Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10048

7 Warga Batam Sembuh Dari Covid-19, Segini Jumlahnya Sekarang…

0

batampos.co.id – Jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 di Kota Batam kembali bertambah 7 orang pada Minggu (6/9/2020).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, pasien terkonfirmasi positif sembuh yang merupakan Warga Kota Batam adalah pasien Nomor 353, 374, 499, 563, 594, 629 dan 687.

Total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (6/9/2020)

“Berdasarkan catatan penanganan perawatan dan hasil laboratorium yang disampaikan oleh Laboratorium BTKLPP Batam tersebut, maka oleh Tim Medis yang menanganinya
dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit,” jelasnya.

Saat ini kata dia, kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat dan stabil serta dalam persiapan untuk kembali ketempat tinggalnya untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total jumlah masyarakat Kota Batam yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 429 orang.(*/esa)

Sandiaga Uno: Kita Sudah di Bawah Jurang Terdalam

0

batampos.co.id – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, peran para pengusaha dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus tetap diapresiasi. Pasalnya, merekalah salah satu faktor yang menyebabkan neraca perdagangan Indonesia meningkat, bahkan surplus.

Menurut mantan Ketua Himpunana Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu, neraca perdagangan di Indonesia pada bulan Juli 2020 mengalami surplus Rp 3,3 miliar dolar atau naik hampir tiga lipat dibandingkan bulan sebelumnya yakni Juni 2020 yang surplus 1,2 miliar dolar.

“Nilai ekspor pada Juli 2020 mencapai 13,73 miliar dolar atau meningkat 14,33 persen dibanding ekspor Juni 2020. Nah Januari – Juli 2020 berapa surplusnya? 8,7 miliar dollar ini prestasi juga,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (6/9).

Sandi juga mendorong agar para pengusaha mempertahankan prestasi tersebut dengan cara menghadirkan suatu interkonektivitas antara meningkatnya ekspor dan surplusnya neraca perdagangan.

“Jadi menurut saya, gimana sekarang menghadirkan satu interkonektivitas antara angka surplus ini dengan hal yang paling dibutuhkan masyarakat sekarang yaitu cash (uang tunai) dan juga lapangan kerja di tengah beban biaya hidup yang terus meningkat,” pungkasnya.

Karena itu, dirinya mendorong agar segera dibangun jembatannya atau penghubungnya, bahwa surplus yang sudah teman-teman (pengusaha) sumbangsihkan buat ekonomi bisa berujung pada penghasilan untuk masyarakat.

Lebih lanjut, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini meyakini pandemi Covid-19 akan segera berkahir dengan adanya kerjasama seluruh komponen masyarakat dalam melawan virus asal Tiongkok ini.

“Optimistis harus kita tanamkan, sikap positif harus kita jalankan. Bulan-bulan ini akan menentukan kemampuan kita untuk mantul, kita sudah di bawah jurang terdalam, kita bisa pantulkan rebound kita,” harapnya.(jpg)

Percuma Beri Subsidi Gaji jika Kasus Covid-19 Terus Naik

0

batampos.co.id – Ekonom senior Faisal Basri memandang, pemberian bantuan subsidi gaji pegawai swasta Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan tak mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab, orang cenderung untuk menyimpan dibandingkan membelanjakan.

Menurutnya, sepanjang pemerintah tidak fokus mengangani masalah kesehatan akibat virus korona, selama itu pula penanganan ekonomi tidak akan berjalan efektif. “Sepanjang pandemi tidak bisa dijinakkan maka kalau masyarakat dikasih uang seperti sekarang, misalnya pekerja yang dapat Rp 600 ribu cenderung ditabung. Kalau Covid-nya masih liar maka mereka akan nahan (belanja),” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Sabtu (5/9).

Dengan demikian, Faisal berharap pemerintah menjadikan persoalan kesehatan sebagai prioritas utama sebelum pembenahan ekonomi. “Kalau istilahnya kita ini punya akar masalah, tapi yang kita selesaikan bukan akar masalah,” ungkap Faisal.

