Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9194

Gubernur Kepri Diminta Berbagi Tugas Dengan Wakil Gubernur, Ini Dasarnya…

0

batampos.co.id – Hubungan Gubernur Kepri Ansar Ahmad dengan Wakil Gubernur, Marlin Agustina, yang dinilai kurang harmonis mendapatkan sorotan dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Dosen STISIPOL Raja Haji Tanjung Pinang, Zamzami A Karim.

Ia mengatakan, gubernur tidak bisa bekerja sendiri dalam mengelola pemerintahan daerah.

“Jangankan bekerja sendiri, ada wakil gubernur saja terkadang gubernur belum mampu menyelesaikan persolan yang ada bersama tim-tim pendukungnya. Jadi harus bekerja bersama,” ujarnya pada webinar melalui zoom bersama wartawan, Rabu (18/8/2021).

Isu keretakan hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri terkonfirmasi saat Gubernur, Ansar Ahmad, mengungkap adanya ketidakkomitmenan salah satu partai koalisi pada Pilkada 2020 dalam acara basembang bersama media di Batam, Senin (9/8/2021) lalu.

Dampaknya, komunikasi antara gubernur dan wakil gubernur pun memburuk.

“Untuk memperbaiki hubungan komunikasi keduanya (gubernur dan wakil gubernur, red), ilmu politik itu memberikan ruang kompromi, kerjasama, dan power sharing (pembagian tugas dan kewenangan). Itu adalah hal yang lumrah dilakukan,” paparnya.

Kata dia dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sebenarnya sudah mengatur tentang pembagian tugas dan kewenangan antara kepala dan wakil kepala daerah.

Dimana wakil kepala daerah mempunyai tugas membantu kepala daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah dan mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal di daerah.

Tugas lainnya adalah menindaklanjuti laporan atau temuan hasil pengawasan aparat pengawasan, melaksanakan pemberdayaan perempuan dan pemuda.

Serta mengupayakan pengembangan dan pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup.

Selain itu Wakil kepala daerah juga memiliki tugas mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan kabupaten dan kota, memberikan saran dan pertimbangan kepada kepala daerah dalam penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah.

Serta melaksanakan tugas dan wewenang kepala daerah apabila kepala daerah menjalani masa tahanan atau berhalangan sementara.

Di beberapa daerah, bahkan, tugas wakil gubernur diatur secara jelas dan dititikberatkan pada urusan yang bersifat internal.

Meliputi kesejahteraan pegawai, keprotokolan, pembinaan kependudukan dan lingkungan hidup, urusan kesejahteraan rakyat, pembinaan perburuhan dan tenaga kerja, hingga pembinaan kesehatan dan keluarga berencana.

“Memang, undang-undang tidak menyebutkan secara khusus mengenai pembagian tugas dan wewenang. Seperti misalnya ada dinas tertentu yang di bawah wagub. Melainkan, wagub membantu gubernur dalam menjalankan tugasnya. Juga tidak ada ketentuan wagub harus menghadap gubernur dalam jangka waktu tertentu, namun memang perlu ada koordinasi,” kata Zamzami.

Menurutnya, konflik atau pecah kongsi antara kepala dan wakil kepala daerah berpotensi terjadi tanpa adanya pembagian tugas dan kewenangan yang jelas. Apalagi jika mereka berasal dari koalisi partai politik yang berbeda.

“Ini tidak terlepas dari kompetisi itu. Tapi ketika kita terima sebagai pejabat publik, harus pandai-pandai memisahkan (lepas dari kepentingan partai politik). Karena gubernur dan wakil gubernur sudah menjadi milik publik,” kata Zamzami.

Selain itu, Zamzami juga menyarankan kepada partai politik pengusung Gubernur Ansar (Golkar) dan Wakil Gubernur Marlin (Nasdem) untuk bisa duduk bersama.

Sehingga komunikasi antara gubernur dan wagub bisa terbangun lagi dengan baik.

“Perlu ada komunikasi tersendiri antara masing-masing parpol pengusung, terutama Golkar dan Nasdem. Karena saya tengok, dua partai ini dengan konflik gubernur dan wagub, mereka justru memainkan. Seharusnya kedua partai ini membangun kesepakatan kembali,” pungkasnya.

