Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 14033

KPP BC Ungkap 10 Kasus Narkoba Selama 2016

0
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, Abien memberikan penjelasan tentang penangkapan M Khairul yang menyembunyikan sabu di celana dalam, Rabu (23/4/2016). Foto: sandi/batampos.co.id

batampos.co.id – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, berhasil menindak dan menegah penumpang yang membawa narkotika dari luar negeri selama tahun 2016.

Tercatat ada 10 kasus yang berhasil ditindak terhadap pelaku yang memasukkan barang haram ke wilayah Republik Indonesia melalui pelabuhan International Tanjungbalai Karimun.

”Rata-rata pelaku dari negara Malaysia, melalui pelabuhan penumpang Kukup dan Johor dengan menggunakan kapal penumpang tujuan Tanjungbalai Karimun. Dan terakhir pada hari Sabtu (31/12) tersangka MHZ asal Selanggor membawa narkotika golongan 1 berupa daun ganja kering sebanyak 2 gram,” jelas Kepala Seksi Penindakan dan Sarana Operasi  KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun Andi Chusna.

Dijelaskan, berdasarkan analisa penumpang oleh petugas BC ada salah seorang penumpang asal Malaysia yang gerak geriknya mencurigakan ketika turun dari kapal feri MV Tuah II sekitar pukul 10.45 WIB dari Kukup Malaysia.

Kemudian, petugas melakukan pemeriksaan tas rangsel warna hitam menggunakan mesin x-ray yang diperoleh gambar yang mencurigkan. Setelah dibuka tas rangsel tersebut ditemukan 2 bungkus plastik yang diduga berisi narkotika golongan 1 berupa daun ganja kering.

”Pengakuan tersangka, narkotika tersebut akan dipergunakan untuk pribadi dalam menyambut tahun baru 2017 di Tanjungbalai Karimun. Atas penegahan ini barang bukti dan tersangka, langsung kita limpahkan ke pihak Polres Karimun untuk dilakukan proses penyelidikan,” ungkapnya.

Sedangkan, hasil penindakan selama tahun 2016 lalu mulai bulan Januari dengan barang bukti 1 linting daun ganja kering. Kemudian pada bulan Maret ada tiga penindakan pertama 634,23 gram serbuk putih diduga methamphetamine (sabu), 138,46 gram barang yang sama dan 2.979 butir tablet hijau diduga methylenedeoxy methamphetamine (ekstasi).

Selanjutnya, pada bulan Juli ada dua penegahan yaitu 5,54 gram serbuk putih diduga methamphetamine (sabu) , 6,30 gram serbuk putih diduga heroin dan 136,12 gram serbuk putih diduga methamphetamine (sabu). Pada bulan September juga ada dua penegahan 131,29 gram serbuk putih diduga methamphetamine (sabu), 1,32 gram serbuk putih diduga narkotika jenis diamorfin (heroin), dilanjutkan pada bulan Oktober untuk jenis serbuk puti diduga methamphetamine (sabu) seberat 297,65 gram dan pada akhir tahun 2016 2 gram diduga daun ganja kering.

”Kalau dilihat, rata-rata para pelaku membawa barang haram tersebut berbentuk shabu-shabu yang sering dimasukan melalui pelabuhan penumpang. Sementara paling banyak 2,979 butir ekstasi tangkapan terbesar ditahun 2016 lalu,” tuturnya.

Terpisah tersangka MHZ ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya baru kali ini masuk ke Tanjungbalai Karimun. Dan membawa barang haram hanya untuk dikonsumsi sendiri.

”Buat tahun baru saja. Tapi, sudah terjadi saya siap menghadapi hukuman di Indonesia,” singkatnya. (tri) 

Enam Kapal Asing akan Ditenggelamkan di Anambas

0
Peledakan kapal ikan asing di Periaran Pulau Tiga, Natuna. Sebanyak 8 kapal ikan asing asal Vietnam ditenggelamkan karena melakukan illegal fishing. foto:aulia rahman/ batampos

batampos.co.id – Kepala Satuan Kerja (Satker) Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Antang mochammad Erwin, mengatakan, jika tidak ada halangan, dalam waktu dekat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan melaksanakan penenggelaman kapal asing yang sudah titangkap pada tahun 2016 silam.

