Kamis, 21 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10041

Pemprov Kepri Kecewa PLN Batam Tak Beri Stimulus Sesuai Janji Pusat

0

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kecewa terhadap sikap PLN Batam yang terkesan enggan memberikan stimulus tarif listrik kepada para pelaku usaha. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi Sumber Daya Alam Kepri Hendri Kurniadi di Tanjungpinang mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat kepada PLN Batam untuk memberi stimulus tarif listrik kepada pelaku usaha di Batam yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Surat tersebut dilayangkan setelah Pemprov Kepri menjaring aspirasi dari kalangan pelaku usaha. Melalui Surat Dinas ESDM Kepri pada 10 Agustus 2020, PLN diminta memeringankan beban masyarakat dan pelaku usaha pada masa pandemi Covid-19, sesuai instruksi pemerintah pusat melalui Direktur Jenderal Ketenagalistrikan.

Pemerintah pusat menginstruksikan pembebasan biaya beban dan rekening minimum pelanggan. Surat instruksi tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat dan pelaku usaha.

Namun, surat dari Pemprov Kepri dibalas dengan konteks yang terbalik, seolah-olah Pemprov Kepri yang memberi stimulus tersebut. “Padahal dalam surat yang kami layangkan kepada PLN Batam itu sudah jelas bahwa kami mendorong PLN Batam untuk memberi stimulus kepada pelaku usaha di Batam,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (19/9).

Bahkan dalam surat yang diteken Hendri tersebut ditegaskan agar PLN Batam menginformasikan laporan atau konsep pemberian stimulus terhadap para pelaku usaha tersebut. Dalam surat itu pula ditegaskan Gubernur Kepri Isdianto akan menerbitkan surat keputusan yang dapat dipergunakan senagai payung hukum dapat pemberian stimulus tarif listrik.

“Kami menunggu jawaban yang dapat diterima dengan baik, namun yang terjadi justru sebaliknya,” ucapnya kesal.

Dalam surat PLN Batam yang diteken Kishartanto Purnomo Putro sebagai Sekretaris Korporat berisi tentang konsep pemberian stimulus, dan besaran stimulus listrik yang diberikan.

Namun, pada poin enam dalam surat itu menyebutkan pihak PLN Batam memohon informasi tentang teknis mekanisme pemberian kompensasi dari Pemprov Kepri apabila stimulus tersebut diberlakukan untuk pelanggan PLN Batam.(*/antara)

Mendagri Apresiasi Tahapan Pilkada di Kepri

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Isdianto menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah melakukan langkah-langkah bersama dengan semua stakeholder dalam upaya untuk menjaga agar pilkada 2020 dapat terlaksana dengan tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kita telah lakukan koordinasi melalui rapat-rapat, baik dengan KPU, Bawaslu, TNI/Polri untuk menjamin pelaksanaan tahapan pilkada berjalan lancar dan pada pelaksanaan nantinya setiap calon yang turut serta dalam pesta demokrasi ini harus patuh protokol kesehatan,” ujar Isdianto sesaat setelah mengikuti Video Conference Rakor Penegakan Hukum Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 Dalam Masa Pandemi Covid-19 dipimpin Oleh Menko Polhukam dan Menteri Dalam Negeri, dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (18/9).

Isdianto menjelaskan bahwa tahapan pilkada di Kepulauan Riau telah berjalan dengan sangat baik. Pada tahapan-tahapan selanjuntnya hingga pada pencoblosan nanti setiap penyelenggara akan diproteksi dengan APD serta tingkat kesehatan akan terus dimonitor dengan melakukan rapid test.

Begitu juga pada tahapan kampanye, pasangan calon tidak diperbolehkan untuk mobilisasi masa yang besar dan selalu jaga jarak. “InsyaAllah Kepri telah siap menyelenggarakan pilkada 2020. Butuh kekompakan kita semua untuk mengawal ini sehingga pilkada aman dan masyarakat tetap sehat serta jauh dari covid,” harapnya.

Gubernur Isdianto saat mengikuti Video Conference Rakor Penegakan Hukum Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 Dalam Masa Pandemi Covid-19. (foto:humaspemprov)

Sebelumnya, Menteri Dalam Negri RI Tito Karnavian dalam pemaparannya menyampaikan apresiasi kepada Provinsi Kepulauan Riau sebagai salah satu provinsi yang tertib dan patuh karena telah melaksanakan rakor Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sesuai Inpres 6/2020 dan Inmendagri 4/2020 baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kepri, terimaksih sudah melakukan rapat koordinasi. Hal ini menunjukan kekompakan semua unsur yang terlibat dalam pelaksanaan pilkada,” ucapnya.

