Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9356

Vaksinasi Lancar, Berharap Bisa Kirim Jamaah Umrah

0

batampos.co.id – Setelah keputusan tidak memberangkatkan jamaah haji tahun ini, pemerintah diminta tetap melobi pemerintah Arab Saudi. Tujuannya, akses pengiriman jamaah umrah bisa kembali dibuka.

Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Firman M. Nur mengatakan, musim umrah akan dibuka kembali pada awal Muharam atau pertengahan Agustus. Dia berharap Kementerian Agama (Kemenag) serta kementerian dan lembaga terkait maksimal menjalankan diplomasi ke Arab Saudi.

”Terutama masalah suspend penerbangan dari Indonesia ke Saudi dan sebaliknya. Kami berharap suspend tersebut bisa dibuka,” katanya kemarin (14/6).

Karena ada kebijakan suspend, travel umrah tidak bisa mengirimkan jamaah ke Tanah Suci. Lebih dari setahun terakhir, travel umrah di Indonesia nyaris nihil pemasukan.

Menurut dia, banyak alasan yang bisa disampaikan saat diplomasi ke Saudi untuk mencabut suspend bagi Indonesia. Di antaranya, program vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah berjalan maksimal. Sebab, vaksinasi Covid-19 di Indonesia menjadi program nasional dan dipantau terus oleh Presiden Joko Widodo.

Firman berharap, ketika akses pengiriman jamaah umrah berjalan, jamaah yang sudah divaksin tidak perlu mengikuti karantina. ”Sebab, orang yang sudah divaksin mestinya telah memiliki imunitas dibanding yang belum divaksin,” tuturnya. Dengan demikian, setiba dari ibadah umrah, jamaah yang sudah divaksin bisa langsung pulang.

Firman juga berharap pemerintah memberikan perhatian kepada para travel umrah. Di lapangan, banyak pelaku usaha travel umrah yang terlilit masalah keuangan karena tidak ada pemasukan.(jpg)

PPKM Mikro Diperpanjang hingga 28 Juni 2021, Kegiatan di Fasilitas Umum Dilarang

0

batampos.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19. Melalui Inmendagri tersebut, PPKM berbasis Mikro kembali diperpanjang, berlaku pada 15–28 Juni 2021.

Dalam perpanjangan PPKM Mikro kali ini, peran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) diposisikan kian sentral. Puskesmas dilibatkan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

’’Beberapa hal yang tertuang dalam PPKM Mikro yang ini, antara lain misalnya memperkuat peran Puskesmas untuk meningkatkan tracing, testing,” kata Plh Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Suhajar Diantoro dalam keterangannya, Selasa (15/6).

Sebagaimana poin ketiga belas (a) Inmendagri tersebut, kepala daerah diminta untuk melakukan sosialisasi PPKM Mikro kepada masyarakat yang berada di wilayahnya dan apabila terdapat pelanggaran maka dilakukan pemberian sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, Gubernur Bupati maupun Wali Kota juga diminta untuk lebih mengintensifkan penegakan 5M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Serta melakukan penguatan terhadap 3T antara lain testing, tracing, dan treatment.

’’Mengoptimalkan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dalam penanganan Covid-19 khususnya dalam pencegahan, testing dan tracing,” sebagaimana poin ketiga belas, huruf (a) nomor (3) Inmendagri Nomor 13 Tahun 2021.

Sementara itu, Inmendagri juga mengatur soal pembatasan dan pengetatan kegiatan masyarakat di fasilitas umum, tempat wisata dan taman dengan menerapkan kewajiban penerapan screening test antigen maupun genose untuk fasilitas berbayar pada lokasi wisata indoor. Serta penerapan protokol kesehatan secara ketat pada fasilitas umum dan lokasi wisata outdoor.

Sedangkan, untuk daerah pada zona oranye dan zona Merah, kegiatan masyarakat di fasilitas umum atau tempat wisata maupun taman dilarang dan pengaturan lebih lanjut diserahkan kepada Pemerintah Daerah dengan berkoordinasi kepada Satgas Penanganan Covid-19 Daerah. Apabila terdapat pelanggaran, dilakukan penegakan hukum dalam bentuk penutupan lokasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Suhajar menyatakan, Inmendagri tersebut juga membuka ruang bagi Pemerintah Provinsi, Kabupaten maupun Kota yang akan mengeluarkan kebijakan dalam memberlakukan kriteria dan persyaratan khusus pada Hari Libur Tahun 2021, dapat menindaklanjutinya. Sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang telah dikeluarkan oleh Kementerian maupun Lembaga terkait dan Satgas Covid-19.