“Ini ibaratnya Kemenkeu, BI, OJK, LPS, Kemenlu itu sudah bekerja maksimal namun mereka sebagai pemadam kebakaran, akar masalahnya tidak diselesaikan,” jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah sudah mulai mencairkan bantuan subsidi upah Rp 600 ribu per bulan tahap pertama kepada 15,7 juta penerima secara bertahap. Sudah ada 2,5 juta peserta menerima bantuan ini. Program perlindungan sosial ini dianggarkan sekitar Rp 37,7 triliun.

Faisal juga menuturkan, penanganan Covid-19 berkolerasi dengan tingkat kepercayaan investor terhadap ekonomi suatu negara. Jika negara mampu menangani pandemi Covid-19 dengan baik, maka pasar modalnya masih tetap baik. Begitu juga sebaliknya.(jpg)

Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, Wali Kota Batam: Obatnya Yakni Terapkan Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan bahwa tenaga kesehatan dan para pekerja di rumah sakit termasuk cleaning service, adalah garda terdepan dalam penanganan Covid-19 ini.

Ia ingin para tenaga kesehatan dan pekerja di rumah sakit terus menjadi pahlawan dalam penanganan wabah global ini.

“Kita sama-sama tahu, tak hanya masyarakat yang terjangkit Covid-19. Sekarang, Covid-19 sudah menyerang tenaga kesehatan dan beberapa petugas sudah terkonfirmasi positif,” ujar Rudi, Senin (7/9/2020).

Namun, kata dia, hal itu tidak berarti Batam kalah dalam melawan Covid-19. Ia mengaku, petugas kesehatan terus berjibaku dalam melawan Coviid-19 ini. Ia berharap para petugas yang terpapar untuk bangkit dan segera pulih.

“Kita belum kalah, kita sama-sama melawan Covid-19 ini dan kembali bantu masyarakat supaya kita sehat semua,” ujarnya.

Total jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (6/9/2020)

Rudi tak menampik, belakangan ini, masyarakat Batam sedikit abai protokol kesehatan. Karena itu, angka pasien Covid-19 terus bertambah setelah pemerintah mampu menekan jumlah pasien pada Mei lalu.

Untuk itu, ia meminta semua masyarakat membantu tenaga medis dalam melawan Covid-19 ini.

“Karena vaksinnya belum ada, satu-satunya cara membantu tenaga medis ini yakni gunakan obat Covid-19, obatnya yakni terapkan protokol kesehatan,” ujar Rudi.

Untuk menegaskan itu, Rudi pun mengaku, pihaknya sedang menyosialisasikan Peraturan Wali Kota (Perwako) 49/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Batam. Aturan ini efektif pada Rabu (9/8/2020).

“Aturan ini mewajibkan kita pakai masker, jaga jarak, hingga mencuci tangan,” ujarnya.

Bagi pelanggar, akan dikenakan sanksi berupak denda hingga kerja sosial selama dua jam penuh.

Namun, Rudi akan terus menyampaikan teguran agar warga dengan senang hati menerapkan protokol kesehatan ini.

“Ini bukan untuk menghukum. Ini untuk menyelamatkan kita semua termasuk tenaga medis kita yang terus berjuang melawan Covid-19,” ujarnya.(*/esa)

37 Bakal Calon Kepala Daerah Positif Covid-19

0

batampos.co.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman mengatakan pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah di Pilkada 2020 telah ditutup pada Minggu (6/9) pukul 24.00. “Jumlah bakal pasangan calon yang telah diterima pendaftarannya berdasarkan data yang dihimpun melalui Sistem Informasi Pencalonan (Silon) hingga pukul 24.00 sebanyak 687,” ujar Arief kepada wartawan, Senin (7/9).

Sebanyak 678 pasangan calon kepala daerah rinciannya adalah jumlah bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebanyak 22. Kemudian jumlah bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati sebanyak 570.

Selanjutnya, jumlah bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota sebanyak 95. Sementara, jumlah bakal calon laki-laki 1.233 dan bakal calon perempuan 141.

