Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 9962

Tiga Negara Dilarang Umrah, Kemenag Berharap Indonesia Diizinkan

0

batampos.co.id – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Nizar menegaskan bahwa kepastian keberangkatan jemaah umrah Indonesia masih menunggu pengumuman dan izin dari Pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, sampai saat ini belum ada informasi resmi yang disampaikan berkenaan dengan kemungkinan akan diizinkannya keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.

“Kita masih menunggu dan berkoordinasi dengan pihak perwakilan di KJRI Jeddah,” terang dia dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10).

Dia mengaku bahwa pihaknya sudah mengetahui bahwa Arab Saudi akan mulai memberikan izin penyelenggaraan umrah secara bertahap. Ada tiga tahap yang direncanakan. Pertama, mengizinkan warga negara Saudi dan ekspatriat yang tinggal di sana (mukimin) untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020 M.

“Izin ini hanya untuk 30 persen dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu enam ribu jemaah umrah per hari,” ujarnya.

Kedua, mengizinkan ibadah umrah dan salat di Masjidil Haram bagi warga negara Saudi dan mukimin mulai 18 Oktober 2020 M. “Jumlahnya bertambah menjadi 75 persen dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, atau 15 ribu jemaah umrah per hari dan 40 ribu jamaah salat per hari,” jelasnya.

Ketiga, mengizinkan ibadah umrah dan salat bagi warga Saudi, mukimin dan warga dari luar kerajaan. Rencananya akan dimulai pada 1 November 2020 M. Pada tahap ini, Masjidil Haram diharapkan dapat menampung 100 persen sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, yaitu 20 ribu jamaah umrah per hari dan 60 ribu jemaah salat per hari.

“Namun, ini masih menunggu pengumuman resmi kondisi pandemi Covid-19. Kemenkes Saudi nanti akan merilis daftar negara dari luar kerajaan yang diizinkan masuk atau memberangkatkan jemaah,” harapnya.

Adapun, GACA Circular Saudi melalui surat No 4/6346 tanggal 15 September 2020 telah merilis tiga negara yang sementara ini tidak diizinkan masuk ke sana untuk penerbangan non-umrah, yaitu India, Brasil, dan Argentina. “Jadi sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi dari Saudi untuk penerbangan umrah,” jelasnya.

“Saat ini kita masih menunggu dan semoga Indonesia termasuk yang diizinkan untuk memberangkatkan jemaah umrah pada 1 November mendatang,” tutupnya.(jpg)

Warga Batam Ingat Protokol Kesehatan Ya!

0

batampos.co.id – Sosialisasi pentingnya protokol kesehatan tak pernah Marlin Agustina lupakan dalam setiap kesempatan silaturahmi dengan warga. Bunda PAUD ini berkali-kali mengingatkan warga untuk pakai masker, rajin mencuci tangan, dan jaga jarak.

Bahkan ia membagikan resep yang biasa ia minum untuk menjaga imunitas tubuhnya. Yaitu campuran satu sendok air lemon, madu, dan minyak zaitun yang diminum setiap pagi.

Marlin juga membagikan pengalamannya menjaga kesehatan dengan minyak kayu putih murni. Minyak kayu putih ini sudah bertahun-tahun Marlin dan keluarga gunakan. Khasiat yang sudah dirasa, ia ceritakan ke warga.

“Saya itu setiap mau pilek, hirup minyak kayu putih ini, satu menit saja langsung kering. Bukan klaim, tapi itu yang saya rasakan. Mungkin juga sugesti karena saya yakin. Tapi saya memang sudah lama tidak pilek Bapak Ibu,” tutur Marlin saat silaturahmi di Perumahan Taman Cipta Indah Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Rabu (30/9/2020).

Cara menggunakannya pun Marlin jelaskan. Yaitu cukup mengoleskannya di masker. Sehingga bisa dihirup selama memakai masker di masa pandemi corona virus disease (covid-19) ini.

“Setelah dihirup itu rasanya sampai ke kepala kita juga segar, tidak cuma saluran pernapasan yang lega,” ungkap istri Walikota Batam Muhammad Rudi tersebut.

