Kamis, 28 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9637

Biaya Logistik di Batam Harus Turun hingga 15 Persen dan Bebas Pungli

0

batampos.co.id – Keluhan pengusaha soal biaya logistik di Batam yang tinggi akhirnya direspons pemerintah pusat, setelah bertahun-tahun menjadi momok bagi pengusaha dan investor di
Batam.

Apalagi biaya logistik tinggi itu menjadi komponen pengeluaran terbesar bagi industri di Batam.

Respons itu ditunjukkan dengan pernyataan sama dua menteri yang hadir di Batam, Kamis (18/3). Yakni Menteri Kordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Keduanya kompak mengakui bahwa biaya logistik di Batam
masih tinggi.

Bahkan bukan hanya di Batam, tapi wilayah lainnya di Indonesia secara umum. Biaya logistiknya masih lebih mahal jika dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.

Ditambah pengurusan cukup ribet dan memakan waktu yang cukup lama.

“Biaya logistik kita 23,5 persen, jauh lebih mahal dibandingkan dengan negeri jiran Malaysia yang hanya 13 persen. Padahal jarak Batam ke Malaysia kurang dari 1 jam naik speedboat,” ujar Sri Mulyani, saat hadir di Batam, meresmikan platform digital logistik, Batam Logistic Ecosystem (BLE) bersama Menko Marves di Gedung Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kamis (18/3/2021).

Hadir juga dalam peresmian BLE itu Menteri Perdagangan, Muhammad Luthfi dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, dan sejumlah pejabat tinggi lintas kementerian dan lembaga.

Untuk itu, kata Sri Mulyani, perlu memperbaiki semua itu, demi meningkatkan daya saing bidang logistik di Batam.

Supaya semua ini bisa berjalan dan terlaksana, Sri Mulyani mengingatkan perlunya upaya bersama setiap pihak terkait.

Dukungan bersama setiap instansi di Batam maupun Kepri, dapat meningkatkan kegiatan ekspor dan impor.

“Mari kita laksanakan dan tanamkan, bahwa legal itu mudah. Setiap instansi harus memberikan pelayanan terbaik, bagi pengusaha yang mengurus melalui jalur legal. Se hingga nantinya yang (oknum-oknum) di jalur ilegal, akan berinisiatif ke legal,” tuturnya.

Sri Mulyani menyadari bahwa selama ini ada hal negatif tertanam di benak publik.

Bahwa, legal itu membutuhkan biaya yang mahal. Birokrasi yang panjang dan berbelit. Pemikiran inilah yang Sri Mulyani minta diperbaiki.

Semua pihak harus mendukung usaha-usaha legal dan tidak memberikan beban atau memperlambat proses pengurusan perizinannya.

Menteri Kordinator Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Panjaitan (kiri) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat meresmikan BLE di gedung BP Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

“Ada yang sebut legal itu high cost, bikin bangkrut. Untuk
memperbaiki ini semua, butuh kerja sama semua pihak, karena memperbaiki ini pekerjaan bersama,” ucapnya.

Sri Mulyani menyebut, perusahaan di Batam bisa kalah kompetisi karena biaya logistik. Maka, jika ingin maju dan investasi datang harus berubah.

“Percuma saja promosi terus kalau dalamnya tidak dibenahi. Bisa pusing investor nanti. Begitu rumitnya, investor jadi harus keluar banyak dana untuk investasi di sini, yang semula diperkirakan
kompetitif,” paparnya.

Menurut Sri, Indonesia merupakan pasar besar perdagangan dunia. Tapi situasi internal sangat tidak mendukung pengembangan investasi yang baik, termasuk di Batam.

“Kita harus bereskan rumah dulu. Supaya saat investor datang, ramah bisnis itu tidak hanya lips service belaka,” ujarnya.

Menurutnya, setelah Undang-Undang (UU) Cipta Kerja diterbitkan, maka upaya mendorong masuknya investasi semakin mengemuka.

Lagi-lagi, Sri menegaskan bahwa lapangan kerja akan muncul kalau ada investasi.

“Perlu beberapa langkah untuk memperbaiki daya kompetisi kita di bidang logistik ini,” jelasnya.

Untuk penerapan BLE, Sri menegaskan BC Batam tidak bisa bekerja sendirian. Logistik itu butuh komitmen bersama.

“Batam itu beranda paling depan head to head dengan internasional. Tapi kinerja ekonomi sedang alami kesulitan tumbuh secara tinggi. Batam tidak mungkin tumbuh, jika tidak ada investasi. Maka perbaiki dulu prosedur birokrasi, kemudian perbaiki logistik,” jelasnya.

Ia melihat Batam sejak 2015 pertumbuhan ekonominya jauh di bawah nasional.

Penurunan ini disebabkan berbagai masalah. Oleh sebab itu, lagi-lagi Sri Mulyani mengajak kepada semua pihak untuk meningkatkan pelayanan.

Sehingga investasi masuk dan perekonomian meningkat. Sri Mulyani mengatakan, yang sering terjadi di lapangan adalah kapal sering menunggu lama untuk menaikkan atau membongkar barang.

Kapal yang masuk pun harus menjalani pemeriksaan dari berbagai instansi di laut maupun setelah merapat di dermaga.

“Bea Cukai periksa, nanti BP Batam periksa lagi. Kenapa pemeriksaan ini dilama-lamain, (saya rasa) itu meminta sesuatu, bukan periksa. Sering terjadi kapal belum merapat, sudah ditempel beberapa instansi, padahal belum tahu kapan sampai atau akan diangkut,” ungkapnya.

