Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10067

Ingin Jadi Relawan Vaksin Covid-19? Ini 10 Syaratnya

0

batampos.co.id – Dunia sedang menunggu tersedianya vaksin Covid-19, untuk menciptakan kekebalan tubuh dari virus Korona. Di Indonesia, vaksin Sinovac asal Tiongkok sedang memasuki fase III uji coba dan melibatkan ribuan relawan.

Ketua Tim Riset Vaksin Covid-19 Kusnandi Rusmil menjelaskan, sebelum diedarkan massal di Indonesia, uji klinik fase III akan dilaksanakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan PT Bio Farma dan Badan Litbangkes. Lalu apa syarat jika relawan ingin ikut uji klinis?

“Sebelum calon relawan dinyatakan dapat terlibat dalam penelitian, harus melewati pemeriksaan fisik dan wawancara untuk memastikan kriteria,” katanya kepada wartawan, Rabu (5/8).

Jubir Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjajaran Dr. Rodman Tarigan SpAK,MKes mengatakan, dari 1.620 relawan yang dibutuhkan, saat ini sudah sekira 600 orang mendaftar jadi relawan. Pendaftaran calon relawan Covid-19 dibuka hingga 31 Agustus 2019.

“Nanti kalau memenuhi kriteria awal, seleksi mulai 11 Agustus 2020,” terangnya.

Sebelumnya, calon relawan vaksin Covid-19 harus mengikuti rapid test dan PCR. Menurutnya, meskipun para ahli menilai kedua tes ini kurang akurat, tim uji klinis vaksin Covid-19 tetap yakin bahwa semua relawan bisa bebas Covid-19 dengan dua metode tes tersebut.

“Tim uji klinis melakukan 2 skrining tersebut untuk menjaring seseorang terkena Covid-19 atau tidak. Jadi dua pemeriksaan ini sangat akurat,” tegas Rodman.

Lalu apa saja syaratnya?

1. Dewasa sehat usia 18-59 tahun, yang selama pandemi Covid-19 ini senantiasa menjaga dirinya dari risiko penularan dengan implementasikan physical distancing, dan menggunakan alat pelindung diri sesuai dengan anjuran pemerintah.

2. Berdomisili di Bandung dan tidak berencana pindah dari wilayah penelitian sebelum penelitian selesai.

3. Bukan wanita yang hamil, menyusui atau berencana hamil selama periode penelitian.

4. Tidak memiliki riwayat terinfeksi Covid-19 (akan dilakukan tes terhadap apus tenggorokan dan rapid test untuk mengetahui apakah Anda sedang atau pernah terinfeksi Covid-19).

5. Tidak mengalami penyakit ringan, sedang atau berat, kelainan atau penyakit kronis, kelainan darah, terutama penyakit infeksi dan/atau demam (suhu 37,5°C).

6. Tidak memiliki riwayat penyakit asma, alergi terhadap vaksin.

7. Tidak memiliki riwayat penyakit pembekuan darah yang tidak terkontrol atau kelainan darah.

8. Tidak memiliki kelainan atau penyakit kronis (penyakit gangguan jantung yang berat tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, diabetes, penyakit ginjal dan hati, tumor, penyakit epilepsi/ayan atau penyakit gangguan saraf, dll).

9. Tidak memiliki riwayat penyakit gangguan sistem imun dan pada 4 minggu terakhir tidak menerima terapi yang dapat mengganggu respon imun (misalnya imunoglobulin intravena, produk yang berasal dari darah, atau terapi kortikosteroid jangka panjang (>2 minggu).

10. Tidak mendapat imunisasi apapun dalam waktu 1 bulan ke belakang atau akan menerima vaksin lain dalam waktu 1 bulan ke depan. Dalam 14 hari sebelum dimulainya penelitian, tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien terinfeksi corona virus. Serta calon relawan juga tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien yang menunjukkan demam atau gejala sakit saluran pernapasan yang berdomisili di daerah atau komunitas yang terdampak Covid-19.(jpg)

KEK Batam, Nadi Baru Bagi Ekonomi Batam

0
Infografis aliibenk/batampos.co.id

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dikembangkan dalam rangka mempercepat pencapaian pembangunan ekonomi nasional melalui penyiapan kawasan yang memiliki keunggulan dan geostrategis.

Pemerintah Pusat telah menyetujui dua KEK di Kota Batam yaitu Nongsa Disigtal Park (NDP) dan Maintenance Repair Overhaul (MRO) Batam Aero Technic.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, BP Batam akan berkomitmen untuk mengawal proses administrasi hingga akhir, agar pembentukan dua KEK di Batam tersebut tidak menemui kendala.

