Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 9679

Bagi Kuota Umum dan Kuota Belajar, Kemendikbud Panen Kritik

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam penyaluran subsidi internet gratis di Oktober ini masih menggunakan skema kuota umum dan belajar. Banyak pihak akhirnya mengkritisi hal tersebut.

Padahal, sebelumnya Kemendikbud juga pernah mengatakan bahwa akan membuat skema blacklist agar tidak ada kuota yang terbuang sia-sia. Jadi, semua aplikasi dan website diperbolehkan. Kecuali yang dilarang.

Yang mengkritisi penggunaan pemisahan kuota salah satunya adalah adalah Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G), Koordinator P2G Satriwan Salim menyatakan tidak setuju akan hal tersebut. Dirinya lebih memilih agar skema aksesnya diubah menjadi blacklist.

“Skema kuota belajar dan kuota umum mestinya diubah. Menjadi semua bisa diakses kecuali yang dilarang. Artinya semua media bisa diakses untuk belajar, kecuali yang dilarang pemerintah,” ucap dia, Minggu (25/10).

Adapun, kata dia YouTube yang saat ini masuk ke kuota umum yang hanya sebesar 5 GB pun pemanfaatannya bisa dilakukan dengan baik. Pasalnya, banyak warga pendidikan yang menggunakan media tersebut untuk pembelajaran daring.

“Nah, maka konsekuensinya media YouTube semestinya bisa digunakan utk belajar. Ini semua agar penggunaannya maksimal dan anggaran Rp 7,2 triliun tak terbuang sia-sia ke operator seluler,” tambahnya.

Dia juga menyayangkan Kemendikbud yang ia rasa tidak melakukan evaluasi secara seksama implementasi penyaluran kuota. Sebab, pada penyaluran September, masih banyak yang belum mendapatkan subsidi meskipun sudah memenuhi persyaratan.

’’Pusdatin mestinya melakukan evaluasi di Bulan pertama. Semestinya ada perubahan skema dan kebijakan untuk Bulan Oktober dan ke depan nanti. Rp 7,2 triliun sangat, bahkan terlalu fantastis angkanya, jika tak dimaksimalkan penyalurannya. Operator seluler dan Kemendikbud tak semestinya menggunakan bingkai semata-mata bisnis, tetapi gotong-royong pengabdian untuk anak negeri di masa pandemi,” tegasnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kemendikbud Hasan Chabibie mengatakan, pihaknya saat ini tengah menyusun skema agar kuota tersebut tidak hangus dan terbuang sia-sia. Skema tersebut adalah tidak menggunakan waiting list, atau aplikasi kuota belajar ditiadakan.

’’Pola kedua yang lagi kita jajaki, itu tidak menggunakan pendekatan wait list, tapi pendekatan black list, artinya semua boleh pakai kecuali (aplikasi) yang tidak boleh, ini lagi kami kaji terus. Kalau pilihan pertama kita kan tambahin 10 atau 15 (aplikasi) lagi, itu kan based time, ini yang sedang kami diskusikan,” jelasnya beberapa waktu lalu. (*/jpc)

32 Tahun Deposito Tak Diurus, Uang Rp 5,4 Miliar Hangus

0

Anna Suryanti membuka sembilan deposito untuk hari tua dan anak-anaknya. Simpanan itu dibiarkan selama 32 tahun. Saat dicairkan, depositonya dinyatakan hangus. Uang Rp 5,4 miliar hilang.

ANNA menyiapkan keuangan hari tuanya dengan matang. Dia menyimpan uang dalam bentuk deposito di kantor cabang bank swasta nasional di kawasan Slompretan, Surabaya, pada 1988. Ada sembilan deposito yang dibuka. Enam deposito diatasnamakan anaknya. Sisanya atas nama Anna.

