Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9669

Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Perdana 13 Januari 2021

0

batampos.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan proses vaksinasi perdana akan dilakukan pada Rabu pekan depan atau 13 Januari 2021. Budi pun mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang divaksin. Kemudian jajaran Kabinet Indonesia Maju dan pejabat di tingkat pusat.

Hal itu dikatakan pada Rapat Koordinasi Kesiapan Vaksinasi Covid-19 dan Kesiapan Penegakan Protokol Kesehatan Tahun 2021 di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Lantai 3 Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (5/01).

“Penyuntikan pertama akan dilakukan pada Rabu depan (13/01), di Jakarta, oleh Bapak Presiden,” kata Menkes Budi.

Tak hanya itu, vaksinasi diharapkan dilanjutkan di daerah pada hari berikutnya secara serentak, yang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan. Menkes Budi juga berharap, kepala daerah dapat turun serta untuk melihat proses vaksinasi yang dilakukan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Kemudian pada saat penyuntikan tenaga kesehatan, tolong kepala daerah, Bapak/Ibu Gubernur, turun untuk membangkitkan confidence ke masyarakat,” ujarnya.

Penyuntikan vaksin, rencananya akan dilakukan perdana pada 13 Januari 2021, diikuti secara serentak di 34 provinsi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan dan partisipasi tenaga kesehatan dan publik dalam program vaksinasi gratis bertahap dengan diawali dengan tiga kelompok. Yakni kelompok pejabat publik pusat dan daerah, pengurus Asosiasi Pofesi Tenaga Kesehatan dan Key Leader kesehatan daerah, serta tokoh agama daerah.

“Arahan Bapak Presiden jelas, akan dilakukan secara serentak, diawali di pusat, kemudian dilanjutkan di daerah, melibatkan tokoh masyarakat dan kalau ada tokoh kesehatan atau figur dokter yang berpengaruh, misalnya, untuk diikutsertakan,” jelasnya.

Budi juga meminta kepala daerah untuk mempersiapkan orang-orang yang akan mendapatkan prioritas program vaksinasi, yang akan dibagi menjadi dua tahap.

“Bapak/Ibu Gubernur, kepala daerah, tolong persiapan, pilih orangnya, karena tanggal 14 – 15 kita akan mulai lakukan vaksinasi di daerah, terutama provinsi. Kemudian untuk proses vaksinasi, terutama tenaga kesehatan, tolong dibagi 2 tahap,” katanya.

“Arahan dari Bapak Presiden, karena kemungkinan akan ada sedikit dampak, misalnya pegel sedikit, demam sedikit, jadi dalam satu Puskesmas, misalnya ada 4 perawat, jangan sampai di hari yang sama kita vaksin semua, kita antisipasi betul efek itu, maka vaksin dulu untuk 2 orang,” jelasnya.

Kepala daerah juga diminta untuk memastikan fasilitas kesehatan terdaftar dalam aplikasi P-care BPJS yang menampilkan pendataan dan input data fasilitas kesehatan ‘mampu vaksin’ yang dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota.

“Pastikan semua layanan kesehatan sudah terdaftar di BPJS, aplikasi P-care itu ya, karena kalau tidak terdaftar, maka Faskes tidak dapat memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19,” pungkasnya.(jpg)

Jack Ma Hilang Misterius Setelah Kritik Pemerintah Tiongkok

0

batampos.co.id – Salah satu miliader Tiongkok, Jack Ma, dikabarkan menghilang secara misterius. Pendiri Alibaba itu melewatkan penampilannya sebagai juri dalam acara reality show di TV yang dia buat. Jack Ma sudah tak terlihat di depan umum dalam dua bulan.

Jack Ma belum terlihat di depan umum selama lebih dari dua bulan setelah mengkritik pemerintah Tiongkok. Jack Ma mengeluarkan kritikan keras terhadap Beijing yang agresif terhadap kerajaan bisnis Alibaba yang didirikannya seperti dilansir dari Hollywood Reporter, Selasa (5/1).