Tapi dengan adanya platform digital logistik dimana BLE Batam menjadi percontohan, Sri Mulyani yakin biaya logistik menjadi lebih murah.

“Sekarang kita bangun sistem atau platform-nya. Melalui sistem ini (BLE) kapal yang masuk atau bersandar tidak menunggu lama, dalam bongkar muat. Demand akan melihat kapan kapal berlabuh
atau berangkat. Selain itu, pembayaran bisa dilakukan secara cepat. Kegiatan logistik tidak akan memakan waktu berhari-hari lagi,” tuturnya.

Diharapkan juga tidak ada lagi uang “receh” alias uang pungli berserakan di laut maupun di pintu-pintu layanan.

Semua layanan barang usaha harus transparan dan tanpa pungli apapun.

“Semuanya serba terbuka, sehingga pengusaha tahu barang apa yang boleh masuk atau tidak. Nantinya penerapan autogate sistem BP Batam akan diintegrasikan dengan pelayanan milik Bea Cukai,” ucapnya.

Platform ini diyakini mempercepat pengeluaran atau pemasukan barang. Sehingga memberikan kepastian dan kecepatan layanan bagi pengusaha.

“Pak Jokowi pernah bilang, negara yang kuat dan besar belum tentu memenangi persaingan. Tapi yang cepatlah yang memenangi persaingan,” ujarnya.

Implementasi BLE yang merupakan platform digital akan sangat membantu pengguna jasa pelabuhan. Proses produksi barang, pengantaran hingga gudang, pengangkutan, berlayar, hingga sampai ke tempat tujuan bisa dipantau lewat aplikasi ini.

Tidak ada lagi pertemuan-pertemuan antara pengguna jasa dan
instansi di pelabuhan.

“Efisiensi merupakan hal yang mengagumkan. Nanti jangan ada lagi di sini, BC Batam dan BP Batam periksa-periksa. Nanti dilama-lamain. Oh ada sesuatu, itu kan tidak lucu,” ujar Sri Mulyani.

BLE nantinya akan diintegrasikan dengan layanan lainnya. Mulai kapal, bus, hingga pembayaran. Sejauh ini, kata Sri Mulyani, sudah ada salah satu bank mengajukan sebagai platform paymant.

Ia menambahkan, meski pemerintah menggenjot peningkatan pelayanan, tapi tidak akan melupakan penegakan hukum atas tindakan penyelundupan.

Oleh sebab itu, Sri Mulyani menilai kegiatan ilegal perlu ditekan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, membenarkan seluruh perkataan Sri Mulayani.

Ia mengatakan, ingin Republik Indonesia ini lebih efisien dan transparan. Sehingga perlu dilakukan berbagai reformasi di berbagai bidang pelayanan.

Salah satunya, dengan menerapkan platform digital logistik seperti BLE ini.

“Melihat biaya logistik yang sangat tidak efisien. Negara tetangga cost-nya hanya 13 persen, di sini (Batam) 23,3 persen. Angka ini perlu ditekan, paling tidak hingga 17 persen, bahkan 2024 harus ditekan sampai 15 persen,” tegasnya.

Luhut menyebutkan, implementasi BLE sebagai bagian dari National Logistic Ecosystem (NLE) ini bertujuan agar Indonesia menjadi republik yang lebih efisien dan transparan.

Luhut juga menyebutkan alasan mengapa Batam dipilih sebagai percontohan penerapan platform digital logistik, karena jika berjalan dengan baik, maka pemerintah akan mengupayakan delapan pelabuhan lainnya di Indonesia bisa mengikuti jejaknya.

“Ini merupakan perjalanan panjang. Tanpa kerja keras tidak akan bisa. Setelah itu, nanti akan dikaitkan dengan pelabuhan udara, sekali jalan,” ucapnya.

Menurutnya, tata kelola logistik yang efisien diperlukan untuk meningkatkan daya saing Batam di bidang kemaritiman.

Seperti yang sudah diketahui, Batam tidak banyak disinggahi kapal-kapal asing. Dalam kaitannya dengan logistik, proses pemuatan barang hingga sampai ke tujuan dianggap sangat tidak
efisien.

Sebabnya, karena perizinan kapal yang berkaitan dengan kegiatan logistik harus diurus di tiga instansi, yakni Bea Cukai (BC) Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam, dan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam.

Repot dan makan banyak waktu dan biaya. Selain itu, Pelabuhan Batuampar yang berkapasitas kecil tidak sanggup disandari oleh kapal besar seperti Panamax.

Untuk memuat barang ke kapal besar yang berlayar jarak jauh, maka kapal kecil yang mengangkutnya pelan-pelan dari Batuampar.

Bagi dunia usaha, proses ini tidak efisien, makan waktu, dan biaya.

Dengan BLE, perizinan-perizinan di tiga instansi ini disatukan, sehingga pengguna jasa pelabuhan hanya perlu sekali submit data, maka kegiatan logistiknya bisa berjalan dengan lancar.

Model simplifikasi perizinan ini diyakini dapat menarik minat-minat kapal asing, serta memperlancar arus kegiatan ekspor-impor di Batam.

Luhut juga melihat kapal-kapal asing tidak tertarik ke Batam, karena tidak memiliki apa yang mereka butuhkan.

Dalam hal ini, seperti fasilitas dan titik labuh jangkar yang
komprehensif.

