Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9946

Pemerintah Siapkan Hotel untuk Pasien Tanpa Gejala dan Ringan

0

batampos.co.id – Kasus positif Covid-19 di setiap provinsi tiap hari makin meningkat, khususnya Jakarta. Untuk menekan angka penyebaran, pemerintah pun mengambil langkah untuk menyediakan fasilitas hotel untuk pasien tanpa gejala dan ringan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan bahwa ada 5 kota yang akan diprioritaskan. Mulai dari Jakarta hingga Bali.

“Program tambahan akomodasi ini akan difokuskan untuk 5 daerah terlebih dahulu. Jakarta, Bali lalu Sumatera Utara, Jawa Barat dan Kalimantan Selatan. Akomodasi hotel ini disiapkan untuk menambah kapasitas di luar RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran dan yang lainnya,” ungkap dia dalam telekonferensi pers BNPB, Kamis (17/9).

Untuk ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar. Dengan ini diharapkan angka penyebaran akan semakin bisa dikendalikan.

“Dalam program ini, kami menyiapkan anggaran Rp 100 miliar untuk menyiapkan akomodasi setara hotel bintang tiga, termasuk fasilitas makan, minum dan laundry tiap harinya bagi pasien Covid-19,” terangnya.

Nantinya, pihaknya bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan seleksi untuk hotel mana saja yang memiliki fasilitas dan siap dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kemenkes akan menyediakan tenaga kesehatan dan memonitor pelaksanaan protokol kesehatan di setiap hotel, termasuk memonitor perkembangan pasien yang menjalankan isolasi, termausk menyediakan sarana dan prasarana pendukung seperti obat, ambulan dan lain-lain,” ungkapnya. (*/jpg)

Bangkitkan Industri Pariwisata, Pemerintah Singapura Beri Voucher Wisata

0

batampos.co.id – Pemerintah Singapura tampaknya tak rela industri pariwisata mereka mati. Pada saat turis asing hilang, mereka mendorong warga dalam negeri untuk bertamasya. Setiap penduduk dewasa diberi kupon wisata senilai SGD 100 (sekitar Rp 1 juta).

Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing menjelaskan, voucher tersebut termasuk dalam program SingapoRediscovers yang sudah mendapatkan suntikan dana SGD 320 juta (Rp 3,4 triliun). Penduduk Singapura berusia 18 tahun ke atas akan diberi voucher atau subsidi yang bisa ditukar tiket masuk taman bermain atau potongan biaya hotel. Voucher tersebut bisa digunakan pada periode Desember 2020 hingga Juni 2021.

”Ini bukan bantuan sosial. Justru ini adalah bantuan kepada pengusaha untuk membuat pengelola atraksi wisata bisa bertahan di tengah krisis,” ujarnya kepada Channel News Asia.

Secara kasatmata, industri pariwisata memang bukan penyumbang utama ekonomi Singapura. Setiap tahun, sektor jasa tersebut hanya berkontribusi 4 persen dari produk domestik bruto. Namun, ada efek berantai yang ditimbulkan jika turis datang.

Chan menerangkan bahwa mendorong wisatawan berkunjung sama dengan mengundang konsumen ke suatu tempat. Mungkin saja mereka bisa masuk gratis dengan voucher itu. Tapi, pada akhirnya mereka akan berbelanja produk lain seperti makanan atau baju. ”Soal keamanan, saya yakin pengelola atraksi sudah menerapkan standar pencegahan (Covid-19) yang tepat,” ungkapnya.

Mantan petinggi militer Singapura itu mengatakan bahwa pemerintah juga memberikan subsidi SGD 10 (Rp 100 ribu) untuk wisatawan usia 10 tahun ke bawah. Setiap orang dewasa bisa membeli sampai enam tiket anak-anak dengan subsidi tersebut. Aturan mendetail dijelaskan pada November nanti.

”Kami ingin kupon ini mudah digunakan turis dan diterima pedagang. Pada saat yang sama, kami ingin kupon ini aman dari oknum penipu,” paparnya.

