Rabu, 6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9667

Pasien Covid-19 di Batam Didominasi Pria, Segini Jumlahnya…

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Senin (11/1/2021) mencapai 5.234 orang dan dari jumlah tersebut 2.771 orang adalah pria.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id diketahui jumlah pasien Covid-19 berjenis kelamin wanita sebanyak 2.463 orang.

Pada Senin (11/1/2021) juga terdapat penambahan warga Kota Batam yang terkonfirmasi Covid-19 sebanayak 21 orang.

Dari jumlah tersebut 11 orang dinyatakan bergejala dan 10 orang tanpa gejala.

Dihari yang sama juga terdapat 9 orang pasien dinyatakan sembuh. Sehingga saat ini total pasien Covid-19 yang sembuh sebanyak 4.550 orang.

Jumlah pasien Covid019 di Kota Batam hingga Senin (11/1/2021).

Sedangkan pasien yang masih dalam perawatan 549 orang dan yang meninggal dunia 135 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan
masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini kata dia, nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan
dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah. Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” jelasnya.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan
berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19, Besok

0

batampos.co.id -Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menjadi orang pertama di republik ini yang akan disuntik vaksin Covid-19. Vaksinasi kepada Jokowi akan dilakukan pada Rabu (13/1) besok.

Hal ii diutarakan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

“Insya Allah kita akan mulai di hari Rabu dan akan dimulai oleh Bapak Presiden,” katanya saat jumpa pers lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (13/1/2021).

Budi kembali menegaskan bahwa vaksin Sinovac asal Tiongkok yang akan disuntikkan sudah dinyatakan halal bagi masyarakat di Indonesia.

“Berita baik dari MUI juga sudah keluar,” katanya.

Budi menuturkan walaupun sudah ada vaksin Covid-19 namun masyarakat diharapkan tetap menjalankan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Presiden Jokowi. (YouTube Sekretariat Kepresidenan RI)

“Kita harus selalu memakai masker, kita harus selalu menjaga jarak dan kita selalu mencuci tangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito memutuskan memberikan emergency use authorization (EUA) atau izin penggunaan kepada vaksin Covid-19 Sinovac.

Keputusan diambil berdasarkan hasil pengujian terhadap data uji klinik fase 3 vaksin Sinovac di Bandung, Jawa Barat.

“Pada Senin 11 Januari, Badan POM memberikan emergency use authorization pada kondisi darurat untuk vaksin CoronaVac produksi Sinovac yang bekerja sama dengan Bio Farma,” kata Penny.

Hasil pengujian menunjukkan, vaksin Sinovac aman untuk digunakan.

Ada dua efek samping yang muncul pada vaksin Sinovac. Pertama, efek samping lokal berupa nyeri, iritasi, dan pembengkakan. Kedua, efek samping sistemik berupa nyeri otot dan demam.

Sementara itu, efikasi vaksin Sinovac berdasarkan data uji klinis fase 3 di Bandung sebesar 65.3 persen.

Adapun laporan efikasi hasil uji klinik fase 3 Sinovac di Turki sebesar 91.25 persen dan Brasil 78 persen. Hasil tersebut sudah sesuai dengan WHO, di mana minimal efikasi vaksin adalah 50 persen.(jpg)

MUI: Vaksin Halal, Bisa Digunakan Umat Muslim

0

batampos.co.id – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa final vaksin Covid-19 produksi Sinovac Lifescience Co Ltd Tiongkok dengan dua diktum (keputusan). Hal ini menyusul terbitnya izin penggunaan darurat (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Niam Sholeh menjelaskan diktum pertama yaitu vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Sciences Co Ltd Tiongkok dan PT Bio Farma (Persero) hukumnya suci dan halal.

Kedua, boleh digunakan untuk umat Islam sepanjang terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten. Kata dia, dengan BPOM menyetujui EUA untuk vaksin Covid-19 produksi Sinovac, maka vaksin ini aman digunakan.

“Kepala BPOM sudah meyatakan menyetujui EUA untuk vaksin Covid-19 produksi sinovac, sehingga aman untuk digunakan. Ketika BPOM sudah mengeluarkan hasil dan persetujuannya itu, maka Fatwa MUI dikeluarkan,” ujar Kiai Niam dalam siaran pers, Selasa (12/1).

