Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13917

Harapan terhadap Revisi Tarif UWTO

0

batampos.co.id – Janji Kepala BP Batam untuk segera menerbitkan Peraturan Kepala (Perka) BP Batam  yang baru terkait tarif UWTO ditunggu masyarakat. Diharapkan Perka tersebut akan membawa angin segar bagi bisnis properti di Batam. Pengusaha juga meminta agar UWTO di kawasan perumahan tidak naik.

“Kita tunggu saja Perka yang akan keluar dalam waktu dekat. Harapan kita Perka itu tidak lagi mendapat penolakan dari masyarakat dan pengusaha. Di sini harusnya berbagai pemaku kepentingan harus dilibatkan,” kata praktisi hukum, Ampuan Situmeang.

Menurutnya, BP Batam harus mengundang DPRD sebagai perwakilan masyarakat, Kadin, REI pengusaha lain  dan instansi di Batam.

“Jadi jangan semaunya saja. Karena yang hidup di Batam ini sangat ramai, jadi harus ada pertimbangan harus diminta suara-suara dari masyarakat. Artinya jangan memberatkan masyarakat,” katanya.

Ketua Kadin Batam, Djadi Rajagukguk mengaku belum pernah diundang atau sekedar meminta masukan terkait akan disusunya Perka terbaru sebagai revisi Perka no 19 tahun 2016.

“Kami tidak pernah diundang. Tetapi sudahlah, kita hanya minta jangan Perka ini memberatkan masyarakat luas,” katanya.

Ia berharap khusus untuk perumahan agar UWTO tidak dinaikkan. Bahkan jika memungkinkan bahwa pembayaran UWTO untuk di perumahan hanya berlaku sekali saja.

“Seperti tahun lalu juga. Kami berikan masukan agar untuk kawasan rumah penduduk tidak naik. Kecuali kawasan komersil seperti ruko, kawasan industri, golf dan sebagainya,” katanya

Sementara itu, Ketua REI Batam Djaja Roeslim mengaku saat ini warga sangat menunggu terbitnya Perka tersebut. Apalagi transaksi Perbankan sudah sangat terpukul dengan terhentinya pengurusan dokumen terkait lahan di Batam.

“Kami mau bayar menggunakan Perka 19 sangat sulit. Harus buat surat pernyataanlah. Kami berharap Perka yang baru ini bisa segera terbit dan mengakomodir usulan berbagai pihak,” katanya.

Menurutnya, tarif yang ada di Perka ini jangan lagi memberatkan pengusaha dan masyarakat.

“Jangan sudah menunggu lama, tetapi tetapi tetap tak berpihak kepada masyarakat,” harapnya.

Sementara itu Direktur Humas dan Promosi BP Batam Purnomo Andiantono mengaku dasar revisi itu adalah dari pengusaha. Tetapi untuk memanggil berbagai kalangan kemungkinan tidak akan sempat.

“Kalau diundang lagi, nanti berapa lama lagi,” katanya. (ian)

Lagoi Bay Lantern Park, Taman Hiburan Bernuansa Pendidikan

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dan Vice President PT Bintan Resort Cakrawala (BRC), Frans Gunara meresmikan Taman Lampion Lagoi Bay atau Lagoi Bay Lantern Park di Area Pinggir Pantai Lagoi Bay, Kawasan Pariwisata Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Rabu (18/1) malam.

Acara peresmian yang mengusung tema Underwater World ini juga dihadiri Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab, GM Administrasi PT BRC, Aditya Laksamana, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Buralimar, Kepala Dispar Bintan, Luki Zaiman Prawira, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepri dan Bintan serta seluruh manajemen PT BRC.

Vice President PT BRC, Frans Gunara mengatakan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara ke Kawasan Pariwisata Lagoi terus meningkat setiap tahunnya. Mengingat hal itu, PT BRC menciptakan inovasi baru agar kunjungan wisatawan kembali melonjak di 2017 ini. Salah satunya menyediakan Lagoi Bay Lantern Park di Area Pinggir Pantai Lagoi Bay.

“Pengunjung yang datang kesini tak hanya disuguhkan indahnya alam Lagoi. Tetapi bisa menyaksikan lampu lampion berbentuk spesies hewan laut dan darat yang berdiri megah, unik dan menarik di sebuah taman,” ujarnya.

