Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 14048

Anak Dhuafa Ikut Perlombaan Perayaan Qurban

0
Putri Asnari(kiri) dan Eka Fitriani(kanan) bersama group lainnya sedang  asik mengikuti lomba menata sate kambing diatas piring plastik dalam rangka Qurban Party Khasanah yang diselengarakan oleh BNI Syariah Batam di Saung Sunda Sawargi, Batamcenter, Rabu (14/9). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Putri Asnari(kiri) dan Eka Fitriani(kanan) bersama group lainnya sedang asik mengikuti lomba menata sate kambing diatas piring plastik dalam rangka Qurban Party Khasanah yang diselengarakan oleh BNI Syariah Batam di Saung Sunda Sawargi, Batamcenter, Rabu (14/9). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Keceriaan anak dhuafa mewarnai lomba menata dan makan sate dalam rangka kegiatan Qurban Party Hasanah dengan tajuk ‘Syukurku Nikmatku’ oleh BNI Syariah Cabang Batam di Saung Sunda Sawargi Batamkota, Rabu (14/9) pagi.

Tak ayal 50 anak dari yayasan Nurul Islam Batam, Yayasan Daarut Tauhid, Komunitas Tabungan Akhirat dan Rumah Zakat larut dalam kegembiraan.

Kegiatan ini juga turut dihadiri perwakilan Komunitas Tangan di Atas, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah, Yayasan Anak Sholeh Kepri, BMT Karya Anak Bangsa, PT. Khazanah Global, PT Dredolf Indonesia, PT Global Mukti Solusindo, Gaido Tour and Travel, SMP Al Azhar serta SMP Sekolah Alam Batam.

“Ketemu teman baru yang banyak sama main sama kakak BNI Syariah, senang jadinya. Nambah pengalaman juga,” ujar salah satu anak, Aynun Nur Choorul Nissa.

Kebahagiaan serupa juga disampaikan Vino Hernandes,8. “Senang, satenya enak,” kata Vino polos.

Sementara itu Branch Manager BNI Syariah Batam, Mukhni mengatakan Qurban Party Hasanah digelar dalam rangka memeriahkan Idul Adha dan menjalin silaturahmi antara nasabah dengan karyawan.

Tak hanya di Batam, Qurban Party Hasanah juga digelar serentak di 67 Kantor Cabang BNI Syariah seluruh Indonesia. Tahun 2015 lalu, melalui program ini BNI Syariah menyalurkan 152 ekor sapi dan 276 ekor kambing.

“Konsep pelaksanaanya menyampaikan kegembiraan di Hari Raya Idul Adha kepada anak dhuafa, masyarakat, serta nasabah BNI Syariah,” ucapnya.

Lanjut dia, selain acara lomba menata dan makan sate dengan anak dhuafa, kegiatan lain Qurban Party Hasanah yakni pemotongan dan penyerahan qurban bekerja sama dengan Masjid Darul Hikmah Baloi pada Senin (12/9) lalu.

“Kegiatan ini berhasil menyalurkan 600 paket daging qurban kepada keluarga dhuafa di wilayah sekitar BNI Syariah Kantor Cabang Batam yang beralamat di Jalan Raden Patah 67-71 Baloi, Lubuk Baja,” terangnya.

Menurutnya kegiatan ini merupakan salah satu bentuk syukur BNI Syariah indonesia atas kinerja yang baik. Diantaranya, periode akhir Juni 2016 ini BNI Syariah mencatat pertumbuhan aset sebesar 23,12 persen, dari Rp 20,85 Triliun di Juni 2015 menjadi Rp 25,68 Triliun pada akhir Juni 2016.

Pembiayaan tumbuh (year to year) 13,36 persen dari Rp 16,74 Triliun pada Juni 2015 menjadi Rp 19,98 Triliun pada akhir Juni 2016. Capaian lain yakni dana pihak ketiga tumbuh dari Rp 17,32 Triliun di Juni 2015 menjadi Rp 21,83 Triliun pada akhir Juni 2016 atau naik sebesar 26,05 persen. serta meraih laba bersih (EAT) per Juni 2016 mencapai Rp 145,65 Miliar atau naik sebesar 45,73 persen pada periode yang sama.