Bagi daerah yamg belum melaksanakan rakor, Tito menyampaikan kekhawatirannya karena hal ini menunjukan bahwa penyelenggara di daerah belum sinergi dan tidak komunikatif dalam memberikan informasi terkait tahapan pilkada, aturan kampanye, sengketa pemilihan, hingga sengketa di PTUN dan Kasasi di MA.

“Jika ini tidak tersosialisasi dengam baik maka khawatir kita pilkada yang akan dilaksanakan di daerah dapat berjalan sebagaimana mestinya. Harusnya rapat ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi sengketa dalam pilkada nantinya,” jelasnya.

Sementara itu Menkopolhukam RI Mahfud MD selaku pemimpin rapat menyampaikan bahwa pada pilkada tahun ini sangat ditekankan bagaimana disiplin penerapan protokol kesehatan pada seluruh tahapan sehingga tidak menjadi cluster baru pada penyebaran covid-19.

Kekompakan antar semua pihak, tegas dan konsiten dalam penegak hukum terhadap pelanggaran pilkada harus dilaksanakan agar menjadi contoh bagi yang lain sehingga tidak melakukan pelanggaran serupa.(*/uma)

Kontroversi Penghapusan Mata Pelajaran Sejarah, Ini Penjelasan Kemendikbud

0

batampos.co.id – Kemendikbud angkat bicara soal wacana penghapusan mata pelajaran (mapel) sejarah di sekolah. Penghapusan itu menuai kontroversi setelah Kemendikbud membahas wacana penyederhanaan kurikulum.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan, pihaknya masih mengkaji rencana penyederhanaan kurikulum pendidikan. Tujaunnya, untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Penyederhanaan kurikulum masih tahapan awal karena membutuhkan proses dan pembahasan yang panjang. Rencana penyederhanaan kurikulum masih berada dalam tahap kajian akademis,” ujar Totok Suprayitno dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9).

Kajian tersebut memperhatikan berbagai hasil evaluasi implementasi kurikulum. Baik yang dilakukan pemerintah maupun masyarakat serta perubahan paradigma keragaman, bukan keseragaman dalam implementasi kurikulum.

Terkait mapel sejarah, Totok Suprayitno menegaskan bahwa kabar itu tidak benar. Menurut dia, pelajaran sejarah tetap diajarkan dan diterapkan di setiap generasi.

“Kemendikbud mengutamakan sejarah sebagai bagian penting dari keragaman dan kemajemukan serta perjalanan hidup bangsa Indonesia, pada saat ini dan yang akan datang,” imbuh Totok.

Sejarah merupakan komponen penting bagi Indonesia sebagai bangsa yang besar, sehingga menjadi bagian kurikulum pendidikan. Nilai-nilai yang dipelajari dalam sejarah merupakan salah satu kunci pengembangan karakter bangsa.

Penggodokan penyederhanaan kurikulum dilakukan menggunakan dengan prinsip kehati-hatian serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“Dalam proses perencanaan dan diskusi ini, tentunya Kemendikbud sangat mengharapkan dan mengapresiasi masukan dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan, termasuk organisasi, pakar, dan pengamat pendidikan, yang merupakan bagian penting dalam pengambilan kebijakan pendidikan.” (jpg)

MTQ VIII Kepri Dibuka, Kafilah Batam Targetkan Juara Umum

0

batampos.co.id – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII tingkat Provinsi Kepri diselenggarakan di lapangan Gurindam 12 Tanjungpinang, Sabtu malam (19/9/2020). Kafilah Kota Batam tampil memukau saat defile. Pada MTQ kali ini, Kota Batam menargetkan mampu membawa pulang piala bergilir.

Tampil dengan Baju Melayu serba hijau, kafilah Batam membawa 54 peserta. Jumlah peserta asal Batam terbanyak dibandingkan enam kafilah lain se-Kepri. Peserta yang dikirim merupakan putra dan putri terbaik, pemenang pada MTQ ke-30 Batam lalu.

Wali Kota Batam, Muhammar Rudi, yang hadir dalam pembukaan, optimistis peserta mampu membawa nama baik Batam di ajang MTQ kali ini. Ia meminta kafilah Batam mampu menampilkan kemampuan terbaik di masing-masing cabang yang dilombakan.