Ketiga anaknya adalah Tan Herman Sutanto, Tan Johan Sutanto, dan Vonny Susanty. Masing-masing mendapat dua deposito senilai Rp 4 juta dan Rp 5 juta. Tiga deposito lainnya masing-masing Rp 10 juta, Rp 4 juta, dan Rp 5 juta.

Tan Johan Sutanto menjelaskan, deposito itu dipersiapkan ibunya untuk hari tua sekaligus masa depan anak-anaknya ketika sang ayah tidak bisa bekerja lagi. ”Rencana ibu buat celengan. Jatah anak-anaknya,” kata Johan.

Pada 2016, suaminya sakit. Perempuan 63 tahun itu butuh uang untuk mengobati sang suami dan hidup bersama ketiga anaknya. Anna berencana mencairkan tiga deposito di bank swasta nasional yang diinvestasikan 32 tahun silam.

Sejumlah dokumen asli dibawa saat Anna mendatangi kantor bank swasta nasional tersebut. Penjelasan customer service membuatnya sangat terkejut. Menurut petugas pelayanan pelanggan tersebut, simpanan deposito Anna sudah hangus dan datanya hilang. Karena itulah, Anna tidak bisa mencairkan apa pun.

”Pihak bank bilang sudah masuk masa retensi. Datanya sudah nggak ada. Sudah kedaluwarsa,” ucapnya.

Johan merasa tidak pernah tahu masa kedaluwarsa depositonya. Dia hanya tahu bank semestinya memberikan informasi tentang pencairan deposito tersebut. ”Kalau deposan mau ambil deposito, kebanyakan bank malah minta dipertahankan saja,” ujarnya.

R. Teguh Santoso menunjukkan bilyet deposito yang diterbitkan pada 1988 dan sampai sekarang masih dipegang kliennya. (Dimas Maulana/Jawa Pos)

Data deposito keluarga itu juga tidak tercatat di sistem elektronik bank. Anna dan anak-anaknya pernah menggugat bank swasta nasional itu di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Namun, gugatan tersebut tidak diterima karena kurang pihak. Mereka sempat bermediasi tahun lalu. Saat itu pihak bank menunjukkan surat keterangan bahwa deposito mereka sudah pernah dicairkan.

Berbeda dengan alasan yang disampaikan sebelumnya bahwa deposito sudah kedaluwarsa. Johan meyakini ibunya tidak pernah mencairkan deposito tersebut hingga kini. ”Kami masih pegang bilyet yang asli. Tidak mungkin sudah dicairkan, tapi bilyet masih ada pada kami,” jelasnya.

Menurut dia, deposito bisa saja dicairkan tanpa bilyet asli asalkan dilaporkan hilang. Namun, pihak bank tidak punya bukti laporan kehilangan yang dipakai untuk mencairkan deposito tersebut.

Pengacara penggugat, R Teguh Santoso, menyatakan bahwa deposito kliennya tipe automatic roll over (ARO) yang dapat diperpanjang otomatis dengan perhitungan bunga mengikuti nilai perkembangan moneter. Menurut dia, simpanan deposito keempat kliennya yang seharusnya bisa dicairkan mencapai Rp 5,4 miliar.

Kini keluarga itu menggugat bank swasta nasional itu di PN Surabaya untuk kali kedua. Teguh menegaskan bahwa pihak bank telah ingkar janji karena tidak bisa mencairkan sembilan bilyet deposito. Dia mengklaim bahwa seharusnya keempat kliennya mendapatkan uang deposito yang menjadi hak mereka.

”Pihak bank yang tidak menyerahkan hak-hak para penggugat untuk kembali memperoleh simpanan deposito beserta bunga yang dijanjikan sudah termasuk wanprestasi,” terang Teguh.

BCA Klaim Sesuai Prosedur Perbankan
Bank Central Asia (BCA) membantah pengakuan Anna Suryanti dan anak-anaknya yang menyatakan tidak bisa mencairkan bilyet deposito Rp 5,4 miliar. BCA menyatakan telah menjalankan aktivitas perbankan sesuai prosedur yang ditetapkan otoritas. Bank tersebut juga menyampaikan bahwa kasus hilangnya deposito Anna dan anak-anaknya tidak benar.

