Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 10077

Sudah 248 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac

0

batampos.co.id – Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac dari Universitas Padjadjaran (Unpad) menyatakan, sebanyak 248 orang relawan sudah menjalani penyuntikan vaksin dalam rangka uji klinis vaksin asal Tiongkok itu.

Manajer Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Eddy Fadliyana mengatakan, dari 248 relawan yang sudah menjalani penyuntikan itu, 21 orang relawan di antaranya sudah menjalani penyuntikan vaksin kedua. ”Sebanyak 21 orang sudah disuntik dua kali dan tidak ada gejala yang gawat,” kata Eddy seperti dilansir dari Antara di Bandung, pada Minggu (30/8).

Dengan proses uji vaksin yang sedang berjalan, dia berharap penelitian bisa sesuai dengan harapan. Sebab, vaksin baru bisa diproduksi ketika uji klinis telah ditempuh dengan hasil yang baik. Sejauh ini, tidak ada relawan yang mengalami gejala atau reaksi yang serius setelah menjalani penyuntikan vaksin itu, baik penyuntikan pertama maupun penyuntikan kedua.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama para pejabat daerah lain juga menjadi relawan uji klinis vaksin itu. Ridwan Kamil mengaku agak mengalami pegal-pegal di tubuhnya setelah menjalani penyuntikan vaksin.

”Jadi setelah disuntik, testimoni pribadi saya ini agak pegal-pegal. Ada rasa nyut-nyutan selama lima menit,” ujar Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menjadi seorang relawan di antara 1.620 relawan yang bakal menjalani penyuntikan vaksin. Ribuan relawan itu diperlukan untuk menjadi subjek uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac yang rencananya bakal diproduksi masal pada 2021.(antara)

Sah, Wali Kota Batam Teken Perwako Berisi Sanksi bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengaku sudah menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwako) terkait penerapan sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan
pencegahan Covid-19 di Kota Batam.

Dilansir dari Harian Batam Pos, peraturan ini merupakan landasan untuk menerapkan tindakan tegas bagi mereka yang tidak menerapkan protokol kesehatan dalam upaya mengendalikan Covid-19.

”Senin sudah bisa mulai jalan (sosialisasi, red). Jadi, mereka yang melanggar, siap-siap kena sanksi,” kata Rudi, Minggu (30/8/2020).

Selama sepekan ke depan, aturan ini akan disosialisasikan secara luas ke masyarakat. Setelah satu minggu tersebut, barulah sanksi tegas akan diterapkan.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengakui, selama enam bulan belakangan ini, Pemko Batam bersama semua pihak terus berjibaku menyelesaikan persoalan Covid-19.

Ke depan, pihaknya akan memperketat penerapan protokol kesehatan.

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (30/8/2020).

Bahkan, akan ada sanksi bagi warga yang tak menggunakan masker dan menerapkan social distancing dan hal-hal lain yang berkait dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tersebut.

”Ini bagian dari upaya Batam dalam menangani Covid-19,”
ujar Amsakar.

Aturan dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwako) terkait sanksi tersebut, telah melalui tahapan meminta pertimbangan dan masukan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam.

Ia menyebut, sanksi yang dibuat agar warga makin patuh menerapkan protokol kesehatan.

Pemberian sanksi berupa denda dan juga kerja sosial. Untuk sanksi denda, diusulkan untuk perseorangan Rp 250 ribu, kelompok atau badan usaha mulai dari Rp 500 ribu, sesuai dengan klasifikasi badan usahanya nanti.

”Seperti, pedagang kaki lima bisa Rp 500 ribu, kafe Rp 750 ribu, begitu juga untuk mal atau hotel Rp 1 juta,” sebut dia.

Selama enam bulan berjibaku melawan Covid-19, sejumlah
upaya mulai dari memberi imbauan, membagikan masker, melaksanakan rapid test, hingga mengantisipasi dampak sosial sudah dilakukan.

Namun, akhir-akhir ini, sebagian masyarakat mulai abai menerapkan protokol kesehatan.