“Kami akan berupaya secara maksimal untuk mengawal proses administrasi usulan pembentukan KEK Nongsa Digital Park dan MRO Batam Aero Technic selama satu atau dua bulan ke depan, sehingga diharapkan program ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Muhammad Rudi.(esa/adv)

Kini Hanya 3 Kecamatan di Batam Berstatus Zona Hijau, Ini Daftarnya…

0

batampos.co.id – Penambahan pasien Covid-19 di Kota Batam masih terus terjadi dan beberapa kecamatan yang sudah dinyatakan hijau kini naik menjadi kuning.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, Kecamatan Nongsa yang awalnya sudah masuk zona hijau saat ini berubah menjadi kuning.

Hal tersebut dikarenakan dua warga di kecamatan tersebut dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Berikut daftar 3 kecamatan yang berstatus zona hijau:

1. Belakang Padang
2. Galang
3. Bulang

Peta penyebaran Covid-19 di Kota Batam yang dilansir dari website lawancorona.batam.go.id hingga 4 Agustus 2020.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya, mengatakan, sesuai dengan hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan hingga saat ini terhadap seluruh cluster Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batam, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19.

Baik yang berkaitan dengan berbagai cluster ataupun kasus baru yang terjadi. Baik dari transmisi lokal maupun impor. Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan imbauan pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit Covid-19.

“Selanjutnya diingatkan dan diimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” jelasnya.

Serta tetap dirumah saja, mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah dan selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup.(*/esa)

Begini Persiapan Check Point Percontohan New Normal Pariwisata di Kecamatan Nongsa

0

batampos.co.id – Dua lokasi yang dijadikan check point percontohan new normal pariwisata di Kecamatan Nongsa terus dilakukan.

Pada Rabu (5/8/2020), Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Pebrialin bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata dan stakeholder jasa pariwisata meninjau lokasi yang akan dijadikan check point tersebut.

Area check point tersebut yaitu Simpang Turi dan Teluk Mata Ikan serta Depan Tering Bay Resort, Nongsa.

Pebrialin mengatakan, peninjauan ini dilakukan dalam rangka persiapan dijadikannya Kawasan Pariwisata Nongsa sebagai percontohan pariwisata normal baru.

“Hari ini bersama beberapa pengusaha jasa pariwisata yang berada di Kawasan Nongsa kita mengecek dua lokasi check point,” katanya.

Ia menjelaskan, dua lokasi check point itu nantinya akan digunakan sebagai area untuk pemeriksaan suhu tubuh dan wajib memakai masker bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang memasuki kawasan wisata Nongsa.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, berbincang dengan stakeholder jasa pariwisata saat meninjau check point percontohan new normal pariwisata di Kecamatan Nongsa. Foto: Disbudpar untuk batampos.co.id

Kata dia, tidak hanya wisatawan, setiap orang termasuk karyawan yang bekerja di kawasan tersebut akan dilakukan pengecekan.

“Kegiatan ini adalah sebagai wujud bahwa Batam siap menerima wisatawan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Program itu lanjutnya untuk membangun kembali image bahwa Batam bekerja sama dengan para pengelola pariwisata telah mempersiapkan diri untuk menerima kunjungan wisatawan.

Ia menambahkan kawasan Nongsa dipilih karena lokasinya yang strategis dan memiliki banyak destinasi menarik serta didukung dengan amenitas yang lengkap.

Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan, di dua lokasi check point itu nantinya akan ditempatkan petugas dari Satpol PP yang akan melakukan tugas pengecekan.

“Diawal pelaksanaannya pasti akan ada kendala atau persoalan yang kita temui, oleh karena itu kita akan melakukan evaluasi setiap dua minggu atau satu bulan sekali,” tegasnya.

Direktur Citra Mas Group, Reggy, mengatakan, kawasan Nongsa dijadikan sebagai percontohan pariwisata normal baru merupakan ide yang baik.

Ia mengatakan, kawasan Nongsa selama ini sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai yang ditetapkan pemerintah.

“Ketika pemerintah mengimbau menjalankan protokol kesehatan, kami di hotel langsung menerapkannya,” tuturnya.

General Manager Tering Bay Golf & Country Club, Enly Yunaeni, sangat mendukung gagasan tersebut.

Karena menurutnya hal ini akan dapat memberikan kepercayaan kepada wisatawan.