Lagoi Bay Lantern Park ini, Kata dia, didirikan diatas lahan dekat pinggiran pantai seluas 4000 meterpersegi dengan panjang trek 300 meter. Taman yang berlantaikan rumput nan hijau itu menyediakan 21 macam replika spesies hewan laut dan darat yang berwarna-warni serta terang benderang. Seperti beragam jenis ikan-ikan, ubur-ubur, badak bercula satu, komodo, gajah dan harimau dari Sumatera, dan orangutan.

Bahkan untuk memanjakan mata pengunjung melihat replika berbagai spesies hewan tersebut, lanjutnya, disediakan terowongan menembus waktu sepanjang 14 meter. Lalu di ujung terowongan itu pengunjung akan disambut deburan gelombang balon-balon yang berterbangan.

“Memang lebih mempesona jika dilihat malam hari. Tapi tak kalah menariknya juga dikala siang hari. Kami membuka taman ini sejak pukul 17.00-22.00 WIB dari Senin-Jumat. Kalau Sabtu-Minggu dibuka sejak pukul 14.00-23.00 WIB,” bebernya.

Taman wisata lampu lampion ini, tambahnya, sangat layak dikunjungi untuk semua kalangan masyarakat. Sebab selain dapat dijadikan latar photo bareng yang menakjubkan juga bermanfaat sebagai media pembelajaraan untuk menambah ilmu pengetahuan. Itu semua dapat diperoleh dari informasi yang dipajang setiap papan-papan keterangan replika spesies hewan.

Bagi yang ingin menikmati seluruh fasilitas itu, sambungnya, tidak dibebankan biaya yang begitu besar. Cukup merogoh saku sebesar Rp 25 ribu bagi pengunjung lokal dan Rp 50 ribu untuk pengunjung dari mancanegara. Sedangkan untuk anak-anak berusia dari 3-12 tahun hanya dipatok harga Rp 15 ribu.

“Taman lampion berwarna-warni dan terang benderang yang bereplika spesies hewan ini tak hanya indah saja. Tetapi taman hiburan bernuansa edukasi,” ungkapnya.

Sedangkan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengaku Lagoi Bay Lantern Park itu merupakan inovasi baru dan andal yang diciptakan PT BRC. Bahkan ide cemerlang ini dipercayainya mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan mancanegara dan lokal yang ditargetkan tahun ini sebanyak tiga juta pelancong.

“Kami akan terus mendukung PT BRC memajukan objek wisata di Kepri. Bahkan kami yakin Kepri akan lebih dikenal dengan hadirnya Lagoi. Sebab pengembang sektor pariwisata di kawasan ini memiliki inovasi-inovasi yang menakjubkan,” ungkapnya.

Nurdin meminta kepada seluruh instansi terkait yang mengurusi bidang-bidang perizinan dan lainnya di Pemkab Bintan maupun Pemprov Kepri dukung seluruh kebutuhan PT BRC. Sebab perusahaan ini telah memberikan kontribusi besar bagi pemerintah daerah (pemda) dalam sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ingat saya minta jangan persulit kebutuhan yang diperlukan PT BRC. Sebab perusahaan inilah sebagi ujung tombak kepariwisataan di Kepri bahkan juga Pemerintah Pusat,” pungkasnya. (ary)

Pemko Batam Pelototi Panti Pijat

0
Foto.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Badan Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM PTSP) Kota Batam Gustian Riau mengatakan Pemilik tempat panti pijat (massage) di kawasan Nagoya berinisial A bakal ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan A sebagai tersangka diduga karena telah menyalahi aturan perizinan hingga memperdagangkan wanita sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK)

Pemeriksaan terhadap A telah dilakukan dua kali. Keterangan sementara, A masih irit bicara dan belum mengakui hal seperti yang dituduhkan.

“Yang memeriksa tim PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil). Pemanggilan ketiga, mungkin kami akan tetapkan yang bersangkutan tersangka. Sebab kami sudah punya bukti kuat,” kata Gustian di Batam Center, Kamis (19/1).

Gustian menyatakan pihaknya menemukan puluhan terapis perempuan yang diduga diperjualbelikan. A juga diduga menyalahi aturan perizinan.

“Izinnya di Lubukbaja, tapi beroperasinya di alamat yang tak sesuai dengan izin dikeluarkan,” ujarnya.

