Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 13901

Balai Karantina Pertanian Waspadai Sapi Yang Masuk Lewat Pelabuhan Tikus

0

29 - Sapi Jabresbatampos.co.id – Lebaran haji sudah hampir dekat, dalam sepekan belakang ini. Intensitas masuknya sapi dan kambing di Batam meningkat.

Oleh karena itu Balai Karantina Pertanian kelas I Batam, periksa secara rinci Sapi dan Kambing yang masuk ke Batam. Hal ini untuk meminimalisir masuknya hewan berpenyakit ke Batam.

“Pengawasan itu rutin kita lakukan setiap harinya. Tentu yah, pengawasan melalui pelabuhan legal,” kata Kabid Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Balai Karantina Pertanian kelas 1 Batam, Ibrahim pada Batam Pos (grup batampos.co.id).

Ia mengatakan selain pengawasan, pihaknya juga memeriksaan terhadap hewan kurban yang masuk. Disebutkan olehnya pemeriksaan dimulai dari kelengkapan dokumen, serta cek kesahatan.

“Kalau terbukti tak sehat, kami tak boleh kan masuk,” ucapnya.

“Coba cek saja di Batuampar, Punggur, Sekupang, kami selalu lakukan pemeriksaan disana,” lanjutnya. Namun menurutnya, dirinya tak bisa menjamin bahwa Sapi dan Kambing di Batam steril dari penyakit.

“Kalau lolos dari tentu sehat. Tapi kan ada pelabuhan tak resmi. Bisa saja masuk dari sana,” ungkapnya.

Ia menyebutkan hewan kurban yang masuk ke Batam saat ini, berasal dari Lampung. “Baik itu Sapi maupun Kambing, dari sana,” tuturnya.

Mengenai jumlah hewan kurban yang masuk ke Batam hingga saat ini. Ibrahim mengatakan kurang tahu jumlah pastinya. “Tidak tau, itu bagian lain. Kami hanya pengawasan saja,” pungkasnya. (ska)

Cegah Zika, Pelabuhan Internasional di Batam Pasang Thermo Scanner

0
Turis asal Singapura saat tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Rabu (31/8/2016). Foto: rezz Herdiyanto/batampos.co.id
Turis asal Singapura saat tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Rabu (31/8/2016). Foto: rezz Herdiyanto/batampos.co.id

batampos.co.id – Antisipasi virus zika masuk Batam, pengawasan terhadap turis di pintu-pintu masuk internasional terus ditingkatkan.

Pelabuhan Internasional Batam Center, misalnya, sejak kemarin sudah terpasang alat Thermo Scanner atau alat deteksi suhu tubuh bagi wisatawan yang datang. Selain itu, juga dilakukan fogging di sekitar area pelabuhan.

“Mulai hari ini (kemarin) alat ini dipasang. WHO (World Health Organization) sudah katakan darurat zika,” kata Kepala Wilayah Kerja (Kawilker) Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) International Ferry Terminal, Bahzomi Fuadi, Rabu (31/8/2016).

Setiap penumpang yang akan turun dan melewati pelabuhan tersebut secara otomatis akan di-scan sehingga bisa diketahui tingkat suhu tubuhnya.

“Jika ada penumpang suhu badannya di atas 38 derajat celcius, alatnya akan bunyi dan berwarna merah,” terangnya.

Petugas akan memisahkan penumpang yang bersangkutan dan dibawa ke pusat layanan kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dibawa ke RSUD Embung Fatimah, tidak boleh nolak (kalau mau dibawa) harus ikut, ini kan antisipasi untuk orang banyak dan diatur undang-undang,” ucapnya.

Menurutnya sebelum masuk Batam, di Pelabuhan Singapura, petugas KKP juga membagikan kartu pengawasan virus zika untuk diisi penumpang.

“Kartu ini diisi penumpang, jika ada tanda-tanda juga akan diperiksa lebih lanjut,” terangnya.

