Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9831

Pengurus MUI Periode 2020–2025, Tak Ada Tengku Zulkarnain dan Din Syamsuddin

0

batampos.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menetapkan formasi baru kepengurusan untuk periode 2020–2025. Penetapan itu dilakukan setelah melalui rapat Musyawarah Nasional (Munas) ke-X.

Posisi Ketua Umum MUI 2020-2025 saat ini dipegang oleh KH Miftachul Akhyar menggantikan KH Ma’ruf Amin yang kini menjabat sebagai wakil presiden. Kemudian, Ma’ruf Amin dipercaya untuk menempati posisi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI.

Atas perubahan jajaran dewan pimpinan dan dewan pertimbangan MUI, Anwar Abbas yang sekarang menjadi Wakil Ketua Umum MUI pun mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mendampingi pemerintah dalam menjalankan tugasnya.

’’MUI itu adalah mitra atau teman baik pemerintah. Teman yang baik itu kalau temannya berbuat baik ya didukung dan kalau berbuat salah ya diingat dan diluruskan,’’ ungkap dia kepada JawaPos.com, Jumat (27/11).

Apabila MUI sendiri tidak meluruskan pemerintah dalam menjalankan kebijakannya, maka itu bukanlah MUI itu sendiri. Maka dari itu, MUI akan mengawasi pelaksanaan birokrasi pemerintahan. ’’Kalau MUI tidak berani mengingatkan pemerintah bila pemerintah berbuat salah, maka berarti MUI bukanlah teman yang baik tapi teman yang buruk dan MUI tidak mau seperti itu,’’ jelasnya.

Dari kiri, Ketua Dewan Pertimbangan MUI sekaligus Wapres Ma’ruf Amin, Ketua MUI KH Miftachul Akhyar, dan Ketua PBNU Said Aqil Siradj (HENDRA EKA/Jawa Pos)

Terkait dengan tidak adanya nama Tengku Zulkarnain yang sebelumnya menjabat sebagai Wasekjen MUI, dia enggan untuk menjawab. Selain Tengku Zulkarnain, nama Din Syamsuddin juga tidak masuk dalam kepengurusan terbaru Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025.

Saat dikonfirmasi, Din Syamsuddin mengaku memang tidak bersedia untuk masuk dalam kepengurusan MUI periode 2020-2025 tersebut.

“Dari awal saya memang tidak bersedia dan juga tidak ikut Munas, padahal posisi saya sebagai Ketua dewan pertimbangan juga formatur,” ujar Din kepada wartawan, Jumat (27/11).

“Dalam rapat pleno terakhir dewan pertimbangan saya nyatakan sudah tidak bersedia,” tambahnya.

Sebelumnya, Ma’ruf Amin yang memimpin rapat mengatakan bahwa penetapan pengurus baru MUI berjalan dengan lancar dan juga hasilnya sudah tetap atau tidak bisa dibatalkan.

‘’’Suasananya sangat cair, tidak alot, sehingga alhamdulillah pertemuaan menghasilkan keputusan Dewan Pengurus Harian dan Dewan Pertimbangan. Hasilnya tidak boleh diganggu gugat,’’ kata dia melalui keterangan resmi yang didapat JawaPos.com, Jumat (27/11). (*/jpg)

7 Kampung Tua di Batam Bebas Dari Hutan Lindung

0

batampos.co.id – Tujuh kampung tua akhirnya clear and clean dari hutan lindung yang ditandai dengan Pemasangan Batas Definitif (PAL) Kawasan Hutan yang digelar di Kampung Tua Tereh, Nongsa, Jumat (27/11/2020).

Sekretaris Dinas Pertanahan Kota Batam, Ismit Ismail, mengatakan, hal ini sebagai bukti Pemko Batam melalui kebijakan wali kota yang bertekad menyelesaikan persoalan Kampung Tua di Batam.

Ismet mengaku, semua kegiatan tersebut berdasarkan program tahun ini dan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020.

“Kita sudah siapkan anggaran, dan yang di lapangan sudah ada tim dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XII-Kepri, BPN, serta Dinas Pertanahan Batam. Untuk saat ini, Alhamdulillah sudah tujuh Kampung Tua yang berurusan dengan hutan lindung sudah clear,” ujarnya.