Sementara, Sekretaris Komisi I DPRD Kepulauan Riau, Muhammad Syahid Ridho, menyayangkan situasi yang terjadi antara Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri.

Pasalnya, yang terjadi saat ini sebenarnya adalah masalah komunikasi.

Terkait pembagian tugas menurut dia juga sudah sangat jelas diatur dalam UU 23/2014 terkait Pemda, dan spesifik diatur dalam pasal 65 dan 66.

“Seharusnya masalah ini tidak perlu sampai meluas. Hanya masalah komunikasi dan harusnya dapat segera diselesaikan,” kata Ridho.

Saat ini masih banyak masalah yang menjadi tantangan bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.

Terutama masalah pandemi Covid-19 dan juga ekonomi yang perlu penanganan ekstra agar dapat segera terselesaikan.

“Masyarakat butuh langkah konkret untuk menyelesaikan masalah saat ini dampak dari pandemi Covid-19. Kalau ada masalah segera selesaikan, kasihan masyarakat pasti sedih melihat hal ini,” katanya.(*/esa)

Pasien yang Dirawat Turun, Rumah Sakit Lebih Lapang

0

batampos.co.id – Perkembangan kasus Covid-19 di Batam semakin menggembirakan. Jumlah pasien yang dirawat turun menjadi 600-an orang dalam sehari. Sebelumnya, jumlah pasien yang dirawat mencapai angka tiga ribu orang. Kondisi ini membuat Bed Occupancy Rate (BOR) untuk ICU dan ruang isolasi semakin lapang.

”Alhamdulillah, sekarang BOR sudah jauh lebih baik. Kalau dulu keterisian mencapai 80 persen, sekarang hanya 18 persen saja,” ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Rabu (18/8).

Amsakar mengatakan, kondisi ini tidak lepas dari kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan (protkes). Penerapan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas) ini sangat berdampak terhadap pengendalian Covid-19.

Ia berharap jumlah pasienyang dirawat semakin turun, dan kasus terus melandai. Sehingga di sisa tahun 2021 ini, Batam bisa pulih dan segera bangkit dari pandemi Covid-19.

”Yang dirawat saat ini bisa segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga. Tetap jaga diri meskipun ada pelonggaran aturan. Kalau tidak patuh, aturan ini bisa saja naik ke level yang lebih dari sekarang, dan kalau itu terjadi saya rasa yang rugi bukan saja perorangan melainkan masyarakat Batam sepenuhnya,” tegasnya.

Dengan perkembangan kasus Covid-19 saat ini, menurutnya, dapat memberikan semangat baru. Apalagi, hingga 17 Agutus 2021, jumlah kasus aktif atau pasien yang sedang dalam perawatan turun cukup drastis. Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Covid-19 Batam mencatat kasus aktif mencapai 787 orang. Padahal, beberapa waktu sebelumnya, kasus aktif sempat mencapai angka 3 ribu lebih.

Selain itu, dari jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dibandingkan dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, menurut Amsakar, sudah berbeda dua kali lipat.

Dimana pasien sembuh tercatat 171 orang, sedangkan pasien terkonfirmasi tercatat 89 orang. “Ini menandakan bahwa semakin hari perkembangan Covid di Batam ini semakin baik,” katanya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa masyarakat Batam jangan sampai lengah dan tetap menerapkan protkes. Karena hal itu menjadi cara tepat menangani pandemi Covid-19. “Itu salah satu cara terbaik untuk berbuat kepada republik ini. Saya mengimbau seluruh warga Batam, ayo kita bersatu padu mengendalikan penyebaran,” ucapnya.(*/jpg)

Tak Patuh Sampaikan LHKPN, KPK Akan Beri Sanksi kepada Penyelenggara Negara

0

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak segan memberikan sanksi kepada penyelenggara negara (PN) maupun aparatur sipil negara (ASN) yang tidak patuh menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Lembaga antirasuah bisa menjatuhkan sanksi administratif bagi PN maupun ASN yang tidak patuh menyampaikan LHKPN.

“Pasal 21 ayat (1) Peraturan KPK Nomor 7 tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, KPK dapat memberikan rekomendasi kepada atasan langsung atau pimpinan lembaga tempat PN berdinas untuk memberikan sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang pencegahan, Ipi Maryati dalam keterangannya, Kamis (19/8).

