Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 13610

Durai Butuh Pelabuhan Bongkar Muat

0
Camat Durai Agung (baju putih) berbincang dengan anggota DPRD Syamsul saat meninjau rencana lokasi pembangunan pelabuhan bongkat muat. Foto: Polister/batampos.

batampos.co.id – Pembangunan pelabuhan bongkar muat di Kecamatan Durai, begitu mendesak. Hal itu untuk percepatan pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi dalam mensejahterahkan masyarakat Durai tersebut.

Syamsul, anggota DPRD Karimun mengaku, Kecamatan Durai memang sangat perlu dibangun pelabuhan bongkar muat. Selain memperlancar roda ekonomi, juga berimbas pada pesatnya pembangunan.

“Memang, sudah sewajarnya usulan warga mengenai pelabuhan bongkar muat direalisasikan. Tujuannya, meningkatkan roda dan perekonomian masyarakat,” ungkap Syamsul usai Musrenbang, Kamis (23/2) lalu.

Usai Musrenbang, kader Golkar ini bersama Camat Durai Agung, dan perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) Karimun, telah melakukan pemantauan lapangan alokasi pembangunan pelabuhan kapal bongkar muat barang sesuai usulan masyarakat Durai tersebut.

Dari hasil pantauan di lapangan, lokasi pelabuhan kapal bongkar muat barang itu dinilai sudah tepat sekali untuk menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat Durai tersebut. Selain usulan pelabuhan bonkar muat itu, dan juga dilakukan pantauan dilapangan skala prioritas pembangunan infranstruktur jalan aspal hotmix sebagaimana yang didambakan masyarakat Durai tersebut.

“Insyallah, bangunan jalan hotmix dan pembangunan pelabuhan bongkar muat barang diagendakan menjadi skala prioritas anggaran 2017/2018. Artinya, harapan masyarakat Kecamatan Durai bisa terwujud. Ini seiring dengan komitmen bupati saat berkunjung ke Durai belum lama ini,” kata Syamsul. (pst)

Lakalantas Tunggal, Pengemudi Ngaku Masih Belajar

0
Suryadi anggota Polsek Kundur Utara/Barat melihat kondisi Xenia usai lakalantas di jalan Sungai Raya. Foto: Batampos.

batampos.co.id – Kecelakaan lalulintas (kalalantas) tunggal terjadi di jalan Sungai Raya Desa Sungai Ungar Utara, Kecamatan Kundur Utara, Jumat (24/2) sekitar pukul 12.00 WIB. Minibus Xenia BP 2117 HK yang dikendarai As’ad terbalik dan terpersok dalam parit. Tidak ada korban jiwa, namun kondisi kendaraan Xenia tampak ringset akibat membentur bahu jalan.

Kapolsek Kundur Utara/Barat AKP Emsas saat dikonfirmasi membenarkan kejadian lakalantas tunggal yang menyebabkan minibus Xenia terbalik dalam parit. Dari laporan anggota jaga menyebutkan pengemudi As’ad berangkat dari Tanjungberlian menuju Tanjungbatu dengan kecepatan 60 kilometer perjam. Setibanya di tikungan pengemudi hilang kendali hingga menyebabkan kendaraan oleng dan akhirnya terbalik masuk dalam parit.

“Tidak ada korban jiwa pengemudi As’ad sendirian dalam kendaraan tersebut. Pengemudi juga mengakui jika dirinya masih tahap belajar mengendarai kendaraan karena hilang kendali hingga terjungkal. Ironisnya pengemudi juga belum memiliki surat izin mengemudi (SIM), kasusnya sudah diserahkan ke lantas Polsek Kundur,” tegas Emsas.