Di sisi lain, jumlah bakal pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik sebanyak 626. Dan, jumlah bakal pasangan calon yang melalui jalur perseorangan sebanyak 61.

“Selanjutnya rincian data tersebut dapat dilihat selengkapnya melalui laman infopemilu.kpu.go.id,” imbuh Arief.

Arief menambahkan, setelah tahapan pendaftaran bakal pasangan calon, KPU provinsi, KPU kabupaten dan kota akan melakukan verifikasi dan pemeriksaan kesehatan terhadap bakal pasangan calon yang telah diterima pendaftarannya.

Berdasar data sementara yang berhasil dihimpun hingga pukul 24.00 dari KPU provinsi, KPU kabupaten dan kota, bakal calon yang dinyatakan positif usai pemeriksaan swab test sebanyak 37 dari 21 provinsi. Namun demikian, Arief tidak menjelaskan mana saja calon kepala daerah yang dinyatakan positif virus Korona atau Covid-19 ini.

“Jadi 37 orang yang kami kumpulkan datanya dari 21 provinsi ini,” katanya.

Arief menuturkan, untuk bakal pasangan calon yang tidak dapat diterima pendaftarannya agar tetap menjaga kondusivitas situasi dan mengikuti peraturan perundangan yang berlaku.

Untuk 28 daerah yang terdapat satu bakal pasangan calon, KPU kabupaten dan kota akan membuka pendaftaran kembali setelah melakukan proses penundaan dan sosialisasi.

“KPU mengingatkan kembali kepada partai politik, bakal pasangan calon dan pemilih agar mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam setiap pelaksanaan tahapan Pilkada 2020,” pungkasnya.(jpg)

Gubernur Kepri Minta Kadin Anambas Kerja Sama dengan Pemerintah

0

batampos.co.id – Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2020-2025 resmi dilantik di Gedung BSM Tarempa, Sabtu (5/9/2020). Dengan pelantikan pengurus baru tersebut diharapkan mampu membangkitkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kepulauan Anambas.

Pelantikan itu dilakukan oleh Ketua Umum Kadin Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), M Alfan Suheiri, dan dihadiri Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Isdianto, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, dan beberapa Kepala OPD Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Kadin harus bekerjasama dengan pemerintah melalui pembangunan di berbagai sektor sebagai program prioritas dengan memanfaatkan peluang usaha dan mengoptimalkan potensi yang ada,” kata Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto, Sabtu (5/8/2020).

Pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2020-2025 di Gedung BSM Tarempa. Kabupaten Kepulauan Anambas. Sabtu (5/9/2020). (Foto :Faidillah/batampos.co.id)

Lebih lanjut Gubernur mengungkapkan dia mengharapkan kedepannya dengan kehadiran Kadin itu dapat bekerja dengan amanah memberikan kontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengatakan kepada pengurus Kadin tersebut agar dapat berupaya memanfaatkan kekayaan alam Kepulauan Anambas dan dikelola dengan optimal.

“Karena strategisnya kadin berfungsi memberikan dampak-dampak positif demi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Haris.

Adapun yang dilantik menjadi Ketua Kadin Kabupaten Kepulauan Anambas masa bakti 2020-2025 adalah M Nasrul Arsyad beserta pengurusnya.(fai)

Banyak Nakes Sembuh dari Covid-19, Empat Puskesmas Kembali Dibuka

0

batampos.co.id – Kabar baik datang dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam. Meski masih ada satu atau dua orang tenaga kesehatan (nakes) yang positif setiap harinya, namun yang sembuh juga semakin banyak. Bahkan, per 5 September 2020, ada 13 nakes sembuh dan diperbolehkan kembali bertugas.

Sebelum itu, nakes dari empat puskesmas di Batam yang sempat ditutup, juga sudah sembuh. Sehingga Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mulai membuka layanan kesehatan di empat puskesmas tersebut, yakni Puskesmas Tiban Baru, Mentarau, Seilangkai, dan Sambau.