”Dalam menjalankan operasional perbankan, BCA senantiasa mengikuti prosedur yang ditetapkan otoritas terkait sesuai dengan regulasi perbankan yang berlaku di Indonesia,” ujar Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn dalam keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos (Grup Batampos Online) (25/10).

Dia menyatakan bahwa informasi yang disampaikan penggugat terkait kasus tersebut, tidak berdasar dan tidak benar. Dia meminta agar menghormati proses peradilan yang sedang berlangsung.

Hera mengklaim memiliki bukti-bukti untuk membantah klaim Anna dan anak-anaknya mengenai bilyet deposito yang tidak bisa dicairkan. Namun, dia tidak menyampaikan bukti-buktinya. ”Bukti tersebut kami sampaikan pada agenda pembuktian dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Negeri Surabaya yang saat ini sedang berjalan,” katanya. (*/jpc/jpg)

ASN Pemko Batam Meninggal Dunia Karena Covid-19

0

batampos.co.id – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Batam meninggal dunia karena terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya yang dikeluarkan pada Minggu (25/10/2020), menyebutkan, ASN tersebut diketahui berprofesi sebagai guru dan masuk dalam klasifikasi suspek Covid-19.

ASN tersebut diketahui berinisial K berjenis kelamin laki-laki, berusia 53 tahun dan menetap di kawasan Kavling Nongsa.

K diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi tidak terkontrol. Setelah dilakukan perawatan secara intensif di RS Elisabeth Batam Kota K dinyatakan meninggal dunia.

Hingga Minggu (25/10/2020), diketahui total warga Kota Batam yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19 sebanyak 66 orang.(*/esa)

UN Bakal Diganti AN, Namun Belum Ada Sosialisasinya

0

batampos.co.id – Pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) yang merupakan pengganti Ujian Nasional (UN) disebut akan diterapkan pada Maret 2021. Jadi tinggal menyisakan waktu lima bulan lagi untuk dilaksanakan. Namun bagaimana dengan sosialisasinya?

Perwakilan guru dari Jakarta, Satriwan Salim yang juga Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) mengatakan, sampai saat ini sosialisasi itu belum ada sama sekali. Pasalnya, sampai saat ini masih belum ada beleid yang mengatur sosialisasi perihal AN, begitu juga dengan naskah akademiknya.

“Secara resmi belum ada (sosialisasi), sebab dinas pendidikan (disdik) juga belum bisa sosialisasi, Permendikbudnya juga belum ada,” ungkap Salim dalam siaran YouTube Pendidikan VOX Point, Minggu (25/10).

Begitu juga dengan Guru SMA Negeri di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah yang bernama Imron Wijaya, dia menuturkan bahwa untuk sosialisasi juga baru berdasarkan draf dalam bentuk power point (ppt) dan pdf.

“Selama ini kami di lapangan belum mendapat sosialisasi yang masif, hanya membagikan ppt, pdf. Kalau semuanya mau baca, karena kami lihat literasi para guru itu juga rendah,” jelasnya.

Minimnya sosialisasi dari pemerintah daerah maupun disdik juga membuat para rekan sejawatnya tidak tahu apa tujuan dari AN. Pasalnya, mereka masih menganggap AN adalah UN yang hanya berganti nama.

“Masih belum (tau) AN dan malah menjadi semacam pengganti UN. Ini menjadi pengubahan nama dari UN ke AN,” terang dia.

Kepala Sekolah SMAN 2 Bayan, Lombok utara Moch Fatkoer Rohman juga mengatakan bahwa mengenai kondisi sosialisasi belum ada dari disdik setempat. Dirinya malah melakukan browsing secara manual untuk mendapatkan informasi tersebut melalui media sosial.