“Kami pelaku wisata siap mendukung Pemko Batam menjadikan kawasan Nongsa sebagai kawasan percontohan pariwisata new normal,” ucapnya.

Manager Palm Spring Golf and Country Club Batam, Steven Japari, melaporkan perlengkapan check point di dua lokasi sudah siap. Seperti adanya tenda, pengecek suhu tubuh dan toilet.

“Protokol kesehatan lainnya, seperti tempat mencuci tangan dengan sabun disediakan di masing-masing tempat wisata. Tamu sebelum memasuki lokasi wisata dipersilahkan mencuci tangan terlebih dahulu,” jelasnya.(*/esa)

Hanya Tiga Jenis Industri yang Selamat dari Hantaman Covid-19

0

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan, wabah Covid-19 telah membuat kinerja industri pengolahan terkontraksi 6,19 persen year-on-year (yoy), dan industri nonmigas terkontraksi 5,74 persen yoy sepanjang kuartal-II 2020. Dari kelompok industri nonmigas, hanya tiga industri yang masih tumbuh positif, selamat dari goncangan Covid-19.

Kepala BPS Suhariyanto memaparkan, ketiga industri yang selamat yaitu industri makanan dan minuman (tumbuh 0,22 yoy), industri kimia, farmasi, dan obat tradisional (tumbuh 8,56 persen), serta industri logam dasar (tumbuh 2,76 persen). Sementara itu, enam industri pada kelompok industri nonmigas babak belur dihantam Covid-19.

Di sisi lain, industri batu bara dan pengilangan migas yang masuk kelompok industri pengolahan mencetak kinerja yang sangat buruk. “Kalau dilihat yang menyebabkan kontraksi (di pengolahan yaitu) karena industri batu bara dan pengilangan migas -10,31 persen,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8).

Begitu pula juga dengan enam industri lainnya yang babak belur terdampak Covid-19. Seperti industri pengolahan tembakau (-10,84 persen), industri tekstil dan pakaian jadi (-14,23 persen), serta industri karet, barang dari karet dan plastik (-11,98 persen).

Selanjutnya, industri barang logam diantaranya komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik (-9,29 persen), industri mesin dan perlengkapan (-13,42 persen), dan terakhir industri alat angkutan (-34,29 persen). (jpg)

Pemerintah akan Kampanye Besar-besaran Penggunaan Masker

0

batampos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengatakan pihaknya mulai membahas teknis kampanye penggunaan masker dan pengadaan masker secara besar-besaran.

Hal ini menurut Muhadjir, seseuai dengan arahan Presiden Jokowi yang menginginkan sosialiasi ke masyarakat mengenai penggunaan masker. Mengingat angka penularan Covid-19 terus bertambah.

“Pak Presiden meminta agar sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan dilakukan satu per satu. Khususnya untuk masyarakat awam agar mereka lebih mudah memahaminya. Dimulai yang paling esensial yaitu memakai masker,” ujar Muhadjir kepada wartawan, Rabu (5/8).

Muhadjir menerangkan, pemerintah melalui koordinasi Kemenko PMK akan membentuk program untuk menggencarkan kampanye penggunaan masker.

Beberapa di antaranya yaitu pengukuhan duta masker untuk kampanye penggunaan masker, pembagian bansos dengan disertai masker, sosialisasi penegakan hukum dan penegakan disiplin dilakukan secara masif, serta menggunakan iklan layanan masyarakat di media cetak, televisi, media online, dan iklan billboard.

“Sasaran utama dari kampanye ini yaitu masyarakat yang berkegiatan di pasar tradisional, modern, terminal, stasiun, fasilitas umum, tempat ibadah kegiatan keagamaan ruang terbuka publik, tempat tinggal bersama seperti panti, mereka yang beraktivitas di jalan dan sebagainya,” ucapnya.

Selain itu, Muhadjir memberikan arahan kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki dan Kementerian BUMN untuk membeli masker sebanyak-banyaknya dari industri mikro dan ultra mikro.

Hal itu dilakukan selain untuk memenuhi kebutuhan masker di masyarakat, juga dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengantungkan hidup dari industri mikro.

“Ini dilakukan agar menyerap industri dari usaha mikro dan ultra mikro. Juga untuk memenuhi kebutuhan puluhan juta masker sesuai arahan Presiden Jokowi,” ungkapnya.

‎Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta kepada seluruh jajarannya untuk dua minggu ke depan fokus terhadap sosialisasi penggunakan masker. Itu dilakukan untuk pencegahan penularan Covid-19.

