Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 9934

Tangkap Ikan di Natuna, Kapal Vietnam Menyerah setelah Ditembak Bakamla

0

batampos.co.id – Kapal penangkap ikan itu berusaha melarikan diri dengan zig-zag. KN Pulau Dana-323 milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) terus mengejar.

Pada satu titik, kapal berbendera Vietnam tersebut berusaha menabrakkan diri ke kapal kargo asing, MV Akij Ocean, yang tengah melintas. Tapi, gagal.

Berikutnya, kapal ikan itu malah berusaha menabrak KN Pulau Dana-323. Padahal, tim VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure) dan RHIB (Rigid Hulled Inflatable Boats), bagian dari kapal patroli Bakamla, sudah turun dan mencoba untuk berkomunikasi dengan pengeras suara.

’’Petugas akhirnya melepaskan tembakan peringatan. Tetap tak digubris, akhirnya petugas menembak anjungan kapal tersebut,” kata Kasubbag Humas Bakamla Letkol Bakamla Mardiono Senin (27/7) tentang insiden pada Minggu (26/7) di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, tersebut.

Barulah setelah itu, kapal tersebut mengurangi kecepatan. Tim VBSS pun mengamankan seluruh ABK (anak buah kapal) di haluan kapal.

Bakamla juga memeriksa seisi kapal ikan tersebut. Mereka menemukan 2 ton ikan yang diduga hasil illegal fishing di Laut Natuna Utara.

Untuk proses lebih lanjut, KN Pulau Dana-323 membawa kapal ikan asing Vietnam itu ke Selat Lampa. ’’Begitu juga dengan seluruh ABK,” kata Mardiono.

Mardiono menjelaskan, penangkapan itu bermula saat menyisir perairan Natuna Utara, KN Pulau Dana-323 mendeteksi komunikasi kapal ikan asing. Namun, kapal tersebut tidak merespons saat petugas Bakamla mengajak untuk berkomunikasi.

KN Pulau Dana-323 segera bergerak untuk mendekat. Komunikasi kembali dilakukan lewat isyarat semafor. Lagi-lagi usaha itu tidak mendapat respons.

”Kapal ikan asing Vietnam tersebut menambah kecepatan dari 2 knot menjadi 8 knot,” katanya.(*/jpg)

Begini Kondisi Toko Handphone Milik PS Setelah Dikabarkan Ditangkap Bea Cukai Jakarta 

0

batampos.co.id – Aktivitas toko milik PS pengusahan handphone asal Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, yang berada di Jalan Laksamana Bintan Sungai Panas, masih berjalan seperti biasa.

Beberapa masyarakat Kota Batam masih terlihat memasuki tokonya untuk melihat-lihat telepon genggam.

Suasana di depan toko pengusaha handphone Kota Batam, PS. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Karyawan toko yang sempat ditemui di lokasi tidak mau berkomentar banyak.

“Kami sekarang masih fokus mengurusi hewan qurban,” katanya singkat.(nto)

 

Presiden Jokowi Serahkan Sapi Kurban, Beratnya 1,57 ton

0

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan sapi kurban seberat 1,57 ton kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Setelah disembelih, nantinya daging kurban tersebut akan diserahkan kepadamasyarakat pada Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah.

“Sapi kurban Presiden Jokowi ini jenis limosin dengan berat 1,57 ton,” kata Wakil Gubernur Kepulauan Babel, Abdul Fatah di Pangkalpinang usai video conference dengan Deputi Bidang Kepresidenan Rika Kiswardani Selasa (28/7) dikutip dari Antara.

Abdul mengatakan, Presiden Jokowi menginginkan sapi kurban tahun ini dari sapi lokal sejenis limosin. Karena kebetulan di Babel ini ada masyarakat yang mengembangkan sapi yang dimaksud, maka presiden pun membelinya untuk dijadikan kurban.