Tak hanya bercerita, pasangan Ansar Ahmad di pilkada Kepri 2020 ini juga membagikan minyak kayu putih untuk warga yang hadir di acara silaturahmi.

Minyak kayu putih dari wilayah timur Indonesia ini dikemas ulang dalam botol kecil dengan tutup roll on.

“Ini sebagai bukti. Saya hanya ingin berbagi apa yang sudah saya rasakan manfaatnya. Saya sudah tanya ke Bawaslu, katanya tak apa kalau memberikan ini. Karena ini membantu sosialisasi protokol Covid-19 juga,” tutur Marlin saat silaturahmi dengan warga Perumahan Dotamana, Kecamatan Batam Kota.

Pada kesempatan tersebut, Marlin juga menyampaikan latar belakang ia sampai maju di pilkada kali ini. Baginya ini merupakan kali pertama bertarung di pemilihan umum.

“Apa yang sudah Pak Rudi lakukan di Kota Batam, akan saya adopsi juga apabila dipercaya memimpin Kepri bersama Pak Ansar. Saya merasa beruntung menjadi bagian dari ibu-ibu. Karena itu saya merasa harus berbuat lebih banyak dari yang sudah saya lakukan selama ini,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Marlin juga aktif dalam berbagai kegiatan. Bahkan wanita kelahiran Tanjungbalai Karimun ini memimpin banyak organisasi.

Sebut saja di antaranya Tim Penggerak PKK Kota Batam, Dekranasda, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Batam, Lasqi, Kerabat Barkad. Ia juga diamanahi tanggung jawab sebagai Bunda PAUD, Bunda TPQ, dan Bunda Tagana. (*/jpg)

Pasien Covid-19 Bertambah, Totalnya Mencapai 1.650 orang

0

batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (1/10/2020) mencapai 1.650 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya menyebutkan, pada Kamis (1/10/2020) ada 14 orang warga Kota Batam yang dinyatakan positif Covid-19.

“Kami sampaikan uraian jumlah orang yang terpapar dari temuan
kasus baru ini sebanyak 14 orang. Terdiri dari 6 orang laki-laki dan 8 orang perempuan,” jelasnya.

Total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (1/10/2020).

Kata dia, data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru han hasil tracing.

Pada kasus baru tersebut didominasi oleh karyawan swasta. dengan klasifikasi asimptomatik atau tanpa gejala.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sebanyak 1.650 orang positif, 1.074 orang sembuh, 47 orang meninggal dunia dan 529 orang dalam perawatan.(*/esa)

Pjs Gubernur Kepri Ajak Masyarakat Cek Data Pemilih

0

batampos.co.id – Pjs Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar Baharuddin menyampaikan bahwa salah satu elemen menyukseskan pelaksanaan pilkada adalah dukungan data kependudukan yang valid. Ketika data kependudukan disajikan dengan benar maka kepercayaan publik kepada penyelenggara negara akan semakin meningkat dan membaik.

“Tugas kita adalah menyajikan data pemilih yang akurat pada pilkada 2020 ini. Tunjukan kepada masyarakat bahwa kita siap menyelenggarakan pilkada dengan mmeberikan kesempatan kepada semua untuk menggunakan hak pilihnya. Jangan sampai masyakat hilang hak pilihnya karena tidak terdaftar di DPT,” kata Bahtiar saat Vicon Pemantapan Koordinasi Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam Mendukung Pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (1/10).

Hadir pada kesempatan ini Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau TS Arif Fadillah, Plh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Mariyani Ekowati, Kepala Badan Kesbangpol Linmas Lamidi, serta Kepala Biro Pemerintahan Haryono.

Hadir juga secara virtual Kepala Dinas PMD dan Catatan Sipil Provinsi Kepulauan Riau Sardirson, Kepala Disduk Capil Kabupaten/ Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau serta perwakilan KPU dan Bawaslu Provinsi Kepri dan Kabupaten/Kota.