“81 ribu kapal lalu lalang di Selat Malaka per tahun. Kapal yang mau lego jangkar hanya 102 saja. Padahal kalau digarap dengan baik, dapat 20 persen saja bisa dapat Rp 3 triliun per tahun,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, ada sembilan titik di Selat Malaka yang dijadikan titik labuh jangkar, dan tidak ada satupun yang dimiliki Indonesia.

“Berpuluh-puluh tahun tidak ada. Saya sudah perintahkan agar tahun depan, ada 4 atau 5 titik tambahan yang dikelola. Mulai April, ada rambu-rambu suar disana. Kita manfaatkan titik labuh jangkar seoptimal mungkin,” ujarnya.

Agar lebih memaksimalkan pendapatan labuh jangkar ini, Luhut menilai, perlu adanya taks force yang melakukan patroli secara rutin.

Selain itu, kapal yang melintasi perairan Indonesia wajib menggunakan Automatic Identification System (AIS).

Task Force ini terdiri dari berbagai pihak dan akan dilengkapi dengan drone. Saya sudah minta pak gubernur sosialisasikan ini. Saya minta jangan sampai ada pihak di laut bermain-main. Saya juga minta teman-teman polisi mengamankan investasi. Semua pihak juga jangan melakukan kutip-kutipan (pungli). Jangan macammacam. Bekerjalah dengan hati,” tegasnya.(jpg)

Tak Batalkan Puasa, MUI Minta Masyarakat Tetap Vaksin saat Ramadan

0

batampos.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat tetap mengikuti vaksinasi Covid-19 saat bulan puasa Ramadan. Karena sesuai Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021 menyatakan vaksin tidak membatalkan puasa.

“Intinya vaksinasi melalui suntik di bulan puasa atau saat orang puasa itu tidak membatalkan puasa. Kecuali kalau dimasukan melalui mulut, itu baru membatalkan puasa. Melalui suntik itu tidak membatalkan puasa,” kata Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin AF dalam keterangannya, Kamis (18/3).

Kemudian, kata dia, ketentuan hukumnya dalam fatwa MUI itu, vaksinasi Covid-19 kepada orang yang sedang berpuasa diperbolehkan. Karena itu, dia mengimbau umat Islam untuk tidak ragu mengikuti vaksinasi saat puasa.

“Jangan malas. Dianjurkan berpartisipasi dalam rangka menghindari penularan Covid-19,” tuturnya.

Agar vaksinasi saat Ramadan tidak menimbulkan pro dan kontra, dia mengajak umat Islam untuk mengikuti Fatwa MUI Nomor 13 Tahun 2021. Dia menegaskan, fatwa MUI sudah melalui pertimbangan matang, dalil-dalil, dan dasar-dasar hukum yang kuat.

“Kalau tidak ikuti Fatwa, mau ikuti siapa lagi? Masyarakat harus menerima menaati fatwa,” katanya.

Dalam fatwanya, MUI juga merekomendasikan agar pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat Ramadan dengan memerhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa. Pemerintah bisa melakukan vaksinasi pada malam hari terhadap umat Islam yang siangnya berpuasa. Vaksinasi di siang hari dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik.

“Umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah Covid-19,” bunyi Fatwa MUI.(jpg)

Kepala OPD Kota Batam Lakukan Hal Ini Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

0

batampos.co.id – Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdoa bersama sesaat sebelum dilakukan vaksinasi tahap kedua di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam, Kamis (18/3/2021).

Doa dipimpin oleh Kadis Arsip dan Perpustakaan Kota Batam Samuddin.

“Kami bersyukur telah lengkap vaksin Covid-19 diberikan. Dan semoga segera seluruh masyarakat juga mendapatkanya. Dan Covid di Batam dapat dikendalikan,” ujar Samuddin.

Direktur RSUD Embung Fatimah Kota Batam, Ani Dwiyana, mengatakan, sebelumnya Kepala OPD melaksanakan suntikan dosis pertama dua minggu yang lalu tepatnya, Kamis (4/3/2021).

“Secara bertahap dilakukan vaksinasi, hari ini vaksinasi pada pejabat Eselon II,” katanya.

Kepala OPD Kota batam setelah menerima vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Foto: Pemko Batam

Ani berpesan walapun sudah divaksin diharapkan dapat melaksanakan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Adanya vaksinasi ini dapat memberikan pertahanan kepada tubuh, namun kita harus menjaga imun tubuh dengan pola makanan yang baik dan hindari kerumunan,” terangnya.

Ani bersyukur kasus Covid-19 di Kota Batam sudah menurun.

“Hari ini sudah bagus, penurunan drastis di Kota Batam, namun kita tidak boleh lengah,” ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, mengatakan, dirinya divaksin bersama OPD lainnya yang ada di lingkungan Pemko Batam.

Vaksinasi Covid-19 sebagai momentum kebangkitan pariwisata Batam.

“Alhamdulillah, hari ini melaksanakan suntikan vaksin yang kedua,” ucapnya.

Di kesempatan itu, Ardi juga menceritakan kondisi dirinya usai divaksin.Ia mengaku tidak mengalami gejala apapun dari suntikan pertama dan kedua.

Bahkan, setelah divaksin, ia merasa lebih tenang karena sudah memiliki perlindungan untuk menghadapi Covid-19.

Walaupun sudah divaksin, Ardi berpesan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan.