Ditambahkan identitas pengemudi Xenia atas nama As’ad dalam proses pengurusan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) kabupaten Karimun. Dari surat keterangan pengurusan E-KTP pengemudi beralamat di jalan Telaga Riau RT 004 RW 002 kelurahan Sungai Lakaln Barat. Kejadian lakalantas ini diharapkan menjadi peringatan masyarakat bersama agar waspada dan hati-hati saat mengendarai kendaraan. (ims)

 

Rupanya Pemko Batam belum Panggil Mitra untuk Jelaskan Masalah KTP

0
Warga saat melakukan perekaman e-ktp. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Rencana Pemko Batam memanggil pimpinan bank dan perusahaan guna menegaskan surat keterangan sementara pengganti e-KTP sah, tak kunjung dilakukan.

“Belum dipanggil, itu belum,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Batam Jefridin, Jumat (24/2).

Padahal, rencana tersebut sudah digulirkan sejak akhir Januari lalu. Walikota Batam Muhammad Rudi direncanakan langsung memberikan penegasan ke perwakilan bank dan perusahaan, karena pada surat keterangan tersebut juga tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang juga ada di KTP.

“Kenapa kami stop, dulu pernyataan Mendagri KTP sudah siap, makanya kemarin kami tunda,” tambah Jefridin, buru-buru.

Sikap Pemko Batam ini terkesan lamban, padahal dokumen kependudukan tersebut cukup penting, apalagi ada bank yang mengharuskan fisik eKTP.

Hal ini diperparah, lelang eKTP yang mestinya tersedia akhir Februari ini belum bisa dilakukan karena proses lelang macet. Alhasil blangko kosong hingga akhir Maret mendatang.

“Coba tanya Sekda (Jefridin), belum ada ya (pemanggilan pimpinan bank dan perusahaan)?” kata Walikota Batam Muhammad Rudi dalam suatu kesempatan.

Sebelumnya, Jefridin menyampaikan ke pewarta di depan Walikota Batam Rudi, pemanggilan dipilih karena dengan demikian pimpinan bank dan perusahaan paham bahwa surat keterangan sementara itu sah. Ini dilakukan agar masyarakat tanpa kendala jika ingin menyelesaikan kewajiban administrasi.

“Kepala bank dan perusahaan di Batam akan diundang dan temu langsung untuk diberitahu, nggak lewat surat himbau lagi,” kata Sekretaris Daerah, Jefridin, Selasa (31/1) siang.

Terhitung sejak September 2016 lalu hingga Januari 2017,  sebanyak 56.192 berkas se Batam menunggu cetak menumpuk di kecamatan. Tumpukkan terbanyak yakni di kecamatan mainland, sementara di hinterland tak ada yang tembus seribu berkas.

Jika dirinci data perkecamatan tersebut diantaranya,

  • Kecamatan Batam Kota yakni 8.777 berkas.
  • Kecamatan Sagulung 8.600 berkas,
  • Kecamatan Sekupang 7.453 berkas,
  • Kecamatan Batuaji 7.400 berkas,
  • Kecamatan Lubukbaja 4.960 berkas,
  • Kecamatan Nongsa 4.853 berkas,
  • Kecamatan Seibeduk 4.279 berkas,
  • Kecamatan Batuampar 3.044 berkas,
  • Kecamatan Bengkong 5.388 berkas.
  • Kecamatan Belakangpadang 539 berkas,
  • Kecamatan Galang 501 berkas,
  • Kecamatan Bulang 416 berkas. (cr13)

Lanal Karimun Amankan Boat Penyelundup TKI Ilegal

0

batampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Lanal Tanjungbalai Karimun menangkap sebuah boat pancung dengan kapasitas mesin 40 PK yang membawa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia.

Dari dalam boat itu, diamankan sebanyak 7 orang TKI ilegal yang terdiri dari lima pria dan dua wanita. Boat ini diamankan pada posisi 1° 3′ 997″ N 103° 25′ 290″ E, perairan timur Tanjungbalai Karimun.

Danlantamal IV Laksma TNI S Irawan melalui Kepala Dispen Lantamal IV Mayor Laut Josdy Damopolii menjelaskan penangkapan ini bermula dari adanya kegiatan penyelundupan TKI ilegal di sekitar Tanjungsebatak Leho, Karimun, pada Rabu (22/2) lalu.

