Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 14073

Salurkan TKI ke Singapura Sebagai Penari Striptis, Guru Divonis 2,6 Tahun Penjara

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Elly Yana, pegawai negeri sipil (PNS) yang berprofesi sebagai guru di kawasan Batuaji ini bisa sedikit bernafas lega. Sebab, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam memberi keringanan kepada Elly dan rekannya Erni Yohana. Mereka berdua tak harus menghabiskan waktu selama 48 bulan di penjara. Tetapi hanya 30 bulan, lebih ringan 18 bulan dari tuntutan jaksa.

Syahrial Harahap, pimpinan sidang dalam surat putusannya menjelaskan kedua wanita paruh baya ini terbukti bersalah. Keduanya bersama-sama menempatkan Supinah dan Atika sebagai penari striptis padahal mereka berdua menjanjikan Supinah dan Atikah bekerja sebagai pelayan Kafe. Tak hanya itu, selama di Singapura, korban juga tak memiliki surat-surat resmi dan hanya menggunakan paspor pelancong. Hal itu juga diperkuat dengan fakta dan keterangan saksi selama persidangan.

“Sehingga keduanya terbukti melanggar pasal 102 no 39 tahun 2004 tentang Penempatan dan perlindungan Tenaga kerja Indonesia Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ujar Syahrial.

Menurut dia, sebelum menjatuhkan hukuman, majelis hakim telah bermusyawarah. Dimana hal yang meringankan kedua terdakwa adalah bersikap sopan, menyesali perbuatan dan berjanji tak akan mengulangi.

“Sementara hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa merugikan korban,” jelas Syahrial.

Karena sudah terbukti bersalah, lanjut Syahrial. Keduanya harus menjalani hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Menjatuhkan hukuman 2 tahun dan enam bulan. Mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 10 miliar subsider empat bulan,” jelas Syahrial.

Atas vonis itu, kedua terdakwa maupun jaksa mengaku menerima. Sebelumnya, jaksa Penuntut Wawan menuntut keduanya dengan 4 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar. (she)

Deputi III BP: Masalah Lahan Tak Semudah Merebus Mie Instan

0
R.C Eko Santoso Budianto, deputi III BP Batam. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id
R.C Eko Santoso Budianto, deputi III BP Batam. Foto: Iman Wachyudi/batampos.co.id

batampos.co.id – Persoalan lahan di Batam menjadi tantangan paling serius pimpinan baru BP Batam. Terutama persoalan tumpang tindih kepemilikan dan hak kelola lahan yang telah terjadi sejak Otorita Batam (OB) dibentuk.

“Jadi harus kita urut dari awal dulu. Ini memang tidak mudah. Bukan seperti rebus mie instan dalam lima menit langsung jadi,” ujar R.C Eko Santoso, Deputi III BP Batam yang membidangi pengusahaan sarana usaha, saat jumpa pers di Bida Marekting BP Batam, Senin (11/4/2016).

Wakil Kepala BP Batam, Agus Tjahajana, menambahkan perubahan FTZ ke KEK ini akan membuat Batam semakin maju dengan berbagai fasilitas yang memudahkan pengusaha. Khususnya fasilitas tax allowance dan tax holiday.

“Kita akan lihat nanti kemana dan dimana saja KEK ini akan diberlakukan,” katanya.

Tetapi menurutnya, untuk menunjang kinerja pimpinan BP Batam ini, diharapkan dukungan dari semua pihak dan pemangku kepentingan.

“Bahkan dari teman-teman sekalian sangat dibutuhkan dukungannya. Kami tidak mencari apa-apa ke sini,” kata Agus.

Deputi IV BP Batam (bidang pengusahaan sarana lainnya), Purba Robert Sianipar, mengatakan seluruh unsur pimpinan BP Batam yang resmi mulai berkantor di Batam, Senin (11/4/2016) akan mempelajari beberapa persoalan yang tengah dihadapi BP Batam saat ini.

“Kita akan masuk dari audit yang dilakukan BPKP. Sekarang ini masih bekerja terus,” katanya. (ian/iwa/eggi/nur)

