Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park (NDP) dapat menjadi peluang karir bagi anak-anak bangsa.
Hal ini dikarenakan NDP merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang bergerak di bidang pariwisata dan industri digital.
General Manager Nongsa Digital Park, Trevy Soenoro, mengatakan, salah satu sub sektor industri NDP, yakni industri animasi di bawah naungan PT Kinema Systrans Multimedia, sebuah perusahaan yang lebih dikenal dengan merek Infinite Frame-works.
Di sekitar NDP, lanjutnya, juga akan dibangun area komersial dan saat ini sedang dalam proses perencanaan desain.
Saat ini, lanjutnya, di Infinite yang berada di kawasan NDP terdapat sekitar 350 animator.
“Mereka berasal dari beberapa kota, yaitu Jakarta, Bandung, Malang dan Medan,” tuturnya.(esa/adv)
batampos.co.id – Tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar virus corona (Covid-19) terus bertambah. Kondisi ini membuat Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kepri, dr Rusdani, prihatin.
Namun, ia meminta para nakes tetap bersemangat, agar imun tubuh terus meningkat.
”Teman-teman dokter dan tenaga kesehatan yang positif, jangan menyerah, terus semangat, yakin bisa sembuh,” ujar Rusdani, Jumat (4/9/2020) seperti yang dilansir dari Harian Batam Pos.
Ia mengatakan, apabila psikis menurun, tentu memengaruhi imun tubuh. Sebaliknya, jika tetap semangat dan menjaga pikiran tetap positif, imun tubuh akan meningkat.
Kepada para tenaga kesehatan lainnya yang terus bekerja, Rusdani, meminta agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan.
Ia juga meminta fasilitas kesehatan (faskes), baik klinik, tempat
praktik pribadi, puskemas, hingga rumah sakit, tetap memproteksi nakes dengan alat pelindung diri (APD) yang
sesuai standar.
Saat ini, kata Rusdani, ada 12 dokter di Kepri yang terkonfirmasi positif. Para dokter yang terpapar ini bercampur antara dokter umum dan spesialis.
Sementara nakes lainnya, sudah mencapai puluhan orang.
”Seminggu ini saya tidak pantau, mungkin sudah lebih dari jumlah itu,” ucapnya.
Peningkatan jumlah pasien positif ini, katanya, selain asimptomatik (orang tanpa gejala), ada juga pasien yang
kurang jujur saat berobat.
Dia menyebutkan, terkadang pasien yang datang ke fasilitas
kesehatan menyembunyikan beberapa fakta.
”Pernah kami temukan kasus seperti ini, ditanya ada dari
luar kota atau tidak. Ternyata ada riwayatnya. Lalu ditanya
ada keluhan ini (berkaitan dengan Covid-19, red), tapi disembunyikan. Bilang baik-baik saja. Eh… tahunya terbukti. Ini kan tenaga kesehatan jadi terancam dan tidak bisa bertindak cepat,” ungkapnya.
Menurutnya, apabila pasien jujur sedari awal, maka penanganan bisa lebih cepat. Tenaga kesehatan juga dapat bertindak sesuai protokol kesehatan.
Ilustrasi swab test corona yang dilakukan para tenaga medis. Foto: JawaPos.com
”Awalnya pakai APD level 2, jadi ditingkatkan level 3. Butuh kejujuran masyarakat saat ini. Apabila jujur, kami pun lebih siap,” tuturnya.
Dukungan semangat terhadap tenaga medis tak hanya datang
dari IDI, tapi juga dari berbagai kalangan.
Seperti yang terlihat di RSUD Embung Fatimah Batam di Batuaji. Dukungan berupa kata-kata penyemangat yang dirangkai dalam bentuk karangan bunga ini diletakkan di sekeliling lingkungan rumah sakit.
Pantauan di lapangan, papan karangan bunga sebagai bentuk
dukungan ini ada yang atas nama perorangan, organisasi
seperti IDI, perbankan, dan berbagai kalangan lainnya.
Dukungan ini kembali berdatangan menyusul ada 37 orang tenaga medis di sana positif terpapar Covid-19.
Dukungan ini diapresiasi jajaran komite medik di RSUD. erekapun menyampaikan harapan agar masyarakat tetap waspada dengan situasi pandemi yang semakin tak menentu ini.
