaksanakan ekspos di kementrin dalam rangka mewujudkan Anambas menjadi salah satu daerah yang memiliki KEK di Indonesia. “Selain melakukan persiapan, pak Bupati Juga sudah melakukan ekspos ke Kementrian,” tandasnya. (sya)

Camat, Lurah dan Kepala Desa Harus Cepat Tanggap

0
Bupati Bintan Apri Sujadi bersama warga saat mengunjungi Desa Malang Rapat Bintan, Kamis,2/3. Foto: batampos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi, menginstruksikan kepada seluruh camat, lurah dan kepala desa untuk cepat tanggap memberikan pelayanan dengan turun langsung ke masyarakat. Hal ini dalam rangka memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Saya menegaskan dan menekankan agar camat, lurah dan kepala Desa bisa cepat tanggap dalam melayani masyarakat dengan baik. Kuncinya adalah bagaimana agar bisa turun langsung menjumpai masyarakat. Saya tidak mau mendengar laporan ada perangkat daerah yang maunya dilayani oleh masyarakat,” tegasnya saat kunjungan ke Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kamis (2/3).

Apri menuturkan sudah menjadi kewajiban bagi perangkat daerah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Hal ini dikarenakan masyarakat sangat butuh perhatian dan pelayanan yang maksimal dari seorang aparatur negara.

Selain itu aparatur negara juga harus disiplin dalam menjalankan kewajibannya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku. “ASN harus lebih memperhatikan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan sesuai dengan peran pemerintah dalam menyukseskan penyelenggaraan pembangunan sangat diperlukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat. artinya, pemerintah diminta untuk mengerti apa yang kini menjadi permasalahan masyarakat. “Seyogyanya pemerintah mestinya harus hadir di tengah-tengah masyarakat,” tutupnya. (cr20)

Alias Wello Ubah Lokasi Kumuh Jadi Pujasera Artistik

0
Alias Wello. Foto: Wijaya satria/batampos.

batampos.co.id – Bupati Lingga Alias Wello komit meningkatkan keindahan kota Dabo Singkep untuk meraih Adipura. Gerakan yang telah dimulai Bupati yang akrab disapa Awe ini salah satunya merubah kawasan kumuh di Jalan Kecil di tengah Kota Dabo, persisnya di Jalan KUD, antara Jalan Pramuka dan Jalan Perusahaan, menjadi pujaserah dengan disain artistik untuk menambah keindahan kota yang masuk dalam kancah peraihan Adipura tersebut.

“Konsep yang kami tawarkan untuk membuat lokasi ini tempat yang indah, artistik dan menjadi lokasi santai bagi warga,” ujar Alias Wello ketika meninjau pekerjaan pembangunan pujasera tersebut di tengah Kota Dabo, Kamis (2/3) lagi.

Saat meninjau lokasi pembangunan pujasera itu, Alias Wello yang mengenakan kaos orange bertuliskan Lingga Terbilang itu menyarankan sejumlah pekerja agar lebih cepat bekerja namun tidak mengindahkan keamanan serta kerapihan untuk mencapai hasil yang baik nantinya. Alias Wello juga meminta agar pembangunan itu selesai dalam waktu penyambutan agenda akbar nasional yakni, Adipura.

Sebelumnya, lokasi kecil di tengah kota itu terlihat kumuh, ditumbuhi sejumlah tanaman rumput terkesan semak dan tak terawat. Di dalamnya, ada bangunan reot nan kumuh. Parahnya lagi, ketika hujan turun, lokasi itu juga menjadi salah satu daerah penyebab banjir karena selokan yang kecil telah tertutup oleh semak dan sampah. Untuk itu, Alias Wello berkeinginan mengubah lokasi kecil itu menjadi kawasan indah di tengah kota.

Lebih lanjut Alias Wello mengatakan, kawasan tersebut setelah dirubah menjadi pujasera, akan dikelola oleh koperasi masyarakat yang tentunya akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, kawasan tersebut juga akan digunakan untuk sejumlah kegiatan pengajian dan zikir bersama.

“Kawasan ini nantinya bukan hanya untuk tempat hiburan semata, tapi setiap Jumat akan diadakan pengajian dan zikir bersama,” kata Alias Wello.

Konsep yang diusung Alias Wello untuk lokasi tersebut adalah menjadikan puja sera yang mengemban wawasan lingkungan serta menambah ukhwah bagi seluruh masyarakat Dabo Singkep. Sekaligus menambah lokasi santai di tengah kota bagi warganya. Hal ini dianggap penting mengingat belum ada pujasera yang mengusung konsep tersebut.

Alias Wello mengaku akan terus melakukan sejumlah program terobosan untuk kepentingan masyarakat dan memajukan Tanah Bunda Melayu menjadi salah satu kabupaten di Provinsi Kepri yang tergolong nyaman bagi penduduknya serta terbilang kompeten untuk dijadikan daerah rujukan percontohan. (wsa)

Tanpa Konfirmasi Lapangan, Data Penerima Raskin Berkurang 381 Warga

0

batampos.co.id – Penerima jatah beras untuk warga miskin (raskin) di Kecamatan Moro tahun 2017, terjadi pengurangan. Jika di tahun 2016, tercatat sebanyak 1.401 warga, kini turun menjadi 1.020 warga.

