Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9666

Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tanah Longsor

0

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Batam sejak beberapa hari terakhir membuat kawasan Bukit Senyum, Batu Ampar, longsor.

Akibatnya, dua pekerja bangunan, Bakri, 55, dan Slamet, 55, tewas tertimpa longsor pada Jumat (8/1) malam.

Kapolsek Batuampar, Kompol Nendra Madya Tias, mengatakan, dua pekerja bangunan tersebut dari PT Cahaya Ilham Barokah.

Saat itu, mereka sedang membangun batu miring di samping Masjid Baitul Makmur atau di kawasan Perumahan Nagoya Valley.

”Benar. Setelah kejadian kita bersama Basarnas melakukan evakuasi jasad korban,” ujarnya seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Nendra menjelaskan, dalam kejadian tersebut, satu pekerja bernama M Taufik berhasil selamat. Sementara, dua rekannya tertimbun longsor.

”Awalnya kita temukan satu korban saja. Dari keterangan korban selamat, ada dua rekannya tertimbun,” kata Nendra.

Sementara itu, Kepala Pos Basarnas Batam, Ronaldy, mengatakan untuk mengevakuasi korban, pihaknya mengerahkan alat berat berupa ekskavator.

Hasilnya, dalam 6 jam pencarian, pihaknya berhasil menemukan seluruh jasad korban.

”Alhamdulillah, kedua korban yang dicari sudah berhasil kita temukan. Keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.

Ia mengatakan, evakuasi korban sempat terhambat karena minimnya penerangan di lokasi.

Selain itu, pihaknya harus berhati­-hati karena proses evakuasi menggunakan alat berat.

”Posisinya ditimpa tanah, antara kayu dan semen cor,” katanya.

Dengan kejadian ini, Ronaldy mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sebab, Batam tengah dilanda hujan deras yang menyebabkan rawannya banjir dan longsor.(jpg)

BP Batam Sosialisasikan Layanan STS-FSU Pelabuhan Batu Ampar

0

batampos.co.id – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Badan Pengusahaan (BP) Batam, melakukan sosialisasi layanan Ship to Ship dan Floating Storage Unit (STS-FTS) kepada kalangan pengusaha di Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut, juga dipaparkan rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar sebagai Green Port dan Smart Port.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur BUP, Nelson Idris, menjelaskan mengenai rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar Jangka Panjang Tahap 1 (2021-2025) yang direncanakan akan dimulai dengan perkuatan dermaga utara sepanjang 700 meter.

Kemudian pembangunan lapangan peti kemas seluas 2-10 Ha, perkuatan dermaga utara lama sebagai terminal multipurpose sepanjang 408 meter, dan pendalaman alur pelayaran kolam depan dermaga menjadi -8 LWS.

“Dari segi suprastruktur, BUP BP Batam sedang menyiapkan peralatan-peralatan bongkar muat di pelabuhan sesuai dengan standar operasional pelabuhan selayaknya,” terang Nelson, Jumat (8/1/2021) lalu.

Meski telah menyiapkan rencana pengembangan jangka panjang hingga tahun 2033, Nelson, berharap pada tahun 2025, arus peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar mencapai 1,8 Juta TEUs dan dapat mengakomodir kapal dengan kapasitas 3.000 TEUs atau kapal generasi ke-3 untuk angkutan Peti Kemas Domestik.

“Kami optimis ke depannya, dengan pengembangan infrastruktur dan perlengkapan suprastruktur ini, dapat mengantarkan Pelabuhan Batu Ampar sebagai Smart Port dan Green Port percontohan di Indonesia,” ujar Nelson.

Direktur PT Raja Poros Maritim, Jadi Rajagukguk dan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BUP BP Batam dengan PT Raja Poros Maritim tentang Penyiapan Pengoperasian Ship to Ship dan Floating Storage Unit di Wilayah Kerja BP Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Selain rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Nelson, juga mengenalkan Layanan STS/FSU yang merupakan kolaborasi antara BP Batam, Bea Cukai, Karantina, Imigrasi, dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam.