“Tim WFQR IV/Posal Leho Lanal Tanjungbalai Karimun langsung melakukan pencarian sesuai dengan informasi masyarakat. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya berhasil kita tangkap sebuah boat pancung,” katanya.

Setelah berhasil diamankan, boat pancung tanpa nama itu dibawa menuju Posal Leho untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap TKI beserta tekong dan barang bawaan boat pancung secara menyeluruh.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kita tidak menemukan barang-barang terlarang seperti narkoba,” ujarnya.

Setelah diamankan, Tim WFQR-IV Lanal Tanjungbalai Karimun melaksanakan pengembangan dengan menggali informasi dari TKI dan tekong kapal tersebut. Adapun hasil pengembangan itu, diperoleh keberadaan agen penanggung jawab kegiatan TKI ilegal tersebut.

“Penanggung jawab dari kegiatan penyelundupan TKI ilegal tersebut adalah pria yang bernama Yusrizal alias Bije. Ia kita tangkap di rumahnya,” tuturnya.

Untuk selanjutnya, sebanyak tujuh orang TKI, satu orang tekong dan satu orang agen dibawa ke Mako Lanal Tanjungbalai Karimun guna pengecekan urine, apakah mereka terkait dalam penyalagunaan narkoba.

Danlantamal IV juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terbujuk rayu salah seorang oknum agen TKI yang merekrut dan membawa keluar negeri dengan mengiming-imingi pekerjaan dan upah yang menggiurkan.

Dari hasil keterangan pengakuan tekong pengiriman Tanjungbalai Karimun ke Sungai Cokoh Johor, ia membawa sebanyak tiga TKI ilegal. Kemudian dari Sungai Cokoh Johor ke Tanjungbalai Karimun, ia membawa tujuh orang.

“Namun usaha penyeludupan TKI ini tertangkap saat membawa tujuh orang TKI ilegal dari Sungai Cokoh Johor menuju Tanjung Balai Karimun,” tuturnya.

Irawan mengatakan, dalam beberapa waktu yang lalu telah banyak korban yang berjatuhan akibat pengiriman TKI secara ilegal. Bahkan, yang masih segar di ingatan adalah peristiwa kecelakaan speed boat yang membawa TKI.

“Hampir semua penumpang tenggelam di Malaysia dan ini bukan pertama kali terjadi. Akan tetapi, ini sudah terjadi berulang kali. Apa lagi saat ini kondisi cuaca dan laut kurang bersahabat, sehingga sangat riskan terjadinya kecelakaan laut,” imbuhnya. (cr1)

Sejak Januari 2017, Imigrasi Tolak 80 WNA Masuk Indonesia melalui Batam

0
Kantor Imigrasi Batam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Sebanyak 80 orang Warga Negara Asing (WNA) dari berbagai negara ditolak oleh petugas Imigrasi Kelas I Khusus Batam untuk masuk ke wilayah Indonesia melalui Batam.

Ke-80 orang yang ditolak saat masuk melalui Bandara atau pun pelabuhan itu, tercatat mulai dari awal bulan Januari hingga tanggal 24 Februari 2017.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam Teguh Prayitno mengatakan, pengawasan terhadap WNA itu merupakan perintah langsung dari Dirjen Imigrasi dan harus segera dilaksanakan.

Teguh menjelaskan, alasan ditolaknya 80 orang WNA itu dikarenakan tidak memenuhi peraturan yang berlaku bagi WNA yang akan masuk ke Indonesia.

“Mereka kami tolak karena diduga melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin keimigrasian. Selanjutnya mereka kami kembalikan ke daerah asalnya,” katanya.

Teguh mengatakan, ada berbagai macam kegiatan yang tidak sesuai dengan izin keimigrasian. Salah satunya, WNA yang akan masuk ke wilayah Indonesia itu akan bekerja tanpa dilengkapi dokumen yang lengkap.