Baca Juga:
> Nasib Mantan 7 Pimpinan BP Batam Tergantung DK
> Hatanto: Saya Janji KEK Akan Memberikan Manfaat Yang Besar Untuk Batam
> Hatanto: Tak Ada Pengalihan Aset dan Pegawai ke Pemko Batam
> Ketersedian Air di Batam Jadi Prioritas Pimpinan BP Batam Yang Baru
> Johanes Kennedy Dukung Pergantian Pimpinan BP Batam
> Hatanto: UWTO Tidak Akan Dihapus
> Pimpinan Baru BP Batam Dilantik, Ketua DK Minta Hatanto Cs Langsung Bekerja
> Selain Zona KEK, Wilayah Batam Kewenangan Pemko
> PBB Itu Pajak Kenikmatan, UWTO ialah Pengakuan Hak Menguasai Tanah
> UWTO Bakal Dihapus, Status Lahan Pemukiman Penduduk Menjadi Hak Milik
> UWTO Bakal Dihapus, Menteri ATR/BPN: Tak Boleh Ada Dua Pungutan
> HPL Diambil Alih DK Batam, Lahan Mangkrak Disita
> Badan Pengusahaan Batam Berubah Jadi Badan Pengelola Batam
> Ini Kriteria Pimpinan BP Batam yang Diminta Jokowi
> Personel BP Batam Bakal Tak Ada dari Kepri
> Negara Lain Belajar dari Batam, Sukses, Eh, Batam Malah Tertinggal
> Audit BP Batam Harus Menyeluruh, Jika Tidak KPK Masuk
> Ketua DK Pastikan Pimpinan BP Batam Orang-Orang Profesional
> Ketahuilah, Indonesia Tertinggal dari Vietnam
> Mendagri Janjikan Perubahan ke KEK untuk Kesejahteraan Masyarakat Batam

Guru TPQ Takut Jadi Tumbal Penyalahgunaan Dana Bansos

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Pemeriksan yang dilakukan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri membuat guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) cemas. Mereka takut dijadikan tumbal penyalahgunaan dana bantuan sosial (Bansos) Kota Batam 2011-2012 senilai Rp 66 miliar.

Apalagi pihak Kejati hanya menyasar para guru TPQ. “Kami berharap pemeriksaan jangan hanya dilakukan pada guru TPQ saja, sebab masih banyak organisasi serta sekolah lainnya yang menerima dana bansos tersebut,” kata pengurus sekaligus guru TPQ Kota Batam, Safari Ramadhan, Senin (15/4).

Safari meminta penyidik Kejati Kepri memperhatikan aspek psikologis dalam melakukan proses pemeriksaan. Pemeriksaan tak hanya dilakukan salah satu lembaga atau organisasi saja, seluruh pihak yang berkaitan juga ditelusuri. “Jangan sampai muncul image negatif terhadap guru-guru atau organisasi TPQ, seolah-olah sebagai tempat penyaluran dana bansos fiktif,” ujar ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Batam ini.

Padahal mereka sambung Safari, hanya mendapatkan insentif Rp150 ribu perbulan dari Pemko Batam. “Nanti kapok orang jadi guru ngaji, siapa yang ngajar anak-anak kita ngaji lagi,”ujarnya lagi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam ini meminta guru TPQ tetap bekerja dan menjalankan tugas seperti biasa. “Tak perlu resah dan takut tentang pemeriksaan tersebut,” harapnya.

Pada prinsisnya, tambah Safari insentif yang diterima guru TPQ, bentuk kepedulian Pemko Batam. “Saya sangat yakin tidak ada yang ditutup-tutupi dan yang dilanggar oleh para guru TPQ dalam penerimaan insentif tersebut,” tutupnya. (hgt)

Baca juga:

> Jaksa Kembali Panggil Ratusan Guru TPQ terkait Kasus Dana Bansos

> Ribuan Guru Diperiksa Terkait Penyelidikan Kasus Dana Bansos

> Jadi Tersangka Bansos Batam, Aris Protes Kejati
> Ini Kata Jaksa Soal Penetapan Aris Hardy Halim Tersangka Bansos Batam
> Disebut Jadi Tersangka Kasus Bansos Batam, Aris: Diperiksa Saja Tak Pernah
> Mantan Petinggi DPRD Batam Terseret Kasus Bansos
> Penetapan Tersangka Bansos Batam Molor Lagi
> Kajati Sebut Tersangka Kasus Bansos Batam Bakal Banyak
> Agussahiman Siap Diperiksa Kejati Terkait Bansos
> Pengurus PS Batam Diperiksa Jaksa Terkait Bansos
> Diduga Banyak Dikorupsi, Pemko Batam Tetap Anggarkan Rp 4 M untuk Bansos
> DPRD Minta Kejati Usus Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bansos Pemko Batam
> Kejati Periksa Pejabat Pemko, Terkait Dugaan Korupsi Dana Bansos
> Divonis Ringan, Koruptor Kebun Raya Batam Sujud Syukur
> Terdakwa Korupsi Kebun Raya Batam Kembalikan Kerugian Negara Rp 2, 742 Miliar

Terindikasi Judi, Dua Kedai Kopi Dibongkar Warga

0
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Keberadaan bangunan liar yang semakin menjamur di kota Batam menuai masalah. Warga perumahan Bumi Kencana, Batuaji misalnya nyaris bentrok dengan warga lain yang menempati bangunan liar di sekitarnya, pada Jumat (8/4) lalu.

