Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10050

Ini Jadwal dan Lokasi SKB CPNS Kemenag Formasi 2019

0

batampos.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan rincian jadwal dan lokasi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Formasi Tahun 2019. Pelaksanaan SKB akan digelar dengan penerapan protokol kesehatan.

Kepala Biro Kepegawaian Kemenag Saefuddin mengatakan bahwa yang berhak mengikuti SKB adalaj yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sesuai pada 23 Maret 2020.

“Alhamdulillah, setelah proses panjang, rincian jadwal dan lokasi SKB CPNS Kemenag diumumkan hari ini. SKB akan digelar dengan protokol kesehatan,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9).

Ada beberapa tahapan, pertama adalah melakukan pembaruan data agama. Khusus bagi pelamar formasi jabatan guru, mereka harus mengunggah sertifikat guru bagi yang memiliki pada laman https://ropeg.kemenag.go.id/cpns2019/ pada 3 – 5 September 2020.

Kedua, mengikuti proses verifikasi keberadaan pada 7 – 9 September 2020 di alamat lokasi SKB dengan membawa kartu tanda peserta ujian dan KTP/Identitas yang sah. Identitas dimaksud harus mencantumkan NIK yang masih berlaku dan wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Berikut jadwal pelaksanaan SKB CPNS (semua dalam WIB. Untuk WITA dan WIT menyesuaikan):

1. Praktik Kerja pada 14 – 17 September 2020, mulai pukul 07.30 WIB

2. Psikotes pada 18 September 2020, mulai pukul 07.30 WIB

3. Wawancara pada 19 – 22 September 2020, mulai pukul 07.30 WIB

“Jadwal dan lokasi dapat berubah menyesuaikan dengan kondisi perkembangan Pandemi Covid-19 di daerah masing-masing. Peserta diimbau agar berkoordinasi melalui call center lokasi ujian,” ucapnya.

Bagi peserta yang tidak mengunggah DRH pada jadwal yang telah ditentukan, diharapkan untuk membawa dokumen pendukung yang diperlukan pada saat pelaksanaan SKB untuk ditunjukan kepada penguji.

Peserta yang tidak hadir atau terlambat dengan alasan apapun pada waktu dan tempat pelaksanaan SKB yang telah ditentukan, dianggap mengundurkan diri dan dinyatakan gugur atau tidak lulus. “Ingat, patuhi tata tertib dan jangan percaya calo,” tandasnya. (*/jpg)

Lagi, Dokter Meninggal Karena Covid-19

0

batampos.co.id – Lagi, dokter meninggal dunia karena Covid-19. Kali ini terjadi di Provinsi Kalimantan Timur. Almarhumah adalah dr. Endah Malahayati MARS yang berjuang melawan Covid-19. Jabatan terakhir adalah Direktur RS Hermina Samarinda.

Kabar duka itu diunggah oleh rekan sejawatnya sesama dokter, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB. Almarhumah adalah teman satu angkatannya.

“Satu persatu sejawat kami berguguran. Kali ini teman se-angkatan saya. Kami memanggilnya, Mala,” kata dr. Ari dalam postingannya, Jumat (4/9).

Dikonfirmasi JawaPos.com, almarhumah meninggal dunia pada Kamis (3/9) pukul 23.00 WITA. Dokter Mala sudah berjuang sebelumnya selama beberapa hari di ICU melawan penyakit Covid-19.

“Semoga Husnul Khotimah bagi keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,” ujarnya.

Menurut dr. Ari, Almarhumah dikenal sebagai sosok yang baik dan murah senyum. Dokter Mala juga dikenal aktif dalam koran kampus saat mahasiswa.

“Orang yang baik banyak senyum, aktif dalam kegiatan silahturahmi. Kami kehilangan almarhumah,” katanya.(jpg)

Di Batam, Pelajar Masuk Lima Besar Daftar Pasien Covid-19

0

batampos.co.id – Pelajar menjadi masuk urutan kelima terbesar yang terkonfirmasi Covid-19 setelah wiraswasta, tenaga kesehatan, ibu rumah tangga dan karyawan swasta.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, saat ini jumlah pelajar yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 62 orang.