‎”Saya ingin fokus saja mungkin dalam dua minggu kita fokus kampanye mengenai pakai masker,” ujar Jokowi dalam rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/8).

Setelah sosialiasai pemakaian masker sudah dilakukan. Maka terus ke sosialiasi berikutnya seperti menjaga jarak dan juga rajin mencuci tangan dengan menggunakan air.

‎”Nanti dua minggu berikut kampanye jaga jarak atau cuci tangan misalnya, tidak dicampur urusan cuci tangan, urusan jaga jarak, urusan tidak berkerumun, pakai masker,” katanya.

Jokowi menjelaskan alasan sosialisasi protokol kesehatan tidak digabung, karena tidak sampai ke masyarakat kelas menengah ke bawah. Sehingga hal ini perlu menjadi perhatian mengenai sosialiasi protokol kesehatan ini.

“Kalau barengan mungkin yang menengah atas bisa ditangkep dengan cepat. Tapi yang di bawah ini menurut saya memerlukan satu per satu,” ungkapnya.(jpg)

Ternyata Ini Alasan Wali Kota Batam Membangun Taman Baru di Laluan Madani

0

batampos.co.id – Pemko Batam terus mempercantik wajah kota industri tersebut. Setelah memperlebar badan jalan, kini beberapa ruang terbuka hijau dibangun agar dapat memanjakan warga dan wisatawan yang berkunjung.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, taman yang akan dibangun di sekitar jalan layang Laluan Madani nantinya dilengkapi lampu hias dan tempat nongkrong.

Serta panggung untuk pementasan event-event bagi kawula muda di Batam.

“Saya ingin Batam punya daya tarik bagi dunia luar. Namun, Batam harus dipercantik dulu, agar wisatawan maupun investor dapat terkesan saat datang ke kota kita,” ujarnya, Rabu (5/8/2020).

Ia bertekad, pembangunan Batam harus terus berjalan meski sedang dilanda pandemi Covid-19.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kiri) saat melihat rencana pembangunan taman baru di area Jalan Layang laluan Madani. Foto: Media Center Pemko Batam

Ia pun terus mencari anggaran, termasuk menggandeng program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), agar turut membantu pembuatan taman-taman tematik di kota ini.

“Anggaran kita sudah habis menangani Covid-19. Tapi pembangunan tak boleh berhenti, alhamdulillah banyak perusahaan yang membantu kita dalam membangun kota ini,” ujar Rudi.

Ia mengatakan, pembangunan berikutnya adalah mewujudkan hadirnya jalan layang di Simpang Kabil atau Simpang Kepri Mall.

Tak hanya itu, Pelabuhan Batuampar dan Bandara Hang Nadim, juga akan dikembangkan dengan dibangun beberapa fasilitas baru.

“Semua infrastruktur kita bangun. Ini tak lain demi anak cucu kita nanti,” ujarnya.(*/esa)

Kini Total 116.871 Orang Terinfeksi Covid-19, Berstatus Suspek 94.593 Pasien

0

batampos.co.id – Dalam 24 jam terakhir, jumlah kasus baru positif Covid-19 bertambah 1.815 kasus. Sehingga totalnya menjadi 116.871 orang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Jika dicermati lebih detail, pasien berstatus suspek pun bertambah banyak. Bahkan jumlahnya mencapai 94.593 orang. Mereka masih dipantau status kesehatannya dan masih menunggu hasil pemeriksaan spesimennya.

Dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, pasien berstatus suspek adalah mereka yang mengalami gangguan saluran pernapasan akut, memiliki riwayat dengan orang yang berasal dari daerah dan terjadi penularan lokal.

Kedua, adalah mereka yang dalam 14 hari terakhir kontak dekat dengan kasus positif atau probable, kontak erat lebih dari 30 menit. Ketiga, mereka yang memiliki gangguan saluran pernapasan atas yang berat dan dilakukan perawatan di RS.

Dari laman Covid19.go.id, Rabu (5/8), sebaran kasus positif paling banyak terjadi di Provinsi Jawa Timur sebanyak 417 kasus. Lalu DKI Jakarta 354 kasus. Jawa Tengah 149 kasus. Sumatera Utara 130 kasus. Sulawesi Selatan 127 kasus.

Sedangkan pasien sembuh bertambah 1.839 orang sehingga menjadi 73.889. Pasien sembuh harian terbanyak berada di provinsi DKI Jakarta sebanyak 379 pasien sembuh.

Dan angka meninggal harian bertambah 64 orang. Sehingga totalnya menjadi 5.452 orang. Kasus kematian harian terbanyak terjadi di Provinsi Jawa Timur yakni 18 jiwa.