“Kesiapan guru dan siswa bahwa sampai saat ini kita secara resmi belum mendapatkan dari kepala disdik, informasi AN ini kita mendapat dari jalur tidak resmi, Instagram Kemendikbud, secara resmi belum ada apa-apa, guru-guru itu belum paham,” jelasnya.

Menanggapi itu, Kepala Bidang SMP SMA Disdik DKI Jakarta Muhamad Husin pun mengungkapkan perihal kenapa pihaknya belum kunjung melakukan sosialisasi kepada para satuan pendidikan, yakni karena belum ada petunjuk teknis (juknis). Dia juga memperkirakan ada kendala teknis dalam mempersiapkan AN.

“Kayaknya kendalanya ini teknis, selain juknisnya belum ada, jadi makanya saya belum bisa mensosialisasikan (AN) saya dasarnya apa mensosialisasikan,” pungkasnya.(jpg)

Pjs Wali Kota Bagikan Masker untuk Tekan Penyebaran Covid-19

0

batampos.co.id – Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam Syamsul Bahrum, melakukan sosialisasi dan membagikan masker kepada pengunjung Dataran Engku Hamidah, Sabtu (24/10/2020) malam.

Pembagian masker tersebut, merupakan bagian dari Gerakan Sejuta Masker sebagai upaya mewujudkan Pilkada Sehat 2020.

Syamsul mengatakan, gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemko Batam sekaligus mengajak masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, terutama memakai masker secara teratur.

“Ayo sama-sama terlibat dalam gerakan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Saya juga mengajak, ayo wujudkan Pilkada Sehat 2020,” kata dia.

Pembagian masker gratis selain membangun kesadaran warga bermasker dan melaksanakan protokol kesehatan yang lain guna menekan Covid-19.

Juga agar tidak lagi ada alasan masyarakat tidak mampu membeli masker, padahal tidak memakai masker membahayakan diri, keluarga dan orang sekitarnya.

Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, membagikan masker kepada warga yang berada di Dataran Engku Hamidah. Footo: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Saat kita razia, banyak sekali alasan lupa bawa bahkan tak mampu beli. Makanya kami berikan. Seharusnya kesadaran kita masing-masing karena ini demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Syamsul kembali menegaskan, hingga kini penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 di Kota Batam tak hentinya dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam.

Mulai dari Gerakan Sejuta Masker, Operasi Aman Bersama, penambahan tempat isolasi pasien Covid-19, hingga sosialiasasi mengenai 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) yang dilakukan kepada warga setiap harinya.

“Dengan berbagai upaya ini, kita berharap tingkat penyebaran virus Covid-19 bisa diminimalisir,” harapnya.

Sebelumnya, Pjs Wali Kota Batam juga menerbitkan Surat Edaran Nomor 05 tahun 2020 tentang Gerakan Sejuta Masker Dalam Mendukung Pilkada Sehat 2020 di Kota Batam.

Surat ini menindaklanjuti Rapat Koordinasi Aksi Gerakan Sejuta Masker oleh Pjs Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar Baharuddin bersama para Bupati dan Walikota se-Kepri, Kamis (2/10/2020) lalu.

Syamsul menyebutkan, Pemko Batam melaksanakan Gerakan Sejuta Masker yang merupakan salah satu langkah strategis dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 dalam setiap tahapannya di tengah pandemi sehingga berjalan lancar dan terbebas dari penularan Corona Virus Disease2019 (Covid-19).

“Gerakan ini dapat menjadi sarana edukasi untuk melindungimasyarakat di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) guna menghindari penularan Covid-19,” imbuhnya.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan terlaksananya Gerakan Sejuta Masker di Kota Batam sangat diharapkan kerjasama dari seluruh pihak baik instansi pemerintah, swasta dan dukungan seluruh masyarakat melalui peran serta dan sumbangsihnya dalam upaya penanganan Covid-19 di Kota Batam.