“Sekarang jika ingin mengurus layanan STS/FSU untuk sementara ini bisa langsung melalui website http://bcbatam.beacukai.go.id/layanansts/login. Dalam sistem single entry tersebut, pengguna jasa bisa mengawasi proses pengurusan dokumen, berapa lama di BP Batam, Bea Cukai dan instansi lainnya,” jelas Nelson.

Kemudahan lanjutnya, yang kini dapat dirasakan para pengguna jasa kepelabuhanan dengan digitalisasi adalah pengurusan Pemberitahuan Kedatangan Kapal Asing (PKKA).

“Bila sebelumnya hanya bisa diurus di Kementerian Perhubungan RI, kini telah dilimpahkan kewenangannya kepada KSOP Khusus Batam dan Tanjung Balai Karimun, sehingga proses pengurusan hanya memerlukan waktu satu jam saja,” ujar Nelson.

Nelson juga menegaskan bahwa Pelabuhan Batu Ampar dan Pelabuhan Curah Cair Kabil telah mengantongi sertifikat International Ship and Port Security (ISPS) Code dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Sertifikat ISPS Code yang telah diperpanjang hingga 28 September 2025 ini, kata Nelson, menunjukkan bahwa Pelabuhan Batu Ampar dan Pelabuhan Curah Cair Kabil, telah memenuhi fasilitas pelabuhan dengan ketentuan SOLAS 74 bab XI-2 dan bagian A dari Peraturan Internasional untuk Keamanan Kapal dan Fasilitas Pelabuhan (ISPS Code) sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan International Maritime Orgnization (IMO).

“Sertifikat ISPS Code ini merupakan salah satu persyaratan Internasional dari IMO terhadap pelabuhan yang melakukan kegiatan bongkar muat,” jelasnya.

“Serta sebagai bukti bahwa BUP BP Batam terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan khususnya dalam hal keamanan kapal yang berkunjung ke pelabuhan yang kami Kelola,” imbuh Nelson lagi.

Ketua KADIN Kota Batam, Jadi Rajagukguk, pada kesempatan yang sama, mengapresiasi hasil kerja keras BUP BP Batam dalam meningkatkan pelayanan kepelabuhanan di Batam.

Ia berharap, rencana pengembangan dan digitalisasi pelayanan di Pelabuhan Batu Ampar mampu membawa dampak yang signifikan bagi perekonomian Kota Batam.

“Kita harus memperhatikan juga keamanan di laut, begitu juga dengan tarif tambat dan labuh. Jangan sampai rasionya terlalu jauh dengan para pesaing kita. Harganya harus lebih kompetitif,” kata Jadi.

Pada akhir sosialisasi dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BUP BP Batam dengan PT Raja Poros Maritim tentang Penyiapan Pengoperasian Ship to Ship dan Floating Storage Unit di Wilayah Kerja BP Batam, yang ditandatangani oleh Direktur PT Raja Poros Maritim, Jadi Rajagukguk dan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin.

Adapun kedua instansi akan mempersiapkan studi pendahuluan serta hal-hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan STS-FSU.

Selain Ketua KADIN Kota Batam, Jadi Rajagukguk, pada kegiatan tersebut juga hadir Kepala Bidang Perbendaharaan dan Keberatan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam, Akbar Harfianto, serta para pelaku usaha bidang kemaritiman.(*/esa)

Kontes Tanaman Hias Perdana di Kota Batam, Ini Juaranya…

0

batampos.co.id – Aglonema Big Leaf dan Variegata Bur Le Max terpilih menjadi juara satu kontes tanaman hias yang digelar oleh Asosiasi Seni Lanskap Indonesia (Asli) Kota Batam binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.

Kegiatan yang diadakan di Mega Mall, Batam Centre, Minggu mulai Sabtu (9/1/2021) hingga Minggu (10/1/2021) mendapatkan perhatian khusus para pengunjung pusat perbelanjaan tersebut.

Kontes tanaman hias ini merupakan rangkaian kegiatan dari Batam Flower Festival dan event pertama yang digelar di Kota Batam.

Ketua Panitia Batam Flower Festival, Wayan, mengatakan, kegiatan ini inisiasi dari Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata dan tim juri saat memberikan tanda juara pada kontes tanaman hias. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Tujuannya kata dia, untuk mengairahkan pariwisata dan ekonomi di Kota Batam.