Penengelaman rencananya dilaksanakan ditempat yang sama yakni di perairan Tarempa. Adapun cara penenggelaman kemungkinan masih menggunakan bahan peledak seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Jumlah kapal yang akan ditenggelamkan berjumlah enam kapal yang merupakan tangkapan KKP,” ungkap Erwin.

Diakuinya sebenarnya pada rencana awal akan ditenggelamkan pada akhir tahun 2016 lalu, tapi ada perubahan jadwal penenggelaman dari pihak Kementerian. Info terakhir yang dirinya terima diundur pelaksanaannya pada pertengahan bulan Januari tahun 2017 ini.

“Awalnya sesuai rencana akan ditenggelamkan pada 30 Desember 2016 kemarin tapi diundur, kalau tidak salah mungkin pada tanggal 15 Januari ini, itupun belum pasti karena ketentuannya tetap menunggu kepastian dari pihak Kementerian,” ungkap Erwin.

Diakuinya yang memiliki hajat dalam hal ini adalah KKP. Namun pelaksanaan penenggelaman kata Erwin, sudah dilimpahkan kepada pihak TNI Angkatan laut. “Untuk pelaksanaannya sudah dilimpahkan kepada TNI AL,” jelasnya.

Dari pihak Lanan sendiri belum ada tanggapan masalah ini karena Pasop Lanal Tarempa Kapten Tigor, belum bisa dihubungi.

Diketahui sebelumnya bahwasanya penenggelaman kapal hampir di perairan Tarempa sudah sering kali dilakukan. Mulai dari dilantiknya Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti oleh Presiden RI Joko Widodo, beberapa tahun lalu, penenggelaman kapal di Anambas selalu ada setiap tahunnya. (sya)

Hangout Tembus 2 Juta Penonton, Prilly Latuconsina Penuhi Nazar

0
Prilly Latuconsina. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Aktris cantik Prilly Latuconsina akhirnya memenuhi nazarnya untuk menggendong kucing milik Raditya Dika.

Pasalnya, tepat Selasa (3/1/2017), pukul 19.30 WIB, jumlah penonton film Hangout sudah mencapai 2 juta.

Meski dibuat ketakutan setengah mati bahkan mengaku nyaris pingsan, Prilly berhasil melakukan tantangan yang dibuatnya sendiri.

“Ini dia janji saya! Sumpah ini prosesnya panjang bgtt!! Yang bener2 gendong ada di vlognya ka @raditya_dika udah hampir pingsan sumpahhhh,” tulis Prilly dalam keterangan video yang diunggahnya. (pst)

Berikut videonya:

Tarif SIM dan STNK Naik, Ini Penjelasan Menkeu

0
Ilustrasi

batampos.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan penjelasan tentang Kenaikan tarif pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) awal tahun 2017 ini.

Sri Mulyani mengatakan, hal itu dilakukan semata untuk memperbaiki pelayanan surat perizinan yang dilakukan Polri kepada masyarakat. Diharapkan dengan kenaikan tarif tersebut masyarakat bisa lebih percaya terhadap jasa pelayanan yang diberikan oleh pemerintah dan jumlah pungutan tidak resmi dapat ditekan.

“PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dalam hal ini adalah tarif yang ditarik oleh kementerian lembaga dan harus mencerminkan jasa yang diberikan. Jadi dia harus menggambarkan pemerintah yang lebih efisien, baik, terbuka dan kredibel,” kata Sri Mulyani, seperti dikutip dari Antara Rabu (4/1).

Apalagi, dia menambahkan, kenaikan tarif PNBP ini merupakan kewajaran karena terakhir kali tarif tersebut mengalami penyesuaian pada 2010 dan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan terkini yang dinamis.

“Tarifnya sejak 2010 tidak pernah di-update. Ini sudah tujuh tahun. Jadi untuk tarif PNBP di kementerian lembaga memang harus disesuaikan, karena faktor inflasi maupun untuk jasa pelayanan yang lebih baik,” tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mengatur beberapa hal terkait tarif baru pengurusan surat-surat kendaraan bermotor.