“Di tengah perlambatan ekonomi ini, BNI Syariah berusaha memberikan kinerja terbaiknya bagi perekonomian bangsa, dan tentunya hal ini tidak dapat dilakukan sendirian. Kebersamaan dari seluruh stakeholder untuk peduli pada masyarakat sekitar merupakan salah satu upaya hasanah yang ingin dibangun melalui kegiatan ini,” paparnya.

Kinerja BNI Syariah juga mendapat apresiasi dari beberapa lembaga dan media. Diantaranya, The Best Bank in Retail Banking Services Kategori Bank Syariah pada Indonesia Banking Award 2016 dari Tempo Media Group, The Most Efficient Bank Kategori Bank Syariah Aset Di Atas 10 Triliun pada Indonesia Banking Award 2016 oleh Tempo Media Group, The Most Reliable Bank Kategori Bank Syariah Aset Di Atas 10 Triliun pada Indonesia Banking Award 2016 oleh Tempo Media Group.

Tak hanya itu, penghargaan lain yakni Best Syariah 2016–Bank Syariah Terbaik 2016 Kategori Bank Syariah Aset Lebih Dari Rp 10 Triliun oleh Majalah Investor serta Infobank Awards 2016–Predikat Sangat Bagus Atas Kinerja Keuangan Tahun 2015 oleh Majalah Infobank.

“Insya Allah dengan senantiasa mengusung nilai-nilai Hasanah, BNI Syariah akan meningkatkan semangat kerja keras untuk memberikan yang terbaik sesuai kaidah dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (cr13/koran bp)

Jalanan Batam Diperlebar, Sebagian Hanya Disemen

0
Ilustrasi. Foto: JPNN
Ilustrasi. Foto: JPNN

batampos.co.id – Kondisi jalanan di Batam terlihat belang pasca dilebarkan. Sebab, ruas jalan yang dilebarkan tidak langsung diaspal, melainkan disemen hingga adanya anggaran tahun 2018 nanti.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengakui pihaknya baru bisa menyemen sebagian ruas jalan yang telah dilebarkan. Pengaspalan baru dilakukan setelah seluruh jalan di Kota Batam diperbaiki dan dilebarkan.

“Kita semen dulu, aspal pasti kita lakukan. Tapi bukan sekarang. Kita akan lakukan secara bertahap, kalau kita lakukan sekarang nanti tidak sama tinggi” ujar Rudi usai meninjau perbaikan jalan di Nagoya, Jodoh hingga Batamcenter, kemarin pagi.

Ia mengatakan antara aspal dan semen tak bisa menyatu sehingga terlihat belang. Namun saat anggaran untuk pengaspalan keluar, ia akan langsung mengaspal seluruh jalan, termasuk aspal jalan lama.

“Anggarannya belum keluar. Nanti kita aspal bertahap dengan pelebaran jalan di 2015. Kemungkinan kita mulai aspal 2018 atau 2019 nanti. Kita buka semua baru diaspal,” terang Rudi.

Menurut dia, saat ini pihaknya tengah fokus menggesa pelebaran jalan di kawasan Nagoya, Jodoh hingga Batamcenter. Hingga kini pengerjaan masih 56 persen. Kontraktor harus mengejar waktu, lantaran akhir November harus selesai.

“Kontraktor menyanggupi, kalau tidak akhir November atau awal Desember harus selesai,” jelas Rudi.

Dikatakannya, saat ini pelebaran jalan di Simpang Kawi hingga Simpang Telkom masih dalam tahap pengerjaan baru miring.

Hal itu dilakukan karena posisi jalan berada diatas komplek ruko di kawasan Serayabawah. Sementara jalan dari Simpang BNI Batamcenter hingga Bundaran Madani sudah tahap semenisasi.

