Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 9914

JK Sarankan Pilkada Serentak 2020 Ditunda

0

batampos.co.id – Dorongan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 semakin keras. Kali ini saran tersebut juga datang dari Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

JK mengatakan, kampanye akbar sebuah pemilu selalu diikuti oleh massa dalam jumlah besar. Situasi seperti ini tentu akan membahayakan keselamatan warga di tengah pandemi Covid-19.

“Saya sarankan ditunda dulu sampai beberapa bulan, sampai dengan vaksin ditemukan dan sampai vaksin ditemukan nanti langsung menurun itu (kasus Covid-19),” kata JK di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Jakarta, Sabtu (19/9).

JK berpendapat penundaan pilkada 2020 tidak akan mengganggu pemerintahan di tingkat daerah. Sebab, masih ada beberapa alternatif agar pemerintahan tetap berjalan.

“Jadi, sebenarnya tidak apa-apa dari segi pemerintahan,” imbuhnya.

Kendati demikian, apabila pilkada tetap dipaksakan berjalan tahun ini, JK meminta penyelenggara pemilu menyiapkan regulasi ketat terkait sistem kampanye. Sebab, pada banyak tahapan pilkada yang berpotensi memperluas penularan Covid-19.

“Kalau terjadi pelanggaran, syarat-syarat katakanlah kampanye hanya 50 tapi terjadi 200 (orang), kalau terjadi kecenderungan itu ya lebih baik dipertimbangkan kembali waktunya,” pungkas JK.(jpg)

Marlin Dapat Sambutan Hangat Pimpinan Media

0

batampos.co.id – Salah satu balon wakil gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi, mendapat sambutan hangat dari pimpinan media di Batam, Kepri. Hal itu terjadi saat silaturahmi Marlin dengan para pimpinan media mainstream di Batam, Sabtu (19/9).

Sambutan hangat itu terkait penampilan istri Wali Kota Batam HM Rudi, saat menjawab beberapa pertanyaan spontan dari beberapa pimpinan media. Gayanya cukup kocak, luwes, dan menurut istilah Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim, sedikit lugu. “Gaya beliau Melayu banget,” ucap Direktur Batam Pos Online (batampos.co.id) itu.

Misalnya, menjawab pimpinan Tribun Batam, Agus, yang bertanya pendapat Marlin tentang apa kelebihan dan kekurangan dirinya, serta apa kelebihan dan kekurangan dua rivalnya dari pasangan Soerya – Iman dan Isdianto – Suryani.

“Semua manusia pastilah ada kelebihan dan kelemahan. Saya bicara tentang saya saja ya? Nanti saya uraikan kelebihan saya. Kalau kelemahan saya, banyaklah. Salah satunya badan saya ini,” kata Marlin, disambut geer hadirin. Maklum saja, Marlin tak berusaha menutupi dirinya yang termasuk berbadan “makmur” itu.

Marlin Agustina bersama Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim yang juga Direktur Batam Pos Online (kanan), dan mantan Ketua PWI Kepri Ramon Damora (kiri) saat silaturahmi dengan para pimpinan media mainstream di Batam, Sabtu (19/9).

Begitu pula ketika pimpinan media online wartakepri, Deddy Suwadha, yang mengingatkan politik dinasti dan Kepri yang berada dalam lima besar daerah yang diawasi KPK.

“Soal dinasti, memang banyak saya dapat pertanyaan seputar itu. Bagi saya, yang saya lakukan bukan politik dinasti, sebab saya tak sedang berusa menggantikan atau meneruskan (jabatan) suami saya. Suami saya kan walikota, saya (maju) ke wakil gubernur. Menurut pandangan saya pribadi, itu bukan dinasti,” katanya santai.

Pertanyaan demi pertanyaan dijawab oleh Marlin dengan santai. Meskipun dia mengaku menghadapi pers adalah hal baru yang sedang dia pelajari. Dia harus siap, katanya, meskipun pertanyaan-pertanyaan pers, menurutnya, sering membuat dirinya “terkejut-kejut”.

