Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10010

HIMSANI dan MWC Nahdlatul Ulama Gelar Sunatan Massal di Batam

0

batampos.co.id – Sunatan massal yang diselenggarakan Himpunan Santri Indonesia (HIMSANI) Kepri dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Batam Kota mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat.

Tokoh NU Kepri, Moch Bisri, mengatakan, kegiatan tersebut juga disambut antusias oleh masyarakat yang berada di Kecamatan Batam Kota.

“Kegiatan sunatan massal kita laksanakan di Perumahan Bida Asri 2 Batam Kota,” ujarnya, Minggu (21/9/2020).

Pria yang juga menjabat Kabid Sumber Daya Kesehatan
Dinkes Provinsi Kepri itu menjelaskan, kegiatan sosial tersebut dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Sunatan massal yang diselenggarakan Himpunan Santri Indonesia (HIMSANI) Kepri dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Batam Kota mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Foto: Istimewa untuk batampos.co.id

Seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Untuk mengikuti protokol kesehatan dalam kegiatan ini hanya dilakukan khitan pada 75 peserta dari 200 peserta yang terdaftar,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pemerintah provinsi sangat mengapresiasi dan mendukung berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang saat ini terdampak pandemi Covid-19.

“Yang penting pelaksanaannya tetap mengikuti protokol kesehatan,” tuturnya.

Ia menambahkan kegiatan seperti ini menjadi momentum penting dalam menanamkan rasa kepedulian antar sesama dan meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

“Kegiatan ini menjadi rangkaian kegiatan sosial yang diapresiasi dan didukung pak Gubernur ditempat yang lainnya, seperti di Lobam dan Bintan Pesisir bersama PCNU Bintan, di Tanjung Pinang dan Insya Allah akan dilaksanakan juga di kabupaten Lingga,” tuturnya.(*)

Kasus Baru Covid-19 di Indonesia Bertambah 3.989

0

batampos.co.id – Kasus positif Covid-19 harian pada Minggu (20/9) di tanah air bertambah 3.989 kasus baru. Total sudah 244.676 orang terinfeksi Covid-19. DKI Jakarta masih juara penyumbang kasus harian terbanyak.

Sesuai laman Covid-19.go.id, Minggu (20/9), DKI Jakarta menambah kasus 1.138 dalam sehari. Jawa Barat 427 kasus. Jawa Timur 336 kasus. Jawa Tengah 303. Riau 298 kasus.

Jawa Barat dua hari berturut menyalip Jawa Timur dengan kasus harian lebih banyak. Kemarin Sabtu (19/9), Jawa Barat menyumbang 470 kasus. Untuk pasien berstatus suspek berjumlah 107.370 orang. Spesimen harian yang diperiksa sebanyak 36.753 spesimen.

Angka kematian masih bertambah 105 jiwa dalam sehari. Kini sudah 9.553 jiwa meninggal dunia akibat Covid-19. Paling banyak kematian harian terjadi di Jawa Timur 23 jiwa.

Angka pasien sembuh harian bertambah 2.977 orang. Sudah 177.327 pasien sembuh dari Covid-19. Paling banyak pasien sembuh harian terjadi di Jakarra yakni 1.071 orang.

Hingga saat ini, ada 493 kabupaten kota terdampak Covid-19. Dan ada 6 provinsi di bawah 10 kasus. Hanya 1 provinsi di bawah 10 kasus.(jpg)

Pasien Covid-19 Bertambah, Segini Jumlahnya Sekarang…

0

batampos.co.id – Pasien Covid-19 di Kota Batam kembali mengalami penambahan pada Minggu (20/9/2020) sebanyak 11 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya menyatakan, data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil Temuan Kasus Baru dan Hasil Tracing.

“Dengan ini kamisampaikan uraian jumlah orang yang terpapar daritemuan kasus baru ini sebanyak 11 orang yang terdiri dari 5 orang laki-laki dan 6 orang perempuan Warga Kota Batam,” jelasnya.

Mereka lanjutnya terdiri dari tenaga kesehatan, tahanan Polresta Barelang, Ibu rumah tangga, honorer, pelajar, karyawan swasta serta bayi berusia 9 sembilan bulan.