Ia menyebutkan kontes ini diikuti 90 peserta dibagi dua kategori yakni kontes aglonema tunggal dan kontes variegata.

“Kita berterima kasih juga kepada Mega Mall, kegiatan Batam Flower Festival berlangsung selama tiga bulan,” katanya.

Kata dia, penilaian yang dilakukan tim juri terhadap tanaman hias mulai dari kondisi fisik, kesehatan tanaman, karakter dan kestabilan warna, serta voting dari pengunjung Mega Mall.

Ketua ASLI Kota Batam, Bambang, menyampaikan Batam Flower Festival akan menjadi agenda rutin di Kota Batam.

ASLI lanjutnya akan melanjutkan event ini di pusat perbelanjaan lainnya di Kota Batam.

“Setelah di Mega Mall kami (ASLI) melanjutkan roadshow di BCS Mall,” terangnya.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi event tanaman hias ini banyak diikuti oleh para penyuka tanaman hias.

Ia menyampaikan kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin sebagai wadah penyuka tanaman memamerkan tanamannya.

“Kedepannya kita akan buat besar lagi, tak hanya aglonema dan varigata selanjutnya ada anggrek, dan lain-lain. Dan kegiatan ini juga tempat transaksi tanaman untuk meningkatkan ekonomi,” ucapnya.

Ia menyampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengembangkan infrastruktur dan memperindah Kota Batam dalam konsep pariwisata.

Kota Batam juga memiliki amenitas yang lengkap, seperti adanya hotel, resort, rumah sakit, pelabuhan internasional. Kemudian Batam juga mempunyai ragam event budaya dan pariwisata, salah satunya Batam Flower Festival.

“Kita butuh event menarik lainnya untuk mengairahkan kembali pariwisata dan ekonomi,” pintanya.(*/esa)

Dewan Tak Setuju Belajar Tatap Muka, Alasannya…

0

batampos.co.id – Pemko Batam mulai menggelar belajar tatap muka di sekolah terhitung sejak Senin (4/1) pekan lalu. Pada tahap awal, belajar tatap muka memang baru digelar di wilayah pulau pesisir atau hinterland yang berstatus zona hijau penyebaran kasus Covid-19.

Namun, kebijakan tersebutakan segera diikuti oleh sekolah-sekolah di wilayah perkotaan atau mainland, mulai dari jenjang TK, SD dan SMP hingga SMA. Itu ditandai dengan pengajuan permohonan beberapa sekolah yang akan menerapkan belajar tatap muka ke Dinas Pendidikan (Disdik) Batam dalam waktu
dekat.

Namun, hal itu mendapat penolakan dari DPRD Kota Batam. Pasalnya, saat ini penyebaran kasus Covid-19 di Batam masih cukup tinggi dan dikhawatirkan berdampak luas pada anak-anak jika belajar tatap muka nekat digelar di mainland.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri, mengatakan, saat ini pihaknya tengah membahas pembukaan sekolah untuk tingkat SMP.

Sementara, untuk tingkat SD, TK maupun PAUD, Komisi IV menegaskan bahwa mereka belum setuju terkait dengan rencana pembukaan sekolah jenjang SD ke bawah.

”Kita bicara saat ini (yang boleh) SMP dulu. Kalau SD, kami sepakat di Komisi IV itu tidak setuju untuk uji coba tatap muka,” ujarnya seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia melanjutkan, perkembangan kasus terkonfirmasi positif di Kota Batam sudah lebih dari 5 ribu kasus.

Bahkan, sampai sekarang ini jumlah kasus tersebut masih terus
meningkat.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meninjau sistem belajar tatap muka di salah satu sekolah di Kecamatan Belakang Padang. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Untuk itu, Komisi IV yang membidangi kesehatan dan pendidikan, akan segera memanggil Disdik Batam dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam untuk berkoordinasi terkait pembukaan sekolah
ini.

Dewan ingin mengetahui bagaimana pandangan beberapa instansi tersebut terkait pembukaan sekolah ini.