Dia menuturkan, perpanjangan PPKM Berbasis Mikro juga mengamanatkan peran Desa/Kelurahan yang tak kalah penting. Sebab, PPKM Mikro dilakukan melalui koordinasi antara seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Ketua RT/RW, Kepala Desa/Lurah, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu ), Dasawisma, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, penyuluh, pendamping, tenaga kesehatan dan karang taruna serta relawan lainnya.

Melalui PKKM Mikro, desa/keluarahan diminta untuk membentuk Posko tingkat Desa dan Kelurahan bagi wilayah yang belum membentuk Posko. Sedangkan terhadap wilayah yang telah membentuk Posko, diminta agar lebih mengoptimalkan peran dan fungsinya serta memastikan pelaksanaan pengendalian pada tingkat mikro di skala rukun tetangga (RT).

Lewat Pos Komando (Posko) di tingkat desa/kelurahan pula, diharapkan pembatasan kegiatan masyarakat menjadi lebih terkendali. Model pengendalian ini juga dinilai cukup efektif dalam penularan kasus positif secara aktif. ’’Posko-posko ini diharapkan menjadi ujung tombak untuk membantu kegiatan, dan bantuan terdepan kita dalam melakukan pengendalian pandemi,” ungkap Suhajar.

Suhajar juga membeberkan, dari kurang lebih 76 ribu desa/kelurahan di Indonesia, 39 ribu desa di antaranya dilaporkan telah membentuk posko tingkat desa/kelurahan. Oleh karena itu, dia berharap seluruh posko diaktifkan guna mendukung program pemerintah dalam mengendalikan pandemi.

“Berdasarkan data sementara yang ada terdapat posko-posko yang aktif, dan di beberapa tempat masih ada yang belum (berjalan). Ke depan kita akan up date terus, baik jumlah posko maupun aktivitasnya. Kita harapkan ini dapat menjadi bantuan terdepan bagi kita,” harap Suhajar. (*/jpg)

Pungut Uang Parkir di Atas Pukul 22, Jukir Ilegal Didenda

0

batampos.co.id – Puluhan juru parkir ilegal dan seorang pedagang kue keliling, menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (15/6). Mereka didakwa melanggar Perda tentang Ketertiban Umum Kota Batam dan dijatuhi hukuman denda Rp 150 ribu.

Para terdakwa ditangkap saat razia perda yang dilakukan polisi dari Polsek-polsek hingga Polresta Barelang. Jumlah jukir ilegal 24 orang dan satu orang penjaja kue.

Sidang tindak pidana ringan (tipiring) itu dipimpin hakim tunggal, Yoedi Anugrah dari PN Batam. Sementara, para terdakwa dihadirkan ke persidangan satu per satu untuk disidang.

Sebelum menjatuhkan hukumam, hakim Yoedi sempat menanyakan kesalahan yang dilakukan para terdakwa. Rata-rata mereka adalah juru parkir liar yang memungut uang parkir di atas pukul 22.00 WIB.

”Jadi, tidak boleh ada parkir di atas pukul 22.00 malam. Juru parkir juga harus memakai atribut dan karcis,” ujar hakim Yoedi kepada terdakwa.

Menurut Yoedi, para terdakwa terbukti melanggar Perda Kota Batam tentang ketertibaan umum. Dimana, perbuataan mereka telah meresahkan masyarakat.

”Menjatuhi hukuman kepada para terdakwa dengan denda Rp 150 ribu. Apabila denda tak dibayar, diganti dengan 3 hari kurungan,” jelas Yoedi.

Dikatakan Yoedi, sebenarnya denda maksimal pelanggaran izin adalah Rp 50 juta rupiah. Namun, karena berbagai pertimbangan, pihaknya memberi keringanan pembayaran denda.

”Diharapkan hukuman ini bisa jadi pelajaran, agar tidak kembali menjadi juru parkir liar,” tegasnya.