Pendiri Alibaba, Jack Ma, menghilang secara misterius selama dua bulan usai mengkritik Pemerintah Tiongkok (Daily Mail)

Pengusaha ternama tersebut sejatinya dijadwalkan tampil sebagai juri di episode terakhir Africa’s Business Heroes, sebuah acara reality show di TV yang digagas oleh organisasi filantropinya sendiri. Namun, Ma tidak hadir dan siaran acara ditunda seperti laporan Financial Times.

Menurut Financial Times, pihak Alibaba menyebut Ma tidak bisa lagi menjadi bagian dalam final acara tersebut karena masalah penjadwalan. Di panel juri, dia digantikan oleh salah satu pendiri Alibaba lainnya, Lucy Peng.

Perselisihan Ma dengan Pemerintah Tiongkok dimulai pada awal November 2020 ketika pemerintah membatalkan IPO raksasa fintech Alibaba, Ant Financial, yang ditetapkan untuk mengumpulkan USD 34 miliar dalam debut pasar saham terbesar dalam sejarah. Penghentian regulasi secara tiba-tiba terjadi setelah Ma memberikan pidato yang mengkritik regulator Tiongkok dan bank milik negara karena keterbelakangan mereka.

Pernyataan Ma disebut telah membuat geram para petinggi partai di Beijing, yang menyebabkan presiden Tiongkok Xi Jinping secara pribadi memerintahkan diakhirinya penawaran Ant.

Akhir Desember 2020, regulator Tiongkok mengeluarkan serangkaian pernyataan blak-blakan yang menunjukkan mereka akan meluncurkan penyelidikan antimonopoli ke bisnis e-commerce andalan Alibaba. Selain itu, menegakkan aturan baru yang membatasi aktivitas bisnis Ant. Penyelidik pemerintah dilaporkan telah memasuki markas Alibaba di Hangzhou tidak lama kemudian.

Saham Alibaba yang diperdagangkan di Bursa Efek New York dan di Hongkong, masing-masing anjlok 13 persen dan 15 persen. Kekayaan pribadi Ma telah anjlok sebesar USD 12 miliar, dari USD 62 miliar menjadi USD 50,9 miliar sejak November 2020 menurut Bloomberg.(jpg)

Harga Cabai Tembus Rp 100.000 Per Kilogram

0

batampos.co.id – Beberapa harga kebutuhan pokok saat ini sedang melonjak naik. Selain harga komoditas kedelai seperti tahu dan tempe yang sedang naik, harga cabai rawit merah kini juga mulai melambung tinggi di pasaran.

Mengutip situs resmi infopanganjakarta.go,id, harga cabai rawit merah mahal di beberapa pasar tradisional. Namun harga jual tertinggi berlokasi di pasar mampang prapatan hingga menyentuh Rp 110.000 per kilogram. Harga kenaikan tertinggi juga terjadi di pasar Pademangan Timur yang naik Rp 40.000 per kilogram dari Rp 60.000 menjadi Rp 100.000

Selain itu, harga cabai merah besar juga naik hingga menyentuh harga jual tertinggi Rp 100.000 per kilogram di pasar Petojo Ilir. Di pasar tersebut kenaikannya hingga Rp 45.000 per kilogram dari harga kemarin yang dijual seharga Rp 55.000 per kilogram.

Sementara, harga cabai merah keriting juga mengalami kenaikan di beberapa pasar tradisional antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000, dimana harga jual tertinggi berlokasi di pasar Jembatan Merah seharga Rp 90.000 per kilogram.

Begitu juga dengan harga cabai rawit hijau yang naik di kosaran Rp 5.000 hingga paling mahal naik Rp 30,000 per kilogram di pasar Tomang Barat dari harga kemarin yang dijual di harga Rp 50.000 per kilogram. Namun, harga jual tertinggi berlokasi di pasar kelapa gading yang mencapai Rp 90.000 per kilogram.

