Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9855

Masalah PPDB SMA Jadi Perhatian Marlin

0

batampos.co.id – Pelukan hangat seorang wanita lanjut usia menyambut Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina Rudi di Kampung Melayu Sungai Panas, Jumat (16/10/2020).

Kunjungan Marlin ke RW 02 Kelurahan Sungaipanas, Kecamatan Batamkota itu, dalam rangka silaturahmi bersama warga sekitar.

Momen silaturahmi itu pun dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluh kesah. Antara lain tentang sulitnya anak di wilayah tersebut masuk ke SMA Negeri.

“Anak kami susah masuk SMA Bu. Ke SMA 8 beda zonasi, untuk Bengkong. Ke SMA 3 jauh. Jika nanti Ibu jadi Wakil Gubernur Kepri, insya Allah jadi, kasihlah kami sekolah SMA di wilayah kami ini Bu,” tutur Uray, perwakilan warga.

Marlin Agustina Rudi disambut warga di Kampung Melayu Sungai Panas, Jumat (16/10/2020). (istimewa)

Marlin pun menanggapi hal ini secara langsung. Ia mengatakan keluhan tentang penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA ini memang banyak ia dengar di berbagai lokasi silaturahmi.

Tak hanya itu. Marlin mengaku sering juga didatangi warga untuk menyampaikan permasalahan ini setiap musim PPDB tiba.

Bukan tanpa sebab kediamannya didatangi warga. Suaminya, H Muhammad Rudi, adalah Walikota Batam yang kini sedang cuti kampanye untuk pencalonan sebagai wali kota periode kedua.

“Saat SMA masih menjadi kewenangan kota, Bapak Muhammad Rudi bisa dengan cepat menyelesaikannya. Tambah rombongan belajar di tiap sekolah, yang penting anak-anak masuk. Tapi begitu dialihkan ke provinsi, Bapak Muhammad Rudi juga tak bisa berbuat banyak. Karena itu, kalau kita punya perwakilan di provinsi tentu akan lebih mudah penyelesaiannya,” tutur Calon Wagub Kepri nomor urut 3 ini.

Menurut Marlin, pasangannya di Pilkada Kepri, Ansar Ahmad juga fokus pada pendidikan. Programnya antara lain belajar 12 tahun harus bisa dilaksanakan di Kepri.

“Jadi Bapak Ibu tak perlu khawatir. Kalau insya Allah saya diijabah dan Bapak Muhammad Rudi juga insya Allah jadi lagi, insya Allah semua selesai. Permasalahan bisa terselesaikan dalam birokrasi yang tak sulit,” ujarnya.

Selain penambahan rombel, pembangunan sekolah baru juga bisa dilakukan. Asalkan ada lahan yang siap digunakan untuk pembangunan sekolah.

“Pembangunan sekolah ini yang penting ada lahannya. Untuk lahan ini bisa kita tanyakan ke BP Batam, dan itu orangnya Bapak Muhammad Rudi juga. Saya akan sampaikan ke BP Batam, di Sungai Panas butuh SMA, kira-kira di mana lahannya. Nanti kita bangun tergantung lahannya ada di mana,” papar Marlin. (*)

Pasien Covid-19 di Batam, 1.031 Wanita dan 1.078 Pria

0

batampos.co.id – Hingga Jumat (16/10/2020) jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 2.109 orang.

Dilansir dari website lawancorona.bata.go.id diketahui dari jumlah tersebut 1.031 adalah wanita dan 856 orang dinyatakan sembuh.

Selain itu 156 orang dalam perawatan dan 19 orang meninggal dunia.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Jumat (16/10/2020).

Sementara 1.078 orang adalah pria. Dari jumlah itu 847 orang dinyatakan sembuh, 190 orang dalam perawatan dan 41 orang meninggal dunia.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh tim surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal tersebut kata dia, sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.(*/esa)

Pasien Covid-19 Bertambah, Segini Jumlahnya Sekarang….

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah pada Jumat (16/10/2020) sebanyak 47 orang.

Kadis Komunikasi dan Informasi Pemko Batam, Azril Apriansyah, menjelaskan, pada hari sama juga terdapat pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

“Pasien yang sembuh sebanyak 26 orang,” jelasnya Sabtu (17/10/2020).