Acara silaturahmi itu juga diselingi dengan pencabutan doorprize dan penampilan duet nyanyi Marlin dengan mantan Ketua PWI Kepri Ramon Damora. Sebelumnya, Ramon, peraih Jembia Emas 2020 itu, juga mengulas sejarah seputar perempuan Melayu hebat di masa lalu.

Beberapa media yang hadir, di antaranya Batam Pos Koran, Batam Pos Online (batampos.co.id), Haluan Kepri, Tribun Batam, Posmetro Batam, dan beberapa media online seperti mediakepri, wartakepri, batamtoday, batamclick, transkepri, gokepri, serta radio Batam FM. (*)

Meledak, Angka Penularan Covid-19 Bertambah 4.168 Kasus dalam Sehari

0

batampos.co.id – Jumlah kasus Covid-19 terus bertambah. Bahkan pada Sabtu (19/9) angka penularan virus korona memecahkan rekornya.

Data pemerintah hingga Sabtu pukul 12.00 WIB menyatakan bahwa ada 4.168 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan kasus positif ini menyebabkan saat ini kasus Covid-19 di Indonesia totalnya mencapai 240.687 orang.

Sementara itu, kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 3.576 orang. Sehingga total kasus sembuh mencapai 174.350 orang.

Akan tetapi, masih ada kabar duka dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dalam 24 jam terakhir, ada penambahan 112 pasien Covid-19 yang tutup usia.

Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 9.448 orang. Selain itu, pemerintah juga menyatakan bahwa sampai saat ini ada 107.863 orang yang berstatus suspek terkait penularan virus Korona.

Hingga saat ini kasus Covid-19 sudah tercatat di 34 provinsi dengan total 493 kabupatan dan kota di seluruh Indonesia. Adapun kasus positif diketahui lantaran adanya pengetesan massal menggunakan PCR atau tes cepat molekuler berjumlah 44.534 spesimen. Sehingga total keseluruhan adalah 2.885.865 spesimen.

Penambahan kasus akhir pekan ini memecahkan tiga rekor sebelumnya. Pertama pada 16 September 2020, tercatat sebanyak 3.963‎ orang tertular virus korona.

Kemudian ‎pada 10 September 2020 sebanyak 3.861 kasus baru. Sementara pada 3 September 2020 juga Indonesia memecahkan rekornya, sebanyak 3.622 kasus penularan.(jpg)

3 Pekerja Minyak dan Gas Premier Oil Kembali Dinyatakan Positif  Covid-19

0
batampos.co.id –  Sebanyak 10 orang pekerja lokal di perusahaaan minyak dan gas offshore premier oil wilayah Kepulauan Anambas dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan Covid-19 di Jakarta. Pekerja itu kembali pulang ke Kepulauan Anambas pada 16 September 2020.Namun saat kembali ke Anambas terdapat tiga orang yang positif saat dilakukan pemeriksaan Covid -19 oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Anambas, tiga orang itu berinisial (S), (AM), dan (TH).

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid -19 Anambas, Sahtiar, mengatakan, terkait status data pekerja yang dinyatakan kembali terkonfirmasi positif Covid-19, tidak masuk ke dalam data Tim Gugus Tugas Penanggulanagan Covid -19 di Anambas, namun data pekerja tersebut berada di pihak perusaahaan terkait.

“Apabila dengan keluarga kontak serumah atau kontak langsung dengan positif covid 19 itu, barulah masuk di data Tim Gugus Tugas Covid-19 Anambas,” ujarnya saat dikonfirmasi Batampos Online, Sabtu (19/9/2020).

Pihaknya bahkan telah melakukan tracking terhadap keluarga terkonfirmasi Covid-19 berinisial AM. Pasalnya AM diketahui sempat kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya.

Kemudian dilakukan pemeriksaan rapid tes dan PCR Covid-19 terhadap 5 orang keluarga AM dan hasilnya negatif. “Sedangkan tracking terhadap keluarga TH pemeriksaan rapid tes dan PCR Covid-19 saat ini sedang menunggu hasil.” sebutnya.

Seperti diketahui sebelumnya tiga orang pekerja lokal di perusahaaan minyak dan gas offshore premier oil yang dinyatakan positif Covid-19 ini, oleh Tim Gugus Tugas penaganan Covid-19 daerah ini, setelah dilakukan pemeriksaan rapid tes dan PCR pada tanggal 17 sampai 18 september 2020 sesuai dengan protokol kesehatan.