”Alhamdulillah, 102 tenaga medis yang terpapar ini dalam kondisi stabil, sehingga proses penyembuhan berlangsung lebih cepat,” kata Ketua Bidang Kesehatan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi, Minggu (6/9).

Ia juga membenarkan, sebelumnya sudah ada tenaga medis yang sembuh dan menyelesaikan karantina mandiri. Sehingga mereka sudah bisa kembali bertugas, namun tetap mematuhi protokol kesehatan (Protkes).

”Untuk lingkungan medis lebih diperketat lagi. Karena kami tidak mau ada tambahan kasus dari medis lagi. Jadi, mereka harusnya paham bagaimana menjaga agar Covid-19 ini bisa dikendalikan di lingkungan kerja mereka,” harapnya.

Tim kesehatan terus mencari kontak erat pasien positif guna mengendalikan penyebaran Covid-19 di lingkungan nakes. Berdasarkan rilis ter- baru, ada dua tambahan kasus dari aparatur sipil negara (ASN) nakes Batam. Didi mengakui, cukup sulit mengendalikan penyebaran, sebab aktivitas pegawai yang cukup padat dan bertemu dengan sesama rekan kerja.

”Memang masih ada penambahan, namun yang sembuh juga mulai banyak,” sebutnya dilansir Harian Batam Pos, Senin (7/9).

Banyaknya pasien Covid-19 yang sembuh, juga dibenarkan Komite Medik RSUD Embung Fatimah Batam, dr Yanuarman. Selama sepekan terakhir, jumlah pasien yang dirawat di Gedung Tun Sendari Terpadu RSUD Embung Fatimah mencapai 49 orang. Sebagian besar sudah pulang untuk karantina mandiri di rumah masing-masing. Untuk 37 nakes RSUD yang dirawat di tempat terpisah, yakni lantai empat, gedung rawat inap, juga sudah banyak yang sembuh.(*/jpg)

Iyeth Bustami dan Pasangan Resmi Daftar di KPU Bengkalis

0

batampos.co.id – Pasangan calon Kaderismanto-Iyeth Bustami (KDI) resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis ke kantor Komisi Pemilihan Umum setempat, Minggu (6/9). Diiringi tabuhan kompang, paslon KDI didampingi pengurus partai koalisi yakni PDI Perjuangan dan PKB serta ratusan simpatisan mengenakan pakaian melayu.

Pasangan KDI merupakan kandidat ketiga yang mendaftar di KPU Bengkalis. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, kedatangan KDI disambut Ketua KPU Bengkalis Fadhillah Al Mausuly beserta empat komisioner lain dan tetap mengingatkan agar pendaftaran paslon itu harus mematuhi protokol kesehatan.

”Tetap sesuai protap penanganan Covid-19. Kita harus mematuhi protokol kesehatan,” ujar Fadhillah Al Mausuly seperti dilansir dari Antara.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan berkas dokumen dari pasangan calon kepada KPU yang diterima Fadhillah Al Mausuly dan disaksikan anggota Bawaslu Kabupaten Bengkalis. Selanjutnya, Ketua KPU menyerahkan berkas dokumen kepada tim verifikasi untuk selanjutnya dilakukan pengecekan. Setelah dilakukan pengecekan oleh tim verifikasi, berkas dokumen dinyatakan sah dan lengkap.

”Berkas dokumen sudah lengkap dan sah,” ujar Fadhillah Al Mausuly.

Sementara itu, puluhan aparat kepolisian berjaga di kantor KPU dan di sekitar gedung di Jalan Pertanian itu. Pasangan Kaderismanto-Iyeth Bustami banyak mendapat perhatian berbagai kalangan mengingat kepopuleran biduan yang bernama asli Sri Barat tersebut. Iyeth Bustami merupakan kader PKB dan warga Bengkalis yang dianggap sukses merantau ke ibu kota.