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, diketahui dari 47 pasien Covid-19 yang baru, 21 orang di antaranya terkonfirmasi bergejala.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Jumat (16/10/2020).

Sementara 12 tanpa gejala dan 14 orang kontak erat dengan pasien Covid-19 sebelumnya.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sebanyak 2.109 orang.

Dengan rincian 1.703 orang dinyatakan sembuh, 60 orang meninggal dunia dan 346 orang dalam perawatan.(*/esa)

Sekdako Batam Ingatkan Pentingnya Patuhi Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk mencengah penyebaran virus Covid-19.

Hal ini disampaikannya saat membuka Jamboree On The AirJamboree On The Internet (Jota-Joti) tingkat Kwarcab Batam.

“Saat ini belum ada ditemukan obat Covid-19. Karena itu cara terbaik adalah dengan mematuhi protokol kesehatan,” kata Jefridin, Jumat (16/10/2020).

Jefridin berpesan agar seluruh anggota Pramuka di Kota Batam bisa menjadi garda terdepan untuk terus mensosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Sehingga penyebaran Covid-19 benar-benar bisa dicegah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk mencengah penyebaran virus Covid-19 saat membuka Jota-Joti tingkat Kwarcab Kota Batam. Media Center Pemko Batam untuk batmapos.co.id

Pertama kata dia adalah menggunakan masker yang harus terus dilakukan saat ke luar rumah.

Kemudian menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjauhi kerumunan.

“Dengan mematuhi protokol kesehatan kita bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Ketua Pelaksana Purisnawati Djoyoharjo mengatakan pelaksanaan Jota-Joti internasional dan Jota nasional ke 83–Joti nasional ke- 41 dilaksanakan pada tanggal 16–18 oktober 2020. dengan mengusung tema dari WOSM yaitu Young Got Talent.

Pelaksanaan Jota–Joti yang diadakan gerakan pramuka Kwartir Cabang Kota Batam melibatkan peserta dari seluruh anggota pramuka yang ada di Kwarcab Batam.

“Dengan rincian peseta 60 dari utusan kwaran yang dibagi , setiap kwaran mengirim 5 orang utusan. Dan 40 peserta yang umum yang telah di data melalui sistem online,” katanya.

Total peserta yang diutus kwaran maupun umum berjumlah 100 orang peserta. Untuk sistem pelaksananan  100 peserta dibagi menjadi 3 hari pelaksanaan. Dalam satu hari terdapat 2 sesi ,dan 1 sesi tersendiri dari 3 kwaran.(*/esa)

Klaim Rumah Sakit yang Menangani Pasien Covid-19 Mencapai Rp 12 Triliun

0

batampos.co.id – Kaim rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 mencapai Rp 12 triliun dan hingga kemarin telah dibayarkan sebanyak Rp 7,1 triliun.

Plt Dirjen Yankes Kementerian Kesehatan Abdul Kadir menyatakan, data okupansi tempat tidur pasien Covid-19 terus berubah. ’’NTT okupansi terendah se-Indonesia,’’ ucapnya.

Kadir menyatakan, dana tersebut berasal dari Kemenkes dan BNPB.

’’Pemerintah sementara ini menyediakan Rp 21 triliun untuk klaim rumah sakit,’’ ujarnya seperti yang dilansir dari JawaPos.com.

Hingga kemarin, menurut data Kemenkes, klaim yang belum dibayarkan mencapai Rp 5 triliun. Kadir berjanji bahwa klaim pasien Covid-19 berjalan lancar.

Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), Kuntjoro, menyarankan ada tim khusus untuk menyelesaikan klaim. Tim tersebut akan membantu tim pusat.

’’Yang belum kerja sama dengan BPJS Kesehatan jangan didiamkan. Rumah sakit didampingi,’’ katanya.(jpg)

Ini Tujuh Hal yang Harus Dilakukan Pasien Covid Tanpa Gejala

0

batampos.co.id – Ada tujuh hal yang harus dilakukan pasien Covid-19 tanpa gejala sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro membagikan tujuh tip pada pasien Covid-19 tanpa gejala.