”Jumlah pasien makin meningkat. Akhir Juli, grafik pasien Covid-19 turun drastis. Namun, di awal Agustus, mulai meningkat lagi,” ujarnya.(jpg)

Begini Reaksi Wali Kota Batam Saat Lihat Jalan Sudirman yang Ambles

0

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau perbaikan jbadan jalan yang ambles di Jalan Sudirman, Minggu (30/8/2020). Rudi tak ingin kerusakan jalan tersebut menjadi ancaman keselamatan bagi pengendara.

“Ini harus cepat selesai perbaikannya. Tak hanya itu, struktur bangunan baru ini harus lebih kuat agar ke depan tidak terulang kerusakan yang sama,” ujar Rudi.

Dalam kesempatan itu, Rudi melihat langsung kondisi jalan yang berstatus jalan nasional itu.

Rudi yang juga sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam itupun langsung berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam perbikan ini.

“Alhamdulillah perbaikan jalan sudah mulai, sementara waktu, penggendara silakan melalui jalur lambat terlebih dahulu,” ujarnya.

Dinas Bina Marga dan SDA Kota Batam, saat melakukan perbaikan di badan jalan yang ambles di Jalan Sudriman Kota Batam. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Amblesnya tanah yang berada tepat di jalan protokol depan SPBU Sukajadi Batam itu akibat kotak utilitas yang tak mampu menahan debit air saat hujan deras pada Sabtu (29/8/2020).

“Ini sudah ditindaklanjuti langsung oleh Tim Satker Kementerian PUPR, dan dibantu Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Batam,” ujarnya.

Untuk pengerjaan, ruas jalan yang dilintasi air tersebut langsung dibongkar untuk dibangun ulang.

Rudi menginstruksikan pengerjaan jalan tersebut harus cepat mengingat jalan tersebut sangat vital.

Sementara itu, Kepala DBM SDA Kota Batam, Yumasnur, mengatakan, hasil koordinasi dengan Tim Satker KemenPUPR, jalan tersebut akan dipasang box culvert baru.

Diperkirakan pengerjaannya tak memakan waktu lama dan jalan tersebut segera bisa digunakan lagi.

“Diperkirakan hari ini sudah bisa dilewati. Namun, masih ada kendala banyaknya utilitas di lokasi tersebut,” ujarnya.(*/esa)

Pemerintah Naikkan Cukai Rokok Tahun Depan

0

batampos.co.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam hal ini Direktorat Jenderal Bea Cukai berencana akan kembali menaikkan tarif cukai rokok pada 2021 mendatang. Kenaikan tersebut akan diumumkan September mendatang.

Kepala Sub Direktorat Tarif Cukai & Harga Dasar Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC), Sunaryo menyatakan, langkah kebijakan tersebut telah dipertimbangkan sesuai dengan asumsi makro tahun 2021 hingga dampak pandemi Covid-19.

“Sudah memperhitungkan kenaikan harga cukai rokok ini pada APBN 2021 dan juga memperhitungkan kondisi saat ini,” ujarnya dalam diskusi virtual, Minggu (30/8).

Sunaryo menjelaskan, dalam pertimbangannya berdasarkan empat aspek. Pertama, berdasarkan hasil survei dampak pandemi Covid-19 terhadap kinerja reksan cukai. Menurutnya, secara umum masih memiliki resilience untuk melindungi tenaga kerja atau padat karya.

Kedua, lanjutnya, berkaitan dengan hasil indepth interview. Sebab, secara umum kontributor utama mengalami penurunan baik secara volume maupun nominal cukai.

Ketiga, kata dia, berdasarkan monitoring HTP, pabrikan belum sepenuhnya melakukan fully shifted atau forward shifting. “Kondisi saat ini pabrikan masih menalangi atau backward shifting,” ucapnya.

Aspek terakhir, yaitu titik optimum yang menjadi penentuan target 2021 yang berkorelasi positif terhadap sektor penerimaan.(jpg)

Ada Destinasi Wisata Baru di Kota Batam, Di Sini Lokasinya…

0

batampos.co.id – Pemko Batam terus melakukan pengembangan di sektor pariwisata, salah satunya dengan membangun destinasi wisata baru yang dapat dijunjungi masyarakata serta wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Destinasi wisata baru yang ada di Kota Batam adalah taman Tugu Gasing. Taman yang terletak di Kawasan Dataran Tuah Melayu Batam Center ini telah diresmikan oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, pada Sabtu (29/8/2020).

