Selasa, 19 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9741

Segini Biaya Minimal Umrah Sesuai Aturan Kemenag Saat Ini

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) mengubah harga minimal atau tarif referensi umrah. Dari semula Rp 20 juta menjadi Rp 26 juta. Kenaikan harga minimal ini berlaku selama masa pandemi Covid-19.

Kenaikan harga minimal umrah tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) 777/2020 tertanggal 16 Desember 2020 dan disahkan oleh Fachrul Razi. Salah satu butir dalam KMA tersebut menetapkan besaran biaya penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah masa pandemi sebesar Rp 26 juta. Biaya tersebut sesuai dengan standar pelayanan minimal dan protokol kesehatan.

Besaran biaya umrah Rp 26 juta itu dihitung dari pelayanan di Indonesia dan di Arab Saudi. Mulai dari pelayanan jamaah umrah di tanah air, perjalanan menuju Arab Saudi, akomodasi selama di Arab Saudi, serta ongkos penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta ke Arab Saudi dan sebaliknya.

Kabid Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Zaky Zakaria Anshary mengatakan kenaikan harga referensi itu sudah dibahas dengan asosiasi penyelenggara umrah. Menurutnya dalam kenyataannya memang biaya umrah mengalami kenaikan di masa pandemi ini.

Diantara yang paling signifikan adalah biaya hotel di Makkah. ’’Sebelumnya bisa diisi empat orang per kamar, sekarang jadi dua orang maksimal,’’ jelasnya Senin (11/1). Kondisi ini membuat biaya sewa kamar hotel menjadi lebih mahal. Begitupun dengan ongkos transportasi bus di Arab Saudi.

Pemerintah Saudi mengatur daya tampung bus pengangkut jamaah umrah maksimal 40 persen dari kapasitas. Sehingga hanya bisa diisi 20 sampai 24 penumpang saja. Kondisi ini membuat biaya sewa bus menjadi mahal. Ongkos penerbangan juga mahal karena pesawat tidak bisa diisi penuh.

Zaky mengatakan setelah sempat ditutup, penerbangan umrah kembali dibuka oleh Saudi. Pada Sabtu (9/1) kemari nada 106 jamaah umrah terbang dari Surabaya ke Jeddah dengan maskapai Lion Air. Sementara itu untuk penerbangan Minggu (10/1) dan Senian (11/1) Zaky belum menerima detail jumlah jamaah umrahnya.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemang Arfi Hatim membenarkan ada kenaikan harga referensi itu. Alasannya adalah mempertimbangkan masa pandemi. Seperti diketahui ongkos penyelenggaraan umrah di masa pandemi ini mengalami kenaikan. Selain itu juga ada tambahan biaya seperti untuk uji swab PCR.

Seperti diketahui bandara di Arab Saudi sempat ditutup mulai 21 Desember lalu. Kemudian pada 3 Januari pemerintah Arab Saudi kembali membuka penerbangan internasional. Termasuk untuk penerbangan umrah.(jpg)

16 Kantong Jenazah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Sudah di RS Polri

0

batampos.co.id – Jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor registrasi PK-CLC SJ-182 terus berdatangan di Posko Antemortem Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Sampai dengan Senin (11/1), tercatat sudah ada 16 kantong jenazah yang diterima.

“Hingga pukul 09.00 WIB, tim DVI sudah menerima 16 kantong jenazah dan 3 kantong properti,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Jenazah yang datang selanjutnya akan langsung dilakuka identifikasi. Proses ini dilaksanakan dengan cara mencocokan jenazah dengan data-data antemortem maupun posmortem dari keluarga korban.

“Kedepan tim akan dilakukan identifikasi dan petugas antemortem terus kumpulkan data korban,” jelas Rusdi.

Sebelumnya, Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

Pesawat take off dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru pesawat. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.(jpg)

Cuaca Buruk, Satu Penerbangan di Bandara Hang Nadim Ditunda

0

batampos.co.id – Cuaca buruk yang melanda Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Minggu (10/1/2021) kemarin berdampak pada salah satu penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Plt Direktur BUBU dan TIK Hang Nadim, Benny Syahroni, mengatakan, ada satu maskapai yang menunda penerbangan dikarenakan cuaca.

“Lion air dengan nomor penerbangan JT 971 tujuan Batam-Medan delay dikarenakan cuaca,” ujarnya, Senin (11/1/2021).

Menurutnya hanya maskapai Lion Air Batam-Medan yang menunda penerbangan. Sementara dua penebangan lainnya yaitu Garuda dan Citylik normal.

“Sementara untuk Sriwijaya Air, semalam tidak ada jadwal penerbangan,” jelasnya.