“Kalau sudah mengecor jalan itu tak memakan waktu lama. Kita gesa terus, agar selesai tepat waktu untuk proyek anggaran tahun ini,” harap Rudi.

Sementara tahun depan, Rudi sudah merencanakan pelebaran jalan dari bundaran Madani ke sepanjang Jalan Engkuputri. Yang kemudian dilanjutkan dari Simpang Telkom menuju Simpang BNI Batamcenter dan jalan di Tanahlongsor.

“Kita lanjutkan proyek ini, beberapa anggaran sudah ada penghematan. Termasuk pemangkasan honor untuk kegiatan PNS,” sebut Rudi. (she/koran bp)

Polisi, TNI, dan Satpol PP Obrak-Abrik Tempat Maksiat di Ruko Belakang BCA Jodoh

0
Tim gabungan Polisi, TNI, Satpol PP, camat, Lurah, dan masyarakat merazia ruko di Seijodoh yang diduga digunakan sebagai tempat praktik prostitusi terselubung, Rabu malam (14/9/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Tim gabungan Polisi, TNI, Satpol PP, camat, Lurah, dan masyarakat merazia ruko di Seijodoh yang diduga digunakan sebagai tempat praktik prostitusi terselubung, Rabu malam (14/9/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Tm gabungan yang terdiri dari jajaran Polresta Barelang, Polsek Batuampar, Koramil Batuampar, Satpol PP, Camat Batuampar, dan Lurah Sungai Jodoh melakukan penertiban dugaan tempat maksiat di Komplek Ruko Sungai Jodoh, Rabu (14/9/2016) malam.

Operasi ini digelar sebagai wujud antisipasi dari pihak kepolisian, agar kejadian kriminalitas yang sering terjadi di daerah tersebut terulang kembali.

“Kita malam hari ini melakukan penertipan. Ada lima tempat yang terletak di ruko Maritim, di Sei Jodoh kecamatan Batuampar, yang diduga digunakan oleh para pelaku untuk melakukan praktik prostitusi terselubung,” ungkap Wakapolres Barelang, AKBP Hengky.

Hengky menjelaskan jika bangunan ruko-ruko yang terletak di belakang Bank BCA atau belakang Hotel Nite & Day tersebut disinyalir pemiliknya saat ini berada diluar daerah.

“Masih kita dalami siapa pemiliknya melalui bapak camat maupun lurah, siapa yang mengajukan pertama dalam hal ijin mendirikan bangunannya. Sehingga bisa kita ketahui dan bisa kita imbau agar melakukan penjagaan atau pun diurus ruko-rukonya itu, sehingga tidak disalah gunakan seperti ini,” lanjutnya.

Dari pantauan batampos.co.id di lapangan, tampak tim gabungan menghancurkan kamar-kamar yang disekat menggunakan triplek.

“Kasur-kasur itu kita angkat, diduga itu tempat-tempat mereka praktik (prostitusi), ada disekat-sekat, ada kondom, ada tempat-tempat yang tidak layak sebenarnya, yang diduga digunakan untuk melakukan hal-hal yang tidak baik,” ujar Hengky.

Dalam operasi yang diduga telah bocor ini, tim gabungan hanya berhasil mengamankan sembilan orang yang terdiri dari lima orang wanita dan empat orang laki-laki yang berada di lokasi tersebut.

“Ya, ada beberapa yang diduga mungkin melakukan praktik prostitusi. Selanjutnya akan kita data, supaya kalau ketemu pada saat ada penertipan kembali, berarti itu merupakan data awal dari kita terhadap saudara-saudara kita ini yang diduga melakukan praktek prostitusi di jalanan,” katanya.

Kamar-kamar kecil disekat menggunakan triplek di Ruko belakang BCA Jodoh dihancurkan oleh tim gabungan karena diduga dipakai tempat praktik prostitusi terselubung. Foto: eggi/batampos.co.id
Kamar-kamar kecil disekat menggunakan triplek di Ruko belakang BCA Jodoh dihancurkan oleh tim gabungan karena diduga dipakai tempat praktik prostitusi terselubung. Foto: eggi/batampos.co.id

Selain itu, Hengky juga mengungkapkan bahwa operasi ini kedepannya akan dilaksanakan secara rutin. Selain itu ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungannya.