Singapura memang tak punya cara selain mengandalkan warga lokal dalam mempertahankan ekonomi negara. Sebagian besar negara di dunia memilih menutup diri karena pandemi Covid-19. Salah satunya, tetangga Singapura sendiri, Malaysia. Rabu (16/9) Perdana Menteri Malaysia Muhyiddn Yassin menegaskan bahwa pemerintah belum siap untuk membuka bebas perbatasan negara.

Sebaliknya, Muhyiddin sedang mempertimbangkan untuk memperketat penjagaan di perbatasan. Menurut dia, risiko jatuhnya perdagangan antarnegara tak sebanding dengan risiko masuknya kasus Covid-19 yang sulit dilacak. ”Kita harus mencari keseimbangan antara melindungi nyawa dan melindungi nafkah warga,” ungkapnya seperti yang dilansir Bernama.

Ketua Partai Bersatu itu mengatakan, sudah ada 1.017 pengunjung asing yang terbukti positif Covid-19 di Malaysia. Hal tersebut menandakan bahwa negara di dunia mulai menghadapi gelombang susulan pandemi setelah sempat menekan kasus. ”Saya harap rakyat Malaysia bisa tetap teguh dan disiplin dalam menghadapi pandemi ini,” sebutnya.(jpg)

Dishub Batam Bagikan 6.000 Masker dan 1.200 Hand Sanitezer

0

batampos.co.id – Dinas Perhubungan Kota Batam merayakan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2020 dengan membagikan masker dan hand sanitezer kepada para pengendara kendaraan bermotor di sejumlah persimpangan di Kota Batam, Kamis (17/9/2020).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Rustam Efendi, mengatakan, pembagian masker ini sebagai bagian dari upaya Dinas Perhubungan Batam untuk mengingatkan terus masyarakat agar selalu mewaspai penyebaran Covid-19.

“Kami juga ingatkan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan, menjaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan air mengalir dan jangan berkerumunan,” ucapnya.

Kata dia, pembagian masker dan hand sanitezer dilakukan di enam titik persimpangan. Yakni Simpang Basecamp, simpang Sei Harapan, Simpang Gelael Rosedale, Simpang Kepri Mall, Simpang Seraya dan Simpang martabak Har, Nagoya.

Adapun jumlah masker yang dibagikan yakni sebanyak 6.000 pieces dan 1.200 hand sanitezer.

Dinas Perhubungan Kota Batam merayakan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2020 dengan membagikan masker dan hand sanitezer kepada para pengendara. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

“Masing-Masing titik kita bagikan 1.000 masker dan 200 hand sanitezer,” beber Rustam.

Ditambahnya, pada peringatan Harhubnas 2020 kali ini, Kementerian Perhubungan mengusung tema “Wujudkan Asa, Majukan Indonesia” yang mempunyai makna filosofis.

Saat ini dunia tertimpa pandemic Covid-19, begitu pula dengan Indonesia, di mana pandemik ini menimbulkan diseluruh sektor transportasi. Namun Indonesia tidak hanya berdiam saja.

“Kita bangkit dengan adaptasi kebiasaan baru yang dilakukan oleh seluruh warga negara Indonesia,” sebut Rustam.(nto)

Hore, Pelajar SD dan SMP di Batam Terima Kuota Internet Gratis

0

batampos.co.id – Pemko Batam menyerahkan secara simbolis bantuan kuota internet gratis untuk para pelajar SD dan SMP se-Kota Batam, kamis 17/9/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan, bantuan kuota internet tersebut berasal dari dua provider, yaitu XL Axita dan Indosat.

pada kesempatan itu jjuga dibagikan langsung kartu perdana yang sudah aktif dan dapat digunakan hingga Desember 2020.

“Kita sudah berkoordinasi dengan kedua provider untuk memberikan kartu perdana yang berisi 30 GB+55 GB kuota internet.” ujarnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memberikan bantuan kuota internet gratis seca simbolis kepada para pelajar SD dan SMP di Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Hendri juga mengatakan, kartu perdana yang diserahkan sebanyak 68 ribu. Dengan rincian 40 ribu kartu perdata XL Axita dan 28 ribu Indosat.