Berikut daftar pasien Covid-19 berdasarkan pekerjaannya:

1. Karyawan Swasta 144 orang.
2. Ibu Rumah Tangga 102 orang.
3. Tenaga Kesehatan 99 orang.
4. Wiraswasta 78 orang
5. Pelajar 62 orang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyebutkan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh tim surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Jumlah pasien Covid-19 berdasarkan pekerjaan hingga Kamis (3/9/2020).

Hal itu sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

“Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import,” jelasnya.

Selanjutnya kata dia, ingatkan dan imbau kembali agar masyarakat Kota Batam tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Kemudian tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.(*/esa)

Polemik Kapal Cantrang di Anambas Menuai Titik Terang

0

batampos.co.id – Keresahan para nelayan Kepulauan Anambas yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kepada pemerintah, DPRD Anambas, dan instansi vertikal terkait, sepertinya menemui titik terang. Itu setelah unjuk rasa ratusan nelayan di kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.

Nelayan mempersoalkan penggunaan alat penangkap ikan jenis cantrang dan trawl yang melakukan aktifitas menangkap ikan di wilayah perairan Natuna dan Kepulauan Anambas.

Sekretaris HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, Dedy Syahputra mengutarakan persoalan zonasi tapak yang mengacu pada Permendagri Nomor 71 di atas 30 GT sejauh 13 mil maka akan ditawar menjadi 60 atau 100 mil.

“Dengan alasan bahwa dibawah 100 mil itu arena nelayan kita mencari ikan, ini sangat miris sekali. Belum lagi persoalan Pulau Mayang belum selesai ditambah adanya kapal cantrang ini. Inilah yang membuat emosi kami meluap-luap saat ini,” ucapnya kepada media, Kamis (3/9/2020).

Unjuk rasa nelayan Kepulauan Anambas yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Indonesia (HNSI) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (3/9/2020). (Foto:Faidillah/batampos.co.id)

Kemudian dilakukan petemuan dalam upaya mediasi. Sepuluh orang perwakilan nelayan mengikuti mediasi di ruang DPRD Anambas. Dalam mediasi itu diketahui ada beberapa poin yang disepakati bersama.

Adapun hasil kesepakatan bersama tersebut yakni Pemerintah Daerah Kepulauan Anambas dan DPRD Kepulauan Anambas dengan HNSI dan perwakilan nelayan serta instansi vertikal terkait untuk ke provinsi dan Jakarta membicarakan masalah kapal cantrang, pukat mayang, dan kapal ikan asing.

Selanjutnya Pemerintah Daerah Kepulauan Anambas dan DPRD Kepulauan Anambas dengan HNSI dan perwakilan nelayan serta instansi vertikal, cabang dinas kelautan dan perikanan provinsi Kepulauan Riau, dan perwakilan HNSI turun ke lapangan untuk mengawasi kapal cantrang, pukat mayang, dan kapal ikan asing.

Kemudian Pemerintah Daerah Kepulauan Anambas dan DPRD Kepulauan Anambas dengan HNSI dan perwakilan nelayan serta instansi vertikal terkait diikutsertakan dalam setiap rapat-rapat permasalahan nelayan. (fai)

Kurang Sejahtera, Kemenag Bakal Tinjau Ulang Gaji Guru Honorer

0

batampos.co.id – Kesejahteraan guru honorer sampai saat ini masih jauh di bawah harapan. Berdasar itu, Kementerian Agama (Kemenag) berniat untuk meningkatkan gaji guru honorer. Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Kemenag, Ali Rhamdani pun mengatakan bahwa nasib guru agama dan guru madrasah non-PNS di Kemenag masih menjadi masalah yang tak mudah dipecahkan.

“Banyaknya guru honorer yang belum disertifikasi tidak sebanding dengan kuota pengangkatan per tahun. Bila tidak ada lompatan, akan banyak guru-guru yang tak pernah merasakan sertifikasi sampai pensiun,” katanya melalui keterangan resmi, Jumat (4/9).

Padahal, guru honorer mendapat beban tugas yang sama dengan guru PNS dan mengajar dengan jumlah jam yang sama tingginya, namun kesejahteraannya jauh di bawah PNS. Guru honorer nonsertifikasi dan nonpenyesuaian (inpassing) hanya mendapat gaji dari pemerintah sebesar Rp 250 ribu per bulan dan sedikit tambahan insentif dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Hal itu masih dirasakan tidak adil bagi guru-guru honorer. Angka ini, kata Dirjen Pendis, memang sifatnya sebagai pendukung saja, bukan tarif dasar. Namun harus diakui itu masih jauh di bawah garis kebutuhan hidup saat ini.