”Jadi, coba kita buka ruang seluas-luasnya untuk mencari perbandingan, mana yang terbaik. Kita akan sama-sama mendengarkan, sekolah tatap muka itu dari sudut pandang Dinas Kesehatan seperti apa. Karena ini harus saling terkait,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pemanggilan terhadap Dinkes dan Disdik itu akan dilakukan terlebih dahulu terhadap seluruh kepala sekolah SMP di Kota Batam.

Untuk mempertanyakan kesiapan mereka dalam proses belajar tatap muka.

”Karena kita juga mau tahu, dari sekolah bagaimana. Jangan sampai sekolah tidak siap, komite memaksa, itu juga tidak pas,”
imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pembukaan sekolah di tengah peningkatan kasus Covid­19 menekankan kepada protokol kesehatan (protkes) yang disusun Dinas Pendidikan dan guru di sekolah.

”Saya sudah pikirkan itu. Makanya di dalam rapat saya sampaikan kalau ada yang tidak sepakat, maka tidak akan dibuka sekolah. Namun, responsnya bagus. Mungkin karena sudah jenuh juga be-
lajar dari rumah,” kata Rudi, Rabu (30/12/2021) lalu.

Meskipun kasus belum berhasil diselesaikan hingga kini, menurutnya persiapan pembukaan sekolah sangat perlu dilakukan.

Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri yang sudah beberapa kali dievaluasi, di situ jelas ditegaskan penerapan protkes di dunia pendidikan.

Sementara Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menambahkan, untuk mainland, sejauh ini belum dibuka, karena masih menyiapkan teknis dan syarat pembukaan sekolah berdasarkan surat keputusan bersama 4 menteri.

”Teknisnya sudah pasti di Disdik (Dinas Pendidikan). Namun demikian, kami sebagai pimpinan daerah akan tetap berupaya agar rencana ini matang dulu sebelum dimulai,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Batam, Hendri Arulan, mengatakan, ada beberapa sekolah yang mulai mengajukan permohonan menggelar belajar tatap muka.

Namun, masih perlu dilakukan verifikasi oleh pihak Disdik ke sekolah tersebut. Kendati demikian, menurutnya, beberapa sekolah sudah mulai mempersiapkan pembukaan sekolah tatap muka.

”Mereka sudah mempersiapkan syarat yang diperlukan,” terangnya.

Hendri menambahkan, saat ini Disdik masih mengawasi jalannya penerapan sekolah belajar tatap muka di hinterland.

Selama uji coba dua bulan ke depan, pihaknya memastikan sekolah dan siswa tidak abai dan lalai dengan protkes yang
sudah berjalan.

”Ini yang kita awasi, sampai akhir nanti harus tetap ketat seperti ini. Anak­anak harus tetap mematuhi protokol kesehatan ketika belajar. Jika memang kondisi aman, belajar ini bisa dilanjutkan,” ungkap Hendri.(jpg)

Sederet Insiden dan Kecelakaan Boeing 737-500 di Seluruh dunia

0

batampos.co.id – Pesawat Boeing 737-500 ternyata telah mengalami sederet insiden dan kecelakaan serius di berbagai belahan dunia. Terbaru adalah insiden pesawat jenis serupa yang dioperasikan Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 yang jatuh pada Sabtu (9/1).

Pesawat yang jatuh itu berusia hampir 27 tahun dan pada awalnya diterbangkan oleh kapal induk di Amerika Serikat, Soutwesh Airlines, untuk penerbangan komersial pada tahun 1990.

Boeing 737-500 sendiri merupakan bagian dari keluarga 737, seri pesawat komersial yang paling banyak terbang di dunia. Ini dikembangkan pada 1960-an untuk melayani rute jarak pendek atau menengah.

Kemudian, 737-500 mulai beroperasi pada 1990 dan berasal dari generasi kedua dari empat generasi 737, yang disebut 737 Classic.

Mengutip Reuters, Minggu, pesawat komersial biasanya terbang hingga 25 tahun sebelum pensiun, tetapi peraturan dibuat agar pesawat berusia tua agar bisa bertahan dan melayani penerbangan lebih lama. Boeing mengirimkan total 10.050 dari seri 737 yang dikembangkan sebelum MAX, termasuk 389 dari model 737-500.