Dugaan dari Teguh, tidak menutup kemungkinan dari beberapa orang WNA yang ditolak oleh pihaknya itu akan menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) asing di wilayah Batam atau pun wilayah Indonesia.

“Salah satunya seperti WNA yang menjadi PSK asing yang kita tangkap beberapa waktu yang lalu itu,” katanya.

Saat penangkapan itu, WNA yang memasuki wilayah Indonesia untuk menjadi PSK itu hanya menggunakan paspor pelancong, sehingga melebihi izin tinggal yang diberikan oleh Imigrasi.

“Kami akan terus mengawasi warga negara asing yang masuk ke Indonesia melalui Batam,” imbuhnya. (cr1)

Raja Salman Pun Tertarik Wisata Lombok

0
Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. (foto: bloomberg)

batampos.co.id – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ternyata pun melirik Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pulau yang dua tahun mendapat predikat destinasi Wisata Halal Favorit 2016.

Rencananya, beberapa perwakilan dari mereka akan menyambangi Lombok dengan agenda meninjau kawasan wisata Mandalika dan peluang-peluang investasi pariwisata.

“Selain melihat langsung destinasi wisata Mandalika, akan ada pertemuan bisnis antara Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan pihak delegasi Arab Saudi terkait pariwisata,” ujar Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas, Hiramsyah S Thaib, yang didampingi PIC Mandalika, T. Rahmadi, Jumat (24/2/2017).

Hiram mengatakan, kedatangan Raja Salman ke Bali ini harus jadi penyemangat buat Lombok, supaya jadi destinasi yang sama dengan Bali, baik infrastruktur dan keamanannya. Lombok baru akan memiliki hotel bintang lima plus setelah kawasan Mandalika rampung. Karena hotel-hotel yang akan dibangun di sana memang hotel berkelas dunia.

“Kabar dari Kementerian Luar Negeri permintaan ada penjadwalan untuk meninjau Lombok sebagai wisata halal telah disetujui pihak kedajaan Arab Saudi,” ungkap Hiram.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, H. Lalu Muhammad Faozal menjelaskan, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Lombok Tengah, NTB tengah dikebut.

Pemerintah telah memberikan kepastian sekaligus memberikan daya tarik bagi penanam modal melalui penetapan PP Nomor 96 Tahun 2015 tentang Fasilitas dan Kemudahan di KEK dan Perpres Nomor 3 Tahun 2015 tentang Proyek Strategis Nasional. Dalam waktu tidak lama, Lombok akan memilik Bandara International yang akan dapat didarati pesawat-pesawat besar. Pengembangan bandara juga akan dilanjutkan dengan perpanjangan landas pacu dari 2750 meter menjadi 3000 meter. Direncanakan, dalam waktu dekat, Bandara Internasional Lombok (BIL) akan mampu melayani penerbangan jarak jauh (long haul).

“Pada tahun 2017 ini, BIL akan dilengkapi dengan dua apron baru untuk pesawat berbadan lebar (widebody) sekelas Boeing 777 atau Airbus 330. Artinya BIL akan mampu  menampung 10 apron pesawat berbadan sedang (narrow body) dan 2 apron untuk berbadan lebar,” papar Faozal.

Faozal menambahkan, infrastruktur penunjang keamanan dan keselamatan juga sedang digeber. Di kawasan Mandalika, akan dipasangi kamera Closed Circuit Television (CCTV) di beberapa titik yang beroperasi 24 jam. Dan untuk keselamatan, yang disediakan berstandar global bekerjasama dengan Direktorat Polisi Air Polda NTB untuk membentuk satuan Life Guard.

Berdasarkan data Kemenpar, peningkatan kunjungan wisatawan dari Timur Tengah pada 2015 sekitar 39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2016, sudah tercapai 2 juta wisatawan Timur Tengah yang berkunjung ke Indonesia. Angka ini diprediksi akan bertambah menjadi empat juta wisatawan pada 2018. Wisman dari Timur Tengah ini ada dari Arab Saudi, Dubai, Qatar, dan Abu Dabi.