“Vaksin ini melindungi kita, Alhamdulillah setelah divaksin, artinya imun tubuh saya sudah ada untuk menghadapi virus, namun ingat kita semua harus tetap menjalankan protokol kesehatan,” pesannya.

Ardi menyampaikan vaksinasi ini menjadi momentum untuk memberikan kepercayaan kepada wisatawan.

Sebelumnya puluhan pelaku pariwisata Kota Batam juga selesai divaksin, muda-mudahan pariwisata kembali bangkit. Ia berharap pelaku pariwisata lainnya dapat segera divaksin.(*/esa)

Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 3,5 Persen, Gubernur Ansar Ajak Kadin Pulihkan Ekonomi Kepri

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengajak Kadin untuk bersama-sama bergerak memulihkan ekonomi Kepri. Dengan kemampuan yang dimiliki, Ansar yahkin Kadin bisa menjadi lokomotif menggerakan ekonomi Kepri.

Hal tersebut disampaikan Gubrnur Kepri Ansar Ahmad saat Silaturahmi dan Dialog Ekonomi Ketua Umum Kadin Provinsi se-Sumatera di Aston Hotel Batam, Kamis (18/3).

Acara sendiri mengangkat tema “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pengembangan Potensi Daerah Khususnya di Sumatera Pada Masa Pandemi Covid 19”.

Menurut Gubernur Ansar, ia mengapresiasi Kadin yang menggelar pertemuan di tengah indikator ekonomi makro yang terkontraksi akibat pandemi covid-19. Hampir semua indikator dan sendi ekonomi di Kepri mengalami kontraksi.

Hingga akhirnya pertumbuhan ekonomi Kepri menyentuh angka minus 3,8 persen tahun 2020 lalu. Meski begitu tahun ini Ansar mengajak semua tancap gas bergerak bersama guna mengembalikan pertumbuhan kejayaan ekonomi Kepri.

Gubrnur Kepri Ansar Ahmad saat Silaturahmi dan Dialog Ekonomi Ketua Umum Kadin Provinsi se-Sumatera di Aston Hotel Batam, Kamis (18/3). (Foto:HumasPemprov)

Ansar berharap target pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 1,5 sampai 3,5 persen akan bisa tercapai. Dia yakin, Kadin dengan pengalaman luar biasa, bisa membuat terobosan dan gagasan brilian dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi di Kepri ini.

Kadin sebagai mitra strategis pemerintah, ajak Ansar,?harus terus berkontribusi sekaligus mengambil bagian dalam rangka pemulihan ekonomi. Karena program pemulihan ekonomi baik secara nasional dan terobosan dari dalam yang terus dilakukan, harus bisa dioptimalkan Kadin.

“Saya yakin, teman-teman di Kadin bisa dan mampu mengambil kesempatan tersebut,” kata Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar Ahmad juga bersyukur, karena program pengendalian covid-19 di Kepri berjalan dengan baik, dan berhasil menekan laju penyebaran virus ini. Bila penyebaran ini bisa terus dikendalikan, maka akan meringakan langkah pemulihan percepatan ekonomi.

Karena saat masyarakat bisa tetap terjaga dan terlindungi kesehatannya, maka secara sendirinya, ekonomi akan secara otomatis bergerak.

Sementara Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Organisasi Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah Anindya Bakrie memuji kesiapan Kepri yang sudah sangat tepat dalam mengelola pandemi covid 19.

Dampaknya, perekonomian Kepri secara berlahan terus bergerak dari keterpurukan. Bahkan Kepri terus digesa menjadi pusat percontohan pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan Kepri juga telah menjadi pusat logistik.

Dia juga melihat, Kepri secara kebijakan diuntungkan luar biasa. Bagaimana tidak, secara bersamaan disini ada kawasan ekonomi khusus, free trade zone hingga kawasan industri. Dan ini tidak ditemui di daerah lain di Indonesia. Karenya tidak ada alasan, Kepri harus bisa maju, dan menjadi percontohan ekonomi nasional.

Pada kesempatan tersebut, Anindya Bakrie juga sangat mendukung usulan Kadin Kepri untuk menggelar musyawarah nasional dalam waktu dekat, terkait pemilihan Ketua Umum Kadin. Menyusul Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani yang ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

Ditempat yang sama Ketua Kadin Kepri Ahmad Makruf Maulana menyakinkan kalau Kadin ingin membangun Indonesia yang diawali dari Kepri. Karena bagaimanapun cermin kemajuan Indonesia, harus dimulai dari daerah. Dan Kepri siap mewujudkannya.(*/uma)

Tiga Menteri Tinjau Landing Point Jembatan Batam Bintan

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Ansar Ahmad berjanji akan
segera menuntaskan tambahan studi ekonomi yang diminta Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, terkait rencana pembangunan Jembatan Batam-
Bintan (Babin).

Sebab, selain studi teknis yang sudah selesai, kajian ekonomi dianggap sangat penting dengan keberadaan jembatan itu di masa depan.

“Pak Gubernur, dibuat nanti studi keekonomiannya. Bisa dihitung kok manfaatnya keekonomiannya,” kata Luhut kepada Ansar, begitu melihat maket Jembatan Babin, saat diajak meninjau landing point Jembatan Babin, di Kabil, Kota Batam, Kamis (18/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Mendegar permintaan Luhut, Ansar langsung menyanggupi.

“Segera kami siapkan,” kata Ansar, spontan.

Luhut meninjau landing point itu bersama Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, serta beberapa pejabat penting lainnya dari Jakarta.