Sedangkan, harga komoditas lainnya seperti bawang merah dan bawang putih terpantau stabil, bahkan mengalami penurunan di beberapa pasar tradisional.(jpg)

Akun Pendaftaran SNMPTN Resmi Dibuka

0

batampos.co.id – Proses seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2021 resmi dimulai kemarin (4/1). Sebagai langkah awal, sekolah dan siswa wajib memiliki akun dan login di portal Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam mengungkapkan, seleksi penerimaan mahasiswa baru di tengah pandemi telah berhasil diselenggarakan LTMPT pada 2020. Kesuksesan itu diharapkan bisa kembali terjadi pada tahun ini.

”Sekarang kondisinya lebih tahu situasi pandemi seperti apa. Jadi, semua dapat beradaptasi dengan tetap menegakkan protokol kesehatan,” ujarnya dalam sambutan peluncuran SNMPTN, seleksi bersama masuk PTN (SBMPTN), dan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) secara daring kemarin.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua LTMPT M. Nasih menjelaskan mekanisme penerimaan mahasiswa baru 2021. Dari tiga jalur yang tersedia, masing-masing mendapat kuota. SNMPTN tahun ini memiliki kuota minimal 20 persen, SBMPTN minimal 40 persen, dan jalur mandiri maksimal 20 persen.

Untuk SNMPTN, pihaknya telah menetapkan kuota peserta eligible bagi setiap sekolah berdasar data Pusdatin Kemendikbud per 23 Desember 2020. Namun, bila ada yang kurang tepat, sekolah bisa melakukan sanggahan melalui laman https://vervalsp.data. kemdikbud.go.id dengan menggunakan akun operator sekolah.

”Masa sanggah tentang kuota dilayani hingga selambatnya 15 Januari 2021 pukul 15.00 WIB,” jelasnya.

Dia meminta sekolah memperhatikan jadwal tersebut. Mengingat, tahun lalu masa sanggah tidak dimanfaatkan sesuai dengan jadwal. ”Namun, begitu prosesnya sudah jauh ke depan, ternyata ada kendala-kendala tertentu, kemudian baru komplain,” ungkapnya.(jpg)

Di Batam, 3 Profesi Ini Akan Divaksinasi Pada Tahap Pertama

0

batampos.co.id – Pemko Batam siap untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 dan akan menjadi langkah dalam mengatasi penyebatan virus tersebut.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, pihaknya ingin Covid-19 benar-benar tuntas dan tidak ada lagi di Kota Batam.

“Kita siap menyukseskan program ini agar Batam benar-benar tuntas dalam menangani Covid-19,” ujarnya usai mengikuti konferensi video bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (5/1/2021).

Pihaknya terus menyosialisasikan program tersebut agar masyarakat tahu dan mau mengikuti program nasional tersebut. Ia juga menyatakan diri siap divaksin untuk meyakinkan masyarakat.

“Ini ikhtiar kita bersama. Kita yakin vaksin ini tak mungkin dibuat sembarangan karena sudah melalui pengujian,” paparnya.

Amsakar mengatakan, informasi yang didapatkannya hingga Selasa (5/1/2021), Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendapat jatah 13 ribu dosis vaksin Covid-19.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar, Achmad. Foto: Pemko batam untuk batampos.co.id

Dari data itu, ia belum mengetahui Batam akan mendapat alokasi berapa banyak. Ia mengungkapkan, Mendagri Tito Karnavian, menyampaikan, untuk tahap pertama yang akan divaksin yakni:

  1. Pejabat publik
  2. Pengurus Asosiasi Profesi Tenaga Kesehatan
  3. Tokoh Agama.

Selain itu kata dia, daerah diminta untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan mengirimkan 10 hingga 20 nama yang akan divaksin serta menyusun jadwal pelaksanaan vaksinasi di daerah masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, pihaknya telah membentuk tim kecil untuk mempersiapkan pelaksanaan vaksinanasi agar berjalan dengan baik dan lancar.