Seperti diketahui pada Sabtu (9/1/2021) dan Minggu (10/1/2021) Kota Batam diguyur hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan banjir di beberapa lokasi perumahan serta badan jalan.

Ilustrasi. Sejumlah pesawat berbagai maskapai parkir di Bandara Hang Nadim Batam. Foto: Cecep Mulyana/ batampos.co.id

Bahkan angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, mengatakan, pada minggu kedua tahun 2021 curah hujan kembali meningkat dengan disertai air pasang tinggi di wilayah Provinsi Kepri.

Menyikapi hal tersebut Polda Kepri melalui Sat Brimob langsung terjun ke lokasi-lokasi rawan banjir yang ada di Kota Batam, Minggu (10/1/2021).

“Hari ini (kemarin,red) kita menerjunkan tim Tanggap Bencana di beberapa wilayah di Kota Batam yang terdampak Banjir,” jelasnya.

Kata dia tim turun di Perumahan Devely Residence, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Perumahan Kodim Aviari Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Perumahan Citra Mas Indah Kelurahan Batu Besar Kecamatan Nongsa dan di jalan menuju Bandara depan Perumahan Bida Garden Kelurahan Belian Kecamatan Batam Kota.

Dilokasi tersebut lanjutnya, tim Polda Kepri memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematikan aliran listrik dan tidak mendekati sungai atau aliran air yg berada di sekitar lokasi banjir.

“Tim juga ikut serta membantu mengevakuasi barang-barang masyarakat yang terkena banjir,” jelasnya.(*/esa)

Fatwa Final Vaksin Covid-19 Halal Menunggu Keputusan BPOM

0

batampos.co.id – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat telah menetapkan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac halal dan suci beberapa waktu lalu. Namun, ketetapan final fatwa terkait izin penggunaan vaksin masih menunggu keputusan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Komisi Fatwa MUI memang telah menetapkan bahwa vaksin Sinovac halal dan suci. Tapi finalnya masih menunggu keputusan BPOM terkait izin penggunaan,” terang Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sukoso dalam keterangannya, Senin (11/1).

Apabila fatwa halal vaksin Covid-19 telah difinalkan, maka pihaknya akan segera menerbitkan sertifikat halal tersebut. Di mana itu semua bermula dari izin BPOM.

“Kita tunggu hasil lengkap ketetapan fatwa MUI. Kami sudah berkordinasi dengan MUI dan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM). Insya Allah setelah semua lengkap kita terbitkan sertifikat halal vaksin Sinovac,” lanjutnya.

Kata dia, ada tujuh proses yang harus dilalui dalam penerbitan sertifikat halal, yaitu permohonan, pemeriksaan, penetapan, pengujian, pengecekan, fatwa, terakhir yakni penerbitan sertifikasi halal.

“Permohonan sertifikasi halal vaksin Sinovac ini telah diajukan sejak Oktober 2020 ke BPJPH. Dokumen permohonan sertifikasi halal yang diajukan, kemudian diverifikasi atau diperiksa,” terang dia.

Adapun, pihaknya telah menetapkan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), yakni LPPOM MUI. Karenanya, setelah dokumen permohonan dinyatakan lengkap dan terverifikasi, pihaknya akan mengembalikan dokumen tersebut ke LPPOM MUI selaku LPH.

“Lalu LPPOM melakukan audit ke China. Mereka melakukan pemeriksaan atau pengujian produk. Biasanya 40 hingga 60 hari kerja,” ujarnya.

Setelahnya, BPJPH menerima dan memverifikasi dokumen hasil pemeriksaan atau pengujian produk dari LPPOM. Lalu, dilakukan sidang fatwa halal hingga terbit keputusan penetapan halal produk dari MUI.

“Dokumen resmi ketetapan halal yang ditandatangan MUI diserahkan ke BPJPH. Dengan surat ketetapan halal dari MUI itulah, BPJPH mengeluarkan Sertifikat Halal. Jadi, sekarang BPJPH sedang menunggu surat ketetapan halal resmi dari MUI. Sertifikat Halal vaksin Sinovac segera terbit setelah diterbitkan hasil lengkap ketetapan halal MUI,” tandasnya.(jpg)

Sinyal Black Box Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Mulai Terlacak

0

batampos.co.id – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) belum bisa menyimpulkan penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air PK-CLC. Semua tim kini masih berfokus mencari korban dan serpihan pesawat.

Tim Gabungan Operasi SAR Sriwijaya Air PK-CLC berhasil mendeteksi keberadaan black box pesawat yang hilang kontak dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu itu.