Selain alat deteksi suhu tubuh, di pelabuhan tersebut juga dipasang Body Clean Disinfection Health Quarantine. Alat ini berfungsi untuk mengetahui virus yang bisa saja dibawa penumpang

“Sudah ada sejak tahun 2010, saat-saat seperti ini kita gunakan,” ucap Manager Operasional PT Synergy Tharada selaku pengelola pelabuhan, Nika Astaga.

Pemeriksaan juga dilakukan petugas KKP Kelas I Batam kepada 20 penumpang dari Singapura di Pelabuhan Internasional Sekupang, Rabu (31/8/2016). Petugas melakukan pemeriksaan dengan menggunakan thermometer digital.

“Tadi ada 20 menit kami melakukan pemeriksaan, dan hasilnya semua penumpang aman, rata-rata suhu badan mereka berkisar 35-36 celcius,” kata Kepala KKP Kelas I Batam, Anas Maruf, Rabu (31/8/2016).

Kegiatan ini merupakan antisipasi penyebaran virus Zika yang telah mewabah di Singapura. Selain melakukan pemeriksaan pada tubuh, petugas juga membagikan kertas kesehatan kepada penumpang kapal.

“Sejauh ini mereka merespon dengan baik, apa yang kami lakukan,” ujarnya.

Budi Habli, salah seorang penumpang menuturkan, tidak ada masalah terkait pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas. Dirinya menilai ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah untuk melindungi warganya. Hanya saja dia menyayangkan penggunaan alat yang terbatas.

“Jadi lama, kita kan ada keperluan,” ujarnya.

Pantauan Batam Pos di Pelabuhan Internasional Sekupang, puluhan penumpang terlihat antre saat dilakukan pengecekan suhu tubuh. Selain itu, penumpang cukup kooperatif mengisi kertas kesehatan yang dibagikan oleh petugas KKP.  (ceu/cr13/cr17)

Batam Masih Aman, Pelabuhan Belum Temukan Wisman Virus Zika

0
Alat monitor suhu tubuh (Thermal Meter) penumpang dari Singapore dan Malaysia yang terpasang di sejumlah pelabuhan di Batam yang merupakan upaya dari Kementrian Kesehatan Indonesia terhadap virus Zika, Pelabuhan Internasional Batamcenter, Rabu (31/8). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
 F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam, melakukan pengecekan suhu tubuh kepada 20 penumpang dari Singapura di Pelabuhan Internasional Sekupang, Rabu (31/8).

Petugas langsung melakukan pemerikasaan dengan menggunakan thermometer digital.

“Tadi ada 20 menitanlah kami melakukan periksaan, dan hasilnya semua penumpang aman, rata-rata suhu badan mereka berkisar 35-36 celcius,” kata Kepala KKP Kelas I Batam, Anas Maruf, Rabu (31/8).

Kegitan ini merupakan antisipasi penyebaran virus Zika yang telah mewabah di Singapura. Selain melakukan pemeriksaan pada tubuh, petugas juga membagikan kertas kesehatan kepada penumpang kapal.

“Sejauh ini mereka merespon dengan baik, apa yang kami lakukan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini pengecekkan masih dilakukan secara manual oleh petugas. Pihaknya dalam waktu dekat ini juga akan memasang alat thermo scanner yang bisa memantau suhu tubuh penumpang secara massal.

“Jadi mereka lewat langsung terpantau, dan lebih cepat dan tidak menganggu waktu wisatawan yang datang,” jelas dia.

Budi Habli yang merupakan salah seorang penumpang menuturkan tidak ada masalah terkait pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas.

Dirinya menilai ini merupakan bagian dari kewajiban pemerintah untuk melindungi warganya, hanya saja dia menyayangkan penggunaan alat yang terbatas.

“Jadi lama, kita kan ada keperluan,” ujarnya.

Pantauan Batam Pos (grup batampos.co.id) di Pelabuhan Internasional Sekupang, puluhan penumpang terlihat antre saat dilakukan pengecekan suhu tubuh.