737-500 telah terlibat dalam empat kecelakaan fatal di Rusia, Tunisia dan Mesir, yang oleh penyelidik dikaitkan dengan faktor-faktor termasuk kinerja pilot, pelatihan atau cuaca, menurut Aviation Safety Network, database keamanan online.

Kecelakaan terburuk melibatkan Aeroflot 737-500 dengan korban tewas 88 orang di Perm, Rusia, pada 2008. 737-500 dirancang untuk menampung 145 orang tetapi yang diterbangkan oleh Sriwijaya dikonfigurasi untuk 120, menurut situs resminya.

Berikut ini adalah insiden dari penerbangan dengan pesawat Boeing 737-500 di seluruh dunia, dirangkum dari berbagai sumber.

Denmark, 1999

Pada 3 Desember 1999, Boeing 737-500 yang dioperasikan oleh Maersk Air untuk penerbangan dari Birmingham ke Copenhagen terpaksa mengalihkan rute ke Billund dalam kondisi cuaca buruk, dan mendarat dengan bahan bakar cadangan akhir.

Mesir dan Tunisia, 2002

EgyptAir dengan nomor penerbangan 843 yang lepas landas dari Bandara Internasional Kairo ke Bandara Internasional Tunis-Carthage, pada tanggal 7 Mei 2002, pesawat menabrak sebuah bukit dekat Bandara Internasional Tunis-Carthage. Dari 6 awak kapal dan 56 penumpang, 3 awak dan 11 penumpang tewas sehingga total korban meninggal 14 orang.

Jepang, 2006

Pada 5 Juli 2006, Boeing 737-500, yang dioperasikan All Nippon Airways (ANA) lepas landas dari Bandara Fukuoka dengan nomor penerbangan 2142.

Sekitar pukul 08.10, saat terbang pada ketinggian 37 ribu kaki sekitar 60 nm tenggara Kushimoto VORTAC, peringatan depressurization kabin ditampilkan dan masker oksigen di kabin secara otomatis dikerahkan. Pesawat melakukan penurunan darurat dan, pada 09:09, mendarat di Bandara Internasional Chubu.

Nigeria, 2010

Pada 24 Agustus 2010, sebuah Boeing 737-500 melakukan touchdown yang tidak terkendali di landasan pacu basah di bandara Jos Nigeria pada siang hari setelah pendekatan dilanjutkan meskipun tidak distabilkan.

Kerusakan substansial terjadi pada pesawat tetapi tidak ada penumpangnya yang terluka. Petugas investigasi menyimpulkan bahwa lamanya pilot bertugas telah menyebabkan kelelahan yang mengganggu kinerjanya.

Ceko, 2012

Pada 7 September 2012, kru Air France Airbus A319 gagal mematuhi instruksi pendaratan kemudian terlibat konflik dengan B735 yang juga ingin mendarat. ATC kemudian bisa menenangkan situasi usai memberikan perintah ulang.

Rusia, 2013

B735 gagal mendarat pada 17 November 2013 dengan mulus setelah kru tidak menyadari peringatan mendadak. Penyelidikan mengungkap pilot tidak pernah menerima latihan yang layak untuk kondisi seperti itu.

Spanyol, 2019

Pada 5 April 2019, kru menyatakan keadaan darurat usai lepas landas dari bandara Madrid Barajas setelah mengalami masalah mengontrol ketinggian vertikal pesawat. Pesawat kemudian mendarat darurat di pangkalan militer. Investigasi menemukan malfungsi yang kemungkinan membuat pilot tidak bisa menjalankan autopilot tidak tercatat sebelum penerbangan.

Rusia, 2020

Pesawat Boeing 737-500 maskapai Rusia Utair yang mengangkut 94 penumpang dan kru mengalami insiden saat mendarat di Bandara Usinsk, wilayah Komi, 9 Februari 2020.