“Semoga dengan adanya vaksin ini, Batam segera pulih dari wabah yang menimbulkan dampak ekonomi dan sosial tersebut,” tuturnya.

Di kesempatan itu, Amsakar meminta masyarakat tidak mengembangkan narasi-narasi menyimpang tentang vaksin ini.

Ia mengaku, pemerintah sangat berhati-hati sebelum memutuskan untuk mendatangkan vaksin tersebut.

“Saya dan Pak Wali sudah menyatakan kesiapan mendapatkan vaksin ini. Secara nasional, Presiden akan melakukan vaksinasi 13 Januari, nanti kita laporkan ke Pak Wali, kapan tanggal pastinya untuk vaksinasi di Batam secara seremonialnya,” kata dia.

Amsakar menyebut, Covid-19 di Batam sudah meluluhlantakkan persendian ekonomi di kota ini.

Sehingga, timbul berbagai dampak seperti tingginya pengangguran akibat banyaknya perusahaan yang mengalami kerugian dan menutup usaha.(*/esa)

Polri Selidiki Dugaan Penimbunan Kedelai

0

batampos.co.id – Meroketnya harga kedelai mendapatkan perhatian khusus dari Badan Reserse Kriminal Polri.

Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, mengatakan, pihaknya telah turun tangan untuk menyelidiki dugaan penimbunan kedelai.

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya permainan harga oleh spekulan hingga mengakibatkan kelangkaan kedelai.

Penyelidikan dilakukan oleh tim Satgas Pangan Polri di sejumlah wilayah di Indonesia. Tim dipimpin lagsung oleh Direktur Tindak Pidana Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika, selaku Kasatgas Pangan.

“Satgas juga telah menginstruksikan satgas kewilayahan di tiap Polda untuk melakukan pengecekan harga, ketersediaan kedelai serta sentra-sentra pengolahan khususnya UMKM yang memproduksi tempe dan tahu,” kata Listyo dalam keterangan tertulis, Selasa (5/1/2021).

Ilustrasi tempe. Foto: vemale.com

Pada awal tahun 2021, harga kedelai mengalami kenaikan drastis dari Rp 7 ribu per kilogram menjadi Rp 9 ribu. Kenaikan itu dinilai membebani para pengusaha terutama pengusaha kecil seperti perajin tempe dan tahu.

Akibat kenaikan ini, sejumlah perajin tahu dan tempe mogok produksi selama tiga hari. Pasokan tahu dan tempe menghilang di pasaran selama 1-3 Januari.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan mengklaim telah menurunkan tim untuk mencari sumber masalah mogok produksi oleh produsen tahu dan tempe. Pemerintah menjamin pasokan kedelai akan segera stabil.

Sementara itu, Kasatgas Pangan Polri Brigjen Helmy Santika menambahkan, Polri telah memiliki data dan analisa ketersediaan serta kebutuhan kedelai secara nasional.

“Kami telah koordinasi dengan Kementrian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan sejumlah pihak lain untuk menelusuri dugaan adanya penimbunan dan permainan harga kedelai yang melonjak sejak beberapa hari lalu,” tambahnya.

Menurut Helmy, perkembangan global di masa pandemi Covid-19 turut memengaruhi harga kedelai di pasar dunia.

“Berdasarkan data FAO, pada Desember 2020 ada kenaikan harga kedelai di pasar global sebesar 6 persen dari harga awal 435 US dolar menjadi 461 US dolar per-ton,” jelasnya.(jpg)

Begini Alur Proses Verifikasi dan Registrasi Penerima Vaksin Covid-19

0

batampos.co.id – Indonesia siap melakukan vaksinasi Covid-19 dengan vaksin Sinovac asal Tiongkok. Periode pertama ditargetkan berlangsung pada Januari-April 2021 bagi para tenaga kesehatan. Bagi para penerima vaksin yang merupakan tenaga kesehatan mendaftar lewat aplikasi Peduli Lindungi.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Untuk Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia mengatakan, beberapa waktu yang lalu SMS notifikasi terkait penerima vaksin Covid-19 telah dikirimkan dan SMS tersebut terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi. Menurutnya program ini merupakan langkah awal dari pemerintah Indonesia untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

“Perlu kami tegaskan bahwa keamanan data penerima vaksin dijamin oleh pemerintah dan pengelolaannya berdasarkan peraturan dan perundang-undangan sesuai dengan keputusan Menteri Kominfo nomor 253 tahun 2020,” jelasnya dalam konferensi pers virtual, Senin (4/1).

