Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9355

Di Batam, Potensi Hujan Petir Meningkat

0

batampos.co.id – Cuaca Batam saat ini cenderung berubah-ubah. Potensi hujan bisa naik maupun turun. Selasa (15/6/2021) kemarin, potensi hujan meningkat.

Hujan mengguyur sebagian besar wilayah Batam dengan intensitas ringan hingga sedang. Sementara hari ini (16/6/2021), secara umum kondisi cuaca diprakirakan berawan.

Namun, tetap ada potensi hujan ringan hingga sedang di siang hari.

”Hal ini disebabkan kelembaban udara lapisan atas yang relatif rendah, sehingga kurang
mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif,” kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Hang Nadim, Rizky F Widowati, Selasa (15/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Rizky menjelaskan, kondisi cuaca Batam saat ini sangat fluktuatif, hari ini bisa panas dan esoknya diperkirakan hujan akan turun.

Awan hitam menyelimuti area Dam Duriangkang. BMKG memprakirakan hujan petir di Kota Batam akan meningkat. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Kondisi ini disebabkan Batam memasuki masa peralihan dari curah hujan tertinggi ke
rendah. Masa peralihan ini cenderung bersifat lebih kering, karena curah hujan tidak setinggi di bulan Mei.

Kondisi ini akan berlangsung dari Juni hingga Oktober. Cuaca cukup basah dan potensi hujan tinggi akan terjadi di November dan Desember.

Rizky mengatakan, untuk gelombang di perairan Kepri cenderung aman dan normal.
Sebelumnya, Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman,
mengingatkan warga Batam bahwa saat masa peralihan sering terjadi gusty, yakni angin
kencang yang terjadi sesaat.

Gusty biasanya terjadi di sekitar pesisir pantai. Selain gusty, potensi terjadi puting beliung juga meningkat.

”Saat ini angin kencang, puting beliung dan petir akan ada. Sehingga ini juga perlu
diwaspadai masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir,” ucapnya.

Sehari sebelum terjadinya gusty maupun angin puting beliung, biasanya suhu terasa panas dan terik dari sore hingga malam.

Lalu, di pagi hari cerah hingga pukul 10.00 WIB. Setelah itu, akan terlihat awan
comulonimbus.

”Apabila ada hal itu, maka akan ada potensi terjadinya gusty atau angin puting beliung.
Masyarakat bisa tandai, gusty maupun angin puting beliung, selalu ada pembentukan awan comulonimbus,” tuturnya.(jpg)

Segini Denda Para Pelanggar Perda Ketertiban Umum di Batam

0

batampos.co.id – Puluhan juru parkir ilegal dan seorang pedagang kue keliling, menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (15/6/2021).

Mereka didakwa melanggar Perda tentang Ketertiban Umum Kota Batam dan dijatuhi hukuman denda Rp 150 ribu.

Para terdakwa ditangkap saat razia perda yang dilakukan polisi dari Polsek-polsek hingga Polresta Barelang.

Jumlah jukir ilegal 24 orang dan satu orang penjaja kue. Sidang tindak pidana ringan (tipiring) itu dipimpin hakim tunggal, Yoedi Anugrah dari PN Batam.

Sementara, para terdakwa dihadirkan ke persidangan satu per satu untuk disidang.

Sebelum menjatuhkan hukumam, hakim Yoedi sempat menanyakan kesalahan yang dilakukan para terdakwa.

Rata-rata mereka adalah juru parkir liar yang memungut uang parkir di atas pukul 22.00 WIB.

”Jadi, tidak boleh ada parkir di atas pukul 22.00 malam. Juru parkir juga harus memakai atribut dan karcis,” ujar hakim Yoedi kepada terdakwa seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurut Yoedi, para terdakwa terbukti melanggar Perda Kota Batam tentang ketertibaan umum. Dimana, perbuataan mereka telah meresahkan masyarakat.