“Tetap senantiasa peka dan disiplin dalam mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 sebagaimana Peraturan Walikota Batam Nomor 49 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19,” kata dia.(*/esa)

Arab Saudi Siap Buka Umrah 1 November, Ini Syaratnya

0

batampos.co.id – Pemerintah Arab Saudi dijadwalkan akan memberi kesempatan jamaah dari luar negaranya untuk ibadah umrah pada 1 November 2020. Di mana itu akan diawali dengan pengumuman daftar negara yang diperbolehkan memberangkatkan jamaahnya. Jadi bagaimana jika Indonesia termasuk daftar yang diizinkan?

Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Oman Fathurahman pun mengatakan, apabila hal itu terjadi, pihaknya telah menyiapkan skema perlindungan jika jamaah Indonesia diizinkan umrah.

“Bapak Menteri Agama memberi arahan agar kami menyiapkan skema pelindungan, pelayanan, dan pembinaan. Yang penting kita siap ketika Indonesia diperbolehkan kirim jemaah. Karena ini bagian dari pelayanan,” ungkap dia dalam keterangan tertulis, Minggu (25/10).

Menurut Oman, pihaknya sudah finalisasi Rancangan Keputusan Menteri Agama (RKMA) tentang Penyelenggaraan Umrah di masa Pandemi. RKMA ini sebelumnya sudah dibahas dengan stakeholders, termasuk kementerian/lembaga terkait dan para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), yang RKMA ini akan mengatur tentang kriteria jamaah, protokol kesehatan, dan kemungkinan karantina.

“Ada persyaratan bebas Covid, sehingga ada protokol tertentu yang harus diterapkan. Ini kita siapkan, termasuk protokol pada setiap aspek layanan, transportasi, konsumsi, dan akomodasi,” lanjutnya.

Oman memastikan skema pelindungan tersebut disesuaikan dengan ketentuan yang diberlakukan Saudi sesuai dengan edaran terkait umrah di masa pandemi. Edaran itu antara lain mengatur bahwa akomodasi atau kamar hotel maksimal diisi dua orang dengan jarak tempat tidur minimal dua meter.

Aturan lainnya, tidak ada layanan konsumsi dengan sistem prasmanan. Usia jemaah juga Saudi batasi, maksimal 50 tahun dan harus bebas Covid-19. Proses pendaftarannya dikontrol melalui sistem Itamarna yang disediakan Saudi dan dikoordinasikan dengan PPIU.

“Intinya, Kemenag siapkan mitigasi sesuai kebijakan Saudi. Sekarang kita menunggu daftar negara mana saja yang diizinkan memberangkatkan jemaah umrah mulai 1 November mendatang,” terang Oman.

Oman mengatakan pihaknya terus berkomunikasi dengan Konsul Haji KJRI Jeddah untuk update perkembangan kebijakan Arab Saudi. Setiap kebijakan baru yang dikeluarkan Saudi akan diinformasikan ke publik agar menjadi perhatian bersama. (*/jpg)

Pemko Batam Rencanakan Gedung Bapelkes untuk Lokasi Karantina Pasien Covid-19

0

batampos.co.id – Pemko Batam berencana mengkarantina para pasien Covid-19 di Gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes).

Hal ini sebagai langkah mengantisipasi pasien apabila tidak tertampung di rumah sakit rujukan dan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Batam.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, lokasi tersebut sudah layak setelah ia bersama rombongan mengecek langsung ruang inap di Bapelkes tersebut. Namun, hal itu perlu diambil keputusan bersama.

“Rencana Senin (26/10/2020) akan dilakukan rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk memutuskan rencana ini,” ujar Jefridin yang juga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam tersebut, Minggu (25/10/2020).

Bapelkes memiliki 70 ruang inap yang masing-masing terdiri dua ranjang dan bisa menampung 140 pasien.