Kewaspadaan ini dilakukan dengan memperketat penerapan protokol kesehatan yang telah diinstruksikan pemerintah.
”Kami apresiasi dengan dukungan ini. Dukungan seperti ini juga harus diwujudkan (seluruh lapisan masyarakat, red) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di manapun berada. Inilah upaya yang efektif untuk melawan pandemi ini,” ujar Komite Medik RSUD Embung Fatimah Batam, dr Yanuarman SpOG (K)FM,
Jumat (4/9/2020).
Pemerintah dan petugas medis, kata Yanuarman, sudah cukup maksimal melawan pandemi Covid-19. Pemerintah dengan segala kebijakan telah mengeluarkan anggaran yang sangat besar untuk pemulihan situasi kesehatan yang down akibat pandemi ini.
Begitu juga dengan petugas telah berjuang keras untuk memulihkan kesehatan warga yang terpapar Covid-19.
”Tinggal kesadaran setiap pribadi kita bagaimana agar wabah ini segera berakhir. Kesadaran yang dimaksud adalah protokol kesehatan tadi. Itu harus benar diperhatikan,” ujarnya.
“Dengan demikian kita turut peran aktif melawan pandemi ini. Bantu pemerintah, bantu petugas medis ataupun semua pihak yang berjuang mati-matian melawan pandemi ini,” tuturnya lagi.
Terkait petugas medis RSUD EF yang terpapar Covid-19, Yanuarman juga buka suara.
Awalnya ada sekitat 570 orang petugas medis di sana yang menjalani proses swab, menyusul adanya dua tenaga medis yang sudah duluan dinyatakan positif.
Hasil swab ini menunjukan ada 35 tenaga medis positif terpapar Covid-19, sehingga jumlah keseluruhan yang positif saat ini ada 37 orang di RSUD EF.
”Jadi, total semua ada 37 orang,” sebutnya.
Mereka terkonfirmasi positif masih menjalani proses pemulihan di lantai IV RSUD. Mereka telah menjalani dua kali proses swab dan masih menunggu swab ketiga.
Jika dua hasil swab terakhir dinyatakan negatif, maka pasien tenaga medis ini diperbolehkan pulang untuk menjalani karantina mandiri di rumahnya masing-masing.
”Saat ini belum ada yang kembali karena masih satu kali swab lagi. Mereka ditangani di sini (RSUD) di lantai IV,” kata Yanuarman.
Untuk tetap menyemangati petugas medis yang dirawat tersebut, jajaran komite medik dan petugas medis lainnya terus memberikan dukungan.
Baik berupa makanan atau suplemen penyehat badan, juga dukungan moril melalui video call dan lain sebagainya.(jpg)
batampos.co.id – Meski sudah menjalankan protokol kesehatan di era normal baru, aktivitas di pelabuhan Domestik Sekupang masih terlihat.
Penumpang yang menggunakan jasa transportasi laut di pelabuhan tersebut masih sangat minim.
Staff Pelabuhan Domestik Sekupang, Irwan, mengatakan, sepinya aktivitas sudah terjadi sejak lebaran Idulfitri hingga saat ini.
“Sekarang sudah mulai pengaktifan jadwal kapal tujuan keluar Kepri yaitu Tanjung Buntung, Tembilahan dan Tanjung Buton,” ujarnya, Jumat (4/9/2020).
Ia menjelaskan, dalam sepekan ini jadwalnya kapal tujuan Dumai. Bahkan kata dia ada penambahan yaitu rute ke Buton, Provinsi Riau.
“Penumpang sendiri sampai saat ini dari data pelabuhan masih berkisar 700-an dalam sehari di semua tujuan,” paparnya.
Aktivitas Pelabuhan Domestik Sekupang hingga saat ini masih sangat sepi. Padahal beberapa operator kapal sudah membuka rute untuk keluar Kota Batam seperti tujuan Tanjung Bali Karimun, Moro dan Buton. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id
Namun lanjutnya, dalam tiga hari terakhir mengalami penurunan. Jumlah penumpang yang tercatat hanya 500 hingga 600 orang.
Ia memprediksi jumlah penumpang hingga akhir tahun tidak akan mengalami penambahan atau lonjakan.
“Aelama isu Covid-19 masih terus bergulir saya tidak akan terjadi lonjakan, karena semua centralnya ada di situ,” tuturnya.