  1. Selalu pakai masker selama menjalani isolasi. Cuci sendiri        masker kain yang dipakai, apabila menggunakan maker          sekali pakai, langsung bungkus dan  buang ke tempat              sampah setelah dipakai.
  2. Jika ada gejala sakit seperti demam, batuk dan bersin,            tetap di tempat isolasi dan tidak bepergian keluar rumah          atau tidak meninggalkan tempat isolasi sampai masa isolasi      selesai dijalani.
  3. Manfaatkan fasilitas telemedis atau konsultasi online                dengan pakar kesehatan.
  4. Selama di rumah atau tempat isolasi, kamar harus terpisah      dari anggota keluarga lainnya. Dan selalu jaga jarak 1 – 2        meter. Tidak berbagi peralatan makan, mandi dan tempat        tidur yang sama dengan anggota keluarga yang lain.
  5. Cek kondisi tubuh dengan mengukur suhu, denyut nadi dan      tekanan darah. Atur jam keluar ruang terbuka dan                  berjemur  di bawah sinar matahari setiap paginya selama        15 – 30 menit.
  6. Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, konsumsi                makanan bergizi seimbang, olahraga yang rutin dan                teratur, tenangkan pikiran dan tenangkan jiwa.
  7. Jaga kebersihan dan kesehatan di rumah. Bersihkan                seluruh permukaan dengan cairan disinfektan yang tepat          sesuai peruntukannya.

“Jika isolasi mandiri tidak dapat dilakukan di rumah, pemerintah menyediakan fasilitas isolasi. Hubungi dinas kesehatan atau satgas setempat, apabila merasa membutuhkan,” katanya.

Karenanya ia meminta masyarakat meyakini bahwa pasien Covid-19 bisa sembuh kembali. Tetapi tetap waspada selama pandemi masih ada jangan sepelekan penyakit ini.

“Karena mencegah jauh lebih baik, lebih murah dan lebih nyaman. Daripada mengobati. Ingat 3M itulah pencegahan yang terbaik, sukseskan 3M, hentikan penularan Covid-19,” tegasnya.(jpg)

RSBP Batam Jadi RS Rujukan TCA RI-Singapura

0

batampos.co.id – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam dijadikan rumah sakit rujukan Travel Corridor Arrangement (TCA) RI-Singapura atau Reciprocal Green Lane (RGL) RI-Singapura yang mulai diberlakukan mulai, Senin (26/10).

Direktur RSBP Batam, dr Afdalun, mengatakan, RSBP Batam menjadi rumah sakit rujukan yang ditunjuk pemerintah untuk
pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) para pelaku
bisnis, tamu pemeritah, dan tamu negara (diplomat), saat
berkunjung ke Batam.

”Kami sudah ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan yang menjalankan prosedur operasi standar (SOP) untuk TCA ini. Sudah disepakati antardua negara. Jadi kami butuh penyesuaian dan persiapan dengan baik,” ujar Afdhalun seperti yang dilansir dari Harian  Batam Pos.

Ia mengungkapkan, pihaknya kini tengah berkoordinasi
dengan Divisi Kesehatan Singapura (MoH) mengenai kesepakatan biosafet zone atau persiapan ruang steril, hotel karantina, hingga kecepatan hasil PCR keluar.

”Jangan sampai Singapura komplain. Kita harus melakukan yang terbaik untuk ini. Dari Singapura, jangan ada carrier ke Batam dari Batam juga jangan sampai ada carrier masuk ke sana,” jelasnya.

Direktur RSBP Batam, dr Afdalun. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

 

Seperti diketahui, setelah dua negara selama enam bulan menutup perbatasan, maka pada 26 Oktober mendatang akan dibuka kembali melalui TCA/RGL untuk perjalanan bisnis, pemerintahan, dan tugas diplomatik.

Di Indonesia, hanya dua kota yang melayani TCA ini, yakni Bandara Internasional Soekarno Hatta di Tangerang dan juga Pelabuhan Feri Internasional Batam Center di Batam.

Sedangkan Singapura di dua zona juga, yakni Bandara Internasional Changi dan Pelabuhan Tanah Merah.

”Jadi, baik warga Indonesia dari berbagai daerah, khususnya Sumatera yang mau ke Singapura, wajib melalui Batam atau Jakarta. Ini tentu menjadi tugas yang kami akan jalankan di Batam, memeriksa PCR dengan menggunakan alat elektronik yang hasilnya bisa diketahui dengan cepat, minimal 20 menit. Ini
kami sedang persiapkan,” ungkap Afdhalun.