“Kita menargetkan menjadi juara umum pada MTQ ke-VIII tahun 2020. Dengan berbagai persiapan dan peserta terbaik asal Batam,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia MTQ VIII Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, pelaksanaan MTQ kali ini berbeda dibandingkan MTQ sebelumnya. Pasalnya, MTQ kali ini dilaksanakan di tengah wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Pembukaan dilaksanakan sederhana dan sesuai protokol kesehatan demi meminimalisir risiko penyebaran Covid-19. Namun MTQ kali ini tetap khidmat,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan MTQ yang digelar 19-23 September itu, melombakan 8 cabang dengan 48 golongan. Sekdaprov Kepri itu juga memastikan transparansi dalam penjurian pada MTQ kali ini.

“Kita mendatangkan 15 juri nasional dan sistem penjurian melalui IT dan bisa diakses masyarakat,” kata dia.

Di kesempatan itu, Gubernur Kepri, Isdianto, mengapresiasi kehadiran para kafilah masing-masing daerah. Ia berharap, melalui MTQ kali ini, kualitas keimanan dan ketakwaan dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an makin meningkat dan mampu menerapkan isi yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“MTQ kali ini pula sebagai persiapan menyambut MTQ XXVIII di Padang pada November nanti,” ujarnya.

Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, MTQ bagian dari budaya yang mengakar dari desa hingga nasional. Event ini tidak hanya ramai akan jumlah namun sarat akan kerukunan. Melalui MTQ ini pula, kata dia, harus mempertegas nilai berbangsa dan bernegara.

Selain itu, ajang MTQ ini pula sebagai perhelatan untuk melahirkan bibit ahli Al-Qur’an yang andal. Ia berpesan kepada penyelenggara untuk menjaga sportivitas demi menjaga keberkahan Al-Qur’an.

“Ini ajang mencari bakat terbaik. Bukan sebagai gengsi dan mengeyampingkan sportivitas,” ujarnya. Di kesempatan itu, Wakil Menteri Agama langsung membuka MTQ VIII dengan mengucap basmalah dan menabuh bedug bersama sejumlah tokoh di Kepri.(*)

JK Sarankan Pilkada Serentak 2020 Ditunda

0

batampos.co.id – Dorongan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 semakin keras. Kali ini saran tersebut juga datang dari Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

JK mengatakan, kampanye akbar sebuah pemilu selalu diikuti oleh massa dalam jumlah besar. Situasi seperti ini tentu akan membahayakan keselamatan warga di tengah pandemi Covid-19.

“Saya sarankan ditunda dulu sampai beberapa bulan, sampai dengan vaksin ditemukan dan sampai vaksin ditemukan nanti langsung menurun itu (kasus Covid-19),” kata JK di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Jakarta, Sabtu (19/9).

JK berpendapat penundaan pilkada 2020 tidak akan mengganggu pemerintahan di tingkat daerah. Sebab, masih ada beberapa alternatif agar pemerintahan tetap berjalan.

“Jadi, sebenarnya tidak apa-apa dari segi pemerintahan,” imbuhnya.

Kendati demikian, apabila pilkada tetap dipaksakan berjalan tahun ini, JK meminta penyelenggara pemilu menyiapkan regulasi ketat terkait sistem kampanye. Sebab, pada banyak tahapan pilkada yang berpotensi memperluas penularan Covid-19.

“Kalau terjadi pelanggaran, syarat-syarat katakanlah kampanye hanya 50 tapi terjadi 200 (orang), kalau terjadi kecenderungan itu ya lebih baik dipertimbangkan kembali waktunya,” pungkas JK.(jpg)

Marlin Dapat Sambutan Hangat Pimpinan Media

0

batampos.co.id – Salah satu balon wakil gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi, mendapat sambutan hangat dari pimpinan media di Batam, Kepri. Hal itu terjadi saat silaturahmi Marlin dengan para pimpinan media mainstream di Batam, Sabtu (19/9).

Sambutan hangat itu terkait penampilan istri Wali Kota Batam HM Rudi, saat menjawab beberapa pertanyaan spontan dari beberapa pimpinan media. Gayanya cukup kocak, luwes, dan menurut istilah Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim, sedikit lugu. “Gaya beliau Melayu banget,” ucap Direktur Batam Pos Online (batampos.co.id) itu.

Misalnya, menjawab pimpinan Tribun Batam, Agus, yang bertanya pendapat Marlin tentang apa kelebihan dan kekurangan dirinya, serta apa kelebihan dan kekurangan dua rivalnya dari pasangan Soerya – Iman dan Isdianto – Suryani.

“Semua manusia pastilah ada kelebihan dan kelemahan. Saya bicara tentang saya saja ya? Nanti saya uraikan kelebihan saya. Kalau kelemahan saya, banyaklah. Salah satunya badan saya ini,” kata Marlin, disambut geer hadirin. Maklum saja, Marlin tak berusaha menutupi dirinya yang termasuk berbadan “makmur” itu.