Persoalannya adalah dua bangunan liar yang dijadikan kedai kopi yang berdiri dekat lokasi perumahan. Kedai kopi itu dianggap warga sebagai tempat berjudi sehingga dirusak paksa warga perumahan karena dinilai mengganggu ketenangan warga di dalam perumahan. Apalagi dua kedai kopi itu berdiri dekat rumah ibadah dan sekolah.

Sebelum bertindak sendiri warga sebenarnya sudah melaporkan ke aparat kepolisian setempat serta perangkat RT/RW, Lurah hingga Kecamatan, terkait keberadaan dua kedai kopi yang terindikasi menggelar praktek perjudian itu, namun keberadaan dua kedai kopi yang dilengkapi dengan meja billiard itu tak ditindak. “Pernah polisi datang grebek tapi lari semua orang-orang yang berjudi di situ,” kata Awaluddin salah satu tokoh masyarakat di perumahan Bumi Kencana.

Usai membongkar paksa dua lapak kedai kopi itu, malamnya datang sekelompok orang untuk mencari warga yang membongkar paksa dua kedai kopi tadi. Kelompok itu sempat melakukan sweeping namun berhasil ditenangkan polisi.

Untuk mengamankan situasi polisi Batuaji mengamankan lima orang warga perumahan Kencana Indah yang diduga melakukan pengerusakan dua kedai kopi itu tadi.

Namun itu ditegaskan Kapolsek Batuaji kompol Andy Rahmansyah bukan untuk ditahan sebagai tersangka, tapi hanya diamankan sebagai saksi agar tidak terjadi keributan lanjutan. “Kasus ini masih ditangani agar dibicarakan baik-baik,” kata Andy.

Pokok persoalan kejadian itu jelas Andi, sesuai laporan masyarakat memang terindikasi karena ada unsur judi. Namun saat anggotanya melakukan penggerebekan, polisi tak menemukan bukti kuat adanya unsur judi. “Sebelumnya kami grebek, tapi itulah hanya billiard yang kami lihat,” kata Andi.

Begitu juga saat melakukan pengecekan di TKP dua kedai kopi yang dirusak masa warga perumahan itu, polisi tidak menemukan bukti yang masuk unsur judi.

Polisi hanya meminta pemilik kios untuk tidak melakukan praktek perjudian dalam bentuk apapun dan itu disepakati dalam surat pernjanjian. “Kalau judi memang tak boleh dan pasti kami tindak,” kata Andi.

Selain berusaha menenangkan dua kelompok warga yang bersitegang itu, Andy berharap agar pemerintah kota Batam melalui dinas-dinas terkait agar memperhatikan masalah seperti bangunan liar, izin lokasi hiburan dan lain sebagainya. (eja)

Nasib Mantan 7 Pimpinan BP Batam Tergantung DK

0
Kepala BP Batam, Mustofa Widjaja. Foto: dok batampos
Mantan Kepala BP Batam, Mustofa Widjaja. Foto: dok batampos

batampos.co.id – Pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai berkantor di gedung BP di Batam Centre sejak, Senin (11/4/2016).

Langkah pertama yang dilakukan pimpinan baru ini, mengumpulkan pegawai BP Batam untuk meluruskan berbagai persepi yang berkembang selama ini. Mulai soal aset, pegawai, UWTO yang semula disebut-sebut akan beralih ke Pemko Batam dan dicabut begitu status Batam berubah dari FTZ ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Pernyataan Kepala BP Batam Hatanto Reksodiputro bahwa tidak akan ada peralihan aset maupun pegawai membuat seluruh pegawai BP Batam bisa bekerja dengan tenang.

Lalu bagaimana nasib mantan pimpinan BP Batam, mulai dari Mustofa Widjaja (mantan kepala BP), Jon Arizal (mantan wakil kepala), hingga deputi? Apakah mereka akan dipekerejakan lagi?

Hatanto dalam jumpa pers di hari pertama berada di BP Batam enggan berkomentar banyak.

“Saya tidak mau komentar masalah ini, itu menjadi kewenangan Ketua DK. Biar saja nanti Pak Ketua DK yang jawab itu,” katanya.

Hatanto juga menegaskan pemerintah akan mencabut status Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (free trade zone/FTZ) Batam dan menggantinya dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Sebab, kata dia, KEK merupakan sistem pengembangan kawasan ekonomi yang juga digunakan di beberapa negara maju.