Peraturan tersebut di antaranya penambahan atau kenaikan tarif untuk pengesahan STNK, penerbitan nomor registrasi kendaraan bermotor pilihan, dan surat izin serta STNK lintas batas negara.

Untuk kendaraan roda dua dari Rp50.000 menjadi Rp100.000 sementara untuk roda empat dari Rp75.000 menjadi Rp200.000 dan kenaikan tarif juga berlaku untuk penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) baru dan ganti kepemilikan (mutasi).

Besaran tarifnya dari Rp80.000 untuk roda dua dan tiga menjadi Rp225.000 dan kendaraan roda empat dari Rp100.000 menjadi Rp375.000, kemudian semua tarif baru tersebut mulai diberlakukan pada 6 Januari 2017. (zul/rmol/ps)

Sakit Diabetes, Badan Oon Project Pop Menyusut Drastis

0
Oon saat dijenguk rekan-rekannya di Project Pop.

batampos.co.id – Salah satu personel grup vokal Project Pop, Oon, tengah menderita sakit diabetes sejak tiga bulan lalu. Kondisi ini membuat Oon semakin lemah dan harus absen mengisi show grup vokal asal Bandung tersebut.

Oon pun masih dirawat intensif di Rumah Sakit untuk menjalani sejumlah perawatan, seperti cuci darah rutin.

Akun noona_bigos mengunggah foto saat Oon dijenguk para personel Project Pop yakni Tika, Yosi, Gugum, Udjo, dan Yosie. Dalam foto itu, badan Oon terlihat sangat kurus.

Melihat foto itu, tak sedikit netizen yang merasa prihatin dan memberikan semangat kepada Oon agar segera diberi kesembuhan. (chi/mg5/jpnn)

Walikota Batam Tekad Raup PAD dari Pariwisata

0
Jong adalah sampan layar tradisional berukuran mini. Permainan rakyat tradisional masyarakat pesisir Kepri ini semakin menarik perhatian wisatawan. Karena itu, setiap tahunnya digelar lomba jong di hampir semua kabupaten/kota di Kepri. Foto: Fara Verwey/ Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menilai tingginya jumlah wisatawan ke Batam secara tak langsung dapat menggenjot pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, apapun kegiatan yang dilakukan para wisatawan mulai makan hingga penginapan dikenakan pajak.

“Mereka nginap di hotel bayar pajak, makan di restoran bayar pajak. Semakin banyak orang datang ke Batam semakin banyak PAD (pendapatan asli daerah) kita,” kata Rudi usai kegiatan apel di Dataran Engku Putri, kemarin pagi.

Dikatakannya, PAD Batam saat ini belum bisa dibanggakan, karena jumlahnya yang masih sedikit. Karena itu, ia meminta agar organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil mencari pendapatan sebanyak-banyaknya.

“Saya titip cari PAD sebanyak-banyakanya, khususnya Dinas Pariwisata. Restoran jangan dibiarkan begitu saja, ke depan saya titip Dinas Pariwisata dan Dinas Kesehatan surati restoran,” terang Rudi.

Rudi mengatakan Dinas Pariwisata dirasa cukup berpotensi menambah PAD bagi Batam. Di lain sisi, belanja daerahnya tidak banyak. Karena untuk pembangunan infrastrukturnya bisa dilakukan dinas teknis lain.

“Yang bangun PU, Tata Kota. Dispar hanya promosikan saja. Bagaimana mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya,” kata dia.

Menurut dia, penggunaan sistem elektronik juga harus dimaksimalkan untuk minimalisir potensi pendapatan hilang pada kegiatan tertentu. Sehingga siapapun pihak dapat melihat langsung berapa jumlah pemasukan daerah.

“Karena kalau bersih kita enak datang, bersih. Nanti kita cek bersama-sama,” ujarnya.

Selain itu, Rudi  meminta agar para PNS bisa kembali semangat bekerja di tahun yang baru. Ia menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Pemko lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Saya ingin Pemko ini lebih eksis, lebih baik dari 2016. Maka ini harus kita capai bersama. Keberhasilan Pemko ini ada di tangan kita semua. 2017 dimulai, saya minta semangat baru. Yang lalu biarlah berlalu,” pungkas Rudi. (she)

Setya Novanto Kembali Digarap KPK

0
Setya Novanto.
Foto: dokumen JPNN.Com

batampos.co.id – Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, kembali berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Novanto yang juga merupakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) harus berhadapan dengan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kementerian Dalam Negeri.