”Menjatuhi hukuman kepada para terdakwa dengan denda Rp 150 ribu. Apabila denda tak dibayar, diganti dengan 3 hari kurungan,” jelas Yoedi.

Dikatakan Yoedi, sebenarnya denda maksimal pelanggaran izin adalah Rp 50 juta. Namun, karena berbagai pertimbangan, pihaknya memberi keringanan pembayara denda.

”Diharapkan hukuman ini bisa jadi pelajaran, agar tidak kembali menjadi juru parkir liar,” tegasnya.

Sedangkan untuk Irwan, penjaja kue diberi keringanan dengan hanya membayar denda Rp 100 ribu.(jpg)

PPDB SMP Negeri di Batam Dibuka Hari Ini

0

batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam mulai membuka pendaftaran untuk
calon peserta didik baru tingkat sekolah menengah pertama (SMP) negeri mulai Rabu (16/6/2021) ini hingga Rabu (23/6/2021) pekan depan.

Berdasarkan jadwal, sistem pendaftaran dibuka secara online melalui link, http:/ppdbbatam.go.id/. Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, cara pendaftaran tetap sama dengan jenjang SD negeri yang dibuka lebih dulu.

Orangtua bisa langsung mengakses pendaftaran cukup dari rumah dan tidak diperkenankan mendatangi sekolah.

”Jadi, tetap dari telepon pintar saja. Orangtua diminta menyiapkan berkas seperti
KTP, KK orangtua, dan berkas lainnya sesuai yang diminta panitia di link pendaftaran,”
kata Hendri, Selasa (15/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia mengatakan, tahun ini pelaksanaan PPDB masih berdasarkan sistem zonasi. Sesuai ketentuan, ada empat jalur yang dibuka untuk pendaftaran jenjang SMPN ini.

Pertama, jalur zonasi disediakan 50 persen, jalur prestasi 30 persen, jalur afirmasi atau
kurang mamapu 15 persen, dan terakhir jalur perpindahan orangtua 5 persen.

Ilustrasi. Pendaftaran PPDB secara online. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

”Tetap mereka yang terdekat dari sekolah adalah prioritas sekolah. Selanjutnya, akan
dirunut nanti berdasarkan jarak rumah calon peserta didik,” ujarnya.

Berdasarkan rencana daya tampung (RDT) tahun ini, kuota yang disediakan SMPN adalah sebanyak 10.836 kursi.

Sekolah yang tersedia cukup banyak, dan bisa berkolaborasi dengan sekolah swasta. Sehingga, tidak ada persoalan yang berarti terkait penerimaan ini.

”Orangtua bisa mendaftar di sekolah terdekat dan memilih sekolah pilihan pertama dan pilihan kedua,” sebutnya.

Hendri mengimbau kepada orangtua untuk tidak memaksakan mendaftar ke sekolah tertentu. Hal ini akan langsung terseleksi sistem, jika jarak rumah calon pendaftar dengan sekolah cukup jauh.

Ia menjelaskan, saat ini tidak ada lagi predikat sekolah unggulan. Sehingga, semua stan-
dar di jenjang SMPN sudah sama.

”Untuk itu, silakan mendaftar di sekolah yang ada di zonasi tempat tinggal saat ini,”
kata dia.

Lanjutnya, waktu pendaftaran yang cukup panjang diharapkan bisa membuat orangtua bisa memilih waktu yang tepat.

Meskipun tidak bisa mendaftar di hari pertama, orangtua tidak perlu khawatir, karena semua pendaftar akan diterima selagi waktu pendaftaran dibuka.

”Semua bisa daftar dulu. Kalau untuk verifikasi, itu operator sekolah, termasuk juga hasil seleksi nanti akan dibuat berdasarkan ketentuan dan jalur yang dipilih saat mendaftar,” jelasnya.

Orangtua bisa mengakses situs web http://ppdbbatam.id. Akses ke link tersebut secara
otomatis akan di-redirect ke link, https://svr2.ppdbbatam.id, https://svr3.ppdbbatam.id,
https://svr5.ppdbbatam.id.