Sementara itu Tim Gugus Tugas Covid-19 Anambas telah meminta kepada pihak perusahaan untuk mengevakuasi yang bersangkutan dan kembali ke Matak Base agar dilakukan evakuasi keluar Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas.(fai)

5 Rumah Susun yang Dikelola BP Batam

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP Batam) memiliki rumah susun (Rusun) yang berada di sekitar kawasan industri di Kota Batam.

General Manager Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman Badan Usaha Failitas Lingkungan BP Batam, Herawan, mengatakan, rusun yang dikelola BP Batam berada di lima kawasan industri.

Yakni :
1. Rusun Kabil
2. Rusun Muka Kuning
3. Rusun Batu Ampar
4. Rusun Sekupang
5. Rusun Tanjung Uncang

Rusun-rusun tersebut lanjutnya memiliki tipe 21, 24, 27 dan 36. Ia menjelaskan, Rusun Kabil memiliki 626 kamar.

Sementara Rusun Muka Kuning memiliki 576 kamar dan Rusun Batu Ampar memiliki 256 kamar.

“Rusun Sekupang ada 256 kamar dan Tanjung Uncang ada 192 kamar,” tuturnya belum lama ini.

Infografis aliibenk/batampos.co.id

Ia menjelaskan ke depannya seluruh penghuni di Rusun yang dikelola BP Batam akan dibuatkan smart card yang dapat dipergunakan pada seluruh aset milik BP Batam.

Sementara itu Manager Komersial Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Usaha hunian, Gedung dan Agribisnis dan Taman BP Batam, Soetarno Dwi Karaya, mengatakan, pada era tatanan hidup baru para calon penyewa rusun wajib melengkapi beberapa persyaratan yang telah ditentukan pemerintah.

“Masyarakat yang ingin menyewa di rusun BP Batam wajib membawa surat keterangan sehat yang telah dilampirkan hasil rapid tes/PCR negatif (Covid-19,red) resmi dengan kurun waktu paling lama 7 hari sebelum kedatangan di rusun,” ujarnya.

Tidak hanya itu, calon penghuni juga diharuskan untuk mengisi semua formulir yang disediakan dan wajib mentaati prosedur kesehatan.

Seperti mencuci tangan di tempat yang telah disediakan atau menggunakan hand sanitizer.

“Calon penyewa juga harus menjaga jarak antar orang 1 hingga 2 meter dan menjaga jarak pada antrean,” jelasnya.

Selain itu calon penyewa juga harus menggunakan masker ketika datang ke rusun.(esa/adv)

Terkini, 1.111 Warga Batam Terkonfirmasi Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah
22 orang pada Jumat (18/9/2020).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan, data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil Temuan Kasus Baru dan Hasil Tracing.

“Kami sampaikan uraian jumlah orang yang terpapar dari temuan kasus baru ini sebanyak 22 orang. Terdiri dari 19 orang laki-laki 3 orang perempuan,” ujarnya.

Pasien-pasien tersebut lanjutnya didominasi oleh karyawan swasta dan tenaga kesehatan.

Kata dia, saat ini seluruhnya sudah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Jumat 19/9/2020).

“Dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru,” ujarnya.

Hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga kata dia, hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah,’ jelasnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Dnegan penambahan tersebut saat ini total jumlah pasien Cvid-19 di Kota Batam mencapai 1.111. Dengan rincian 650 orang sembuh, 43 orang meninggal dunia, 418 orang dalam perawatan.(*/esa)

Pelabuhan Internasional Sekupang Masih Buka, Tapi….

0

batampos.co.id – Terminal Feri Internasional Sekupang terlihat sangat sepi dikarenakan banyak agen kapal ferry tidak beroperasional.

General Manager Pengelola Pelabuhan Internasional Sekupang, Julmarly, pelabuhan tersebut tutup sementara.

“Sebenarnya masih buka tetapi dikarenakan agen kapal fery tidak jalan jadi kita tutup sementara,” katanya saat ditanyai batampos.co.id, Sabtu (19/9/2020).