“Sapi kurban bantuan dari Presiden Jokowi untuk masyarakat Babel ini sudah diserahkan langsung oleh Pak Gubernur Kepulauan Babel kepada pengurus Masjid Ar- Rahman Kampung Dul Kabupaten Bangka Tengah beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Ia menyatakan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Jokowi ini nantinya akan dilakukan setelah selesai Shalat Idul Adha.

“Kami berharap semoga tahun selanjutnya program ini masih berlanjut, sehingga bantuan selanjutnya kita peruntukan masyarakat di Belitung dan seterusnya ke kabupaten/kota lainnya yang belum mendapatkan sapi kurban Presiden Republik Indonesia ini,” katanya.

“Itulah tujuan rapat koordinasi ini, agar permasalahan di daerah dapat diselesaikan sehingga bantuan sapi kurban dari Presiden ini lancar, tanpa ada hambatan,” kata dia.

Deputi Bidang Kepresidenan Rika Kiswardani dalam arahannya mengatakan, pihaknya ingin mengetahui kesiapan di daerah dalam penerimaan bantuan sapi kurban dari Presiden.

“Pemotongan sapi tahun ini tentunya berbeda dengan tahun sebelumnya, karena Hari Raya Idul Adha kali ini masih dalam wabah pandemi COVID-19. Hal ini tentu membuat penanganan hewan kurban berbeda dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut dia ada kriteria dalam pemilihan sapi, pertama, diutamakan sapi peranakan ongole atau sapi lokal lainnya dengan bobot sapi berkisar 800–1.000 kg, serta sapi dinyatakan sehat dari dinas kesehatan hewan setempat, mengutamakan sapi dari peternakan lokal.

Selain itu menurutnya, penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban harus memenuhi persyaratan seperti, penerapan jaga jarak (physical distancing), pemotongan hewan kurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik, penyelenggara mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan, dan pendistribusian daging sapi dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.

Kemudian harus diterapkan kebersihan personel panitia. Penerapan kebersihan alat meliputi, melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh area peralatan sebelum dan sesudah prosesi penyembelihan selesai, disarankan untuk menerapkan sistem satu orang, satu alat.

“Ada beberapa hal yang harus kita cermati, bukan hanya kesehatan sapinya, akan tetapi kesehatan panitia yang terkait. Adapun hal yang lebih penting yaitu kelengkapan dokumen administrasi harus menjadi perhatian bersama sehingga lancar pelaksanaannya, lancar juga pertanggungjawabannya,” katanya.(jpg)

Perhotelan Sekarat, DPRD Batam Usul Cabut Aturan Rapid Test

0

batampos.co.id – Kondisi industri perhotelan di Kepri, khususnya Batam, masih jauh dari kata pulih meskipun tatanan hidup baru (new normal) sudah diberlakukan. Padahal, dari 75 hotel yang tutup sementara akibat pandemi Covid-19 di semester I 2020, tinggal lima hotel saja yang belum beroperasi kembali.

“Kondisinya masih sama sebelumnya. Tingkat hunian masih di bawah 10 persen, kita masih sekarat,” kata Mansyur, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam, Senin (27/7) siang.

Mansur menyebutkan, di Batam total ada 233 hotel. Dari jumlah itu, sejak pandemi Covid-19, sekitar 75 hotel memilih tutup sementara. Selebihnya tetap beroperasi, meski tingkat hunian di bawah 10 persen.

Berbagai upaya dilakukan manajemen hotel yang tetap buka untuk tetap bertahan. Mulai dari merumahkan karyawan, menghidupkan bisnis laundry, delivery makanan hasil racikan chef hotel, hingga upaya efisiensi lainnya. Ada yang masih bertahan meski biaya operasional saja tak tertutupi karena sepinya tamu.

Ia mengakui, saat ini beberapa hotel sudah mulai mendapat pesanan untuk kegitan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dalam waktu dekat seperti diutarakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, namun belum banyak. “Industri perhotelan kita masih berada di titik terendah saat ini,” ujarnya.