Ia menjelaskan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ini ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Jumlah pasien Covid-19 di KOta Batma hingga Minggu (20/9/2020).

Hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan
dengan sabun dan air mengalir,” jelasnya.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Dengan adanya penambahan tersebut, saat ini total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 1.171 orang.

Dengan rincian 652 sembuh, 43 orang meninggal dunia dan 476 dalam perawatan.(*/esa)

Subsidi Kuota Internet Dinilai Hamburkan Uang Rakyat

0

batampos.co.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan terus membuka gelombang hingga anggaran subsidi kuota gratis Rp 7,2 triliun terserap 100 persen. Di mana saat ini, data yang terkumpul untuk siswa baru 55,2 persen dan mahasiswa 63,7 persen.

Menanggapi hal itu, Pengamat dan Praktisi Pendidikan Indra Charismiadji pun menyayangkan keputusan tersebut. Anggaran tersebut pun kata dia bisa direalokasikan ke kebutuhan yang lain, seperti penyediaan alat penunjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) serta peningkatan kompetensi guru.

“Yang terjadi akhirnya uang rakyat kan terhamburkan, padahal kalau Rp 7,2 triliun itu dibagi itu sebagian untuk dibeli alat, pelatihan guru, subsidi internet jangan kuota pulsa, bisa pake indihome atau membuat RT/RW Net, Rp 7,2 triliun itu akan menyelesaikan sebagian permasalahan yang ada,” terangnya, Minggu (20/9).

Dia juga menyampaikan alasan Kemendikbud menargetkan penyerapan sampai 100 persen di karenakan takut anggaran tahun depan dipotong. Maka dari itu, kementerian yang dipimpin Nadiem Makarim itu akan terus membuka gelombang sampai anggaran subsidi kuota terpakai.

“Iyalah (takut), kan tahun depan bisa aja dipotong, ngapain minta Rp 80 triliun, dikasih Rp 70 triliun aja ngga abis. Jadi DPR bisa kasih anggaran ke yang lain untuk pendidikan juga dikasih ke Kemenag buat madrasah, habisnya dikasih Rp 70 triliun, cuma dihabisi Rp 65 triliun doang, Rp 5 triliun dipindahin aja,” ungkapnya.

Dia pun kembali menyarankan, agar dana tersebut dapat efektif, alangkah baiknya anggaran itu segera direalokasi. “Kalau mau realokasi harus dari sekarang,” jelas dia.

Namun, pihak Kemendikbud jangan langsung memukul rata permasalahan yang ada dan perlu berdiskusi dengan semua pihak terkait, seperti dinas pendidikan (disdik) yang ada di daerah.

“Kemendikbud mau bikin rapat koordinasi dengan Disdik pendidikan se-Indonesia itu daerah butuhnya apa itu kan bisa dibagi-bagi sesuai dengan kebutuhan, pasti manfaatnya akan lebih terasa daripada semuanya dibeliin pulsa,” tutup Indra.

Seperti diketahui, sebelumnya Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud Evy Mulyani menyampaikan, akan memperpanjang waktu input data nomor handphone warga di satuan pendidikan untuk mendapatkan subsidi kuota gratis.

Gelombang kedua itu nantinya akan ditampung hingga bulan Oktober 2020. Akumulasi datanya pun sama. “Pada bulan Oktober ada (penyerahan data) pada tanggal 15 dan 28 Oktober. Demikian seterusnya (hingga data 100 persen),” tutur dia pada Selasa (15/9). (*/jpg)

Yuk Jaga Jembatan Barelang, Aset Bangsa yang Memukau

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Jembatan Barelang adalah salah satu karya almarhum Presiden Ketiga RI BJ Habibie, saat dipercaya menjadi Kepala Otorita Batam.

Bahkan Jembatan 1 Barelang menjadi ikon pertama di Kota Batam dan menjadi daya tarik bagi setiap wisatawan nusantara dan mancanegara.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, Jembatan 1 Barelang menghubungkan Pulau Batam-Tonton dengan tipe cable stayed dengan bentang terpanjang yang dirancang dan dibangun di Indonesia pada saat itu.(esa/adv)

Wamenag Buka MTQ Provinsi Kepri

0

batampos.co.id – Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid membuka secara resmi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran VIII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2020 di Dataran Gurindam 12, Depan Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (19/09) malam.