Menurut Bahtiar, KPU, Bawaslu serta Pemerintah daerah, baik Pemerintah Provinsi dan Pemerintah kabupaten/Kota masih memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada tahun 2020.

“Kita sudah dapat DP4 dari Kemendagri telah diserahkan ke KPU dan Bawaslu untuk melakukan pencocokan pencoklitan. Setelah itu keluarlah DPS. DPS dapat diperbaiki jika ada ada data yang perlu perbaikan. Jadwal penetapan DPT tanggal 22 Oktober, masih ada waktu kita untuk membuat data ini sempurna,” jelasnya.

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Badaruddin. (foto:humaspemprov)

Kepada Disdukcapil provinsi dan Disduk Capil Kabupaten/Kota serta KPU dan Bawaslu Bahtiar menyarankan agar tetap solid bekerjasama dalam pengesahan penetapan DPT karena hal ini tidak dapat dilakukan secara parsial. Kerjasama yang baik dapat meminimalisir berbagai masalah yang akan timbul dikemudian hari.

“Bikin tim kecil bersama KPU dan Bawaslu. Sisir bersama-sama, kalau perlu kita cek satu persatu. Pastikan ini benar serius kita mencocokan. Jangan di terakhir-terakhir ada masalah, kita ribut dan saling menyalhkan antar sesama penyelenggara negara,” sarannya.

Kepada seluruh masyarakat Kepri, Bahtiar juga menghimbau untuk aktif mengecek datanya sebagai pemilih di KPU masing-masing. Tujuannya tiada lain adalah untuk memastikan partisipasinya sebagai pemilih dalam pilkada nanti sehingga haknya sebagai warga negara tidak hilang begitu saja.

“Mohon seluruh masyarakat partispasinya untuk bersama sukseskan pilkada. Masyarakat harus aktif mengecek, nama sebagai pemilih sudah terdaftar dalam TPS,” ajaknya.

Terakhir dirinya menyampaikan bahwa kesuksesan pelaksanaan pilkada 2020 ini tidak bisa dilakukan hanya oleh satu lembaga penyelenggara pemerintahan namun harus dilakukan bersama. Kerjasama, soliditas antar lembaga pemerintahan serta parstisipasi aktif dari masyarakat adalah modal besar untuk mendukung kelancaran pilkada.

“Saya mau pilkada sukses bersama-sama. Termasuk sukses menyediakan daftar pemilih, tidak terjadi sengketa yang bisa mengganggu suasana kita pillkada serentak 2020 serta sukses terhindar dari penyebaran covid-19,” tutupnya. (*/uma)

5 Tips Cara Mudah Mendongeng Untuk Anak

0

batampos.co.id – Membaca adalah inti dari pendidikan. Sayangnya, budaya membaca di Indonesia masih sangat rendah.

Data The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menunjukkan, budaya membaca di Indonesia termasuk yang paling rendah dari tahun ke tahun.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, untuk mengejar kemampuan membaca saja, kita butuh 45 tahun, dan mengejar ketertinggalan Sains, dibutuhkan waktu 75 tahun.

Gerakan literasi ‘Indonesia Cinta Membaca’ mengajak para bunda bisa mencerdaskan anak dengan gerakan mendongeng atau story telling.

Bicara soal literasi sebenarnya bukan hanya kemampuan membaca tapi juga memahami membaca.

“Saat ini belum banyak diterapkan kebiasaan membaca di usia dini. Apalagi sekarang anak-anak lebih akrab dengan gadget, dan kebiasan mendongeng juga berkurang. Kita ingin ada gerakan literasi Indonesia Cinta Membaca, memastikan agar anak-anak punya kebiasaan membaca usia dini,” kata Head of Early Childhood Education and Development Tanoto Foundation, Eddy Hendry, dalam Webinar baru-baru ini.

Lalu bagaimana cara mudah mendongeng bagi bunda agar bisa dipahami anak? Penggagas Gerakan Literasi Sekolah Satria Dharma menambahan, perlu ada kesadaran akan pentingnya penguasaan literasi membaca sejak dini, oleh semua pihak.