Sedihnya lagi, kata Mansur, sudalah berada di titik terendah, juga dihadapkan persoalan lain yang mengancam eksistensi hotel. Mulai dari pemotongan gaji karyawan hingga 50 persen, aksi mogok karyawan karena menuntut upah sebagaimana yang mereka dapat selama ini, hingga ancaman operasional hotel yang terpaksa dihentikan akibat sepinya hunian.

Baru-baru ini, sejumlah karyawan salah satu hotel di Kota Batam melakukan mogok kerja karena gaji yang mereka terima hanya 50 persen. Itupun dibayar bertahap, dua kali. Bahkan ada yang memilih tutup dengan mem-PHK (pemutusan hubungan kerja) seluruh karyawannya.

Menyikapi aspirasi PHRI dan melihat kondisi industri perhotelan di Kepri, khususnya Batam yang terpuruk sejak pandemi Covid-19, anggota Komisi II DPRD Batam yang membidangi ekonomi, Sahat Tambunan, angkat bicara. Ia meminta pemerintah daerah melakukan terobosan-terobosan untuk menghidupkan kembali industri perhotelan.

“Tak dipungkiri, adanya Covid-19 menghantam semua sektor, tak terkecuali sektor perhotelan dan pariwisata. Untuk itulah pemerintah harus lebih kreatif dengan segala cara,” katanya, Senin sore (27/7).

Ia tak menafikan, mendatangkan wisman ke Batam di saat dua negara yang jadi pintu awal masuk wisman, yakni Singapura dan Malaysia masih lockdown, tentu tidak mudah. Sebab, regulasi ada di tangan pemimpin kedua negara itu.

Namun, ada potensi besar yang bisa dimanfaatkan untuk bisa membuat sektor perhotelan bisa bernapas. Salah satunya, memudahkan masyarakat antardaerah berkunjung ke satu daerah ke daerah lainnya. Dengan kata lain, menghidupkan wisatawan lokal. Baik lokal dalam provinsi maupun antarprovinsi.

Kendati demikian, potensi besar ini terganjal regulasi. Khususnya syarat bepergian dari satu daerah ke daerah lain yang masih ketat. Terutama kewajiban mengantongi surat bebas Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil rapid test atau hasil swab.

Meski biaya rapid test saat ini sudah ditetapkan tak boleh lebih dari Rp 150 ribu, namun Sahat menilai tetap saja memberatkan. Terutama mereka yang ikut berwisata bersama keluarga dengan beberapa orang anak.

“Kalau keluarga itu ada dua anak misalnya, maka sama ibu bapaknya kalau mau bepergian, biaya rapid test-nya saja sudah Rp 600 ribu. Itupun hanya berlaku 14 hari. Kalau urusannya panjang, harus tes lagi, biaya lagi. Belum biaya tiket, repotnya bolak balik ke faskes mengurus rapid test. Belum lagi kekhawatiran kalau rapid ternyata reaktif. Ini yang membuat orang malas bepergian. Akibatnya, industri perhotelan makin terpuruk,” terangnya.

Sahat bahkan mencontohkan di Kepri. Orang Batam atau daerah lainnya di Kepri yang akan berkunjung ke Karimun harus mengantongi surat keterangan hasil rapid test non reaktif. Jika tidak, maka tidak bisa masuk ke Karimun.

“Ini kan memberatkan. Ini kebijakan lokal yang bisa diubah. Kenapa harus dipersulit. Efeknya ke industri perhotelan, restoran, dan lainnya. Wisatawan lokal saja jadi malas bepergian,” kata Sahat.

Ia menilai, jika Pemda di Kepri maupun daerah lain di Indonesia, khususnya Batam, mau menyelamatkan industri perhotelan dan industri terkait lainnya, maka harus melonggarkan syarat masuk maupun keluar. Pemko Batam bisa berjuang ke pusat meminta syarat rapid test atau PCR ditiadakan saja.