Ketua Umum Rumpun Khazanah Warisan Batam (RKWB), Machmur Ismail, menjelaskan, hal ini merupakan kegembiraan bagi RKWB yang selama ini terus mengawal proses sertifikasi Kampung Tua tersebut.

Masyarakat dan Perwakilan Pemko Batam berfoto bersama setelah Pemasangan Batas Definitif (PAL) Kawasan Hutan yang digelar di Kampung Tua Tereh, Nongsa, Jumat (27/11/2020). Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

“Ini hasil perjuangan bersama RKWB, Dinas Pertanahan, BPN, juga didukung penuh Wali Kota Batam,” kata Machmur.

Machmur mengapresiasi Pemko Batam yang terus memperjuangkan sertifikasi Kampung Tua.

Ia berharap, sebanyak 37 Kampung Tua yang direkomendasikan segera selesai secara keseluruhan.

RKWB juga berkomitmen mengawal 37 Kampung Tua di Batam sampai selesai.

Berikut 7 Kampung Tua yang yang telah selesai berurusan dengan Hutan Lindung:

  1. Kampung Tua Tereh
  2. Kampung Tua Teluk Lengung
  3. Kampung Dapur 12
  4. Kampung Tanjungg Undap
  5. Kampung Tua Tiangwangkang
  6. Kampung Tua Setengar
  7. Kampung Tua Belian

Pemko Batam juga terus berupaya menyelesaikan persoalan Kampung Tua agar mendapat sertifikat.

Di antaranya:

  1. Kampung Tua Tanjung Riau
  2. Kampung Tua Sei Binti
  3. Kampung Tua Tanjung Gundap
  4. Kampung Tua Nongsa Pantai
  5. Kampung Tua Punggur
  6. Kampung Tua Tiangwangkang
  7. Kampung Tua Tanjung Piayu Laut.

“Kita harapkan, semua program ini didukung penuh oleh masyarakat Kampung Tua,” ujarnya.(*/esa)

Bimbing Jadi Entrepreneur, Marlin Jadikan Milenial Subjek, Bukan Objek

0

batampos.co.id – Saat ini banyak yang menjadikan kaum milenial sebagai pemanis semata. Namun tidak bagi Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina. Ia benar-benar menjadikan milenial sebagai subjek, bukan objek kampanye semata.

Karena itulah, Marlin kini tak hanya identik dengan ibu-ibu, ia juga dekat dengan anak muda. Bahkan sekelompok muda-mudi bergabung membentuk Marlinnials: Milenialnya Bunda Marlin.

Dukungan kaum milenial kepada Marlin tampak di sela acara bincang santai di Karma Cafe, Lubukbaja, Kamis (26/11/2020).

Perwakilan pemuda ini memberikan sebuah kaus bertuliskan angka 32. Angka 3 merujuk pada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Ansar Ahmad-Marlin Agustina. Sementara angka 2 adalah nomor urut pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Batam Muhammad Rudi – Amsakar Achmad.

“Kalau pilih Bu Marlin pastinya pilih Pak Rudi. Pilih Pak Rudi, pasti pilih Bu Marlin. Supaya programnya sejalan,” tutur peserta bincang santai dari belakang barisan.

Bicara tentang program, Marlin pun sudah menyiapkan program-program unggulan bagi para penerus bangsa ini. Program pengembangan sumber daya manusia yang disiapkan Ansar-Marlin juga fokus kepada para pemuda.

“Program saya bersama Bapak Ansar Ahmad juga banyak ke anak muda. Karena di generasi berikutnya kalian inilah penerus pembangunan kita,” ujar Marlin.

Marlin tampak di sela acara bincang santai di Karma Cafe, Lubukbaja, Kamis (26/11/2020). (ist)

Apabila terpilih kelak, Ansar-Marlin akan membentuk tim relawan digital. Tugasnya antara lain membantu percepatan proses digitalisasi di berbagai sektor pembangunan daerah. Menurutnya ada sekitar 300 relawan digital yang akan direkrut.