“Sesuai Pasal 20 ayat (1) UU No 28 tahun 1999 sanksi yang ditetapkan adalah sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya.

Ipi menyampaikan, jika masyarakat memiliki informasi bahwa harta yang dilaporkan oleh PN tidak sesuai dengan kenyataan, dapat melaporkan kepada KPK melalui fitur yang tersedia pada aplikasi eLHKPN. Lembaga antirasuah memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“KPK akan menindaklanjuti laporan dari masyarakat tersebut dengan melakukan klarifikasi kepada PN terkait,” ujar Ipi.

Menurut Ipi, jika seorang PN tersebut tetap membandel dan tidak mengindahkan imbauan, KPK akan memanggil dan melakukan klarifikasi. Bahkan apabila ditemukan penyimpangan, KPK bisa melakukan penindakan.

“Langkah selanjutnya berdasarkan hasil klarifikasi, jika ada unsur dugaan tindak pidana korupsi, KPK dapat meneruskan hasil klarifikasi kepada penindakan,” ucap Ipi.

Sebelumnya, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menyampaikan, tingkat kepatuhan penyerahan LHKPN pejabat legislatif menurun drastis sepanjang Semester I 2021. Padahal, KPK memberikan tenggat waktu pelaporan LHKPN 2020 jatuh tempo pada Maret 2021.

Berdasarkan data KPK kepatuhan pelaporan seluruh penyelenggara negara yakni sebanyak 363.638 dari total 377.574 wajib lapor atau sebesar 96,31 persen. Adapun rinciannya yakni Eksekutif 294.864 (96,44 persen), Legislatif 17.923 (89,27 persen), Yudikatif 19.473 (98,46 persen), dan BUMN/BUMD 31.378 (98,15 persen).

“Legislatif dulu itu 100 persen DPR dan DPRD karena KPU mensyaratkan, kalau mau maju legislatif harus isi LHKPN, jadi 100 persen. Sekarang yang DPR jatuh tinggal 55 persen, yang DPRD tinggal 90 persen, kan kalau sudah masukin tiap tahun harus masukin lagi ya,” kata Pahala dalam konferensi pers Capaian Kinerja Bidang Pencegahan dan Stranas KPK Semester I, Rabu (18/8).

Pahala menuturkan, turunnya angka kepatuhan tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama agar dapat kembali ke 100 persen. Kendati kepatuhan penyelenggara negara di lingkup legislatif menurun, secara keseluruhan kepatuhan penyerahan LHKPN pada semester I 2021 mengalami kenaikan.

Pada Semester I 2020, lanjut Pahala, tingkat kepatuhan pelaporan LHKPN Penyelenggara Negara hanya sebesar 95,33 persen naik menjadi 96,31 persen pada Semester I 2021.

“Sampai tengah Juni rata-rata kepatuhan sudah 96 persen lebih baik dari tahun kemarin. Mungkin dengan pelaporan full elektronik lebih sederhana, dan teman-teman media sering beritakan annoucement-nya jadi kalau tidak punya LHKPN bisa masalah,” pungkasnya.(jpg)

Pelayaran Diminta Tak Sepelekan Informasi Cuaca Demi Keselamatan

0

batampos.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) minta penyedia layanan angkutan penyeberangan tidak menyepelekan informasi cuaca yang rutin dikeluarkan BMKG. Hal itu sebagai langkah mitigasi dan antisipasi dalam upaya meningkatkan keselamatan transportasi.

”Indonesia adalah negara kepulauan dan memiliki banyak pelabuhan dan dermaga yang melayani angkutan penyeberangan. Hampir 65 persen wilayah Indonesia merupakan perairan. Informasi cuaca laut sangat krusial dalam menciptakan keselamatan transportasi di titik-titik penyeberangan,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Kamis (19/8).

Dia sangat berharap dukungan informasi iklim dan cuaca yang dikeluarkan BMKG dapat dimanfaatkan dengan baik guna meningkatkan keamanan dan keselamatan transportasi. Kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap kelancaran dan keamanan transportasi penyeberangan laut. Kemungkinan hujan, badai, angin, dan gelombang tinggi sangat besar terjadi selama perjalanan.