Pesawat yang terbang dari Moskow itu mendarat menggunakan badan karena roda pendaratan rusak. Juru bicara setempat mengatakan, bagian ekor pesawat lebih dulu menyentuh landasan pacu disusul bagian badan. Berdasarkan pemeriksaan awal,tak ada seorang pun penumpang dan kru yang mengalami luka serius dalam insiden tersebut.

Indonesia, 2021

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten dengan tujuan Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, dilaporkan hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat tersebut terbang dari Bandara Soetta pukul 14.36 WIB. Kemudian, pesawat itu berada di ketinggian 1.700 kaki pada pukul 14.37 WIB. Pesawat diizinkan naik ke ketinggian 29 ribu kaki dengan mengikuti standar instrumen. Setelah itu, pesawat hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional (Basarnas) Bambang Suryo Aji memastikan pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Lokasi jatuh diperkirakan di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki di wilayah Kepulauan Seribu.

Ia mengatakan personel yang sudah di lokasi juga sudah mengumpulkan serpihan yang diduga bagian dari pesawat tersebut. Basarnas juga akan membangun posko di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Hubla Kemenhub RI telah menemukan barang yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak. Barang itu diperkirakan tangga darurat di pintu pesawat. (*/jpg)

Bumil dan Menyusui Tidak Direkomendasikan untuk Divaksin Covid-19

0

batampos.co.id – Vaksinolog sekaligus dokter spesialis penyakit dalam dr Dirga Sakti Rambe mengatakan ibu hamil dan menyusui tidak direkomendasikan untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

’’Saat ini vaksin Covid-19 dengan merek apapun memang belum merekomendasikan,’’ kata dia saat diskusi virtual yang dipantau di Jakarta, Jumat (8/1), seperti dikutip dari Antara.

Hal itu disampaikannya mengingat banyaknya pertanyaan masyarakat terkait keamanan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil dan menyusui. Oleh sebab itu, masyarakat terutama kaum ibu diminta untuk menunggu terkait kelanjutan perkembangan dari vaksin yang dikembangkan oleh sejumlah negara.

Secara umum, ia mengatakan vaksin merupakan instrumen penting dalam penanganan pandemi. Perlu dipahami, pelaksanaannya membutuhkan waktu termasuk distribusi ke daerah.

Meskipun vaksin sebanyak tiga juta dosis merek Sinovac telah mendarat di Tanah Air, pelaksanaan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun tetap wajib dilakukan.

Dengan menerapkan protokol kesehatan sekaligus pelaksanaan vaksinasi, maka diharapkan perlindungan bagi masyarakat lebih optimal. Selain itu, lanjut dia, sejauh ini semua merek vaksin termasuk Sinovac diketahui masih efektif dalam menghadapi mutasi Covid-19 jenis baru.

Meskipun demikian, masyarakat diingatkan jangan sampai membiarkan mutasi jenis baru tersebut terus bertambah banyak. ’’Caranya yakni dengan menekan penyebaran dan menerapkan protokol kesehatan tadi,’’ ujarnya. (*/jpg)

Ratusan Rumah di Kampung Tua Batu Besar Terendam Banjir

0

batampos.co.id – Ratusan rumah warga di Kampung Tua, Batu Besar, Nongsa, Kota Batam terendam banjir, Minggu (10/1/2021).

Warga Kampung Tua Batu Besar, Angga, mengatakan, banjir sudah terjadi sejak Sabtu (9/1/2021) malam.

“Hari minggu ini merupakan banjir susulan. Saat ini lanjutnya kondisi air di kawasan tersebut sudah mulai surut,” ujarnya, Minggu (10/1/2021) malam.

Ia menjelaskan untuk di RT 2 RW 1, Kampung Tua Batu Besar, hampir seluruh rumah warga terendam banjir.

Warga Kampung Tua Batu Besar memberikan penjelasan kepada Lurah Batu Besar, Badri, terkait minimnya drainase di sekitar tempat tinggal mereka. Foto: Angga/batampos.co.id

“Di RT 2 RW 1 ada 271 KK dan hampir semua rumah terendam banjir. Kemungkinan juga terjadi di RT 3,” jelasnya.

Kata dia, tinggi air yang mengenangi kawasan tersebut diperkirakan mencapai 70 sentimeter atau setinggi paha orang dewasa.