“Entrepreneur muda akan kita dorong untuk bangkit dan semakin berkembang. Lapangan pekerjaan juga akan disiapkan. Guna memenuhi kebutuhan lapangan kerja, skill pemuda juga akan ditingkatkan melalui pelatihan dan sertifikasi,” papar istri Calon Walikota Batam H Muhammad Rudi tersebut.

Tak hanya mendorong wirausahawan yang sudah ada untuk bangkit. Marlin juga mengajak kaum muda lainnya untuk memulai buka usaha. Di antaranya usaha batik Batam.

“Seperti yang saya pesankan pada pebatik binaan saya sebelumnya. Jangan jadi pegawai yang hanya mengharapkan gaji. Kalau kamu tertarik dengan batik, fokus, supaya kamu berhasil. Lalu saya beri pancingan, kita beri pelatihan, fasilitasi untuk bantuan permodalan. Alhamdulillah sekarang sudah berkembang. Pendapatannya sampai lebih 10 kali lipat dari gaji sebelumnya,” ungkap Marlin.

Menurut Marlin, pengembangan batik Batam ini juga butuh peran milenial. Karena Batam bukan daerah asal batik, maka perlu tampil unik supaya dilihat orang.

“Kita bisa dikenal kalau unik. Jadi harus ‘gila-gila’ sedikit supaya hasilkan produk yang eksentrik dan menarik. Makanya butuh anak-anak muda juga. Silakan berkolaborasi dengan siapa saja. Saya tidak pernah membatasi pembatik saya untuk berkreasi. Boleh bekerja sama dan menciptakan beragam kreasi. Tapi jangan lupa, produksinya harus di sini. Supaya tetap bisa memberdayakan masyarakat Batam. Ajak teman-temannya. Kita yang jadi bosnya. Ya bos kecil-kecilan lah,” kata Marlin memotivasi.

Soal promosi, sambung Marlin, tak perlu dikhawatirkan. Karena setiap tahun ada agenda Batam Batik Fashion Week yang menampilkan hasil batik dari pengrajin dan desainer lokal. Agenda rutin ini juga diinfokan ke agen perjalanan wisata supaya bisa masuk di daftar kunjungan wisatawannya.

Hasil kerajinan tangan pembatik di Batam ini juga sudah ditampilkan dalam fashion show di Australia, China, hingga Dubai. Bahkan sudah dipakai artis dan tampil di stasiun televisi.

Ke depan, Marlin juga sudah merencanakan untuk promosi melalui media sosial. Platform seperti Youtube dan Instagram akan semakin dimanfaatkan untuk mempromosikan batik Batam.

“Kita akan kerja sama dengan Youtuber dan influencer. Ini semua kita lakukan karena betul-betul ingin mengembangkan batik Batam,” ungkapnya. (*)

Protokol 3M Kunci Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

0

batampos.co.id – Kesadaran menerapkan protokol kesehatan utamanya 3M dengan cara memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer dan menjaga jarak merupakan cara untuk memutus rantai penularan Covid-19. Karenanya, tim satgas penanganan Covid-19 tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk patuh menerapkan protokol kesehatan.

“Semua elemen bangsa, semua masyarakat untuk mengajak kita menerapkan protokol kesehatan dan melakukan perubahan perilaku,” kata Ketua Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Covid-19, Andre Rahadian dalam diskusi daring BNPB, Kamis (26/11).

Andre tak memungkiri, kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terbilang tinggi. Tercatat pada Kamis (26/11) penambahan kasus positif sebanyak 4.917, sehingga total kasus positif mencapai 516.753.

Andre menegaskan, langkah tepat memutus rantai penularan dengan sadar menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, kegiatan relawan untuk mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan selalu digaungkan.

“Makin banyak kegiatan relawan baik yang medis maupun nonmedis yang dibutuhkan dalam penanganan protokol kesehatan ini,” ucap Andre.

Andre mengungkapkan, tujuh provinsi di Indonesia menjadi prioritas mitigasi Covid-19. Kegiatan relawan diharapkan dapat membuat semangat masyarakat untuk selalu patuh dan disiplin protokol kesehatan.