Saat ini sebanyak 16 tempat sudah disegel, yakni delapan tempat di Sagulung, sembilan di Batuaji dan satu di Nagoya. Penyegelan berdasarkan laporan dan keterangan dari masyarakat RT/RW.

“Banyak massage yang menyalahi aturan. Bagi yang menyalahi kita segel dan izinnya langsung dicabut,” sebut Gustian.

Saat ditanya berapa jumlah panti pijat legal, Gustian mengaku tak mengingatnya.

“Yang legal belum banyak, banyak yang beroperasi tanpa izin. Hampir tiap malam kita turun,” katanya.

Selain itu, pihaknya telah mengamankan terapis perempuan asal Thailand yang dipekerjakan di Refleksi Audisi di kawasan Nagoya Hill. Keberadaan terapis ini tak mengantongi izin sebagai tenaga kerja asing.

“Sudah kami panggil juga, tapi saya belum tahu hasilnya bagaimana,” imbuh Gustian. (she)

Optimis, Bisnis di Tahun Ayam Api

0
Aksesori menyambut Imlek tahun ayam api. foto Cipi Ckandina/batampos.

batampos.co.id – Warga keturunan Tionghoa di Tanjungpinang menyambut gembira shio ayam api ditahun 2017 ini. Mereka meyakini dunia bisnis akan kembali pulih, bahkan mengalami kenaikan.

Dalam menyambut sukacitanya, berbagai pernak-pernik yang berhubungan dengan ayam api pun dipajang di rumah, perkantoran, maupun toko mereka. Seperti yang dituturkan Aseng, pemilik toko v-mart di jalan Pramuka.

Aseng menuturkan, ayam api memiliki sifat pekerja keras dalam mencari rezeki. Artinya dengan semangat kerja, kita akan meraih kesempurnaan untuk mencapai sukses dan kemenangan dalam hal rezeki.

“Saya optimis, dunia bisnis akan kembali sukses. Kita harus cepat bangkit untuk meraih kesuksesan ditahun 2017 dengan kerja keras dan kesabaran,” ujar Aseng.

Pantauan disepanjang jalan Merdeka Tanjungpinang yang merupakan pusat bisnis, sudah dihiasi ornamen warna merah. Lambang shio ayam api terpasang jelas diatas gapura.

“Suasana imleknya sangat terasa. Kotanya jadi cantik dengan ornamen warna merah. Banyak juga pernak-pernik imlek yang lucu-lucu dijual di sini,” ungkap Lina, warga Batam yang berkunjung ke Tanjungpinang.

Lina mengungkapkan, Tanjungpinang sudah menjadi langganan tujuan wisata saat menjelang imlek. Tidak hanya siang, kota yang dijuluki sebagai China Town ini selalu menjajakan berbagai jenis makanan saat malam hari.

“Kalau sudah dekat imlek, disini (Tanjungpinang, red) selalu ramai. Menurut saya, momentum ini (imlek) sudah menjadi tujuan wisata,” pungkasnya. (cca)

 

Muhammad Daud Sempat Terjatuh Sebelum Ditemukan Meninggal

0

batampos.co.id – Muhammad Daud, 69, warga Jalan Kijang Lama, RT 05, RW 03, Kelurahan Melayu Kota Piring, penjaga malam, di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana, (DP3APPKB) Provinsi Kepri, ditemukan tak bernyawa di tempat kerjanya, di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Kilometer Lima, belakang Mako Polres Tanjungpinang, Kamis (19/1) pagi.

Informasi yang dihimpun, jenazah korban ditemukan oleh pegawai kantor DP3APPKB bernama Khaidir, 36, yang sebelumnya menggedor pintu kantor yang biasanya selalu terbuka lebar, namun pagi itu masih tertutup rapat.

“Saya berinisiatif mencoba masuk kantor melalui pintu belakang,”ujar Khaidir, kepada sejumlah wartawan saat ditemui di lokasi penemuan mayat tersebut.

Dikatakan Khaidir, pada saat itu dirinya melihat korban dalam posisi terbujur kaku dan telungkup hanya mengenakan celana dalam.

“Posisinya telungkup pakai baju dan hanya celana dalam. Sedangkan kain sarungnya diatas meja. Kurang lebih sekitar pukul 07.00 WIB, saya lihat seperti itu,”kata Khaidir.