Wakil Menteri Agama menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ ini merupakan momentum untuk membangkitkan kembali kebersamaan dalam bingkai NKRI. Indonesia dengan jumlah muslim terbesar di dunia mempunyai punya warisan Islam yang sangat kaya sehingga menjadi, salah satu kiblat perkembangan Islam di dunia.

“MTQ sarat akan nilai kebesamaan dan kerukunan serta toleransi karena MTQ tidak identik dengam islam saja, namun dalam pelaksanaannya banyak melibatkan banyak tokoh agama lain,” kata Wamen.

Perhelatan MTQ menurut Zainut Tauhid jangan sampai terlewatkan untuk melahirkan bibit-bibit Quran yang handal. Karena telah banyak tokoh besar yang lahir dari perhelatan MTQ, kiprahnya telah mendunia dan membawa harum nama bangsa di tingkat Iiternasional.

“Mari kita jaga sportifitas demi menjaga keberkahan Al-Quran karena ajang ini untuk melahirkan talenta terbaik di bidang syiar Islam,” jelasnya.

Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran VIII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2020 di Dataran Gurindam 12, Depan Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (19/09) malam. (foto:humaspemprov)

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Isdianto dalam sambutannya berharap melalui penyelenggaraan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan serta kecintaan masyarakat untuk belajar dan menghayati isi yang terkandung di dalam Al-Qurannul karim.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membina sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dari aspek keimanan, ketaqwaan dan akhlakul karimah serta sebagai persiapan untuk mengikuti MTQ Tingkat Nasional ke- 28 pada bulan November 2020 di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya.

Sebagai informasi, pada MTQ Nasional ke-27 Tahun 2018 di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara yang lalu, Provinsi Kepri masuk pada peringkat 10 besar dan berada pada urutan ke-4 dari 33 provinsi seluruh Indonesia.

“Mudah-mudahan pada pelaksanaan MTQ Nasional yang akan datang Provinsi Kepulauan Riau dapat memperoleh peningkatan prestasi yang lebih baik lagi,” harapnya.

Tidak lupa pula Isdianto juga manyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kepri yang telah menyaksikan pembukaan MTQ secara langsung maupun secara online melalui televisi dan tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Mari kita patuhi bersama protokol kesehatan, agar kepri segera bangkit dan tentunya tidak terlepas dari usaha dan doa kita semua secara terus menerus meminta kepada Allah SWT semoga Covid-19 ini cepat berakhir di bumi Provinsi Kepri khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ajak Isdianto.

Dalam pada itu Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau selaku Ketua Penyelenggara MTQ dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan MTQ Provinsi Kepulauan Riau akan dilaksanakan dari tanggal 19-23 September 2020. Dengan membatasi jumlah undangan dan pengunjung tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pada pelaksanaan MTQ pada tahun ini jumlah cabang yang di Musabaqahkan sebanyak 8 cabang dan terdiri dari 46 golongan yakni sebagai berikut;Cabang Tilawah Al-Qur’an, Cabang Qira’at Al-Qur’an, Cabang Hifzhil Qur’an / Menghafal Al-Qur’an, Cabang Tafsir Al-Qur’an, Cababang Khath Al-Qur’an, Cabang Syarhil Qur’an, Cabang Fahmil Qur’an dan Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an serta tambahan cabang baru yakni cabang Qira’at Murattal Remaja dan Qira’at Murattal Dewasa.

“Mohon doa dari kita semua seluruh warga Kepri agar pelaksanan musabaqah yang kita laksanakan pembukaannya pada malam hari ini dan sampai berakhirnya kegiatan ini pada malam tanggal 23 September, agar dapat berjalan dengan baik dan lancar tentunya dengan aman, sehat dan terbebas dari Covid-19 serta penyakit lainnya sebagaimana harapan kita bersama,” harapnya.(*/uma)

Marlin Bangga dan Sebut Wartawan Sebagai Sumber Kekuatan Pembangunan Daerah

0

batampos.co.id – Marlin Agustina bersilaturahmi sambil makan siang bersama para Pemimpin Redaksi media massa multi-platform di, Kings Hotel, Sabtu (19/9/2020) pukul 12.00 WIB.