Sudah 479 kabupaten kota terdampak Covid-19. Ada 13 provinsi di bawah 10 kasus harian. Dan hanya 2 provinsi yang melaporkan nol kasus.(jpg)

Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu Meski WFH

0

batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam mengatur jam kerja petugas di konter pelayanan, usai pemberlakuan aturan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) terhitung sejak tanggal 4-24 Agustus mendatang.

Berdasarkan surat Edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 01 Tahun 2020 tentang penyesuaian sistem kerja dan perubahan keempat atas surat edaran Wali Kota Batam Nomor 181 Tahun 2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Covid-19.

Selain mengatur soal waktu WFH, SE Wali Kota Batam ini juga berisi ketentuan penerapan WFH melalui keterwakilan pegawai di tiap Organisasi Perangkat Dinas (OPD) yang ditentukan tidak lebih dari 50 persen dari jumlah pegawai.

Kepala Disdukcapil Batam, Heryanto Joesoef, mengatakan, pihaknya masih menyusun jadwal piket yang akan diterapkan. Pasalnya, semua pelayanan kependudukan tak boleh terganggu dan harus berjalan dengan baik, meskipun ada pemberlakuan WFH.

”Pelayanan kependudukan itu paling ramai. Jadi jangan sampai kosong petugasnya. Nanti akan ada jadwal piket. Jadi secara bergantian petugas akan dibagi,” kata Heryanto, Selasa (4/8).

Ia menjelaskan, petugas akan dibagi per sif. Masing-masing sif akan bertugas di bidang pelayanan untuk melayani kebutuhan dokumen kependudukan masyarakat. Ia menambahkan, pemberlakuan WFH tidak boleh mengganggu jalannya pelayanan.

”Kemarin kondisi sempat membaik, jadi pelayanan berangsur normal. Namun, karena jumlah kasus kembali naik dan pelayanan publik selalu ramai, maka protokol kesehatan akan diperketat lagi,” ujarnya.

Mantan Camat Nongsa ini mengungkapkan, total pegawai yang masuk kantor hanya 50 persen dari total pegawai yang ada di kantor. Hal ini guna menekan angka penyebaran Covid-19 di lingkungan pemerintahan.

”Saya minta semua yang urus berkas agar tetap menggunakan masker dan menjaga jarak ketika mendatangi kantor pelayanan. Jadi harus mematuhi protokol kesehatan kalau ingin urus berkas,” tegasnya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, surat edaran sudah dibuat. Nanti masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) yang akan menyusun rencana WFH di kantor mereka.

”Diatur agar tidak mengganggu pelayanan publik. Jangan sampai kepentingan publik tidak jalan karena WFH ini,” imbuhnya.(*/jpg)

Baca, Ini 3 Industri yang Tidak Terdampak Covid-19

0

batampos.co.id – Wabah Covid-19 menyebabkan kinerja industri pengolahan terkontraksi 6,19 persen year-on-year (yoy), dan industri nonmigas terkontraksi 5,74 persen yoy sepanjang kuartal-II 2020.

Dari kelompok industri nonmigas, hanya tiga industri yang masih tumbuh positif dan selamat dari goncangan Covid-19.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, memaparkan, ketiga industri yang selamat yaitu:

  1. Industri makanan dan minuman (tumbuh 0,22 yoy)
  2. Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional (tumbuh 8,56 persen)
  3. Industri logam dasar (tumbuh 2,76 persen).

Sementara itu, enam industri pada kelompok industri nonmigas babak belur dihantam Covid-19.

Ilustrasi. Masyarakat Batam saat membeli masker di Apotek Kimia Farma. Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional tetap tumbuh di tengah pandemi Covid-19. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

Di sisi lain, industri batu bara dan pengilangan migas yang masuk kelompok industri pengolahan mencetak kinerja yang sangat buruk.

“Kalau dilihat yang menyebabkan kontraksi (di pengolahan yaitu) karena industri batu bara dan pengilangan migas -10,31 persen,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8/2020).

Begitu pula juga dengan enam industri lainnya yang babak belur terdampak Covid-19. Seperti industri pengolahan tembakau (-10,84 persen), industri tekstil dan pakaian jadi (-14,23 persen), serta industri karet, barang dari karet dan plastik (-11,98 persen).

Selanjutnya, industri barang logam diantaranya komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik (-9,29 persen), industri mesin dan perlengkapan (-13,42 persen), dan terakhir industri alat angkutan (-34,29 persen).(jpg)