Memulai operasi Minggu pagi (10/1), personel Badan SAR Nasional (Basarnas), TNI, Polri, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Badan Keamanan Laut (Bakamla), serta petugas kementerian dan lembaga bergerak ke titik jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto turun langsung dalam operasi SAR kemarin. Hadi menuju titik jatuh dengan menggunakan KRI John Lie-358. ”Seluruh prajurit TNI di lokasi, khususnya TNI-AL, mendukung Basarnas untuk mengambil pecahan dan potongan pesawat PK-CLC,” ungkapnya kemarin.

Tugas itu dilaksanakan secara terpadu. KRI Teluk Gilimanuk-531 yang bertolak dari Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, sejak Sabtu malam (9/1) menjadi mainship. Kapal yang mengangkut prajurit Satuan Komando Pasukan Katak Komando Armada (Kopaska Koarmada) I tersebut bertugas menerima berbagai temuan kapal-kapal lainnya. Dari kapal tersebut, temuan itu didistribusikan ke kapal angkut seperti KRI Parang-647 dan KRI Kurau-856 untuk dibawa ke JICT.

Tim Jawa Pos yang meliput operasi SAR pesawat rute Jakarta–Pontianak di KRI Teluk Gilimanuk-531 dan KRI Tjiptadi-381 melihat langsung kerja keras petugas untuk mengumpulkan setiap bagian pesawat nahas tersebut. Regu penyelam yang dikerahkan dari KRI Rigel-933, Satkopaska yang bergerak dari KRI Teluk Gilimanuk-531, dan pasukan Marinir yang bergerak dengan sea rider bahu-membahu menyisir titik jatuh.

Menjelang siang, upaya tersebut membuahkan hasil. Bagian-bagian pesawat yang menghunjam lautan dari ketinggian 11.000 kaki itu ditemukan. Mulai yang berukuran kecil hingga besar. Dari komponen bodi sampai mesin pesawat. Termasuk pakaian dan barang milik penumpang maupun kru pesawat. Di KRI Tjiptadi-381, tidak kurang dari lima potong pakaian dibawa dari lokasi pencarian ke JICT. Selain itu, bagian pesawat yang diduga komponen mesin diangkut kapal tersebut.

Komponen lain pesawat bernomor penerbangan SJ182 yang dikumpulkan di KRI Tjiptadi-381 terdiri atas tabung oksigen keadaan darurat, bodi luar, bodi dalam, serta bagian lain pesawat yang menyerupai engsel ekor pesawat. Semua dibawa ke JICT dan dikumpulkan di posko yang sudah dibuat Basarnas. ”Tugas kami membantu pencarian di permukaan,” kata Komandan KRI Tjiptadi-381 Letkol Laut (P) Ricky Intriadi.

Untuk bagian-bagian pesawat yang berukuran besar, kata Hadi, personel di lapangan membutuhkan kapal berdaya angkat lebih besar. Dia memastikan bahwa kebutuhan tersebut akan dipenuhi. Mantan kepala staf Angkatan Udara (KSAU) itu mengungkapkan, keberadaan black box sudah terdeteksi. ”Terbukti dua sinyal yang dikeluarkan black box terus bisa dipantau dan sudah kami beri marking,” jelasnya.

Kedalaman laut yang berkisar 15–30 meter dipastikan tidak menjadi kendala. Cuaca yang kerap mendung dan hujan menjelang petang pun bukan masalah. Sebab, pencarian dilakukan selama 24 jam. Ketika situasi memungkinkan, penyelam TNI-AL langsung bergerak. Berdasar rekaman video yang diterima Jawa Pos dari Satkopaska Koarmada I dan Dislambair Koarmada I, kondisi di dasar titik jatuh pesawat itu sangat mengkhawatirkan.

Yang tampak dalam rekaman video itu bukan cuma bagian pesawat yang tercerai-berai. Barang-barang milik penumpang dan kru pesawat juga tampak berserakan. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito menambahkan, selain bagian pesawat dan barang-barang milik penumpang maupun kru, tim gabungan berhasil menemukan beberapa jenazah. ”Selanjutnya, kami serahkan ke KNKT dan DVI (Mabes Polri),” ujarnya.

Senada dengan Hadi, Bagus memastikan bahwa keberadaan black box sudah terkunci. Instansinya bersama KNKT sudah membawa peralatan khusus untuk mendukung pencarian kotak hitam yang dilakukan KRI Rigel-933. Alat bernama pinker finder atau ping locator finder itu bakal dibawa para penyelam yang onboard di KRI Rigel-933 untuk mencari black box.

”Mudah-mudahan tidak terlalu lama kami bisa dapatkan dua black box tersebut,” kata Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono.