”Jadi tidak ada kendala untuk pendaftaran,” sebutnya.(jpg)

Terpapar Covid-19, Neta S Pane Meninggal Dunia

0

batampos.co.id – Kabar duka tersiar dari keluarga Indonesia Police Watch (IPW). Ketua Presidium IPW, Neta S Pane dikabarkan menghembuskan nafas terakhir hari ini setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

Kabar meninggalnya Neta dibenarkan oleh kerabatnya, Yon Mories. “Betul, tadi sekitar pukul 10.40 WIB di RS Mitra Bekasi Barat,” ucapnya saat dihubungi, Rabu (16/6).

Yon juga membenarkan jika meninggalnya Neta dikarenakan menderita Covid-19. Dia sempat dirawat di rumah sakit cukup lama sebelum akhirnya kembali ke pangkuan Tuhan.

“Iya benar, beliau dirawat di RS sejak tanggal 5 karena positif Covid,” ungkapnya.

Semasa hidupnya, Neta dikenal sebagai pengamat kepolisian dan menduduki jabatan sebagai Ketua Presidium IPW. Jauh sebelum itu, Neta pernah bekerja sebagai wartawan.(jpg)

Sampai Sekarang, Stok Darah di PMI Kota Batam Kosong Warga Batam, Ayo Donor Darah

0

batampos.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam mengalami kekosongan stok darah.

Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Batam, Dokter Novia, mengatakan, kekosongan terjadi sejak Ramadan lalu.

Menurutnya kekosongan tersebut disebabkan tidak ada lagi pendonor sukarela yang datang ke kantor PMI.

“Stok darah PMI memang benar kosong dan semua jenis golongan darah tidak ada”, ujarnya, Kamis (6/5/2021).

Ia menyampaikan, ada beberapa orang yang datang ke kantor PMI untuk mendonorkan darah namun hanya untuk keperluan keluarga.

“Ya alasan mereka yang datang donor untuk keluarganya yang memang membutuhkan darah itu, jadi kitapun gak bisa maksa juga,” katanya.

Hingga saat ini lanjutnya PMI Kota Batam masih mencari solusi untuk mendapatkan stok darah.

“Kami saat ini lagi berdiskusi dan rapat dengan jajaran PMI bagaimana untuk mendapatkan stok darah kembali. Kami juga mengimbau serta mengajak masyarakat untuk mendonorkan darahnya,” tuturnya.(nto)

PLTU Terancam Kandas, Dewan Ingatkan Gubernur Kepri agar Tegas

0

batampos.co.id – Tahapan pembangunan infrastruktur strategis nasional Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Uap (PLTU) Bintan dengan kapasitas 2×100 mega watt stagnan. Kondisi tersebut disebabkan adanya spekulan lahan di kawasan Galang Batang, Bintan.

Legislator Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua mengatakan, apabila pembangunan tersebut gagal terwujud, maka kerugian besar bagi Provinsi Kepri.

“Saat ini berbicara kepentingan investasi atau pembangunan daerah, salah satu prasyaratnya adalah adanya infrastruktur listrik. Apalagi dengan rencana integrasi Batam-Bintan tentu membutuhkan kehandalan energi,” ujar Rudy Chua, kemarin di Tanjungpinang.

Politisi Partai Hanura tersebut meyebutkan, polemik yang terjadi sekarang ini menunjukan adanya banyak kepentingan oleh kelompok-kelompok tertentu. Pada posisi ini, Gubernur sebagai pemegang kebijakan tertinggi harus tegas memberikan dukungan, seharusnya Pemerintah Daerah juga bergerak cepat menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan,” tegas Rudy.