Dirjen Pendis mengatakan, ke depan pihaknya akan melihat lagi permasalahan ini untuk dicarikan solusi yang terbaik. Penghargaan kepada guru itu penting sebagai cara pemerintah menghargai karya bakti anak bangsa.

“Memang salah satu tujuan acara evaluasi adalah mencari titik kekurangan untuk diperbaiki. Keluhan-keluhan guru akan kita tangkap betul dan kami respek terhadap persoalan ini,” jelas dia.

Selain itu, Staf Ahli Menteri Agama Kevin Haikal mengungkapkan, pada masa pandemi ini kesulitan guru menjadi meningkat. Terkait pembelajaran jarak jauh, dia melihat banyak kendala di lapangan.

“Ada yang melapor ke saya, sebagian guru di desa-desa ada yang harus berkeliling ke rumah-rumah sebagian siswanya karena sekeluarga tidak ada yang memiliki ponsel,” tuturnya.

Dengan cara jemput bola seperti itu, pastinya energinya akan sangat besar dan biayanya pasti akan meningkat. Dia ingin memastikan, negara hadir pada saat seperti itu. “Tunjangan profesi guru sebenarnya salah satu bentuk kehadiran negara walaupun jumlahnya belum sesuai harapan,” katanya.

Saat ini kuota sertifikasi setiap tahun adalah 10 ribu orang. Bila saat ini terdapat 400 ribu guru honorer yang belum sertifikasi, maka diperlukan waktu 40 tahun mengentaskan mereka semua. Itupun jumlahnya segera bertambah lagi.

Terdapat tiga kategori tunjangan guru bukan PNS. Pertama, guru Non PNS yang sudah sertifikasi dan juga sudah inpassing (penyesuaian). Mereka mendapat hak tunjangannya sebagaimana guru PNS.

Kedua, guru Non PNS yang belum sertifikasi tetapi sudah inpassing. Mereka mendapat tunjangan sebesar Rp 1,5 juta per bulan dan honor kelebihan jam mengajar. Ketiga, guru yang belum sertifikasi dan belum inpassing. Mereka mendapat insentif sebesar Rp 250.000 per bulan, dan honor tenaga mengajar yang bersumber dari dana BOS.(jpg)

Warga Batam, Akan Ada Mal di Bandara Internasional Hang Nadim  

0

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan membangun mal di area Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, ia terus berkomitmen membangun Batam.

“Saat ini terminal 1 Bandara Hang Nadim dibenahi, (juga) kargonya. Satu lagi, ke depan harus ada satu mal di bandara kita itu,” ucap dia, belum lama ini.

Rudi yang juga menjabat Wali Kota Batam itu menjelaskan, pengembangan infrastruktur bukan hal yang tidak mendasar.

Menurutnya, selain menjadi daerah tujuan investasi asing maupun dalam negeri, Kota Batam merupakan daerah yang memiliki potensi wisata yang cukup menjanjikan.

Batam lanjutnya tercatat sebagai tiga besar daerah penyumbang wisatawan mancanegara.

Khusus bandara, ia menyebutkan seharusnya tidak hanya menjadi tempat arus lalu lintas manusia maupun barang.

Maket revitalisasi terminal 1 Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Dokumentasi BUBU Hang Nadim Batam.

“Selain mau wisata belanja dalam kota, orang juga bisa belanja di mal di Bandara. Kita akan buat mal yang indah, banyak barang-barang branded,” jelasnya.

“Dengan begini orang tertarik dan semakin ramai ke Batam. Sebagai contoh di Singapura itu, ada juga mal bagus di bandaranya, orang betah berlama-lama,” paparnya.

Tidak hanya pintu masuk yang dikembangkan dengan berbagai fasilitas yang mengikutinya, akses dalam kota ymag menghubungkan antar wilayah juga tak luput dari perhatian Rudi.

“Simpang di depan bandara itu akan dibangun bagus. Akan dibuat bundaran yang di tengahnya ada air mancur,” imbuhnya.

Sedangkan untuk estetika kota, selain fasilitas yang sudah dibangun melalui anggaran pemerintah.