Acara yang dipandu Santi Larasati dari Batam FM ini dikemas santai, diselingi dengan canda tawa, sehingga mengalir cair.

Bahkan tak jarang Marlin yang didampingi tokoh wartawan di Kepulauan Riau, Ramon Damora dan Candra Ibrahim, berinteraksi dengan para awak media.

“Kami duduk di sini sebagai yang dituakan saja, tak terkait dengan posisi atau jabatan formal kami,” jelas Candra.

Dalam pertemuan tersebut, Marlin banyak memuji peran jurnalis dalam membangun Batam dan Kepulauan Riau.

“Kalau tak ada rekan-rekan media, mungkin Kota Batam dan Kepri ini tak akan semaju sekarang. Sebab, berkat informasi yang ditulis terjadi saling tukar pendapat dan meningkatkan wawasan masyarakat,” jelasnya.

Marlin Agustina bersama Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim yang juga Direktur Batam Pos Online (kanan), dan mantan Ketua PWI Kepri Ramon Damora (kiri) saat silaturahmi dengan para pimpinan media mainstream di Batam, Sabtu (19/9).

Hakikatnya, lanjut Marlin, media massa sebagai salah satu pilar demokrasi dalam kehidupan bernegara, memiliki kekuatan dalam proses pembangunan daerah yang berpihak kepada pelayanan kepada publik yang lebih baik.

Adapun media yang hadir saat itu adalah, Batam Pos, Batam Click, Tribun Batam, Warta Kepri, Media Kepri, Batam Today, Go Kepri, Keprisatu, Tanjungpinang Pos, Batamnews, Posmetro Batam dan Haluankepri.

Yang menarik, saat tanya jawab dengan wartawan, ada yang bertanya apa kelebihan dan kekurangan Marlin.

Dengan bijak, wanita yang banyak menjabat sebagai ketua organisasi masyarakat di Batam ini menjawab, bahwa kelebihannya cepat belajar.

Dia menjelaskan misal, saat pertama diminta untuk menjadi Ketua TP PKK. Awalnya kagok, gak paham. Namun Marlin cepat belajar sehingga saat ini banyak inovasi yang dia ciptakan untuk memajukan PKK Kota Batam.

Dalam catatan kami, hal yang sama juga Marlin lakukan saat didapuk sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam yang saat itu mati suri.

Namun seiring waktu, Dekranasda yang Marlin pimpin, sudah berkembang maju dengan batik Batam-nya, serta banyak lagi pemberdayaan masyarakat yang dia berdayakan melalui industri kecil menengah binaan Dekranasda.

Wajarlah jika Candra Ibrahim saat menyampaikan kesannya berkata, “Jarang saya ketemu ada perempuan Melayu secerdas ibu Marlin,” ujarnya. (*/uma)

Ketua MPR Dorong Pemerintah Tetapkan Standar Harga Tes PCR

0

batampos.co.id – Ketua MPR Bambang Soesatyo mendorong pemerintah segera menetapkan standar harga test PCR di berbagai rumah sakit maupun klinik laboratorium kesehatan. Dengan standarisasi itu, masyarakat sadar ingin mendiagnosis potensi penularan Covid-19. Mereka pun tak terbentur harga yang tinggi. Kebijakan itu demi menjaga kualitas pelayanan kesehatan dan tidak terjadinya persaingan harga.

“Virus Covid-19 jangan dijadikan komoditas ekonomi. Belum adanya standarisasi harga membuat berbagai institusi pelayanan kesehatan bebas menetapkan harga, dari mulai Rp 1 juta hingga Rp 5 juta,” ujar Bamsoet usai berkunjung ke Laboratorium Pusat Prodia, di Jakarta, Sabtu (19/9/20).

Bamsoet meyakini dengan harga terjangkau, masyarakat semakin banyak mau memeriksakan diri, sehingga bisa turut mengurangi beban pemeriksaan yang dilakukan pemerintah. “Termasuk juga nanti pada saatnya dalam pengadaan vaksin covid-19 secara mandiri oleh masyarakat,”

Begitu juga dengan regulasi vaksin mandiri. Ketua MPR mendorong segera dipersiapan, sehingga pada saatnya swasta dapat dilibatkan dalam pengadaan vaksin mandiri tanpa beban negara. Keterlibatan pihak swasta dapat membantu pemerintah melakukan vaksinisasi untuk masyarakat.