Pertama perolehan data pribadi termasuk data kependudukan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kedua, data pribadi dilengkapi dengan sistem keamanan sebagaimana diamanatkan oleh ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketiga, data pribadi tidak dapat digunakan untuk keperluan selain penanganan Covid -19.

“Rencana vaksinasi yang mudah-mudahan dapat kita laksanakan dalam kurun waktu 15 bulan ke depan dengan sasaran sebanyak 181,5 juta jiwa merupakan momentum yang penting dan membawa harapan baru dalam perjalanan panjang kita berupaya mengakhiri pandemi Covid-19,” tuturnya.

Lalu, bagaimana alurnya?

Pertama, sasaran penerima vaksinasi akan menerima notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS blast dengan ID pengirim peduli Covid-19.

Kedua, penerima vaksin akan melakukan verifikasi. Ketiga, selanjutnya penerima vaksin akan melakukan registrasi ulang untuk status kesehatan dan memilih tempat serta jadwal vaksinasi. Untuk daerah dengan kendala jaringan maka proses verifikasi dan registrasi akan dilakukan oleh Satgas penanganan Covid-19 di kecamatan.

Registrasi ini sangat penting karena sebagai upaya verifikasi dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang akan ditanyakan oleh sistem untuk mengkonfirmasi domisili serta skrining sederhana terhadap penyakit penyerta yang diderita.

Keempat, verifikasi bagi peserta yang tidak melakukan registrasi ulang akan dilakukan oleh Satgas penanganan covid 19 di kecamatan.(jpg)

Guru PNS dan Guru PPPK Bakal Dapatkan Hak yang Sama

0

batampos.co.id – Kabar tidak adanya penerimaan guru (Pegawai Negeri Sipil) PNS pada 2021 menjadi pembicaraan hangat. Sebagai gantinya, peemerintah akan merekrut guru dengan skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana menjelaskan bahwa guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan mendapatkan hak yang sama dengan mereka yang kapasitasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Ilustrasi guru mengajar kelas daring (Dok/JawaPos.com)

“Jadi satu juta orang ini termasuk di dalamnya adalah tenaga honorer. PPPK ini akan memperoleh hak yang sama dengan ASN, hak pendapatan gaji dan tunjangan sama besarnya dengan yang diterima PNS sesuai dengan level dan kelompok jabatan yang sama,” terang dia dalam telekonferensi pers, Selasa (5/1).

“PPPK juga mendapatkan perlindungan jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja hingga bantuan hukum seperti yang diperoleh PNS,” sambung dia.

Adapun, PNS dan PPPK ini memiliki kedudukan tugas dan tanggung jawab yang setara dalam memberikan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. Di mana untuk pembagian skema kerjanya, PNS ini lebih difokuskan untuk pembuatan keputusan atau kebijakan melalui posisi manajerial.

Sementara itu, untuk PPPK ini berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan mendorong terjadinya percepatan peningkatan profesionalisme serta kinerja instansi pemerintah.

“Yang akan direkrut harus mampu mencapai peningkatan kualitas layanan tersebut,” ucapnya.

Kata Bima, PPPK ini bukan tenaga kontrak yang biasa ditemui dalam setiap jenis pekerjaan. Status tersebut lebih dikhususkan untuk tenaga profesional di jabatan-jabatan tertentu.