Menurut dia, masyarakat hingga saat ini masih takut untuk bepergian dan masih was-was untuk berangkat menggunakan jasa transportasi laut.
Hal itu lanjutnya sangat mempengaruhi pendapatan par aoperator kapal.
“Kalau dari segi pendapatan pasti sangat berkurang, bisa mencapai 50 persen,” paparnya.
Operator kapal sendiri kata dia, tidak banyak mengeluarkan kebijakan terhadap jam kerja para karyawannya.
“Ada dari mereka membuat shif 15 hari, ada yang satu hari kerja dan satu hari tidak,” ujarnya.
Irwan menambahkan, saat ini rute yang paling dominan adalah tujuan Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Batu.
“Dalam satu hari ada 8 armada ke Tanjung Balai Karimun dan Tanjung Batu 4 Armada,” jelasnya.
Sementara tujuan Moro dan pulau-pulau sekitarnya hanya 2 hingga 3 armada. Hal itu dikarenakan operator kapal membuat kebijakan satu hari buka satu hari tutup.
“Jadi tergantung kebijakan PTnya masing-masing dan bahkan mereka terkadang memberangkatkan penumpang 2 sampai 3 orang saja,” jelasnya.(nto)
batampos.co.id – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Amsakar Ahmad yang mendatangi kantor KPU Batam untuk mendaftarkan diri disambut tabuhan kompang, Jumat (4/9/2020).
Keduanya tiba di kantor KPU Batam sekira pukul 15.00 WIB. Ketua KPU Kota Batam, Herrigen Agusti, menyampaikan, dokumen persyaratan pencalonan dan pendaftaran Rudi-Amsakar dinyatakan lengkap.
“Hasil penelitian persyaratan pencalonan lengkap dan memenuhi syarat. Dokumen persyaratan calon, dokumen lengkap, maka pendaftaran bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam diterima,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pemeriksaan dokumen dan verifikasi yang dilakukan oleh KPU Batam cukup memakan waktu, yakni hingga menjelang magrib.
Hal ini lanjutnya dikarenakan banyaknya data partai pengusung Rudi-Amsakar yang dimasukkan kedalam Silon KPU.
Rudi-Amsakar saat mendaftarkan diri ke kantor KPU Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id
Usai dinyatakan sah oleh KPU Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pihaknya sangat santai menjalani setiap tahapan yang dilalui.
“Semua kita jalani tidak boleh terlampau merasa yah dan tidak boleh merasa tak perlu, disikapi biasa saja. Maka kami berdua jalani saja apa yang menjadi proses yang ditentukan negara,” ujarnya.
Rudi menyampaikan, apabila dirinya kembali dipercaya untuk memimpin akan melanjutkan pembangunan infrastruktur di Kota Batam.
“Saya ingin melanjutkan dan menyelesaikan proses RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang sebelumnya, sehingga periode ke depan Batam bisa menjadi kota modern”, jelasnya.
Sementara itu, Amsakar Achmad, merasa senang karena saat tiba di kantor KPU Batam keduanya disambut kompangan yang sangat meriah.
“Saya sangat bahagia karena disambut dengan meriah,” ujarnya.
Perlu diketahui sembilan partai mengusung pasangan Rudi-Amsakar pada Pilwako Batam 2020.
batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah 14 orang pada Jumat (4/9/2020).
Sehingga saat ini total jumlah masyarakat Kota Batam yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 763 orang.
Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataan tertulisnya menyebutkan, 14 orang tersebut terdiri dari 8 orang laki-laki dan 6 orang perempuan.
“Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKL PP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing,” katanya.
Ia mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.
Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Jumat (4/9/2020).
Hal itu lanjutnya sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.
Sehingga kata dia, hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.
“Kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.
Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Tetap di rumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.
Dengan adanya penambahan tersebut saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam berjumlah 763 positif, 394 sembuh, 33 meninggal dunia, 336 dalam perawatan.(*/esa)
batampos.co.id – bright PLN Batam melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada pelanggan di Hari Pelanggan Nasional tanggal 4 September 2020, .
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, yaitu kunjungan ke pada beberapa pelanggan terpilih dengan kriteria tertentu. Baik pelanggan Bisnis, Industri, Rumah tangga dan Sosial.
Salah satu kriteria pelanggan yang dikunjungi adalah pelanggan yang rutin membayar rekening listrik setiap awal bulan.
Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha bright PLN Batam, Buyung Abdul Zalal, mengatakan, bright PLN Batam kembali menyapa pelanggan dalam rangka mempererat keterikatan dan hubungan yang baik pelanggan dengan PLN Batam.
“Ini sebagai wujud PLN Batam hadir di tengah masyarakat juga untuk meningkatkan kembali kepercayaan pelanggan, mendengarkan suara pelanggan dan menunjukkan kepedulian kepada pelanggan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, yang turut melakukan kunjungan bukan hanya petugas pelayanan saja. Tapi juga turut serta top managemen.
“Sehingga pelanggan dapat menyampaikan langsung ke pada top managemen terkait dengan produk dan layanan bright PLN Batam yang telah diberikan selama ini” ujar Buyung.
Manajemen bright PLN Batam saat mengunjungi salah seorang pelanggannya di Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September. Foto: PLN Batam untuk batampos.co.id
Buyung menambahkan, dalam masa pandemi Covid-19, kunjungan ke pelanggan tetap dilakukan dengan memenuhi protokoler Covid-19, sesuai dengan anjuran pemerintah di lokasi pelanggan untuk selalu memakai masker dan melakukan social distancing.
Kata dia, bright PLN Batam menyadari, para pelanggan selain harus berjuang memerangi virus corona ini, juga tetap harus menjaga keberlangsungan usahanya di tengah beratnya tekanan ekonomi.
Keberpihakan bright PLN Batam kepada para pelanggan ini diwujudkan dalam program Gratis Naik Daya (Granada) yang berlangsung satu bulan penuh pada bulan Agustus 2020 kemarin.
Sementara itu, General Manager Hotel Aston, Yanuar Dedy menyambut baik kegiatan ini. Ia mengapresiasi langkah bright PLN Batam yang secara proaktif dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.
“Pelayanan yang diberikan kepada kami selama ini cukup baik, petugas cepat merespon ketika kami mengalami permasalahan tentang kelistrikan, selalu memberikan solusi,” ujarnya.
Selain itu, Dedy juga memberikan masukan kepada bright PLN Batam agar terus meningkatkan pelayanannya.
Tidak hanya disaat hari pelanggan saja, pada hari-hari normal dan biasapun komunikasi dengan pelanggan dapat lebih ditingkatkan.
“Saya kira PLN Batam sudah menjalin komunikasi dengan baik. Tetapi saya berharap komunikasi PLN Batam dengan pelanggan dapat lebih ditingkatkan lagi terutama selama masa pandemi ini,” imbuhnya.
Pelanggan rumah tangga dari wilayah Batam Center, Yandi Baril, juga mengapresiasi pelayanan bright PLN Batam.
“Kerja petugas PLN Batam sudah tanggap dan semangat. Laporan dan pengaduan kami lebih cepat direspon oleh petugas, sehingga apabila terjadi gangguan maka dapat di atasi lebih cepat”, ungkapnya.
“Semoga hal ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi, sehingga masyarakat merasa puas dengan pelayanannya,” ujarnya lagi.
Kegiatan sapa pelanggan ini dapat menjadi wadah bagi pelanggan untuk dapat menyampaikan kritik, saran, maupun apresiasi kepada bright PLN Batam, yang nantinya berimbas kepada peningkatan kualitas layanan bright PLN Batam.
Peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini ini bertema “Senyum WOW Pelanggan Nasional” mempunyai tujuan untuk lebih mendekatkan bright PLN Batam dan memberikan semangat optimisme kepada pelanggan serta meningkatkan kepercayaan pelanggan kepada bright PLN Batam.(*)
batampos.co.id – Tingkat masyarakat buta aksara di Indonesia tiap tahunnya semakin menurun. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri.
Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS, pada 2019 buta aksara turun 0,15 persen menjadi 1,78 persen. Sementara pada 2018, masyarakat buta aksara sebesar 1,93 persen.
“Tahun 2018, total buta aksara di Indonesia 1,93 persen, lebih dari 98 persen penduduk negeri ini sudah melek huruf. Hasil literasi kita adalah yang masih buta huruf 1,78 persen, ada penurunan tingkat buta huruf di negeri ini,” ungkap dia dalam telekonferensi pers, Jumat (4/9).
Pihaknya pun menargetkan capaian buta aksara sebesar 0 persen hingga tahun 2023. Sebab, dari sisa 1,78 persen tersebut, tinggal daerah sulit terjangkau saja yang belum memahami huruf.