Bangunan yang didesain khusus menyerupai gasing dengan corak melayu tersebut diyakini dapat menjadi ikon baru pariwisata di Kota Batam.

“Atas nama Pemko Batam saya sangat berterima kasih sumbangsih dari semua pihak atas terlaksananya pembangunan Tugu Gasing ini,” kata Rudi.

Ia menjelaskan, pembangunan Tugu Gasing sendiri tidak terlepas dari bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307A1 Zone Batam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berfoto bersama dengan anggota dan pengurus Perkumpulan Lions Indonesia Distrik 307A1 Zone Batam. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Karena itu pihaknya memberikan apresiasi atas keperdulian pihak swasta yang turut kontribusi membangun Batam.

Rudi mengatakan, pihaknya saat ini memang fokus untuk membangun taman kota.

Di antaranya di sepanjang jalan utama Batam Center. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjadikan Kota Batam yang hijau dan tentunya nyaman untuk dikunjungi wisatawan.

“Sepanjang jalan ini akan kita bangun taman. Hari ini Lions Club yang membantu, ke depan kita harapkan pihak-pihak swasta lainnya juga mau turut membantu kami. Desain sudah kita siapkan semua,” katanya.

Pihaknya mengakui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Batam tidak akan cukup digunakan untuk membangun taman-taman kota yang dibutuhkan saat ini.

Karena itu pihaknya memerlukan dukungan dan bantuan dari pihak swasta yang memiliki anggaran lebih.

“Jadi siapa yang mau membantu, kami sangat terbuka. Karena kita memang perlu kerjasama untuk membangun Batam lebih baik,” ujarnya.

Presiden Lions Club Mitra Raya, Alfin, mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih karena Pemko Batam memberikan kesempatan bagi pihaknya untuk ikut serta berkontribusi dalam pembangunan Batam.

Pihaknya berharap tidak kali ini saja tapi ke depannya bisa terus diajak kerjasama.

“Adanya Covid-19 saat ini memang sempat menghambat rencana pembangunan Tugu Gasing di Batam. Tapi kita bersyukur dengan komitmen bersama akhirnya hari ini Tugu Gasing bisa diresmikan oleh Pak Wali Kota,” kata Alfin.(*/esa)

Kantor Wali Kota dan Gedung DPRD Disemprot Disinfektan

0

batampos.co.id – Kantor Wali Kota dan Gedung DPRD Kota Batam kembali disemprot cairan disinfektan guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Azman, mengatakan, penyemprotan dilakukan di sejumlah titik lainnya.

“Penyemprotan disinfektan dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran dan peralatan penyemprotan di beberapa kantor Pemerintah Kota Batam serta fasilitas umum,” ujarnya, Minggu (30/8/2020).

Ia menjelaskan, kali ini penyemprotan disinfektan dilakukan di Kantor Wali Kota, Kantor DPRD, Gedung LAM Batam, dan fasilitas umum di Dataran Engku Putri.

Petugas Damkar Pemko Batam menyemprotkan cairan disinfektan di sekitar kantor Wali Kota Batam dan dataran Engku Putri. Penyemprotan dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Foto: Media Center Pemko Batam untuk batampos.co.id

Penyemprotan lanjutnya dengan menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran.

“Kita menurunkan 15 personel pada proses pembersihan ini. Setiap personel dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD). Seluruh alat juga disterilisasi setiap sebelum dan setelah pemakaian,” jelansya.

Kata dia, proses penyemprotan disinfektan berlangsung sekitar tiga jam dan rutin dilakukan sejak Maret 2020 hingga sekarang.

“Kita berharap upaya yang kita lakukan dapat membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” kata dia.

Ia melanjutkan, dengan penyemprotan disinfektan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pegawai yang bekerja di lingkungan kantor tersebut dan masyarakat yang berkunjung.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas di luar rumah.(*/esa)

Zona Merah di Kota Batam Kian Melabar, Berikut Daftarnya…

0

batampos.co.id – Penyebaran Covid-19 di Kota Batam kian mengkhawatirkan. Hingga Minggu (30/8/2020), ada enam kecamatan sudah masuk zona merah.