Sedangkan untuk Irwan, penjaja kue diberi keringanan dengan hanya membayar denda Rp 100 ribu. (*/jpg)

Pelamar PPPK Minimal Pengalaman Tiga Tahun, Ini Syaratnya

0

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersiap membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Meskipun belum adam petunjuk teknis yang diterima Pemko Batam, dipastikan pelaksanaan sesuai dengan arahan Kementerian PAN-RB. Selain itu, calon pelamar juga diminta menyesuaikan dengan syarat sesuai kategori dan posisi yang akan dipilih.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan pusat terkait pelaksanaan penerimaan pegawai ini. Meskipun sudah menerima kuota jumlah pegawai beberapa waktu lalu, nyatanya hingga kini pendaftaran belum dibuka.

”Rencana awal itu akhir Mei namun ditunda, dan sekarang kami juga masih menunggu,” kata Jefridin, Selasa (15/6).

Untuk pelaksanaan, sepenuhnya merupakan kebijakan pusat dan daerah hanya menerima hasil dan menjadi tempat penyelenggaraan.

Berdasarkan informasi dari Kementerian PAN-RB, rekrutmen CPNS terdiri dari tiga tahapan seleksi, yaitu seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS yang keduanya akan menggunakan computer assisted test (CAT) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pelamar seleksi PPPK akan dilakukan secara daring melalui SSCASN dan disertai dengan proses pengunggahan dokumen persyaratan secara elektronik. Dalam seleksi PPPK, hanya terdapat dua tahapan, yaitu seleksi administrasi dan seleksi kompetensi.

Seleksi kompetensi dilakukan untuk menilai kesesuaian kompetensi manajerial, kompetensi teknis, dan kompetensi sosial kultural yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi jabatan. Masih dalam rangkaian yang sama, dilanjutkan dengan wawancara dengan metode CAT.

Peserta yang berhak untuk mendaftar pada seleksi PPPK Guru Tahun 2021 ada empat jenis. Yaitu, tenaga honorer kategori II (THK-II) sesuai database di BKN. Kemudian, guru non-ASN (guru honorer) yang masih aktif mengajar di sekolah negeri di bawah kewenangan pemerintah daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kemendikbud.

Lalu, guru swasta yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kemendikbud dan lulusan pendidikan profesi guru (PPG), yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan pendidikan profesi guru Kemendikbud.

Tahapan seleksi PPPK guru terdiri dari seleksi administrasi dan seleksi kompetensi. Seleksi kompetensi akan dilaksanakan sebanyak tiga kali.

Untuk tenaga PPPK, usia paling rendah 20 tahun. Selain itu, tidak pernah dipidana selama dua tahun, tidak pernah diberhentikan tidak hormat. Kemudian, memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan jabatan, memiliki kompetensi dengan dibuktikan dengan sertifikasi keahlian dan keahlian yang masih berlaku.

Pelamar juga harus sehat jasmani dan rohani, persyaratan sesuai dengan kebutuhan jabatan yang ditetapkan PPPK, calon pelamar hanya bisa mendaftar di satu instansi.

Selanjutnya, calon PPPK harus memilki pengalaman kerja di bidang kerja yang relevan minimal tiga tahun dengan jabatan fungsional yang dilamar dibuktikan dengan surat keterangan yang ditandatangani minimal jabatan tinggi pratama untuk yang bekerja di instansi pemerintahan.

Jefridin menyebutkan, total kuota yang didapatkan Batam sesuai ketetapan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menetapkan sebanyak 2.958 formasi untuk pegawai negeri sipil dan PPPK Kota Batam tahun ini.

Keputusan tersebut diterima berdasarkan surat nomor 542 tahun 2021 tentang penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kota Batam. Dalam surat tersebut, Batam mendapatkan 2.958 formasi dengan rincian 2.570 untuk tenaga guru, 226 tenaga kesehatan, 162 tenaga teknis. (*/jpg)

Mulai Bulan Depan Vaksinasi 1 Juta Orang Per Hari

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta vaksinasi diintensifkan. Jokowi bahkan meminta agar bulan ini vaksinasi bisa menjangkau 700 ribu orang per hari dan bulan depan naik menjadi 1 juta orang per hari.