“Kita terus berupaya agar wilayah-wilayah tersbeut seimbang dengan daerah yang lain. Kita berharap 2023 tidak ada lagi wilayah-wilayah dengan tingkat buta aksara yang tinggi,” ujarnya.
Untuk bisa sampai sana, pihaknya telah menyiapkan empat strategi. Pertama adalah pemutakhiran data Susenas BPS untuk mengerahui sebaran daerah yang masyarakatnya kurang dalam pengetahuan literasi.
“Kita memanfaatkan hasil pendataan tradisional, baik yang dilaksanakan masyarakat atau mungkin sensus seperti survei BPS sehingga dapat kita gunakan. Kita bisa melakukan langkah-langkah tepat, seperti tadi ada daerah tertentu yg buta aksaranya masih tinggi, itu kita beri prioritas program,” jelasnya.
Lalu, strategi penuntasa buta aksara melalui layanan program pendidikan keaksaraan agar efektif difokuskan pada daerah terpadat buta aksara tertinggi. Pihaknya sendiri melakukan pemberantasan buta aksara dengan sistim klaster.
“Itu kita buat klaster pada wilayah tertentu untuk memberi effort pada daerah tersebut agar semakin tinggi. Ada 6 daerah itu yang butuh perhatian untuk program khsuus. Sistem klaster ini dirasa cukup efektif dalam menurunkan persentase buta aksara, bagi wilayah yg memiliki kekhususan,” tutur dia.
Lalu, mengembangkan jejaring dan sinergi antara pusat dengan daerah, perguruan tinggi, dinas terkait hingga lembaga pendidikan non formal. Ini dilakukan untuk menjaga kemampuan keaksaraan masyarakat yang baru memahami literasi.
“Langkah keempat, untuk mengimplementasikan program pada daerah tersebut, diperlukan inovasi dalam layanan program secara daring, mempercepat akses, bukan hanya sekolah formal, tapi juga sekolah pendidikan non formal, pendidikan masyarakat semacam keaksaraan ini juga bisa di daringkan,” pungkasnya.(jpg)
batampos.co.id – Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi solusi untuk kelestarian air di waduk-waduk yang ada di Pulau Batam.
Manajer Pengelolaan Lingkungan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, dengan menghasilkan air baku baru untuk Pulau Batam, pembangunan IPAL dapat membuat waduk lebih bersih.
Pasalnya limbah domestik yang selama ini mengalir ke waduk, akan disalurkan ke stasiun-stasiun pompa dan diteruskan hingga ke pusat IPAL di Bengkong Sadai.
“IPAL dapat menjaga kualitas air baku waduk dari limbah domestik dan mengurangi menjamurnya eceng gondok,” jelasnya, Jumat (4/9/2020).
IPAL lanjutnya dapat mendukung pelayanan dan keandalan sistem pengelolaan air minum (SPAM) di Kota Batam.
“Air limbah domestik dari rumah-rumah warga akan dialirkan dengan menggunakan pipa dan sebelum diteruskan ke IPAL di Bengkong Sadai, sampah dan sedimen limbah domestik akan dipisahkan di lima stasiun pompa,” paparnya.
Infografis aliibenk/batampos.co.id
IPAL, kata dia, juga merupakan solusi untuk ketersediaan air baku di Batam.
“Limbah domestik yang diolah di IPAL memiliki mutu baku yang baik bagi lingkungan dan dapat digunakan kembali sebagai air baku,” tuturnya.
Ia menjelaskan, IPAL mampu menghasilkan air baku 230 liter per detik. Sehingga dapat membantu mengatasi krisis air baku di Batam.
Kata dia, limbah domestik yang masuk ke IPAL, akan diolah dengan menggunakan teknologi bakteri.
“Bakteri-bakteri ini kita disimpan di dalam rumah bakteri dengan kedalaman sekitar 5,5 meter,” tuturnya.
Limbah domestik yang telah dimakan oleh bakteri akan kembali diolah sedimentasinya, yaitu berupa lumpur dan diolah menjadi pupuk siap pakai dengan jumlah 18 meter kubik per hari.