Mantan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR itu akan digarap untuk tersangka bekas pejabat pembuat komitmen proyek e-KTP Sugiharto.

“Yang bersangkutan akan diperiksa untuk tersangka S,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (4/1).

Novanto tidak sendirian. Penyidik juga memanggil sejumlah saksi dalam kasus yang merugikan negara Rp 2,3 triliun ini. Auditor Madya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Mahmud Toha Siregar. Mereka akan diperiksa untuk tersangka mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman.

“Mereka diperiksa untuk tersangka IR,” jelas Febri.

Nama Novanto kerap disebut dalam proyek senilai Rp 5,9 triliun ini. Ketika proyek ini terjadi, Novanto menjabat Ketua Fraksi Golkar di DPR.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin pernah mengatakan bahwa Setya Novanto adalah orang yang memberi perintah untuk mengatur proyek e-KTP hingga soal pengaturan fee kepada berbagai pihak.

Dalam proyek itu, lima perusahaan BUMN dan swasta menjadi konsorsium pemenangan tender pengadaan. Mereka adalah PT Len Industri, Perum Percetakan Negara (Peruri), PT Sucofindo, PT Quadra Solution, dan PT Sandipala Arthapura.

Dirut Sandipala, Paulus Thanos, pernah mengakui bahwa Setya Novanto lah ‘otak’ dalam korupsi proyek e-KTP. Novanto sudah membantah tudingan Nazaruddin.

“Itu tidak benar, itu tidak benar,” tegas Novanto didampingi kuasa hukumnya, Rudi Alfonso, dan Sekjen Golkar Idrus Marham, usai diperiksa KPK, Selasa (13/12). (jpnn)

Musim Utara Harga Ikan di Lingga Meroket

0
foto: hasbi / batampos

batampos.co.id – Musim angin utara yang telah berlangsung membuat aktifitas nelayan tradisional Kabupaten Lingga terganggu. Akibatnya hasil tangkapan ikan menurun dan harga ikan terus merangkak naik.

Salah seorang penampung ikan di Desa Batu Belubang, Kecamatan Senayang, Zikin mengatakan akibat angin utara yang begitu kencang, nelayan-nelayan kecil enggan melaut. Dampaknya, hasil tangkapan pun menurun drastis.

“Angin laut cukup kuat sekarang. Nelayan-nelayan dengan alat tangkap kecil banyak yang tidak melaut. Tapi sebaliknya harga ikan akan naik,” kata Zikin, Senin (2/1/2016) lalu.

Sementara nelayan dengan kapal yang lebih besar, terang Zikin, tetap beraktifitas. Nelayan ini mengambil risiko karena menggantungkan hidup dari hasil laut.

“Kapal besar tetap beraktifitas mengangkat bubu (perangkap ikan). Paling kalau terjadi ribut tidak beraktifitas. Hasilnya tidak sebanyak musim-musim laut tenang. Biasanya musim utara sampai akhir Maret nanti. Tapi di bulan Februari kelak, permintaan ikan akan naik,” sambungnya.

Dikatakannya, nelayan Desa Batu Belubang menjadi salah satu distributor ikan segar untuk kebutuhan pasar Tanjungpinang, Batam dan Singapura. (mhb)

Tiga Mantan Napi Dilantik jadi Pejabat di Lingga, 25 Pejabat Nonjob Bakal Banding

0
Bupati Lingga Alia Wello saat melantik pejabatnya di Makam Merah, akhor 2016 lalu. Masih ada beberapa PNS yang dinonjobkan Awe. Foto: hasbi / batampos

batampos.co.id – Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lingga pada pengujung tahun 2016 lalu masih terus menuai kontoversi.

Dalam Kabinet Lingga Terbilang pemerintahan Bupati Lingga, Alias Wello, dan Wakil Bupati, M Nizar, ada tiga pejabat baru mantan narapidana kasus korupsi. Sementara 25 pejabat lainnya dinonjobkan.

