Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 8981

Hong Kong Buka Kembali Penempatan Pekerja Migran Indonesia

0

batampos.co.id – Lobi-lobi pemerintah ke sejumlah negara untuk membuka kembali penempatan tenaga kerja asing di masa pandemi Covid-19 membuahkan hasil.

Hong Kong jadi salah satu negara yang akhirnya mau membuka pintunya untuk pekerja migran Indonesia (PMI).

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, mengungkapkan, sejak pandemi Covid-19, semua negara memang mengambil kebijakan khusus dalam rangka pencegahan dan penanganan pandemi.

Tak terkecuali kebijakan menutup sementara pintu masuk bagi pekerja migran. Kendati begitu, kata dia, pemerintah terus berupaya untuk dapat membuka peluang penempatan.

Terutama, untuk negara-negara favorit yang jadi tujuan penempatan.

Sejumlah pekerja migran Indonesia yang berasal dari berbagai negara harus melewati tahapan tes swab PCR oleh pihak bandara saat tiba di Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo. Langkah itu dilakukan untuk memastikan mereka pulang dalam keadaan aman dan sehat. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

Upaya yang dilakukan mulai dari komunikasi mengadakan komunikasi, penjajakan, dan kerja sama lainnya untuk dapat membuka peluang penempatan.

Langkah ini dilakukan baik langsung oleh pusat maupun perwakilan pemerintah di luar negeri.

”Kami terus berkomunikasi, dari mulai sebelum PPKM hingga saat ini,” ujarnya, Rabu (8/9/2021).

Terbaru, pemerintah berhasil bernegosiasi dengan Hong Kong untuk membuka penempatan PMI ke sana per 30 Agustus 2021.

Diakuinya, keberhasilan ini pun melalui rangkaian negosiasi panjang oleh perwakilan RI dan koordinasi lintas kementerian/ lembaga terkait.

Terutama, untuk penyiapan mekanisme teknis untuk pemenuhan persyaratan yang diminta Pemerintah Hong Kong.

Selain Hong Kong, pemerintah juga melakukan komunikasi serupa dengan otoritas Taiwan.

Pemerintah terus melakukan persiapan-persiapan untuk meyakinkan keseriusan Indonesia dalam pengelolaan proses persiapan penempatan PMI.

Terlebih, untuk meminimalkan risiko terinfeksi Covid-19.

”Pemerintah juga terus berupaya melakukan penjajakan penyiapan kerja sama dengan negara-negara, meskipun dengan rencana implementasi tidak dalam waktu dekat,” paparnya.

Ida menambahkan, bekerja, baik di dalam maupun di luar negeri adalah hak dan pilihan setiap tenaga kerja.

Pemerintah berkewajiban untuk memfasilitasinya, baik melalui layanan-layanan maupun pengaturan/tata kelola pelaksanaan penempatan PMI.

Pemerintah juga berkomitmen untuk bisa melindungi kepentingan CPMI, PMI, dan keluarga demi mewujudkan terjaminnya pemenuhan hak mereka.

Saat ini terdapat 56 negara yang sudah membuka pintunya kembali.(jpg)

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Warga Langsung Dilokalisasi

0

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri akan melokalisasi setiap temuan baru kasus Covid-19. Langkah ini diambil agar penyebaran tidak kembali meluas seperti beberapa bulan lalu. Dengan melokalisasi tersebut diharapkan penyebaran Covid-19 benar-benar bisa diatasi sedini mungkin.

”Kami telah sampaikan ke Dinas Kesehatan di kota dan kabupaten yang ada di Kepri, agar menerapkan strategi ini,” ujar Kepala Dinkes Provinsi Kepri, M Bisri, Rabu (8/9).

Bisri menjelaskan, meminimalisir pergerakan orang-orang yang jadi pembawa virus adalah langkah yang pas untuk mencegah penyebaran Covid-19, supaya tidak meluas.

”Secepat mungkin melokalisir setiap klaster. Sehingga ada kemungkinan puluhan atau ratusan orang yang akan kami tracing dan swab,” ujarnya.

Ia mencontohkan, apabila ada temuan positif dan orang itu sebelumnya pernah ikut dalam sebuah pertemuan, maka semua orang dalam pertemuan tersebut akan menjalani tes swab. Lalu, orang-orang yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 juga akan ditelusuri secara masif.