Selain itu penumpang kooperatif mengisi kertas kesehatan yang dibagikan oleh petugas KKP. Hasil pemeriksaan semua penumpang sehat, dan tidak ada yang dicurigai. Tiga petugas terlihat memberikan penjelasan terkait pengecekan yang dilakukan.(cr17)

Merokok Dapat Membunuh, Masih Mau Merokok?

0
Siswa dan siswi yang ikut sosialiasi bahaya rokok di Hotel nagoya Plaza menunjukkan poster bahaya rokok, Rabu (31/8). F. Dalil Harahap/Batam Pos
Siswa dan siswi yang ikut sosialiasi bahaya rokok di Hotel nagoya Plaza menunjukkan poster bahaya rokok, Rabu (31/8). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menggelar sosialisasi dampak dan bahaya rokok kepada sekitar 400 siswa SMA dan SMK di Hotel Nagoya Plasa, Rabu (31/8).

Acara ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Pemko Batam, Firman yang mewakili Walikota Batam. Firman mengajak para pelajar untuk berhenti merokok karena dibanding faedahnya lebih banyak mudaratnya.

Selain menyebabkan penyakit, merokok juga berefek pada perekonomian perokok. Bagi yang sudah ketagihan akan terus berusaha membeli. Untuk yang masih sekolah, menghabiskan uang jajan hanya untuk beli rokok.

“Kita tahu sekarang ini perokok itu bukan saja dari kalangan dewasa, bahkan remajapun sudah menjadi pecandu rokok, dan ini sangat memprihatinkan,” kata dia.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan peserta akan dampak negatif dan menurunkan kualitas hidup. Selain itu, siswa khususnya tidak terpengaruh dengan lingkungan yang mengakibatkan siswa menjadi pecandu.

Dia menambahkan, pihaknya juga telah menginstruksikan kepada instansi pendidikan untuk tidak merokok di lingkungan sekolah, dan kantor Disdik.

“Kita sudah mulai dari pendidiknya, karena mereka adalah contoh,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Dikmen, Andi Agung mengungkapkan saat ini remaja rentan menjadi target dari pengaruh rokok. Mudahnya cara mendapatkan, serta lingkungan yang mendukung membuat remaja untuk mencoba.

“Sangat mudah terpengaruh,” ungkapnya. Kondisi emosional anak yang masih labil merupakan salah satu penyebabnya.

Dalam kegiatan ini, Disdik menghadirkan narasumber dari Ikatan Dokter Paru Indonesia yaitu dr Erlang Samoedro Sp.P dan dr Andika, BNN Provinsi, dan KPA Kota Batam. Sosialisasi ini juga bisa dimanfaatkan siswa untuk bertanya mengenai bahaya rokok.

Dia berharap dengan adanya kegiatan ini, peserta memahani bahaya rokok terhadap kesehatan, bukan hanya dari perokok aktif tapi juga pasif. Kegiatan ini juga mengajak untuk mengurangi, bahkan berhenti untuk menjadi perokok.

“Yang jelas kegiatan ini merupakan kegiatan positif bagi siswa, kita harapkan mereka sadar, dan berhenti, karena pengawasan tidak bisa dilakukan selama 24 jam, jadi harus kembali kepada pribadi masing-masing siswa. Mari kita selamatkan anak bangsa dari prilaku yang kurang sehat ini,” ajaknya.

Menurut dr Erlang dari total perokok di Indonesia, 30 persen diantaranya adalah remaja atau 3 dari 10 remaja Indonesia adalah perokok. Pertumbuhan remaja perokok ini meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Susenas 1995 dan Riskesdas 2010, kebiasaan merokok pada remaja naik dua kali lipat.