“Ya hurus, kita akan laksanakan rutin, patroli rutin yang dilakukan dari Polsek, Koramil, Camat maupun dari satpol pp kecamatan agar kejadian-kejadian yang sudah berlalu ini muncul-muncul kembali,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau pada masyarakat agar peduli terhadap kondisi lingkungannya, sehingga persoalan penyakit masyarakat tidak semata dibebankan kepada kepolisian.

“Mari sama-sama kita mencegah terjadinya praktik-praktik begitu (prostitusi) dan informasikan ke kami. Jangan main hakim sendiri, kita kan negara hukum, diserahkan kepada aparat kepolisian, kita akan langsung bertindak,” pungkasnya. (eggi)

Dewan: Tak Ada Anggaran Untuk Bayar Honorer Satpol PP

0
Ratusan Satpol PP yang tak dianggap Pemko Batam mencoba masuk ke Kantor Wali Kota Batam, Rabu (14/9/2016). Foto: Eggi/batampos.co.id
Ratusan Satpol PP yang tak dianggap Pemko Batam mencoba masuk ke Kantor Wali Kota Batam, Rabu (14/9/2016). Foto: Eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah pepatah yang tepat untuk 825 tenaga honorer lepas (THL) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam.

Bagaimana tidak, selama setahun mereka tidak menerima gaji akibat tidak dianggarkan dalam APBD 2015-2016. Bahkan, untuk masuk saja para THL ini harus membayar uang pelicin mulai Rp 15 juta hingga Rp 25 juta.

“Mereka minta apa. Gaji?? dasarnya apa?? Kalau nuntut gaji, jelas dong ada time dan kontrak kerjanya,” ujar Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Nono Hadi Siswanto menanggapi demo ratusan THL Satpol PP di Depan Gedung Walikota Batam, Rabu (14/9).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menilai dasar tuntutan honorer ini tidak kuat. Bagaimana proses perekrutan, siapa yang terlibat dan bukti pembayaran uang pelicin ini belum sepenuhnya bisa dicerna tanpa adanya bukti yang kuat.

“Misalnya saja ada Surat Kerja (SK) atau kontrak kerja dari Kasapol PP, itu jelas kita anggarkan. Tapi kalau tak ada, kenapa kemarin mau dikerjakan. Maaf bahasa kasarnya kekeliruan atau pembodohan mereka,” tutur Cak Nono, sapaan akrabnya.

Makanya, kata Nono, DPRD Batam tidak bisa menganggarkan, karena memang tak ada kontrak kerjanya. Baik itu di Kasapol PP atau pun honorer pemerintahan.

“Jadi apa yang mau dianggarkan. Katanya bayar sekian kita juga gak tahu. Kalau memang merasa dirugikan ayo terang-terangan, kita buka siap saja oknum-oknum yang terlibat dalam perekrutan tersebut,” tegas Nono.

Sumali, Anggota Komisi I DPRD Batam menyarankan agar masalah ini diselesaikan dengan pihak yang berwajib. Karena kalau memang ada bukti yang kuat terkait uang pelicin puluhan juta per orang tersebut sudah bisa dimasukan ke ranah hukum.

“Ini bisa masuk penipuan. Karena secara resmi 825 honorer itu tidak dianggarkan,” kata Sumali.

Karena apabila dianggarkan di APBD Perubahan 2016, lanjutnya, jelas daerah tak akan kuat. Apalagi mereka sudah tidak digaji lebih dari satu tahun.

“Gak mungkin kita membayar. Kalau memang mampu, sudah jauh hari kita anggarkan. Per bulan saja tak sanggup, ini malah satu tahun,” bebernya.

Ia menghimbau, para honorer Satpol PP tak perlu takut untuk melaporkan oknum-oknum tersebut.