Pembina Ikatan Muda Tionghoa tersebut juga menegaskan, saat ini soal kewenangan listrik berada di Pemerintah Provinsi. Atas dasar itulah, seharusnya Pemprov Kepri sudah melakukan inventaris persoalan. Apalagi Pemprov Kepri sudah memberikan persetujuan lewat Surat Keputusan Penunjukan Lokasi (SK Penlok) pada pertengahan Maret 2020 lalu.

“Jika memang Gubernur memandang kehadiran PLTU Bintan adalah merupakan satu keharusan, tentu harus direspon dengan cepat. Namun jika memang pembangunan tersebut tidak penting, jangan heran ketika pembangunan di Pulau Bintan nanti kendala dengan masalah listrik,” tutup Rudy Chua.

Manager Sub Bidang Pertanahan PT. PLN (Persero) (UIP-KITSUM) Rico Dilo Ginting mengatakan, proses masih terus berjalan. Ia menampik adanya penolakan dari sejumlah pemilik lahan untuk melepaskan tanahnya sebagai lokasi pembangunan PLTU Bintan. Menurutnya, tim konsultan atau apraisal sudah turun untuk melakukan penilaian terhadap harga tanah di lokasi tersebut.

Lebih lanjut katanya, berdasarkan data BPN Bintan ada 32 persil lahan yang menjadi lokasi pembangunan PLTU itu nanti. Sampai sejauh ini, proses pembebasan lahan tersebut sudah sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan. Bahkan hasil taksiran sudah disampaikan ke BPN dan PLN. Sekarang ini tinggal tahapan musyarawah dengan masing-masing pemilik lahan.

Dijelaskannya, berdasarkan rencana kerja yang disusun oleh pihaknya, proses pembebasan lahan tuntas pada 2020 Agustus lalu. Namun karena beberapa persoalan teknis, tahapan ini masih belum tuntas sampai saat ini.

Adapun proses pembebasan lahan besaran ganti rugi lahannya dihitung oleh Tim Apraisal dengan merujuk pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

“Memang lokasi yang sudah ditentukan oleh Gubernur Kepri melalui SK Penlok adalah kawasan yang sangat strategis untuk pembangunan PLTU Bintan. Apalagi sudah ada feasebiliti study (FS). Selain itu Pemerintah Daerah informasinya juga sudah mengeluarkan izin kelautan,” jelasnya.

Masih kata Rico, dalam proses pengukuran lahan oleh BPN Bintan beberapa waktu lalu sudah dihadiri oleh 32 pemilik atas lokasi yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan PLTU Bintan. Disebutkannya, paska terjadinya black out di Pulau Bintan, karena terganggung pembangkit di Batam, pihaknya juga mendapat desakan dari Gubernur Kepri. (*/jpg)

Lapor Pak Wali kota, Kasus Demam Berdarah di Kota Batam Meningkat

0

batampos.co.id – Jumlah masyarakat Kota Batam yang terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) pada 2021 dibandingkan dengan tahun 2020.

Kasi Dinas Kesehatan Kota Batam, Yantri Wirmansyah, mengatakan, pada tahun 2020 tercatat 291 kasus demam berdarah di Batam. dari jumlah tersebut 4 orang meninggal dunia.

Sementara pada tahun 2021 hingga saat ini tercatat sudah ada 312 kasus.

Ilustrasi

“Yang jelas di tahun 2021 ini belum ada yang meninggal dunia walaupun dari segi grafik lebih tinggi dibanding tahun lalu,” ujarnya, rabu (16/6/2021).

Ia menjelaskan, meski kasus DBD naik jumlah pasien yang meninggal dunia dapat di atasi apabila ditangani dengan cepat.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini saya berharap agar masyarakat menjaga kesehatan dan program 3M juga harus dijalankan seperti menguras, mengubur dan menutup, serta membasmi jentik nyamuk yang berada di tempat yang kotor,” katanya.