Menurut Soerjanto, tim dari KNKT yang menggunakan kapal Baruna Jaya IV telah merapat ke KRI Rigel-933 yang berada di titik lokasi jatuhnya pesawat. Mereka merapat untuk mencari kotak hitam pesawat tersebut dengan menggunakan unit ping locator finder. KNKT menyiapkan tiga unit ping locator finder dan alat pendeteksi objek di bawah laut yang terdapat pada kapal Baruna Jaya IV milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman menyatakan, apabila memungkinkan, Minggu malam pihaknya mengupayakan pengangkatan kotak hitam pesawat. Namun, kondisi dan cuaca malam juga dipertimbangkan. Jika tidak memungkinkan, penyelam tidak akan dikerahkan malam.

”Harapan kami, lebih cepat lebih baik,” ujar pria yang dipercaya sebagai SAR mission coordinator Sriwijaya Air PK-CLC itu.

Rasman menyampaikan, perkembangan signifikan dari operasi SAR kemarin tidak lain berkat kerja sama semua pihak. Berdasar data yang dia terima, tidak kurang dari 50 kapal bergerak ke titik jatuh. Semuanya berusaha mencari pesawat yang hilang kontak dan jatuh Sabtu sore tersebut. Bukan hanya itu, helikopter dan pesawat dari berbagai instansi juga turut membantu.

”Seluruhnya ada 2.123 orang (yang ikut mencari),” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Subkomite Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo mengungkapkan, pihaknya telah mengirimkan tim menuju lokasi jatuhnya pesawat.

”Ada tiga investigator yang berangkat ke Tanjung Priok menggunakan kapal Baruna Jaya IV. Pindah ke KRI Rigel bergabung dengan tim untuk melakukan proses pencarian. Jadi, belum ada perkembangan. Penyelidikan masih berlangsung,” katanya kemarin.

Tim investigator lain juga mengumpulkan data di Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan atau Airnav Indonesia.(*/jpg)

Dua Pekerja Bangunan Tewas Tertimpa Tanah Longsor

0

batampos.co.id – Hujan deras yang mengguyur Batam sejak beberapa hari terakhir membuat kawasan Bukit Senyum, Batu Ampar, longsor.

Akibatnya, dua pekerja bangunan, Bakri, 55, dan Slamet, 55, tewas tertimpa longsor pada Jumat (8/1) malam.

Kapolsek Batuampar, Kompol Nendra Madya Tias, mengatakan, dua pekerja bangunan tersebut dari PT Cahaya Ilham Barokah.

Saat itu, mereka sedang membangun batu miring di samping Masjid Baitul Makmur atau di kawasan Perumahan Nagoya Valley.

”Benar. Setelah kejadian kita bersama Basarnas melakukan evakuasi jasad korban,” ujarnya seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Nendra menjelaskan, dalam kejadian tersebut, satu pekerja bernama M Taufik berhasil selamat. Sementara, dua rekannya tertimbun longsor.

”Awalnya kita temukan satu korban saja. Dari keterangan korban selamat, ada dua rekannya tertimbun,” kata Nendra.

Sementara itu, Kepala Pos Basarnas Batam, Ronaldy, mengatakan untuk mengevakuasi korban, pihaknya mengerahkan alat berat berupa ekskavator.

Hasilnya, dalam 6 jam pencarian, pihaknya berhasil menemukan seluruh jasad korban.

”Alhamdulillah, kedua korban yang dicari sudah berhasil kita temukan. Keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.

Ia mengatakan, evakuasi korban sempat terhambat karena minimnya penerangan di lokasi.

Selain itu, pihaknya harus berhati­-hati karena proses evakuasi menggunakan alat berat.

”Posisinya ditimpa tanah, antara kayu dan semen cor,” katanya.

Dengan kejadian ini, Ronaldy mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sebab, Batam tengah dilanda hujan deras yang menyebabkan rawannya banjir dan longsor.(jpg)

BP Batam Sosialisasikan Layanan STS-FSU Pelabuhan Batu Ampar

0

batampos.co.id – Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Badan Pengusahaan (BP) Batam, melakukan sosialisasi layanan Ship to Ship dan Floating Storage Unit (STS-FTS) kepada kalangan pengusaha di Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut, juga dipaparkan rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar sebagai Green Port dan Smart Port.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur BUP, Nelson Idris, menjelaskan mengenai rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar Jangka Panjang Tahap 1 (2021-2025) yang direncanakan akan dimulai dengan perkuatan dermaga utara sepanjang 700 meter.

Kemudian pembangunan lapangan peti kemas seluas 2-10 Ha, perkuatan dermaga utara lama sebagai terminal multipurpose sepanjang 408 meter, dan pendalaman alur pelayaran kolam depan dermaga menjadi -8 LWS.

“Dari segi suprastruktur, BUP BP Batam sedang menyiapkan peralatan-peralatan bongkar muat di pelabuhan sesuai dengan standar operasional pelabuhan selayaknya,” terang Nelson, Jumat (8/1/2021) lalu.