“Tak perlu takut diintimidasi, kalau memang punya bukti kuat lampirkan ke kepolisian, biar polisi yang bekerja,” ujar Politisi Demokrat itu.

Hal senada juga diutarakan Li Khai, Anggota Komisi I DPRD Batam lainnya. Politisi Partai Nasdem itu menyarankan agar para honorer segera melaporkan ke pihak kepolisian, termasuk juga kejaksaan.

“Untuk apa demo-demo. Kalau sempat anarkis, kena tangkap polisi yang dirugikan siapa. Pertanyaan saya, kenapa dari 825 korban, yang lapor ke polisi hanya lima orang saja,” ucap Li Khai.

Ia menuding, kasus ini merupakan peninggalan walikota lama yang perlu diusut tuntas. Baik kepolisian dan kejaksaan, harus mengawali kasus ini. Bila perlu dipanggil lagi walikota lama, termasuk juga kepala satpol pp juga harus bertanggungjawab.

“Karena dari awal perekrutan saya menilai jelas melanggar aturan. Kita di dewan sendiri, jelas gak bakal meloloskan atau menganggarkan gaji 825 honorer ini,” sebutnya.

Begitu juga dengan isu ada anggota dewan dalam perekrutan tersebut.

“Laporkan juga, selaku dewan saya tak terima. Buka semua, biar jelas, siapa yang bermain dan memakan uang perekrutan tersebut,” tegasnya. (rng/koran bp)

Anggota DPRD Minta Izin Supir Ugal-ugalan Dicabut

0
Angkutan umum Bimbar dan Carry ngetem di depan SP Plaza Sagulung. Angkutan yang ngetem sembarangan ini kerap membuat jalan menjadi macet. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Angkutan umum Bimbar dan Carry ngetem di depan SP Plaza Sagulung.Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Anggota Komisi III DPRD Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak, meminta pihak kepolisian mencabut izin angkutan kota (Angkot) yang ugal-ugalan di jalanan. Apalagi saat ini sebagaian besar angkot di Batam, dinilai sudah tak layak jalan.

“Saya sarankan supir angkot ugal-ugalan, cabut saja izinnya. Karena ini menyangkut nyawa manusia,” kata Jefri, Rabu (14/9).

Menurutnya, sesuai Undang-undang baru, semua pengawasan di jalan menjadi wewenang kepolisian. Alias tak lagi tanggungjawab Dinas Perhubungan.

“Makanya polisi yang harus kontrol, kalau perlu sering razia karena banyak yang ugal-ugalan,” tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Zulhendri membenarkan bahwasanya pengawasan di jalanan sepenuhnya di pihak kepolisian.

Namun demikian, guna meminimalisir, angka kecelakaan, pihaknya selalu melakukan razia kendaraan. Targetnya, kendaraan yang tak layak jalan atau tidak memiliki izin operasionalnya, rem blong, ban botak, lampu rusak atau aksesoris lainnya.

“Kita razia sekali enam bulan. Termasuk juga angkot, kan banyak juga yang tak sesuai prosedur,” kata Zulhendri.

Ia menuturkan, memang sebagian besar kendaraan umum di Batam tidak lulus kir namun tetap beroperasi dan mengangkut penumpang.

“Susah juga, karena setiap kali razia dengan pihak kepolisian, mereka malah banyak yang tidak beroperasi,” sambung Zulhendri.

Namun demikian, bagi yang tertangkap, akan didenda dan dicabut izin operasionalnya. Perpanjangan juga tidak diperkenankan lagi.

Begitupun angkutan yang memang tidak layak jalan, dari awalnya berpelat kuning akan diubah menjadi pelat hitam.

“Makanya kalau sudah pelat hitam tidak boleh mengakut penumpang lagi,” lanjutnya.

Saat ini kata Zulhendri, sudah ada beberapa angkot yang dicabut izin operasionalnya. Sebagian besar yang dicabut karena sudah uzur dan hanya beberapa karena ulah supirnya yang ugal-ugalan.