“Sudahlah, soal rapid test itu jangan dipaksakan. Yang terpenting wisatawan lokal yang masuk, mengikuti protokol kesehatan. Supaya sektor pariwisata serta perhotelannya lebih cepat bangkit,” kata politisi Partai Demokrat tersebut.

Sahat yakin, jika aturan itu bisa dilonggarkan, maka tingkat kunjungan wisatawan lokal ke Batam ataupun daerah lain di Kepri akan meningkat. Pada gilirannya, tingkat hunian hotel bisa meningkat.

“Ingat, sekarang sudah masuk semester II tahun 2020. Tingkat hunian hotel di Kota Batam masih di bawah 10 persen,” sebutnya. (*/jpg)

Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis Bersalah Terkait Skandal IMDB

0

batampos.co.id – Hakim Mahkamah Tinggi Mohd Nazlan Mohd Ghazali memutuskan, bekas Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak dinyatakan bersalah atas tujuh tuduhan berhubungan kasus dana RM42 juta atau Rp143 miliar dari SRC International Sdn Bhd, bekas anak perusahaan 1MDB, yang kini berada di bawah Kementerian Keuangan.

Keputusan ini disampaikan setelah mendapati pihak pembela gagal menyampaikan alasan yang masuk akal. Atas perbuatannya, Najib Razak didapati bersalah melanggar Pasal 23 (1) Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (SPRM).

Pengadilan mendapati tim pembela gagal menyampaikan alasan yang masuk akal atau munasabah terhadap pendakwaan jaksa bagi tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.

“Kesimpulannya, dalam penghakiman saya, setelah mempertimbangkan semua bukti yang dikemukakan di mahkamah ini, saya dapati pihak pembelaan tidak berhasil membantah anggapan terhadap tuduhan terhadap tertuduh di bawah Pasal 23 (1) Undang-Undang SPRM 2009,” kata Mohd Nazlan di Kuala Lumpur, Selasa (28/7) dikutip dari Antara.

Jika terbukti bersalah dikenai hukuman mengikuti Pasal 24 undang-undang yang sama yang memperuntukkan penjara maksimum 20 tahun dan denda minimum lima kali nilai korupsi atau RM10.000 ( Rp 34 juta) mengikut mana yang lebih tinggi.

Hingga kini media masih menunggu pernyataan resmi dari Pengadilan Tinggi. Sedangkan Najib Razak bersama para pimpinan UMNO juga belum meninggalkan gedung mahkamah.

Sementara itu media masih bergerombol di depan pintu masuk mahkamah sedangkan pihak pengadilan hanya mengizinkan media dengan kartu khusus, untuk mengikuti sidang melalui rekaman televisi pada ruang yang sudah disediakan.(antara)

Selain Zona Hijau, Kemungkinan Sekolah di Zona Kuning Diizinkan Buka

0

batampos.co.id – Pembelajaran tatap muka di sekolah tampaknya bakal diperluas. Selain zona hijau, ada kemungkinan sekolah di zona kuning diizinkan buka. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah mengkaji aspirasi para orang tua yang menginginkan zona kuning dibuka untuk sekolah tatap muka.

Hal itu disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo seusai rapat kabinet terbatas virtual kemarin (27/7). Menjawab pertanyaan koran ini mengenai pembelajaran jarak jauh (PJJ), Doni menuturkan bahwa tidak lama lagi ada pengumuman dari Kemendikbud. ’’Daerah-daerah selain zona hijau juga akan diberi kesempatan untuk melaksanakan kegiatan belajar tatap muka dengan cara terbatas,’’ terangnya.

Meski demikian, Doni enggan menjelaskan lebih lanjut zona apa saja yang dibuka dan bagaimana pembatasan yang akan dilakukan Kemendikbud.

Sebab, hal itu merupakan wewenang penuh Kemendikbud selaku pengambil kebijakan pendidikan.