Pasangan calon bupati dan wakil bupati lain yang sebelumnya mendaftar di KPU Kabupaten Bengkalis adalah Kasmarni-Bagus Santoso, dan Indra Gunawan Eet-Samsu Dalimunthe.(antara)

WNI Tanpa Kecuali Dilarang Masuk Malaysia Mulai Hari Ini

0

batampos.co.id – Pandemi Covid-19, terutama terkait kasus impor, membuat pemerintah Malaysia menutup diri dari dunia luar. Mulai hari ini (7/9), warga dari beberapa negara, termasuk warga negara Indonesia (WNI), dilarang masuk ke wilayah Malaysia.

Larangan tersebut berlaku bagi pemegang izin tinggal jangka panjang, pelajar, ekspatriat, penduduk tetap, anggota keluarga atau mereka yang memiliki pasangan warga Malaysia di Indonesia, dan peserta program Malaysia Rumah Kedua Ku.

Mengutip The Star, Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin, menegaskan, larangan itu bertujuan untuk menghindari penularan Covid-19 dari luar negeri. Apalagi, status lockdown sudah dilonggarkan dengan menerapkan recovery movement control order (RMCO) sejak 7 Juni hingga 31 Desember mendatang.

“Saat ini situasi terkendali. Namun, jika terjadi peningkatan kasus di daerah tertentu, pemerintah akan menggunakan pendekatan yang ditargetkan,” kata Muhyiddin dalam pernyataan resmi 28 Agustus lalu.

Meski demikian, karantina yang ketat masih diberlakukan pemerintah Malaysia untuk tempat-tempat tertentu. Dia menyadari risiko penularan Covid-19 yang sangat cepat. Siapa pun yang melanggar akan dihukum sesuai dengan ketentuan.

“Untuk itu, saya mendukung usulan Kementerian Kesehatan untuk menaikkan denda majemuk untuk pelanggaran terkait setidaknya dua atau tiga kali lipat dari tarif saat ini,” tegasnya.

Terkait dengan kebijakan tersebut, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Judha Nugraha, menuturkan bahwa pihaknya telah memanggil duta besar (Dubes) Malaysia di Jakarta untuk meminta klarifikasi. Batas waktu kebijakan temporary travel resistance itu belum ditentukan hingga pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah negeri jiran.

“Dalam pertemuan tersebut, Dubes Malaysia menyampaikan bahwa kebijakan itu bersifat sementara dan akan di-review setiap pekan,” ucap Judha dalam press briefing pada Jumat (4/9) lalu.

Dia juga menyampaikan, pemerintah Malaysia menambah daftar negara yang dilarang masuk menjadi 12 negara, dari semula hanya tiga negara. Filipina, Indonesia, dan India. Karena itu, Kemenlu mengimbau seluruh WNI yang ada di dalam negeri untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri. Kecuali jika ada keperluan yang sangat mendesak.

Terkait dengan kondisi WNI di Malaysia, Judha menjelaskan, saat ini kondisi mereka lebih baik. Pemerintah Malaysia saat ini menerapkan RMCO yang memberikan kelonggaran untuk berbagai aktivitas ekonomi. “Meski demikian, perwakilan kita di Malaysia selalu stand by untuk memberikan bantuan logistik bagi WNI kelompok rentan yang memang masih membutuhkan bantuan selama masa RMCO,” ungkapnya.

Pakar hubungan internasional Universitas Padjadjaran Bandung, Teuku Rezasyah, mengingatkan, Indonesia sebaiknya tidak terlalu reaktif atas keputusan Malaysia. “Kita harus bijaksana bahwa ini kewenangan Malaysia lho,” ujarnya.

Bagaimanapun, Malaysia adalah negara berdaulat. Salah satu prinsip hubungan internasional adalah hubungan antarnegara yang saling menghargai. Rezasyah mengakui, keputusan itu memang bisa menimbulkan kepanikan di masyarakat. Sebab, banyak buruh migran Indonesia yang bekerja di Malaysia. Maka, tugas pemerintah adalah menenangkan publik.

“Bahwa ini aturan hukum. Malaysia terpaksa berbuat begitu dan kita nggak bisa memaksa Malaysia untuk mengubah,” lanjutnya.