ILUSTRASI. Sejak kecil, anak-anak pasti senang mendengar dongeng. Maka bunda biasanya membacakan dongeng untuk buah hati mereka sebelum tidur. (Parenting)

Reading is the heart of education. Anak yang tiap hari sekolah tapi tidak membaca, sebenarnya dia tidak mendapat pendidikan. Tidak ada gunanya guru berbicara dan mengajar setiap hari, karena dengan hanya mendangar maka anak-anak tidak mendapat pendidikan,” jelas Satria Dharma.

Bandingkan dengan di Thailand. Siswa SMA di sana wajib membaca 5 judul buku, di Amerika Serikat 32 judul buku.

“Di SMA Indonesia, 0 judul. Ini fakta yang sangat menyakitkan. Jadi anak-anak kita rabun membaca dan tidak menulis. Prestasinya rendah. Dari 41 negara, kita hanya peringakt 39 PISA,” ujar Dharma.

Pendongeng Awam Prakoso memberikan tips, seperti saat ia mendirikan Kampung Dongeng Indonesia. Upayakan mulai membiasakan membaca dari tingkat keluarga.

1. Persiapan sebelum mendongeng

Membuat atau memilih cerita sesuai tema, usia anak, dan pahami ceritanya. Menyiapkan media peraga bla diperlukan. Berlatih secukupnya. Menyiapkan tempat bercerita, bila dilakukan oleh guru.

2. Lebih kreatif

Membuka pertunjukan dongeng bisa dengan tebak-tebakan, diselingi lagu-lagu ringan, dan permainan kreativias.

3. Harus menyenangkan

Saat mendongeng, jangan terburu-buru dan harus tetap menyenangkan. Boleh menggunakan improvisasi, dan libatkan anak dalam bagian-bagian tertentu.

4. Tanya jawab

Anak bisa bertanya dan ibu menjawab apa saja yang dijelaskan dalam alur cerita.

5. Gambarkan alur dan tokohnya

Mendongeng ditutup dengan tanya jawab tokoh alur dan alur cerita, atau menggambar tokoh atau salah satu seting dalam cerita.(jpg)

Sehari Pasien Positif Covid-19 Tambah 4.174 Orang

0

batampos.co.id – Dalam 24 jam terakhir, kasus baru positif Covid-19 bertambah 4.174 orang. Kini sudah 291.182 orang terinfeksi Covid-19 di tanah air. DKI Jakarta dan Jawa Barat tetap konsisten menjadi provinsi dengan kasus terbanyak secara nasional.

DKI Jakarta sudah mencatat kenaikan kasus selama 2 pekan sebelum diberlakukannya PSBB total pada 14 September. Sedangkan Jawa Barat menjadi provinsi penyumbang terbanyak kedua secara nasional sejak 19 September.

Hari ini, Kamis (1/10), berdasarkan data Covid19.go.id, sebaran kasus terbanyak di DKI Jakarta yakni 1.253 kasus. Sedangkan Jawa Barat sebanyak 559 kasus. Tiga provinsi lainnya yang menyumbang kasus Covid-19 terbanyak adalah Jawa Timur 314 kasus, Jawa Tengah 299 kasus, dan Riau 265 kasus.

Sementara itu, angka pasien sembuh harian bertambah 3.540 orang. Paling banyak pasien sembuh berada di DKI Jakarta sebanyak 1.122 orang. Kini sudah 218.487 orang sembuh dari Covid-19.

Sedangkan, angka kematian bertambah 116 jiwa. Paling banyak kasus kematian harian di provinsi Jawa Timur sebanyak 30 jiwa. Sudah 10.856 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Pasien berstatus suspek sendiri sebanyak 135.480 orang. Sedangkan spesimen harian yang diperiksa sebanyak 43.592 spesimen.