Pembukaan pembatasan perjalanan ini juga dibatasi hanya 300 orang per hari, baik dari Indonesia maupun dari Singapura.

”Ini sudah kesepakatan bersama antara Pemerintah RI dan juga Singapura,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Ferry Wise Manullang, mengatakan, BP Batam dan pengelola pelabuhan akan mempersiapkan sarana dan prasara yang diperlukan untuk mendukung TCA antara Indonesia dan Singapura, mulai 26 Oktober mendatang.

”Di samping menyiapkan sarana dan prasarana, kami juga tengah menunggu SOP penanganan bagi WN Singapura sesampainya di Batam atau ketika WNI akan meninggalkan Batam menuju Singa-
pura untuk perjalanan dinas atau bisnis,” ujarnya, kemarin.

BP Batam juga tengah mempersiapkan Terminal Feri Internasional Harbour Bay, Terminal Feri Internasional Nongsapura, dan
Terminal Feri Teluk Senimba, untuk menjalankan implementasi TCA.

”Saat ini memang baru terminal feri di Batam Center saja yang jadi pintu masuk, tapi kami juga mempersiapkan yang lainnya,” ungkapnya.

Meski pintu masuk Batam-Singapura untuk tujuan terbatas akan dibuka, ada syarat yang harus dipenuhi oleh pelaku perjalanan tersebut.

Syarat paling utama yakni persyaratan tes PCR yang akan dilakukan dua kali, yakni PCR pertama dilakukan minimal 72 jam
sebelum keberangkatan dan tes PCR kedua pada saat kedatangan di Terminal Feri Internasional Batam Center.

Tim yang akan melakukan berasal dari RSBP Batam.(jpg)

BP Batam Rancang Waduk Bawah Laut

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memberikan pelayanan dan menjamin ketersedian air baku di Kota Batam.

Selain melakukan interkoneksi waduk Tembesi-Muka Kuning, BP Batam juga berencana akan membangun waduk bawah laut.

Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam Binsar Tambunan, mengatakan, Kota Batam tidak memiliki sumber air baku selain dari air hujan.

Karena itu perencanaan pembangunan waduk bawah laut sudah dilakukan.

“BP Batam berencana membangun Dam Laut dan sudah ada dua lokasi yang sudah diselesaikan Feasibility Study (FS)nya,” kata dia baru-baru ini.(esa/adv)

ASN Kembali Masuk Jam Kerja Normal

0

batampos.co.id – Pemko Batam mengakhiri sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk pegawai yang ada di lingkungan pemerintahan.

Pegawai mulai kembali masuk kantor sesuai jam kerja 16 Oktober
2020 ini.

Sekretaris Kota (Setdako) Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, penerapan sistem bekerja dari rumah ini tertuang dalam surat edaran 29 September 2020 tentang penyesuaian sistem kerja dan perubahan ketujuh atas surat edaran wali kota nomor 181/2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan Covid-19 di lingkungan pemerintahan.

“Jadi, sudah normal kembali. Pegawai sudah bekerja sesuai dengan jam kerja. Tidak ada yang WFH lagi,” ujarnya, Jumat (16/10/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.

Tidak diperpanjangnya WFH ini karena melihat kondisi Covid-19 sudah mulai membaik. Ia menjelaskan penerapan WFH awalnya untuk menutup pintu penyebaran di lingkungan ASN.

Karena penyebaran yang cukup masif, klaster ASN menjadi salah satu penyumbang terbanyak kasus positif di Kota Batam.

“Memang awalnya itu kita melindungi ASN agar terhindar dari paparan. Sebab satu ruangan itu penuh dan penerapan jaga jaraknya kurang maksimal. Sehingga perlu upaya menekan penyebaran, terutama di lingkungan OPD yang terpapar,” terangnya.

Ia berharap kepatuhan ASN terhadap protokol kesehatan (protkes) bisa meningkat, dan bisa mengedukasi lingkungan
sekitar untuk menerapkan 3M atau menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Prilaku hidup sehat ini menjadi kunci dalam melindungi diri agar terhindar dari paparan Covid-19.

“Tetap patuhi. Meskipun semua sudah masuk kantor disiplin tetap harus dijaga. Jangan sampai lengah dan abai. Untuk mereka yang merasa demam langsung periksakan diri, agar bisa mencegah lebih dini. Terutama yang berisiko atau ada penyakit bawaan,” ujarnya.