Sebelumnya, Komisi Fatwa MUI pada Jumat (8/1) telah menggelar sidang pleno bersama untuk membahas dan menetapkan kehalalan Vaksin Covid-19 dari sisi bahan. Rapat menyepakati bahwa Sinovac halal dan suci.

Sementara untuk keamanan, Komisi Fatwa saat itu masih menunggu BPOM sebagai pihak yang paling kredibel dan kompeten dalam menguji klinis safety, quality dan efficacy vaksin ini. Keluarnya EUA dari BPOM pun menandai bahwa vaksin tersebut boleh digunakan.

BPOM sendiri saat mengumumkan EUA, menyampaikan bahwa vaksin Sinovac ini memiliki kemanjuran sampai 65,3 persen. Angka ini berada di atas standard yang ditentukan World Health Organization (WHO), yakni 50 persen.

“Pada hari ini, Senin 11 Januari 2021 BPOM memberikan persetujuan penggunaan dalam kondisi emergency (emergency use authorization) untuk vaksin Covid-19 yang pertama kali kepada vaksin Coronavax Produksi Sinovac bekerejasama dengan PT Biofarma. Hasil analisis terhadap efficacy vaksin Sinovac dan uji klinis di Bandung menunjukkan efficacy sebesar 65,3 persen,” ujar Kepala BPOM Penny Lukito dalam telekonferensi per, Senin (11/01). (jpg)

Sepanjang Januari 2021 Rawan Bencana

0

batampos.co.id – Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mumin Maulana, mengingatkan masyarakat Kepri untuk terus waspada terhadap bencana banjir, tanah longsor, maupun potensi bencana lain akibat cuaca buruk.

Kewaspadaan itu perlu ditingkatkan sepanjang Januari 2021 ini.

”Tetap waspada. Apalagi beberapa hari ini sering terjadi banjir dan tanah longsor. Potensi itu masih ada,” kata Mu’min kepada Batam Pos, Senin (11/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Mumin merujuk informasi yang diterbitkan BMKG, bahwa di sepanjang Januari, cuaca di perairan Kepri masih tidak menentu.

Angin kencang disertai hujan lebat bakal memicu gelombang
air laut yang tinggi.

Personel Polsek Batu Ampar mendatangi area longsor dan membantu mengevakuasi barang-barang di dua lokasi di Tanjung Sengkuang, Minggu (10/1/2021). Foto: Kompol Nendra Madya Tias untuk Batam Pos

”Masyarakat yang memanfaatkan angkutan penyeberangan dan yang melakukan usaha di lautan harus lebih hati-hati,” pintanya.

Ia meminta peran semua lapisan masyarakat untuk ikut andil, karena keselamatan itu tanggung jawab semua warga negara.

”Keselamatan jiwa itu sudah masalah kemanusiaan,” paparnya.

Di tempat terpisah, Polresta Barelang mengerahkan puluhan personel untuk membantu masyarakat yang terkeba musibah, Senin (11/1/2021) pagi.

Kegiatan ini berlangsung di wilayah Nongsa dan Tanjung Sekuang, Batuampar.

Kapolresta Barelang, Kombes Yos Guntur Yudi Fauris Susanto mengatakan, puluhan personel tersebut membantu membersihkan drainase di wilayah Nongsa.

Seperti di Perumahan Green City, Perumahan Devely Recidence, dan Kampung Jabi.

”Ada dua alat berat beko yang disediakan membantu membersihkan drainase. Karena rumah warga ini terkena dampak banjir,” ujar Yos.

Sedangkan di kawasan Batuampar, pihaknya membantu membersihkan puing-puing rumah yang terkena dampak longsor.

”Intinya Polresta Barelang bersedia membantu keperluan atau yang dibutuhkan warga saat terkena bencana,” tegasnya.(jpg)

Kemenhub Izinkan Kapasitas Pesawat Terisi 100 Persen

0

batampos.co.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan aturan baru soal ketentuan perjalanan orang dalam negeri dalam masa pandemi Covid-19. Aturan ini resmi berlaku pada 9 Januari 2020 hingga 25 Januari 2021.

Dalam aturan tersebut, Kemenhub mengizinkan kapasitas penumpang pesawat mencapai 100 persen. Angka ini meningkat dari yang semula maksimal kapasitas sebesar 70 persen. Kebijakan kapasitas penuh bagi penumpang pesawat ini bersamaan dengan PPKM Jawa dan Bali.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 3 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksana Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Ya (benar kapasitas penumpang pesawat 100 persen, Red),” kata kata Jubir Kemenhub Adita dikutip JawaPos.com, Senin (11/1).