HIngga saat ini sudah 497 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 4 provinsi mencatat kasus harian di bawah 10 kasus. Dan tak ada satupun provinsi yang mencatat nol kasus.(jpg)

Pilkada Seharusnya Jadi Adu Gagasan Calon Kepala Daerah

0

batampos.co.id – Tensi Pilkada Serentak 2020 mulai memanas seiring dimulainya kampanye terbuka sejak akhir pekan lalu. Termasuk di Batam yang akan menyelenggarakan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta Kepri yang akan memilih Gubernur dan Wakil Gubernur. Dalam kampanye, sejumlah pasangan calon kepala daerah pun menyampaikan misi dan misi.

Ketua PWI Kepri Candara Ibrahim mengatakan Pilkada ini sejatinya bukan hanya perebutan kekuasaan, tapi juga adu gagasan. Gagasan yang paling baik dan masuk akallah yang paling layak dipilih oleh rakyat. Namun sejauh ini, ia belum melihat pasangan calon kepala daerah beradu gagasan untuk membangun daerah.

“Sejauh ini, belum nampak pasangan calon kepala daerah beradu gagasan untuk membangun daerah. Gagasan dimaksud juga belum ditularkan kepada rakyat melalui tim sukses masing-masing,” ujar Candra Ibrahim, Kamis (1/10).

Menurutnya, yang terjadi saat ini baru sebatas rebutan panggung untuk menarik calon pemilih, tanpa uraian apa yang akan dikerjakan jika kelak terpilih memimpin daerah. Akibatnya, banyak janji terlontar, beberapa di antaranya kurang realistis dan tidak mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Tak hanya itu, lanjutnya, paslon juga belum banyak menyesuaikan dengan situasi pandemi covid-19 kini. Kampanye tatap muka masih menjadi pilihan, padahal cara itu rentan terjadi kerumunan yang bisa menjadi carier (pembawa) covid-19. “Mestinya, paslon menyesuaikan metode kampanye virtual. Contoh kampanye yang dilakukan Cawako Solo Gibran Rakabuming patut diapresiasi,” katanya.

Karena itu, ia menyarankan paslon dan timses sebaiknya lebih memaksimalkan kampanye atau penyampaian program melalui media, baik cetak, online, elektronik atau virtual. Cara sosialisasi dengan menggunakan media online ini keunggulannya minim sentuhan dari manusia ke manusia yang menjadi medium penyebaran covid-19.

“Manfaatkan media online seluas-luasnya karena jangkauannya pun tak terbatas. Ingat pesan Presiden Jokowi, jangan sampai pilkada ini menyebabkan terjadinya cluster baru penyebaran pandemi covid-19,” tegas Pembina JMSI Kepri ini. (*/uma)

Rekapitulasi Kunjungan Kapal Penumpang dan Naik Turun Pada Wilayah Kerja Badan Usaha Batam Hingga Agustus 2020

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Badan Usaha Pelabuhan mencatat jumlah kunjungan kapal di pelabuhan yang ada di Kota Batam mencapai 25.531 kapal hingga Agustus 2020.

Dengan rincian kapal berbendera 12.421 kapal dan kapal berbendera asing 13.110 kapal.(esa/adv)

Bisa Tangkap Terpidana Mati, Ada Imbalan Rp 100 Juta dari Polri

0

batampos.co.id – Pengejaran terpidana mati asal Tiongkok Cai Changpan belum juga membuahkan hasil. Guna memaksimalkan pencairan, Polres Metro Tangerang Kota bersama Polda Metro Jaya menetapkan terpidana tersebut dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Betul, jadi sudah dimunculkan DPO ke yang bersangkutan, itu benar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (1/10).

Tak main-main, Polda Metro Jaya juga menjanjikan imbalan Rp 100 juta bagi siapapun yang bisa bisa menangkap kembali Cai Changpan. “Iya itu benar juga,” tegas Yusri.

Saat ini aparat telah menyebar selebaran berisi foto Cai Changpan. Bagi yang menemukan keberadaannya diminta menghubungi nomor Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota yang ada dalam selebaran.

Diberitakan sebelumnya, Cai Changpan alias Antoni alias Cai Ji Fan, terpidana hukuman mati berhasil kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang. Kecerdikan warga negara Tiongkok itu membuatnya bisa menghirup udara bebas. Lalu bagaimana cara bandar narkoba itu bisa kabur dari penjara?