Pada awal tahun ajaran baru 13 Juli lalu, Doni menyampaikan bahwa pihaknya mendapat aspirasi dari sejumlah orang tua dan pimpinan sekolah. Mereka menuntut agar zona kuning dibuka untuk kegiatan belajar tatap muka. Saat itu, aspirasi tersebut masih dikaji bersama dengan Kemendikbud.

Kala itu Doni sudah memberikan gambaran, bila aspirasi tersebut disetujui, akan ada batasan-batasan yang ketat. ’’Maksimal setiap pelajar hanya dua kali (dalam seminggu) mengikuti kegiatan (belajar tatap muka),’’ tutur Doni yang juga menjabat kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Selain itu, pelajar yang ikut sesi tatap muka harus dibatasi. ’’Persentase pelajar yang ada di ruangan tidak boleh lebih dari 30 persen atau 25 persen,’’ lanjutnya. Bila aspirasi tersebut dikabulkan, tambahan daerah yang boleh buka hanya sampai zona kuning. Zona oranye, apalagi merah, masih dilarang menggelar kegiatan belajar tatap muka.

Di luar itu, Doni mengapresiasi sejumlah guru di daerah yang kreatif dalam mengajar dengan menyesuaikan kondisi PJJ. Misalnya, yang menggunakan radio panggil atau HT sebagai sarana mengajar. ’’Karena tidak ada rotan, akar pun jadi,’’ ujarnya. Berkat kreativitas para guru hebat itu, kegiatan belajar-mengajar bisa tetap berlangsung di tengah keterbatasan.

Rencana pembukaan daerah selain zona hijau untuk sekolah tatap muka itu langsung mendapat kritik tajam dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Wakil Sekjen FSGI Satriwan Salim menegaskan, keputusan tersebut akan sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa siswa, guru, dan orang tua. ”Dan itu jumlahnya jutaan,” ujarnya.

Satriwan meminta pemerintah tidak grusa-grusu mengambil kebijakan tersebut. Sebab, berdasar survei FSGI sebelumnya, di zona hijau saja banyak sekolah yang tidak siap untuk membuka kegiatannya kembali. Selain tidak siap anggaran, sekolah-sekolah itu belum memiliki sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan. ”Even di zona hijau saja belum siap. Bagaimana dengan zona lain malah,” tegas guru SMA Labschool Jakarta tersebut.

Menurut dia, jika skenario itu dijadikan solusi dari masalah PJJ yang belum optimal, pemerintah salah besar. Seharusnya, untuk memaksimalkan PJJ, pemerintah menambah hot spot di daerah. Caranya, bekerja sama dengan Telkomsel. ”Orientasi Telkomsel untuk saat ini jangan bisnis dulu. Tapi, kembali pada fitrahnya sebagai BUMN untuk mencerdaskan anak bangsa,” paparnya. Kemudian, bekali anak dengan gawai.

Bila hal itu tidak memungkinkan dilakukan dalam waktu dekat, pemerintah bisa mengatur sentra pembelajaran di desa. Yakni, dengan memanfaatkan balai desa yang diklaim Kemenkominfo sudah dialiri internet. ”Atur agar guru dan murid bisa belajar dari sana dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” tuturnya.

Apabila keputusan itu tetap diambil, dia menilai langkah Kemendikbud tersebut seolah melempar tanggung jawab. Ketika semua kebutuhan untuk PJJ tidak bisa dipenuhi, Mendikbud Nadiem Makarim justru memaksakan anak dan guru di zona nonhijau untuk masuk sekolah.

Dia meminta pemerintah belajar dari kejadian di Pariaman, Sumatera Barat. Ketika ada pemaksaan untuk membuka kembali satuan pendidikan, ternyata dua guru malah terpapar Covid-19. ”Akhirnya libur lagi. Ini justru merugikan siswa dan guru,” jelas alumnus Universitas Indonesia tersebut.