“Kita buat program, kita mengajak mereka untuk melakukan pelatihan dan kita menyampaikan informasi mengenai kondisi penyebaran covid-19 dan apa yang bisa mereka lakukan sebagai anggota masyarakat sebagai relawan,” pungkasnya.(jpg)

199.374 Jiwa di Batam Berstatus Jomlo

0

batampos.co.id – Kaum jomlo alias pria dan wanita yang belum
memiliki pasangan hidup secara resmi di Batam, jangan berkecil hati.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, kesempatan memiliki pasangan masih terbuka lebar.

Kabar menggembirakan lainnya, jumlah jomlo terus menurun, disebabkan sudah banyak yang memilih mengikat diri dalam ikatan resmi, sehingga membuat kualitas hidup lebih baik.

Data BPS Kepri pada 2019 menyebut, jumlah penduduk usia 15-49 tahun di Batam sebanyak 872.340 jiwa. Terdiri dari 324.876 laki-laki dan 314.113 perempuan berstatus menikah dan belum menikah alias jomlo.

Sedangkan sisanya, masuk kategori cerai mati atau cerai hidup. Dari 324.876 laki-laki, persentase yang sudah menikah 63 persen atau berjumlah 204.671 jiwa.

Sedangkan laki-laki berstatus jomlo, sebanyak 111.172 jiwa atau 34,22 persen.

Sedangkan dari 314.113 perempuan, persentase yang sudah menikah 69,09 persen atau berjumlah 217.020 jiwa.

Sedangkan perempuan berstatus jomlo, sebanyak 88.202 jiwa atau 28,08 persen. Dengan kata lain, populasi jomlo di Batam mencapai 199.374 jiwa.

Dengan begitu banyaknya jumlah jomlo laki-laki maupun perempuan, maka potensi untuk mengakhiri masa lajang juga masih terbuka.

Jumlah tersebut, menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibanding 2018. Di tahun tersebut, jumlah laki-laki jomlo sebanyak 118.434 jiwa. Sedangkan wanita jomlo sebanyak 88.544 jiwa.

Total jomlo di 2018 berjumlah 206.978 jiwa. Dengan kata lain, ada 7.604 warga Batam atau 3,67 persen yang berubah statusnya, antara lain karena menikah, sudah memasuki usia 50 tahun ke atas, keluar dari Batam, cerai mati, cerai hidup, atau
bahkan sudah meninggal.

Dari jumlah jomlo yang ada di Batam, sekitar 10 persen jomlo lelaki memiliki pendidikan sarjana dan enam persen untuk jomlo perempuan.

Dengan kultur kerja di Batam yang berorientasi industri, disertai dengan warganya yang bersifat multietnis, maka banyak perantau yang mengadu nasib di kota industri ini.

Orientasinya adalah karir, memiliki aset dan gaji besar. Soal jodoh nomor dua, dan diuapayakan setelah mendapatkan target hidupnya.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Batam Kota, Adamrin, mengatakan, ada sejumlah faktor yang mendasari mengapa seseorang belum juga menikah dan betah dengan status jomlonya.

”Pertama, memang belum ketemu dengan pasangan yang pas. Kedua, karena banyak perantau, maka ingin sukses dulu di tanah rantauan. Mereka merasa belum bisa menikah kalau belum tamat kuliah atau dapat kerja yang jelas,” ungkapnya, Kamis (26/11/2020) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Hambatan lainnya, karakter masyarakat Batam yang multietnis.

”Bisa jadi juga karena berbeda kultur adatnya. Ketika mau menikah dengan pilihan hatinya yang berbeda suku, tapi terkendala karena ada tuntutan adat yang harus dipenuhi,” paparnya.

Di sisi lain, banyak juga warga Batam yang takut tak bisa membahagiakan pasangannya karena persoalan ekonomi yang
belum dianggap mapan.

”Menikah itu penyempurna agama, dan itu banyak belum dipahami adik-adik kita. Begitu menikah, separuh agama sudah terlaksana, bisa mengendalikan hawa nafsu dan juga hati lebih tenteram. Jadi, banyaklah berusaha, berdoa, salat Tahajud. Mudah-mudahan ketemu jodohnya,” ucapnya.

Mengenai jumlah pernikahan di kala pandemi, Adamrin mengaku, baru-baru ini jumlahnya naik, terutama saat tanggal cantik.

Misalnya, 10 Oktober (10/10), atau 11 November (11/11) lalu.