Gedung Bapelkes. Pemko Batam berencana akan menggunakan gedung Bapelkes untuk mengkarantina pasien Covid-19. Foto: Istimewa

Selain itu, ada tujuh kamar khusus bagi tim medis yang akan merawat pasien.

“Sehingga pasien yang tidak tertampung di rumah sakit rujukan dan RSKI Batam bisa dikarantina di sini (Bapelkes),” kata dia.

Jefridin mengatakan, Batam membutuhkan banyak tempat sebagai lokasi karantina.

Hal ini juga, kata dia, untuk menjawab permintaan pengusaha dan Himpunan Kawasan Industri (HKI).

Seperti diketahui, HKI berencana melakukan tes swab Covid-19 terhadap seluruh pekerja di kawasan industri anggotanya, demi mengetahui kondisi kesehatan sekaligus upaya meminimalkan potensi penularan di lingkungan perusahaan.

“Untuk itu, kita terus carikan lokasi karantina, sebagai bentuk antisipasi penanganan pekerja yang dinyatakan positif Covid-19,” kata dia.

Jefridin juga mengapresiasi Bapelkes yang berkenan menjadikan kantornya sebagai tempat karantina.

“Atas nama Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Batam dan Pemerintah Kota Batam Batam, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Bapelkes telah meminjamkan fasilitas yg dimiliki sebagai tempat isolasi Covid-19, tanpa sewa,” jelasnya.

“Ini bentuk gotong royong kita bersama dalam menangani Covid-19 di Batam. Kita berharap Covid-19 ini segera berlalu dan perekonomian Batam kembali pulih,” katanya lagi.(*/esa)

Pasien Covid-19 Bisa Alami Efek Jangka Panjang hingga 3 Bulan

0

batampos.co.id – Pasien Covid-19 memang mengalami beberapa gejala saat terinfeksi. Tapi ternyata, pasien Covid-19 juga bisa merasakan keluhan kesehatan dalam waktu lama. Bahkan setelah dinyatakan sembuh.

Dalam penelitian terbaru yang dilakukan peneliti di King’s College London, menemukan, pasien Covid-19 bisa mengalami keluhan kesehatan yang berlangsung lama. Penelitian ini dilakukan pada 4.182 pengguna perangkat lunak Riset Gejala Covid-19, yang dinyatakan positif virus corona. Menurut artikel Fox News, para pengguna menggunakan perangkat untuk memantau kondisi kesehatan mereka bahkan setelah pulih.

Setelah peneliti mengamati selama sebulan, ditemukan sebanyak 558 dari pasien Covid-19 masih mengalami keluhan kesehatan. Seperti kelelahan, dispnea, dan sakit kepala.

Analisis lebih lanjut menunjukkan, 189 orang menderita gejala tersebut selama lebih dari 8 minggu (2 bulan). Sedangkan 95 lainnya mungkin sudah memiliki 12 minggu (3 bulan) atau lebih.

“Pasien melaporkan masalah yang muncul kembali selama pemulihan, mereka mungkin masih mengalami kesulitan fokus dan masalah jantung,” kata peneliti seperti dilansir dari Science Times, Minggu (25/10).

Tanda-tanda efek Covid-19 jangka panjang dibagi menjadi dua kategori oleh para peneliti. Masalah pernapasan seperti sesak napas, batuk, sakit kepala, dan kelelahan diklasifikasikan dalam kategori pertama. Sedangkan kategori kedua bersifat multi-sistemik, mempengaruhi banyak area tubuh, termasuk jantung, otak, dan usus.

Dalam artikel King’s College London, Profesor Epidemiologi Genetik King’s College London dan ketua peneliti Studi Gejala Covid-19, Tim Spector, mengatakan, meskipun banyak orang yang menderita gejala sedang, tapi pasien terus melaporkan satu dari 50 gejala virus Korona selama lebih dari 12 minggu (3 bulan). Maka bukan hanya kematian yang dicemaskan, tetapi juga keluhan jangka panjang.