Gubernur Ansar Ahmad bersama Menko Luhut Panjaitan di landing point Jembatan Batam Bintan, Kabil Kota Batam, Kamis (18/3/2021). (Foto:HumasPemprov)

Usai meninjau, kepada wartawan, Luhut kembali menegaskan, pentingnya kajian dampak ekonomi pembangunan Jembatan Babin.

Sehingga, kehadiran Jembatan Babin ke depan bisa berdampak ekonomis lebih besar. Khususnya wilayah-wilayah terhubung.

Apalagi, pembangunan jembatan itu membutuhkan dana besar. Luhut tak mau nasib Jembatan Babin seperti jembatan-jembatan di Barelang yang dibangun dengan dana cukup besar kala itu, namun dampak ekonominya hingga saat ini belum maksimal.

Diakui Luhut, dalam laporan yang disampaikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, jika Jembatan Babin dibangun, maka potensi kendaraan yang melintas, sekitar 7.000 per hari.

Namun, diminta agar ada studi. Studi yang dilakukan juga diminta dengan perhitungan yang matang.

Bukan hanya jumlah kendaraan yang lalu lalang dan potensi
pemasukan, tapi sampai pada dampak ekonomi yang lebih
luas lagi.

“Sehingga pemanfaatan uang yang diinvestasikan tidak sia-sia. Kalau di sini seperti apa yang dilaporkan Pak Gubernur bisa 7.000 mobil satu hari, saya kira bisalah. Tapi harus dari hasil studi. Jangan membuat studi yang hasilnya tidak tetap,” pesan Luhut.

Luhut juga menyinggung terkait lego jangkar, dan industri clean energy dalam menangani masalah limbah oli, penertiban kapal, dan lainnya.

Ia meminta penanganannya dilakukan terintegrasi. Terutama antara penanganan limbah dan penertiban kapal hingga labuh jangkar.

”Karena masalah limbah ini, rupanya sangat besar (di Kepri). Tadi sudah disebutkan hampir 40 sampai 50 ribu ton per satu bulan. Makanya hadir perusahaan clean energy (Batam Slop and Sludge Treatment Center/BSSTEC), untuk mengubah jadi energi yang bagus,” bebernya.

Ke depan, diakui hal itu menjadi perhatian mereka, sehingga dia mengajak Menkopolhukam Mahfud MD.

”Kami berbarengan hadir dengan Menkopolhukam hadir, karena menyangkut masalah keamanan. Nanti akan kami koordinasikan
bersama. Supaya semua penyelesaian lebih terintegrasi,” ujarnya.(jpg)

1.500 Pelaku Wisata di Nongsa Akan Divaksin

0

batampos.co.id – Pelaku pariwisata Batam akan segera diberikan vaksinasi Covid-19 dalam waktu dekat ini.

Penyuntikan vaksin akan disaksikan langsung Menteri Pariwisata
dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Sabtu (20/3/2021) nanti.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, mengatakan, untuk tahap pertama, pelaku wisata yang akan divaksin berada di kawasan Nongsa.

“Tadi saya sudah konfirmasi sama Pak Buralimar (Kepala Dinas Pariwisata Kepri) terkait vaksinasi ini. Tahap awal memang yang kawasan Nongsa dulu. Nanti baru menyusul yang lain,” ujarnya,
Kamis (18/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Informasi awal, sebanyak 1.500 pelaku wisata yang ada di kawasan Nongsa akan mendapatkan vaksinasi.

Karena keterbatasan jumlah vaksin yang tersedia, maka belum semua pelaku pariwisata yang bisa diberikan vaksinasi.

“Kita tinggal menunggu dari provinsi saja, kalau Batam sudah siap tentunya,” sebutnya.

Kementerian Kesehatan akan melakukan vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan berusia di atas 60 tahun pada Senin 8 Februari 2021, pukul 09.00 WIB. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Ardi menjelaskan, vaksinasi ini merupakan langkah awal jelang dibukanya pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura dan Malaysia, pertengahan April mendatang.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad,
yang menyebut dua kawasan wisata yang akan menjadi titik awal masuknya wisatawan mancanegara adalah Lagoi di Bintan dan Nongsa Point Marina di Nongsa, Batam.

Ardi melanjutkan, dengan dimulainya vaksinasi bagi pelaku pariwisata ini, diharapkan bisa menjadi jaminan dan bukti kesiapan Batam dalam menyambut wisman.

“Vaksin kita harapkan bisa jadi jaminan dan kepercayaan wisman untuk datang kembali ke Batam ketika pintu masuk dibuka,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, mengatakan, bakal ada 3.000 pelaku pariwisata yang akan divaksin. Pencanangannya dilakukan pada Sabtu (20/3/2021) mendatang.

Pihaknya mengusulkan pelaku wisata di kawasan Nongsa dan Lagoi. Wilayah Lagoi, dari 3.000 pelaku pariwisata yang diajukan, pada tahap ini 1.500 pelaku pariwisata dulu yang akan divaksin.

Untuk Nongsa, ada sebanyak 2.000 pelaku pariwisata diajukan, yang divaksin 1.500 dulu.

Ia berharap, apabila pelaku pariwisata sudah divaksin, mampu meningkatkan kepercayaan para wisman yang hendak berlibur ke Kepri nantinya.

Pihaknya menunjukkan bahwa Kepri siap menerapkan protokol kesehatan melalui protokol Cleanliness, Health, Safety and Enviromental Sustainability (CHSE) atau kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan.