Ia menjelaskan, Pelabuhan Internasional Sekupang terhubung dengan Harbour Front Singapura.

Pelabuhan tersebut lanjutnya ditutup sementara dan mengakibatkan banyak agen ferry dari Pelabuhan Internasional Sekupang berhenti beroperasi.

Kondisi Pelabuhan Internaisonal Sekupang terlihat sepi. Pelabuhan ini tutup sementara karena agen kapal fery di pelabuhan tidak beroperasi. Foto; Dhiyanto/batampos.co.id

“(Pelabuhan Harbour Front,red) ditutup sementara dan dialihkan ke Pelabuhan Tanah Merah Singapura,” ujarnya.

Ia menjelaskan, belum tahu sampai kapan Pelabuhan Harbour Front Singapura dibuka.

“Iya kita belum tau” jelasnya.

Di sekitar Pelabuhan Internasional Sekupang hanya terlihat beberapa orang personel Satuan Pengamanan (Satpam) dan Cleaning Service.

Salah seorang pedagang di sekitar pelabuhan mengeluhkan sepinya pembeli sejak minimnya aktivitas di Pelabuhan Internasional Sekpang.

“Kondisinya seperti ini lah mas, sepi,”  ujar Sumijah salah seorang penjual minuman.

Ia berharap kondisi tersebut bisa kembali berubah seperti dahulu sebelum adanya pandemi Covid-19.(nto)

Dua Pejabat di Pemprov Kepri Disebut-sebut Akan Menjadi Pejabat Sementara Wali Kota Batam

0

batampos.co.id – Dua nama pejabat di lingkungan Pemprov Kepri disebut-sebut akan menjadi pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam.

“Yang beredar saat ini adalah pak Syamsul Bahrum (Asisten II Pemprov Kepri). Mana saja yang terbaik dan kita tidak ada masalah dengan itu. Siapa Pjs-nya kita lihat di hari H,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Jumat (18/9/2020) seperti yang dilansir dari posmetro.co.

Pada prinsipnya kata Amsakar, siapapun yang nanti bakal menjadi pejabat sementara, bisa menjalankan roda kepemimpinan dengan baik.

Menurutnya, pejabat yang ditunjuk tentunya memiliki pemahaman tentang Kota Batam dan harus kompeten.

“Pada prinsipnya tidak ada persoalan. Kita percaya, orang yang ditunjuk harus kompeten dan paham akan karakteristik tentang Batam. Seperti Pak Syamsul dan Pak Buralimar (Kadispar Kepri) sudah pernah menjadi pejabat di Batam,” jelas Amsakar.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi juga mengatakan hal senada. Dirinya mengaku sudah mengajukan cuti selama 71 hari ke Pemprov Kepri.

Ia menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti pejabat yang ditunjuk.

“Saya sudah ajukan ke Provinsi itu (Cuti). Cuti saya sudah turun. Kalau Pjsnya haknya Provinsi yang nunjuk. Saya hanya mengikuti prosedur saja,” beber Rudi baru-baru ini.

Kata Rudi, pejabat sementara ini hanya akan melanjutkan kebijakan yang sudah berjalan selama dirinya dan Amsakar cuti. Karena, ada beberapa aturan yang saat ini sudah diterapak seperti Perwako 49/2020 dan kebijakan lainnya.

“Dia (Pjs) harus melaksanakan kebijakan yang sudah ada. Tidak ada visi misinya,” jelasnya.(***)

Pemko Batam Perpanjang Sistem Bekerja Dari Rumah

0

batampos.co.id – Penyebaran virus Covid-19 yang kian masif membuat Pemko Batam kembali memperpanjang sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) hingga 1 Oktober 2020 mendatang.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, WFH di lingkungan Pemko Batam seharusnya berakhir pada Kamis (17/9/2020) kemarin.

“Melihat kondisi saat ini, makanya diperpanjang,” katanya, Jumat (18/9/2020) seperti yang dilansir dari posmetro.co.

Ia menjelaskan, pengaturan WFH diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing OPD.