Terlebih, kata dia, saat ini Indonesia dan negara-negara di dunia tengah menghadapi perubahan iklim yang memicu pergeseran pola musim dan suhu udara sehingga juga mengakibatkan peningkatan frekuensi dan intensitas bencana hidrometeorologi.

”Perubahan cuaca berlangsung sangat cepat dan tidak menentu yang dipengaruhi banyak faktor. Karena itu, kami juga terus berupaya meningkatkan, kecepatan, ketepatan, dan akurasi dalam prakiraan cuaca hingga skala tapak. Pada 2018 dan 2019, BMKG memasang HF Radar yg berfungsi mendeteksi kecepatan dan arah arus, serta tinggi gelombang dan tsunami secara real time di Selat Bali dan Selat Sunda,” terang Dwikorita Karnawati.

Dwikorita mengatakan, BMKG terus menyisir berbagai persoalan yang dihadapi penyedia layanan angkutan penyeberangan dan pemangku kepentingan guna meningkatkan keselamatan transportasi penyeberangan. BMKG ingin informasi cuaca dan iklim yang dikeluarkan tidak hanya dimengerti dan dipahami, namun juga dipatuhi.

”Jadi para operator dan penyedia layanan penyeberangan tahu kapan harus jalan, kapan harus berhenti. Dengan begitu, kemungkinan jatuhnya korban dan kerugian lain dapat diminimalisir,” tutur Dwikorita Karnawati.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, sinergi antara Kementerian Perhubungan dan BMKG sangat penting untuk menjaga keselamatan dalam transportasi. Informasi cuaca dan berbagai instrumen pendukungnya dipandang mampu menjaga keselamatan khususnya pada sektor angkutan penyeberangan.

”Ini agar zero victim. Pemahaman BMKG dan para stakeholder harus ada. Dukungan info dari BMKG terkait kondisi iklim dan cuaca sangat penting perannya dalam transportasi. Ini tidak hanya dirasa moda pelayaran dan penerbangan tapi semua moda,” ucap Budi.

Budi Karya Sumadi juga meminta BMKG untuk memasang dan menambah peralatan observasi cuaca maritim di pelabuhan penyeberangan. Terutama jalur penyeberangan yang padat (AWS dan HF Radar). Selain itu, budi meminta BMKG mengintegrasikan data cuaca dengan layanan lain seperti peta pelayaran digital (electronic navigational chart).

”Mohon kepada BMKG bisa menempatkan personel di pelabuhan-pelabuhan yang padat aktivitas. Selain mempercepat arus informasi juga dapat menyosialisasikan kepada stakeholder pelabuhan penyeberangan mengenai informasi cuaca dan iklim. Termasuk, memberikan pelatihan pada PIC pelabuhan penyeberangan dalam membaca data parameter cuaca,” kata Budi.(jpg)

Neraca Perdagangan Indonesia Kembali Surplus

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (istimewa)

batampos.co.id – Ekspor dan impor Indonesia pada Juli 2021 tumbuh tinggi secara year on year (yoy), ekspor tumbuh double digit sebesar 29,32 persen yoy, begitu juga dengan impor yang tumbuh sebesar 44,44 persen yoy.

Peningkatan terbesar ekspor Indonesia pada Juli 2021 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) yang meningkat sebesar USD 614,0 juta. Peningkatan ini terutama berasal dari India yang aktivitas ekonominya mulai kembali pulih pasca melandainya penyebaran varian delta.

India sekaligus menjadi negara tujuan ekspor yang mengalami peningkatan tertinggi dengan nilai sebesar USD 272,7 juta, diikuti Pakistan dengan nilai sebesar USD 91,6 juta, dan Taiwan sebesar USD 88,6 juta.

Peningkatan terbesar impor pada Juli 2021 terjadi pada produk farmasi (HS 30) senilai USD 185,9 juta yang didominasi oleh impor vaksin yang mencapai USD 150 juta. Negara asal impor nonmigas yang peningkatannya paling besar yaitu India (USD 111,8 juta), Argentina (USD 20,0 juta), dan Spanyol (USD 15,4 juta).

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Impor vaksin yang tumbuh tinggi membuktikan keseriusan pemerintah dalam mendorong akselerasi vaksinasi yang merupakan salah satu kunci utama penanganan Covid-19.