“Bagian belakang dari jalan utama yang paling banyak terendam banjir,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Batu Besar, Badri, yang meninjau langsung ke lokasi akan menindaklanjuti keluhan warga terkait minimnya drainase di Kampung Tua, Batu Besar.

“Kita akan memasukan keluhan warga (minimnya drainse,red) dalam Musrenbang tahun ini,” tuturnya.(*/esa)

Titik Jatuh Pesawat Sriwijaya Air sudah Ditemukan

0

batampos.co.id – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, titik jatuh pesawat Sriwijaya Air SJ-182 sudah ditemukan. Sedangkan seluruh prajurit, khususnya TNI AL, sudah di lokasi untuk mendukung Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengambil puing-puing pesawat.

’’Bagian-bagian yang kecil masih bisa diambil. Untuk bagian yang besar akan didatangkan kapal dengan fungsi derek untuk mengangkat,’’ katanya kepada media di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Jakarta Utara, Minggu (10/1), seperti dilansir dari Antara.

Dia berharap, dengan dukungan dan doa seluruh masyarakat Indonesia, pecahan-pecahan pesawat yang berada pada kedalaman 23 meter di bawah permukaan air laut bisa segera diangkat.

Ia menjelaskan, tim pencari masih berupaya mendapatkan kotak hitam pesawat. Posisi kotak hitam diduga kuat telah ditemukan berdasarkan sinyal yang dipancarkan alat tersebut. Sinyal tersebut terus dipantau dan ditandai

’’Mudah-mudahan tidak lama lagi kotak hitam sudah bisa diangkat, sehingga bisa menjadi bahan bagi KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan tersebut,’’ tuturnya.

Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1), pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat tinggal landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifes penerbangan, pesawat yang diproduksi pada 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, sedangkan 12 kru terdiri atas enam kru aktif dan enam kru ekstra. (*/jpg)

Tulisan Calon Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang Lolos Dari Maut 

0

batampos.co.id – Manusia bisa membuat rencana sebaik mungkin tapi tuhanlah yang menentukannya. Hal itu pula yang dirasakan oleh Asrizal Nur.

Asrizal merupakan calon penumpang Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak. Seyogyanya Asrizal dan keluarganya hendak bertolak ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dengan menggunakan maskapai penerbangan tersebut.

Namun mereka gagal berangkat karena belum mengantongi hasil swab PCR. Berikut tulisan Asrizal Nur yang diterima batampos.co.id pada Minggu (10/1/2021).

Asrizal Nur (tengah) bersama kedua anaknya yang gagal berangkat dengan menggunakan maskapai Sriwijaya Air SJ 182. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

LOLOS DARI MAUT SRIWIJAYA AIR

Alhamdulilah Allah menolong kami sekeluarga, kalau tidak tentu kita tidak bertemu lagi.

Tgl 7 Januari kami sekeluarga berniat ke Pontianak, Kalimantan Barat, berencana mau bertemu anak kami paling besar bernama Jalaluddin Fauzhi Nur, yang sudah beberapa tahun kuliah di IAIN Pontianak, di samping itu juga akan menghadiri undangan dari para guru se-Pontianak sebagai narasumber.

Tiket pesawat sudah dibeli, kami berempat, istri, saya dan 2 anak gadis kami yang cantik pun mengurus Rapid Tes dan antigen sebagai syarat yang diwajibkan negara kepada rakyatnya kalau keluar daerah yang harga perorang hampir sama dengan harga tiket pesawat sekali pergi.

Kami mengatakan kepada pihak Klinik bahwa kami akan ke Pontianak, tak ada keterangan apa pun dari klinik sehingga kami ke airport dengan bekal surat negatif, rapid tes dan antigen.

Kami pun ke bandara dg rasa sesak di dada karena terasa berat dengan biaya rapid tes dan antigen itu namun ada rasa bahagia akan bertemu anak dan keluarga di Pontianak.