“Kehadiran minimal 25 persen dari total pegawai yang ada,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat termasuk ASN untuk menjaga diri dan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan rumah dan kerja.

Rudi menambahkan jika nantinya ada pegawai yang terpapar Covid-19, maka OPD akan ditutup selama tiga hari, dan dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

Guna memutus mata rantai penyebaran di lingkungan kerja pegawai. Jumlah kasus sudah banyak. Perlu ada tindakan pencegahan yang lebih ketat lagi.

“Saya minta betul ASN yang bekerja dari rumah ini benar-benar sesuai dengan aturan dan jangan abai dan lalai. Bekerja dari rumah bukan berarti pekerjaan tidak ada, jangan sampai terganggu terutama pelayanan,” ucap Rudi.

Sementara Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan hal senada.

Bagi ASN di Pemko Batam diperbolehkan bekerja di rumah. Karena angka kasus Covid-19 belum berakhir malah semakin hari kian melonjak tajam.

“WFH di lingkungan yang terpapar harus sampai baik dan sehat. Kalau sehat sebaiknya bekerja. Seperti di Kepala Dinas Sosial (Hasyimah) dan Kabag Kerjasama sudah sembuh dan sebagian sudah masuk kerja,” jelas Amsakar.

Ia menjelaskan, ada beberapa point yang harus jadi perhatian pegawai, yakni pelayanan publik harus tetap berjalan meskipun ada pembatasan.

Pegawai yang melakukan pekerjaan di kantor maupun di rumah wajib melakukan pengisiam laporan kinerja harian.

Selain atas wajib memeriksa dan memantau pelaksanaan bawahannya.(*)

Ada Seribu Klaster Covid-19 di Indonesia, Ini Klaster yang Terbanyak…

0

batampos.co.id – Indonesia terus menggenjot tes masif dengan metode PCR sejak virus corona masuk ke tanah air pada Maret 2020 lalu.

Sudah 1,6 juta dengan 2,8 juta spesimen dites. Kini jumlah kasus positif di tanah air per Jumat (18/9), sudah ada 236.519 orang dinyatakan positif Covid-19.

Anggota tim Satgas Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro, menjelaskan, dari total positif yang ditemukan, ada banyak klaster yang muncul.

Saat ini paling banyak adalah klaster perkantoran dan keluarga. Klaster adalah konsentrasi pengumpulan kasus karena terjadi penularan di lokasi tertentu.

“Pemerintah berkomiten melaksanakan 3T yaitu testingtracing, dan treatment. Dalam konteks tracing sudah temukan lebih dari 1.000 klaster di Indonesia. Klaster adalah penularan kelompok yang berkaitan rantai penyebaran,” katanya dalam konferensi pers, Jumat (18/9/2020).

Menurut dr. Reisa, klaster dapat terjadi di rumah, tempat kerja atau di tempat kerumunan. Itulah disebut klaster keluarga perkantoran atau lainnya.

Biasanya, kata dia, diawali salah satu orang yang positif kemudian tak menerapkan protokol kesehatan yang baik lalu menularkan ke orang-orang yang ada disekitarnya.

“Klaster bisa terjadi di mana saja tidak hanya di perkantoran. Sekali lagi bisa terjadi di berbagai komunitas termasuk RT,” tuturnya.

Termasuk klaster liburan, di mana menjelang akhir pekan, dia mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh selama masa pandemi. Lebih baik berada di rumah jika tak terlalu mendesak.

“Terkait klaster saya ingatkan ini kita sudah menjelang akhir pekan. Biasanya akhir pekan digunakan ke luar rumah. Tapi kali ini selama masa pandemi belum berakhir, ingat ke luar rumah hanya untuk hal mendesak saja ya,” tegasnya.

Dia menyebutkan saat ini sudah hampir 2,8 juta spesimen diuji dari 1,6 juta orang. Menurutnya, testing di Indonesia semakin meningkat yakni lebih dari 10 ribu tes per satu juta penduduk.

“Sementara untuk treatment penanganan Covid-19 terus diupayakan dengan memberikan pelayanan terbaik sehingga diharapkan tingkat kesembuhan pasien akan semakin membaik,” katanya.(jpg)