”Kemungkinan nantinya akan ditemukan banyak kasus positif, tapi ini langkah agar segera mengendalikan penyebaran Covid-19. Sehingga, efek kasus harian bisa lebih rendah lagi,” ucapnya.

Pihaknya sudah menyampaikan edaran ini ke seluruh kabupaten dan kota di Kepri. Setiap pertemuan dengan berbagai instansi pemerintahan kabupaten dan kota, ia selalu menyampaikan untuk meningkatkan tracing.

Ia berharap sistem ini didukung masyarakat. Bagi yang pernah kontak dengan pasien Covid-19, diharapkan segera melaporkan diri. ”Bagi yang ikut di-tracing, jangan kabur. Mari bersama-sama dalam penanganan Covid-19 ini. Sehingga virus ini segera hilang dari Kepri.”

Dinas Kesehatan juga akan meningkatkan surveilans. Hal ini juga demi mengendalikan pandemi. Penerapan 3T (tracing, testing, dan treatment) terus ditingkatkan. Pelaporan setiap penemuan kasus baru, meninggal dan sembuh, juga akan diperbarui setiap saat.

”Nantinya pelaporan akan lebih baik lagi. Selama ini memang kurang disiplin dalam pelaporan. Pelacakan pasien Covid-19 dan orang-orang yang kontak, lalu penyembuhan. Jika 3T ini diterapkan secara optimal, maka pandemi ini dapat dikendalikan dengan baik,” tuturnya.

Kepada masyarakat, Bisri meminta agar selalu mematuhi protokol kesehatan (protkes): memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan adalah hal yang wajib dilaksanakan.

”Sekarang ini masih PPKM level 3, memang ada beberapa perubahan, seperti boleh makan lebih lama di restoran. Tapi jangan juga seharian duduk di sana, tolong patuhi dan bantu pemerintah. Patuh akan protkes sudah membantu penanganan pandemi ini,” terangnya. (*/jpg)

Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Demi menekan penyebaran Covid-19, Wakil Wali Kota meminta tim pengawasan untuk bekerja maksimal, meskipun ada pelonggaran dari penerapan PPKM Level 3.

Jam operasional tempat usaha diatur, begitu juga dengan kapasitas. Sehingga, diharapkan jangan sampai ada yang melanggar.

”Jangan sampai kelalaian yang terjadi membuat Batam kembali ke level yang lebih tinggi, sehingga nanti akan diperketat kembali dan menyulitkan perekonomian warga,” kata dia, Rabu (8/9/2021).

Untuk beberapa lokasi yang dilaporkan terjadi kerumunan, pihaknya akan meminta tim pengawasan dan penindakan Covid-19 untuk menyisir dan memberikan peringatan, serta mengingatkan kembali kepada pengelola kafe, atau tempat makan untuk berhati-hati dalam menjalankan usahanya.

”Jangan sampai ada yang kami tertibkan atau kami tutup nanti, kalau melanggar keramaian dan jam operasional. Sekarang sudah cukup bagus kondisi, kalau ada keramaian bisa memperburuk kondisi Batam saat ini,” ujarnya.

Amsakar mengakui, tidak ingin mengganggu jalannya roda perekonomian yang mulai kembali ditata pengusaha.

Kendati demikian, penerapan protkes harus tetap dijaga dan
ditegakkan. Sekarang, capaian kasus terus menunjukkan grafik yang bagus.

Berdasarkan data terbaru, ada dua kecamatan yang masuk zona merah yaitu Batuaji dan Batam Kota.

Galang sudah zona hijau, sedangkan yang lainnya masih zona kuning dan oranye.

Pertumbuhan kasus cukup terkendali, dan angka kematian tidak ada. Meskipun belum konsisten, setidaknya penurunan kasus ini harus bisa dipertahankan, dan kalau bisa terus berlanjut.

”Makanya saya prihatin kalau ada yang melanggar protkes ini. Kami semua berupaya menekan, jadi jangan sampai pula ada yang melanggar. Harus tetap patuhi pedoman Imendagri yang sudah dikeluarkan,” imbuhnya.(jpg)

Tiga Kontainer Kecelakaan Beruntun di Batu Ampar

0

batampso.co.id – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Yos Sudarso atau tepatnya di depan Kantor Badan Pengelolaan Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu (8/9/2021) siang.