Seperti dikutip TangerangEkspres.co.id (Jawa Pos Group), pada Senin (14/9) sekitar pukul 02.00 WIB, Cai Changpan berhasil kabur dari Lapas. Dengan cara, menjebol keramik lantai di kamar tahanannya. Lalu menggali dan membuat terowongan hingga menembus saluran air yang berada di luar Lapas.

Setelah berada di luar lapas, ia berjalan santai di bawah terangnya lampu di sektar tembok lapas. Tak ada satu pun penjaga penjara yang memergokinya. Pagi harinya, para sipir kalang kabut. Saat mengetahui Cai Changpan tidak ada di dalam selnya di Blok D.(jpg)

Guru Mengeluh Kuota Umum Terlalu Sedikit, Minta Tambah

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mulai menyalurkan kuota gratis kepada siswa, guru, mahasiswa dan dosen. Subsidi kuota yang diberikan terdiri dari kuota belajar dan kuota umum dengan porsi yang berbeda.

Menanggapi hal tersebut, kordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim meminta agar pada bulan kedua ini penyaluran program ini, pembagian kuota dapat dialokasikan lebih untuk kuota umum ketimbang kuota belajar.

“Guru-guru sebenarnya berharap mendapatkan kuota internet ini lebih proporsional pembagiannya. Sebaiknya untuk bulan kedua, alokasi kuota umum yang diperbanyak kapasitasnya,” ujar dia, Kamis (1/10).

Pasalnya, banyak guru yang menggunakan media seperti YouTube untuk mengajar. Maka dari itu, diusulkan data untuk kuota umum diperbesar.

Salah satu guru dari SMP Negeri (P2G Bangka Belitung) di Kabupaten Belitung, Parulian mengatakan bahwa sekolah SD dan SMP sudah aktif kembali dengan dua shift. Pelajar lebih banyak berinteraksi di sekolah dengan guru, kemudian dilanjut via WhatsApp dan belajar mandiri via YouTube.

Sedangkan guru SMP di Blitar, Sri menyampaikan, kuota yang diberikan sebenarnya tidak dimanfaatkan optimal. Pasalnya, dia sendiri mengajar dengan metode home visit dengan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) luring. Bahkan, banyak siswa yang tidak sadar bahwa nomornya sudah disubsidi kuota.

Informasi bagi siswa dan orang tua belum optimal dilakukan oleh sekolah dan Dinas Pendidikan setempat. Satriwan melanjutkan, guru-guru berharap bantuan kuota ini betul-betul fungsional sesuai kebutuhan guru.

Dia juga berharap, masa pakainya pun tidak dibatasi per bulan lalu hangus. Sebab ada potensi uang negara yang terbuang sia-sia jika guru dan siswa tidak optimal memanfaatkannya.

Dia meminta agar Kemdikbud memberlakukan format akumulasi atas sisa kuota. Jika masih ada sisa kuota, maka bisa dimanfaatkan pada bulan berikutnya.

“Masih bisa dimanfaatkan sampai empat bulan masa program ini. Di sisi lain Kemendikbud tetap harus koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memantau efektivitas dan kebermanfaatan bantuan kuota dalan menunjang PJJ khususnya yang daring,” ujarnya.

Mengenai perbedaan besaran kuota tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin), Hasan Chabibie sebelumnya mengatakan bahwa ini didasari oleh kebutuhan para murid dan pendidik.

“Kenapa dibagi ini (kuota belajar dan umum) adalah bagaimana anak-anak kita tetap bisa belajar, bisa terjaga nyala api belajarnya, selama mereka menggunakan aplikasi apapun sehingga tetap kemudian bisa melaksanakan aktivitas pembelajaran,” ujarnya dalam acara Bincang Pendidikan dan Kebudayaan secara virtual, Selasa (29/9).

Seperti diketahui, paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB.

Sementara itu, paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.(jpg)