“Jadi yang lainnya itu dari provider-provider yang lain” katanya.

Menurutnya, semua siswa SD dan SMP akan mendapatkan kuota gratis tersebut.

“Tidak ada kategori, yang jelas mereka terdaftar sebagai siswa di sekolah dan namanya ada di Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Data itu yang kita inputkan nomor ini ke dalam sistem Dapodik tersebut,” tutupnya.(nto)

Ini Fasilitas dan Kemudahan di Kawasan Ekonomi Khusus

0

batampos.co.id – Para investor yang berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kota Batam akan mendapatkan beberapa fasilitas dan kemudahan dari pemerintah.

Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dan KEK, Endry Abzan, mengatakan, regulasi pembentukan KEK berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2009 tentang KEK.

Kemudian lanjutnya ada turunan dari Undang-Undang Nomo 39 tahun 2009 tentang KEK yaitu Peraturan Pemerintah (PP) tentang penyelenggaraan KEK.

“Terkait fasilitas dan kemudahan KEK diatur dalam PP terbaru yaitu PP Nomor 12 Tahun 2020 Tentang Fasilitas dan Kemudahan KEK,” jelasnya baru-baru ini.

Teknisi MRO BAT Lion Air melakukan sedang perawatan berkala pada slaah satu pesawat Lion Air Group. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

Berdasarkan PP nomor 12 tahun 2020 di dalam pasal 2 disebutkan fasilitas dan kemudahan KEK meliputi:
1. Perpajakan
2. Kepabeanan dan cukai
3. Lalu Lintas Barang 4. Ketenagakerjaan
5. Keimigrasian
6. Pertanahan dan Tata Ruang
7. Perizinan Berusaha dan Fasilitas kemudahan Lainnya.

“Dasarnya KEK adalah ada fasilitas dan menambah fasilitas yang sudah ada dari sebelumnya,” tuturnya.

Saat ini di Kota Batam telah memiliki dua KEK yakni MRO Batam Aero Technic (BAT) yang berada di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim dan Nongsa Digital Park (NDP).

BP Batam lanjutnya, saat ini sedang mempersiapkan dua KEK Aero City Bandara Hang Nadim dan KEK Kesehatan di RSBP Batam.(esa/adv)

Pekerja di Kawasan Industri Terpapar Covid-19, HKI Kepri Bilang Begini…

0

batampos.co.id – Kawasan industri menjadi salah satu perhatian pemerintah setelah ditemukan beberapa pekerja yang menetap di dormitori atau asrama di area Kawasan Industri terkonfirmasi positif Covid-19.

Wakil Koordinator Wilayah Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng, mengatakan, pihak sudah menyampaikan berulang kali kepada semua pengelola kawasan industri dan para tenant untuk melakukan upaya pencegahan Covid-19 baik di lingkungan perusahaan maupun di asrama karyawan dengan selalu menjalani aktivitas sesuai dengan protokol kesehatan.

“KIta juga menyampaikan agar selalu berpedoman pada surat edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik di masa kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada pengelola Kawasan industri dan tenant menjalankan aturan lainnya terkait pencegahan dan tindakan lainnya dalam pencegahan Covid-19.

“Semua perusahaan telah melakukan hal tersebut. Tapi seketat dan sebagus apapun protokol kesehatan yang telah dilakukan oleh pihak pengelola/perusahaan, pasti ada celahnya,” tuturnya.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Rabu (16/9/2020).

Kata dia, tidak ada yang bisa menjamin pekerja atau operator di perusahaan terbebas dari Covid-19.

Terlebih jika para pekerja telah berinteraksi dengan masyarakat setelah pulang kerja ataupun keluar dari Kawasan Industri untuk mencari makan di lingkungan lainnya di luar asrama yang disediakan.