“Saat kita menunggu vaksin, sangat penting bagi kita semua untuk bekerja sama untuk membendung penyebaran virus Korona melalui perubahan gaya hidup dan isolasi diri yang lebih ketat serta tas masif,” tambah Spector.

Faktor Pemicu

Umur, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi pernapasan seperti asma merupakan beberapa variabel yang menyebabkan pasien merasakan efek Covid-19 dalam jangka panjang. Faktanya, 22 persen pasien Covid-19 jangka panjang berusia di atas 70 tahun, lebih dari dua kali lipat dari orang berusia antara 18 dan 49 tahun.

Mereka yang memiliki indeks massa tubuh rata-rata lebih tinggi dan pasien perempuan juga memiliki peluang lebih besar untuk mengalami efek Covid-19 jangka panjang. Tetapi juga dapat memengaruhi pria yang lebih muda.(jpg)

Pelaku UMKM Diingatkan untuk Patuhi dan Jalankan Protokol Kesehatan

0

batampos.co.is – Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum, mengingatkan pelaku usaha terutama Rumah Makan untuk mematuhi protokol kesehatan.

Hal ini disampaikannya saat meresmikan Rumah Makan Onang Kanduang Cafe dan Resort di Food Street Mega Legenda 2 Batam Center, Sabtu (24/10/2020) kemarin.

Syamsul Bahrum mengatkaan, RM Onang Kanduang bisa menjadi pilihan masyarakat dalam mencicipi masakan Padang di Kota Batam.

Ia menilai dengan dibukanya RM Onang Kanduang, secara tidak langsung mengindikasikan bahwa minat pelaku UMKM masih sangat tinggi di masa pandemi Covid-19.

“Dengan adanya para pelaku UMKM baru ini, diharapkan bisa membantu menumbuhkan perekonomian dan membuka lapangan kerja baru bagi para pencari kerja di masa pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada para pelaku UMKM agar tetap mematuhi dan menjalani protokol kesehatan dengan baik.

Syamsul berharap para pelaku UMKM lainnya ikut tumbuh dalam menciptakan usaha baru dan lapangan kerja baru. Dengan begitu ekonomi-ekonomi baru dapat tumbuh.

Di samping itu dapat mengurangi tingkat pengangguran di Kota Batam.

“Selamat atas dibukanya usaha RM Onang Kanduang, semoga sukses. Semoga sajian makanan yang disuguhkan di rumah makan Onang Kanduang ini tetap melekat di lidah. Apalagi tempatnya strategis dengan menu unggulan kepala ikan kakap,” tuturnya.

Owner RM Onang Kanduang, Yuhendri, mengaku optimis rumah makannya menjadi tempat favorit warga Kota Batam menyantap masakan.

Ia juga berjanji akan tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah.

“Ini merupakan langkah berani kami membuka rumah makan di masa pandemi. Padahal di masa ini kita lihat banyak rumah makan yang tutup,” akunya.

Yuhendri menyampaikan terima kasih kepada Pemko Batam yang terus memperhatikan UMKM dan siap mendukung program pemerintah untuk ikut andil membangun ekonomi khususnya di Kota Batam.(*/esa)

Kemendikbud Tambah Aplikasi dan Situs Kuota Belajar, Ini Daftarnya

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai melakukan pengiriman subsidi kuota gratis bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen. Jumlah penerima bantuan di bulan Oktober mencapai 35,7 juta orang atau naik 7,2 juta dari sebelumnya.

Selain bertambahnya jumlah penerima, Kemendikbud juga melakukan penambahan pada aplikasi serta laman website yang bisa di akses di kuota belajar. Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud Hasan Chabibie.

’’Berdasarkan masukan dari berbagai pihak, baik dari pemerhati pendidikan, warga satuan pendidikan, maupun masyarakat umum, maka Kemendikbud menambah daftar aplikasi dan situs yang dapat diakses menggunakan kuota belajar,” jelas dia melalui keterangan tertulis, Minggu (25/10).