“PPPK ini bukanlah tenaga kontrak biasa, dia adalah aparatur sipil negara yang memiliki profesionalisme merujuk pada sistem manajemen ASN,” terang dia.

Terakhir, dia menjelaskan bahwa skema seperti ini banyak dilakukan oleh para negara maju untuk mengisi kekosongan jabatan yang dibutuhkan pemerintah.

“Hampir semua negara maju yang juga membagi ASN-nya menjadi 2, civil servants (PNS) dan government worker (PPPK),” tutupnya.(jpg)

3.210 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor

0

batampos.co.id – Sebanyak 3.210 jiwa di Tanjungpinang terdampak akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Sabtu (2/1) kemarin, saat ini sudah ditampung di tempat pengungsian.

Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Dedy Syufri Yusja mengatakan sebanyak 3.210 jiwa dari perumahan yang terdampak akibat banjir dan longsor dari tiga kecamatan di Tanjungpinang. Saat ini tersedia 14 titik pengungsian di Tanjungpinang untuk menampung warga tersebut.

”Hampir semua kecamatan, Kecuali Tanjungpinang Kota, hanya terjadi keretakan jalan dekat Kafe Manabu,” katanya.

Petugas mengevakusi warga yang terdampak banjir di Tanjungpinang, Sabtu (2/1). (ist)

Dedy menjelaskan untuk kawasan paling parah akibat banjir adalah di Batu 13 dan sudah dilakukan pembersihan, sedangkan untuk longsor yaitu Jalan Cendrawasih Pembakaran Mayat Batu IX terdapat 10 rumah, namun hanya rumah yang terbilang parah.

”Hari ini kita sudah mulai lakukan pembersihan pasca bencana, penyediaan air bersih dan bantuan juga sudah disalurkan seperti selimut dan pakaian sedangkan untuk pangan ditangani oleh Dinsos,” ujarnya.

Hingga saat ini, Kata Dedy pihaknya belum mendata jumlah kerugian dan rumah yang terdampak banjir sedangkan untuk longsor di Tanjungpinang terjadi di 20 titik.

Menurutnya penyebab banjir itu selain pasang air laut yaitu kondisi perumahan yang dibangun di daerah resapan air yang ditimbun dan dijadikan perumahan, jika sudah memiliki izin yang jelas pihak developer seharusnya menimbun lokasi itu lebih tinggi agar lebih aman saat banjir.

Penyebab lainnya adalah kondisi sungai yang dangkal dan drainase yang kecil sehingga tidak mampu menampung debit air dan pasang.

”Perumahan pada daerah timbunan ini kita khawatirkan terjadi keretakan pada pondasi rumah,” ungkapnya.

Untuk sementara karena cuaca belum stabil, BPBD sudah menyampaikan kepada pihak lurah untuk disampaikan kepada warga agar berhati-hati saat hujan lebat, walaupun berdasarkan informasi dari BMKG curah hujan tertinggi terjadi pada Minggu (3/1) kemarin.

”Kita sudah sediakan tujuh posko untuk memantau kondisi warga yang sedang mengungsi,” tambahnya.

Tidak Ada Korban Jiwa

Sementara itu, terkait informasi yang beredar bahwa atas bencana banjir dan longsor di Tanjungpinang yang menimbulkan banyak korban jiwa, Dedy Syufri Yusja membantah bahwa berita tersebut tidak benar.

”Hingga hari ini, detik ini di Tanjungpinang belum ada korban jiwa,” kata Dedy, Senin (4/1).

Dikatakan Dedy seperti foto yang beredar banyak korban jiwa, ada mobil terjatuh yang menimbulkan korban, bahkan buaya itu tidak terjadi di Tanjungpinang. ”Semua itu tidak benar, informasinya mobil jatuh itu terjadi di Malaysia,” ujarnya

Dedy meminta kepada masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, serta diimbau agar tidak menyebar foto-foto atau informasi dengan sumber tidak jelas baik di media sosial ataupun aplikasi whatsapp.