“Kebanyakan kasus yang terjadi, penularan disebabkan oleh aktivitas yang bersangkutan setelah keluar dari kantor atau asrama. Kemudian merasa tidak ada gejala, merasa sehat-sehat saja dan melakukan aktivitas seperti biasa,” jelasnya.

Hal itu lanjutnya sangat berbahaya karena status mereka masuk dalam klasifikasi asimptomatik atau tanpa gejala.

“Selagi vaksin atau alat deteksi dini yang dapat memberikan keterangan Covid ditemukan, akan sangat susah bagi kita melakukan pencegahan. Apalagi kalau masyarakat kita masih enggan mentaati protokol kesehatan,” tuturnya.

Karena itu pihaknya berharap seluruh masyarakat dapat menjalankan program 3M, yakni memasaki masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Serta menjalankan pola hidup sehat dan bersih.

“Peran penting dari kita semua untuk sungguh-sungguh memerangi covid-19 ini,” tuturnnya.(esa)

Nilai Ekspor Kepri Turun 8,60 Persen

0

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat perkembangan nilai ekspor Provinsi Kepri pada Agustus 2020 mencapai US$ 1.016,37 juta atau naik sebesar 0,63 persen dibanding bulan sebelumnya.

Kepala BPS Kepri, Agus Sudibyo menjelaskan ekspor migas pada Agustus 2020 mencapai US$ 198,13 juta atau naik sebesar 5,19 persen dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan ekspor nonmigas pada bulan yang sama mengalami penurunan sebesar 0,42 persen dibanding bulan sebelumnya dengan nilai US$ 818,25 juta.

”Ekspor nonmigas terbesar selama Januari hingga Agustus berasal golongan barang mesin peralatan listrik yang mencapai US$ 2.428,71 juta dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 38,86 persen,” kata Agus, Rabu (16/9).

Dijelaskan Agus total ekspor secara kumulatif dari Januari hingga Agustus 2020 di Kepri mencapai US$ 7.722,65 juta, jika dibanding dengan periode yang sama pada 2019 malah mengalami penurunan dari US$ 8.449,60 juta menjadi US$ 7.722,65 juta.

”Dibanding tahun sebelumnya malah turun sebesar 8,60 persen,” ujarnya.

Dari segi negara tujuan ekspor, yang menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar adalah Singapura dengan nilai mencapai US$ 2.008,29 juta dengan peranannya sekitar 32,14 persen selama Januari hingga Agustus 2020, termasuk ekspor migas terbesar juga ke Singapura dengan nilai mencapai US$1.225,27 juta dengan peranannya sebesar 83,16 persen.

”Disusul negara kedua Malaysia dengan nilai ekspor mencapai US$ 157,22 juta dengan peranan sebesar 10,67 persen, selanjutnya Thailand, Australia, dan Philipina,” paparnya.

Aktivitas ekspor pada periode Januari-Agustus 2020 terbesar melalui Pelabuhan Batuampar, Batam mencapai US$ 3.564,39 juta, diikuti Pelabuhan Sekupang, Batam dengan nilai US$ 1.137,38 juta, Pelabuhan Kabil, Batam dengan nilai US$ 854,69 juta, Pelabuhan Tarempa, Anambas sebesar US$7 12,35 juta dan Pelabuhan Tanjung Balai Karimun sebesar US$ 623,18 juta.(*/raw/jpg)

122 Pasien Covid-19 Meninggal dalam Sehari

0

batampos.co.id – Angka kematian harian akibat Covid-19 selalu berada di atas 100 jiwa selama beberapa hari terakhir. Hari ini, Kamis (17/9), angka kematian harian bertambah 122 jiwa. Angka kematian harian terbanyak terdapat di provinsi Jawa Timur 29 jiwa. Totalnya sudah 9.222 jiwa di Indonesia meninggal akibat Covid-19.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com, setidaknya sejak tanggal 14 September, kasus kematian selalu di atas 100 jiwa. Yaitu 14 September 118 kematian, 15 September 124 kematian, dan 16 September 135 kematian.

Kemudian sebaran kasus positif Covid-19 bertambah 3.635 sehari. Kini total sudah 232.628 orang terinfeksi Covid-19.