Perintah presiden itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan persnya setelah mengikuti rapat terbatas kemarin (14/6).

Budi menyatakan, target vaksinasi 1 juta orang per hari tersebut dibebankan kepada pemerintah daerah (pemda) dan TNI-Polri. Untuk TNI-Polri, kata Budi, mereka diminta membantu dengan target vaksinasi 400 ribu orang per hari. Sedangkan sisanya, yakni 600 ribu orang, dibebankan kepada pemda.

Hingga kemarin pertambahan vaksinasi baru menyentuh 265 ribu orang untuk vaksinasi tahap pertama. Percepatan vaksinasi harus dilakukan agar kekebalan komunitas atau herd immunity bisa segera tercapai.

Kemarin Jokowi memantau vaksinasi massal di tiga tempat, yakni di Stadion Patriot Candrabhaga (Kota Bekasi), Waduk Pluit, dan Rusun Tanah Tinggi (Jakarta). Dalam tiga kunjungannya, Jokowi kembali menekankan pentingnya mengejar ketercapaian herd immunity.

Daerah diberi target untuk mengejar vaksinasi pada 70 persen warga. DKI Jakarta, misalnya, pada pekan depan diberi target 100 ribu orang divaksin per hari. ”Untuk akhir Agustus, sebanyak 7,5 juta penduduk Jakarta harus sudah divaksin,” tegasnya.

Jokowi mengakui, target itu memang terkesan ambisius. Namun harus dilakukan untuk melindungi masyarakat dari penularan Covid-19. Mantan wali kota Solo tersebut menyatakan sudah meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menyusun teknis pelaksanaannya.

”Dilihat dari jumlah vaksin dan segi hitung-hitungan, semua lancar,” ungkapnya.

Jakarta merupakan kota yang padat. Mobilitas manusianya pun cukup tinggi. Bahkan, mobilitas itu juga berpengaruh ke kota-kota penyangga. Sehingga percepatan vaksinasi diharapkan dapat mengurangi pertambahan kasus Covid-19.

Kemarin Jokowi juga mengadakan rapat terbatas dengan para menteri. Rapat tersebut membahas kenaikan kasus Covid-19 di beberapa tempat. ”Kenaikan kasus di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah, ada beberapa langkah yang dilakukan pemerintah,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menurut dia, rumah sakit (RS) diminta meningkatkan kapasitas untuk pasien Covid-19 hingga 40 persen. Terutama untuk kota-kota di zona merah. Jika RS di zona merah sudah penuh, daerah di sekitarnya menjadi penopang. RS disiagakan untuk menampung mereka yang tidak tertangani di daerah asalnya.

”Kalau Kudus ke Semarang, Bangkalan ke Surabaya,” ujarnya. Hotel-hotel juga disiapkan sebagai tempat isolasi.

Untuk melihat varian baru Covid-19, pemerintah juga akan mempercepat genome sequencing. Genome sequencing diharapkan bisa mendeteksi dengan cepat jika ada varian baru yang diderita pasien Covid-19. ”Waktu pengecekan yang selama ini dua minggu akan ditekan menjadi satu minggu,” tegas Airlangga.

Airlangga juga memastikan bahwa PPKM mikro diperpanjang. Di zona merah, work from home (WFH) harus dilakukan untuk 75 persen dari jumlah karyawan. Artinya, yang masuk kantor hanya 25 persen. Airlangga menitikberatkan mereka yang masuk kantor tak boleh itu-itu saja. Harus ada rotasi.

”Untuk kegiatan belajar-mengajar, kecamatan yang zona merah 100 persen daring,” tuturnya.

Di zona merah, tempat ibadah akan ditutup selama dua pekan ini. Pemerintah tengah menyiapkan instruksi Mendagri untuk mengatur penutupan itu. ”Daerah seperti Kudus dan Bangkalan, diharapkan ada penambahan petugas untuk meningkatkan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam kesempatan yang sama menyatakan, penerapan protokol kesehatan di lapangan harus betul-betul dilakukan. ”Penularan di klaster keluarga terjadi karena aktivitas mudik, pariwisata, dan makan bersama,” kata Budi.