Ketua DPR ke-20 itu turut mengapresiasi berbagai institusi pelayanan kesehatan yang terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pemeriksaan sampel untuk mendeteksi virus Covid-19. Sebagaimana sudah dilakukan Prodia. Memiliki lab di 127 kota yang tersebar di 34 provinsi, Prodia terus meningkatkan kemampuan pemeriksaan sampel dari 450 test per hari pada Mei 2020, menjadi 1.000 test per hari pada Juli 2020. Kini di September 2020 sudah meningkat lagi menjadi 2.000 test per hari.

“Hasil pemeriksaan juga relatif cepat. Bisa keluar di hari yang bersamaan saat sampel diambil, hingga H+1. Jika setiap institusi pelayanan kesehatan bisa melakukan hal serupa, memiliki kuantitas pemeriksaan sampel yang besar dengan hasil pemeriksaan yang cepat, niscaya penyebaran virus Covid-19 bisa segera dikendalikan. Karena tracing terhadap siapapun yang positif Covid-19 bisa cepat diketahui,” tutur Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI itu mendorong pemerintah melibatkan pihak swasta dalam program vaksinasi penangkal Covid-19. Mengingat pada November 2020, Sinovac mulai akan mengirimkan bahan baku vaksin CoronaVac. Ditargetkan pada Januari dan Februari 2021, Bio Farma sudah mulai bisa memproduksi sendiri vaksin CoronaVac sebagai penangkal virus Covid-19. Bahan baku yang akan dikirimkan mencapai 260 juta dose, dengan perhitungan menghasilkan 130 juta vaksin.

“Ketersediaannya masih kurang, mengingat jumlah penduduk Indonesia mencapai 260 juta jiwa. Setiap satu orang harus dua kali disuntik vaksin. Menutup kekurangannya, pemerintah bisa melibatkan swasta untuk mendatangkan vaksin siap pakai dari berbagai negara lain, yang tentunya sudah lulus uji BPOM. Selain ketersediaan vaksin, tahapan program vaksinasi massal juga perlu dipersiapkan dari sekarang. Dari mulai ketersediaan alat suntik, tenaga kesehatan, hingga sarana dan prasarana seperi tempat penyimpanan vaksin, tak boleh ada yang kekurangan. Jangan sampai vaksinnya tersedia, pelaksanaan vaksinasinya malah kacau. Karena itulah, swasta perlu dilibatkan sebagai wujud gotongroyong melawan Covid-19,” pungkas Bamsoet.(jpg)

Pemprov Kepri Kecewa PLN Batam Tak Beri Stimulus Sesuai Janji Pusat

0

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kecewa terhadap sikap PLN Batam yang terkesan enggan memberikan stimulus tarif listrik kepada para pelaku usaha. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi Sumber Daya Alam Kepri Hendri Kurniadi di Tanjungpinang mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada PLN Batam untuk memberi stimulus tarif listrik kepada pelaku usaha di Batam yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Surat tersebut dilayangkan setelah Pemprov Kepri menjaring aspirasi dari kalangan pelaku usaha. Melalui Surat Dinas ESDM Kepri pada 10 Agustus 2020, PLN diminta memeringankan beban masyarakat dan pelaku usaha pada masa pandemi Covid-19, sesuai instruksi pemerintah pusat melalui Direktur Jenderal Ketenagalistrikan.

Pemerintah pusat menginstruksikan pembebasan biaya beban dan rekening minimum pelanggan. Surat instruksi tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat dan pelaku usaha.

Namun, surat dari Pemprov Kepri dibalas dengan konteks yang terbalik, seolah-olah Pemprov Kepri yang memberi stimulus tersebut. “Padahal dalam surat yang kami layangkan kepada PLN Batam itu sudah jelas bahwa kami mendorong PLN Batam untuk memberi stimulus kepada pelaku usaha di Batam,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (19/9).

Bahkan dalam surat yang diteken Hendri tersebut ditegaskan agar PLN Batam menginformasikan laporan atau konsep pemberian stimulus terhadap para pelaku usaha tersebut. Dalam surat itu pula ditegaskan Gubernur Kepri Isdianto akan menerbitkan surat keputusan yang dapat dipergunakan senagai payung hukum dapat pemberian stimulus tarif listrik.