Jawa Pos telah mengonfirmasi Kemendikbud atas wacana tersebut. Hingga berita ini ditulis tadi malam, belum ada tanggapan. Namun, sebelumnya Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Jumeri sempat memberikan sinyal terkait skenario baru itu. Dia menyebutkan, bakal ada keputusan soal PJJ pada Agustus mendatang bersamaan dengan pengumuman mengenai evaluasi PJJ pada tahun ajaran baru.(jpg)

bright PLN Batam hadirkan Gebyar GRANADA Untuk Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 75

0

batampos.co.id – Program Gebyar GRANADA (Gratis Naik Daya) hadir kembali untuk masyarakat Kota Batam utnuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun.

Pelaksanaan harian (Plh) Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Samsul Bahri, mengatakan, promo tersebut diberikan bagi pelanggan yang akan menambah daya listrik Rumah Tangga, Bisnis, Industri dan Pemerintah Tegangan Rendah (TR).

“Thema Promo “Indonesia Maju, Gebyar GRANADA Gratis 100 persen. Program ini bertujuan untuk memudahkan pelanggan mendapatkan tambahan daya listrik dan memenuhi kebutuhan listrik di saat pandemi virus corona-19,” jelasnya, Senin (27/7/2020).

Program GRANADA lanjutnya berlaku kepada pelanggan Rumah Tangga (R), pelanggan bisnis (B) Industri (I) dan Pemerintah (P) dari daya 450 VA sampai dengan daya 197 kVA.

“Dalam program GRANADA pelanggan dibebaskan dari Biaya Penyambungan (BP), namun dikenakan penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL),” ujarnya.

Kata dia, UJL tersebut merupakan jaminan atas pemakaian daya dan energi listrik selama menjadi pelanggan PT PLN Batam dan apabila pelanggan tersebut berhenti akan dikembalikan.

“Ini merupakan salah satu program kami untuk masyarakat pelanggan bright PLN Batam dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan kita yang ke 75 tahun ini. Mengingat banyaknya permintaan masyarakat pelanggan bright PLN Batam yang ingin naik daya, tapi terkendala biaya penyambungan,” kata dia.

Program tersebut lanjutnya dilaksanakan mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus 2020 di empat Area Pelayanan bright PLN Batam. Yaitu Batam Centre/Imperium, Nagoya, Batuaji dan Area Tiban.

Program GRANADA bright PLN Batam memberikan beberapa kemudahan bagi pelanggan, pertama pelanggan tidak dipungut biaya penyambungan hanya membayar penyesuaian UJL, SLO dan materai.

Kedua pelanggan tidak harus menunggu lama untuk menikmati listrik karena akan dilayani dengan layanan one day service atau pelayanan satu hari jika semua persyaratan terpenuhi.

“Bagi calon pelanggan yang ingin mendapatkan Tambah Daya Gratis ini, dapat menghubungi Contact Centre bright PLN Batam Telepon atau Handphone 0778123 atau 123 atau datang langsung ke Kantor Pelayanan bright PLN Batam terdekat dengan kediamannya, dengan membawa identitas diri dan struk pembayaran rekening listrik terakhir dan copy kepemilikan rumah atau persil“, beber Samsul.

Persyaratan lain yang harus dipenuhi pelanggan diantaranya; sudah melunasi seluruh kewajiban, tidak ada perubahan instalasi dari 1 phasa ke 3 phasa.

Tagihan rekening listrik pelanggan akan dikenakan tarif listrik reguler sesuai dengan Pergub No 21 Tahun 2017 dengan menggunakan kWh meter pascabayar.

“Inilah yang dapat kami berikan untuk masyarakat pelanggan bright PLN Batam, yang dapat dinikmati masyarakat Batam secara langsung. Selain program-program sosial kemasyarakatan melalui CSR dan program pelayanan lainnya,” tuturnya.