Kecelakaan ini melibatkan tiga unit truk kontainer. Informasi yang didapatkan, kecelakaan ini berawal dari truk kontainer BP 9017 ZO yang melaju kencang dari arah Batu Ampar menuju Seraya.

Namun, sampai di U-Turn, truk ini menabrak dua kontainer lainnya yang sedang berputar balik.

”Sepertinya kontainer yang menabrak itu remnya blong. Memang lagi melaju kencang dan dia tidak mengerem,” kata Rio, saksi mata di lokasi.

Rio menjelaskan, tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun, dua unit kontainer ringsek di bagian belakang dan samping. Bahkan, kontainer tersebut menabrak pembatas jalan.

”Truk yang menabrak juga sempat banting stir sampai naik ke pembatas jalan,” katanya.

Pantauan di lokasi, kecelakaan ini juga menyebabkan arus lalu lintas terhambat. Akhirnya, seluruh kontainer baru dievakuasi sekitar pukul 15.00 WIB.

Kanit Laka Lantas Polresta Barelang, Iptu Arip Pasada, membenarkan kejadian ini.

Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan.

”Masih pemeriksaan. Tadi anggota sudah turun ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas juga,” tutupnya.(jpg)

Indonesia Dapat Kiriman Rp 90 Triliun dari IMF

0

batampos.co.id – Bank Indonesia (BI) menjelaskan terkait penerimaan bantuan dana dari Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF). Tercatat RI mendapatkan dana sebesar SDR 4,46 miliar atau USD 6,31 miliar. Jika dirupiahkan maka dana bantuan tersbeut mencapai Rp 90,2 triliun.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Internasional BI Doddy Zulverdi mengatakan, bantuan tersebut dalam bentuk Special Drawing Rights (SDR). Doddy menekankan, dana tersebut bukan termasuk ke dalam utang luar negeri negara, melainkan merupakan instrumen khusus yang dikeluarkan oleh IMF untuk menjaga cadangan devisa negara anggotanya.

Berbeda dengan utang, instrumen ini tidak memiliki jangka waktu pengembalian. Sehingga, negara tidak dibatasi waktunya untuk mengembalikan dana tersebut kepada IMF.

“Ini bukan utang luar negeri. Karena tidak ada batas waktu, tidak ada jangka waktu, tak ada kewajiban membayar pada batas waktu tertentu,” ujarnya secara virtual, Rabu (8/9).

Doddy mengungkapkan, bantuan berupa SDR tersebut merupakan hasil persetujuan dari seluruh anggota IMF dalam menjaga cadangan devisa suatu negara di tengah kondisi yang masih diselimuti oleh pandemi Covid-19.

“SDR yang kita terima sekarang ini tidak sama dengan dana yang kita terima pada krisis 1998. Waktu itu memang utang yang memang harus dikembalikan. Sementara SDR ini yang kita terima itu bukan utang,” ungkapnya.

Doddy menyebut, bukan hanya Indonesia saja yang menerima dana tersebut, melainkan seluruh anggota IMF. Semakin besar perekonomian suatu negara, maka nominal yang diterima juga lebih besar. Pemberian dana pun tidak diukur dengan tingkat kesulitan.

“Bantuan ini didistribusikan ke sejumlah negara seperti Jepang, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa yang menjadi anggota. Tentu saja besaran nilai yang diterima tergantung dari kuota negara yang bersangkutan, misal Amerika terima paling besar dan kita lebih kecil,” jelasnya.

Seperti diketahui, dengan Indonesia menerima SDR sebesar USD 6,31 miliar, sehingga mendongkrak cadangan devisa RI, menjadi sebesar USD 144,8 miliar. “Posisi cadangan devisa Indonesia kita masih dalam kondisi yang aman dan berada dalam tren peningkatan nilai pada sepanjang tahun ini,” tegasnya. (jpg)

Pria di Batam Curi Kabel Senilai Rp13 Juta

0

batampos.co.id – Jajaran Polsek Lubukbaja menangkap E di kawasan Kompleks Bumi Indah, Nagoya, Selasa (7/9/2021).

Pria 41 tahun ini tertangkap tangan tengah mencuri kabel milik PT Telkom senilai Rp 13 juta.