Kata dia, untuk fogging atau pengasapan, pihaknya akan langsung ke lokasi bila ada salah satu dari masyarakat yang terkena DBD.(nto)

Menko Airlangga Targetkan Vaksinasi 1 Juta Dosis Per Hari

0
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

batampos.co.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan sebanyak 31 juta dosis vaksin Covid-19 telah disuntikkan kepada masyarakat Indonesia hingga saat ini dan ditargetkan untuk terus diakselerasi dan dipercepat.

“Yang harus kita lakukan adalah akselerasi dari vaksinasi di mana kita sudah melakukan 31 juta dosis,” kata Menko Airlangga dalam Webinar BPK RI Seri II di Jakarta, Selasa (15/6).

Tak hanya itu Menko Airlangga juga mendorong pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 dapat mencapai 1 juta dosis per hari pada Juli 2021 sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kita berharap pada Juli nanti angka 1 juta per hari bisa dilakukan karena memang tidak ada lain untuk penanganan Covid-19 ini yaitu adalah percepatan vaksinasi,” ujar Menko Airlangga.

Target 1 juta dosis vaksin Covid-19 per hari tersebut akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 600 ribu dosis serta 400 dosis oleh TNI dan Polri.

Ia mengatakan kasus aktif Covid-19 di Indonesia saat ini secara keseluruhan telah mengalami penurunan di angka enam persen dan lebih baik dari global yang sebesar 6,9 persen.

Sementara untuk tingkat kesembuhan, kata dia, Indonesia juga sudah berada di angka 91,2 persen sedangkan global di level 91 persen.

Meski demikian Menko Airlangga memastikan pemerintah akan terus memantau perkembangan kasus Covid-19 mengingat sudah terdapat varian delta yang agresif di Bangkalan dan Kudus.

Lebih lanjut, ia menyatakan pengendalian Covid-19 juga akan dilakukan dengan memperpanjang implementasi PPKM Mikro hingga 28 Juni 2021 yang berlaku untuk 34 provinsi.

Ia menuturkan beberapa aspek semakin diperketat seperti pendidikan di daerah dengan zona merah tetap berlangsung secara daring, serta kegiatan peribadatan dilakukan di rumah masing-masing.(antara)

Wakil Wali Kota Batam Bilang Begini Terkait Antrean Panjang Saat Vaksinasi Covid-19

0

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, angkat bicara terkait antrean panjang saat vaksinasi Covid-19 di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal.

Ia menjelaskan, antrean terjadi tidak terlalu lama dan dapat diatasi oleh petugas di lapangan.

“Jadi vaksinasi ini dimulai jam 08.00 tapi ternyata banyak yang sudah datang sebelum jam itu. Sehingga antrean sempat panjang, tapi itu tidak berlangsung lama,” katanya, Selasa (15/6/2021).

Kata dia, pihaknya bersama Kapolresta Barelang dan Dandim 316 Batam langsung melakukan evaluasi. Sehingga ke depan antrean panjang tidak terjadi lagi.

“Saya langsung turun langsung ke lapangan tadi, untuk selanjutnya akan kita evaluasi supaya kejadian tadi pagi tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Wakil wali Kota Batam, Amsakar Achmad (depan) meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Spot Hall Temenggung Abdul Jamal. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Amsakar juga memastikan saat ini masih ada sekitar 400 vials stok vaksin dan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat.

Pemko Batam juga terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Kepri.

“Intinya kami tetap ingin lebih baik ke depannya. Jangan sampai terjadi lagi seperti ini. Agar percepatan ini tidak mengabaikan Protkes,” ujarnya.

Selain itu lanjutnya, antrean panjang tersebut juga menjadi gambaran bahwa
kesadaran warga untuk vaksinasi Covid-19 terus meningkat.

Ia mengatakan pada hari pertama vaksinasi di Temenggung Abdul Jamal diikuti 900 orang.

Kemudian, hari kedua meningkat drastis menjadi 1.900 dan hari ketiga ada 2.500 warga divaksin.

“Hal ini menunjukan bahwa masyarakat memang sangat antusiasme divaksin,” katanya.