Menpar Arief Yahya direncanakan bakal menjemput keluarga Raja Salman di Bandara Ngurah Rai, Bali. Ini adalah bentuk perhormatan dan penghargaan dari Pemerintah Presiden Joko Widodo atas keputusan raja untuk  berwisata ke Bali.

“Kami berterima kasih pada Raja Salman, telah memilih Bali dan Indonesia sebagai destinasi tempat berlibur bersama keluarga kerajaan, selamat menikmati Wonderful Indonesia,” hormat Arief Yahya ke Raja Salman.

Paling sering, raja berlibur di Maldives dan Seychelles.(*/JPG)

Anak, Menantu, dan Cucu Mati setelah Minum Racun

0
Mendiang Kadek Suciani (kiri) bersama Kadek Dwi Cahya Putri Putu dan Wahyu Adi Saputra. (REPRO RADAR BALI)

batampos.co.id – Satu keluarga mati setelah minum racun.

Made Suardana, 59, sangat terpukul. Ia kehilangan anak lelaki satu-satunya Kadek Artaya, 32; menantunya Kadek Suciani, 27; serta dua cucunya Putu Wahyu Adi Saputra, 7; dan Kadek Dwi Cahya Putri, 3, sekaligus. Keluarga muda tersebut tewas setelah menenggak racun.

Terkuaknya ulah pati warga Banjar Dinas Jero Kuta, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali itu berawal dari kecurigaan Made Suardana sepulang dari pasar untuk mengojek sekaligus mengantar sang istri Ketut Suartika, 44, yang berjualan di Pasar Tejakula sekitar pukul 05.30.

Saat itu dia melihat lampu kamar yang ditempati keluarga anaknya masih menyala. Kemudian, dia mencium bau menyengat.

Suardana pun mengira bau gas. Setelah dicek ke dapur, ternyata tidak ada gas yang bocor. Namun, bau gas tersebut justru belum hilang. Bau menyengat itu semakin kuat saat dia berada di depan pintu kamar sebelah barat. Ketika pintu hendak dibuka, ternyata terkunci dari dalam.

Akhirnya, Suardana mendobrak pintu kamar yang dikunci dari dalam tersebut. Alangkah kagetnya dia setelah melihat semua korban tertidur dengan mulut berbusa.

Suardana panik. Namun, dia masih sempat menolong korban dengan memberikan air kelapa yang dipetik di depan rumah. Mengetahui sang anak, menantu, dan kedua cucunya tidak ada reaksi, dia pun berteriak meminta pertolongan kepada tetangga.

Akhirnya, satu per satu tetangga datang dan menolong korban dengan mencarikan kendaraan untuk dibawa ke rumah Bidan Kadek Dewi di Desa Pacung. Lantaran keempat korban sudah meninggal, mereka langsung dibawa ke rumah paman korban di Dusun Kaje Kangin. Keempatnya dibuatkan upacara di rumah milik Gede Suarsana, 60.

Untuk memastikan kematian tersebut, tim medis dari Puskesmas II Tejakula yang dipimpin dr Komang Ari Wirama langsung memeriksa korban. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Ditemui di rumah duka, Ketut Suartika, ibu korban, terlihat shock dan tidak percaya bahwa anak lelaki satu-satunya, menantu, serta cucunya meninggal begitu cepat tanpa memberikan sedikit pun firasat. Bahkan, dia mengaku tidak tahu pasti kenapa anaknya bunuh diri.

Sepengetahuan dia, tidak pernah ada masalah atau konflik dengan anak dan menantu. Baik secara pribadi maupun masalah anaknya dengan orang lain.

Namun, seingat Ketut Suartika, menantunya Kadek Suciani memiliki riwayat mag kronis serta batuk yang tidak kunjung sembuh. Akibat sakit tersebut, badan Ketut Suartika menjadi kurus. Di samping itu, cucu pertamanya juga sering sakit-sakitan.