Rudi juga menggandeng pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Rudi mengambil contoh rencana pengembangan secara bertahap ruang terbuka hijau dari Laluan Madani ke Simpang Kabil di dekat Kepri Mall.

“Semua yang minta lahan, semua diminta ikut pembangunan. Bayangkan kalau dari jalan itu (jalan Sudirman) hingga Simpang Kepri Mall taman bagus, lampu-lampu bercahaya, indah tak Batam jadinya,”

Ia mengatakan, setelah semua dikembangkan akan semakin membuat Batam memiliki daya tarik, baik sektor investasi maupun pariwisata. Setelah keduanya meningkat, tentu memberikan dampak domino bagi masyarakat.

“Semua akan ikut berkembang, maju bersama. Dari yang jual kerajinan, lapangan pekerjaan, angkutan, kuliner semua akan mendapatkan dampak positifnya,” jelasnya.(*/esa)

Kini, Kecamatan Batu Ampar Masuk Zona Merah Muda

0

batampos.co.id – Penambahan jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam pada Kamis (3/9/2020) membuat status kecamatan Batu Ampar berubah status dari zona kuning menjadi merah muda.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya menyebutkan, warga Batu Ampar yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Kamis (3/9/2020), adalah tenaga keshetana yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), berinisial RMS.

RMS diketahui berjenis kelamin laki-laki, berusia 40 tahun.

Peta penyebaran Covid-19 di Kota Batam hingga Kamis (3/9/2020).

RMS masuk dalam klasifikasi asimptomatik atau tanpa gejala dan mempunyai riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 682.

Saat ini RMS mendapatkan perawatan di RSKI Galang, Kota Batam. Kini jumlah pasien Covid-19 yang berasal dari Kecamatan Batu Ampar sebanyak 11 orang.

Saat ini total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sebanyak 749 orang.

Dengan rincian 384 dinyatakan sembuh. 32 orang meninggal dunia dan 333 dalam perawatan.(*/esa)

Lukita-Basyid Daftar ke KPU, Ini Kata Komisioner KPU

0

batampos.co.id – Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftar sebagai calon wali kota dan walkil wali kota pada Pilwako Batam 2020.

Komisioner KPU Kota Batam, William Seipatiratu, mengatakan, pasangan tersebut datang ke KPU pagi hari tadi.

“Sudah kami terima berkasnya,” katanya saat ditanya batampos.co.id, Jumat (4/9/2020).

Pria yang karib disapa Willi itu menjelaskan, pihaknya juga sudah memeriksa berkas pendaftaran yang diserahkan mantan Kepaal BP Batam tersebut.

“Berkasnya lengkap,” jelasnya.

Sementara itu lanjut Willi, bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam. Muhammad Rudi-Amsakar Achmad, diinformasikan akan mendatangi kantor KPU Batam setelah ibadah salat jumat.

“Kabar yang dengar begitu, tapi belum bisa dipastikan juga,” paparnya.(nto/esa)

Gubernur Minta Nakes Tingkatkan Kewaspadaan

0

batampos.co.id – Gubernur Kepri Isdianto meminta Satgas Covid-19 Kepri untuk melakukan koordinasi dengan seluruh rumah sakit di Kepri dalam menyikapi banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19 beserta masyarakat.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kepri yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana merealisasikan permintaan Gubernur Isdianto tersebut. Ia langsung mengumpulkan Kepala Dinas Kesehatan se-Kepri dan para Direktur Rumah Sakit swasta secara daring dan tatap muka, Kamis (3/9) di Rumah Sakit Awal Bross Batam.

Pertemuan tersebut untuk menyepakati komitmen bersama seluruh rumah sakit di Kepri dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan covid-19 dan komitmen untuk melawan dan menangani secara bersama.