Meski telah menyiapkan rencana pengembangan jangka panjang hingga tahun 2033, Nelson, berharap pada tahun 2025, arus peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar mencapai 1,8 Juta TEUs dan dapat mengakomodir kapal dengan kapasitas 3.000 TEUs atau kapal generasi ke-3 untuk angkutan Peti Kemas Domestik.

“Kami optimis ke depannya, dengan pengembangan infrastruktur dan perlengkapan suprastruktur ini, dapat mengantarkan Pelabuhan Batu Ampar sebagai Smart Port dan Green Port percontohan di Indonesia,” ujar Nelson.

Direktur PT Raja Poros Maritim, Jadi Rajagukguk dan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BUP BP Batam dengan PT Raja Poros Maritim tentang Penyiapan Pengoperasian Ship to Ship dan Floating Storage Unit di Wilayah Kerja BP Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Selain rencana pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Nelson, juga mengenalkan Layanan STS/FSU yang merupakan kolaborasi antara BP Batam, Bea Cukai, Karantina, Imigrasi, dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam.

“Sekarang jika ingin mengurus layanan STS/FSU untuk sementara ini bisa langsung melalui website http://bcbatam.beacukai.go.id/layanansts/login. Dalam sistem single entry tersebut, pengguna jasa bisa mengawasi proses pengurusan dokumen, berapa lama di BP Batam, Bea Cukai dan instansi lainnya,” jelas Nelson.

Kemudahan lanjutnya, yang kini dapat dirasakan para pengguna jasa kepelabuhanan dengan digitalisasi adalah pengurusan Pemberitahuan Kedatangan Kapal Asing (PKKA).

“Bila sebelumnya hanya bisa diurus di Kementerian Perhubungan RI, kini telah dilimpahkan kewenangannya kepada KSOP Khusus Batam dan Tanjung Balai Karimun, sehingga proses pengurusan hanya memerlukan waktu satu jam saja,” ujar Nelson.

Nelson juga menegaskan bahwa Pelabuhan Batu Ampar dan Pelabuhan Curah Cair Kabil telah mengantongi sertifikat International Ship and Port Security (ISPS) Code dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Sertifikat ISPS Code yang telah diperpanjang hingga 28 September 2025 ini, kata Nelson, menunjukkan bahwa Pelabuhan Batu Ampar dan Pelabuhan Curah Cair Kabil, telah memenuhi fasilitas pelabuhan dengan ketentuan SOLAS 74 bab XI-2 dan bagian A dari Peraturan Internasional untuk Keamanan Kapal dan Fasilitas Pelabuhan (ISPS Code) sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan International Maritime Orgnization (IMO).

“Sertifikat ISPS Code ini merupakan salah satu persyaratan Internasional dari IMO terhadap pelabuhan yang melakukan kegiatan bongkar muat,” jelasnya.

“Serta sebagai bukti bahwa BUP BP Batam terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan khususnya dalam hal keamanan kapal yang berkunjung ke pelabuhan yang kami Kelola,” imbuh Nelson lagi.

Ketua KADIN Kota Batam, Jadi Rajagukguk, pada kesempatan yang sama, mengapresiasi hasil kerja keras BUP BP Batam dalam meningkatkan pelayanan kepelabuhanan di Batam.

Ia berharap, rencana pengembangan dan digitalisasi pelayanan di Pelabuhan Batu Ampar mampu membawa dampak yang signifikan bagi perekonomian Kota Batam.

“Kita harus memperhatikan juga keamanan di laut, begitu juga dengan tarif tambat dan labuh. Jangan sampai rasionya terlalu jauh dengan para pesaing kita. Harganya harus lebih kompetitif,” kata Jadi.

Pada akhir sosialisasi dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BUP BP Batam dengan PT Raja Poros Maritim tentang Penyiapan Pengoperasian Ship to Ship dan Floating Storage Unit di Wilayah Kerja BP Batam, yang ditandatangani oleh Direktur PT Raja Poros Maritim, Jadi Rajagukguk dan Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin.

Adapun kedua instansi akan mempersiapkan studi pendahuluan serta hal-hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan STS-FSU.

Selain Ketua KADIN Kota Batam, Jadi Rajagukguk, pada kegiatan tersebut juga hadir Kepala Bidang Perbendaharaan dan Keberatan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Batam, Akbar Harfianto, serta para pelaku usaha bidang kemaritiman.(*/esa)

Kontes Tanaman Hias Perdana di Kota Batam, Ini Juaranya…

0

batampos.co.id – Aglonema Big Leaf dan Variegata Bur Le Max terpilih menjadi juara satu kontes tanaman hias yang digelar oleh Asosiasi Seni Lanskap Indonesia (Asli) Kota Batam binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam.