“Seperti mimpi rasanya, anak, menantu, dan cucu saya meninggal. Padahal, sebelum berangkat ke pasar sekitar jam 3 pagi, saya sempat lihat mereka, tetapi masih tertidur. Suami saya datang jemput saya terus nyuruh pulang. Setelah di rumah, kaget ternyata sudah ramai orang berkumpul. Anak saya pendiam, dia tidak pernah ada masalah dengan siapa pun. Bahkan, setahu saya, mereka tidak pernah punya utang dengan siapa pun. Makanya, saya kaget, kok tega mengambil jalan seperti itu,” ujarnya sambil menyeka air mata.

Padahal, menurut ibu korban, sehari sebelum meninggal, korban sempat pergi ke Singaraja. Hanya, Suartika tak tahu pasti apa yang dicari anak, menantu, dan cu­cunya di sana.

“Saya juga tak tahu kapan mereka beli racun, beli minuman, karena sebelumnya tak ada,” imbuhnya.

Paman korban Gede Suarsana juga tak menampik bahwa keponakannya tidak pernah memiliki masalah dengan siapa pun. Bahkan, Kadek Artaya ulet bekerja.

“Sama saya sering ngobrol, tetapi karakternya memang pendiam. Mungkin kematiannya karena depresi. Sebab, Kadek Suciani (sang istri) dan kedua anaknya sering sakit-sakitan secara bergantian. Mungkin itu penyebab mereka bunuh diri,” terangnya. (dik/yes/c21/ami)

10 Hal yang Dimiliki Raja Salman

0
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulazis Al Saud (AFP PHOTO)

batampos.co.id – Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud hendak datang ke negeri kita. Yuk, kita intip 10 harta pribadi beliau yang mewah seperti dilansir CBS News, Jumat (24/2).

Penjara Pribadi
Majalah Time telah melaporkan bahwa raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, mempertahankan penjara pribadi untuk “pangeran bandel dan putri boros” yang lalai untuk membayar tagihan mereka.

Kapal Pesiar Mewah Seluas Lapangan Sepak Bola
Kapal pesiar diparkir di tempat liburan favorit keluarga kerajaan Marbella, Spanyol. Kapal ini memiliki ruang perjamuan sendiri dan 30 ruang tidur 30.

Liburan 30 Juta USD
Kerajaan Arab Saudi diduga menghabiskan banyak uang saat berlibur di Maladewa. Menyewa 3 resor untuk dirinya sendiri dan tamunya, di Anantara Dighu.

Istana Pribadi
Presiden Obama baru-baru ini mengunjungi istana pribadi Salman di Erga Palace di Riyadh. Tak sembarangan tokoh yang bisa masuk ke istana ini.

Rumah Mewah
Keluarga menikmati istana dan rumah mewah di Swiss.

Sebuah Keberuntungan yang Dirahasiakan
Kekayaan keluarga kerajaan Saudi  diduga mencapai 1,4 triliun USD.

100 Pengawal Saat Berlibur
Sebanyak 100 pengawal mendampinginya ketika berlibur di Maladewa.

Banyak Emas
Berbagai mebel milik kerajaan Saudi berlapis emas. Misalnya kotak tisu dispenser berlapis emas, kolam renang, dan kursi juga terbuat dari emas.

Sebuah Sekolah Khusus Bangsawan
Sebuah sekolah para bangsawan di Riyadh dimiliki Salman.

Punya Media
Punya saham di beberapa surat kabar terkemuka, termasuk Asharq Al-Awsat. (cr1/JPG)

Ide Dahsyat Dahlan Iskan

0

batampos.co.id – Dahlan Iskan memiliki ide-ide yang dahsyat. Jauh hari ia sudah berpikir masyarakat di daerah harus bisa memperoleh informasi lewat media. Sehingga akhirnya memutuskan membuat media massa.

“Yaitu membuat koran kecil di daerah sehingga orang tidak perlu membeli koran dari Jakarta. Apa yang dilakukan Dahlan sangat luar bisa dan mencerdasakan bangsa,” kata Pakar hukum tata negara Prof Dr Yusril Ihza Mahendra.