“Kalau di Indonesia memang belum ada yang berhasil. Tetapi FTZ ini sudah tidak dipakai di dunia. Sementara KEK ini hampir semuanya berhasil di dunia,” katanya.(iwa/eggi/bp/nur)

Baca Juga:
> Hatanto: Saya Janji KEK Akan Memberikan Manfaat Yang Besar Untuk Batam
> Hatanto: Tak Ada Pengalihan Aset dan Pegawai ke Pemko Batam
> Ketersedian Air di Batam Jadi Prioritas Pimpinan BP Batam Yang Baru
> Johanes Kennedy Dukung Pergantian Pimpinan BP Batam
> Hatanto: UWTO Tidak Akan Dihapus
> Pimpinan Baru BP Batam Resmi Dilantik, Ketua DK Minta Hatanto Cs Langsung Bekerja
> Selain Zona KEK, Wilayah Batam Kewenangan Pemko
> PBB Itu Pajak Kenikmatan, UWTO ialah Pengakuan Hak Menguasai Tanah
> UWTO Bakal Dihapus, Status Lahan Pemukiman Penduduk Menjadi Hak Milik
> UWTO Bakal Dihapus, Menteri ATR/BPN: Tak Boleh Ada Dua Pungutan
> HPL Diambil Alih DK Batam, Lahan Mangkrak Disita
> Badan Pengusahaan Batam Berubah Jadi Badan Pengelola Batam
> Ini Kriteria Pimpinan BP Batam yang Diminta Jokowi
> Personel BP Batam Bakal Tak Ada dari Kepri
> Negara Lain Belajar dari Batam, Sukses, Eh, Batam Malah Tertinggal
> Audit BP Batam Harus Menyeluruh, Jika Tidak KPK Masuk
> Ketua DK Pastikan Pimpinan BP Batam Orang-Orang Profesional
> Ketahuilah, Indonesia Tertinggal dari Vietnam
> Mendagri Janjikan Perubahan ke KEK untuk Kesejahteraan Masyarakat Batam

Tarif Angkutan Umum Turun Rp 300-500

0
Angkutan umum bimbar dan carry saat ngetem di halte depan SP Plaza Sagulung, Jumat (18/3) lalu.
Angkutan umum bimbar dan carry saat ngetem di halte depan SP Plaza Sagulung, Jumat (18/3) lalu.

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menyatakan penurunan tarif angkutan umum di Kota Batam diputuskan sebesar Rp 300 hingga Rp 500 seiring penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Angka itu diperoleh setelah rapat pembahasan penurunan tarif bersama antara Dishub Batam, Organda, dan lembaga konsumen mewakili penumpang angkutan umum di Batam.

“Penurunan itu berdasar hitungan yang mengalikan tarif lama dikali 3 persen, sesuai dengan arahan dari Kementerian Perhubungan,” kata Kepala Dishub Batam, Zulhendri, Senin (11/4).

Dengan besaran tarif penurunan yang hanya Rp 300-500 itu, Kepala Dishub tak menampik dalam praktik di lapangan bisa saja tak sesuai dengan keputusan yang dibuat tersebut. Pasalnya, dengan penurunan tarif yang terhitung kecil itu dikhawatirkan sopir angkutan umum kesulitan memberikan uang kembalian bagi penumpang.

“Misalnya Rp 2.800, tidak ada orang kasih Rp 2.800 tapi terjadi di lapangan (kasih) Rp 3.000,” katanya.

Meski begitu, Zulhendri katakan pemerintah tetap harus menetapkan angka penurunan itu sebagai bentuk legalitas yang harus jadi patokan bagi tarif angkutan umum di Kota Batam.

Terkait pelaksanaan keputusan penurunan itu, Kepala Dinas katakan bakal diterapkan secepat mungkin. Saat ini, kata dia, hasil keputusan itu hanya tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dari Wali Kota Batam.

“Sudah kita ajukan ke Bagian Hukum, dan nanti Pak Wali Kota yang tanda tangan, kalau bisa minggu ini lah,” ujar dia. (rna)

Baca juga:

Harga BBM Turun, Tarif Angkutan Swasta Turun Hingga Rp 500

Tunggu Keputusan Pemerintah, Operator Ferry Masih Memasang Tarif Lama

Harga BBM Turun, Tarif Trans Batam Tetap

BBM Turun, Organda Batam Minta Tarif Angkutan Umum Turun di Bawah Tiga Persen

DPRD Batam Desak Pemerintah Segera Turunkan Tarif Angkutan Umum

Pemko Batam Siap Turunkan Tarif Transportasi Umum

Organda Batam Sepakat Turunkan Tarif Angkutan Umum

Harga BBM Turun Rp 500, Tarif Angkutan Masih Tetap

Pemko Batam Tunggu Surat Edaran Kementerian Perhubungan Terkait Tarif BBM

Penggelembungan THL, DPRD Batam Akan Panggil Distako dan BKD

0
Sejumlah pegawai Honorer Badan Kominfo Pemko Batam saat melakukan aktifitas kerja di ruangan  Media Center. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Sejumlah pegawai Honorer Badan Kominfo Pemko Batam saat melakukan aktifitas kerja di ruangan Media Center. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Komisi I DPRD Kota Batam akan memanggil Dinas Tata Kota (Distako), Inspektorat, serta Badan Kepegawaian dan Diklat, Rabu (13/4). Meminta penjelasan terkait penambahan tenaga harian lepas (THL) yang diduga kerabat oknum pejabat Distako yang diungkapkan salah satu pegawainya di youtube. “Rabu ini akan kita panggil,” lanjut Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratimura, Senin (11/4).

Menurut Nyanyang, sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwako), dua tahun terakhir pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilarang mengangkat tenaga harian lepas. Peraturan tersebut mengacu kepada Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tak mengakui adanya tenaga kontrak atau THL.

Namun kenyataannya masih ditemui penambahan tenaga kontrak. Bahkan dilakukan oleh oknum pimpinan SKPD. Mereka memaksakan titipannya masuk, meskipun anggaran tidak tersedia. Karenanya berdasarkan hasil verifikasi BKD, tenaga honor membengkak dari 4.131 orang menjadi 7.000 orang. “Ini menyalahi prosedur, KKN dan nepotisme” katanya.

Sebelumnya, DPRD Kota Batam menuding pemerintah Kota Batam dituding menggelembungkan jumlah tenaga honor. “Kita minta BKDmembeberkan, Dinas mana saja yang bertambah,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Idawati Nursanti.

Idawati mengatakan, saat pembahasan anggaran akhir tahun 2015 lalu, pemerintah hanya mengajukan anggaran 4.131 orang tenaga honor. Sesuai dengan laporan yang diajukan Satuan Kerja Perangkat Darah (SKPD) Pemko Batam ke mitra kerja mereka di DPRD.

“Itupun jumlahnya kami (DPRD) pertanyakan, apakah sebanyak itu,” tuturnya.

Karenanya BKD melakukan verifikasi, untuk memastikan kebenaran jumlah tenaga kontrak. “Tugasnya memverifikasi bukannya menambah jumlah, angka siluman darimana,” tutur Idawati. (hgt)

Baca juga:

> Rudi Pecat Anak Kepala Dinas Tata Kota Batam

> Unggah Video Kelicikan Pejabat Distako Batam, Bobi Malah Dipecat
> THL Distako Batam Bobi Rian Juga Vokalis Band Kufaku, Cantiknya Bule di Video Klipnya
> Wawako Batam: Tak Mungkin Anak Ini (Bobi) Bohong
> Ada Anak Kepala Dinas dan Sekretaris di THL Baru Distako Batam
> 10 Tahun Kerja di Distako, 11 Tahun Pendidikan hingga S2, Dikasi SK Satpam Rusunawa, Ape Gune?
> Pak Wali, Ini Video Protes Pegawai Harian Lepas Dinas Tata Kota Batam.
> Lebih 20 THL Baru di Distako Batam SK-nya Dimanipulasi

Rudi Pecat Anak Kepala Dinas Tata Kota Batam

0
Daftar THL 2016 yang Sk-mnya diduga dimanipulasi Distako Batam. Foto: youtuber
Daftar THL 2016 yang Sk-mnya diduga dimanipulasi Distako Batam. Foto: youtuber

batampos.co.id – Tak hanya memecat Bobi Rian, tenaga harian lepas (THL) di Dinas Tata Kota Batam karena mengungguh video tentang diskriminasi THL lama dan permainan penerimaan THL baru di Distako, Wali Kota Batam Rudi juga memecat seluruh THL baru yang masuk di Distako Batam tahun 2016.

Keputusan itu diambil Rudi usai menggelar rapat tertutup dengan pejabat Distako Batam dan pihak terkait lainnya di kantor Pemko Batam, Senin sore (11/4/2016).

Rapat tersebut tindaklanjut dari surat Bobi Cs dan video bobi di Youtube berjudul: “kelicikan dan kebusukan pejabat dinas tatakota batam”.

“Mereka belum menandatangani kontrak kerja dari Badan Kepegawaian Daerah,” ujar Rudi.