Kegiatan yang diadakan di Mega Mall, Batam Centre, Minggu mulai Sabtu (9/1/2021) hingga Minggu (10/1/2021) mendapatkan perhatian khusus para pengunjung pusat perbelanjaan tersebut.

Kontes tanaman hias ini merupakan rangkaian kegiatan dari Batam Flower Festival dan event pertama yang digelar di Kota Batam.

Ketua Panitia Batam Flower Festival, Wayan, mengatakan, kegiatan ini inisiasi dari Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata dan tim juri saat memberikan tanda juara pada kontes tanaman hias. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Tujuannya kata dia, untuk mengairahkan pariwisata dan ekonomi di Kota Batam.

Ia menyebutkan kontes ini diikuti 90 peserta dibagi dua kategori yakni kontes aglonema tunggal dan kontes variegata.

“Kita berterima kasih juga kepada Mega Mall, kegiatan Batam Flower Festival berlangsung selama tiga bulan,” katanya.

Kata dia, penilaian yang dilakukan tim juri terhadap tanaman hias mulai dari kondisi fisik, kesehatan tanaman, karakter dan kestabilan warna, serta voting dari pengunjung Mega Mall.

Ketua ASLI Kota Batam, Bambang, menyampaikan Batam Flower Festival akan menjadi agenda rutin di Kota Batam.

ASLI lanjutnya akan melanjutkan event ini di pusat perbelanjaan lainnya di Kota Batam.

“Setelah di Mega Mall kami (ASLI) melanjutkan roadshow di BCS Mall,” terangnya.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi event tanaman hias ini banyak diikuti oleh para penyuka tanaman hias.

Ia menyampaikan kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin sebagai wadah penyuka tanaman memamerkan tanamannya.

“Kedepannya kita akan buat besar lagi, tak hanya aglonema dan varigata selanjutnya ada anggrek, dan lain-lain. Dan kegiatan ini juga tempat transaksi tanaman untuk meningkatkan ekonomi,” ucapnya.

Ia menyampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengembangkan infrastruktur dan memperindah Kota Batam dalam konsep pariwisata.

Kota Batam juga memiliki amenitas yang lengkap, seperti adanya hotel, resort, rumah sakit, pelabuhan internasional. Kemudian Batam juga mempunyai ragam event budaya dan pariwisata, salah satunya Batam Flower Festival.

“Kita butuh event menarik lainnya untuk mengairahkan kembali pariwisata dan ekonomi,” pintanya.(*/esa)

Dewan Tak Setuju Belajar Tatap Muka, Alasannya…

0

batampos.co.id – Pemko Batam mulai menggelar belajar tatap muka di sekolah terhitung sejak Senin (4/1) pekan lalu. Pada tahap awal, belajar tatap muka memang baru digelar di wilayah pulau pesisir atau hinterland yang berstatus zona hijau penyebaran kasus Covid-19.

Namun, kebijakan tersebutakan segera diikuti oleh sekolah-sekolah di wilayah perkotaan atau mainland, mulai dari jenjang TK, SD dan SMP hingga SMA. Itu ditandai dengan pengajuan permohonan beberapa sekolah yang akan menerapkan belajar tatap muka ke Dinas Pendidikan (Disdik) Batam dalam waktu
dekat.

Namun, hal itu mendapat penolakan dari DPRD Kota Batam. Pasalnya, saat ini penyebaran kasus Covid-19 di Batam masih cukup tinggi dan dikhawatirkan berdampak luas pada anak-anak jika belajar tatap muka nekat digelar di mainland.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri, mengatakan, saat ini pihaknya tengah membahas pembukaan sekolah untuk tingkat SMP.

Sementara, untuk tingkat SD, TK maupun PAUD, Komisi IV menegaskan bahwa mereka belum setuju terkait dengan rencana pembukaan sekolah jenjang SD ke bawah.

”Kita bicara saat ini (yang boleh) SMP dulu. Kalau SD, kami sepakat di Komisi IV itu tidak setuju untuk uji coba tatap muka,” ujarnya seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ia melanjutkan, perkembangan kasus terkonfirmasi positif di Kota Batam sudah lebih dari 5 ribu kasus.

Bahkan, sampai sekarang ini jumlah kasus tersebut masih terus
meningkat.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meninjau sistem belajar tatap muka di salah satu sekolah di Kecamatan Belakang Padang. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Untuk itu, Komisi IV yang membidangi kesehatan dan pendidikan, akan segera memanggil Disdik Batam dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam untuk berkoordinasi terkait pembukaan sekolah
ini.

Dewan ingin mengetahui bagaimana pandangan beberapa instansi tersebut terkait pembukaan sekolah ini.