“Artinya, terjadi kekurangan sebanyak 381 warga dari dua kelurahan, dan 10 desa,” ungkap Kasi Kesra Camat Moro, H.Bustami, Kamis (2/3) kemarin.

Mengenai nama-nama penerima raskin, Bustami menyebutkan, langsung dari pusat. Kecamatan hanya menerima data daftar nama penerima raskin tersebut.

“Revisi daftar nama penerima raskin yang dinilai tidak tepat pada sasarannya. Ini menjadi dilematis bagi petugas kelurahan maupun petugas perdesaan untuk membagikan raskin itu nantinya,” ujarnya.

Sementara Swardi maupun Halim selaku Ketua RT di Kelurahan Moro dan Kelurahan Moro Timur, mengaku sontak kaget setelah mengetahui data daftar nama penerima raskin dan menghapuskan nama penerima raskin tahun 2016 lalu. Sebab, untuk pendataan nama yang dinilai berhak menerima raskin itu tidak ada konfirmasi dan konsultasi dengan RT setempat.

“Makanya, dari data tahun 2017 ini, boleh dikatakan banyak yang hidupnya memprihatinkan dan janda yang dihapus namanya. Sementara di antara nama yang terdata itu dinilai ekonominya cukup bagus, namun namanya masih terdaftar berhak menerima raskin tersebut,” tegas Swardi nada kesal. (pst)

Disdik Jamin Tak Ada Buku Paket Berkonten Pornografi

0

batampos.co.id – Maraknya, buku paket yang berkonten pornografi di beberapa wilayah menjadi perhatian orangtua murid. Salah satu pemerhati pendidikan Raja Jurantiaz mengungkapkan, selama ini untuk di Kabupaten Karimun belum didapati buku paket yang berkonten pornografi baik untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

”Walaupun belum ditemukan, tapi kita harus mewaspadai buku paket berkonten pornografi. Terutama di pulau-pulau, sebab tidak menutup kemungkinan akan terjadi dikemudian hari nantinya,” tegasnya mantan anggota DPRD Karimun, kemarin (2/3).

Untuk itu pihaknya berharap kepada para pengawas yang ada di Dinas Pendidikan Karimun, harus benar-benar bisa memantau buku-buku paket yang didatangan dari penerbit melalui distributor buku Nasional. Artinya, jangan sampai terjadi hingga terbaca oleh para anak didik terutama untuk kalangan SD.

”Kuncinya ada di pengawasan dari Dinas Pendidikan. Biasa Buku pelajaran Bahasa Indonesia, dengan mengarahkan bacaan berkonten pornografi. Seperti yang ditemukan dibeberapa daerah,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim memastikan, untuk kabupaten Karimun tidak ada buku paket berkonten pornografi. Sebab, buku paket yang datang ke Karimun sudah dilakukan penseleksian secara detail sebelum diedarkan ke sekolah-sekolah.

”Hingga saat ini belum ditemukan. Dan saya sudah perintahkan seluruh kepala sekolah maupun guru, apabila kedapatan langsung laporkan ke Dinas,” tegasnya.

Sebab, hanya satu penerbit yang dapat rekomendasi untuk mendistribusikan buku paket di sekolah-sekolah. Sehingga, kecil kemungkinan terjadi kesalahan pencetakan buku tersebut. Karena telah memenuhi kreteria yang kita ajukan kepada penerbit.

”Untuk mengantisipasi, peranan kita semua juga sangat penting. Selain para guru yang ada di sekolah, terutama peranan orangtua di rumah,” tuturnya. (tri)

Sepasang Kekasih dan Seorang Bidan Ditangkap, Kasus Janin Bayi

0

batampos.co.id – Polsek Bintan Utara berhasil menangkap tiga pelaku pembuang janin bayi yang ditemukan dalam bungkusan plastik dengan kondisi tidak utuh di lahan milik Ahau, Rt 003 Rw 003 Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (22/2) lalu.

Ketiga pelaku itu adalah pasangan kekasih Rita Karina, 22, dan Arie Putra Sulistiono, 23, serta Elfrida Simbolon, 65, seorang bidan yang ikut membantu menggugurkan janin bayi yang dihasilkan di luar nikah.

“Pelaku ini kami amankan di waktu dan tempat yang berbeda. Salah satunya pasangan kekasih Rita dan Arie yang ditangkap, di Kawasan Industri Lobam, Kamis (23/2) lalu,” kata Kapolsek Bintan Utara, Kompol Jaswir, Kamis (2/3).

Sementara itu, sambung Elfrida, yang merupakan seorang bidan yang ikut berperan menggugurkan janin bayi tersebut juga berhasil diamankan di rumahnya berdasarkan pengembangan terhadap pasangan kekasih yang berhasil ditangkap sebelumnya.

“Pasangan ini sudah mengakui semua perbuatannya. Mereka melakukan itu karena takut ketahuan sama orang tuanya. Jadi bayi yang sudah dikandung selama lima bulan tersebut langsung digugurkan menggunakan jasa bidan,” terangnya.

Dikatakan Jaswir, pelaku pasangan kekasih dan bidan ini dikenakan pasal 194 UU RI no 36 tahun 2009 atau pasal 348 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (cr20)