Dari istana, Deputi III Kantor Staf Presiden, Panutan Sakti Sulendrakusuma, menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia perlu memahami langkah yang diambil Malaysia. “Langkah yang diambil tersebut adalah untuk melindungi kepentingan nasionalnya,” ujar Panutan dalam diskusi virtual, kemarin.

Dalam hal ini terkait dengan dampak pandemi Covid-19. Memang, apabila larangan tersebut berlaku dalam kondisi normal, Indonesia tentu akan sangat terdampak, khususnya dalam hal pergerakan orang. Namun, saat ini kondisinya pandemi sehingga orang memang tidak bisa bebas bepergian. “Saat ini pekerja migran Indonesia yang banyak berada di luar negeri, termasuk di Malaysia, kan pulang juga,” lanjut Panutan.

Dari sisi pergerakan barang, kebijakan tersebut sama sekali tidak berpengaruh bagi kedua negara. Sebab, aktivitas ekspor-impor masih berjalan. Juli lalu, misalnya, Malaysia masih masuk enam besar negara tujuan ekspor Indonesia. Sebaliknya, pada bulan yang sama, Malaysia juga berada di urutan ketujuh negara asal impor yang masuk ke Indonesia. (*/jpg)

RS Masih Penuh Pasien, Pemerintah Telah Klaim Kendalikan Covid-19

0

batampos.co.id – Pemerintah mengklaim sudah berhasil mengendalikan Covid-19 di tanah air. Padahal jika melihat data kasus baru, jumlahnya rata-rata 3 ribu kasus per hari. Belum lagi angka pasien meninggal akibat Covid-19, Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara dari sisi jumlah atau fatality rate. Kini sidah 8.025 jiwa meninggal akibat Covid-19.

Menanggapi klaim pemerintah tersebut, Juru Bicara KawalCOVID19, Miki Salman mengatakan semestinya yang menjadi patokan keberhasilan mengendalikan wabah Covid-19 bukan angka kesembuhan. Tapi, bagaimana melihat kondisi di lapangan, apakah kapasitas rumah sakit cukup, apakah semua orang yang butuh perawatan bisa mendapatkan pelayanan. “Di banyak tempat sudah mulai kesulitan mencari RS rujukan,” sebut Miki.

Menurutnya, pemerintah ingin tampil baik. Sifatnya tak mau disalahkan. Angka kasus jelas-jelas tak terkendali dibanding negara mana pun.

“Masih bilang cukup terkendali walau data mengatakan lain tapi secara epidemiologis, mungkin bukan wajar’ atau tidak, tapi tidak benar. Indikator yang lebih penting daripada angka kesembuhan,” ungkapnya.

“Benar (memang) aneh, tapi enggak heran (soal klaim pemerintah). Memang yang ada begitu tapi keanehan itu sudah wajar di negara ini, jadi kami enggak heran,” tegas Miki Salman.

Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir mengatakan dalam Simposium Nasional Dies Natalis 64 Universitas Hasanuddin yang disiarkan langsung akun YouTube FKM UNHAS, Selasa (1/9) bahwa Indonesia sudah berhasil mengendalikan Covid-19. Hal itu dilihat dari sisi kesembuhan pasien yang terus bertambah.

“Kita sudah berhasil mengendalikan Covid-19 terlihat dari angka kasus kesembuhan yang terus bertambah. Yang terpenting bagaimana melakukan tatanan kehidupan baru dengan protokol kesehatan. Yakni memakai masker, mencuci tangan, dan physical distancing. Itu yang penting, enggak perlu lagi lockdown atau PSBB. Kalau begitu apa yang terjadi? Ekonomi kita tak bergerak, negara akan resesi. Terjadi konflik sosial di mana-mana,” katanya.

Di satu, sis kondisi di lapangan saat ini, rumah sakit sudah semakin penuh. ICU tak cukup lagi menampung pasien. “ICU kami sudah penuh,” kata Juru Bicara RS Persahabatan dr. Erlina Burhan baru-baru ini.(jpg)

Play sound