“Untuk angkot Bimbar misalnya, sudah beberapa unit,” tutupnya. (rng/koran bp)

Petani Tembesi Mulai Tanam Cabai Organik, Panennya Bakal Undang Jokowi

0
ilustrasi
ilustrasi.f.agroplus

batampos.co.id – Melalui program penanaman cabai organik yang berlangsung saat ini. Pada saat panen nantinya para petani di wilayah Tembesi akan melakukan pesta panen raya, rencananya akan mengundang Presiden RI Joko Widodo.

Kegiatan ini merupakan program dari pemerintahan pusat melalui pemerintah provinsi untuk para petani. Saat ini para petani sudah diberikan bantuan berupa, pupuk kandang, bibit, pralon, mulsa (plastik), slang grip untuk penyiraman, dan dolomit.

“Ini baru kali pertama penanaman cabai organik. Biasanya cabai yang ditanam cabai non organik,” ujar Ketua Gabungan Kelompok Tani Tembesi, Soroso, Rabu (14/9).

Nantinya progran penanaman cabai organik akan dilakukan oleh Kelompok Tani Subur Makmur dengan memamfaatkan lahan seluas satu hektar.

“Saat ini sudah mulai kita kerjakan,” kata Soroso.

Menurutnya, kegiatan ini salah satu bentuk mendukung para petani untuk meningkatkan produksi pangan cabai, yang mana kebutuhan cabai di Batam selama ini masih didatangkan dari luar Batam.

“Dengan adanya program ini diharapkan para petani bisa meneruskannya,” ungkap Soroso.

Penanaman cabai organik tersebut akan dimulai pada bulan ini (September) 2016 hingga pertengahan bulan November 2016. Pada saat panen nanti akan menggundang bapak Presiden Indonesia Joko Widodo.

“Sudah kita sampaikan ke DPR RI dapil Kepri untuk meminta bapak presiden datang untuk panen raya di lokasi ketahanan pangan di Tembasi Tani ini,” imbuh Anggota Kelopok Tani Subur Makmur, Muharjo. (cr14)

Batam Pos Funwalk 2016 Dimeriahkan Senam Zumba

0
Senam Zumba. Foto: istimewa
Senam Zumba. Foto: istimewa

batampos.co.id – Batam Pos Funwalk 2016 yang akan digelar 9 Oktober nanti dipastikan berlangsung meriah karena diisi berbagai hiburan. Salah satunya, peserta akan diajak mengikuti senam zumba yang sudah tentu asyik.

Selain itu, acara jalan santai ini makin seru karena menyediakan hadiah utama satu unit mobil Toyota Agya.

Ketua Panitia Batam Pos Funwalk 2016, Herman Mangundap, mengatakan pihaknya juga menyediakan berbagai hadiah lain yang tak kalah menarik. Antara lain dua sepeda motor, sepeda gunung, TV, kulkas, dan beberapa hadiah hiburan lainnya.

“Selain itu, acara jalan santai juga akan dimeriahkan dengan berbagai hiburan,” kata Herman, Rabu (14/9/2016).

Kata Herman, sebelum jalan santai dimulai, peserta diajak senam zumba. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan marching band sekaligus menandai pelepasan peserta jalan santai.

Jalan santai ini akan start dari Graha Pena Batamcenter menuju kantor DPRD Batam. Kemudian belok kiri menuju Mega Mall-bundaran BP Batam-Batam Center Mall (BCM), belok kiri menuju lampu merah simpang Masjid Raya, dan finis di Graha Pena.

Sampai di garis finis, peserta jalan santai kembali disuguhi aneka hiburan sambil mengundi hadiah. Di antara hiburan musik akustik.

“Tentu saja pengundian satu unit mobil, dua sepeda motor dan puluhan hadiah lainnya untuk para peserta yang beruntung,” ujarnya.

Bagi peserta yang ingin mendaftar, panitia masih membuka pendaftaran lewat kontak yang bisa dihubungi.

“Panitia mempermudah proses pendaftaran hanya lewat telepon yang berada di koran Batam Pos,” tambah Herman.