“Kita memberikan prioritas kepada pelaku pariwisata. Pak Gubernur juga sudah meminta 30 ribu vaksin untuk pelaku pariwisata,” kata Buralimar.(jpg)

PPDB SD Jalur Zonasi Ditambah 20 Persen

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperbesar persentase untuk jalur zonasi di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 untuk jenjang SD. Sebelumnya di tahun 2020, persentase jalur zonasi di semua jenjang adalah 50 persen.

“Jalur zonasi untuk SD itu menjadi 70 persen. Ini naik dari tahun lalu,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kemendikbud, Jumeri dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, Kamis (18/3).

Sementara itu, untuk jalur zonasi PPDB jenjang SMP dan SMA/SMK masih sama, yakni 50 persen. “Jalur afirmasi 15 persen, jalur perpindahan orang tua maksimal 5 persen, dan sisanya ada jalur prestasi,” kata dia.

Dia juga mengakui bahwa jalur zonasi ini memang seringkali mendapatkan protes dari publik terkait implementasinya. Harapannya. dengan pelebaran persentasi zonasi di jenjang SD, masyarakat dapat lebih tenang untuk bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri di wilayahnya.

Khususnya untuk orang tua yang anaknya pada tahun ini berada di jenjang SD, anak mereka tidak perlu bersekolah jauh dari rumah yang membuat mereka khawatir akan keselamatan dan keamanannya.

“SD kita naikkan kuota zonasinya jadi 70 persen. Karena kita berharap anak SD sekolahnya bisa di sekitar rumah,” tutup dia.

Sebagai informasi tambahan, untuk jalur perpindahan tugas orang tua/wali paling banyak adalah 5 persen dari daya tampung sekolah. Kemudian, apabila masih terdapat sisa kuota dari jalur pendaftaran yang ada, pemerintah daerah dapat membuka jalur prestasi sesuai dengan kuota yang tersedia.(jpg)

Hati-hati, Penjahat Incar Korban di Aplikasi Pencarian Jodoh

0

batampos.co.id – Kasus pencurian dan perampasan barang
yang diawali dengan modus berkenalan lewat aplikasi cari jodoh, kembali terjadi di Batam.

Bahkan, dalam sepekan terakhir, tercatat dua wanita jadi korban pencurian dan perampasan barang berharga saat bertemu langsung dengan kenalannya di media sosial tersebut.

Yang terbaru, Satuan Reserse Polresta Barelang mengamankan BHP di Perumahan Taman Anugerah, Batuaji, Kamis (18/3/2021).

Pria 26 tahun ini ditangkap usai mencuri barang berharga milik Ida Sofia, warga Pondok Pratiwi, Sekupang.

Informasi yang didapatkan, pencurian itu terjadi pada 1 Maret lalu. Saat itu, BHP membawa kabur tas wanita 41 tahun tersebut yang berisikan uang tunai Rp 3 juta dan 2 unit ponsel.

”Saya bawa kabur tasnya. Tas itu saya suruh letakkan di dalam jok motor saya dengan alasan biar aman,” ujarnya, di Mapolresta Barelang, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

BHP menjelaskan, pencurian itu berawal saat ia menjemput korban yang bekerja di BCS Mall.

Kemudian, dengan menggunakan sepeda motor, pelaku berhenti di salah satu minimarket di wilayah Seipanas.

”Saya kasih dia uang Rp 20 ribu, dan suruh beli susu beruang. Saat dia belanja, saya kabur,” katanya.

BHP mengaku, ia dan Ida sudah dua minggu berkenalan melalui aplikasi cari jodoh, Tantan. Kemudian, keduanya sudah dua kali bertemu.

”Saya hanya mengantarkan pulang saja. Tidak ada saya apa-apain,” kata ayah satu anak ini.

BHP mengaku, sudah merencanakan aksinya tersebut. Ia mengaku mencuri karena membutuhkan uang.

”Enggak ada uang lagi. Jadi saya rencanakan, ponsel itu saya jual,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, membenarkan penangkapan ini.

”Benar, baru kita tangkap. Masih diperiksa,” katanya.

Dengan kejadian ini, Andri mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan bijak dalam menggunakan sosial media.

Terlebih, dalam sepekan ini polisi sudah meringkus tiga tersangka dengan modus serupa, mengajak kenalan lewat aplikasi pencarian jodoh kemudian diambil harta korban saat bertemu.

”Jangan terlalu percaya dengan orang yang baru dikenal. Selalu waspada,” tutupnya.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Kepri menangkap dua pembegal di kawasan Nagoya, Selasa (16/3) pukul 01.00 WIB.

Mereka adalah Ok dan Re, yang membegal Ika, seorang perempuan, di tepi jalan dekat Taman Kolam, Batam Center, Sabtu (13/3/2021).

Tidak hanya merampas barang-barang milik korbannya, keduanya juga melakukan kekerasan terhadap Ika.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, mengatakan, kejadian bermula saat korban dan Okta berkenalan melalui aplikasi media sosial, Tantan.

Sejak awal pertemuan, Ok sudah berniat jahat terhadap Ika. Demi memuluskan aksinya, Ok mengajak temannya Re.

”Tersangka ini sudah berniat untuk mengambil barang-barang berharga milik korbannya,” ucap Arie.

Ika dijemput Okta dengan menggunakan motor, Sabtu (13/3). Saat berkendara menuju taman kolam, sepeda motor yang dikendarai Ok sudah dibuntuti Re.