Dilansir dari website lawancorona.batam.go.id, status zona merah terbaru ada di Kecamatan Lubuk Baja.

Total jumlah pasien di kecamatan tersebut sebanyak 51 orang. Dengan rincian 24 orang dalam perawatan, 25 orang dinyatakan sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Selain itu Kecamatan Bulang yang awalnya masuk dalam zona hijau, kini menjadi zona kuning.

Hal ini dikarenakan ada salah seorang tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas Cate terkonfirmasi positif Covid-19.

Nakes tersebut diketahui menetap di kawasan Tiban Baru, Sekupang dan merupakan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif nomor 518.

Tangkapan layar, peta penyebaran Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (30/8/2020).

Berikut daftar kecamatan yang masuk dalam zona merah, merah muda, zona kuning dan zona hijau penyebaran Covid-19 di Kota Batam:

Zona Merah

1. Batam Kota
2. Lubuk Baja
3. Nongsa
4. Batu Aji
5. Sei Beduk
6. Sekupang

Zona Merah Muda

1. Bengkong
2. Sagulung

Zona Kuning

1. Batu Ampar
2. Bulang

Zona Hijau

1. Belakang Padang
2. Galang.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru.

Hal ini lanjutnya sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini lanjutnya, nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Selanjutnya juga kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” tututrnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan
sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

“Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” katanya.(*/esa)

Mengenang Dokter Pejuang TBC Anak yang Meninggal Dunia Karena Covid-19

0

batampos.co.id – Dokter Spesialis Anak senior dr. Nastiti Noenoeng Rahajoe, Sp.A(K) meninggal dunia akibat positif Covid-19. Kabar duka itu menambah deretan panjang jumlah dokter dan tenaga medis yang meninggal akibat virus Korona.

Semasa hidupnya, dr. Nastiti dikenal sebagai tokoh respurologi anak dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Almarhumah cukup gencar memperjuangkan nasib anak yang terpapar Tuberkulosis (TB).

“Beliau ternasuk tokoh respirologi anak. Tokoh paru anak. Beliau cukup gencar perjuangkan berantas TBC anak di Indonesia,” kata Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, Minggu (30/8).

“Kemarin waktu tazkiah disampaikan bahwa beliau adalah ibunya TBC anak Indonesia. Kerja sama di lintas internasional juga sudah banyak kiprahnya,” tegas dr. Ari.

Jika ditotal, khusus untuk para dokter yang berasal dari FKUI dan meninggal akibat Covid-19, jumlahnya di bawah 10 orang. Dokter Nastiti menjadi salah satu kelompok rentan karena usianya yang sudah sepuh.

“Memang karena sudah umur juga ya beliau. Tentu komorbid itu seperti lansia, obesitas, diabetes, dan trennya banyak terjadi pada pria. Ink kelompok rentan,” kata dr. Ari.

Sementara itu pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) belum merespons saat dihubungi JawaPos.com (grup Batampos Oinline) terkait hal ini. Dokter Nastiti juga menjabat sebagai Ketua IDI Jakarta Pusat.

Dokter dan Tenaga Medis Gugur

Sebagai sesama dokter, dirinya prihatin para dokter gugur akibat Covid-19. Dan rata-rata tertular kareka berbagai faktor dari mulai komorbid, tertular dari pasien, hingga terinfeksi karena berjuang di garda terdepan.

“Kami kan juga antisipasi ya. Bahwa kami tak menenafikan ada juga dokter-dokter yang kena. Yang meninggal memang umumnya karena kondisinya fatal disertai komorbid, atau obesitas,” jelasnya.

Namun, dr. Ari kecewa dengan pernyataan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang mengungkapkan bahwa tenaga medis banyak tertular karena tak disiplin dengan protokol kesehatan. Menurut dr. Ari tak bisa juga dikatakan abai, sebab beban kerja dokter ditambah stres selama pandemi, bisa memicu penularan virus.