Selain itu, peserta yang berjumlah minimal lima orang akan mendapatkan kesempatan untuk tampil di halaman koran Batam Pos.

“Tim panitia akan datang dan memotret calon peserta ini,” jelasnya.

Peserta cukup membayar Rp 100 ribu untuk mendapatkan kesempatan memenangkan mobil dan hadiah lainnya. Dengan uang pendaftaran ini, peserta akan memperoleh kaos, snack, dan satu kupon undian.

“Kapan lagi bisa seru-seruan bareng keluarga dan kerabat dan dapat hadiah,” katanya. (cr18)

Investasi di Batam Naik 100 Persen

0
Suasana dialog investasi yang digelar BP Batam dan HKI di Swis Belhotel Batam, Rabu (25/5/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Suasana dialog investasi yang digelar BP Batam dan HKI di Swis Belhotel Batam, Rabu (25/5/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi investasi asing hingga medio Agustus tahun ini mencapai 127,3 juta dolar AS. Angka tersebut naik 100 persen lebih jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Jauh meningkat dibanding tahun lalu yang hanya sebesar 84,2 juta dolar Amerika,”  kata Direktur Publikasi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono, Rabu (14/9/2016).

Namun dari segi jumlah proyek, angkanya menurun. Yakni hanya 28 proyek. Sementara tahun lalu tercatat ada 29 proyek.

Hanya saja dari realisasi investasi itu, belum ada yang masuk lewat program unggulan baru BP Batam yakni Izin Investasi 3 Jam (I23J) dan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK) yang diluncurkan penghujung Agustus lalu.

Dengan kata lain, tidak ada investasi dengan nilai lebih dari Rp 50 miliar yang masuk ke Batam.

Namun Andi menjelaskan kegiatan promosi akan terus digalakkan apalagi setelah grand launching yang rencananya akan diadakan pada 29 Oktober 2016 nanti sempena dengan hari jadi BP Batam dan peluncuran sistem online alokasi lahan.

“Ya semuanya butuh proses. Di Jakarta saja yang menjadi pionir I23J dan KILK selama dua bulan dengan syarat minimal Rp 100 miliar belum menerima investasi satupun,” ujarnya.

Andi menjelaskan, program I23J memberikan kemudahan kepada calon investor yang ingin memperoleh delapan izin dan KILK memudahkan investor untuk bangun usahanya di kawasan industri setelah mendapat delapan izin tersebut.

Delapan izin tersebut antara lain:

  1. Izin investasi,
  2. Akta perusahaan dan pengesahan,
  3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),
  4. Tanda Daftar Perusahaan (TDP),
  5. Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA),
  6. Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA),
  7. Angka Pengenal Importir Produsen (API-P),
  8. Nomor Induk Kepabeanan (NIK).

    “Syarat untuk bisa memanfaatkan layanan perizinan ini adalah investasi minimal Rp 50 miliar atau menyerap tenaga kerja minimal 300 orang,” jelasnya. (leo/koran bp)

Hina Polisi di Facebook, Sui-Sui Digelandang ke Mapolres Barelang

0
Sui-Sui saat dibawa ke Mapolresta Barelang untuk dimintai keterangan terkait status facebooknya yang menghina polisi. ia mengaku menyesal dan meminta maaf. Foto: eggi/batampos.co.id
Sui-Sui saat dibawa ke Mapolresta Barelang untuk dimintai keterangan terkait status facebooknya yang menghina polisi. ia mengaku menyesal dan meminta maaf. Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Gara-gara menghina institusi kepolisian di facebook, Sui-Sui (37) digelandang ke Mapolresta Barelang, Rabu (14/9/2016).

Peristiwa ini berawal dari kecelakaan yang dialami oleh Sui-Sui di Seitemiang setelah diserempet sebuah mobil.

“Pemilik mobil mengantarkan ke rumah sakit,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Barelang, Memo Ardian, Rabu (14/9/2016).