“Bapak Gubernur sangat mengapresiasi usaha nakes dan RS selama ini dalam penanganan pasien covid-19. Agar ke depan penanganan covid-19 semakin bagus. Saya diminta untuk melakukan koordinasi ini agar kita bisa menyatukan persepsi dan saling mendukung serta berkomitmen mengatasi Covid-19 ini. Pak Gubernur tidak mau terjadi ledakan kasus lagi. Untuk itu mari kita sama-sama waspada dan berkomitmen,” jelas Tjetjep.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana (tengah) berdiskusi Kepala Dinas Kesehatan Se-Kepri dan para Direktur Rumah Sakit swasta secara daring dan tatap muka, Kamis (3/9). (humaspemprov)

Menurut Tjetjep komunikasi dengan seluruh rumah sakit di Kepri akan menjadi agenda rutin Satgas Covid-19 Kepri. Sehingga masalah-masalah yang dialami RS dapat diatasi dengan cepat. Termasuk menjaga komitmen bersama RS dalam mengatasi kasus.

Tidak itu saja, setiap rumah sakit juga diminta Tjetjep untuk melaporkan kebutuhan dan kendala yang dialami dalam penanganan pasien ke Satgas Covid-19 Kepri. Untuk kondisi darurat, rumah sakit diminta menghubungi Tim Bersatu Lawan Covid-19 Kepri-Batam.

Ketua Tim Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) Kepri-Batam yang ditunjuk langsung oleh Gubernur Kepri dan merupakan perpanjangan tangan Satgas Covid-19 Kepri khusus Batam, Buralimar menyatakan kesiapan timnya dalam menjalankan komitmen bersama tersebut.

“Kami di Tim BLC siap melaksanakan perintah Pak Gubernur Isdianto untuk membantu melawan Covid-19, khususnya di Batam. Apa yang dibutuhkan rumah sakit dan masyarakat, apabila ada di tim kami, akan kami bagikan,” ujarnya.

Buralimar memaparkan, sejak Tim BLC dibentuk tanggal 26 Mei 2020, telah banyak melakukan kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19. Mulai dari memberikan bantuan masker ke masyarakat dan nakes, sosialisasi, edukasi, trauma healing, mendistribusikan hand sanitizer, face shield, dan termasuk membantu layanan rapid test untuk para santri yang akan berangkat ke luar kota.

Untuk kedepannya, lanjut Buralimar, seiring meningkatnya kasus dan bahkan sudah merambah ke tenaga medis, maka Tim BLC akan meningkatkan kegiatan sosialisasi dan edukasi di tengah masyarakat. Dua kegiatan tersebut diharapkan bisa menekan munculnya kasus baru.(*/uma)

Pelaut Positif Covid-19 di Singapura, Sempat Singgah di Indonesia

0

batampos.co.id – Singapura masih harus menuntaskan kasus-kasus baru Covid-19 yang sebagian besar dari luar negeri atau impor serta kasus di area asrama pekerja migran. Terbaru terdapat 3 kasus impor yang dicatat Singapura.

Salah satunya adalah seorang pelaut yang terbukti positif Covid-19 usai sebelumnya singgah di Indonesia. Namun tak disebutkan identitas lengkap atau dari mana asal pelaut tersebut.

Seperti dilansir dari Straits Times, Kamis (3/9), dari 3 kasus impor, dua adalah izin kerja dan pemegang izin kerja yang tiba secara terpisah dari India dan Filipina pada 21 Agustus. Keduanya ditempatkan untuk tinggal di rumah (Stay Home Notice) selama 14 hari setibanya di Singapura. Mereka juga diuji selama periode itu.

Kasus lainnya adalah seorang pelaut yang telah dites setibanya dari Indonesia pada 26 Agustus. Dia diisolasi sambil menunggu hasil tes. Pelaut itu kemudian dibawa dengan ambulans ke rumah sakit ketika hasilnya positif pada Selasa (2/9).

Singapura juga mencatat klaster virus Korona baru di asrama pekerja yang diumumkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pertama adalah Changi Lodge II di 80 Tanah Merah Coast Road, dikaitkan dengan enam kasus, sedangkan North Coast Lodge di Admiralty dikaitkan dengan tujuh kasus. Dua pasien baru dari Asrama Toh Guan di 19A Toh Guan Road East dikaitkan dengan lima kasus sebelumnya.

Untuk pasien sembuh, Singapura mencatat 142 orang sembuh pada Rabu (2/9). Lebih dari 55.876 pasien telah pulih sepenuhnya dari Covid-19.

Sebanyak 75 pasien tetap di rumah sakit. Tidak ada yang dalam perawatan intensif, sementara 867 sedang memulihkan diri di fasilitas masyarakat.(jpg)

Play sound