Daftar THL 2016 yang Sk-mnya diduga dimanipulasi Distako Batam. Foto: youtube
Daftar THL 2016 yang Sk-mnya diduga dimanipulasi Distako Batam. Foto: youtube

Rudi menyebut, keputusannya memecat Bobi dan THL baru yang ia bongkar di videonya di Youtube dan menyebar secara viral ke jejaring sosial, adalah keputusan berat.

“Namun harus dilakukan untuk menyelesaikan kasus ini,” kata Rudi.

Ya, dari 20 lebih THL baru di Distako Batam, ada nama Muhammad Bayu Pratama, anak Kepala Distako Batam Asril. Juga ada nama Andi Hilda Rosalind, anak Sekretaris Distako Ruslan, dan anak pejabat lainnya.

“Anak siapapun saya pecat, emang gue pikirin,” tegas Rudi.

Bobi menyebut, kontrak kerja THL baru dengan Distako Batam itu dimanipulasi dengan cara menyebut tahun masuk 2014, sehingga terkesan THL lama.

Di Pemko Batam sendiri, ada sekitar 7.000-an honorer atau THL. Ada yang direkrut melalui sepengetahuan BKD sehingga SK-nya diteken BKD (Badan Kepegawaian Daerah), ada juga kontrak kerja dibuat oleh masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) seperti dinas, badan, di lingkungan Pemko Batam. (bp/nur)

Baca Juga:
> Unggah Video Kelicikan Pejabat Distako Batam, Bobi Malah Dipecat
> THL Distako Batam Bobi Rian Juga Vokalis Band Kufaku, Cantiknya Bule di Video Klipnya
> Wawako Batam: Tak Mungkin Anak Ini (Bobi) Bohong
> Ada Anak Kepala Dinas dan Sekretaris di THL Baru Distako Batam
> 10 Tahun Kerja di Distako, 11 Tahun Pendidikan hingga S2, Dikasi SK Satpam Rusunawa, Ape Gune?
> Pak Wali, Ini Video Protes Pegawai Harian Lepas Dinas Tata Kota Batam.
> Lebih 20 THL Baru di Distako Batam SK-nya Dimanipulasi

Unggah Video Kelicikan Pejabat Distako Batam, Bobi Malah Dipecat

0
Bobi Rian, THL Distako Batam. Foto: youtube
Bobi Rian, THL Distako Batam. Foto: youtube

batampos.co.id – Keberanian Bobi Rian, tenaga lepas harian (THL) mengunggah video berisi kisah perlakuan buruk THL lama dan permainan penerimaan THL baru oleh pejabat Dinas Tata Kota Batam ke Youtube, ternyata bukan hanya membuat pejabat Distako gerah, tapi juga Wali Kota Batam, Rudi.

Setelah melakukan rapat tertutup dengan para pihak, termasuk Kepala Dinas Tata Kota Batam Asril, bersama jajarannya, Rudi akhirnya memutuskan memecat Bobi. Rudi menilai sikap Bobi itu tidak terpuji.

“Video yang di-upload Bobi merupakan sikap kurang ajar,” ujar Rudi, Senin sore (11/4/2016).

Setelah melihat video Bobi dan menganalisanya, Rudi menganggap Bobi terkesan menantang dan menghina Pemerintah Kota Batam.

Rudi menilai, pemecatan tersebut sudah berdasarkan aturan yang ada. “Kalau mau nangis, nangislah di depan saya,” kata Bobi.

Ya, Bobi memang melayangkan surat keberatan kepada Wali Kota Batam atas perlakukan buruk yang Bobi dan THL lama lainnya rasakan di Distako. Juga membongkar permainan kotor penerimaan THL baru di dinas tersebut.

Bobi menyebut ada lebih 20-an THL baru yang diterima Asril tahun 2016 ini, padahal Rudi sendiri melarang menerima THL baru. Supaya terkesan THL lama, Bobi mengungkap kalau kontrak kerja  THL baru dimanipulasi dengan membuat tahun masuk 2014.

Dari lebih dari 20-an THL baru itu, ada nama anak Kepala Dinas Tata Kota, anak Sekretaris Tata Kota, kerabat beberapa pejabat lainnya.

Kehadiran lebih dari 20 THL baru itu membuat Bobi Cs terdepak. Mereka dipaksa menjadi satpam di Rusunawa milik Pemko Batam. Padahal, Bobi sudah 10 tahun menjadi THL. Latarbelakang pendidikan Bobi juga terbilang tinggi, strata 2 (S2) Magister Science (Msi).