Kapolsek Lubukbaja, AKP Budi Hartono, mengatakan, penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan laporan pihak PT Telkom.

Pihak perusahaan mendapati kabel di kawasan tersebut sudah ditarik dari parit.

”Dari laporan itu kami mendatangi lokasi dan menangkap pelaku yang sedang menarik kabel,” ujar Budi.

Budi menjelaskan, dari lokasi, pihaknya mengamankan kabel sepanjang 8 meter dan gergaji besi.

”Pengakuan pelaku, pencurian ini baru pertama kali dilakukan,” katanya.

Dari pengakuan E, ia melakukan pencurian bersama dua rekan lainnya. Saat ini, pihak kepolisian masih mengejar pelaku lainnya.

”Di lokasi, pelaku yang lain berhasil kabur. Sekarang kami masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lagi.”

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.(jpg)

Polda Kepri Siapkan 5 Ribu Vaksin Setiap Hari

0

batampos.co.id – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Kepri menyiapkan 5.000 dosis vaksin setiap harinya. Pelaksanaan vaksinasi dimulai dari Kamis (9/9/2021) hingga Minggu (12/9).

Kabidokkes Polda Kepri, Kombes dr Muhammad Haris,
mengatakan, pelaksanaan vaksinasi di Gedung Graha
Lancang Kuning Polda Kepri.

”Vaksin yang kami siapakan itu jenisnya Sinovac,” katanya, kemarin.

Vaksinasi di Polda Kepri, kata Haris, untuk pemberian
dosis kedua atau pertama. Sehingga masyarakat yang
belum pernah divaksin sama sekali, bisa datang mendaftar.

”Bagi yang sudah pernah vaksin pertama, bisa datang ke sini untuk vaksin kedua. Jika memang sudah sesuai jadwalnya,” tuturnya.

Pendaftarannya dapat dilakukan secara online. Polda
Kepri membagi program vaksinasi dalam beberapa waktu yang berbeda. Sehingga peserta dapat memilih sendiri waktu vaksinasinya.

Personel Biddokes Polda Kepri melakukan screening awal kepada salah seorang peserta sebelum dilakukan vaksinasi Covid-19. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

”Ada empat waktu pelaksanaan vaksinasi. Masyarakat tinggal pilih. Mau pukul berapa sanggupnya datang ke Polda, jika siang ada bisa juga,” tuturnya.

Haris menyampaikan, bagi warga yang datang pukul 08.00 bisa mendaftar melalui laman https://forms.gle/QGfVdGLyg-kvANHVj8.

Sedangkan mereka yang bisa melakukan vaksinasi pukul 10.00, bisa mendaftar melalui https://forms.gle/z8v4uAhzLLuvR-3Mz8.

Pendataran vaksinasi pukul 11.00, bisa dilakukan di laman https://forms.gle/zVWEEAeY-CEhrERTB7.

Dan vaksinasi pukul 13.00 melalui laman https://forms.gle/3HFeH72pQYnt7JQi9.

”Bagi yang tidak memiliki smarthphone, dapat melakukan pendaftaran secara manual. Masyarakat dapat datang langsung ke Mapolda Kepri untuk mendaftar vaksinasi jadwal dan jam berapa,” jelasnya.

”Selalu mejaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan,” imbuhnya.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan capaian
vaksinasi di Kepri. Sehingga target 100 persen masyarakat
Kepri telah divaksinasi bisa segera dicapai.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Kolonel dr Khairul Ihsan Nasution, mengatakan, pasien Covid-19 yang ditangani di RS tersebut terus berkurang sebulan belakangan ini.

”Mulai menurun lagi, hari ini sisa 371 orang,” ujar Khairul,
kemarin.

Begitu juga dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji, pasien Covid-19 yang dirawat tinggal enam orang lagi, kemarin.

Pekan sebelumnya sempat kembali naik hingga belasan pasien.

”Turun lagi hari ini, sisa enam orang,” ujar Wadir Pelayanan Medik
RSUD Embung Fatimah, Sri Rupiati, kemarin.

Melandainya penyebaran Covid-19 ini diharapkan jadi rangsangan yang positif bagi semua pihak agar tetap memaksimalkan penerapan protkes agar wabah ini segera berakhir.