Sesampai di airport di saat masuk kami diperiksa, ternyata Rapid tes dan antigen itu tidak lengkap harus urus yg namanya Swap PCR, sempat lama kami berdebat dengan petugas kenapa tak ada komunikasi dengan pihak klinik sehingga kami dapat info yang sama dengan bandara, karena untuk menghindari antri kami disuruh komunikasikan dengan maskapai jika diperbolehkan maskapai maka surat akan distempel.

Hampir 1 jam kami mengurus di maskapai kamipun tetap tak diizinkan masuk pesawat, kami harus menguru Swap PCR itu, perdebatan panjang kami lakukan, kenapa pihak maskapai tidak memberitahu penumpangnya saat membeli tiket, karena kami membeli tiket melalui Traveloka maka mereka suruh kami urus ke Traveloka, Traveloka tak dapat memberi jawaban kecuali mengatakan tiket keberangkatan anda hangus.

Hampir puluhan orang bernasib sama diantaranya para ibu yang tak punya uang untuk mengurus Swap PCR itu, Entah bagaimana nasib itu.

Pesawat pun sudah terbang, kami gagal hari itu ke Pontianak, Putri Thania anak saya sempat marah-marah, inilah terakhir kali kita naik LION AIR tidak profesional, nanti kita naik SRIWIJAYA saja.

Lalu kami pun mengurus SWab PCR, ternyata mahal sekali, bila 24 jam maka biayanya bisa sejuta perorang bila 2×24 Jam Rp800.000,-

Kamipun berunding , Putri mengusulkan kita ambil yg 2x 24 jam saja, berangkat tanggal 9 Januari naik SRIWIJAYA, karena Swap PCR itu selesai pukul 11.00 atau 12.00 WIB, kita naik pesawat yg pukul 13.00 WIB.

Saya langsung mengiyakan, anak perempuan bernama Hoki tetap ingin ke Pontianak, sedang istri saya sudah kehilangan semangat.

Setelah berfikir sejenak, lalu saya memutuskan, “Sudahlah, kita batalkan saja ke Pontianak, pertama biayanya mahal karena kita harus tidur di hotel sekitar bandara, biaya lagi, dan bagaimana pula kalau hasilnya tak sesuai di harapkan. Pasti ada hikmah dari ini semua, misal kalau paksakan berangkat juga, akan terjadi sesuatu yg tak baik bagi kita sekeluarga.

Akhirnya setelah terdampar 4 jam di bandara kamipun pulang.
Dan hari ini kami dengar kabar, pesawat SRIWIJAYA yang tadinya akan kami tumpangi mengalami musibah, hilang tak ditemukan.
Sujud syukur kepada-Mu ya Allah yang telah menyelamatkan kami.

Kisah nyata Asrizal Nur dan sekeluarga

Sehari Pasien Covid-19 Tambah 9.640 Kasus

0

batampos.co.id – Kasus Covid-19 harian bertambah 9.640 orang berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 pada Minggu (10/1). Kini total sudah 828.026 orang terinfeksi Covid-19. DKI Jakarta dan Pulau Jawa menjadi penyumbang kasus nasional terbanyak.

Sebaran kasus di DKI Jakarta dalam sehari sebanyak 2.711 kasus. Jawa Barat 1.468 kasus. Jawa Tengah 1.045 kasus. Jawa Timur 1.004 kasus. Dan Sulawesi Selatan 585 kasus.

Jumlah itu terdeteksi dari hasil pemeriksaan atau tes harian sebanyak 46.025 spesimen. Ada 70.381 orang berstatus suspek. Tes harian dilakukan terhadap 31.743 orang. Positivity rate naik menjadi 15,7 persen di mana 3 hari yang lalu positivity rate masih 15,4 dan 15,5 persen.

Total pasien meninggal dalam sehari bertambah 182 jiwa. Paling banyak kasus kematian harian terjadi di Jawa Timur sebanyak 61 jiwa. Kini total sudah 24.129 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19.

Jumlah pasien sembuh harian bertambah 7.513 orang. Paling banyak pasien sembuh terjadi di DKI Jakarta sebanyak 2.903 orang. Kini total sudah 681.024 orang sembuh dari Covid-19. Sudah 510 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 2 provinsi di bawah 10 kasus. Dan tak ada satupun provinsi dengan nol kasus harian. (*/jpg)