Ia mengimbau kepada para warga untuk tetap menjalankan protokol kesehatan. Menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak berkerumun saat datang untuk divaksin.(*/esa)

Bayar Iuran BPJAMSOSTEK Kini Bisa di LinkAja

0

batampos.co.id – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. Kali ini, BPKAMSOSTEK menggandeng LinkAja sebagai salah satu kanal pendaftaran dan pembayaran iuran peserta. Hal ini merespons era ekonomi digital, dimana kemudahan dalam bertransaksi merupakan salah satu fitur penting yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja mengatakan kerja sama antara LinkAja dengan BPJAMSOSTEK sebagai upaya mempermudah kebutuhan esensial masyarakat yaitu pembayaran iuran beserta pendaftaran BPJAMSOSTEK. Selian itu, dengan menggunakan LinkAja diharapkan dapat menambah rasa aman dan nyaman bagi para pekerja dalam memenuhi kebutuhan proteksi terutama di tengah ketidakpastian di masa pandemi Covid-19.

“Kami berkomitmen untuk terus memperluas akses layanan keuangan non-tunai guna mendorong inklusi keuangan di Indonesia yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terang Haryati, Rabu (16/6).

Kerjasama dengan LinkAja tersebut melengkapi pilihan kanal pendaftaran yang sebelumnya yaitu melalui website dan aplikasi BPJSTKU. Sedangkan untuk fitur pembayaran iuran, tentunya LinkAja melengkapi pilihan kanal bayar lainnya yang terdiri dari mobile banking Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, BCA, serta melalui aplikasi Grab dan Tokopedia.

Selain itu, terdapat kanal kerjasama lain yang dapat melayani pendaftaran dan pembayaran iuran, yakni cermati.com dan Agen 46. Sedangkan khusus bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia dapat melalui Mandiri International Remittance.

Sementara, Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, Zainudin menuturkan perlindungan jaminan sosial merupakan kebutuhan yang wajib dimiliki oleh seluruh pekerja baik penerima upah atau sektor formal, pekerja bukan penerima upah atau informal, maupun Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Oleh karena itu, BPJAMSOSTEK selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik salah satunya dengan memberikan kemudahan akses untuk pendaftaran dan pembayaran iuran.

“Jadi makin banyaknya pilihan akses pendaftaran dan pembayaran iuran ini pastinya makin mempermudah para pekerja untuk memperoleh perlindungan jaminan sosial, terlebih iuran yang dibayarkan cukup terjangkau mulai dari 16.800 per bulan,” kata Zainudin.

Menurutnya, dengan terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK, pekerja dapat memperoleh beragam manfaat di antaranya, jika terjadi risiko kecelakaan kerja maka akan mendapatkan perawatan dan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai kebutuhan medis, bantuan biaya transportasi korban kecelakaan kerja, santunan pengganti upah selama tidak bekerja, santunan kematian sebesar 48x upah, bantuan beasiswa, hingga manfaat pendampingan dan pelatihan untuk persiapan kembali bekerja (return to work).

Ke depan BPJAMSOSTEK juga akan terus melakukan inovasi dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk memperluas akses layanan bagi pekerja di seluruh Indonesia. “Dengan dibukanya akses pendaftaran dan pembayaran iuran seluas-luasnya, diharapkan semakin banyak pekerja yang terlindungi jaminan sosial dari BPJAMSOSTEK,” paparnya.

Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Rawamangun Aland Lucy Patitty mengatakan pihaknya sangat mendukung adanya kerja sama pembayaran iuran dan pendaftaran peserta menggunakan LinkAja. Ia melihat salah satu solusi terbaik bagi peserta agar mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan memberikan kemudahan khususnya terkait pendaftaran dan pembayaran iuran.

“Kemudahan pembayaran dan pendaftaran BPJAMSOSTEK ini diharapkan dapat menjadi insentif adopsi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mengubah kebiasaan pembayaran tunai menjadi non-tunai dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.(jpg)

Play sound