Sementara itu, Kapolsek Bukti Bestari, Kompol Arbaridi Jumhur, melalui Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari, Iptu Raja Vindo, mengatakan sebelum ditemukan tidak bernyawa, korban diketahui jatuh sebanyak dua kali di dalam ruko yang dijadikan kantor dinas tersebut. Hal tersebut berdasarkan hasil rekaman CCTv yang ada di kantor dinas tersebut.

“Dari rekaman CCTv sekitar pukul 23.03 WIB, korban dalam kondisi sakit. Dia juga sempat berdiri, namun terjatuh dan terlungkup,”ujar Vindo.

Dikatakan Vindo, dugaan awal korban meninggal karena sakit. Karena memiliki riwayat sakit jantung dan prostat. Namun demikian, terhadap jenazah korban tetap dilakukan visum dibagian luar.

“Sesuai SOP, kami lakukan visum. Untuk itu, jenazah dibawa ke RSUD Ahmad Thabib. Kami juga melakukan penyelidikan terkait kematiannya,”ucap Vindo.

Terpisah, kepala Dinas P3APPKB, Misni, merasa kehilangan sosok pria yang sangat menginsipirasi pegawai lain di kantor tersebut. Sebab, korban memiliki kepribadian yang bagus dengan komunikasi yang cukup baik.

“Semalam sebelum saya pulang sempat berkomunikasi dengan beliau. Beliau sempat meminta izin untuk mengecek keadaan kantor,”ujar Misni.

Dikatakan Misni, saat berkomunikasi dengan yang bersangkutan saat dirinya hendak pulang dari kantor. Ia melihat, cara berbicara pria tersebut agak sedikit berbeda.

“Keterangan dari pihak keluarga, memang yang bersangkutan pernah sakit. Tahun 2015 dan 2016 lalu, mengalami gejala penyakit jantung dan prostat,”ucap Misni.

Disebutkan Misni, berita duka tersebut sudah disampaikan kepada Sekdaprov. Pihaknya juga akan memberikan santunan terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Almarhum bekerja disini dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Kami sangat kehilangan sosok pria yang selalu menginspirasi,”ucapnya.

Pantauan dilapangan, sebelum dibawa ke RSUD. Tim Inafis Polres Tanjungpinang yang turun ke TKP, memperhatikan jasad korban. Jenazah yang awalnya dalam posisi terlungkup di balikan untuk melihat apakah ada tanda-tanda kekerasan. Namun, tidak terlihat adanya tanda kekerasan di tubuh korban.(ias)

Kasipidum Sinyalir Keterlibatan Saksi

0

batampos.co.id – Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Lingga Jufri mensinyalir adanya keterkaitan IW, saksi dalam sidang perkara atas nama terpidana MA dalam kasus pembobolan sekolah SMPN 1 Daik Lingga yang terungkap dalam persidangan di pengadilan Zitingplan di Dabo Singkep, Rabu (18/1) sekitar pukul 18.25 wib.

Dari fakta persidangan, Jaksa Penintut Umum Jufri mempertegas adanya ungkapan IW sesuai pemeriksaan kepolisian yang menyatakan kalau iw akan menjual barang hasil curian dari MA ke jaringan IW di Tanjungpinang.

“Benar kamu mengatakan kalau barang itu akan kamu jual ke jaringan kamu bernama boby di Tanjungpinang?” tanya Jufri kepada IW saat menjadi saksi dalam persidangan tersebut.

Awalnya IW tidak mengaku menyatakan hal tersebut, namun setelah ketua majelis hakim Acep menegaskan kembali,IW baru mengakui jika ia mengungkapkan hal kalimat itu.

Selanjutnya, Jufri juga menegaskan kalau IW sempat mengaku kepada ABK kapal kalau barang yang dititipnya untuk dibawa ke Tanjungpinang adalah kerupuk. Hal ini juga disanggah IW, dia hanya mengatakan kepada kapten kapal kalau barang tersebut setelah sampai pelabuhan Tanjungpinang ada yang jemput.

“Saya cuma bilang, ke kapten kapal kalau barang itu nanti ada yang jemput,” ujar IW dalam persidangan.

Namun ungkapan IW itu telah tercatat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibacakan jaksa penuntut umum dalam persidangan kemarin.