Menurut Yusril, Dahlan juga membantu membangun demokrasi di Indonesia.  Lantaran media massa miliknya telah memberikan sumbangsih yang sangat besar.

“Ini sederhana,  tapi punya pengaruh besar,” pungkasnya.

Yusril mengaku  mengenal dekat dengan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan. Yusril menuturkan kedekatannya dengan Dahlan  saat menjadi mahasiswa dan tinggal bersama-sama dalam satu asrama. Kedekatan itu ditambah  orang tuanya juga bersahabat dengan orang tua Dahlan Iskan.

“Pak Dahlan sudah kenal lama saat saya masih mahasiswa dan tinggal di asrama di Kramat Raya 45, di situ Dahlan sebagai aktivis PII, dan di asrama itu kami kenal,”  ujar Yusril dalam acara dari Sahabat untuk Dahlan di kawasan Cikini, Jakarta, Jumat (24/2). (cr2/JPG)

Prediksi Bagaimana Racun VX Masuk Malaysia

0
(Sesuai arah jarum jam) Kim Jong-nam kecil bersama Kim Jong-il, Jong-nam setelah dewasa, adik ketiganya Kim Jong-un yang menjadi pemimpin Korut, Jong-nam. (Reuters, AP)

batampos.co.id – Bagaimana bisa racung VX masuk Malaysia? Bruce Bennett, ahli pertahanan dari lembaga Rand Corporation memiliki beberapa prediksi. Dikatakan Bennett kepada BBC, jumlah racun yang dibutuhkan untuk membunuh seseorang memang tidak banyak. Cukup setetes.

”Artinya, sangat mudah diselundupkan ke Malaysia. Racun itu bisa dimasukkan tempat tinta di pena atau barang kecil lainnya,” katanya.

Bagian imigrasi di bandara atau pelabuhan pun tidak akan menyadari kalau ada racun berbahaya yang sudah diselundupkan kecuali jika sesorang menumpahkannya. Racun tersebut pun punya bentuk yang tidak mengancam. Tanpa warna alias bening, seperti minyak, serta tidak berbau.

Ditambahkan Bennett, VX yang digunakan tersebut sudah pasti tidak dibikin di Malaysia.

”Itu adalah racun yang tidak bisa dibikin di dapur. Ini racun mematikan,” katanya.

Namun, belum jelas juga apakah pelaku mendapatkannya dari Korea Utara atau dari negara lain.

”Ada VX versi Amerika dan Rusia. Dalam penyelidikan lebih lanjut akan ketahuan, asal racun itu,” terangnya.

Jadi, diprediksi Bennett, bakal banyak negara yang akan memberikan perhatian atas kasus ini. Pasalnya, penggunaan VX adalah pelanggaran serius atas standar internasional. Dan kenyataan kalau VX digunakan di Malaysia, bukan di negara produsennya, juga akan membuat Malaysia serta negara lain meradang.

Tak hanya itu, Tiongkok yang sampai saat ini belum memberikan respons. Padahal, Kim Jong-nam selama ini menetap di Macau yang merupakan bagian Tiongkok. Tiongkok pun disebut-sebut memberikan perlindungan kepada kakak pemimpin Korut Kim Jong-un itu.

Nanti, sambung Bennett, jika terbukti Korut melanggar hukum internasional, Tiongkok bisa saja melakukan embargo ke Korut. Embargo perekonomian dari Tiongkok kepada Korut bakal menghantam negara itu.

Seperti telah diberitakan, Otoritas Malaysia sudah mengidentifikasi jenis racun yang digunakan untuk membunuh Kim Jong-nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur, 13 Februari lalu. Racun jenis VX yang sangat mematikan.

Hasil penyelidikan ini pun sangat mengejutkan. Pasalnya, jenis racun yang digunakan bukanlah racun biasa. VX sudah lama dilarang penggunaannya. Selain itu, kemampuannya yang mengerikan membuat racun ini dinobatkan sebagai senjata pemusnah massal. (BBC/tia)