“Kami menunggu jawaban yang dapat diterima dengan baik, namun yang terjadi justru sebaliknya,” ucapnya kesal.

Dalam surat PLN Batam yang diteken Kishartanto Purnomo Putro sebagai Sekretaris Korporat berisi tentang konsep pemberian stimulus, dan besaran stimulus listrik yang diberikan.

Namun, pada poin enam dalam surat itu menyebutkan pihak PLN Batam memohon informasi tentang teknis mekanisme pemberian kompensasi dari Pemprov Kepri apabila stimulus tersebut diberlakukan untuk pelanggan PLN Batam.(*/antara)

Mendagri Apresiasi Tahapan Pilkada di Kepri

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Isdianto menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah melakukan langkah-langkah bersama dengan semua stakeholder dalam upaya untuk menjaga agar pilkada 2020 dapat terlaksana dengan tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kita telah lakukan koordinasi melalui rapat-rapat, baik dengan KPU, Bawaslu, TNI/Polri untuk menjamin pelaksanaan tahapan pilkada berjalan lancar dan pada pelaksanaan nantinya setiap calon yang turut serta dalam pesta demokrasi ini harus patuh protokol kesehatan,” ujar Isdianto sesaat setelah mengikuti Video Conference Rakor Penegakan Hukum Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 Dalam Masa Pandemi Covid-19 dipimpin Oleh Menko Polhukam dan Menteri Dalam Negeri, dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (18/9).

Isdianto menjelaskan bahwa tahapan pilkada di Kepulauan Riau telah berjalan dengan sangat baik. Pada tahapan-tahapan selanjuntnya hingga pada pencoblosan nanti setiap penyelenggara akan diproteksi dengan APD serta tingkat kesehatan akan terus dimonitor dengan melakukan rapid test.

Begitu juga pada tahapan kampanye, pasangan calon tidak diperbolehkan untuk mobilisasi masa yang besar dan selalu jaga jarak. “InsyaAllah Kepri telah siap menyelenggarakan pilkada 2020. Butuh kekompakan kita semua untuk mengawal ini sehingga pilkada aman dan masyarakat tetap sehat serta jauh dari covid,” harapnya.

Gubernur Isdianto saat mengikuti Video Conference Rakor Penegakan Hukum Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 Dalam Masa Pandemi Covid-19. (foto:humaspemprov)

Sebelumnya, Menteri Dalam Negri RI Tito Karnavian dalam pemaparannya menyampaikan apresiasi kepada Provinsi Kepulauan Riau sebagai salah satu provinsi yang tertib dan patuh karena telah melaksanakan rakor Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sesuai Inpres 6/2020 dan Inmendagri 4/2020 baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kepri, terimaksih sudah melakukan rapat koordinasi. Hal ini menunjukan kekompakan semua unsur yang terlibat dalam pelaksanaan pilkada,” ucapnya.

Bagi daerah yamg belum melaksanakan rakor, Tito menyampaikan kekhawatirannya karena hal ini menunjukan bahwa penyelenggara di daerah belum sinergi dan tidak komunikatif dalam memberikan informasi terkait tahapan pilkada, aturan kampanye, sengketa pemilihan, hingga sengketa di PTUN dan Kasasi di MA.

“Jika ini tidak tersosialisasi dengam baik maka khawatir kita pilkada yang akan dilaksanakan di daerah dapat berjalan sebagaimana mestinya. Harusnya rapat ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi sengketa dalam pilkada nantinya,” jelasnya.

Sementara itu Menkopolhukam RI Mahfud MD selaku pemimpin rapat menyampaikan bahwa pada pilkada tahun ini sangat ditekankan bagaimana disiplin penerapan protokol kesehatan pada seluruh tahapan sehingga tidak menjadi cluster baru pada penyebaran covid-19.

Kekompakan antar semua pihak, tegas dan konsiten dalam penegak hukum terhadap pelanggaran pilkada harus dilaksanakan agar menjadi contoh bagi yang lain sehingga tidak melakukan pelanggaran serupa.(*/uma)

Play sound