Kemudian, di lokasi karantina Rusunawa Pemko dan Badan Pengusahaan (BP) Batam di Tanjunguncang, hingga kemarin masih menampung 520 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Para PMI baru tiba dari Malaysia dan Singapura. Mereka menjalani karantina selama delapan hingga 14 hari guna memastikan
kesehatan mereka sebelum kembali ke daerah asal masing-
masing.

Sejak pandemi Covid-19 mewabah, ada tiga rusunawa yang dijadikan lokasi para PMI tersebut.

Setiap PMI yang tiba ke tanah air melalui Batam harus menjalani karantina di sana. Sudah puluhan ribu PMI yang menjalani karantina di sana.

”Yang positif juga lumayan banyak,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa, kemarin.

Persentase PMI yang positif cenderung sedikit, di angka 1 sampai 2 persen. Terakhir, dari sekitar 520 PMI, hanya tujuh orang yang terkonformasi positif.

PMI yang positif Covid-19 harus menjalani perawatan medis hingga sembuh di RSKI Galang.

”Mereka semua harus melalui dua kali swab agar hasilnya benar-
benar akurat,” ujarnya.(jpg)

Turun 92 Persen, Kasus Covid-19 Nasional Kini di Level 2

0

batampos.co.id – Laju kasus Covid-19 di Indonesia pada Selasa (7/9) menurun 92 persen dari situasi puncak gelombang kedua yang mencapai 43.925 kasus, kata pejabat Kementerian Kesehatan RI.

“Puncak laporan kasus dilaporkan pada 15 Juli 2021 dengan jumlah 43.925 kasus dalam sehari. Per tanggal 7 September 2021, sudah turun sebesar 92 persen,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi dalam agenda Siaran Pers PPKM yang diikuti dari kanal YouTube FMB9ID, Rabu (8/9).

Ia mengatakan puncak gelombang kedua Covid-19 terjadi pertama kalinya di regional Jawa dan Bali yang sejalan dengan perluasan temuan varian Delta di wilayah tersebut.

“Puncak kasus juga terjadi di regional Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Ini juga konsisten dengan pola penyebaran varian Delta yang memang memiliki tingkat penularannya sangat tinggi,” katanya.

Nadia mengatakan pemerintah terus memperkuat “testing”, “tracing”, dan “treatment” (3T) serta penegakan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan vaksinasi demi menekan laju kasus Covid-19 di wilayah tersebut.

“Kami terus memantau varian apa saja yang bersirkulasi di masyarakat karena ini akan sangat berpengaruh pada kebijakan dan intervensi yang akan kita ambil seperti PPKM yang telah kita terapkan di awal Juli 2021,” katanya.

Nadia mengatakan situasi kasus Covid-19 secara nasional saat ini berada di level 2 atau menurun dari Juli 2021 yang berada di level 4. Saat ini, hanya tersisa dua provinsi yang masih berada di level 4, yaitu Bali dan Kalimantan Utara, sedangkan lainnya sudah berada pada level 3.

“Terjadi tren penurunan angka kasus secara nasional yang terjadi di semua regional di Indonesia dengan puncak rata-rata dimulai pada bulan Juli,” katanya.

Jika melihat perbandingan data dalam sepekan terakhir, kata Nadia, terlihat tren perawatan dan kematian juga semakin menurun. Beberapa wilayah yang masih tinggi angka kasus konfirmasi harian dan kematian, seperti Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Bali. (*/jpg)

Tim Terpadu Tertibkan ROW di Jalan Industri Tanjung Uncang

0

batampos.co.id – Dalam rangka mendungkung infrastruktur serta fasilitas Kota Batam agar dapat menarik investasi, BP Batam terus melakukan pembangunan dan peningkatan jalan terutama jalan menuju kawasan industri, dengan koordinasi bersama stakeholder terkait.

Mendukung hal tersebut, Tim terpadu yang terdiri dari gabungan personil Ditpam BP Batam, Satpol PP, TNI dan Polri serta beberapa unsur lainnya, melakukan penertiban belasan rumah liar yang berada di ROW 30 Meter Jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang, pada Selasa (7/9/21).