Lebih lanjut, Menko Airlangga menambahkan, “Melesatnya pertumbuhan ekspor dan impor menunjukkan penguatan fundamental pemulihan ekonomi akibat membaiknya permintaan ekonomi global dan domestik. Selain itu, harga komoditas utama yang kembali menguat khususnya Batubara (tumbuh 194,74% yoy), CPO (tumbuh 52,33% yoy), dan timah (tumbuh 94,74%) turut mendorong performa ekspor Indonesia,” Rabu (18/7).

Untuk senantiasa meningkatkan performa pada ekspor dan impor, Indonesia akan terus melakukan optimalisasi pada setiap perjanjian kerja sama internasional yang telah diberlakukan. Salah satu perjanjian billateral dengan prospek manfaat yang besar bagi pelaku usaha adalah Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang telah berlaku setahun yang lalu atau tepatnya 5 Juli 2020. Perjanjian ini mencakup komitmen yang komprehensif meliputi perdagangan barang dan jasa, serta investasi.

“Dengan IA-CEPA, Australia mengeliminasi 100 persen tarif bea masuk pada seluruh komoditas yang berasal dari Indonesia. Oleh karena itu, pelaku usaha diharapkan mampu memanfaatkan semaksimal mungkin peluang tersebut untuk memacu performa ekspornya ke Australia,” ujar Menko Airlangga.

Hingga Semester I-2021, ekspor Indonesia ke Australia mencapai USD 1,61 miliar atau mengalami pertumbuhan sebesar 41,87 persen pada periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai USD 1,14 miliar. Pertumbuhan tersebut cukup signifikan namun masih dapat ditingkatkan, mengingat adanya potensi yang besar dari kedua negara.

“Pemberlakuan IA-CEPA juga diharapkan mampu mendorong pembentukan economic powerhouse bagi kedua negara sehingga ekspor dapat ditingkatkan melalui ekspansi pasar ke berbagai negara. Bagi Indonesia, sinergi dari seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam memperoleh manfaat atas skema perjanjian kerja sama tersebut,” pungkas Menko Airlangga.

Performa ekspor dan impor yang impresif juga sejalan dengan Neraca Perdagangan Indonesia yang kembali mengalami surplus sebesar USD 2,59 miliar pada Juli 2021. Ini menjadi surplus Indonesia secara 15 bulan berturut-turut sejak bulan Mei 2020.

Surplus tersebut khususnya dialami Indonesia dengan beberapa mitra dagang utama, seperti Amerika Serikat (USD 1,27 miliar), Filipina (USD 0,53 miliar) dan Malaysia (USD 0,40 miliar). Sementara itu, Indonesia masih mengalami defisit dengan China (USD 0,84 miliar), Australia (USD 0,45 miliar), dan Thailand (USD 0,27 miliar).

Performa perdagangan internasional Indonesia yang tetap kokoh tersebut akan menjadi penopang ketahanan sektor eksternal Indonesia sekaligus menjadi engine pertumbuhan ekonomi ke depan. Pemerintah akan terus menciptakan ekosistem yang kondusif guna mempertahankan performa ekspor dan impor melalui insentif-insentif bagi dunia usaha dan melalui penanganan Covid-19 yang efektif dan terukur (*/).

Kasus Covid-19 Terus Turun, 23.716 Warga Batam Sembuh

0

batampos.co.id – Jumlah masyarakat Kota Batam yang terkonfirmasi Covid-19 terus menurun.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, pada Rabu (18/8/2021), 42 orang dinyatakan positif.

Dari jumlah tersebut 24 orang diketahui bergejala, 17 tanpa gejala dan satu orang kontak erat dengan pasien Covid-19 sebelumnya.

Jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam hingga Rabu (18/8/2021).

Sementara itu pada hari yang sama terdapat 170 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh dan 10 orang meninggal dunia.

Hingga saat ini total warga Kota Batam yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 25.130 orang.

Dari jumlah tersebut 23.716 orang dinyatakan sembuh, 765 meninggal dunia dan 649 orang dalam perawatan.(*/esa)

Lintas Komunitas Batam Lakukan Hal Ini Saat Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76

0

batampos.co.id – Beberapa Komunitas Motor, Lembaga Kemanusiaan, Komunitas Sosial, komunitas Dakwah di Batam serta Bintang Muda Indonesia mempunyai cara tersendiri dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 76.