”Saat awal pandemi lalu memang sepi, karena semuanya harus menaati protokol kesehatan. Tapi sekarang memang mulai ramai. Jadi diimbau bagi calon pengantin, ketika mau menikah, tetap ikuti aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tegasnya.(jpg)

Halo Para Guru! Cek Dokumen Berikut untuk Cairkan Bantuan Subsidi Upah

0

batampos.co.id – Pemerintah menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Non-PNS. Bantuan tersebut menyasar sekitar dua juta PTK non-PNS yang diberikan secara bertahap sampai akhir November 2020 dengan total anggaran lebih dari Rp 3,6 triliun.

Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Abdul Kahar menyampaikan, bukan hanya masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak pandemi Covid-19 , tetapi juga guru, dosen, dan tenaga kependidikan.

“Inilah yang menjadi gagasan Kemendikbud agar pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS mendapatkan subsidi. Mudah-mudahan program ini memberikan tambahan penghasilan kepada teman-teman kami yang ada di garda terdepan,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis (26/11).

Ia menjelaskan, target utama BSU PTK ini menyasar pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS dengan penghasilan di bawah Rp 5 juta. Secara rinci, ada 162 ribu dosen, 1,6 juta guru, dan sekitar 237 ribu tenaga kependidikan yang tersentuh langsung bantuan ini.

Mereka diantaranya pendidik PAUD, dosen, pendidik kesetaraan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi di semua sekolah dan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. Syarat PTK yang mendapat BSU sangat sederhana, yaitu warga negara Indonesia (WNI) berpenghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan dan berstatus non-PNS, serta tidak menerima bantuan subsidi upah/gaji dari Kementerian Tenaga Kerja dan bukan penerima kartu prakerja sampai 1 Oktober 2020.

Data penerima manfaat ini sudah ada di Kemendikbud sehingga pada tanggal 16 November lalu, penyaluran BSU PTK sudah mulai disalurkan. Data tersebut berasal dari Pangkalan Data Dikti (PDDikti) dan Info GTK.

“Data ini sudah kami padankan dengan data BPJS Ketenagakerjaan serta Kartu Prakerja. Jadi, betul-betul data yang kami pakai bukan usulan dari sekolah, tapi pangkalan data kami sudah ada. Jadi, tinggal kami ambil sesuai dengan kriteria yang kami butuhkan,” ucapnya.

Terkait validasi data, Abdul Kahar menerangkan lebih lanjut, data yang dimilikinya adalah valid. Apalagi pihaknya melakukan validasi dengan pemadanan data melalui BPJS Ketenagakerjaan, serta Kartu Pra Kerja. “Kami semakin yakin data-data kami tidak ada yang ganda,” katanya.

Jika ada data yang tercecer atau memenuhi syarat tapi tidak masuk dalam daftar, pihaknya akan minta Dinas Pendidikan segera memperbarui data. “Tentu acuan kami data yang sudah terdaftar di batas tanggal terakhir 30 Juni yang lalu. Kalau baru memasukkan data tentu tidak bisa,” ungkapnya.

Selanjutnya, PTK hanya perlu menyiapkan dokumen pencairan BSU sesuai informasi yang didapatkan yakni, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada, surat keputusan penerima BSU yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti, serta Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti, diberi materai, dan ditandatangani. Setelah dokumen tersebut lengkap, PTK dapat mendatangi bank penyalur untuk pencairan dananya.

Guru SMAS Handayani, Pekanbaru, Riau, Mila Faldiah Nur, S.Pd. mengatakan, sebagai pendidik non-PNS di SMA swasta, gajinya nyaris tertunda akibat lesunya perekonomian. Pandemi Covid-19 menyebabkan orang tua siswa tidak mampu membayar iyuran sekolah.

“Kami mengira bantuan program penanggulan Covid-19 ini hanya menyasar sektor wirausaha dan pengangguran. Dan tidak mengira pemerintah akan berpikiran untuk memberikan bantuan kepada guru honorer. Kami merasa sangat diperhatikan, merasa ada apresiasi untuk kami,” ungkapnya.