Sui-Sui yang terjatuh dan mengalami luka di bagian tangan sempat melaporkan kejadian ini ke Pos Polisi MKGR, Batuaji.

Namun sesampainya disana, polisi yang jaga mengarahkan dia membuat laporan lanjutan ke Mapolresta Barelang.

“Disuruh membuat laporan ke Polres, tapi dia tak melapor. Malah membuat postingan menghina polisi di facebook,” lanjutnya.

Memo menjelaskan bahwa Sui-Sui melanggar undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE pasal 45 ayat 1 jo pasal 27 ayat 3 dapat diancam dengan penjara paling lama enam tahun penjara.

Berutung polisi masih mempertimbangkan berbagai hal dari aspek kemanusiaan, sehingga Sui-Sui tak ditahan.

“Dia kooperatif saat dilakukan penangkapan, kemudian dia juga menjadi tulang punggung keluarganya, makanya kita tidak tahan,” jelas Memo.

Memo mengimbau seluruh pengguna media sosial untuk lebih hati-hati membuat postingan. Jangan sampai menghina satu sama lain apalagi menghina institusi yang belum tentu salah.

“Kepada masyarakat tolong dijaga media sosial itu, agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Sui-Sui sendiri mengaku khilaf dan menyesal setelah membuat postingan perkataan penghinaan tersebut kepada instansi kepolisian.

“Saya khilaf. Selama ini saya tidak ada pekerjaan. Jadi saya merasa stres,” ungkapnya.

Sui-Sui pun meminta maaf dan sangat berharap kepolisan mau memaafkannya. Ia berjanji tak akan mengulangi perbuatannya itu.

Ia juga berterima kasih polisi tidak menahannya mengingat ia memiliki keluarga yang butuh dihidupi. (eggi)

DNA Janin di Sekitar Tengkorak Lia Tak Identik dengan DNA Mantan Pacarnya

0
Lia Arzalina, Foto: FB Lia
Lia Arzalina, Foto: FB Lia

Batampos.co.id – Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima hasil tes DNA yang dilakukan terhadap Lia Arzalia.

Dalam berita sebelumnya, polisi melakukan pencocokan antara DNA Lia Arzalia dengan DNA tengkorak janin yang ditemukan di sekitar Lia, DNA ibu Lia, DNA mantan pacarnya Andre, dan DNA Bapak Lia.

“Dari hasil pemeriksaan, DNA janin tidak identik dengan DNA mantan pacarnya Andre,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian, Rabu (14/9/2016).

Selanjutnya, polisi hingga saat ini masih terus mencari tau kecocokan dengan DNA janin yang ditemukan, termasuk dengan DNA ayah Lia Arzalia.

Sebelumnya polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap DNA ayah Lia dengan mengambil DNA dari baju ayah Lia.

“Namun, kurangnya hasil DNA bapak Lia, akan dilakukan upaya lain. Sampai saat ini kita belum lakukan gali kubur,” lanjutnya.

Ayah Lia sendiri meninggal dalam kecelakaan saat mencari buah hatinya itu.

Sebelum mengambil langkah selanjutnya, jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang akan melakukan Gelar Perkara terlebih dulu.

“Kita akan gelar dulu, untuk mengetahui langkah apa yang akan kita ambil selanjutnya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Lia ditemukan sudah menjadi tengkorak di hutan dekat Bumi Perkemahan Duriangkang beberapa bulan lalu. Lia dinyatakan hilang beberapa hari sebelum Idul Fitri dan baru ditemukan lebih dari satu bulan dengan kondisi tinggal tengkorak.

Dari hasil autopsi, Lia meninggal akibat hantaman benda tumpul hingga mematahkan batang lehernya.

Dari olah TKP selanjutnya ditemukan tengkorak janin di dekat mayat Lia, sehingga muncul spekulasi kalau Lia hamil. Namun spekulasi itu belum kuat karena bisa jadi tengkorak Janin itu milik orang lain dan kebetulan Lia dibuang di lokasi itu setelah dibunuh. (eggi)