Setelah mengadakan diskusi dan pertemuan mereka bersepakat untuk menggelar kegiatan upacara bendera dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial pembagian paket sembako dengan Tajuk Semangat Kemerdekaanmu “Semangat Untuk Berbagi”.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud kesetiaan dan kecintaan kami kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta salah satu gerakan untuk mengajak para pemuda bangsa ke dalam kebaikan. Kami sebagai komunitas yang berada di NKRI ingin memberikan sumbangsih yang bermanfaat bagi masyarakat kota Batam yang kami cintai ini,” kata Sonny Liston ketua koordinator acara.

Beberapa Komunitas Motor, Lembaga Kemanusiaan, Komunitas Sosial, komunitas Dakwah di Batam serta Bintang Muda Indonesia, melakukan berbagai kegiatan dalam memperingati HUT RI ke-76. Foto: Angga untuk batampos.co.id

Ia menjelaskan, kegiatan dimulai dengan menggelar upacara bendera di Fasum Ruko Buana Central Park Lexington Tembesi . Selanjutnya dilaksanakan pembagian sembako ke 76 titik di Kota Batam.

Ketua YRFI Kepri, Angga Syahbana, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dengan dasar serta kepedulian terhadap NKRI.

“Kami menjadi satu pemikiran untuk berbuat kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dalam beberapa bencana dan kegiatan sosial lainnya, kami selalu tampil memberikan Kebaikan pikiran, tenaga dan benda,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC BMI Kota Batam, Adam Saputra, mengucapkan terima kasih semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Apresiasi serta ucapan tidak terhingga kepada saudara – saudari semua yang telah mengajak kami Bintang Muda Indonesia dalam kegiatan ini,” ujarnya.

“Insyaallah dalam kegiatan BMI kedepan kami akan ajak mereka dalam setiap kegiatan BMI. Semangat nya sama yaitu untuk menjadi dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata

Setelah selesai rangkaian kegiatan para peserta beristirahat, dan melanjutkan diskusi di pantai Memban Batu Besar Nongsa.(*)

Pelayaran Kembali Normal, Keluar Batam Wajib Tes Antigen

0

batampos.co.id – Jumlah rute pelayaran di Pelabuhan Domestik Telagapunggur, Nongsa, kembali normal seperti sediakala. Saat kasus Covid-19 mengalami peningkatan yang signifikan, beberapa rute ditutup sementara seperti Batam ke Dabo. Tapi kini, rute ini sudah kembali melayani penumpang yang lalu lalang dari Batam ke Dabo atau sebaliknya.

Namun, untuk syarat perjalanan keluar daerah, masih tetap mengandalkan surat keterangan negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan rapid test Antigen.

“Semua rute sama syaratnya, baik ke Dabo, Tanjungpinang, Bintan atau Seitenam (Anambas),” kata Kepala Pelabuhan Domestik Pelabuhan Telagapunggur, Herman, Rabu (18/8).

Herman mengatakan, syarat keluar masuk ke Batam melalui jalur laut, merujuk dengan Surat Edaran Gubernur Kepri nomor 558/SET-STC19/VIII/2021, tentang perpanjangan ketentuan orang dalam negeri dan internasional dengan menggunakan moda transportasi umum dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau.

Berdasarkan surat itu, Herman mengatakan, syarat keluar atau masuk ke Batam tidak mengalami perubahan. Selain melengkapi diri dengan keterangan negatif berdasarkan pemeriksaan Antigen atau PCR, masyarakat juga harus melengkapi dengan menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 (minimal dosis pertama).

“Suhu tubuhnya tidak boleh di atas 38 derajat Celcius dan mengisi e-HAC,” ungkap Herman.

Sesuai aturan gubernur ini, ada ketentuan tambahan yakni anak berusia di bawah 12 tahun tidak diperkenankan melakukan perjalanan antarkabupaten atau kota di wilayah Kepulauan Riau.

Herman mengatakan, beberapa rute sudah kembali beroperasi. Tapi, intensitasnya tidak sama dengan seperti sebelum pandemi. “Ke Tanjungpinang saja ada waktu-waktunya, tidak ada lagi kapal yang berangkat setiap 15 menit. Karena jumlah penumpang yang lalu lalang, sangat minim,” tuturnya.