Untuk situs serta aplikasi yang dapat dipergunakan secara gratis bertambah hingga 2.690 situs website dan aplikasi, terdiri dari 61 aplikasi pembelajaran, 5 aplikasi konferensi video, dan 2.624 laman kampus dan sekolah. Jauh bertambah dari sebelumnya yang hanya 19 aplikasi belajar, 5 aplikasi video conference dan 400 lebih website.

Sementara untuk daftar website dan website kampus bisa diakses di laman https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id. “Daftar ini masih akan terus bertambah seiring dengan masukan dari masyarakat,” tutur Hasan. (*)

Untuk aplikasi pembelajaran, berikut tambahan yang dilakukan Kemendikbud

-Aplikasi dan website Admission Edulogy
-Aplikasi dan website AKSI Bahasa Kemendikbud
-Aplikasi dan website Aminin
-Aplikasi dan website AyoBlajar
-Aplikasi dan website Bahaso
-Aplikasi dan website Bank Soal Kemendikbud
-Aplikasi dan website Rumah Belajar Kemendikbud
-Aplikasi dan website Rumah Belajar Edu Game Kemendikbud
-Aplikasi dan website Bersama Hadapi Korona Kemendikbud
-Aplikasi dan website Birru
-Aplikasi dan website Buku Sekolah Elektronik Kemendikbud
-Aplikasi dan website Buku Kemendikbud
-Aplikasi dan website Cakap
-Aplikasi dan website Cambridge English
-Aplikasi dan website Google Classroom
-Aplikasi dan website Duolingo
-Aplikasi dan website Edmodo
-Aplikasi dan website Microsoft Educator Center
-Aplikasi dan website Eduka System
-Aplikasi dan website Edulogy
-Aplikasi dan website E-Learning Guru Daring Milenial
-Aplikasi dan website Ganeca Digital E-Library
-Aplikasi dan website guru.edulogy.id
-Aplikasi dan website Guru Belajar Kemendikbud
-Aplikasi dan website Guru Berbagi Kemendikbyd
-Aplikasi dan website Icando
-Aplikasi dan website Indihome Study

-Aplikasi dan website infomedia,co.id
-Aplikasi dan website institusi.edulogy.id
-Aplikasi dan website kahoot.com
-Aplikasi dan website kahoot.it
-Aplikasi dan website Rumah Belajar Kelas Maya Kemendikbud
-Aplikasi dan website Kelas Pintar
-Aplikasi dan website Kipin
-Aplikasi dan website lms.seamolec.org
-Aplikasi dan website MejaKita
-Aplikasi dan website Melajah
-Aplikasi dan website new.guru.edulogy.id
-Aplikasi dan website Pahamify
-Aplikasi dan website Peta Budaya Kemendikbud
-Aplikasi dan website Pijar Mahir
-Aplikasi dan website Pijar Sekolah
-Aplikasi dan website Quizizz
-Aplikasi dan website Ruangguru
-Aplikasi dan website Rumahbelajar
-Aplikasi dan website sekolah.edulogy.id
-Aplikasi dan website sekolah.mu
-Aplikasi dan website setara.kemdikbud.go.id
-Aplikasi dan website SimpaTIK Kemendikbud
-Aplikasi dan website siswa.edulogy.id
-Aplikasi dan website Skill Academy Ruangguru
-Aplikasi dan website Suara Edukasi Kemendikbud
-Aplikasi dan website Sumber Belajar Kemendikbud
-Aplikasi dan website Udemy
-Aplikasi dan website ujian.siswa.edulogy.id
-Aplikasi dan website unison.id
-Aplikasi dan website Laboratorium Maya Kemendikbud
-Aplikasi dan website WhatsApp
-Aplikasi dan website IndonesiaX
-Aplikasi dan website WeKiddo
-Aplikasi dan website Zenius