Ketiga nama mantan napi yang menduduki jabatan strategis itu yakni Yusrizal, Jabar Ali, dan Badoar Heri.

Yusrizal yang dilantik sebagai Kabag Humas dan Protokoler di Sekda Lingga bulan September lalu, kini mendapat promosi sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Sementara Jabar Ali pada September lalu dilantik menjadi Sekretaris Distanhut kini menduduki posisi Camat Lingga Utara. Begitu juga Badoar Heri yang menduduki salah satu jabatan struktural penting.

Ketika dikonfirmasi, Bupati Lingga, Alias Wello terkait pelantikan pejabat baru dan dinonjobkannya 25 PNS eselon III, belum mau membeberkan alasannya. Ia mengatakan, persoalan promosi jabatan dan pelantikan dilakukan sepenuhnya oleh Tim Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat) Kabupaten Lingga. Baperjakat, kata Awe-sapaan akrab Bupati Lingga, lebih tahu persoalannya.

“Itu Baperjakat yang lebih tahu,” jawab mantan ketua DPRD Lingga ini singkat.

Di tempat lain, ketika dikonfirmasi Ketua Baperjakat Lingga, Said Parman, terkait alasan melakukan nonjob pada 25 PNS juga enggan berkomentar. “Saya no comment lah dulu,” kata Said Parman, mantan Plt Sekda Lingga 2016.

Said Parman malah mengarahkan wartawan mengkonfirmasi staf khusus Bupati Lingga yakni Said Hamid dan Rudi Purwonegroho serta Kabag Umum Sekda Lingga, Armia,  yang berada di balik layar perombakan Kabinet Lingga Terbilang 2020.

Meski tidak tergabung dalam tim Baperjakat, ketiga nama ini diduga berperan dalam pelantikan jabatan di Bunda Tanah Melayu.

“Masalah pengangkatan kewenangan bupati, berdasarkan PP 100 Tahun 2000,” kata staf khusus Bidang Hukum dan Pemerintahan, Rudi.

Sementara itu, sejumlah pejabat nonjob dari informasi yang diterima akan melakukan banding ke peradilan tata usaha negara (PTUN) untuk menuntut hak-haknya. (mhb)

Kadin Tanjungpinang Minta SWRO Segera Dioperasikan

0
Teknologi penyulingan air laut menjadi air minum (SWRO). foto:yusnadi/batampos

batampos.co.id – Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto mendorong proyek percontohan nasional, Sea Water Riverse Osmosis (SWRO) Tanjungpinang segera dioperasikan. Bobby juga mendukung SWRO tersebut ditangani lansung oleh Pemko Tanjungpinang.

“Bukan hanya untuk kepentingan masyarakat, SWRO juga ada untuk kebutuhan bisnis,” ujar Bobby Jayanto menjawab pertanyaan Batam Pos, Senin (2/1/2016) lalu di Tanjungpinang.

Menurut Bobby Jayanto, penyediaan kebutuhan infrastruktur air bersih seperti SWRO sudah menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah. Ketua DPD Partai NasDem Kota Tanjungpinang tersebut mendukung langkah Pemko Tanjungpinang untuk  turun tangan langsung untuk mengelola SWRO tersebut.

“Tidak menjadi persoalan siapa yang mengelola. Yang penting segera dimanfaatkan,” papar Bobby.

Masih kata Bobby, untuk kebutuhan air bersih di Tanjungpinang tidak cukup untuk mengandalkan kemampuan bagi kebutuhan air bersih. Baik itu untuk kepentingan masyarakat maipun untuk menunjang kebutuhan usaha. Seperti perhotelan.

“Selain untuk kebutuhan masyarakat, air produksi SWRO juga bisa menjadi pilihan bagi suply air bersih di kapal-kapal,” jelas Bobby.

Seperti diketahui, Proyek percontohan nasional, Sea Water Riverse Osmosis (SWRO) Tanjungpinang yang sudah menelan APBN dan APBD senilai Rp97 miliar tersebut dinilai memberikan “kerugian” bagi pembangunan Provinsi Kepri kedepan. Karena kementeian terkait enggan untuk memberikan pembangunan dibidang perairan, karena belum diterima SWRO oleh Pemda. (jpg)