“Tak bisa juga dibilang abai, beban dokter tersebut berat lho. Tentu ini saling berhubungan semua. Misalnya kita ambil contoh, beban kerja dokter yang tinggi, bisa saja membuat kelelahan. Kami juga stres lho mengetahui beberapa pasien yang kami rawat misalnya positif Covid-19. Lalu kami kontak sebelumnya. Stres lho kerja seperti itu, itu sudah makanan kami sehari-hari,” tegasnya.

“Kalau bicara virus, sudah pasti kami para dokter berhadapan dengan virus. Okelah memang saat awal pandemi, kami kesulitan APD. Tapi kalau dikatakan kami tak disiplin, harus bicara pakai data. Musti hati-hati lah. Saya kecewa jika beliau Menteri Kesehatan bicara seperti itu,” jelasnya.(jpg)

Stimulus Lanjutan, Ada Kredit Lunak untuk UMKM

0

batampos.co.id – Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional memastikan realisasi anggaran terus dipercepat. Tujuannya, dengan makin banyak uang yang beredar di masyarakat, pertumbuhan ekonomi bergerak positif sehingga meminimalkan ancaman resesi.

Jumat (28/8) Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin memaparkan sejumlah realisasi anggaran. Khususnya terkait dengan upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN). Misalnya, perlindungan sosial yang realisasinya sudah mencapai 46,87 persen atau Rp 95,57 triliun. Juga, stimulus UMKM yang terealisasi 38,09 persen atau Rp 47,03 triliun.

Dalam pekan-pekan ini, kata Budi, pencairan program pemulihan ekonomi memang cukup besar. ’’Tadi perlindungan sosial, saya melihat ada sekitar hampir Rp 7 triliun tambahan yang kita cairkan,’’ terang dia.

Pecan ini pekan ini digelontorkan stimulus bagi UMKM senilai Rp 11,2 triliun. Termasuk hibah modal kerja produktif bagi UMKM senilai Rp 2,4 triliun dalam sepekan. Ditambah lagi bansos produktif yang pekan ini mulai disalurkan kepada 2,5 juta karyawan. ’’Karena ini transfernya langsung ke rekening penerima, kami melihat ini bisa dengan cepat disalurkan,’’ kata Budi.

Khusus program stimulus UMKM, Budi menyebutkan bahwa hibah Rp 2,4 juta itu akan membuka kesempatan menuju stimulus tahap kedua. ’’Di mana kita bisa berikan kredit lunak mikro,’’ ujarnya. Pihaknya sudah berdiskusi dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk program lanjutan tersebut. Yakni, khusus bagi para pelaku usaha yang sebelumnya mendapatkan hibah.

Skenarionya, hibah itu menjadi modal awal bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk memperbaiki atau memulai lagi usahanya. Setelah omzet membaik, mereka bakal dikenalkan kepada bank untuk memperoleh kredit lunak tambahan. ’’Rencananya, bunga kredit lunak ini 0 persen pada enam bulan pertama,’’ jelas Budi.(jpg)

Melonjak Lagi, Segini Jumlah Pasien Covid-19 di Batam Sekarang…

0

batampos.co.id – Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam terus mengalami kenaikan. Pada Minggu (30/8/2020) terdapat 46 warga Kota Batam yang kembali terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui pernyataaan tertulisnya menyebutkan, data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim Analis Laboratorium BTKLPP dan Analis Laboratorium RSKI Covid-19 Galang berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing.

“Dengan ini kami sampaikan uraian jumlah orang yang terpapar dari temuan kasus baru ini sebanyak 46 orang Warga Kota Batam,” jelasnya.

Dari jumlah tersebut kata dia, 19 orang laki-laki dan 27orang perempuan.

Dalam data yang diberikannya, pasien Covid-19 kali ini didominasi oleh tenaga kesehatan (nakes).

Jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam hingga Minggu (30/8/2020).

“Dapat kami sampaikan bahwa dari hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster, dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan
protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari,” jelasnya.

Sehingga hal ini lanjutnya, nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Selanjutnya juga kami ingatkan dan imbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran pemerintah,” tututrnya.

Seperti menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan
sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

“Serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” katanya.

Dengan adanya penambahan tersebut saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam sebanyak 663 orang.

Dengan rincian 378 orang dinyatakan sembuh, 32 orang meninggal dunia dan 253 orang masih menjalani perawatan.(*/esa)

Play sound