Para calon penumpang mengantre saat akan melakukan rapid test di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Adita menjelaskan, perjalanan orang menggunakan transportasi udara dinilai aman karena selain mengacu pada masa berlaku hasil tes PCR atau Swab Antigen yang diperpendek.

“Selain itu di pesawat ada filter HEPA yang membuat sirkulasi udara sangat baik,” tuturnya.

Adapun protokol kesehatan terbaru dalam SE Satgas Covid-19 no 1 tahun 2021 untuk perjalanan udara di antaranya adalah tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

Kemudian, tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

“Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut. Jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain 3 lapis atau masker medis,” tulisnya.

Untuk perjalanan ke Pulau Bali, penumpang yang menggunakan moda transportasi udara wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil nonreaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Sedangkan, anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan tes RT-PCR maupun rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.(jpg)

Ini 5 Alasan BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Vaksin Sinovac

0

batampos.co.id – Hasil uji klinis fase III dari laporan interim yang diberikan kepada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sudah memastikan vaksin Sinovac dari Tiongkok manjur 65,3 persen. Kini vaksinasi sudah bisa dilaksanakan menyusul sudah diterbitkannya Izin Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization) oleh BPOM pada Senin (11/1).

BPOM mengklaim izin penggunaan darurat sudah mempertimbangkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kepala BPOM Penny K Lukito menjelaskan vaksin diharapkan menjadi salah satu penentu untuk mengatasi pandemi.

“BPOM sebagai otoritas, punya peran penting menjamin vaksin Covid-19 yang punya khasiat dan mutu bagi keamanan jiwa masyarakat dan kesehatannya. Memperhatikan kondisi darurat tersebut, maka BPOM punya kebijakan menerbitkan EUA,” tegas Penny.

Pemerintah sudah melaksanakan pengadaan vaksin Sinovac, CoronaVac, dalam pengembangan ini uji klinis fase 3. BPOM juga mempertimbangkan hasil uji klinis di Brasil dan Turki.

“Kami bangga uji klinis yang dilakukan di Bandung sebanyak 1.600 orang, BPOM apresiasi peneliti patuhi good practice, sesuai dengan timeline dan validitas. Keterlibatan semua pihak adalah kunci,” jawabnya.

Menurut Penny, BPOM menerapkan strategi berupa rollling submission yakni pendaftaran penerimaan data-data yang dilakukan bertahap. BPOM juga melakukan evaluasi tiap data yang diterima.

“Untuk dapat menyetujui, WHO sudah punya standar yakni dipantau selama 6 bulan untuk uji klinis fase 1 dan 2. Dan 3 bulan efikasi minimal 50 persen. Lalu kami lakukan berdasarkan data-data Bio Farma dan BPOM, dan juga ahli obat di bidang terkait sejak 29 Desember, 8 Januari, dan 10 Januari,” katanya.

Ada 5 alasan BPOM akhirnya mengeluarkan EUA sesuai dan selaras dengan syarat internasional sesuai aturan WHO. Apa saja?

Pertama, Indonesia sudah menetapkan sejak April 2020 bahwa Covid-19 sebagai bencana darurat non alam. Kedua, terdapat aspek ilmiah dan keamanan obat dan vaksin untuk mencegah penyakit dan keadaan yang serius demi keselamatan jiwa berdasarkan uji klinis dan non klinis.

Ketiga, sudah memenuhi mutu dan standar cara pembuatan obat yang baik. Keempat, vaksin atau obat lebih besar memberikan manfaat daripada risikonya. Kelima, belum adanya alternatif obat atau tatalaksana memadai, pencegahan pengobatan, dan menyebabkan kedaruratan masyarakat.(jpg)

5 Rumah di Tanjung Sengkuang Rusak akibat Tanah Longsor

0

batampso.co.id – Sebanyak lima rumah warga di Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, tertimpa longsor, Minggu (10/1/2021) malam, sekitar

pukul 23.30 WIB. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun dua rumah roboh dan tiga rumah lainnya rusak ringan.

Kapolsek Batu Ampar, Kompol Nendra Madya Tias, mengatakan, lima rumah yang terkena longsor tersebut berada di dua lokasi.