“Sepuluha tahun kerje, 11 tahun pendidikan sampai S2, disuruh jadi petugas keamanan alias Stapam di rusunawa, ape gune,” ujar Bobi di cuplikan video itu.

Surat keberatan yang diteken Bobi dan tiga rekannya itu, juga dibacakan langsung oleh Bobi di video berjudul: “kelicikan dan kebusukan pejabat dinas tatakota batam”.

Secara detail dan runut vokalis Band Kufaku itu membacakan kronologi perlakuan tidak adil yang mereka terima, dan manipulasi penerimaan THL di Distako Batam dengan gaya teatrikal dan dialek melayu.

Bobi tentu sudah mempertimbangkan konsekwensi keberaniaanya itu. Memang di video itu harapan Bobi tidak banyak, hanya meminta Wali Kota Batam menindaklanjuti laporannya. Termasuk dugaan manipulasi penerimaan THL baru.

“Kita tengok… kalau tidak ditindaklanjuti… kita gas lagi,” ujar Bobi di cuplikan video itu. Bravo Bobi! (bp/nur)

Baca Juga:
> THL Distako Batam Bobi Rian Juga Vokalis Band Kufaku, Cantiknya Bule di Video Klipnya
> Wawako Batam: Tak Mungkin Anak Ini (Bobi) Bohong
> Ada Anak Kepala Dinas dan Sekretaris di THL Baru Distako Batam
> 10 Tahun Kerja di Distako, 11 Tahun Pendidikan hingga S2, Dikasi SK Satpam Rusunawa, Ape Gune?
> Pak Wali, Ini Video Protes Pegawai Harian Lepas Dinas Tata Kota Batam.
> Lebih 20 THL Baru di Distako Batam SK-nya Dimanipulasi

Great Spirit Menteri Pariwisata Arief Yahya di Jatinangor

0
Menteri Pariwisata, Arief Yahya.Foto" istimewa
Menteri Pariwisata, Arief Yahya.Foto” istimewa

batampos.co.id – Arief Yahya bukan menteri biasa. Selain mengerti bisnis, juga seorang inspirator.

Arif Yahya sering muncul di acara Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim). Bahkan, Diklatpim yang digelar tingkat II Angkatan XLII Kelas D, di Jatinangor, Sumedang, Jumat (8/4/2016) lalu, mendatangkan Arief Yahya.

Sebanyak 60 peserta di Auditorium Graha Giri Wisesa PKP II A I LAN itu pun khusuk mendengarkan paparan Mantan Dirut PT Telkom Indonesia yang sukses membuat laba BUMN itu naik double. Apa resepnya? Bagaimana pengalamannya? Bisakah itu diimplementasi di non telco company.

“Elemen dasarnya sama, yang pernah saya bukukan dalam ‘Great Spirit Grand Strategi’, dua hal yang saling melengkapi. Keduanya tidak bisa dipisahkan, tidak bisa dikesampingkan. Kunci sukses seorang pemimpin adalah harmonisasi spirit dan strategi itu. Dalam filosofi Tiongkok, ada yin dan yang. Di dalam putih ada hitam, di dalam hitam ada putih,” jelas Arief Yahya, yang tahun 2013 dinobatkan sebagai Marketeer of the Year oleh MarkPlus itu.

Spirit itu, kata dia, menyangkut heart (hati), soft aspect dari sebuah organisasi serta karakter sebagai hasil dari olah ruh dan olah rasa. Spirit berkait dengan semangat tinggi yang terbentuk oleh keyakinan dasar (basic belief), nilai-nilai (core values) dan perilaku (common behavior) yang utama dan mulia.

Sedangkan Strategi menyangkut head (pikiran), hard aspect dari sebuah organisasi serta kompetensi sebagai hasil olah rasio dan olah raga. Strategi berkaitan dengan visi, strategi, model bisnis, atau eksekusi excellent yang terbangun dari hasil analisis dan daya pikir yang mumpuni. Spirit merupakan hasil dari “leading people” dan strategi merupakan hasil dari “managing business.”

“Perpaduan yang solid antara heart dan head, hati dan pikiran, dada dan kepala, itulah yang dibungkus dalam judul Great Spirit dan Grand Strategy. Konsep itu menjadi keunggulan bersaing atau competitive advantage, yang sulit terkalahkan, bahkan sulit ditiru oleh para pesaingnya. Saya sering menyebut inilah the unusual way to win bagi Telkom kala itu,” ungkap dia.

Arief Yahya tidak bermaksud men-Telkom-kan peserta diklat itu. Juga tidak ingin menggiring pada prinsip-prinsip korporasi yang tidak mudah diterapkan oleh para calon pemimpin institusi negara itu. Dia hanya menyampaikan konsep ideal spirit orang bekerja, dan membangun strategi masa depan. Apakah itu bisa diterapkan di semua level? Bisa dijalankan di semua instansi?