Ia berharap, pandemi segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat kembali pulih sehingga diharapkan juga berdampak siginifikan terhadap peningkatan penumpang di Pelabuhan Telagapunggur. (jpg)

Batam Berpotensi Hujan Disertai Petir Dua Hari ke Depan

0

batampos.co.id – Beberapa hari ini, cuaca Batam terasa lebih dingin dan cenderung basah. Curah hujan mulai dari intensitas ringan hingga sedang, terus mengguyur Batam dalam sepekan ini. Fenomena ini disebabkan adanya pola belokan angin dan perlembatan kecepatan angin.

”Tidak hanya itu, kelembaban udara yang cukup basah, meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di Kepulauan Riau, khususnya Batam,” kata Koordintor Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman, Rabu (18/8).

Untuk Kamis ini (19/8), Suratman mengatakan bahwa prediksi cuaca mirip dengan Rabu (18/8). Dari pagi hingga siang hari diprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat akan mengguyur sebagian wilayah Batam. ”Sore hingga malam diperkirakan berawan,” ucapnya.

Suratman meminta masyarakat berhati-hati, karena kondisi cuaca ini disertai petir dan angin kencang. Sehingga, bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, tetap dapat mewaspadai apabila terjadi perubahan cuaca mendadak.

”Gelombang masih aman, tapi saat ada perubahan cuaca tentunya berpengaruh ke gelombang. Apalagi, bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah Natuna dan Anambas,” ujarnya.

Terkait potensi hujan hingga beberapa hari ke depan, Suratman memprediksi akan berkurang dari hari ke hari. ”Tetap ada potensi hujan, tapi berkurang, intensitasnya cenderung ringan,” tuturnya.

Saat ditanyakan mengenai suhu udara, Suratman, mengatakan, pengaruh hujan menyebabkan suhu di Batam menjadi lebih dingin dari biasanya. Dari catatan Stamet Hang Nadim, suhu terendah di Batam tercatat 24 derajat celcius. Suhu ini cukup dingin, sebab rata-rata suhu di Batam biasanya di kisaran 29 -31 derajat celcius. (*/jpg)

Sertifikat Vaksin Syarat Masuk Mal, Upaya Optimal Tekan Penularan Covid-19

0

batampos.co.id – Pemerintah telah menentukan bahwa masyarakat yang ingin mengunjungi pusat perbelanjaan harus mengantongi sertifikat vaksin Covid-19. Syarat ini diajukan untuk menekan peluang penularan Covid-19.

“Melekat dengan kebijakan ini, pemerintah telah memperingatkan jika terjadi klaster setelah pembukaan mal dilakukan, maka operasional pusat perbelanjaan wajib untuk ditutup sementara,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Rabu (18/8).

Wiku menyampaikan, berbagai kebijakan yang ditetapkan ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah melakukan relaksasi dengan kehati-hatian. Karena itu, melalui hasil pembukaan yang cukup terkendali selama seminggu terakhir, pada pekan ini pemberlakuan sektor perbelanjaan akan diperluas pada kabupaten dan kota level 4 lainnya.

Dia menyebut hingga Selasa (17/8) kemarin, sebanyak 54 juta orang atau sekitar 26 persen populasi Indonesia telah divaksinasi pertama dan 29 juta atau sekitar 14 persen dari populasi telah meneima vaksinasi dosis kedua. Dia memastikan, saat ini pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan pasokan vaksin sesuai kebutuhan.

Menurutnya, sampai dengan Desember 2021 mendatang akan ada sebanyak 261 juta dosis dan akan bertambah yang didapat dari berbagai perjanjian bilateral dan multilateral lainnya.

Pada prinsipnya, lanjut Wiku, pencapaian target vaksinasi dapat terwujud dengan sinkronisasi data pusat dan daerah. Mekanisme operasional dan logistik dengan harapan vaksin dapat diterima oleh daerah dengan tepat waktu dan dalam waktu yang memadai sesuai kebutuhan.

“Kedepannya pemerintah akan terus mendorong setiap daerah melakukan percepatan vaksinasi untuk segera mencapai target vaksinasi per daerah melalui prioritas daerah dan populasi berisiko terlebih dahulu. Dengan penambahan bertahap, maka kekebalan komunitas dapat tercapai,” pungkas Wiku.(jpg)