Dosen STKIP PGRI Bandar Lampung Sri Murni S.Pd., M.Pd, juga memiliki pendapat senada. Setelah berkonsultasi dengan teman sejawat, dirinya merasa senang dan bersyukur ada perhatian khusus dari pemerintah kepada tenaga pendidik non-PNS.

“Bantuan ini bisa saya manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan primer seperti sembako. Juga kebetulan handphone saya butuh diperbaiki, karena itu penting untuk pembelajaran online, banyak sekali manfaat dari dana ini,” tuturnya.(jpg)

Fadhli Zon dan Sandiaga Uno Berpeluang Duduki Kursi Menteri KKP

0

batampos.co.id – Setelah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo pun menyatakan pengunduran dirinya sebagai menteri. Ia dijerat atas dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

Untuk mengisi kekosongan, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan diangkat menjadi Pelaksana tugas (Plt) Menteri Kelautan dan Perikanan.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari memprediksi posisi Menteri Kelautan dan Perikanan tetap akan menjadi jatahnya Partai besutan Prabowo. Menurutnya, terdapat lima nama dari elite Gerindra yang paling berpeluang menggantikan posisi yang ditinggalkan Edhy Prabowo, yaitu Sandiaga Uno, Fadli Zon, Sugiono, Sufmi Dasco dan Ahmad Muzani.

“Jadi tentunya yang paling berpeluang adalah dari tokoh Gerindra, dilihat dari latar belakang kelima nama elit Partai Gerindra yang berpeluang masuk menggantikan Edhy Prabowo sebetulnya ada dua nama, Sandiaga Uno dan Fadli Zon,” kata Qodari, Kamis (26/11).

Pengganti Edhy Prabowo, kata Qodari, memiliki beberapa kriteria seperti Edhy Prabowo. Di antaranya punya jabatan tinggi di partai dan memiliki kedekatan sejarah dan pribadi dengan sang ketua umum Prabowo Subianto.

“Kalau kita lihat latar belakang Edhy Prabowo itu punya beberapa ciri. Pertama, jabatannya tinggi yaitu Wakil Ketua Umum Gerindra, kedua punya sejarah kedekatan pribadi dengan pak Prabowo,” ungkapnya.

Qodari beralasan peluang Sandiaga Uno menduduki orang nomor satu di KKP, sebab Sandiaga Uno merupakan calon wakil Presiden Prabowo pada Pilpres 2019, sehingga rekonsiliasi politik akan semakin komplit dan berpeluang kinerjanya menjadi lebih bagus.

“Kemungkinan Sandiaga Uno untuk menjadi menteri, sangat menarik karena apa, karena Sandiaga Uno itu calon wakil Presiden dari Prabowo, jadi kalau dia masuk wah komplit ini rekonsiliasi politik. Dan di sisi yang lain dengan masuknya Sandiaga Uno maka harusnya peluang kinerja yang lebih bagus juga akan terjadi,” bebernya.

Lebih lanjut, Qodari berkeyakinan Sandiaga Uno tidak akan mengulang perbuatan menteri sebelumnya yang diduga melakukan tindak pidana korupsi, karena sosok Sandiaga Uno dinilai sudah sangat kaya jika dibandingkan Edhy Prabowo.

“Saya haqul yakin sih tidak sampai korupsi apa lagi buat beli barang-barang mewah, karena Sandiaga Uno sudah amat sangat kaya, dia tidak perlu korupsi untuk bisa beli barang-barang mewah yang dibeli Edhi Prabowo dan istrinya di Hawai itu,” terangnya.

Lanjut Qodari, sosok Menteri KKP selanjutnya juga harus lebih baik untuk menutup citra buruk yang ditimbulkan pendahulunya. “Jadi menteri pengganti Edhy Prabowo harus jauh lebih bagus, karena harus menutup citra yang jelek dari yang ditimbulkan Edhy Prabowo dan saya melihat potensi itu ada di Sandiaga Uno,” tuturnya.

Sementara peluang Fadli Zon, lanjut Qodari, jika ditarik menjadi pejabat menteri juga akan menarik, sebab meskipun Partai Gerindra sudah berkoalisi dengan pemerintah, namun posisi Fadli Zon yang berada di DPR kerap melontarkan kritik bagi pemerintah.