Yakni, di RT 01/RW 14 dan RT 04/RW 12, Tanjung Sengkuang.

”Tidak ada korban jiwa. Warga yang terkena musbiah langsung dievakuasi,” ujar Nendra seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Personel Polsek Batu Ampar mendatangi area longsor dan membantu mengevakuasi barang-barang di dua lokasi di Tanjung Sengkuang, Minggu (10/1/2021). Foto: Kompol Nendra Madya Tias untuk Batam Pos

Longsor tersebut disebabkan tanah perbukitan yang berada di belakang rumah warga tersebut runtuh ke sisi bawahnya. Sehingga, menimpa rumah lainnya.

”Sekarang lokasi sudah digaris polisi. Untuk sementara, lokasi jangan didekati, karena masih berbahaya,” katanya.

Nendra menjelaskan, untuk rumah di RT 01/RW 14 yang tertimpa longsor, berjumlah dua unit. Tanah merobohkan satu rumah dan merusak bagian dapur rumah lainnya.

”Sedangkan di RT satunya (RT 04), satu rumah roboh dan
satu rusak,” terangnya.

Nendra mengimbau masyarakat yang bermukim di tepi bukit tetap waspada. Terutama yang tinggal di kawasan berbukit atau landai.

”Karena rawan longsor dan banjir,” tutupnya.(jpg)

Biaya Umrah Naik selama Pandemi Covid-19, Penyebabnya…

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) mengubah harga minimal atau tarif referensi umrah. Dari semula Rp 20 juta menjadi Rp 26 juta.

Kenaikan harga minimal ini berlaku selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain Umar, membenarkan ada kenaikan harga referensi biaya umrah tersebut. Alasannya, mempertimbangkan masa pandemi.

Diketahui, ongkos penyelenggaraan umrah di masa pandemi ini mengalami kenaikan. Selain itu, juga ada biaya untuk uji swab PCR.

”Karena fasilitasnya juga naik, karena harus ada swab PCR. Hotel yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi juga harus bintang lima,” ujar Zulkarnain, Senin (11/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Selain itu, hotel yang biasanya diisi oleh empat orang per kamar, selama pandemi ini menjadi maksimal dua orang.

Kondisi ini tentu saja membuat biaya sewa kamar hotel menjadi lebih mahal.

Begitu juga dengan ongkos transportasi bus di Arab Saudi, setelah adanya pembatasan daya tampung.

Zulkarnain menambahkan, saat ini ibadah umrah sudah dibuka kembali. Tidak terkecuali di Kota Batam, namun tentunya dengan protokol kesehatan (protkes) yang ketat.

“Sudah ada yang berangkat. Apakah nanti diprioritaskan yang ditunda kemarin, sepenuhnya wewenang agen travel, karena proses keberangkatan ada di pihak travel,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam
memastikan calon jemaah haji asal Batam bisa kembali melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi.

Ada sejumlah syarat peserta umrah yang diberikan pemerintah Arab Saudi. Di antaranya, pembatasan usia minimal 18 tahun dan maksimal 50 tahun.

Masyarakat Batam yang melaksanakan umrah, juga wajib dikarantina selama 3 hari di hotel yang sudah disiapkan
pemerintah Arab Saudi.

Di sana, juga wajib melaksanakan swab test dan bagi mereka yang nonreaktif, maka diperbolehkan melaksanakan umrah.

”Pembatasan-pembatasan ini sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah Arab Saudi di dalam pencegahan Covid-19 di sana,” terang Zulkarnain.

Sedangkan terkait kenaikan harga minimal umrah, tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA).

Besaran biaya umrah Rp 26 juta itu dihitung dari pelayanan di
Indonesia dan di Arab Saudi.

Mulai dari pelayanan jemaah umrah di Tanah Air, perjalanan menuju Arab Saudi, akomodasi selama di Arab Saudi, serta ongkos penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta ke Arab Saudi dan sebaliknya.(jpg)

Kemenhub Pastikan Sriwijaya Air SJ-182 Masih Laik Terbang

0

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan memastikan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dinyatakan dalam kondisi laik udara sebelum terbang. Pesawat jenis B737-500 tersebut telah memiliki Certificate of Airworthiness (Sertifikat Kelaikudaraan) yang diterbitkan oleh Kemenhub dengan masa berlaku sampai dengan 17 Desember 2021.

“Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan pengawasan rutin sesuai dengan program pengawasan dalam rangka perpanjangan sertifikat pengoperasian pesawat (AOC) Sriwijaya Air pada bulan November 2020. Hasilnya Sriwijaya Air telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangannya di Jakarta, Senin (11/1), dikutip dari Antara.

Sementara itu Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto menjelaskan pengawasan yang dilakukan Ditjen Perhubungan Udara, meliputi pemeriksaan semua pesawat dari semua maskapai yang diparkir atau tidak dioperasikan untuk memastikan pesawat tersebut masuk ke dalam program penyimpanan dan perawatan pesawat.

Berdasarkan data yang ada, Sriwijaya Air SJ-182 masuk hanggar pada 23 Maret 2020 dan tidak beroperasi sampai dengan bulan Desember 2020. Kemudian, Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan inspeksi pada 14 Desember 2020.

Selanjutnya, pada 19 Desember 2020, pesawat mulai beroperasi kembali tanpa penumpang/No Commercial Flight, dan pada tanggal 22 Desember 2020, pesawat beroperasi kembali dengan penumpang/Commercial Flight.

Kemenhub telah menindaklanjuti Perintah Kelaikudaraan (Airworthiness Directive) yang diterbitkan oleh Federal Aviation Administration (FAA)/ regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat, dengan menerbitkan Perintah Kelaikudaraan pada tanggal 24 Juli 2020.

“Perintah Kelaikudaraan tersebut mewajibkan operator yang mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-300/400/500 dan B737-800/900 untuk melakukan pemeriksaan engine sebelum dapat diterbangkan,” ungkap Novie Riyanto.

Ditjen Perhubungan Udara melakukan pemeriksaan untuk memastikan pelaksanaan Perintah Kelaikudaraan tersebut telah dilakukan pada semua pesawat sebelum dioperasikan kembali.

Sebelum terbang kembali, telah dilaksanakan pemeriksaan korosi pada kompresor tingkat 5 (valve 5 stages engine due corrosion) pada 2 Desember 2020 , yang dilakukan oleh inspektur kelaikudaraan Ditjen Perhubungan Udara.(antara)

Di Batam Kasus Demam Berdarah Naik Setiap Tahun

0

batampos.co.id – Ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengintai dan perlu mendapat perhatian, terutama setiap kali musim hujan datang.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, tercatat awal tahun 2021 ini sudah ada 23 kasus DBD.

Kasus DBD tersebut tersebar hampir di seluruh kecamatan di Kota Batam.

”Sudah 23 kasus DBD hingga 10 Januari 2021 ini,” ujar Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, Senin (11/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Jika melihat data Dinkes Kota Batam, jumlah kasus DBD di kota ini meningkat setiap tahunnya.

Di tahun 2017, ada 593 kasus, naik menjadi 639 kasus pada tahun 2018. Kemudian, naik menjadi 728 kasus di tahun 2019 dan naik lagi 746 kasus di tahun 2020.

”Tiap tahun jumlah penderita DBD terus naik,” ujarnya.

Ilustrasi

Bila melihat data penyebaran di tahun 2020 lalu, Kecamatan
Batam Kota menjadi daerah penyumbang DBD tertinggi yakni 66 kasus.

Disusul, Kecamatan Batuaji 49 kasus dan Kecamatan Sagulung dengan 36 kasus.

Upaya penanganan DBD terus dilakukan, salah satunya dengan rutin melakukan fogging atau pengasapan di tingkat lingkungan masyarakat.

Upaya pencegahan dengan mengajak masyarakat untuk melakukan gerakan hidup sehat melalui 3M plus.

Yakni, menguras, mengubur dan menutup ruang berkembangnya jentik nyamuk. Selain itu, juga menggunakan pelindung tambahan seperti kelambu saat tidur.

Gerakan 1 rumah 1 jumantik juga diaktifkan, serta penyuluhan puskesmas kepada masyarakat, serta larvasidasi.

”Termasuk juga fogging bila hasil penyelidikan epidemiologi puskesmas positif,” tuturnya.

Gejala dini DBD seperti panas badan mendadak tinggi 2-7 hari, nyeri belakang bola mata, nyeri kepala, muntah.

”Sementara tanda pendarahan seperti bercak merah pada lengan, mimisan, gusi berdarah, dan syok penderita,” pungkasnya.(jpg)