Sehingga, begitu sampai di tempat tujuan, Re beraksi dengan menarik korbannya hingga terjungkal ke tanah.

Tidak hanya itu, Re juga mencekik dan membekap mulut Ika.
Re berusaha mengambil ponsel dan tak milik Ika, tapi
mendapatkan perlawanan.

Korban sempat menggigit kaki Re, tapi tas dan ponselnya dapat dibawa pergi.

”Begitu menjalankan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri,” katanya.(jpg)

Guru Honorer Usia di Atas 35 Tahun Sebaiknya Diprioritaskan Dalam PPPK

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk satu juta formasi guru. Akan tetapi, beberapa pihak menilai bahwa seharusnya ada afirmasi lebih untuk diterapkan pemerintah.

Guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan meminta kepada pemerintah agar para guru honorer dengan usia di atas 35 tahun dapat lolos seleksi dengan mudah. Mereka harus diprioritaskan karena telah mengabdi puluhan tahun.

“PPPK ini harus diprioritaskan kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) honorer yang ada di sekolah Tanah Air, terutama bagi yang usianya 35 tahun ke atas,” ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Komisi X DPR RI secara daring, Kamis (18/3).

Kata dia, afirmasi itu adalah bentuk adil bagi para guru honorer yang telah mengabdi lama. Proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru pun diharapkan dapat tetap dibuka pada tahun ini. Meskipun pemerintah menyebutkan akan fokus pada perekrutan guru PPPK pada tahun ini.

“Kalau ditutup itu artinya ada diskriminasi bagi profesi guru. Jadi catatannya ada dua, ada prioritas dan jalur (CPNS) itu dibuka. Maka kebijakannya akan tepat,” imbuhnya.

Apalagi kata dia menutup kesempatan para guru menjadi PNS berpotensi melanggar konstitusi serta perundang-undangan yang ada. Menurutnya, ini diskriminasi pada profesi guru.

“Kemudian kita akan mengalami kekosongan dan darurat PNS di sekolah-sekolah. Yang ketiga mengalami krisis kesejahteraan GTK honorer. Jadi sekarang sudah krisis nanti ditambah lagi krisisnya,” tutup dia.

Seperti diketahui, Mendikbud Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa guru yang ikut seleksi dalam PPPK yang memiliki sertifikat pendidik akan mendapatkan afirmasi. Mereka akan lulus 100 persen di kompetensi teknis.

“Bagi peserta yang punya sertifikat pendidik itu mendapat nilai penuh untuk komponen ujian teknisnya. Secara otomatis 100 persen,” terang dia dalam dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X DPR RI, Rabu (10/3).

Selain afirmasi untuk yang memiliki sertifikat pendidik, pihaknya juga akan memberikan nilai bonus untuk pengalaman. Sebab, menurutnya pengalaman merupakan hal yang tidak bisa diukur oleh tes saja.

Adapun, syarat untuk mendapatkan afirmasi tersebut adalah peserta dengan usia 40 tahun ke atas. Mereka juga harus aktif dalam mengajar selama tiga tahun terakhir untuk bisa mendapatkan bonus nilai tersebut.(jpg)

Layanan Berbasis Teknologi Dijalankan MOYA Selama Masa Transisi 6 Bulan SPAM Batam

0

batampos.co.id – Moya yang saat ini dipercaya sebagai pemegang SPAM Batam selama Masa Transisi, berkomitmen untuk memberi pelayaan air bersih yang terbaik kepada masyarakat Batam.

Diakui, pada saat awal diberikan tanggung jawab pelayanan SPAM Batam ini, pihak Moya menerima banyak pengaduan persoalan air bersih mulai dari beberapa area yang belum teraliri, pelayanan yang belum cepat, aliran air yang belum lancar, dan banyak titik kebocoran yang terjadi.

“Kami menginventaris berbagai keluhan dan persoalan jaringan air untuk disempurnakan sehingga masyarakat Batam dengan semua stakeholdernya akan mendapat pelayanan yang lebih baik di masa transisi dalam 6 (enam) bulan ini,” kata Corporate Communication Moya, Astriena Veracia.

Dikatakan, di masa transisi ini pihak Moya justru berharap dapat melihat berbagai persoalan terkait pelayanan air bersih sehingga Moya, sehingga persolan tersebut bisa dengan cepat diberikan solusinya.

“Kehadiran Moya akan menyempurnakan pelayanan air bersih dan mengembangkannya sehingga pelayanan SPAM Batam lebih baik,” jelasnya.

Apalagi lanjutnya, Batam sebagai kota yang terus berkembang di bidang industri dan pariwisata, tentu membutuhkan pengembangan dan penyempurnaan di bidang pelayanan air bersih, yang kualitas, kuantitas kontinuitas serta keterjangkauannya dapat terjaga dengan baik.

Berikut komitmen pelayanan tertuang dan terimplementasikan dengan beberapa pengembangan sistem yang bisa mendukung masa transisi selama 6 bulan detail sistem yang dikembangkan PT Moya Indonesia:

Operasikan system SCADA yang teritegrasi

Prestasi yang luar biasa tentunya perlu dicatat dalam rangkaian sejarah development SCADA, sistem ini mampu untuk melakukan kontrol terhadap seluruh rangkaian proses pompa, monitoring tekanan jaringan distribusi dan akuisisi data yang terjadi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) secara terkini (realtime) dan waktu pelaporannya juga dikirim secara periodik.