Presiden, menurut dia, meminta tiga aktivitas yang berpeluang membuka masker itu diawasi ketat. Dia juga mengatakan bahwa Covid-19 varian delta atau B1617 sudah menyebar di beberapa wilayah. Varian asal India itu sudah masuk di Jakarta, Kudus, dan Bangkalan. Varian baru tersebut lebih cepat menular meski tidak mematikan. Karena itu, protokol kesehatan dan vaksinasi menjadi perhatian pemerintah.

Sementara itu, Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya saat ini tengah mengidentifikasi 24 sampel virus dari kasus Covid-19 di Bangkalan, Madura. Tiga sampel berhasil diidentifikasi dan hasilnya telah diserahkan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hasil sementara, tiga sampel virus tersebut menunjukkan ciri-ciri yang mirip seperti varian korona Delta India di Kudus.

Rektor Unair Mohammad Nasih menyatakan, varian sampel virus yang masuk di ITD Unair masih kurang sempurna. Jadi, di antara total 24 sampel virus dari Madura yang kini dites whole genome sequencing (WGH), baru tiga sampel yang sempurna diidentifikasi. ”Yang lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim di ITD,” katanya kepada Jawa Pos kemarin.

Dari tiga sampel yang berhasil diidentifikasi secara sempurna tersebut, lanjut Nasih, hasilnya sudah diserahkan ke Kemenkes, gubernur Jawa Timur, dan kepala dinas kesehatan yang terkait. ”Hasilnya tampaknya tidak jauh-jauh dari varian yang ada di Kudus. Ciri-cirinya menyerupai,” ujarnya.

Nasih menambahkan, 24 sampel yang ada di ITD terus diproses identifikasi. Itu sebabnya, pihaknya belum bisa menyimpulkan secara pasti jenis varian virus dari Madura tersebut. ”Tunggu semua sampel yang masuk diidentifikasi secara sempurna,” tuturnya.

Meski begitu, Nasih menjelaskan, persebaran virus yang sangat cepat membutuhkan kebijakan khusus untuk Madura. Begitu juga penanganannya yang harus spesifik. ”Dibutuhkan ikhtiar-ikhtiar yang sebaik-baiknya. Mumpung belum kewalahan,” ucapnya.

Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Unair sendiri mengalami peningkatan kasus Covid-19 dari Madura, yakni dari yang sebelumnya jumlah pasien Covid-19 asal Madura 20-an kini menjadi 50-an. ”Ini menandakan adanya peningkatan tajam dan persebarannya sangat cepat. Jadi perlu antisipasi,” ungkapnya.

Nasih menambahkan, RSKI memiliki 100 tempat tidur (bed) dan sudah terisi 60-an. Artinya, sudah 60 persen bed occupancy rate (BOR) di RSKI yang terisi. Harapannya, persebaran virus dapat diantisipasi sebaik-baiknya. Pengetatan jalan keluar masuk Madura-Surabaya melalui jalur Jembatan Suramadu adalah salah satu caranya. ”Kalau bertambah, rumah sakit bisa kewalahan lagi,” ujarnya.

Unair sendiri, lanjut Nasih, juga sudah mengambil langkah antisipasi. Terhadap seluruh dosen dan pegawai Unair yang rumahnya di Madura, saat ini diterapkan sistem work from home (WFH). Selain itu, Unair siap menerjunkan dokter-dokter yang memiliki kemampuan bahasa Madura untuk membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat Madura.

”Dokter-dokter yang diterjunkan dapat memberikan pengertian dengan bahasa Madura yang simpel. Jadi, warga Madura mudah paham dibanding menggunakan bahasa Indonesia,” kata dia.(jpg)

BP2RD Kota Batam Tambah 100 Tapping Box

0

batampos.co.id – Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, menambah 100 tapping box atau mesin pencatat transaksi bagi wajib pajak (WP).

Kepala BP2RD Kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, penambahan tersebut untuk transparasi serta menggali dan mengelola pendapatan asli daerah (PAD), baik itu berupa pajak maupun retribusi.

“Tujuannya untuk memaksimalkan pendapatan agar sesuai dengan transaksi riil di lapangan. Masih kami data wajib pajak mana saja yang akan dipasang. Tambahan 100 tapping box ini nanti khusus (WP) restoran dan tempat hiburan,” katanya, Selasa (15/6/2021).