DKI Jakarta masih menjadi dengan sebaran kasus positif Covis-19 tertinggi. Yakni dengan sebanyak 1.113 kasus. Lalu disusul Jawa Barat dengan 353 kasus. Jawa Timur, 327 kasus. Jawa Tengah, 293 kasus. Serta Riau, 225 kasus.

Sementara itu, angka kesembuhan bertambah 2.585 orang. Paling banyak pasien sembuh harian ada di Jakarta yakni 952 orang. Sudah 166.686 orang sembuh dari Covid-19.

Saat ini, ada 6 provinsi di bawah 10 kasus. Dan hanya 2 provinsi dengan nol kasus. Pasien berstatus suspek sebanyak 103.209 orang.(jpg)

Berkurang, DPS Kepri 1,1 Juta Pemilih

0

batampos.co.id – Meskipun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri memberikan banyak koreksi terhadap proses pencocokan dan penelitian (Coklit) Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) Provinsi Kepri kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun, kedua lembaga penyelenggara Pemilu tersebut tetap sepakat Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Kepri pada angka 1.163.557 orang.

“Dari hasil coklit yang kita terima dari masing-masing KPU kabupaten/kota, terjadi pergeseran jumlah pemilihan dari DP4 yang sudah ditetapkan. Konsekuensinya adalah berkurangnya DPS yang berimbas pada efesiensi terhadap Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujar Komisioner KPU Provinsi Kepri, Priyo Handoko usai rapat pleno DPS di Hotel Aston, Tanjungpinang, Rabu (16/9).

Pria yang membidangi Divisi Program dan Data tersebut menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan berkurangnya data pemilih setelah proses coklit selesai. Pertama banyak yang tidak dikenal, kedua ada yang pindah daerah. Sedangkan yang ketiga warga yang meninggal dan ada yang menjadi TNI/Polri. Menyikapi hal ini, akan dilakukan penyesuaian pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Batam.

“Sebelum dilakukan coklit, kita sudah merancang jumlah TPS di Provinsi Kepri sebanyak 4.091 TPS yang tersebar di tujuh kabupaten/kota. Namun karena adanya pengurangan daftar pemilih pasca coklit, disesuaikan menjadi 4.054 TPS atau berkurang 37 TPS,” jelas Priyo.

Mantan jurnalis tersebut memaparkan, DPS berjumlah 1.163.557 pemilih tersebut terdiri dari jumlah pemilih laki-laki sebanyak 582.523 orang dan pemilih perempuan sebanyak 581.034 orang.

Menurut Priyo, jumlah pemilih sementara yang ditetapkan ini terjadi perbedaan di setiap kabupaten/kota dari DP4. “Angka ini masih belum final, karena kita masih membuka saran dan masukan dari berbagai pihak sebelum memutuskan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pertengahan November nanti. Setelah itu akan ada lagi DPT hasil perbaikan dengan DPT Tambahan,” jelasnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kepri, Indrawan Susilo melayangkan protes dalam rapat pleno tersebut. Karena mereka tidak mendapatkan DP4 dari KPU Provinsi Kepri. Atas dasar itu, ia beranggapan dengan adanya data tersebut seolah-olah Bawaslu akan membocorkan data ke publik.

“Bawaslu adalah bagian dari penyelenggara Pemilu. Tetapi dengan tidak adanya DP4 yang kami terima, harus berkreativitas untuk memastikan tahapan-tahapan berjalan secara jujur dan adil. Dengan kondisi ini, terkesan Bawaslu bukan dari bagian penyelenggara Pemilu,” ujar Hendrawan Susilo dalam rapat.(*/jpg)

Menag Tetap Jalankan Program Penceramah Bersertifikat Meski Ditentang

0

batampos.co.id – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi membuka Sosialisasi Program Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat. Acara ini berlangsung offline dan online sejak Rabu (16/9) hingga ditutup pada Jumat (18/9) besok dengan peluncuran resmi program Bimtek Penceramah Agama Bersertifikat.