“IPAL ini yang dipusatkan di Bengkong Sadai memiliki luas lahan 7 hektar yang dapat menghasilkan air baku baru 230 liter per detik,” tuturnya.(esa/adv)
batampos.co.id – Peneliti Inggris untuk kali kedua menemukan obat untuk mengobati pasien Covid-19 dalam kondisi kritis. Sehingga pasien kondisi berat bisa diselamatkan, tidak sampai parah atau meninggal.
Harganya juga efisien dan terjangkau yakni seharga GPB 5 atau setara Rp 97 ribu. Obat tersebut merupakan steroid yamg dapat menyelamatkan 1 nyawa dari setiap 10 pasien yang dirawat.
Obat tersebut diberikan kepada pasien yang membutuhkan oksigen dan dapat diberikan dalam bentuk tablet atau disuntikkan ke aliran darah untuk pasien.
Ada 7 percobaan yang dikoordinasikan kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Obat tersebut diuji coba pada pasien dengan jenis steroid yang disebut kortikosteroid di 88 rumah sakit Pusat Kesehatan Nasional (NHS).
Salah satu jenis kortikosteroid yang disebut hidrokortison, mengurangi risiko kematian pada pasien Covid-19 yang sakit kritis sebesar 20 persen.
Kepala eksekutif NHS Inggris, Sir Simon Stevens mengatakan NHS sekarang akan mengambil tindakan segera untuk memastikan bahwa pasien dapat memperoleh manfaat dari pengobatan dengan hidrokortison.
“Seperti senjata dalam perang dunia melawan Covid-19,” ujarnya seperti dilansir dari Mirror.
Sebelumnya Inggris juga menemukan obat Dexamethasone untuk pasien Covid-19 yang parah. Temuan obat tersebut dipuji WHO.
Steroid bersifat anti-inflamasi menghentikan virus yang memicu reaksi parah dan sistem kekebalan menyerang tubuh, terutama di paru-paru. Wakil Kepala Petugas Medis Prof Jonathan Van-Tam, mengatakan temuan ini menawarkan bukti lebih lanjut bahwa kortikosteroid dapat menjadi bagian penting dari pengobatan Covid-19 untuk pasien yang parah.
“Sungguh mengesankan melihat begitu banyak peserta Inggris yang mau ambil bagian dalam studi,” kata Prof Jonathan.
Salah satu studi oleh Imperial College London menemukan hidrokortison menyebabkan 93 persen kemungkinan hasil yang lebih baik. Ini adalah peluang bertahan hidup yang lebih besar bagi pasien Covid-19.
Prof Stephen Evans dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, mengatakan bahwa nalisis yang diterbitkan adalah tur-de-force. “Metodenya adalah standar tertinggi untuk menggabungkan hasil dari beberapa percobaan yang menjawab pertanyaan yang sama,” sebutnya.(jpg)
batampos.co.id – Hari Aksara Internasional 2020 akan dilaksanakan pada 8 September 2020. Di Indonesia sendiri masih terdapat beberapa daerah yang tingkat masyarakat buta aksaranya masih tinggi.
“Ada beberapa daerah yang masih butuh perjuangan kuat untuk bisa mengangkat daerah itu dari ketertinggalan,” terang Direktur Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri dalam telekonferensi pers, Jumat (4/9/2020).
Dia menyampaikan bahwa ada 6 kabupaten/kota yang mendominasi masyarakat buta aksara di Indonesia. Mulai dari Papua hingga Kalimantan Barat.
“Ada Papua itu 21,9 persen, NTB 7,46 persen, NTT 4,24 persen, Sulawesi Selatan ada 4,22 persen, Sulawesi Barat itu 3,98 persen dan Kalimantan Barat 3,81 persen,” tambahnya.
Menurutnya, daerah tersebut perlu mendapat prioritas perhatian yang sungguh-sungguh agar bisa mengentaskan buta aksara yang menghambat perkembangan literasi di Tanah Air.
Pihaknya juga telah menyiapkan beberapa program pendidikan keaksaraan, di mana fokusnya ada pada dareah dengan persentase buta aksara tertinggi. Pengklaseteran daerah tersebut dirasa efektif dalam menurunkan angka buta aksara di Indoensia.
“Bagi wilayah yang memiliki kekhususan, Kemendikbud menggulirkan program keaksaraan dengan memperhatikan kondisi daerah, kearifan budaya lokal, seperti keaksaraan dasar bagi komunitas adat, terpencil dan khusus, ini untuk menjangkau daerah yang sulit terjangkau,” ujarnya.(jpg)