Pemko Batam juga terus menggalakkan perubahan perilaku di tengah pandemi Covid-19.

Pihaknya terus mendorong ASN berolahraga agar imun tubuh terjaga.

Olahraga bisa melalui berjemur setiap pagi, senam hingga gowes.
Pemerintah saat ini masih berupaya menekan penyebaran di tengah kasus yang masih bertambah.

“Upaya tidak sia-sia. Semakin ke sini jumlah pasien sembuh juga terus bertambah, dan tingkat kesadaran masyarakat terus dipupuk melalui sosialisasi, edukasi dan penegkkan Perwako Covid-19,” ujarnya.

Pantauan di Kantor Wali Kota Batam, pegawai kembali menjalani rutinitas sesuai jam kerja.

Selama berada di ruangan pegawai juga meminimalisir interaksi antarpegawai dan menerapkan 3M.(jpg)

PLN Batam Raih Penghargaan TOP GRC Awards 

0

batampos.co.id – Kinerja bright PLN Batam kembali mendapatkan apresiasi dalam bentuk penghargaan Governance, Risk dan Compliance (GRC) dalam ajang TOP GRC Awards 2020.

bright PLN Batam memperoleh peringkat BAIK (Bintang 3) untuk sistem, infrastruktur dan implementasi tata kelola perusahaan (GCG), manajemen risiko, dan manajemen kepatuhan yang dilaksanakan perusahaan.

Sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja bisnis perusahaan yang berkelanjutan.

GRC sendiri adalah Pengelolaan Perusahaan dengan mengintegrasikan pelaksanaan Tata Kelola, Risiko dan Kepatuhan sebagai satu kesatuan untuk memastikan bahwa perusahaan bisa mencapai sasaran-sasarannya secara andal dan mengedepankan integritas.

Pentingnya implementasi GRC dalam sebuah perusahaan adalah sebagai pedoman top management dalam pengambilan keputusan secara independen menilai dan mengelola risiko yang teridentifikasi.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama bright PLN Batam, Budi Pangestu secara daring/online pada Kamis, 15 Oktober 2020.

Kinerja bright PLN Batam kembali mendapatkan apresiasi dalam bentuk penghargaan Governance, Risk dan Compliance (GRC) dalam ajang TOP GRC Awards 2020. Foto: PLN Batam untuk batampos.co.id

Dalam sambutannya Budi mengucapkan terima kasih kepada Top Business atas penilaian dan kepercayaannya terhadap komitmen bright PLN Batam dalam menjalankan GRC.

“Penghargaan ini kami terima bertepatan dengan Hari Ulang Tahun bright PLN Batam ke-20 dan Hari Listrik Nasional ke-75,” jelasnya.

“Tentu saja dengan momentum tersebut akan memberikan semangat untuk terus bekerja dan kerkarya dalam menerangi dan memberikan kualitas pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat,” ujar Budi lagi.

Budi menambahkan, ditengah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, tentu saja hal ini tidak memudarkan semangat menjadi pemacu bagi pihaknya untuk terus menjaga tata kelola perusahaan yang baik.

Sehingga operasional dan layanan berjalan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku yanag pada akhirnya kepuasan pelanggan semakin meningkat.

Dalam sambutannya secara daring Ketua tim dewan juri TOP GRC Awards 2020 Antonius Alijoyo menyampaikan tahapan penjurian TOP GRC Awards 2020.

Serta berpesan bahwa peranan GRC sangatlah penting bagi perusahaan untuk peningkatan bisnis berkelanjutan dan memulihkan ekonomi nasional saat ini.

“Seleksi awal dilakukan kepada 840 perusahaan, yang terdiri dari perusahaan listed, BUMN, BUMD, swasta nasional maupun multinasional,” tuturnya.

Dari 840 perusahaan tersebut Dewan Juri memutuskan 100 finalis untuk presentasi dan pendalaman atas keberhasilan implementasi GRC.

“Pada akhirnya sebanyak 65 perusahaan yang berhasil mengikuti proses penilaian secara lengkap. Penentuan pemenang TOP GRC Awards 2020 ditentukan secara kolektif oleh sidang pleno dewan juri,” ujar Antonius.(*)