Kegiatan ini diawali dengan apel bersama di Kantor Mako Satpol PP Kota Batam, yang dipimpin oleh Kasubidit Pamling dan Hutan Ditpam BP Batam, Tony Febri selaku Koordinator penertiban.

Tim terpadu yang terdiri dari gabungan personil Ditpam BP Batam, Satpol PP, TNI dan Polri serta beberapa unsur lainnya, melakukan penertiban belasan rumah liar yang berada di ROW 30 Meter Jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang, pada Selasa (7/9/2021). Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

“Hari ini kita melakukan penertiban jalan melingkar di Kawasan Industri Tanjung Uncang, semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan dihindari dari hambatan. Saya berpesan kepada seluruh tim terpadu yang terlibat agar tetap menjaga keamanan dan dalam pelaksanaannya dilakukan dengan cara kekeluargaan dan komunikatif,” kata Tony Febri.

Sesuai arahan Kasubdit Pamling dan Hutan Ditpam BP Batam, Tony Febri, personil tim terpadu melakukan bantuan pemindahan barang-barang yang berada di dalam bangunan kios dan rumah liar ke tempat yang aman, kemudian penggusuran dilakukan dengan menggunakan alat berat Excavator atau Beko.

Sebelumnya, pihak Direktorat Pengamanan BP Batam sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di tepi jalan Kawasan Industri Tanjung Uncang, dengan memberikan surat peringatan 1, 2, 3 dan perintah bongkar, namun tidak dindahkan oleh warga, sehingga sesuai prosedur dilakukan tindakan pembongkaran oleh Tim Terpadu.

Adapun sasaran penertiban ada sekitar 12 bangunan berupa kios dan rumah liar semi permanen.

Adapun personil Ditpam yang terlibat dalam penertiban Jalan melingkar di Kawasan Industri Tanjung Uncang sebanyak 55 orang personil Ditpam.(jpg)

20 Titik Rawan di Batam Dipasangi Kamera Pengawas, di Sini Lokasinya…

0

batampos.co.id – Sebanyak 20 titik rawan di Kota Batam dipasangi kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTv)

Kepala Diskominfo Batam, Azril Apriansyah, mengatakan, setiap kejadian yang terekam kamera pengawas akan langsung  dikoordinasikan ke kepolisian.

“Semalam ada satu mobil yang mengalami kecelakaan di pertigaan Sei Ladi, dan sudah kita koordinasikan,” ujarnya, Kamis (9/9/2021).

Azril mengaku pengawasan lokasi rawan dilakukan pengawasan 24 jam melalui CCTv Kominfo Batam.

Beberapa kali kejadian seperti pencurian, hingga kecelakaan langsung terekam CCTv.

Pegawai Diskominfo memantau CCTv yang terpasang di 20 titik rawan di Kota Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Pusat pengendaliannya di Kantor Wali Kota Batam dan petugas kota 24 jam mengawasinya,” ujar Azril.

Adapun lokasi yang dipantau CCTv Kominfo Batam tersebar di 20 lokasi yakni:

  1. Lingkungan Kantor Wali Kota satu titik
  2. Lingkungan DPRD Batam satu titik
  3. Gerbang Selatan Dataran Engku Puteri satu titik
  4. Gerbang Utara Dataran Engku Puteri satu titik
  5. Lingkungan simpang BI dua titik
  6. Bundaran Madani tiga titik
  7. Simpang Kuda Sei Panas tiga titik
  8. Lingkungan Jalan Utama Nagoya Hill satu titik
  9. Depan Pasar Induk Jodoh dua titik
  10. Jalur Lambat Sukajadi dua titik.
  11. Jalan di Depan Perumahan Casablanca dua titik
  12. Depan Pura Sei Ladi dua titik
  13. Simpang Tiga Sei Ladi tiga titik
  14. Tanjakan Southlink dua titik
  15. Depan Pelabuhan Domestik Sekupang satu titik
  16. Depan Perumahan Delta Villa Tiban Koperasi dua titik
  17. Depan Mata Kucing dua titik
  18. Depan SP Plaza Batu Aji satu titik
  19. Simpang Tiga Sambau tiga titik
  20. Pelabuhan Punggur satu titik.

“Total 36 CCTv yang kami kendalikan. Semoga dengan terus diawasi kamera ini dapat meminimalisir kerawanan dan jika terdapat kejadian dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.(*/esa)