Dari fakta persidangan yang terkuak itu, Jufri berencana akan melakukan koordinasi kembali kepada Polsek Daik sebagai pemeriksa perkara pencurian di SMAN 1 Daik Lingga. Jika memang terbukti ada keterlibatan, Jufri akan menindaklanjutinya sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Jika terbukti IW terlibat, dia dapat dikenakan pasal penadahan sesuai UU pasal 480 KUHP,” ujar Jufri.

Dalam persidangan itu, terpidana MA diponis hukuman penjara selama delapan bulan, menimbang IW berkelakuan baik selama persidangan serta mengakui tindakannya dan menyadari telah melanggar hukum. (wsa)

Food Court Destinasi Wisata Kuliner Pinang

0
PemkoTanjungpinang berencana membangun food court di kawasan Melayu Squere Tanjungpinang, Foto : Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Setelah sukses membangun gedung gonggong sebagai icon Kota Tanjungpinang. Lewat APBD 2017 ini Pemerintah Kota Tanjungpinang bertekad untuk merampungkan pembangunan food court di Kawasan Tepi Laut Tanjungpinang.

Seperti diketahui, pembangunan food court empat lantai tersebut adalah upaya nyata meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara untuk datang berwisata ke Tanjungpinang. Sisi lainnya, menjadi spirit baru bagi Pemko Tanjungpinang untuk menambah pundi-pundi pendapatan daerah.

“Target kami dengan adanya food court itu nanti, bisa memberikan suntikan bagi bertambahnya pendapatan daerah,” ujar Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di Kampung Sei Carang Tanjungpinang Timur, Kamis (19/1).

Lis mengatakan pembangunan yang akan menjadi destinasi wisata kedua tersebut juga sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan potensi kuliner di daerah Tanjungpinang, sehingga kekhasan kulinernya bisa tetap terjaga.

“Sesuai dengan filosofinya kota Tanjungpinang yang dikenal sebagai kota kuliner yang enak dan lezat. Dan itu harus tetap di jaga,” sebutnya.

Food court yang akan dibangun, nantinya tetap memiliki ciri khas melayu. Begitu juga dengan makanan yang disajikan adalah makanan khas melayu.

“Untuk memberdayakan para penjual penjual makanan yang ada di Tanjungpinang, mereka harus tetap menjaga kekhasan Tanjungpinang yaitu makanan khas melayu,” jelasnya.

Untuk itu, Lis mengusulkan, pembangunan Food Court ini rencananya akan dilakukan secara dua tahap untuk memaksimalkan hasil pembangunan yang lebih baik. Namun hal ini masih akan didiskusikan dalam evaluasi bersama Pemprov Kepri.

“Kemarin sudah disepakati untuk 1 tahun anggaran, agar lebih bagus hasilnya, pembangunannya akan di buat menjadi dua tahap,” tegasnya. (cr20)

TA Rahman Resmi Jabat Kasatpol PP

0

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, kemarin (19/1) resmi melantik Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) yaitu Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Karimun T A Rahman bersama pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun, di Gedung Nasional.

“Selamat bergabung di Pemkab Karimun. Saya percaya kepada saudara siap mengemban amanah menjadi Kasatpol PP Karimun. Supaya dapat eksis ditengah-tengah masyarakat dalam membantu kamtibmas bersama Polres Karimun dan TNI,” pesan orang nomor satu di bumi berazam ini.

Penugasan sebagai Kasatpol PP tersebut, setelah persetujuan dari Kapolri RI melalui Kapolda Kepri dan lolos open buiding yang diadakan beberapa waktu lalu. Diharapkan dapat membenahi struktur maupun anggota Satpol PP, dalam melaksanakan tugas sehari-hari menjalankan perda yang telah diberlakukan.

Sementara Kasatpol PP TA Rahman ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk tahap awal dirinya akan melakukan konsolidasi kesemua anggota Satpol PP dan inventalisir permasalahan. Kemudian, baru membuat terobosan maupun kebijakan yang sesuai dengan prosedur.

“Sabar dululah. Semua perlu proses, aturan berbeda dulu saya di kepolisian sekarang di pemerintahan,” jelasnya.