Marlin Agustina bersama Ketua PWI Kepri Candra Ibrahim yang juga Direktur Batam Pos Online (kanan), dan mantan Ketua PWI Kepri Ramon Damora (kiri) saat silaturahmi dengan para pimpinan media mainstream di Batam, Sabtu (19/9).

Begitu pula ketika pimpinan media online wartakepri, Deddy Suwadha, yang mengingatkan politik dinasti dan Kepri yang berada dalam lima besar daerah yang diawasi KPK.

“Soal dinasti, memang banyak saya dapat pertanyaan seputar itu. Bagi saya, yang saya lakukan bukan politik dinasti, sebab saya tak sedang berusa menggantikan atau meneruskan (jabatan) suami saya. Suami saya kan walikota, saya (maju) ke wakil gubernur. Menurut pandangan saya pribadi, itu bukan dinasti,” katanya santai.

Pertanyaan demi pertanyaan dijawab oleh Marlin dengan santai. Meskipun dia mengaku menghadapi pers adalah hal baru yang sedang dia pelajari. Dia harus siap, katanya, meskipun pertanyaan-pertanyaan pers, menurutnya, sering membuat dirinya “terkejut-kejut”.

Acara silaturahmi itu juga diselingi dengan pencabutan doorprize dan penampilan duet nyanyi Marlin dengan mantan Ketua PWI Kepri Ramon Damora. Sebelumnya, Ramon, peraih Jembia Emas 2020 itu, juga mengulas sejarah seputar perempuan Melayu hebat di masa lalu.

Beberapa media yang hadir, di antaranya Batam Pos Koran, Batam Pos Online (batampos.co.id), Haluan Kepri, Tribun Batam, Posmetro Batam, dan beberapa media online seperti mediakepri, wartakepri, batamtoday, batamclick, transkepri, gokepri, serta radio Batam FM. (*)

Meledak, Angka Penularan Covid-19 Bertambah 4.168 Kasus dalam Sehari

0

batampos.co.id – Jumlah kasus Covid-19 terus bertambah. Bahkan pada Sabtu (19/9) angka penularan virus korona memecahkan rekornya.

Data pemerintah hingga Sabtu pukul 12.00 WIB menyatakan bahwa ada 4.168 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan kasus positif ini menyebabkan saat ini kasus Covid-19 di Indonesia totalnya mencapai 240.687 orang.

Sementara itu, kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 3.576 orang. Sehingga total kasus sembuh mencapai 174.350 orang.

Akan tetapi, masih ada kabar duka dengan adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Dalam 24 jam terakhir, ada penambahan 112 pasien Covid-19 yang tutup usia.

Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 9.448 orang. Selain itu, pemerintah juga menyatakan bahwa sampai saat ini ada 107.863 orang yang berstatus suspek terkait penularan virus Korona.

Hingga saat ini kasus Covid-19 sudah tercatat di 34 provinsi dengan total 493 kabupatan dan kota di seluruh Indonesia. Adapun kasus positif diketahui lantaran adanya pengetesan massal menggunakan PCR atau tes cepat molekuler berjumlah 44.534 spesimen. Sehingga total keseluruhan adalah 2.885.865 spesimen.

Penambahan kasus akhir pekan ini memecahkan tiga rekor sebelumnya. Pertama pada 16 September 2020, tercatat sebanyak 3.963‎ orang tertular virus korona.

Kemudian ‎pada 10 September 2020 sebanyak 3.861 kasus baru. Sementara pada 3 September 2020 juga Indonesia memecahkan rekornya, sebanyak 3.622 kasus penularan.(jpg)

3 Pekerja Minyak dan Gas Premier Oil Kembali Dinyatakan Positif  Covid-19

0
batampos.co.id –  Sebanyak 10 orang pekerja lokal di perusahaaan minyak dan gas offshore premier oil wilayah Kepulauan Anambas dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan Covid-19 di Jakarta. Pekerja itu kembali pulang ke Kepulauan Anambas pada 16 September 2020.Namun saat kembali ke Anambas terdapat tiga orang yang positif saat dilakukan pemeriksaan Covid -19 oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Anambas, tiga orang itu berinisial (S), (AM), dan (TH).

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid -19 Anambas, Sahtiar, mengatakan, terkait status data pekerja yang dinyatakan kembali terkonfirmasi positif Covid-19, tidak masuk ke dalam data Tim Gugus Tugas Penanggulanagan Covid -19 di Anambas, namun data pekerja tersebut berada di pihak perusaahaan terkait.