“Pada hakekatnya bright PLN Batam berpartisipasi aktif meningkatkan Perekonomian dan Pembangunan Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau melalui Ketenagalistrikan,”tutup Samsul.(*)

Skema dan Air Baku yang Dihasilkan Dari IPAL

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Kebutuhan air baku di Pulau Batam Provinsi Kepulauan Riau sangat tergantung dengan air hujan.

Namun dikarenakan curah hujan sudah mulai menurun, Badan Pengusahaan (BP) Batam membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang berpusat di Bengkong Sadai bersama perusahaan asal Korea Selatan, Hansol.

Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, awalnya limbah domestik yang ditampung di IPAL akan langsung dibuang ke laut meski sudah memenuhi baku mutu lingkungan.

Namun, kata dia, itu urung dilakukan dikarenakan limbah domestik tersebut dapat digunakan kembali untuk memenuhi kebutuhan air baku.

“Jadi, nanti limbah domestik yang telah diolah di IPAL dan memenuhi standar baku mutu lingkungan akan dikembalikan ke Waduk Duriangkang,” jelasnya, Selasa (28/7/2020).

Penyaluran, kata dia, akan dilakukan melalui pipa sepanjang 9 kilometer dari IPAL di Bengkong hingga ke Waduk Duriangkang.

Selain mendapatkan sumber air baku baru, dengan adanya IPAL, akan menghasilkan pupuk kompos yang dapat digunakan untuk menghijaukan Kota Batam.

“Jumlahnya bisa 18 m3 per hari,” jelasnya.(esa/adv)

Desa Pesisir Timur Salurkan BLT Tahap Kedua, Tahap Ketiga 2 Hari Lagi

0

batampos.co.id – Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, berikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap kedua bagi warga kurang mampu yang kehilangan mata pencaharian akibat dampak pandemi Covid-19.

“Penyaluran BLT ini diserahkan dengan cara dibagi langsung dengan jumlah uang kes sebesar Rp 600 ribu,” sebut Kepala Desa Pesisir Timur, Sabli di ruang kerjanya kepada Batampos Online, Selasa (28/7/2020).

Dia berharap penyaluran bantuan itu dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Hal itu agar bantuan dari pemerintah ini tepat sasaran, karena masyarakat sangat membutuhkannya, apalagi untuk menyambut hari raya idul adha,” sebutnya.

Lanjut dia lagi, pihaknya akan segera memberikan bantuan BLT tahap ketiga dalam waktu dekat ini kepada masyarakat. “Insyallah hari Kamis (30/7/2020),” kata Sabli.

Bantuan BLT yang berumber dari Dana Desa (DD) tersebut diserahkan di kantor Desa Pesisir Timur, yang didampingi Wakil Camat Siantan dan Babinsa. Adapun jumlah penerimanya berjumlah 55 KK. (fai)

Terbaru, Nasib Karyawan Hotel Harmoni One Ditentukan Besok

0

batampos.co.id – Puluhan karyawan Hotel Harmoni One kembali melakukan pertemuan dengan pihak manajemen dan pemilik hotel, Selasa (28/7/2020).

Pertemuan tersebut membahas permintaan para karyawan agar gaji mereka dibayar lebih dari 50 persen.

Ketua Serikat Pekerja, Karyawan Hotel Harmoni One, Wahyu Ade Winangun, mengatakan, aksi unjuk rasa yang keempat itu mereka lakukan untuk meminta kepastian secara jelas dari manajemen agar tidak terjadi mogok kerja oleh para karyawan.

Puluhan karyawan Harmoni One saat melakukan unjuk rasa. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

“Hari ini yang hadir sekitar 51 orang dan kita ke sini untuk menyerahkan nama-nama karyawan kepada pemilik hotel,” jelasnya.

“Dari pihak manajemen, untuk ke putusanya besok pagi. Semoga menemukan titik terang,” paparnya.

Menurutnya, jika tidak ada kepastian mereka akan terus melakukan aksi unjuk rasa di halaman hotel.(nto)