Rokok menjadi penyebab sejumlah penyakit mematikan, seperti kanker paru, penyempitan pembuluh jantung, dan stroke. Bahkan sangat berbahaya bagi ibu yang mengandung dan janinnya. (cr17)

Pendidikan Itu Investasi Jangka Panjang

0
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun (tengah) saat menghadiri Rakor Pendidikan  di Grand Ball Room Hotel Golden View Bengkong Kota Batam, Selasa malam (30/8).  foto:humas pemprov
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun (tengah) saat menghadiri Rakor Pendidikan di Grand Ball Room Hotel Golden View Bengkong Kota Batam, Selasa malam (30/8). foto:humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri Nurdin Basirun memastikan kalau investasi jangka panjang yang manfaatnya baru bisa dirasakan dalam jangka waktu tertentu adalah pendidikan. Meski begitu, investasi pendidikan akan melahirkan sebuah generasi dengan sumber daya yang mumpuni.

Dan ini kedepannya, akan menjadi modal berharga untuk kemajuan sebuah bangsa. Penjelasan tersebut disampaikan Nurdin Basirun saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi dan Evaluasi Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Tahun 2016 di Grand Ball Room Hotel Golden View Bengkong Kota Batam, Selasa malam (30/8).
Rakor sendiri mengambil tema “Dengan Rapat Koordinasi Kita Sukseskan Implementasi UU 23 Tahun 2014 Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Serta Tata Kelola Pendidikan Provinsi Kepri”.

Kembali dijelaskan Nurdin, Provinsi Kepri sendiri sejauh ini sangat mendukung kemajuan sebuah pendidikan. Terlebih pendidikan yang arahnya berbasis pada peningkatan sumber daya manusia dibidang kemaritiman. Karena kita ingin, luas wilayah Kepri yang sebagaian besar lautan, harus bisa digali dan dikembangkan dengan bertopang pada sumber daya kelauatan dan kebaharian kita, pintanya.

Dan saya yakin kedepan kita akan bisa memiliki sumber daya manusia yang unggul. Diakhir sambutannya Nurdin tak lupa mengucapkan selamat kepada para peserta, sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan rakor yang ditandai dengan pemukulan gong.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Yatim Mustafa menjelaskan selama kurang lebih 14 tahun pendidikan di Kepri, sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Ini ditandai dengan capaian prestasi yang telah diraih dunia pendidikan di Kepri. Kita semua berharap, dengan adanya rakor ini akan bisa menjadi sarana untuk meningkatkan etos kerja kepada para pelaku pendidikan.

Tidak cukup itu saja, dari rakor ini juga diharapkan akan melahirkan terwujudnya pemerataan, perbaikan dan percepatan pendidikan di Provinsi Kepri, jelas Yatim Mustafa seraya menjelaskan kalau rakor ini diikuti kurang lebih 200 peserta se-Kepri dan berlangsung selama 3 hari dari mulai tanggal 30 Agustus dan berakhir 1 September 2016.

Acara sendiri dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Tedy Jun Askara, Wakapolda Kepri, Wakajati Provinsi Kepri dan hadirin undangan lainnya. (bni/bpos)

Mau Qurban? Cek Harga Kambing dan Sapi Batam Terbaru Disini

0

ad-lazmrb-brosurbatampos.co.id – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha yang tinggal beberapa hari lagi, sejumlah pedagang hewan kurban musiman mulai bermunculan.

“Sudah lama kita jualan, setelah lebaran Idul Fitri kita mulai buka,” ujar salah seorang pedagang hewan kurban di Tembesi Bengkel A. Rohman kepada Batam Pos, Rabu (31/8).

Rohman mengaku, sengaja kegiatan berjualan dilakukan lebih cepat, agar mudah menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang ingin berkurban.

“Agar keinginan masyarakat bisa kita layani,” ungkap Rohman.

Jenis kambing yang dijual ada dua macam, yaitu kambing Kacang dijual dengan harga Rp 2.3 juta sampai dengan harga Rp 5 juta dan kambing Etawa dijual dengan harga Rp 2.3 juta sampa dengan harga Rp 7 juta.

“Kalau kambing hari-hari kita jual karena kita punya ketring,” kata Rohman.

Selain menjual kambing, ditempatnya juga menjual hewan kurban sepeti sapi. Sapi Bali dijual dengan harga Rp 15 juta sampai dengan harga Rp 25 juta dan untuk sapi lemosin dijual dengan harga Rp 45 juta.