”Jadi, coba kita buka ruang seluas-luasnya untuk mencari perbandingan, mana yang terbaik. Kita akan sama-sama mendengarkan, sekolah tatap muka itu dari sudut pandang Dinas Kesehatan seperti apa. Karena ini harus saling terkait,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pemanggilan terhadap Dinkes dan Disdik itu akan dilakukan terlebih dahulu terhadap seluruh kepala sekolah SMP di Kota Batam.

Untuk mempertanyakan kesiapan mereka dalam proses belajar tatap muka.

”Karena kita juga mau tahu, dari sekolah bagaimana. Jangan sampai sekolah tidak siap, komite memaksa, itu juga tidak pas,”
imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pembukaan sekolah di tengah peningkatan kasus Covid­19 menekankan kepada protokol kesehatan (protkes) yang disusun Dinas Pendidikan dan guru di sekolah.

”Saya sudah pikirkan itu. Makanya di dalam rapat saya sampaikan kalau ada yang tidak sepakat, maka tidak akan dibuka sekolah. Namun, responsnya bagus. Mungkin karena sudah jenuh juga be-
lajar dari rumah,” kata Rudi, Rabu (30/12/2021) lalu.

Meskipun kasus belum berhasil diselesaikan hingga kini, menurutnya persiapan pembukaan sekolah sangat perlu dilakukan.

Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri yang sudah beberapa kali dievaluasi, di situ jelas ditegaskan penerapan protkes di dunia pendidikan.

Sementara Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menambahkan, untuk mainland, sejauh ini belum dibuka, karena masih menyiapkan teknis dan syarat pembukaan sekolah berdasarkan surat keputusan bersama 4 menteri.

”Teknisnya sudah pasti di Disdik (Dinas Pendidikan). Namun demikian, kami sebagai pimpinan daerah akan tetap berupaya agar rencana ini matang dulu sebelum dimulai,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Batam, Hendri Arulan, mengatakan, ada beberapa sekolah yang mulai mengajukan permohonan menggelar belajar tatap muka.

Namun, masih perlu dilakukan verifikasi oleh pihak Disdik ke sekolah tersebut. Kendati demikian, menurutnya, beberapa sekolah sudah mulai mempersiapkan pembukaan sekolah tatap muka.

”Mereka sudah mempersiapkan syarat yang diperlukan,” terangnya.

Hendri menambahkan, saat ini Disdik masih mengawasi jalannya penerapan sekolah belajar tatap muka di hinterland.

Selama uji coba dua bulan ke depan, pihaknya memastikan sekolah dan siswa tidak abai dan lalai dengan protkes yang
sudah berjalan.

”Ini yang kita awasi, sampai akhir nanti harus tetap ketat seperti ini. Anak­anak harus tetap mematuhi protokol kesehatan ketika belajar. Jika memang kondisi aman, belajar ini bisa dilanjutkan,” ungkap Hendri.(jpg)

Sederet Insiden dan Kecelakaan Boeing 737-500 di Seluruh dunia

0

batampos.co.id – Pesawat Boeing 737-500 ternyata telah mengalami sederet insiden dan kecelakaan serius di berbagai belahan dunia. Terbaru adalah insiden pesawat jenis serupa yang dioperasikan Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 yang jatuh pada Sabtu (9/1).

Pesawat yang jatuh itu berusia hampir 27 tahun dan pada awalnya diterbangkan oleh kapal induk di Amerika Serikat, Soutwesh Airlines, untuk penerbangan komersial pada tahun 1990.

Boeing 737-500 sendiri merupakan bagian dari keluarga 737, seri pesawat komersial yang paling banyak terbang di dunia. Ini dikembangkan pada 1960-an untuk melayani rute jarak pendek atau menengah.

Kemudian, 737-500 mulai beroperasi pada 1990 dan berasal dari generasi kedua dari empat generasi 737, yang disebut 737 Classic.

Mengutip Reuters, Minggu, pesawat komersial biasanya terbang hingga 25 tahun sebelum pensiun, tetapi peraturan dibuat agar pesawat berusia tua agar bisa bertahan dan melayani penerbangan lebih lama. Boeing mengirimkan total 10.050 dari seri 737 yang dikembangkan sebelum MAX, termasuk 389 dari model 737-500.

737-500 telah terlibat dalam empat kecelakaan fatal di Rusia, Tunisia dan Mesir, yang oleh penyelidik dikaitkan dengan faktor-faktor termasuk kinerja pilot, pelatihan atau cuaca, menurut Aviation Safety Network, database keamanan online.

Kecelakaan terburuk melibatkan Aeroflot 737-500 dengan korban tewas 88 orang di Perm, Rusia, pada 2008. 737-500 dirancang untuk menampung 145 orang tetapi yang diterbangkan oleh Sriwijaya dikonfigurasi untuk 120, menurut situs resminya.