“Fadli Zon jadi menteri KKP akan sangat menarik melihat bagaimana dia jika menjalankan peran sebagai Menteri KKP sebagai bagian dari eksekutif karena selama beliau di posisi legislatif banyak dan sering sekali melakukan kritik-kritik. Nah, bisa tidak kinerjanya nanti lebih bagus dari pada kritik-kritik yang ia berikan, bahkan lebih bagus dari menteri-menteri yang lain,” pungkasnya.(jpg)

99 Warga Batam Meninggal Dunia Karena Covid-19, Terbaru Warga Bengkong

0

batampos.co.id – Hingga Kamis (26/11/2020) jumlah warga Kota Batam yang meninggal dunia karena Covid-19 sudah 99 orang.

Terbaru adalah warga Kecamatan Bengkong. Hal itu diketahui dari rilis yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam pada Rabu (25/11/2020).

Warga Bengkong tersebut diketahui berinisial AP dan berusia 55 tahun.

AP merupakan ibu rumah tangga dan masuk dalam klasifikasi suspek.

AP diketahui datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas sejak 3 hari dan batuk.

Memiliki riwayat penyakit DM dan Edema Paru. Setelah dilakukan perawatan secara intensif oleh pihak rumah sakit, kondisi AP semakin menurun dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (26/11/2020).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya menyebutkan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal itu kata dia, sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga lanjutnya hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan
dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

KPK Telusuri Upeti Ekspor Benur Rp 9,8 M yang Menjerat Edhy Prabowo

0

batampos.co.id – Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Menteri Kelautan dan Perikanan (nonaktif) Edhy Prabowo kembali menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Kamis (26/11). Politikus Partai Gerindra itu melanjutkan administrasi penyidikan yang belum selesai. Edhy juga menjalani pemeriksaan kesehatan.

Saat masuk ke gedung KPK pukul 11.49 WIB, Edhy yang mengenakan rompi tahanan oranye dengan tangan diborgol irit bicara. Tersangka suap terkait dengan izin ekspor benih lobster (benur) dari bos PT Dua Putera Perkasa (DPP) Suharjito itu langsung masuk ke ruang penyidikan didampingi pengawal tahanan (waltah) dari KPK.

Edhy sempat berbicara ke awak media pukul 00.30 WIB atau setelah KPK mengadakan konferensi pers pengumuman tersangka.

Dalam kesempatan itu, suami Iis Rosita Dewi tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

’’Saya minta maaf kepada Bapak Presiden, saya telah mengkhianati kepercayaan beliau. Saya minta maaf ke Pak Prabowo Subianto, guru saya, yang sudah mengajarkan banyak hal,’’ ujarnya. Edhy juga menyampaikan permohonan maaf untuk ibunya serta seluruh rakyat Indonesia, khususnya para pekerja perikanan.

’’Ini (dugaan suap ekspor benur) adalah kecelakaan dan saya bertanggung jawab. Saya tidak akan lari dan saya akan beberkan apa yang saya lakukan,’’ ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Edhy menyatakan mundur dari jabatan menteri kelautan dan perikanan. Dia juga menyatakan mundur dari jabatan wakil ketua umum Partai Gerindra. ’’Saya yakin prosesnya (pengunduran diri) sudah berjalan. Saya akan hadapi dengan jiwa besar,’’ ujarnya.

Sementara itu, dua tersangka yang belum diamankan KPK dalam OTT akhirnya menyerahkan diri. Mereka adalah staf khusus (stafsus) Edhy, Andreau Pribadi Misata, dan pihak swasta, Amiril Mukminin. Mereka datang ke gedung KPK sekitar pukul 12.00 atau tak lama setelah Edhy masuk ke ruang penyidikan.

Selain menjabat stafsus, Andreau merangkap sebagai ketua pelaksana tim uji tuntas (due diligence) yang salah satu tugasnya memeriksa kelengkapan administrasi dokumen calon eksporter benur. Sementara itu, Amiril dalam kasus tersebut berperan sebagai pihak yang melakukan kesepakatan dengan bos PT DPP Suharjito tentang nilai biaya angkut benur Rp 1.800/ekor.