“Apabila dengan keluarga kontak serumah atau kontak langsung dengan positif covid 19 itu, barulah masuk di data Tim Gugus Tugas Covid-19 Anambas,” ujarnya saat dikonfirmasi Batampos Online, Sabtu (19/9/2020).

Pihaknya bahkan telah melakukan tracking terhadap keluarga terkonfirmasi Covid-19 berinisial AM. Pasalnya AM diketahui sempat kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya.

Kemudian dilakukan pemeriksaan rapid tes dan PCR Covid-19 terhadap 5 orang keluarga AM dan hasilnya negatif. “Sedangkan tracking terhadap keluarga TH pemeriksaan rapid tes dan PCR Covid-19 saat ini sedang menunggu hasil.” sebutnya.

Seperti diketahui sebelumnya tiga orang pekerja lokal di perusahaaan minyak dan gas offshore premier oil yang dinyatakan positif Covid-19 ini, oleh Tim Gugus Tugas penaganan Covid-19 daerah ini, setelah dilakukan pemeriksaan rapid tes dan PCR pada tanggal 17 sampai 18 september 2020 sesuai dengan protokol kesehatan.

Sementara itu Tim Gugus Tugas Covid-19 Anambas telah meminta kepada pihak perusahaan untuk mengevakuasi yang bersangkutan dan kembali ke Matak Base agar dilakukan evakuasi keluar Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas.(fai)

5 Rumah Susun yang Dikelola BP Batam

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP Batam) memiliki rumah susun (Rusun) yang berada di sekitar kawasan industri di Kota Batam.

General Manager Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman Badan Usaha Failitas Lingkungan BP Batam, Herawan, mengatakan, rusun yang dikelola BP Batam berada di lima kawasan industri.

Yakni :
1. Rusun Kabil
2. Rusun Muka Kuning
3. Rusun Batu Ampar
4. Rusun Sekupang
5. Rusun Tanjung Uncang

Rusun-rusun tersebut lanjutnya memiliki tipe 21, 24, 27 dan 36. Ia menjelaskan, Rusun Kabil memiliki 626 kamar.

Sementara Rusun Muka Kuning memiliki 576 kamar dan Rusun Batu Ampar memiliki 256 kamar.

“Rusun Sekupang ada 256 kamar dan Tanjung Uncang ada 192 kamar,” tuturnya belum lama ini.

Infografis aliibenk/batampos.co.id

Ia menjelaskan ke depannya seluruh penghuni di Rusun yang dikelola BP Batam akan dibuatkan smart card yang dapat dipergunakan pada seluruh aset milik BP Batam.

Sementara itu Manager Komersial Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Usaha hunian, Gedung dan Agribisnis dan Taman BP Batam, Soetarno Dwi Karaya, mengatakan, pada era tatanan hidup baru para calon penyewa rusun wajib melengkapi beberapa persyaratan yang telah ditentukan pemerintah.

“Masyarakat yang ingin menyewa di rusun BP Batam wajib membawa surat keterangan sehat yang telah dilampirkan hasil rapid tes/PCR negatif (Covid-19,red) resmi dengan kurun waktu paling lama 7 hari sebelum kedatangan di rusun,” ujarnya.

Tidak hanya itu, calon penghuni juga diharuskan untuk mengisi semua formulir yang disediakan dan wajib mentaati prosedur kesehatan.

Seperti mencuci tangan di tempat yang telah disediakan atau menggunakan hand sanitizer.

“Calon penyewa juga harus menjaga jarak antar orang 1 hingga 2 meter dan menjaga jarak pada antrean,” jelasnya.

Selain itu calon penyewa juga harus menggunakan masker ketika datang ke rusun.(esa/adv)

Terkini, 1.111 Warga Batam Terkonfirmasi Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Warga Kota Batam yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah
22 orang pada Jumat (18/9/2020).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan, data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil Temuan Kasus Baru dan Hasil Tracing.

“Kami sampaikan uraian jumlah orang yang terpapar dari temuan kasus baru ini sebanyak 22 orang. Terdiri dari 19 orang laki-laki 3 orang perempuan,” ujarnya.

Pasien-pasien tersebut lanjutnya didominasi oleh karyawan swasta dan tenaga kesehatan.

Kata dia, saat ini seluruhnya sudah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Jumat 19/9/2020).

“Dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru,” ujarnya.

Hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga kata dia, hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah,’ jelasnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

Dnegan penambahan tersebut saat ini total jumlah pasien Cvid-19 di Kota Batam mencapai 1.111. Dengan rincian 650 orang sembuh, 43 orang meninggal dunia, 418 orang dalam perawatan.(*/esa)