Ia menjelaskan, tambahan 100 tapping box tersebut merupakan hasil kerja sama Pemko Batam dan Bank Riau Kepri.

Dengan adanya tambahan itu, lanjutnya, diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak.

Ilustrasi. Tapping box yang dipasangkan dinas BP2RD Pemko Batam di tempat usaha yang menjadi objek pajak. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

“Ini bentuk tranparansi kita agar semua pajak terdata dan bisa dipertanggungjawabkan. Untuk saat ini, sudah 525 tapping box terpasang dan akan ditambah 100 yang baru,” katanya.

Kata dia, dengan adanya tapping box tersebut akan memudahkan wajib pajak menyetorkan pajak yang ditransfer langsung ke kas daerah.

Dengan semua transaksi yang dilakukan secara nontunai itu pula, diharapkan menjadi wujud nyata dari langkah pemerintah memastikan akuntabilitas serta transparansi pengelolaan keuangan daerah.

“Pelaporan pun dilakukan secara rutin ke Bendahara Umum Daerah (BUD) setiap hari. Sistem penerimaan dan pencatatan pembayaran pajak di BP2RD Kota Batam bersifat real-time (saat itu juga), karena BPPRD Kota Batam sudah host-to-host dengan Bank Riau Kepri,” katanya.

Ia berharap, dengan upaya yang dilakukan seperti itu, maka PAD Batam akan terus meningkat dan menghindari adanya kesalahan dalam pelaporan pajak.

Ia pun menekankan, penerapan sistem saat ini dinilai efektif untuk menghindari penyimpangan baik dari petugas maupun wajib pajak.

“Kita sangat terbuka untuk memastikan tidak ada celah bagi petugas atau wajib pajak untuk nakal karena semua transaksi nontunai dan terdata dengan akurat,” paparnya.(*/esa)

Pencapaian Vaksinasi di Kepri Terus Meningkat

0

batampos.co.id – Vaksin AstraZeneca yang marak digunakan di Kepri akan habis masa berlakunya (kedaluwarsa) pada akhir Juni ini. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan kabupaten/kota dibantu berbagai elemen masyarakat terus berpacu dengan waktu untuk mencapai target vaksinasi ke masyarakat sebelum vaksin itu tidak dapat digunakan lagi.

Hasilnya, lumayan menggembirakan. Jika pada 8 Juni lalu masih di bawah 20 persen (242.034 orang) dari 1.476.091 warga Kepri yang jadi target divaksin, saat ini jumlahnya terus meningkat setiap harinya. Bahkan, hingga 13 Juni 2021, capaian vaksinasi Covid-19 di Kepri sudah sampai pada 321.906 orang (22,96 persen) dengan rincian, tenaga kesehatan (nakes) 17.919 orang, lanjut usia (lansia) 29.245 orang, dan pelayanan publik 274.742 orang.

”Pemerintah kota dan kabupatem terus menggalakkan vaksinasi ini. Semakin banyak yang divaksin, maka penyebaran virus dapat diminimalisir,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, M Bisri, belum lama ini.

Bisri juga menjamin, semua vaksin yang digunakan di Kepri tetap efektif meski akhir Juni ini masuk masa kedaluwarsa. ”Walaupun hanya tinggal beberapa minggu saja masa berlakunya, vaksin AstraZeneca masih aman digunakan. Bahkan, setelah masa berlaku habis, masih bisa digunakan, tapi ada batas toleransinya,” ujarnya.

Untuk itu, ia meminta masyarakat tidak termakan berita-berita palsu yang tersebar melalui grup-grup WhatsApp atau media sosial lainnya yang menyatakan vaksin berbahaya karena mendekati masa kedaluwarsa. ”Percayai informasi melalui saluran yang resmi, Pak Menteri Kesehatan, atau dari saya. Jangan termakan hoaks,” tegasnya.

Bisri juga berharap masyarakat terus bersemangat untuk datang ke tempat-tempat vaksinasi yang kini banyak disediakan di berbagai tempat di Kepri. Seperti di Batam, semua puskesmas melayani, bahkan pemda membuka berbagai tempat hingga ke tingkat kelurahan untuk vaksinasi gratis. ”Banyak sentra-sentra vaksinasi disiapkan. Masyarakat cukup datang ke sana dengan membawa KTP dan fotokopinya,” ujar Bisri.