“Program ini dimaksudkan untuk meningkatkan layanan bimbingan keagamaan melalui para penceramah,” ujar Zainut di Jakarta dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9).

Zainut juga menuturkan, program ini adalah bagian dari respon pemerintah dalam menyikapi isu-isu aktual yang mengemuka di bidang keagamaan. Menurutnya, layanan keagamaan memiliki posisi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kemudian, katanya, program ini tidak hanya untuk meningkatkan dan menguatkan kompetensi penceramah agama dari aspek materi maupun metodologi.

“Program ini juga untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai moderasi beragama dalam wawasan kebangsaan,” terangnya.

Sebelumnya, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi sebagai Panitia Pelaksana menjelaskan beberapa rumusan terkait dengan program ini. Pertama, program ini bersifat sukarela, bukan mandatori. “Jadi sama sekali tidak dipaksakan,” tegasnya beberapa waktu lalu.

Kedua, program ini bukan sertifikasi penceramah. Ketiga, Bimtek Penceramah Agama Islam, dilakukan oleh Kementerian Agama bersama dengan MUI dan semua Ormas Islam. “Karena dari segi kepesertaan, kita akan minta kepada Ormas Islam untuk mengirimkan peserta untuk mengikuti Bimtek ini, tentu ada yang sifatnya perseorangan yang diundang,” kata dia.

Keempat, program Bimtek Penceramah Agama tidak hanya dikembangkan dalam Agama Islam, tetapi seluruh agama. “Jadi akan ada program semacam ini juga di agama selain Islam,” tandasnya.

Diketahui, Program Penceramah Bersertifikat atau sertifikasi penceramah ini menuai banyak penolakan dari berbagai kalangan. Salah satunya Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta Kementerian Agama (Kemenag) menyudahi kontroversi seputar sertifikasi penceramah yang tidak produktif.

“Karena rencana itu hanya menimbulkan keresahan, polemik, dan memicu penolakan oleh masyarakat luas,” ujar HNW.

Munculnya program yang kontroversial itu kata HNW, sangatlah tidak tepat, terlebih dilakukan di tengah keprihatinan bangsa yang sedang tertimpa musibah Covid-19. Kemunculuan program di tengah pandemi juga bertentangan dengan pernyataan Presiden Jokowi agar semua pihak fokus dan sibuk mengurusi pandemi Korona.

“Sekalipun saya setuju untuk terus mengarusutamakan ceramah dan laku Agama yang moderat tidak radikal dan menghadirkan rahmatan lil alamin, mestinya Menag dan Kemenag memberikan keteladanan lebih dulu, bukan dengan mewacanakan sertifikasi,” ujar HNW.

Apalagi, kata HNW, program yang kontroversial itu juga menghadirkan keresahan sosial di kalangan Umat, dan tidak membantu menghadirkan penguatan imunitas untuk atasi Covid-19.

Lebih lanjut, HNW mengkritisi dan mengingatkan, bahwa program sertifikasi penceramah tidak pernah muncul dalam program kerja maupun prioritas rencana kerja Kementerian Agama beserta anggarannya yang disampaikan Kemenag ke DPR. Apalagi, program ini juga belum pernah dibahas dan disetujui oleh komisi VIII DPR RI.

Bahkan anehnya, sekalipun begitu seriusnya Menteri Agama dengan wacana program sertifikasi hingga konon melibatkan MUI, BNPT, dan BPIP, Dirjend Bimas Islam malah menyatakan program ini tidak punya konsekuensi apapun. Bila benar demikian, seharusnya Kemenag tidak ngotot membuat program yang meresahkan umat dan ditolak banyak pihak itu. Apalagi program dan anggarannya belum pernah disampaikan dan disetujui oleh DPR.

”Harusnya program kontroversial dan tak produktif seperti ini, dibatalkan saja. Agar Menag fokus melaksanakan program kerja prioritasnya serta berkontribusi maksimal atasi covid-19 melalui program-program di Kemenag,” pungkasnya.(jpg)