“Hewan yang kita jual suda lolos sertifikat halal,” ucap Rohman.

Sampai saat ini, kata Rohmat jumlah pembeli menjelang Idul Adha ini sudah mencapai 90 persen masyarakat yang memesannya.

“Pasokan cukup berapa kebutuhan masyarakat bisa kita penuhi,” tutur Rohman.

Sementara itu, pedagang hewan ternak lainnya Bima mengatakan hanya menjual kambing kurban saja.

“Harga kurban kambing harganya Rp 2.6 juta sampai dengan harga Rp 2.7 juta, masih bisa nego,” kata Bima yang berjualan di Simpang Tembesi, kemarin.

Jualan hewan kurban sudah dilakukan sejak, Jumat (26/8). Menjual hewan kurban baru mulai dijalani pada tahun ini. “Kalau ada yang mau pesan sapi bisa kita ambil ke kandang di Seitemiang,” tutup Bima

Cek juga harga hewan quran jika ingin berqurban melalui LAZ Masjid Raya Batam seperti tertera pada tabel di atas.(cr14)

Permudah Calon TKI, BNP2TKI Bangun Kantor di Batam dan Tanjungpinang

0

img_articlebatampos.co.id – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan membentuk dua kantor layanan terpadu TKI di Batam dan Tanjungpinang.

Targetnya, kantor ini dapat beroperasi sempurna bulan Juli tahun yang akan datang.

“Di Nunukan sudah ada. Sekarang, kami buat di Batam dan Tanjungpinang sebagai daerah perbatasan,” kata Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, dalam acara kick off Program Poros Sentra Pelatihan dan Pemberdayaan TKI Daerah Perbatasan di Gedung Wali Kota Batam, Rabu (31/8).

Batam, menurut Nusron, telah menjadi daerah transit TKI non-prosedural ke Malaysia. TKI itu berasal dari daerah Jawa, Nusat Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mereka berangkat melalui pelabuhan-pelabuhan tikus atau pelabuhan resmi dengan melakukan suap ke sejumlah oknum.

Modus yang ada saat ini, para TKI itu, bahkan, sampai ke Timur Tengah. Mereka akan menyeberang melalui Malaysia atau Singapura.

“Mereka membuat visa di Singapura atau Malaysia,” ujarnya.

Kondisi itu, kata Nusron, identik dengan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Baik itu TPPO karena regulasi, mobilisasi, dan eksploitasi.

Sebab, TKI ilegal itu dibebani dengan sejumlah ongkos, membayar calo, juga mengalami eksploitasi baik dari segi gaji yang terlampau rendah dan jam kerja panjang.

 

Nusron berharap, keberadaan TKI ilegal itu dapat berkurang dengan keberadaan kantor layanan terpadu ini. Kantor ini akan mengintegrasikan seluruh pelayanan dokumen TKI.

Meliputi, layanan administrasi kependudukan, ketenagakerjaan, Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri elektronik (e-KTKLN), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), serta keimigrasian. Layanan yang disediakan nantinya berbasis sistem informasi, non tunai, dan terintegrasi.

Para calon TKI tidak perlu lagi menggunakan calo untuk mengurus keberangkatan mereka. Mereka cukup datang ke kantor layanan tersebut dan menunggu pembuatan dokumen selesai.

Keberadaan kantor itu juga diharapkan dapat memangkas waktu pelayanan pengurusan dokumen. Dari awalnya membutuhkan waktu dua minggu, dengan adanya kantor itu, pelayanan dipersingkat menjadi hanya lima hari saja.

Komisi Pengawas Korupsi (KPK) siap mengawal program tersebut. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menilai program ini baik untuk membantu para calon TKI.

Yakni, supaya mereka memiliki dokumen yang lengkap. Sehingga mereka tidak perlu takut dirazia dan dipulangkan.

“Sekarang ada 1,3 juta TKI non-prosedural yang ada di Malaysia. Setiap kali mereka ketahuan, kita mendeportasi. Tapi pada prakteknya, mereka nggak mau pulang,” ujarnya.

Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyambut baik program ini. Sebab, menurutnya, program ini dapat memperbaiki harkat dan martabat orang Indonesia.

“TKI FIlipina, Sabtu-Minggu bisa jalan-jalan di Singapura. Sementara (TKI) kita ketakutan,” tuturnya. (ceu)

Banggar Usulkan Pemanfaatan Pulau Hinterland di Batam

0
tumblr_lmh2p9UK6e1qc1qyjo1_500
ilustrasi

batampos.co.id – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam, Zainal mengusulkan Badan Pengelolaan Perbatasan dan Pertanahan (BP3) Pemko Batam, lebih memaksimalkan pulau-pulau terluar, yang ada di Hinterland Pulau Batam.

“Ngapain rebutin lahan di Batam, kalau di hinterland saja tak tergarap,” ujar Zainal disela-sela Rapat Banggar Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Batam tahun 2015 dengan BP3 Pemko Batam, kemarin.

Menurutnya, potensi kelautan dan maritim di hinterland Batam sejauh ini belum ada yang dikelola secara sempurna. Apalagi pulau-pulau tersebut banyak yang belum dihuni dan diprediksi memiliki potensi Pendapatan Asli Daerah.

“Kalau bisa dimaksimalkan. Tinggal kordinasi dengan pihak terkait,” tuturnya.

Anggota Banggar lain, Udin P Sihaloho mengusulkan agar salah satu pulau kosong tersebut bisa dijadikan lokasi kuburan. Mengingat lahan untuk kuburan di Batam terbatas, sehingga ke depannya dijadikan wisata religi.

“Seperti makam-makan yang ada di luar negeri. Wisatawan yang datang kan bayar, tentu masuk ke daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP3 Pemko Batam, Aspawi Nangali menyambut baik usulan yang disampaikan anggota banggar tersebut. Menurutnya, upaya ini harus dilakukan dalam mengajak wisatawan dan investor datang ke Batam.

“Kita sangat apresiasi usulan dewan,” ujarnya.

Namun demikian, ia mengaku terkendala lahan dan anggaran. “Kalau sekarang saya tak berani. Mana lahan,” katanya.

Menurutnya, belum ada regulasi dan peraturan daerah terkait pembelian pulau menggunakan APBD Kota Batam. “Kalau memang ada aturan dan diperbolehkan kenapa tidak. Sebenarnya ini tupoksi badan perencanaan,” sebut Aspawi.

Ia menambahkan, sebagai badan perencanaan Kota Batam, Bappeda sebenarnya sudah memiliki rencana seperti yang disampaikan Banggar DPRD. Bahkan, untuk masterpland di pulau tersebut sudah diusulkan Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Ada 375 pulau strategis di Batam. Dan potensi PADnya jelas. Ini yang seharusnya dimaksimalkan. Namun apakah dibenarkan menggunakan dana APBD secara aturan mainnya, ini yang belum kita ketahui,” pungkasnya. (rng)

Simpan Bahan Baku Ekstasi di Tabung Gas, Eh Ketangkap Juga

0
Anggota Satresnarkoba Polresta Barelang mengeluarkan bahan baku estasi dari dalam tabung elpiji 12 kilogram yang disimpan pelaku saat ekspos di Mapolresta Barelang, Rabu (31/8). F. Dalil Harahap/Batam Pos
Anggota Satresnarkoba Polresta Barelang mengeluarkan bahan baku estasi dari dalam tabung elpiji 12 kilogram yang disimpan pelaku saat ekspos di Mapolresta Barelang, Rabu (31/8). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Satres Narkoba Polresta Barelang berhasil menggagalkan penyelundupan 2,2 kg prekursor atau bahan baku narkotika jenis ekstasi.

Penyelundupan ini dilakukan dengan modus memasukkan ke dalam tabung gas 12 kg.

Wakapolresta Barelang, AKBP Hengki mengatakan penangkapan prekursor tersebut diamankan di salah satu bengkel besi di kawasan Batamkota pada 29 Agustus.