Bisri kembali menegaskan, vaksin membuat seseorang menjadi kuat dan imun tubunya dapat melawan Covid-19. ”Vaksin jenis AstraZeneca dan Sinovac telah terbukti keampuhannya,” ujarnya.

Vaksin yang digunakan, kata Bisri, merupakan stok dari pengiriman beberapa waktu lalu dari Jakarta yang telah disebarkan ke seluruh wilayah Kepri. Tidak lama lagi, akan masuk vaksin baru dari pusat agar proses vaksinansi masyarakat umum tidak terputus.

”Semakin banyak yang divaksin, maka penyebaran virus dapat diminimalisir,” tegasnya lagi.(*/jpg)

BCL Positif Covid-19, Anaknya Negatif

0

batampos.co.id – Bunga Citra Lestari (BCL) ikut terpapar Covid-19. Hal itu diketahuinya usai melalukan tes yang hasilnya keluar pada Senin (14/6) kemarin. Kabar tersebut diungkapkan ibunda Noah Sinclair tersebut secara langsung melalui postingannya di Instagram.

Kabar bahwa BCL positif Covid-19 juga dibenarkan oleh Dodi selaku manajer istri almarhum Ashraf Sinclair itu. Ia menyebut kondisi BCL kini dalam keadaan stabil. Bunga Citra Lestari pun memilih menjalani isolasi mandiri di rumah. “Hanya isoman, kondisi stabil. Noah sampai saat ini tidak terpapar,” kata Dodi melalui pesan singkat Selasa (15/6).

BCL mengumumkan bahwa dirinya dinyatakan positif Covid-19 tadi malam dengan memposting foto sedang diperiksa oleh dokter. Dalam foto, tampak BCL dalam posisi tidur terlentang di atas ranjang. Ia pun memberi keterangan pada foto itu dengan membuat pengumuman ke publik kalau dirinya positif terpapar virus korona.

“I just got my results back today and tested positive for corona virus. I’m in self isolation now and insya Allah will fully recover soon,” tulis BCL di Instagram.

Bunga Citra Lestari berharap masyarakat mengikuti protokol kesehatan secara konsisten supaya tidak ikut terpapar Covid-19. Karena ketika terpapar virus korona bukan saja membahayakan diri sendiri, tapi juga berpotensi membahayakan keluarga bahkan orang-orang yang berada di sekeliling kita.

“I encourage everyone to take all the steps to stay safe and healthy. Please take care of yourself and your loved ones,” lanjutnya.

Penyanyi dan aktris itu juga meminta semua orang untuk meningkatkan sistem imun dalam tubuh supaya tidak mudah terserang penyakit, termasuk Covid-19. BCL berharap virus korona yang bersarang di tubuhnya lekas sembuh sehingga dia mengakhiri isolasinya dan bisa beraktivitas kembali seperti biasa.

Tak lama dari pengumuman itu dibuat, postingan Instagram BCL dibanjiri doa dari netizen dan para penggemar. Sampai dengan saat ini sudah lebih dari 1.600 komentar yang didominasi doa untuk kesembuhannya. Bahkan kalangan selebriti juga ikut mendoakan kesembuhan BCL. Mereka adalah Raisa, Titi Kamal, Gading Marten, Maia Eatianty, Yuni Shara dan banyak lagi yang lainnya. (*/jpg)

Tersedia 707.622 Formasi, Ini Syarat Daftar CASN 2021

0

batampos.co.id – Plt Asisten Deputi Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Katmoko Ari Sambodo menyampaikan, kebutuhan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) sebanyak 707.622 formasi.

“Formasi paling besar diperuntukkan bagi PPPK Guru sejumlah 531.076. Kemudian PPPK non-guru 20.960 dan CPNS sebanyak 80.961,” jelas dia dalam keterangannya, Selasa (16/5).

Di tahun 2021, pengadaan PNS dan PPPK Jabatan Fungsional (JF) bisa diikuti oleh instansi pusat dan daerah. Sementara pengadaan PPPK JF Guru diperuntukkan khusus bagi instansi daerah. “Khusus untuk PermenPAN-RB No. 28 sifatnya adalah berlaku tahun ini, tahun 2021. Sementara PermenPAN-RB No. 27 dan 29 diharapkan bisa multiyear,” jelas dia.