”Itu berbahaya bisa membuat masyarakat ketakutan, kami imbau jangan menyebar informasi tidak benar,” imbaunya.

Dedy mengaku banyak berita hoaks yang beredar saat itu, ia juga mendengar informasi itu dari temannya yang berada di Riau, Pekan Baru bahwa di Tanjungpinang sudah sangat parah bahkan terlihat seperti lautan. ”Informasi itu saya bantah, itu tidak benar,” tegasnya.(*/jpg)

PDAM Rugi Karena Efektifitas Penagihan Rendah, ATB Punya Solusinya

0

batampos.co.id – Sekitar 146 PDAM di Indonesia dinyatakan kurang sehat hingga sakit. Selain disebabkan aspek teknis, indikator lainnya adalah karena rendahnya efektifitas penagihan rekening air di PDAM tersebut.

Menurut Buku Kinerja BUMD Penyelenggara SPAM tahun 2019 yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR, ada 102 PDAM yang dinyatakan Kurang Sehat, sementara 54 PDAM dinyatakan Sakit. Penilaian dilakukan terhadap 308 PDAM di seluruh Indonesia.

Sebenarnya secara keseluruhan, rata-rata efektifitas penagihan PDAM di Indonesia membaik.

Dari sekitar 93,28 persen di tahun 2018, menjadi 93,67 persen di tahunh 2019. Hal ini disebabkan karena meningkatnya penerimaan dari rekening air sebesar 11,13% pada tahun 2019.

Namun bila diteliti lebih dalam, ternyata efektifitas penagihan di PDAM yang kurang sehat dan yang sakit masih jauh dari harapan.

Laporan yang sama mengatakan, bahwa efektifitas penagihan di PDAM yang kurang sehat hanya 85,53 persen. Sementara di PDAM yang sakit, efektifitas penagihannya hanya 70,1 persen.

Petugas pelayanan ATB di kantor Sukajadi saat melayani pelanggan beberapa waktu lalu. Foto: ATB untuk batampos.co.id

Angka efisiensi penagihan tersebut terbilang buruk. Apalagi karena angka kehilangan air di PDAM masih sangat tinggi.

Rata-rata tingkat kehilangan air di PDAM yang sakit dapat mencapai 56,62 persen. Artinya, hanya sekitar 43,38 persen air yang diproduksi yang sampai kepada pelanggan.

Dari asumsi tersebut, maka PDAM yang sakit hanya mampu menagihkan sekitar sekitar 30 persen dari total air yang diproduksinya setiap bulan. Sementara 70 persen lainnya tidak masuk ke kantong PDAM.

“Jadi wajar bila PDAM rugi. Karena dia produksi 100 persen, tapi yang bisa ditagih hanya 30 persen. Sisanya terbuang, atau tidak bisa ditagih,” ujar Head of Corporate Secretary ATB, MAria Jacobus.

Namun solusi terhadap momok menakutkan tersebut telah hadir melalui tangan PT Adhya Tirta Batam (ATB).

Perusahaan air bersih nomor satu di Indonesia ini telah menghadirkan SPARTA Smart Solution, teknologi canggih yang bisa digunakan PDAM untuk mengatasi masalahnya tersebut.

SPARTA Smart Solution yang merupakan teknologi terintegrasi tersebut mampu menghadirkan solusi terhadap penanganan permasalahan secara holistik. Teknologi ini terdiri dari beberapa modul, dan dapat digunakan oleh PDAM sesuai dengan kebutuhan.

“Masalah efektifitas penagihan dan kehilangan air pasti bisa diselesaikan dengan cepat dan mudah,” ujar Maria.

Untuk mempersiapkan rencana pengembangan tersebut, ATB memiliki tim Business Development (BD). Tim tersebut siap bergerak untuk membantu.

Tim ini diisi oleh para profesional yang telah berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sehingga, PDAM dapat dibimbing keluar dari masalahnya selama ini.

“Tim BD bersama SPARTA Smart Solution dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah PDAM di Indonesia,” tuturnya.(*)