Dalam penangkapan itu, pihaknya turut melakukan pengintaian terhadap pemilik prekursor tersebut.

“Kita lakukan pengintaian selama tiga hari. Sayangnya, pemiliknya tidak didapatkan, karena dugaan pengintaian kita diketahui,” ujar Hengki di Mapolresta Barelang, kemarin.

Hengki menjelaskan penyelundupan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengiriman tabung lainnya. Tabung itu dimodifikasi dan di dalamnya ditemukan 8 bungkus prekursor, alat cetak, dan 8 butir amunisi.

“Ini modus penyelundupan baru (dalam tabung gas). Dan siapa pengirim dan pemiliknya masih kita lakukan pengembangan,” terang Hengki.

Ditambahkan Kasat Narkoba Polresta Barelang, Kompol Suhardi Hery diduga perkusor tersebut diselundupkan dari negara tetangga Malaysia. Selanjutnya, dicetak dan diedarkan di Batam.

“Dugaan dari luar negeri. Tetapi masih kita dalami,” ujar Suhardi.

Menurut Suhardi, prekursor tersebut mengandung bahan utama sabu dari metamfetamin dan amphetamin. Bahan baku seberat 2 kg itu diperkirakan dapat menghasilkan ribuan pil ekstasi.

“Ini (prekursor) kualitas yang utama. Memberikan efek yang sama,” terang Suhardi.

Dia menegaskan sedang menyelidi pengantar tabung gas ke bengkel besi tersebut. Termasuk pemiliknya.

“Doakan pemiliknya segera kita ungkap. Dan kita sedang bekerjasama dengan pemilik bengkel,” tegasnya.

Dia mengatakan akan terus menindak dan mengawasi jalur-jalur penyelundupan narkotika ini. Seperti pelabuhan rakyat yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Sekupang, Nongsa dan Barelang.

“Kita terus berkomitmen memberantas narkotika ini. Dengan menindak dan mengawasi jalur masuknya,” tutup Suhardi.

Sebelumnya, Satres Narkoba Polresta Barelang berhasil menggrebek home industri pil ekstasi di kawasan Batuaji. Dalam penggrebekan itu polisi mengamankan tersangka Ibrahim dan barang bukti prekursor. (opi)

Demokrat Belum Tentukan Calon Pendamping Nurdin

0
Sekjen DPP Partai Demokrat yangjuga Plt DPC Demokrat Batam, Hinca Panjaitan. Foto: demokrat.or.id
Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan. Foto: demokrat.or.id

batampos.co.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat memastikan hingga saat ini belum memilih dua atau satu bakal calon Wakil Gubernur Kepri yang diusulkan ke DPRD Kepri untuk mendampingi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Hinca Panjaitan kepada media disela-sela kunjungan kerjanya ke Batam, Rabu (31/8).

“Belum ada satupun yang kami putuskan. Saat ini masih dalam proses di Majelis Tinggi Partai,” ujar Hinja kemarin.

Menurut dia, Majelis Tinggi Partai sejauh ini baru satu kali bersidang terkait pemilihan bakal calon wakil gubernur Kepri dimana ada 15 tokoh yang mendaftarkan diri dan ikut seleksi beberapa waktu lalu.

Dari 15 figur tersebut, Hinca menyebutkan partai akan lebih cenderung untuk mengusung kader Demokrat.

“Partai ini dibuat untuk kadernya. Tidak betul ada kader lain yang kami usung. Tidak benar itu. Dari yang masuk itu akan dipertimbangkan,” kata Hinca.

Sayangnya ia tidak bisa menjamin kapan Demokrat akan mengumumkan calon pendamping Nurdin karena prosesnya kini ditangan Majelis Tinggi Partai yang diketuai sendiri oleh Presiden Ri ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Hinca juga menampik adanya isu bahwasannya adanya indikasi terjadi politik uang dalam proses pencalonan wakil gubernur Kepri tersebut.(spt/bpos)