Deputi Penindakan KPK Karyoto menerangkan, dengan penyerahan diri Andreau dan Amiril, berarti seluruh tersangka sudah diamankan. ’’Untuk kepentingan penyidikan, KPK melakukan penahanan (terhadap dua tersangka yang menyerahkan diri, Red),’’ tegasnya.

Karyoto kembali menjelaskan, kasus tersebut berawal dari Surat Keputusan (SK) Nomor 53/KEP MEN-KP/2020 tentang Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budi Daya Lobster. PT DPP menjadi salah satu perusahaan yang mengajukan perizinan tentang lobster itu dengan menyetujui kesepakatan yang dibuat.

PT DPP diduga telah melakukan transfer ke rekening PT Aero Citra Kargo (ACK) yang memang ditunjuk orang-orang Edhy sebagai perusahaan pengiriman benur ke luar negeri. Besarnya Rp 731,573 juta. Dalam perkara itu, PT ACK ditengarai sebagai ’’penampung’’ uang dari sejumlah perusahaan eksporter benur.

KPK mengendus aliran uang terkait dengan ekspor benur Rp 9,8 miliar. Mulanya uang itu disimpan di rekening PT ACK. Kemudian dialirkan ke rekening pengurus PT ACK, Amri dan Ahmad Bahtiar. Keduanya merupakan nominee dari pihak Edhy dan Yudi Surya Atmaja.

Pada 5 November, Bahtiar pernah mengalirkan uang ke rekening ajudan istri Edhy Rp 3,4 miliar. Sebagian uang itu kemudian dibelanjakan barang-barang mewah di Amerika pada 21–23 November. Di antaranya, tas LV, tas Hermes, baju Old Navy, jam Rolex, jam Jacob & Co, tas koper Tumi, dan tas koper LV. Nilainya ditaksir mencapai Rp 750 juta.

Selain aliran uang itu, ada uang USD 100 ribu dari Suharjito yang dialirkan kepada Edhy melalui Safri (stafsus menteri) dan Amiril. Safri dan Andreau juga pernah ter-capture melakukan transaksi keuangan dengan ajudan istri Edhy, Ainul Faqih, pada Agustus lalu. Nilainya Rp 436 juta.(jpg)

Pemko Batam Mencari Duta CHSE, Ini Syaratnya…

0

batampos.co.id – Pemko Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, tengah mencari Duta CHSE Batam. Pendaftaran masih dibuka hingga Jumat (27/11/2020) ini.

Untuk diketahui, CHSE yang merupakan akronim dari Cleanliness (kebersihan), Health (kesehatan), Safety (keselamatan) and Environmental Sustainability (kelestarian lingkungan), merupakan protokol kesehatan untuk usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk membangkitkan lagi sektor ini dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan, audisi mencari Duta CHSE digelar dan menjadi kesempatan bagi kalangan milenial dan para dokter.

Pasalnya, Duta CHSE nantinya disiapkan untuk membantu pemerintah dalam mengedukasi warga demi mencegah dan melawan Covid-19.

“Yang kita cari anak muda yang mumpuni dan punya pengetahuan luas tentang Covid-19,” ujar Ardi, Kamis (26/11/2020) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurut dia, setelah proses pendaftaran, peserta akan menjalani audisi pada 29 November di Nagoya Hill Mall.

Selanjutnya, peserta yang lolos akan menjalani karantina di pusat pelatihan di Harris Resort Barelang pada 3-5 Desember.

“Untuk grand finalnya, kita laksanakan di Best Western Premier Panbil pada 6 Desember,” kata Ardi.

Untuk itu, ia mengajak semua masyarakat Batam, khususnya kalangan muda untuk menggunakan kesempatan tersebut. Sebab, menjadi Duta CHSE memiliki beberapa keuntungan dan wawasan bisa lebih luas.

“Setiap kegiatan akan kita libatkan, khususnya dalam mengedukasi warga dalam melawan Covid-19 dan penerapan protokol CHSE,” kata dia.

Untuk informasi lebih detail, calon peserta diminta menghubungi narahubung dari Disbudpar di nomor 081267001700 (Adee).

“Tunggu apa lagi, ini kesempatan gemilang untuk menjadi duta CHSE,” ujar Ardi.(jpg)

Play sound