Prinsipnya sama. Arief Yahya menawarkan perspektif baru yang orisinil mengenai rahasia suksesnya memimpin korporasi besar seperti Telkom Indonesia.

Ada tiga pilar konsep penopang sukses yang harus berkesinambungan, yakni Corporate Philosophy, Leadership Architecture dan Corporate Culture. Itu adalah senjata pamungkas bagi pemimpin paripurna dalam membawa organisasi menuju sukses jangka panjang selama puluhan bahkan ratusan tahun.

“Semangat atau spirit itu jauh lebih hebat dari strategi. Semangat yang tinggi akan mencari jalannya sendiri untuk sukses,” kata-kata Arief Yahya yang sering disampaikan saat memotivasi orang.

Memang, semangat saja tidak cukup, tetapi tanpa semangat seperti menegakkan benang basah. Ibarat menyalakan api di ruang kedap udara. Kalaupun sukses, itu seribu banding satu, dan karena factor-faktor non teknis yang tidak bisa ditularkan.

Lulusan ITB Bandung, Surrey University Inggris dan Program Doktor Unpad Bandung ini ingin sharing kepada calon-calon pimpinan itu soal filosofi corporate yang menjadi kekuatan Telkom. Itu harus dimulai dari sosok sang pemimpin, atau leader-nya. Berangkat dari yang paling tinggi, leadership philosophy to be The Best Harmony and Strategy.

Baru masuk ke Leadership Principles to be The Star, prinsip-prinsip pemimpin untuk tampil sebagai bintang. Caranya, lead by heart, managed by the head. Memimpin dengan hati, mengelola dengan akal sehat. “Nah, setelah itu Leadership Practices to be the Winner, harus memenangkan persaingan, memenangkan pertandingan,” kata Arief Yahya.

Cara ini sedikit demi sedikit sudah dia lakukan di Kemenpar, bagaimana merencanakan sebuah kemenangan. Karena tidak ada kemenangan yang datang tanpa perencanaan. Bagaimana cara menjadi pemenang?

“Itu ada rumusnya juga, saya biasa menggunakan IFA –Imagine, Focus, Action–,” kata dia.

Itulah rahasia, mengapa branding Wonderful Indonesia dengan cepat melesat dari yang semula tidak punya peringkat di World Economic Forum, langsung naik menjadi papan 47, mengalahkan Thailand (83) dan Malaysia (94).

Sepanjang 2015, Arief Yahya sudah memenangi 10 : 2 dari Malaysia dalam persaingan yang dilakukan oleh lembaga resmi dunia. Dia menambahkan bahwa menjadi yang terbaik pun perlu direncanakan. Working Spirit untuk menjadi Always The Best merupakan interseksi antara Imagine, Focus and Action (IFA) itu.

“Imagine” itu bukan “Vision” dan tidak juga “mimpi”, karena imajinasi lebih hebat daripada visi dan mimpi.

Visi itu melihat dengan sadar sehingga sangat terbatas. Mimpi itu melihat tidak terbatas, tapi tidak sadar. Imajinasi itu melihat tidak terbatas dan sadar. Imajinasi menggambarkan desirability (keinginan) bukan hanya feasibility (kebiasaan). Jadi start from desirability atau start from imagination lalu fokus kemudian bertindak. Hanya visi dan aksilah yang bisa mengubah dunia. Dengan visi yang besar akan menghasilkan aksi besar.

Mengikuti paparan Menpar Arief Yahya kali ini memang cukup “berat.” Materi yang disampaikan itu seperti sedang mendesain konsep yang berada di awang-awang. Tetapi, Arief Yahya mempermudah membayangkan itu semua dengan menggambarkan konstruksi bangunan, yang ada pilar-pilar, atap dan lantai dasarnya.

“Apa yang saya sampaikan ini masih aktual, original, dan bisa dipelajari di buku Great Spirit Grand Strategy itu,” katanya.

Buku yang dicetak oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama itu bersampul warna merah putih, karena memang didedikasikan untuk calon-calon pemimpin bangsa ini. Buku ini dicetak tahun 2013, dengan 304 halaman, dengan kata pengantar ditulis Dahlan Iskan. Buku ini bergenre manajemen, yang kontennya menawarkan perspektif rahasia sukses organisasi via harmonisasi spirit and strategi. Ini buku kedua yang ditulis Arief Yahya, setelah “Paradox Marketing” Unusual Way to Win: Product-Price-Promo-Place, yang juga original. (inf)