Katmoko menjelaskan, di tahun 2021 pemerintah kembali menetapkan kebutuhan PNS menjadi dua, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus dialokasikan bagi Putra/Putri Lulusan Terbaik Berpredikat “Dengan Pujian”/Cumlaude, Penyandang Disabilitas, Diaspora, serta Putra/Putri Papua dan Papua Barat.

Seleksi CPNS dipersyaratkan bagi WNI dengan batas usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melamar. Namun, ada beberapa Jabatan CPNS yang dapat dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tahun saat pelamaran, seperti Dokter dan Dokter Gigi, dengan kualifikasi pendidikan Dokter Spesialis dan Dokter Gigi Spesialis, Dokter Pendidik Klinis, Dosen, Peneliti dan Perekasaya, dengan kualifikasi pendidikan Strata 3 (Doktor).

Dikatakan, ditahun ini karena rekrutmen CPNS, PPPK JF, dan PPPK Guru dilaksanakan bersamaan, sehingga jumlah potensi pendaftarnya cukup besar. Oleh karena itu, calon pelamar diwajibkan hanya bisa mendaftar pada 1 instansi, 1 jenis kebutuhan, dan 1 jabatan pada tahun anggaran yang sama.

’’Jadi para peserta harus mempertimbangkan baik-baik sejak awal apa yang ingin dia lamar, karena pada prinsipnya tidak bisa lagi menggantinya ketika sudah menetapkan pelamaran pada suatu tempat,” tegasnya.

Untuk pelamar formasi Cumlaude, wajib memiliki jenjang pendidikan minimal Sarjana, tidak termasuk Diploma IV. Menurut Katmoko, hal ini perlu diperhatian mengingat ditahun lalu masih banyak kesalahan yang mengalokasikan untuk D-IV.

Pada formasi khusus Penyandang Disabilitas, Katmoko menerangkan bahwa Penyandang Disabilitas bisa melamar di formasi umum atau formasi khusus lainnya selain Formasi Penyandang Disabilitas. ’’Diberikan kesempatan seluas-luasnya apabila memang memiliki kualifikasi, kompetensi, dan sesuai dengan persyaratan jabatan,” papar Katmoko. (*/jpg)

23 Reka Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Batam

0

batampos.co.id – Polisi melakukan rekonstruksi atas kasus pembunuhan Dewi Permatasari, istri yang dibunuh oleh suaminya sendiri, Andri Arisandi di Kabil, Nongsa, Kota Batam, Senin (14/6/2021).

Dari rekonstruksi yang dijalani pelaku, terlihat ada 23 reka adegan. Pada adegan keenam, merupakan yang paling fatal.

Dimana, Andri membunuh dengan cara mencekik leher istrinya usai berhubungan badan.

”Adegan 6 ini paling menonjol,” kata Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Iptu Fian Sofyan, Senin (14/6/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Dari berbagai adegan yang diperagakan pelaku, Syofian mengatakan, semuanya cocok
dengan seluruh pengakuan korban, bukti dan keterangan para saksi.

”Proses rekonstruksi kami jalankan sesuai keterangan pelaku dan saksi yang ada di berita acara. Selain itu, tidak ditemukan adanya fakta-fakta baru,” tuturnya.

Usai melakukan pembunuhan ini, korban segera menyerahkan diri ke Polsek Nongsa. Reka adegan ini berjalan lancar dengan pengamanan ketat oleh petugas dari jajaran Polsek Nongsa.

Proses ini berlangsung singkat. Pelaku juga tidak banyak bicara selama proses rekonstruksi ini.

Terkait dengan motif pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku, Syofian mengaku sejauh ini adalah akibat cemburu.

Pelaku yang selama ini berada di Malaysia, mendengar kabar miring soal istrinya.

”Beberapa kali sebelumnya mereka sudah cekcok, akibat kabar-kabar yang didengar
pelaku ini,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga, Jo pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

”Kami akan segera melakukan mengirimkan berkas kasus ini ke kejaksaan,” tutur Syofian.(jpg)

Play sound