Ditanya kapan akan melakukan penertiban pedagang kaki lima, dengan diplomatis dia mengungkapkan akan dilakukan namun tidak langsung digusur. Dilakukan pendekatan terlebih dahulu, atau berdialog untuk mencari jalan tengahnya. Sehingga, semuanya sama-sama enak dan tidak ada yang dirugikan.

“Yang pasti jangan sampai terjadi pergesekan fisiklah. Intinya, saya ingin membangun Karimun,” paparya. Hadir dalam pelantikan ini diantaranya Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim, Sekda Karimun, HM. Firmansyah, Wakil Ketua DPRD Karimun, Hazmi, Asisten, Staf Ahli, FKPD, Kepala SKPD dan Camat-Camat.(tri)

Promosikan Kerajinan Tangan Pelaku UKM

0

batampos.co.id – Dewan kerajinan nasional daerah (Dekranasda) Karimun di bawah pengelolaan Dinas Perdagangan, Koperasi, ukm DAN Energi Sumber Daya Mineral, berkomitmen untuk mempromosikan hasil-hasil kerajinan tangan dari pelaku UKM yang ada di Karimun.

“Dekranasda nantinya akan dijadikan wadah untuk promosi daerah. Karena lokasinya cukup strategis, tepat dekat pintu masuk pelabuhan. Sehingga calon penumpan yang berangkat, bisa singgah untuk membeli oleh-oleh khas Karimun,” ujar kadis Perdagangan Karimun, M. Yosli, Kamis (19/1).

Lokasi yang strategis, lanjut Yosli, maka peluang untuk menjual souvenir kerajinan tangan maupun makanan olahan, bisa dijual langsung.

Saat ini pihaknya sedang melakukan pembenahan. Namun untuk penjualan hasil kerajinan, tetap jalan seperti biasa.

“Semuanya harus secara bertahap. Saya minta dukungan masyarakat untuk menitipkan hasil karyanya di gedung Dekranasda,” kata Yosli.

Sehingga, gedung Dekranasda mampu memberikan dampak yang positif terhadap dunia usaha, khususnya perdagangan dan industri kecil skala rumah tangga.

“Ketua Dekranasda, Ibu Raja Asnah Rafiq sangat mendukung sekali, terutama bagi pelaku kreativitas muda agar terus berkarya dalam mengisi pembangunan di Kabupaten Karimun,” terang Yosli. (tri)

Delapan Titik Dipasang Sistem Online

0
Dua turis asal Brasil berbelanja di pusat perbelanjaan Nagoya Hill Mall, Minggu (4/12).

batampos.co.id – Disan Pendapatan Daerah Pemko Batam memasang alat pembayaran dengan sistem online di delapan lokasi wajib pajak (WP) di Batam . Dua di antaranya belum aktif karena masih tahap pemasangan sistem.

Pembayaran pajak sistem online ini berlaku untuk sektor hiburan, hotel, restoran dan parkir khusus.

Lokasi yang telah dipasang pajak sistem online di antaranya, Hotel Novotel, Montigo Resort, Hotel The Hils, parkiran langganan di BCS.

“Ada delapan titik, enam yang sudah ada sistemnya. Dua lagi masih menunggu pemasangan,” kata Kepala Dinas Pendapatan Kota Batam, Raja Azmansyah ditemui usai peresmian rumah makan di Seipanas, Kamis (19/1).

Dalam bulan ini Dispenda berencana memasang sistem online pembayaran pajak di 20 titik. Namun pemasangan masih menunggu alat dari Bank BJB sebagai salah satu tempat pembayaran pajak online.

“Rencana 20 titik, ini kami masih menunggu alat dari BJB. BJB yang menyediakan alat,” terang Raja.

Menurut dia, selain lebih transparan, pembayaran pajak online juga bermaksud untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam. Tahun 2017 Pemko Batam menargetkan PAD Kota Batam sebesar Rp 1,16 triliun.

“Peningkatan PAD, jadi masyarakat bisa melihat seperti apa pendapatan Batam,” jelas Raja.

Untuk saat ini, lanjut Raja, Dispenda baru memasang pembayaran sistem online di hotel dan parkir khusus. Sedangkan untuk restoran dan hiburan akan menyusul.

“Tahun ini kami punya target pemasangan di 100 titik. Hotel, restoran, hiburan dan parkir khusus akan dipasang, menunggu giliran,” pungkas Raja. (she)