Berikut ini adalah insiden dari penerbangan dengan pesawat Boeing 737-500 di seluruh dunia, dirangkum dari berbagai sumber.

Denmark, 1999

Pada 3 Desember 1999, Boeing 737-500 yang dioperasikan oleh Maersk Air untuk penerbangan dari Birmingham ke Copenhagen terpaksa mengalihkan rute ke Billund dalam kondisi cuaca buruk, dan mendarat dengan bahan bakar cadangan akhir.

Mesir dan Tunisia, 2002

EgyptAir dengan nomor penerbangan 843 yang lepas landas dari Bandara Internasional Kairo ke Bandara Internasional Tunis-Carthage, pada tanggal 7 Mei 2002, pesawat menabrak sebuah bukit dekat Bandara Internasional Tunis-Carthage. Dari 6 awak kapal dan 56 penumpang, 3 awak dan 11 penumpang tewas sehingga total korban meninggal 14 orang.

Jepang, 2006

Pada 5 Juli 2006, Boeing 737-500, yang dioperasikan All Nippon Airways (ANA) lepas landas dari Bandara Fukuoka dengan nomor penerbangan 2142.

Sekitar pukul 08.10, saat terbang pada ketinggian 37 ribu kaki sekitar 60 nm tenggara Kushimoto VORTAC, peringatan depressurization kabin ditampilkan dan masker oksigen di kabin secara otomatis dikerahkan. Pesawat melakukan penurunan darurat dan, pada 09:09, mendarat di Bandara Internasional Chubu.

Nigeria, 2010

Pada 24 Agustus 2010, sebuah Boeing 737-500 melakukan touchdown yang tidak terkendali di landasan pacu basah di bandara Jos Nigeria pada siang hari setelah pendekatan dilanjutkan meskipun tidak distabilkan.

Kerusakan substansial terjadi pada pesawat tetapi tidak ada penumpangnya yang terluka. Petugas investigasi menyimpulkan bahwa lamanya pilot bertugas telah menyebabkan kelelahan yang mengganggu kinerjanya.

Ceko, 2012

Pada 7 September 2012, kru Air France Airbus A319 gagal mematuhi instruksi pendaratan kemudian terlibat konflik dengan B735 yang juga ingin mendarat. ATC kemudian bisa menenangkan situasi usai memberikan perintah ulang.

Rusia, 2013

B735 gagal mendarat pada 17 November 2013 dengan mulus setelah kru tidak menyadari peringatan mendadak. Penyelidikan mengungkap pilot tidak pernah menerima latihan yang layak untuk kondisi seperti itu.

Spanyol, 2019

Pada 5 April 2019, kru menyatakan keadaan darurat usai lepas landas dari bandara Madrid Barajas setelah mengalami masalah mengontrol ketinggian vertikal pesawat. Pesawat kemudian mendarat darurat di pangkalan militer. Investigasi menemukan malfungsi yang kemungkinan membuat pilot tidak bisa menjalankan autopilot tidak tercatat sebelum penerbangan.

Rusia, 2020

Pesawat Boeing 737-500 maskapai Rusia Utair yang mengangkut 94 penumpang dan kru mengalami insiden saat mendarat di Bandara Usinsk, wilayah Komi, 9 Februari 2020.

Pesawat yang terbang dari Moskow itu mendarat menggunakan badan karena roda pendaratan rusak. Juru bicara setempat mengatakan, bagian ekor pesawat lebih dulu menyentuh landasan pacu disusul bagian badan. Berdasarkan pemeriksaan awal,tak ada seorang pun penumpang dan kru yang mengalami luka serius dalam insiden tersebut.

Indonesia, 2021

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terbang dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten dengan tujuan Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, dilaporkan hilang kontak pada pukul 14.40 WIB, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat tersebut terbang dari Bandara Soetta pukul 14.36 WIB. Kemudian, pesawat itu berada di ketinggian 1.700 kaki pada pukul 14.37 WIB. Pesawat diizinkan naik ke ketinggian 29 ribu kaki dengan mengikuti standar instrumen. Setelah itu, pesawat hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional (Basarnas) Bambang Suryo Aji memastikan pesawat Sriwijaya Air SJ182 jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Lokasi jatuh diperkirakan di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki di wilayah Kepulauan Seribu.

Ia mengatakan personel yang sudah di lokasi juga sudah mengumpulkan serpihan yang diduga bagian dari pesawat tersebut. Basarnas juga akan membangun posko di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Hubla Kemenhub RI telah menemukan barang yang diduga berasal dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak. Barang itu diperkirakan tangga darurat di pintu pesawat. (*/jpg)