Terealisasinya sistem SCADA dalam kurun waktu yang sangat singkat ini menunjukkan bahwanya kemampuan koordinasi dan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki MOYA Indonesia sudah sangat mumpuni dan berkualitas.

Atas capain ini, saat ini SCADA yang diimplementasikan pada SPAM Batam sudah dapat diakses dan dimonitor melalui mobile phone untuk menunjang kegiatan operasional baik di IPA maupun untuk lingkup distribusi.

Parameter yag dapat dimunculkan oleh sistem SCADA ini adalah menampilkan level tangki air, flow (Debit air) dan Pressure (tekanan air) serta memuncukan data kualitas air pada IPA tersebut.

Selain itu, sistem SCADA ini juga mampu mengatur setpoint tekanan air pada saat pompa beroperasi sehingga tekanan air sesuai dengan yang kita inginkan

Menerapkan teknologi terbarukan dan terkini pada operasional

Masa Transisi SPAM Batam 6 bulan kedepan ini, tentunya akan sangat berdampak pada monitoring kondisi suplai air di IPA dan distribusi di Jaringan, sehingga diharapkan dapat membantu warga Batam mendapatkan suplai air secara maksimal dan meminimalkan gangguan kontinuitas pelayanan air di lapangan.

Efisiensikan Route Pembacaan, lebih tertata dan terintegrasi

Pengaturan Cycle, Route dan Sequence pembacaan meter menjadi kunci keberhasilan pembacaan sampai dengan capaian jumlah tersebut.

Dengan adanya perubahan pembacaan tersebut, dipastikan lebih dari 80% pelanggan tetap dalam pembacaan seperti biasanya, dan selebihnya pergeseran hari baca dimaksimalkan mengalami perubahan maksimal dalam 2 hari.

Sehingga nyaris tidak ada perubahan yang signifikan terhadap tanggal pembacaan meter tersebut.

Salah satu capaian jumlah pembacaan juga sangat dipengaruhi oleh kebiasan baik dari pelanggan di Batam, karena edukasi terkait dengan memberikan akses baca meter yang baik sangat mempengaruhi kesuksesan ini.

Sisi lainnya dari capaian ini adalah bahwa route pembacaan menjadi lebih rapi, tentu dengan capaian ini menjadikan efisiensi yang cukup signifikan.

Efisiensi ini tentunya akan dikembalikan kepada pelanggan dengan subtitusi penambahan dan mengembangkan teknologi yang terbarukan di bidang perairminuman yang tentunya akan berdampak pada peningkatan pelayanan kepada pelanggan.

Kembangkan system GIS sebagai sarana pengelolaan Data Yang Terintegrasi

GIS (Geographical Information System) adalah merupakan system informasi yang mengelola berbagai macam data yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berujud geografis yang dapat diakses, ditransfer serta ditransformasikan dan ditampilkan dengan menggunakan berbagai program aplikasi perangkat lunak.

Lingkup data yang mampu dikelola oleh GIS adalah data spasial, data vector, data raster dan data attribute.

Lingkup data ini dapat diaplikasikan dengan data-data yang berhubungan dengan jaringan perpipaan serta data kepelangganan serta data terkait dengan lahan dan lain-lain.

Semua data tersebut secara terintegrasi dapat dianalisa dan dikemas sesuai dengan keperluan SPAM Batam.

Secara garis besar, sistem GIS dalam memberikan gambaran yang lengkap mengenai suatu keadaan yang mampu mevisualkan kedalam data yang berupa peta.

Menggunakan Layanan Call Center 24 Jam di 150 155 yang terintegrasi dengan Sistem Omni Channel yang terintegrasi

Fungsi Call Center SPAM Batam 24 jam, secara umum adalah sebagai kanal informasi kepelangganan yang berfungsi sebagai media komunikasi untuk pelanggan dapat menyampaikan keluhan pelayanan serta informasi kepelangganan lainnya.

Namun Layanan Pelanggan secara tatap muka juga tetap kami sediakan dengan membuka Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) yang keberadaannya didekatkan dengan domisili pelanggan.

Selain itu, pengembangan saluran informasi lainnya adalah dengan layanan informasi berbasis teknologi aplikasi smartphone dengan Layanan Media Sosial Resmi SPAM Batam yaitu :

• WA 08117780155 untuk Info Tagihan Rekening Air & Tunggakan
• Melalui Media Sosial Resmi Perusahaan di :
• Instagram : @airminumbatam
• Twitter : @airminumbatam
• Facebook : airminum_batam
• Website : airminumbatam.bpbatam.go.id
• Email : [email protected].

Pengembangan Call Center juga dilakukan secara terintegrasi, artinya fungsi agen Call Center tidak hanya melayani keluhan yang datang melalui telephone Call Center 24 jam, namun juga sekaligus untuk bisa mengakses semua keluhan yang masuk melalui jalur media sosial seperti tersebut diatas.

Sehingga semua keluhan, penyelesaiannya cukup di tataran Call Center 24 jam.

Beretika dan bersahabat dengan lingkungan serta budaya lokal setempat, juga menjadi perhatian dalam pengembangan SPAM Batam ini, selain tetap berprinsip pada Tata Kelola Perusahaan yang benar dan akuntabel.

Namun semua capaian ini dapat terus dikembangkan di Batam tidak terlepas dari dukungan penuh seluruh pelanggan, masyarakat dan semua Pemangku Kepentingan di Kota Batam ini.(*)